Anda di halaman 1dari 10

MEMBUAT DAN MENGGUNAKAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) UNTUK PENGEMBANGAN SAINS ANAK USIA DINI Oleh: Nelva

Rolina1 ABSTRACT Mengembangkan semua aspek dan kecerdasan pada anak usia dini, terutama pengembangan sains bisa dilakukan dengan berbagai cara yang salah satunya adalah dengan menggunakan APE !eberapa gelintir guru disinyalir sering mengeluhkan minimnya APE di tempat mereka menga"ar #al ini disebabkan harganya yang relative tinggi Namun apakah harus patah semangat$ %entu tidak&& 'aranya adalah dengan membuat sendiri APE yang dibutuhkan dan menggunakannya sesuai kebutuhan (termasuk untuk pengembangan sains) Membuat APE untuk pengembangan sains tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal Pembuatan APE dapat dilakukan dengan menggunakan biaya yang murah atau bahkan tanpa biaya sama sekali karena meman*aatkan bahan bekas APE yang dibuat sendiri oleh guru dapat diman*aatkan sesegera mungkin Penggunaan APE dapat dikolaborasikan dengan metode atau model pembela"aran yang tepat hingga semua aspek dan kecerdasan anak dapat berkembang, termasuk pengembangan sains !ila sudah mampu membuat dan menggunakan APE sesuai kebutuhan, tidak ada alasan guru atau pamong untuk tidak maksimal dalam menga"ar %idak ada lagi keluhan membutuhkan biaya yang mahal %ernyata peningkatan mutu pendidikan tidak selamanya harus dibayar dengan harga mahal PENDAHULUAN +ntuk meningkatkan mutu pendidikan anak, sangat diperlukan pemahaman yang mendasar mengenai perkembangan diri anak, terutama yang ter"adi dalam proses pembela"arannya #al itu dimaksudkan agar kita dapat mengetahui ada atau tidaknya kesulitan yang dialami oleh si anak dalam proses bela"arnya ,engan pemahaman yang cukup mendalam atas proses tersebut diharapkan kita sebagai guru yang meliputi orang tua, pendidik di lembaga pendidikan (terutama guru %-), dan sebagai pemerhati pendidikan, mampu mengadakan eksplorasi, merencanakan, dan mengimplementasikan penggunaan sumber bela"ar dan alat permainan edukati* .aat ini beberapa gelintir guru %- mengeluh karena minimnya APE di %- tempat mereka menga"ar Menurut mereka, menga"ar %- tanpa APE tidak mendapatkan hasil yang maksimal, /alaupun APE bukannya segalanya -egiatan pembela"aran dapat terlaksana
1

%enaga Penga"ar P0%- PP., 12P +N3

tanpa APE, dan aspek4aspek sarta kecerdasan4kecerdasan yang ada pada diri anak pun dapat berkembang, misalnya dengan permainan ataupun meman*aatkan alam Mencermati pendapat guru %- tersebut, alangkah lebih baik "ika guru %- mampu membuat sendiri APE yang mereka butuhkan untuk menga"ar -enyataannya, membuat APE terlihat sangat sulit dan disinyalir membutuhkan kreativitas yang tinggi Pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah Perlu latihan dan semangat yang tinggi untuk membuat APE yang dapat mengembangkan aspek maupun kecerdasan anak Pembuatan APE harus disesuaikan dengan kebutuhan, kurikulum yang ada, dan karakteristik anak %- (cocok untuk kelas A atau !) !ahan yang digunakan pun tidak sulit didapat, bahkan dapat menggunakan barang bekas atau limbah rumah tangga 3ang perlu diperhatikan adalah, bahan yang digunakan harus aman bagi anak APE harus dibuat semenarik mungkin hingga anak *okus pada proses pembela"aran dan dapat mengembangkan segala aspek dan kecerdasan anak Pada bahasan kali ini, akan dipaparkan bagaimana membuat dan menggunakan APE untuk pengembangan sains pada anak Mengapa hanya sebatas sains$ #al ini dikarenakan sains sering men"adi momok yang menakutkan bagi sebagian besar sis/a sekolah dasar dan menengah +ntuk itu, perlu pengenalan se"ak dini bah/a sains itu menyenangkan .elain itu, guru sering berpikir bah/a membuat APE untuk sains sangat sulit dan membutuhkan pemikiran yang dalam .ehingga, bahasan kali ini *ocus pada APE untuk pengembangan sains anak usia dini APAKAH APE? APE merupakan singkatan dari Alat Permainan Edukati* Mengapa 5permainan6$ -arena pada dasarnya anak memang berada dalam masa bermain Maka yang dibutuhkan bukanlah alat pembela"aran atau alat peraga, melainkan alat permainan untuk mendukung kegiatan bermainnya Namun APE biasa disebut sebagai Media Pembela"aran ataupun Alat Peraga Apakah ada perbedaan diantara istilah tersebut$ ,an apa pula yang disebut sebagai .umber !ela"ar$

