Anda di halaman 1dari 3

Helmy Novian Ekaputra

Penulis adalah mahasiswa Teknik Telekomunikasi Politeknik Negeri Semarang semester 3 helmy_novian@yahoo.co.id

Menghitung Radio Link Budget


http://oke.or.id http://buku.oke.or.id

Copyright oke.or.id Artikel ini boleh dicopy ,diubah , dikutip, di cetak dalam media kertas atau yang lain, dipublikasikan kembali dalam berbagai bentuk dengan tetap mencantumkan nama penulis dan copyright yang tertera pada setiap document tanpa ada tujuan komersial.

0 |Helmy Novian Ekaputra http://oke.or.id

Terima kasih atas rahmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada kita hingga saat ini sehingga kita tetap diberikan nikmat yang tak ternilai. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang perhitungan link budget. Bagi yang belum paham, pasti akan muncul pertanyaan apa itu radio link budget?. Tak usah berlama-lama, akan saya jelaskan sedikit tentang radio link budget. Radio link budget adalah sebuah perhitungan matematis terhadap sinyal frekuensi radio yang ada di udara. Jadi kita menghitung berdasarkan spesifikasi peralatan yang kita pergunakan. Tentu saja ini hanya perhitungan secara teoritis, namun hasil nyatanya belum tentu sesuai dengan aslinya. Setidaknya kita bisa mengetahui daya sinyal dan rugi-rugi yang dihasilkan oleh udara. Gambarannya dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini.
Tulis pokok Menghitung bahasan disini Radio Link Budget

Dari gambar di atas, terdapat beberapa komponen yang dibutuhkan dalam perhitungan radio link budget, yaitu: Tx Power (PT , daya pancar) Tx Cable Loss (LT , rugi-rugi kabel pada pemancar) Tx Antenna Gain (GT , penguatan antena pada pemancar) Distance (jarak) Frequency (frekuensi kerja) Rx Antenna Gain (GR , penguatan antena pada penerima) Rx Cable Loss (LT , rugi-rugi kabel pada penerima) Rx Signal Level (PR) Rx Sensitivity System Operating Margin Langsung saja saya jelaskan perhitungannya. Pertama, kita hitung dulu Free Space Loss (FSL) atau rugi-rugi ruang bebas di udara. Rumusnya:

1 |Helmy Novian Ekaputra http://oke.or.id

Free Space Loss (dB) = 32.4 + 20 log(D) + 20 log(f) Dimana D adalah jarak dalam kilometer dan f adalah frekuensi kerja dalam MHz. Selanjutnya kita hitung Link Budget dengan rumus: PR (dB) = PT (dBm) - LT (dB) + GT (dB) - FSL (dB) + GR (dB) - LR (dB) Apabila PT masih memiliki satuan W, maka harap dikonversi dulu menjadi dBm menggunakan rumus: dBm = 10 log (Power in Watt) + 30 Setelah nilai PR telah dihitung, dilanjutkan dengan rumus: System Operating Margin = PR - Rx Sensitivity Maka nilai SOM dapat ditemukan. Jika nilai SOM positif, maka link tersebut dikatakan baik. Sebaliknya, apabila nilai SOM negatif, maka link tersebut perlu diperbaiki dan perlu dihitung ulang dalam penggunaan perangkatnya. Demikian sedikit ilmu yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata. Terima kasih.

2 |Helmy Novian Ekaputra http://oke.or.id