Anda di halaman 1dari 4

Dialog Tentang Sunni-SyiahDialog Tentang Sunni-Syiah Indeks Islam | Indeks Artikel ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Ker

a | Koleksi | Anggota AP !" Dalam #per alanan# $apak untuk #mem%erikan kontri%usi pemikiran %agi hu%ungan Sunnah-Syi&ah#' adakah pernah $apak temui sekte Syi&ah kontemporer yang memiliki keyakinan semisal sekte Syi&ah di masa #a(al# nya dahulu seperti tergam%ar dalam ungkapan $apak di atas )* mengakui kea%sahan syar&i atas kekhali+ahan A%u $akar' ,mar dan ,tsman' serta tidak %ersikeras tentang #nash# dan #(ashiyat# se%agaimana sikap Imam Ali k"(" kepada tiga pendahulunya itu- . Alkattani/ $arangkali' Syi0ah 1aidiah dapat kita masukkan dalam kategori itu" Karena dalam masalah kekhali+ahan' mereka mengakui A%u $akar' ,mar dan ,tsman r"a" dan tidak mengimani dogma &nash& dan &(ashiat& itu" $ahkan a%atan imam 1aidiah' pada suatu (aktu' dipegang oleh orang sema2am 3asim ar 4assi' yang merupakan seorang keturunan Hasan" Sementara 1aid %in Ali 1ainal A%idin %in Husein %in Ali' imam pertama 1aidiah' adalah keturunan Husain" Artinya' dalam masalah ini mereka %oleh dikatakan amat moderat" $agi mereka' keimamahan )pemimpin negara- tidak ditentukan oleh nash atau (arisan' namun oleh adanya %ai0at manusia" Dengan %egitu' mereka %er%eda auh dengan Itsna Asyariah" Sekte ini uga telah mampu mendirikan negara dengan pimpinan imam" Atau %isa dinamakan dengan negara 1aidiah" Pertama di (ilayah Dailam' arah selatan lautan Kha5ar pada tahun 678 H' oleh Hasan %in 1aid" 9ang kedua adalah di 9aman' didirikan oleh al Hadi ilal Ha:: 9ahya %in Husein" Negara yang kedua ini %erumur pan ang' dan %aru %erakhir pada tahun !;<6 M' dengan digantikan oleh negara 4epu%lik 9aman" AP/ 6" Tentang 2ommon plat+orm yang %apak kemukakan )yakni Tauhid-= adakah #kesamaan# ini --menurut hemat $apak-- #2ukup# untuk mengantarkan pada kesatuan dalam (ilayah yang paling sensiti+' semisal #kepemimpinan# dan #pemerintahan# . )saya melihat salah satu pra-syarat mutlak untuk itu adalah menemukan sekte Syi&ah seperti yang saya tanyakan di atas' dalam umlah yang 2ukup memadai>dominan di kalangan penganut Syi&i" 9akni penganut Syi&ah yang %ersikap seperti Imam Ali k"(" pada ketiga khali+ah pendahulunya-" Alkattani/ Dalam segala hal' alhamdulillah' saya selalu optimis" Terutama tentang hal ini" Karena' se2ara empirik' kita ustru mendapati %anyak manusia yang disatukan oleh hal-hal yang sepele" ?antas mengapa kemudian ustru ada orang yang tidak mau disatukan oleh +aktor pemersatu yang %esar dan agung. Kita sering menyaksikan adanya orang yang dipersatukan oleh +anatisme klu% sepak%ola' angkatan' daerah' suku dan se%againya" $ahkan tak arang kita menemukan orang yang rela menya%ung nya(a demi mem%ela kehormatan &+aktor persatuan&nya itu" ,ntuk itu' saya optimis sekali ika tauhid ini %isa di adikan +aktor pemersatu umat Islam" 9ang terpenting adalah adanya &(ill& untuk %ersatu pada semua pihak" @ika sudah ada