Media Pembelajaran

Pada hakikatnya kegiatan bela"ar4menga"ar adalah suatu proses komunikasi (penyampaian pesan) Proses komunikasi harus diciptakan atau di/u"udkan melalui kegiatan penyampaian tukar4menukar pesan atau in*ormasi oleh setiap guru dan peserta didik Menurut Ahmad Rohani (1889: 1) yang dimaksud pesan atau in*ormasi dapat berupa pengetahuan, keahlian, ide, pengalaman, dan sebagainya .edangkan menurut Mudho**ir (18:;:147) ada tambahan mengenai hal tersebut, yaitu bah/a pesan atau in*ormasi tersebut disampaikan dalam bentuk ide, *akta, arti dan data Pesan atau in*ormasi yang dimaksud termasuk dalam salah satu sumber bela"ar yang membantu memecahkan masalah bela"ar <adi, dapat dikatakan bah/a penyampaian pesan atau proses komunikasi yang dilaksanakan sebagaimana mestinya dapat membantu memecahkan masalah bela"ar 0uru yang mengharapkan proses dan hasil pembela"aran supaya e*ekti*, e*isien, dan berkualitas, semestinya memperhatikan *aktor media instruksional yang keberadaannya memiliki peranan sangat penting Media instruksional merupakan integral-part (bagian menyeluruh) dari proses komunikasi instruksional (bela"ar4menga"ar) dan bertumpu pada tu"uan pendidikan Agar media instruksional yang digunakan dapat diman*aatkan hingga mencapai tu"uan yang ingin dicapai, maka perlu diketahui pengertian media instruksional Pengertian media instruksional adalah 5sarana komunikasi yang digunakan dalam proses bela"ar4menga"ar untuk mencapai tu"uan instruksional yang e*ekti* dan e*isien melalui perangkat keras maupun lunak6 (Ahmad Rohani, 1889: =) Pengertian tersebut merupakan kesimpulan beberapa pengertian yang bila di"abarkan adalah sebagai berikut: 1 .egala "enis sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses bela"ar menga"ar untuk meningkatkan e*ektivitas dan e*isiensi pencapaian tu"uan instruksional Mencakup media gra*is, media yang menggunakan alat penampil, peta, model, globe, dan sebagainya 7 Peralatan *isik untuk menyampaikan isi instruksional, termasuk buku, *ilm, video, tipe, sa"ian slide, guru dan perilaku non verbal ,engan kata lain media instruksional mencakup perangkat lunak (software) dan>atau perangkat keras (hardware) yang ber*ungsi sebagai alat bela"ar>alat !antu bela"ar

Media yang digunakan dan diintegrasikan dengan tu"uan dan isi instruksional yang biasanya sudah dituangkan dalam 0aris !esar Pedoman Pembela"aran (0!PP) dan dimaksudkan untuk mempertinggi mutu kegiatan bela"ar menga"ar

