Anda di halaman 1dari 15

Review Jurnal Interaksi Budaya Organisasi dengan Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Kinerja Unit Bisnis Industri Manufaktur

dan Jasa

diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Organisasi

Oleh Kel!mp!k " Siti #urjanah *innada +wi ,.lvina Putri /ahyu +wi Septy 1andayani $%&%'%&%&%&&() $%&%'%&%&%&&") $%&%'%&%&%&(") $%&%'%&%&%&0") $%&%'%&%&%&"2)

JURUS,# 3.K#O4O5I 1,SI4 P.R3,#I,# *,KU43,S 3.K#O4O5I P.R3,#I,# U#I6.RSI3,S J.MB.R 7&%(

%-

3entang Penelitian yang Bersangkutan Penelitian dengan judul Interaksi Budaya Organisasi dengan Sistem

Pengendalian Manajemen terhadap Kinerja Unit Bisnis Industri Manufaktur dan Jasa ini ditulis pada September !"" #leh Peni Sa$itri dari %akultas &k#n#mi' Uni(ersitas )unadarma* Penelitian ini dilakukan untuk membahas masalah p#k#k mengenai Sistem Pengendalian Manajemen +SPM, yang dikaitkan dengan interaksi budaya dimana keduanya dapat berpengaruh pada kinerja unit bisnis perusahaan jasa dan manufaktur* -ema penelitian mengenai interaksi budaya #rganisasi dengan sistem pengendalian manajemen serta t#pik yang dibahas mengenai ada atau tidaknya pengaruh antara interaksi budaya #rganisasi dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis perusahaan jasa dan manufaktur* 73ujuan yang 1endak +i8apai dari Penelitian yang Bersangkutan Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak interaksi budaya dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis di #rganisasi yang berbeda* K#ntribusi hasil penelitian ini akan memberikan manfaat bagi perusahaan jasa dan manufaktur untuk meningkatkan kinerja unit bisnisnya sehingga didapatkan pertimbangan sebagai usaha perbaikan pada sistem pengendalian manajemen dan budaya #rganisasi yang sebelumnya* Jenis dan sifat penelitian ini termasuk dalam penelitian purposive research* Penelitian purposive research ini dilakukan dengan peneliti yang sudah menentukan data penelitian se.ara langsung dengan pertimbangan/pertimbangan tertentu yang tidak jauh dari tujuan penelitian* 0alam penelitian ini peneliti sudah menentukan resp#nden se.ara langsung dan tidak a.ak yang disesuaikan dengan pertimbangan tertentu berdasarkan tujuan penelitian*

(- Kerangka

Pemikiran9

3e!ri

yang

Mendukung

Penelitian

yang

Bersangkutan 0asar te#ri yang terkait dengan penelitian ini adalah untuk melihat dampak interaksi budaya dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis di #rganisasi yang berbeda* 0an juga untuk mengetahui pengaruh antara interaksi budaya #rganisasi dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis perusahaan jasa dan manufaktur* Selain itu juga untuk melihat dampak interaksi budaya dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis di #rganisasi yang berbeda* -erdapat beberapa ahli yang mengemukakan te#rinya antara lain1 Otley 2 Berry +"34!,5 Sim#ns +"33!,5 6nth#ny 2 )#(indarajan +"337,5 0utta + !! , mengemukakan sistem pengendalian #rganisasi yang juga biasa disebut sebagai sistem pengendalian administratif atau bir#kratis' didesain untuk mengarahkan atau mengatur akti(itas angg#ta #rganisasi agar sesuai dengan yang dikehendaki #leh pimpinan #rganisasi* Keberhasilan suatu sistem pengendalian ditentukan antara lain #leh seberapa jauh sistem tersebut sesuai dengan karakteristik #rganisasi* -e#ri yang menjadi referensi utama dalam penelitian ini adalah kedua hasil kerja 8#fstede' sebagaimana 8arris#n 2 M.Kinn#n +"333, mere(ie$ kembali temuan dimensi 8#fstede +"34!, dalam Indriant#r# + !!!, yang terdiri dari dimensi power distance, dimensi individualism, dimensi uncertainty avoidance dan dimensi masculinity dalam penelitiannya' mereka menggunakannya dalam meneliti desain sistem pengendalian manajemen di budaya yang berbeda + cross cultural). 8ip#tesis yang dapat diambil dari penelitian adalah mengenai peningkatan kinerja perusahaan yang tergantung pada bentuk maupun budaya #rganisasi serta sistem pngendalian manajemen yang dif#kuskan pada alat pengendalian sebagai atribut sistem pengendalim manajemen +SPM, dan mekanisme SPM +yaitu e(aluasi dan sistem umpan balik, terhadap kinerja unit bisnis pada industri manufaktur dan jasa*