kehendak' insya Allah segala alan akan ter%uka" Sementara ika tidak ada keinginan dan senga a menghindar' maka alan yang ada pun malah men adi rusak" Hal ini terutama pada diri pemimpin dan tetuanya" Saat %erdialog tentang Syi0ah dengan teman-teman' saya seringkali tersentak dan kesal/ mengapa yang di%i2arakan melulu tentang saha%at a salah' saha%at % %rengsek' saha%at 2 penghianat dan se%againya" Apakah setelah ha%is mem%i2arakan segala ke%urukan itu lantas ti%a-ti%a kita men adi le%ih %aik. su2i. men adi pahla(an. dan telah %er%uat sesuatu yang %aik %agi umat ini. Malah' saking kesalnya karena terlalu sering di%erikan pertanyaan tentang perseteruan antar saha%at' saya a(a% seseorang yang %ertanya seperti itu dengan %erguyon/ #seandainya %apak adalah keturunan Ken Arok dan saya adalah keturunan @ayakat(ang' apakah kita layak %ertengkar setiap hari untuk mem%ela ke%enaran sudut pandang masing-masing pihak= apalagi ika kita kemudian menga ak teman' saudara' tetangga' orang sekampung' dan pengikut kita semua untuk saling menge2am orang-orang yang %erada nun auh di %elakang se arah kita itu" Artinya' perde%atan-perde%atan kosong seperti itu amat tidak produkti+' dan malah %isa men adi indikasi ke%odohan seseorang" Auma masalahnya' untuk men2iptakan pengikut yang setia dan mem%entuk loyalitas in group yang kuat' orang mem%utuhkan sentimen-sentimen yang dapat &mem%akar& mereka' dan mele%ur mereka dalam kesatuan group itu" Aontohnya' ke%en2ian rakyat Indonesia terhadap pen a ah dapat menghantarkan %angsa ini untuk %er uang menya%ung nya(ung demi mendapatkan kemerdekaannya" Nah' pemimpin yang %aik' dalam kondisi seperti itu adalah pemimpin yang dapat mengo%arkan ke%en2ian itu sedemikian rupa' hingga meledak-ledak' dan siap untuk dimuntahkan" Bleh karena itu' pemimpin yang laku pada masa itu adalah pemimpin yang dapat mem%akar semangat massa' seperti Soekarno dan se%angsanya" Dalam kontek pem%i2araan kita' sayangnya +enomena sema2am itu masih ada" Dan diman+aatkan %etul" Sehingga setiap orang seakan-akan mem%a(a dosa (arisannya masing-masing/ artinya pihak yang mengaku syi0ah mem%a(a dosa (arisan se%agai pihak tukang ke2am saha%at' pen2a2i maki' dan peme2ah %elah umat= sementara pihak yang mengaku se%agai ahli sunnah mem%a(a dosa (arisan se%agai penindas' pem%unuh' oportunis' perampas kekuasaan dan se%againya" Selan utnya' masing-masing pihak seakan-akan %erhak untuk saling menghunuskan lidah dan pedangnya" Padahal' pada kenyataannya' keduanya sedang diper%udak oleh +atamorgana se arah semata" Kesadaran seperti inilah yang patut dise%arkan kepada seluruh umat Islam" Sehingga semuanya dapat saling %er a%at erat dengan mesra tanpa &dire2oki& oleh %e%an se arah" Pristi(a-perist(a tragis yang sudah %erlalu' kita sesali' namun itu %ukan salah kita' sehingga kita tidak perlu merasa di%e%ani' tetapi kita %erusaha agar peristi(a sema2am itu angan sampai terulang kem%ali" AP/ C" Masih tentang 2ommon plat+orm )Tauhid-= adakah #pra-syarat# lain --menurut $apak-- agar a akan pada #kalimatun-sa(a# ini )yang dalam nash Al-3ur&an ditu ukan - %ahkan - kepada Ahlul Kita% di luar Islam- dapat ter(u ud dalam penataan se%uah masyarakat yang sangat ma emuk dalam