.arana pendidikan yang digunakan sebagai perantara, dengan menggunakan alat penampil dalam proses bela"ar menga"ar untuk mempertinggi e*ektivitas dan e*isiensi pencapaian tu"uan instruksional, meliputi kaset, audio, slide, *ilm4strip, O#P, *ilm, radio, televisi, dan sebagainya .edangkan menurut .ud"ana dan Rivai (1881: 1), media instruksional merupakan

alat bantu menga"ar yang termasuk dalam komponen metodologi penyampaian pesan untuk mencapai tu"uan instruksional ,engan melihat kedua pengertian tersebut dapat dikatakan bah/a media instruksional merupakan media yang dipergunakan dalam proses instruksional (bela"ar4menga"ar), untuk mempermudah pencapaian tu"uan instruksional yang lebih e*ekti* dan memiliki si*at yang mendidik #ingga menurut .ud"ana dan Rivai, klasi*ikasi media instruksional meliputi media gra*is, media *otogra*i, media proyeksi, media audio dan media tiga dimensi (1881: 7947@9) !ila dihubungkan dengan anak usia dini, media pembela"aran dikenal sebagai Alat Permainan Edukati* atau sering disingkat APE Menurut .udono (7@@@), alat permainan adalah semua alat bermain yang digunakan anak untuk memenuhi naluri bermainnya dan memiliki berbagai macam si*at seperti bongkar pasang, mengelompokkan, memadukan, mencari padanannya, merangkai, membentuk, mengetok, menyempurnakan suatu desain, atau menyusun sesuai bentuk utuhnya ,ari pengertian tersebut dapat dikatakan bah/a APE merupakan alat permainan yang mempunyai nilai4nilai edukati*, yaitu dapat mengembangkan segala aspek dan kecerdasan yang ada pada diri anak Alat permainan yang dapat mengembangkan segal aspek dan kecerdasan yang ada pada anak dapat diintegrasikan dengan kegiatan pembela"aran yang sesuai, di antaranya: 1 Active learning, yaitu pembela"aran yang menuntut keaktivan anak sehingga semua aspek yang ada pada diri anak dapat berkembang, baik aspek pengembangan pembiasaan maupun kemampuan dasar

Attractive learning, yaitu pembela"aran yang menarik sehingga semua aspek yang ada pada anak dapat berkembang, baik aspek pengembangan pembiasaan maupun kemampuan dasar

Joyful learning, yaitu pembela"aran yang menyenangkan sehingga semua aspek anak dapat berkembang, baik aspek pengembangan pembiasaan maupun kemampuan dasar

= Multiple Intelligences Approach, yaitu pembela"aran dengan menggunakan pendekatan kecerdasan "amak>ma"emuk sehingga semua kecerdasan yang dimiliki anak dapat berkembang .e"alan dengan istilah media pembela"aran, ada istilah alat peraga Adakah perbedannya$ Perbedaannya dapat dilihat pada bagan berikut:

kurikulum

alat peraga

penga"ar

penga"ar

penga"ar

media

media

anak didik

Sumber Belajar
,alam usaha meningkatkan kualitas proses pembela"aran dan hasil pembela"aran, kita tidak boleh melupakan satu hal yang sudah pasti kebenarannya yaitu bah/a peserta didik atau sis/a harus banyak berinteraksi dengan sumber bela"ar %anpa sumber bela"ar yang memadai sulit di/u"udkan proses pembela"aran yang mengarah kepada tercapainya hasil bela"ar yang optimal Namun, apa sebenarnya sumber bela"ar itu$ Perlu diketahui de*inisi sumber bela"ar yang "elas AE'% (1899) mengartikan sumber bela"ar sebagai semua sumber (data, manusia, dan barang) yang dapat dipakai oleh pela"ar sebagai suatu sumber tersendiri atau dalam