Pemetaan susunan te#ri yang digunakan atau dikembangkan #leh para peneliti sebelumnya adalah dari tahun "349 sampai dengan tahun !!! antara lain1 %lamh#lt: +"349,' yang lebih dulu menganggap bah$a budaya #rganisasi sebagai sebuah k#mp#nen pengendalian selain struktur #rganisasi dan inti sistem pengendalian* 0ia mendefinisikan budaya #rganisasi sebagai p#la dari nilai' n#rma dan keper.ayaan yang bersama ; sama dimiliki #leh masing ; masing angg#ta #rganisasi* 8#fstede' <eujen 2 sanders +"33!,' menemukan bah$a sistem pengendalian akan berbeda untuk #rganisasi yang berbeda supaya terutama bila ditinjau dari kultur #rganisasi#nal +budaya perusahaan, atau lebih tepatnya ia menunjukkan bah$a perbedaan kultur #rganisasi#nal dipengaruhi #leh fakt#r ; fakt#r #rganisasi#nal1 si:e' tipe kepemilikan +s$asta/pemerintah,' struktur #rganisasi#nal' sistem pengendalian dan pr#fil karya$an* 6nth#ny 2 )#(indarajan +"337,' sistem pengendalian #rganisasi yang juga biasa disebut sebagai sistem pengendalian administrative atau bir#kratis' didesain untuk mengarahkan atau mengatur akti(itas angg#ta #rganisasi agar sesuai dengan yang dikehendaki #leh pimpinan #rganisasi* =asyid +"334, dalam penelitiannya juga memasukkan fakt#r budaya sebagai (ariabel utama dalam melihat hubungan saling peran antara akuntansi dan budaya perusahaan di mana akutansi dipraktekkan dengan asumsi bah$a akuntansi sebenarnya adalah sebuah artifek budaya' karenanya tidaklah tepat memisahkan keduanya dan kemudian meman/dangnya sebagai (ariabel/(ariabel yang diteliti* 8arris#n dan M. Kinn#n +"333, menelaah kembali riset/riset lintas budaya akan sistem pengendalian manajemen sejak "34! mele$ati "7 tahun terakhir' mereka menemukan bah$a riset/riset lintas budaya ini tidak menggunakan dimensi budaya menurut hasil kerja 8#fstede +"34!, dalam 8arris#n 2 M. Kinn#n +"333, se.ara lengkap namun masih memandang hanya pada satu atau dua dimensi saja' demikian pula melihat sistem pengendalian manajemen hanya pada satu atau dua sub/sistem atau bgian dari sistem pengendalian manajemen*