meyakini konsep-ru ukannya . )dalam konsep +i:hul-ikhtila+ yang saya pahami' terdapat per%edaan yang sangat +undamental antara #ikhtila+ al-masyru&# dengan #ta+arru: al-mad5mum#" Dan per%edaan itu - disamping persoalan yg %ersum%er dari isu moral>akhla: - sangat terkait dengan persoalan #kesamaan-konsep-ru ukan#" Tanpa kesamaan di leDel konsep ru ukan' %etapa musykilnya ter adi #ikhtila+# yang produkti+ dalam arti yang se%enarnya" Alkattani/ Kem%ali saya ulang' pada intinya semua itu terletak pada kemauan" @ika kita ingin %ersatu' nis2aya kita akan men2ari +aktor-+aktor persamaan yang menyatukan kita" Sementara ika kita ingin %erpisah' tentu yang kita 2ari-2ari adalah kesalahannya" Insya Allah kita akan menemukan %anyak +aktor pemersatu" Tidak hanya satu" Tauhid itu tok" Katakanlah kita menyenangi seseorang' nis2aya kita akan mem+okuskan perhatian kita pada &sisi manis& orang itu" Dan ika kemudian sesuatu yang &pahit dan men engkelkan& dari dirinya' se2ara re+lek diri kita akan menghapus dan mentolerirnya dengan menampilkan kem%ali &sisi manis& itu" $egitu uga se%aliknya" Per%edaan tauhid yang menyatukan sunni dengan syi0ah dengan tauhid yang menyatukan muslim dengan Ahli Kita% adalah/ ika antara sunni dan syi0ah' maka keduanya %erada dalam lingkup tauhid itu" Se%agai sesama pemeluk tauhid" Sementara terhadap Ahli Kita%' mereka masih %erada di luar area tauhid" Dan oleh karenanya' Islam menga ak mereka untuk masuk ke area tauhid' sehingga %ertemu dalam kesatuan agama" Tauhid dapat men adi 2ommon plat+orm yang %aik ika ia di adikan se%agai poros atau aksis kehidupan umat Islam" Artinya masing-masing orang harus melepaskan dulu ikatan-ikatan emosionalnya' untuk kemudian se2ara %erkesadaran meletakkan tauhid itu se%agai inti kehidupannya" Dengan landasan tauhid itulah ia %erpikir' melihat' menge2ap' %ertindak' %erreaksi' dan %ergaul" Dengan +rame o+ re+eren2e tahuid pula ia mem%a2a' menim%ang' merenungkan' dan mem%uat suatu keputusan" Nah' dengan tauhid se%agai +rame o+ re+eren2e ini' insya Allah tidak ada sesuatu pun yang mem%edakan kita satu sama lain' sesama kaum Muslimin" $aru setelah kita mele%arkan +rame o+ re+eren2e kita' akan ditemukan per%edaan-per%edaan itu" Misalnya per%edaan ma5ha%' ke2enderungan ruhani' aliran teologi' dan se%againya" Namun tetap %erada dalam kesatuan se%agai &anak-anak tauhid& itu" Dalam titik-titik per%edaan itulah kita mem%utuhkan kesadaran %er+i:h ikhtila+" Artinya masing-masing mentolerir se%esar mungkin per%edaan-per%edaan yang ada' selama masih %erada dalam kerangka tauhid" Dan saling %antu-mem%antu pada titik-titik persamaan" Aontohnya' saat ini $apak %erada di Indonesia' dan saya %erada di Mesir" Apa yang menyatukan kita. apa yang menghu%ungkan kita. 9ang menyatukan kita adalah kesamaan kehendak untuk %erdialog dengan %aik' dan ke%etulan ada sarana mailing list" Di sini' +aktor pemersatu kita khan ke2il sekali" $isa sa a +aktor pemersatu ini kita per%esar )dalam kontek ini %isa dengan mengirim apri' men2ari titik-titik persamaan' dan se%againya-' dan dapat

pula kita han2urkan )misalnya dengan saling 2a2i-2a2i maki' dan kemudian masing-masing unsu%s2ri%e-" Ikhtila+ atau per%edaan itu masih di%enarkan )masyru0- selama %erada dalam koridor +rame o+ re+eren2e Islam" Dan semata untuk memperkaya (a2ana keislaman' serta se%agai mani+estasi dari kenis2ayaan adanya per%edaan antar manusia" $ukan untuk saling %erhadap-hadapan' saling menyalahkan' saling mem%inasakan" @ika yang terakhir' maka hal itu men adi per%edaan yang ter2ela dan terlarang )ta+arru: mad5mum-" Bleh karena itu' marilah kita sesama umat Islam mulai mengkalkulasikan persatuan kita dengan dimulai dari lingkar tauhid" Kemudian diperle%ar-diperle%ar dan diperle%ar" Sam%il mulai mengikis per%edaan-per%edaan yang ditim%ulkan oleh ke-&khilapan& sedikit demi sedikit" Insya Allah' masa depan persatuan kita akan 2erah" Terima Kasih Eassalamu0alaikum (r" (%" A%dul Hayyie al Kattani )sesudahIndeks Islam | Indeks Artikel ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Ker a | Koleksi | Anggota Please dire2t any suggestion to Media Team