kombinasi untuk memperlancar bela"ar dan meliputi pesan, orang, material, alat, teknik, dan lingkungan .umber bela"ar bahkan berubah men"adi komponen sistem instruksional apabila sumber bela"ar itu diatur sebelumnya (prestructured), didesain dan dipilih lalu dikombinasikan men"adi suatu sistem instruksional yang lengkap sehingga mengakibatkan bela"ar yang bertu"uan dan terkontrol .umber bela"ar memiliki ; bentuk atau terbagi men"adi ; golongan Menurut Biryokusumo C Musta"i (18:8), pengertian dan contoh tiap4tiap bentuk sumber bela"ar tersebut di"abarkan dalam table berikut: .umber !ela"ar Pesan Pengertian Pela"aran>in*ormasi yang diteruskan oleh komponen lain dalam bentuk ide, *akta, arti, dan data 'ontoh .emua bidang studi atau mata pela"aran (untuk pendidikan anak usia dini adalah semua kegiatan yang dapat mengembangkan semua aspek Orang>Manusia Manusia yang bertindak sebagai penyimpan, pengolah dan penya"i pesan %idak termasuk mereka yang men"alankan *ungsi pengembangan dan pengelolaan sumber !ahan>Material bela"ar .esuatu (biasa disebut media atau software) yang mengandung pesan untuk disa"ikan, melalui penggunaan alat ataupun Alat>Peralatan oleh dirinya .esuatu (biasa pula disebut hardware atau perangkat dan kecerdasan anak) 0uru Pembina, guru pembiming, tutor, pamong, murid, pemain, pembicara, tidak termasuk tim kurikulum, peneliti, produser, teknisi dan lain4lain yang tidak langsung berinteraksi dengan sis/a %ransparansi, slide, *ilm, *ilm strip, audio tape, video, tape, modul, ma"alah, bahan penga"aran terprogram, dan lain4 lain Proyektor, slide, *ilm strip, *ilm, O#P, D',, video tape atau

keras) yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang tersimpan %eknik dalam bahan Prosedur rutin atau acuan yang disiapkan untuk menggunakan bahan, alat, orang, dan lingkungan untuk menyampaikan pesan

kaset recorder, pesa/at televise, dan lain4lain

Penga"aran terprogram bela"ar mandiri, discovery mastery learning, learning, simulasi,

!''%, kuliah, ceramah, %anya "a/ab, active learning, joyful learning, attractive learning, multiple intelligences approach,

Dingkungan

dan lain4lain .ituasi sekitar di mana Dingkungan pikir, gedung pesan diterima sekolah, perpustakaan,

laboratorium, dan lain4lain %iap4tiap bentuk sumber bela"ar tersebut harus berinteraksi dengan sis/a bila menginginkan kualitas dan hasil bela"ar yang optimal -arena unsur sumber4sumber bela"ar itu merupakan komponen usaha yang dapat mendukung proses bela"ar dalam rangka mencapai tu"uan pembela"aran yang optimal, maka perlu kiranya ada organisasi pengelolaannya ,an mengingat kenyatan yang ada bah/a keterbatasan dana dan tenaga yang mendukung sumber4sumber bela"ar itu "uga dipandang perlu adaya suatu strategi pengelolaan yang e*ekti* dan e*isien Mampukah kita sebagai praktisi pendidikan me/u"udkannya$ MEMBUAT APE +ntuk membekali diri dalam melaksanakan proses pembela"aran pada pendidikan anak usia dini, guru dan orang tua diharapkan mampu menciptakan hasil karya yang orisinal berupa APE 3ang harus diperhatikan adalah setiap pembuatan APE haruslah mengikuti kriteria yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak (Misal: pada sis/a %-, mana untuk kelas A dan mana untuk kelas !) 1 +saha 0uru adalah 1aktor +tama

-egiatan guru yang seharusnya diperhatikan menurut .udono (7@@@) adalah: a b c d e 7 Merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan maupun pengaturan /aktu Mengatur penempatan semua peralatan dan perabotan yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan (sesuai kurikulum dan tingkatan kelas) dan keamanan .egala kegiatan yang dipersiapkan oleh guru harus memiliki tingkat kesulitan yang berbeda Memantau setiap kegiatan (membosankan atau menyenangkan) Melatih kemandirian anak !ahan yang ,igunakan untuk Pembuatan APE !ahan yang biasa digunakan untuk membuat APE harus memperhatikan keamanan bagi anak atau sis/a !ahan4bahan tersebut adalah kayu, styrofoam dan busa, tekstil, kardus, bambu, tali, pelepah (papaya, pisang, pinang), bi"i4bi"ian, daun kering, ra**ia, karet, kulit, kapuk, karton, dan kertas bekas (yang sudah tidak digunakan lagi) ? -riteria -eamanan yang #arus .elalu ,ipertimbangkan Men"aga keselamatan, kesehatan, dan keamanan anak merupakan persyaratan utama !erkaitan dengan pembuatan APE, maka bahan4bahan yang digunakan haruslah: a b c d e * g h = -ayu tidak berserat dan diamplas !ambu bebas dari bulu yang gatal <angan ta"am 'at non toxid (bebas racun) Menghindari benda yang berpotensi masuk ke mulut (bagi anak yang masih cenderung memasukkan benda ke mulut) Memotong styrofoam memerlukan pisau ta"am Pembuatan dengan ukuran yang presisi (ketepatan) Paku "angan menon"ol 'ara Pembuatan APE