0-

Met!de Penelitian dan M!del yang 1endak +iuji Selanjutnya +i:uktikan 0alam jurnal ini #bjek penelitiannya yaitu para manajer tingkat menengah

atau manajerial yang memba$ahi di(isi>departemen unit bisnis atau strategic business unit +SBU, di lingkungan perusahaan/perusahaan di Ind#nesia* <amun' dikhususkan pada manajer unit bisnis yang dipilih se.ara purposive yaitu yang mempunyai suatu unit bisnis terutama yang terdaftar di Bursa &fek Jakarta +B&J, yang diseleksi dari Indonesian Capital Market Directory !!" serta perusahaan/ perusahaan yang tidak terdaftar' tetapi mempunyai SBU lebih dari satu* -eknik sur(ey yang dilakukan di dalam penelitian yaitu uji pendahuluan yang dilakukan kepada para manajer yang sedang mengikuti kuliah pada Magister Manajemen Pr#gram Pas.a Sarjana Uni(ersitas )unadarma untuk menguji (aliditas dan reliabilitas instrumen penelitian* -eknik sampling dilakukan dengan pengukuran dimensi budaya perusahaan dengan instrumen peneliti berdasarkan hasil analisis fakt#r dengan menambahkan kata karakter unit kerja dan menggambarkan unit kerja saya* Instrumen peneliti menggunakan skala inter(al ? p#in dengan sk#r " menunjukkan di ba$ah standar untuk dimensi yang ber#rientasi hasil' #rang' par#.hial' tertutup' k#ntr#l l#nggar dan n#rmatif' sedangkan sk#r ? menunjukkan di atas standar untuk dimensi yang ber#rientasi pada pr#ses' pekerjaan' pr#fesi#nal' terbuka' k#ntr#l ketat dan pragmatis* 0ata dan (ariabel yang akan dianalisis yaitu mengenai dimensi budaya perusahaan yang mempertentangkan antara #rientasi hasil dengan pr#ses +dimensi ",' #rientasi kepada #rang +dimensi ,' par#.hial dengan pr#fesi#nal +dimensi 9,' sistem tertutup dengan sistem terbuka +dimensi @,' k#ntr#l l#nggar dengan k#ntr#l ketat +dimensi 7,' dan n#rmatif dengan pragmatis +dimensi A,* Bariabel yang akan dianalisis merupakan fungsi dari interaksi dua (ariabel independen yaitu sistem pengendalian manajemen dengan (ariabel k#ntekstualnya* Met#de analisis yang digunakan yaitu dengan teknik analisis bivariate +interaction approach dengan m#del regresi, dimana dilakukan pendekatan yang diad#psi dari =iyant# + !!", yaitu1 C D E F G"H" F G H F G9H"*H F e

Keterangan1 C E' G" ' G ' G9 H" dan H D kinerja unit bisnis' diukur berdasarkan penjumlahan sk#r setiap butir* D unstandari:ed k#efisien regresi* D (ariabel atribut dan mekanisme sistem pengendalian manajemen +alat pengendalian' e(aluasi dan sistem umpan balik,' dan (ariabel budaya* H" * H D interaksi H" dan H Persamaan regresi tersebut digunakan untuk menguji interaksi dimana pendekatan interaksi bertujuan untuk menerangkan (ariasi kinerja unit bisnis dari dua interaksi (ariabel independen* %#kusnya adalah pada signifikansi dan sifat pengaruh interaksi dua (ariabel independen terhadap (ariabel dependen yang ada dalam persamaan* Jika 9 signifikan dan p#sitif +9I!, menunjukkan bah$a hip#tesis didukung atau diartikan interaksi sistem pengendalian manajemen dengan budaya perusahaan berpengaruh p#sitif terhadap kinerja unit bisnis* 0esign penelitian yaitu menggunakan met#de #bser(asi dan sur(ey* Met#de #bser(asi dan sur(ey dilakukan dengan inter(ie$ menggunakan beberapa pertanyaan* Pertanyaan/pertanyaan tersebut akan ditujukan kepada resp#nden yaitu a$alnya dilakukan uji pendahuluan kepada manajer yang sedang mengikuti kuliah pada Magister Manajemen Pr#gram Pas.a Sarjana Uni(ersitas )unadarma* Pengujian yang dilakukan yaitu (aliditas instrumen dengan .ara melihat (alidasi k#nten terhadap indikat#r/indikat#rnya sehingga sesuai mengukur k#nsep yang ingin diukur dengan menggunakan uji k#relasi #earson* Selain itu' dilakukan uji reliabilitas dengan bantuan SPSS mengukur reliabilitas dengan uji statisti. Cronbach $lpha +E,* Kemudian dilakukan pengujian sistem pengendalian manajemen yang terdiri dari alat/alat pengendalian' sistem umpan balik' dan mekanisme sistem e(aluasi anggaran* Selanjutnya dilakukan pengujian dimensi budaya perusahaan yang diukur dengan instrumen yang dikembangkan #leh peneliti berdasarkan dari hasil analisis fakt#r yang menambahkan kata karakter unit kerja dan menggambarkan unit kerja saya pada item/item pertanyaan yang d#minan*