'ara membuat APE tidak terlepas dari macam4macam APE itu sendiri Petun"uk pembuatannya sesuai dengan "enisnya !erikut merupakan contoh pembuatan APE untuk pengembangan sains: E Pembuatan timbangan sederhana: alat atau bahan untuk ditimbang (seperti: gabus, kayu, plastik, dll), gelas ukuran, tanaman bumbu dapur, soda kue, Fat pe/arna, berbagai kotak bekas, dll !ahan: tangan: kayu pan"ang =@ cm, lebar 7 cm, tebal 1,A cm, beberapa mangkuk bekas mentega tiang: tinggi 7A cm, lebar = cm, tebal 7 cm dasar: pan"ang 1@ cm, lebar ; cm, tebal ? cm 'aranya: tangan: ukur sama dari tengah dan beri lekukan kecil untuk tempat menggantungkan tali pemegang mangkuk bekas mentega tiang: paada u"ungnya dipotong lekukan untuk menaruh tangan timbangan dasar: beri lubang agar tiang dapat diberdirikan +kuran lubang ;G? dengan kedalaman ? cm E Membuat gelas ukuran: !ahan: gelas, botol plastik bekas minimum 7A@ cc PENUTUP Paparan di atas merupakan sekelumit tentang APE dan beberapa contoh cara pembuatannya ,engan contoh4contoh tersebut diharapkan guru mampu mengembangkan sendiri dan mampu membuat APE sesuai karakteristik anak, sesuai pula dengan tingkatan kelasnya (untuk %-: A dan !) APE yang dibuat seharusnya dapat mengembangkan semua aspek dan kecerdasan yang ada pada diri anak, khususnya mengembangkan sains anak (karenadi sini *ocus pada pengembangan sains) !ila guru sudah mampu membuat APE sendiri, tidak ada alasan bah/a 5guru kurang berhasil dalam menga"ar karena tidak tersedianya APE di %-6 APE dapat dibuat

sendiri dan tidak harus dari bahan yang mahal APE dapat dibuat dari barang bekas atau limbah rumah tangga, bahkan meman*aatkan alam Penggunaan APE dapat disesuaikan dengan kurikulum yang ada atau sesuai kebutuhan APE dapat dikolaborasikan dengan metode atau model pembela"aran yang tepat hingga semua aspek dan kecerdasan anak dapat dikembangkan Misalnya active learning, attractive learning, joyful learning, dan multiple intelligences approach ,engan demikian diharapkan akan tercipta output yang lebih bermutu dan siap untuk 5bersaing di pasar bebas6 (masyarakat)

DAFTAR PUSTAKA
AE'% 1899 Definisi Te nologi !endidi an" #atuan Tugas Definisi dan Terminologi A$%T P% Ra"a 0ra*indo Persada <akarta Ahmad Rohani 1889 Media Instru sional $du atif Rineka 'ipta <akarta Anggani .udono 7@@@ #um&er 'elajar dan Alat !ermainan (untu !endidi an Ana )sia Dini* P% 0rasindo <akarta 2skandar Biryokusumo C Musta"i 18:8 !engelolaan #um&er 'elajar +niversity Press 2-2P .urabaya .urabaya Mudho**ir 18:;+ Te nologi Instru sional 'H Remad"a -arya !andung Nana .ud"ana dan Ahmad Rivai 1881 Media !engajaran Demlit 2-2P !andung dan 'H .inar !aru !andung

1@