M#del yang hendak diuji dan dibuktikan yaitu mengenai signifikansi dan sifat pengaruh interaksi dua (ariabel independen dimana dalam hal ini yaitu budaya #rganisasi dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis industri* Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui apakah nantinya ada pengaruh interaksi budaya #rganisasi dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit bisnis perusahaan jasa dan manufaktur* 2- Representasi 1ail Penelitian dan ,nalisis a* Pengujian Baliditas dan =eliabilitas 0aftar Pertanyaan Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan' se.ara umum instrument +daftar pertanyaan, yang telah disusun termasuk dalam instrument yang sangat andal> reliable dan sahih> (alid* Pada uji reliabilitas instrument' diper#leh hasil yakni1 instrument yang mengukur alat/alat pengendalian manajemen' mekanisme sistem e(aluasi anggaran dan sistem umpan balik mempunyai nilai E berturut/turut sebesar !'?"9?5 !'?3!? dan !'?"73* <ilai E dari ketiga pengukuran instrument tersebut menunjukkan nilai cronbach alpha +E I !'A!,' sehingga diper#leh hasil bah$a instrument +daftar pertanyaan, yang telah disusun bersifat andal dan layak digunakan dalam penelitian serta tidak diperlukan perbaikan atau pentiadaan item pertanyaan* Pada uji (aliditas instrument' se.ara umum item pertanyaan yang telah disusun memiliki k#efisien k#relasi yang besar dan signifikan se.ara statistik +J !'!7,' namun terdapat dua item pertanyaan yang memiliki k#efisien k#relasi yang rendah dan tidak signifikan se.ara statistik +p I !'!7,' yakni item n# dan item n# 7 yang memiliki k#efisien k#relasi berturut/turut sebesar !'9?@ dan !'9@9* 8al tersebut terjadi karena hampir sebagian resp#nden dalam penelitian bekerja di industri jasa' dimana biasaya dalam industri tersebut jarang mengguakan pengendalian biaya sebagai alat pengendaliannya* Oleh karena penggunaan pusat biaya penting sebagai salah satu alat pengendalian' maka diperlukan perbaikan tata kalimat pada ke dua item pertanyaan yang memiliki k#efisien k#relasi yang rendah dan pada akhirnya ke dua item pertanyaan tersebut tetap dipertahankan

dalam daftar pertanyaan* 0ari uji (aliditas yang telah dilakukan' diper#leh hasil bah$a instrument +daftar pertanyaan, yang telah disusun .ukup (alid* b* Statistik 0eskriptif Bariabel Penelitian 8asil ja$aban dari "!@ resp#nden' dimana yang menjadi resp#nden dalam penelitian adalah manajer %trategic &usiness 'nit (%&') perusahaan/perusahaan di Ind#nesia diuraikan sebagai berikut1 "* Bariabel Budaya Perusahaan Pengukuran (ariabel budaya perusahaan dilakukan dengan memberikan pertanyaan pada resp#nden' dimana pada setiap item pertanyaan tersebut berisi mengenai dimensi budaya* -erdapat A dimensi yang diukur dalam (ariabel buadaya perusahaan' yakni1 "* 0imensi " * 0imensi 9* 0imensi 9 @* 0imensi @ 7* 0imensi 7 A* 0imensi A 1 #rientasi hasil atau pr#ses 1 #rientasi pada #rang atau pekerjaan 1 par#.hial atau pr#fessi#nal 1 sistem tertutup atau sistem terbuka 1 k#ntr#l l#nggar atau k#ntr#l ketat 1 n#rmati(e atau pragmatis

0ari ke enam dimensi di atas' apabila rata/rata ja$aban resp#nden berada di atas nilai tengah' maka budaya perusahaan dalam penelitian lebih .enderung ber#rientasi pada pr#ses' pekerjaan' pr#fessi#nal' sistem terbuka' k#ntr#l ketat dan pragmatis' demikian pula sebaliknya* 8ampir semua nilai rata/rata ja$aban resp#nden dalam tiap dimensi berada di atas nilai tengahnya' namun terdapat " dimensi yakni dimensi " dengan nilai rata/rata ja$aban di ba$ah nilai tengahnya* 8al tersebut menunjukkan bah$a budaya perusahaan dalam penelitian .enderung ber#rientasi pada hasil' pekerjaan' pr#fessi#nal' sistem terbuka' k#ntr#l yang ketat dan pragmatis* Berdasarkan hasil ja$aban resp#nden se.ara keseluruhan dari A dimensi budaya yang diukur' nilai kisaran aktual yang diper#leh berkisar @? ; "" sedangkan nilai untuk kisaran te#ri berkisar "? ; ""3* Perbandingan antara nilai kisaran aktual dengan kisaran te#ri menunjukkan bah$a hampir tidak ada

unit bisnis yang memiliki budaya perusahaan pada tingkat ekstrim +rendah> tinggi,* * Bariabel Sistem Pengendalian Manajemen Pengukuran sistem pengendalian manajemen terdiri dari (ariabel penggunaan alat pengendalian' e(aluasi berdasarkan anggaran dan sistem umpan balik* 8asil pengukuran antara ke tiga (ariabel ini sesuai antara satu dengan yang lain' #leh karenanya dapat disimpulkan bah$a sistem pengendalian manajemen dalam penelitian selalu digunakan demi ter.apainya kinerja yang diinginkan* Uraian pengukuran dari ke tiga (ariabel sistem pengendalian manajemen adalah sebagai berikut1 a* Bariabel penggunaan alat pengendalian Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan pada (ariabel ini' diper#leh nilai kisaran aktual antara " ; @"' nilai kisaran te#ri antara A ; @ ' nilai rata/rata ja$aban sebesar 9"'9A dan nilai tengah sebesar @* <ilai rata/rata ja$aban yang berada di atas nilai tengah menunjukkan bah$a tingkat penggunaan alat pengendalian #leh perusahaan dalam penelitian .ukup sering digunakan' sedangkan perbandingan antara nilai kisaran aktual dengan kisaran te#ri menunjukkan bah$a tidak ada unit bisnis yang menggunakan alat pengendalian pada tingkat yang ekstrim +sangat sering> tidak pernah,* b* Bariabel e(aluasi berdasarkan anggaran Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan pada (ariabel ini' diper#leh nilai kisaran aktual antara "! ; 4' nilai kisaran te#ri antara @ ; 4' niai rata/rata ja$aban sebesar "' 4 dan nilai tengah sebesar "A* <ilai rata/rata ja$aban yang berada di atas nilai tengah menunjukkan bah$a resp#nden dalam penelitian .enderung melakukan pr#ses e(aluasi atas hasil kerja bagiannya berdasarkan anggaran yang telah ditetapkan* 8al ini k#nsisten dengan pengukuran pada (ariabel alat pengendalian' dimana manajer sebagai unit bisnis +pusat laba, menggunakan alat/alat pengendalian dan selalu melakukan e(aluasi atas hasil kerjanya berdasarkan anggaran yang ada*

.* Bariabel sistem umpan balik Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan pada (ariabel ini' diper#leh nilai kisaran aktual antara "9 ; 4' nilai kisaran te#ri antara @ ; 4' nilai rata/rata ja$aban sebesar "' A dan nilai tengah sebesar "A* <ilai rata/rata ja$aban yang berada di atas nilai tengah menunjukkan bah$a %&' dalam penelitian selalu menggunakan ukuran kinerja aktual sebagai umpan balik dalam mengimplementasikan' memf#rmulasikan serta menguji strategik yang dijalankan* .* Pengujian 8ip#tesis 8asil analisa regresi dengan interaksi budaya perusahaan sebagai (ariabel k#ntinjensi dengan atribut dan mekanisme sistem pengendalian manajemen' apabila k#efisien interaksi p#sitif dan p J !'!7' maka hip#tesis diterima yang berarti bah$a interaksi budaya perusahaan dengan salah satu atribut dan mekanisme sistem pengendalian manajemen berhubungan p#sitif dengan kinerja SBU* Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan' diper#leh hasil yakni interaksi antara budaya perusahaan dengan atribut dan mekanisme sistem pengendalian manajemen sebagian besar menunjukkan k#efisien yang negatif dan tidak signifikan +p J !'!!7,* <amun interaksi budaya perusahaan dengan mekanisme sistem e(aluasi berdasarkan anggaran menunjukkan hasil k#efisien yang p#sitif dan signifikan +p J !'!!7,* 8al ini menunjukkan bah$a budaya perusahaan tidak memperkuat hubungan m#derating terhadap hubungan antara atribut dan mekanisme sistem pengendalian manajemen dengan kinerja unit bisnis' namun budaya perusahaan tersebut memperkuat hubungan sistem e(aluasi berdasarkan anggaran dengan kinerja unit bisnis* Berdasarkan hasil tersebut' dapat disimpulkan bah$a hasil mendukung hip#tesis hanya pada salah satu mekanisme sistem pengendalian manajemen yakni interaksi budaya perusahaan dengan sistem e(aluasi berdasarkan anggaran* 8asil ini dapat terjadi karena unit bisnis dalam penelitian .enderung memiliki budaya yang ber#rientasi pada hasil dan memiliki k#ntr#l yang ketat' #leh karenanya lebih berinteraksi dengan e(aluasi berdasaran anggaran daripada atribut dan

mekanisme pengendalian yang lain dalam meningkatkan kinerjanya* Selain itu unit bisnis juga .enderung lebih ber#rientasi pada pekerjaan bukan pada keadaan pega$ai yang bekerja dan pragmatis yang menekankan pada hasil yang lebih penting daripada pr#sedur* Menurut te#ri peningkatan kinerja karya$an dipengaruhi #leh partisipasi penyusunan anggaran' semakin tinggi tingkat partisipasi dalam penyusunan anggaran' maka akan meningkatkan kinerja karya$an' begitu juga dengan peran manajerial pengel#la keuangan* Partisipasi adalah suatu pr#ses pengambilan keputusan bersama #leh dua pihak ataupun lebih' dimana keputusan tersebut akan memiliki dampak masa depan bagi pembuat keputusan tersebut dan mengarah pada seberapa besar tingkat keterlibatan manajer dalam menyusun anggaran daerah serta pelaksanaannya untuk men.apai target anggaran tersebut* Partisipasi penyusunan anggaran merupakan pendekatan yang se.ara umum dapat meningkatkan prestasi kinerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efekti(itas suatu #rganisasi yang terdapat dalam perusahaan* Partisipasi dalam penyusunan anggaran juga dinilai sebagai pendekatan manajerial yang dapat meningkatkan kinerja karya$an perusahaan* "- Keter:atasan dan K!ntri:usi Penelitian a, Kerangka pemikiran yang dibangun dalam penelitian yang bersangkutan* Kerangka pemikiran yang dibangun dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem pengendalian manajemen berpengaruh terhadap budaya #rganisasi suatu perusahaan* Perusahaan yang dibandingkan dalam penelitian ini perusahaan manufaktur maupun jasa yang terdaftar di Bursa &fek Jakarta* b, M#del atau te#ri yang digunakan sebagai referensi* 0alam penelitian ini menggunakan dimensi 8#fstede et al. +"33!, yaitu budaya #rganisasi dipandang sebagai nilai dan keper.ayaan yang diterima bersama/sama #leh setiap angg#ta #rganisasi sehingga perilaku' kebiasaan dan situasi akti(itas kerja setiap angg#ta #rganisasi .enderung men.erminkan #rientasi budaya #rganisasinya* Penelitian ini menggunakan instrument kuantitatif berupa

skala likert ? p#in guna menjelaskan budaya #rgani/sasi di masing/masing unit bisnis +pusat laba, sebagaimana juga Smith + !! , dalam disertasi penelitiannya memberikan alternatif perbandingan .ara pengukuran budaya #rganisasi dengan meng/gunakan f#rmat skala likert* %#rmat ini paling p#puler dalam skala pengukuran instrumen budaya* =esp#n/den diminta menilai budaya #rganisasi dengan memilih antara sangat tidak setuju' tidak setuju' netral' setuju hingga sangat setuju* Sistem Pengendalian Manajemen dalam penelitian ini mengadaptasi penelitian Miller 2 %riesen +"34 , mengenai +", alat/alat pengendalian' Casukata 2 K#bayashi + !!", tentang + , Sistem umpan balik +bagaimana menggunakan ukuran kinerja aktual sebagai umpan balikK, serta adaptasi penelitian )#(indarajan +"344, untuk +9, Mekanisme sistem e(aluasi anggaran* ., Met#de penelitian5 indikat#r data dan skala pengukuran' teknik sampling serta data stasi#ner* Met#de penelitian Penelitian ini menggunakan met#de #bser(asi dan sur(ey ke manajer suatu unit bisnis' pusat laba' atau di(isi#nal dalam perusahaan' baik manufaktur maupun jasa yang terdaftar di Bursa &fek Jakarta* Indikat#r data ", 6lat/alat pengendalian =esp#nden diminta menilai frekuensi penggunaan alat/alat pengendalian tersebut dalam #perasi#nal perusahaan sehari/hari dengan ukuran skala likert ? p#in* , Sistem umpan balik =esp#nden diminta memilih seberapa sering penggunaan ukuran kinerja aktual sebagai umpan balik dengan skala likert ? p#in +"1 tidak pernah menggunakan ukuran kinerja aktual5 @1 kadang/kadang5 ? selalu menggunakannya, dalam memenuhi @ item tujuan* 9, Mekanisme sistem e(aluasi anggaran

Menggunakan instrumen yang dikembangkan #leh 8#p$##d +"3? , dalam )#(indarajan +"344, dengan skala likert ? p#int dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju pada empat item per/nyataan seperti salah satunya saya akan melakukan e(aluasi terhadap unit saya berdasarkan kemampuan yang saya miliki untuk tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan* Skala pengukuran Pengukuran data/data dalam penelitian ini menggunakan met#de analysis bivariate +interaction approach dengan m#del regresi, untuk menguji hip#tesis penelitian* M#del empiris pengujian hip#tesis ini adalah dependen (ariabel yang merupakan fungsi dari interaksi dua (ariabel independen* -eknik sampling 0alam penelitian ini peneliti menetapkan rerangka sampel adalah manajer Unit Bisnis yang ada di perusahaan/perusahaan di Ind#nesia yang dipilih se.ara purposive yaitu yang mempunyai suatu unit bisnis atau strategic businessunit +SBU, d, Pembahasan berdasarkan interpretasi data dan analisis terhadap tujuan penelitian yang di.apai* Pembahasan berdasarkan interpretasi data 8asil uji menunjukkan bah$a se.ara umum daftar pertanyaan merupakan instrument yang sangat andal>reliabel +EI!*A!, dan sahih>(alid* Item/item pertanyaan yang mengukur masing/masing dimensi budaya menunjukkan cronbach alpha jauh di atas !*A!* K#efisien ini menunjukkan bah$a data pene/ litian dari pilot test yang diper#leh dari penggunaan instrument tersebut mempunyai k#nsistensi internal yang sangat memadai' sehingga instrument ini andal dan layak digunakan untuk penelitian sebenarnya' tidak perlu ada item pertanyaan yang diperbaiki atau dibuang* 0alam penelitian ini' pendekatan interaksi bertujuan untuk menerangkan (ariasi kinerja unit bisnis dari dua interaksi (ariabel independen yaitu sistem pengendalian manajemen dengan budaya perusahaan* M#del penelitian ini

menyatakan kesesuaian antar (ariabel yang bersyarat dengan atribut atau mekanisme sistem manajemen pengendalian akan berhubungan dengan pen.apaian efekti(itas +kinerja, SBU yang tinggi* Jika kesesuaian digambarkan sebagai interaksi' kemudian m#del meramalkan bah$a dampak atribut dan mekanisme sistem manajemen pengendalian adalah lebih tinggi ketika nilai fakt#r k#ntekstual +k#ntinjensi,nya lebih tinggi' maka m#del penelitian ini akan diuji dengan menjalankan suatu analisis regresi dengan interaksi yang me/ masukkan fakt#r k#ntinjensi dengan sistem manajemen pengendalian* 0engan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik yang hasilnya menunjukkan bah$a asumsi n#rmalitas telah terpenuhi' tidak terjadi heter#kedastisitas pada m#del regresi dan tidak terjadi multik#linearitas* 6nalisis terhadap tujuan penelitian Berdasarkan analisis terhadap tujuan penelitian' penelitian ini .enderung memiliki budaya yang ber#rientasi pada hasil dan k#ntr#l yang ketat sehingga dapat meningkatkan kinerja unit bisnisnya' selain unit bisnis juga .enderung lebih ber#rientasi pada pekerjaan bukan pada keadaan pega$ai yang bekerja dan pragmatis yang menekankan pada hasil daripada pr#sedur* e, K#ntribusi dan manfaat penelitian serta karakteristik tujuan penelitian' misalnya1 terapan' te#ri atau kebijakan* Manfaat dari penelitian ini adalah peneliti dapat mengetahui dan membandingkan budaya perusahaan' atribut dan mekanisme sistem pengendalian yang diterapkan dalam perusahaan' baik manufaktur maupun jasa yang terdaftar di Bursa &fek Jakarta untuk peningkatan kinerja perusahaan yang tergantung pada bentuk maupun budaya #rganisasi* 8al ini telah sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh interaksi budaya #rganisasi dengan menggunakan Sistem Pengendalian Manajemen +SPM,* '- Ren8ana Ide Bagi Penelitian Selanjutnya 0iharapkan dalam penelitian selanjutnya dapat menggunakan met#de $a$an.ara untuk mengetahui budaya perusahaan' atribut dan mekanisme sistem

pengendalian

yang

diterapkan

perusahaan*

Penelitian

lanjutan

perlu

mempertimbangkan (ariabel k#ntingensi lainnya yang belum diuji dalam penelitian ini seperti tekn#l#gi inf#rmasi sebagaimana diketahui salah satu kun.i keberhasilan suatu sistem pengendalian manajemen ditentukan ada tidaknya dukungan tekn#l#gi inf#rmasi* 0ari penelitian lanjutan ini diharapkan mampu memberikan input bagi perusahaan mengenai interaksi budaya #rganisasi dengan system pengendalian manajemen untuk meningkatkan kinerja unit bisnis industry manufaktur atau jasa* Selain itu dengan bantuan tekn#l#gi inf#rmasi mampu membantu memberikan kemudahan inf#rmasi kepada manajemen perusahaan mengenai peningkatan atau perbaikan dalam kinerja bisnis industri sehingga dapat men.apai tujuan yang diinginkan #leh perusahaan tersebut*