Anda di halaman 1dari 14

H.

MEMECAHKAN MASALAH KEUANGAN DENGAN KONSEP


MATEMATIKA
Menyelesaikan Masalah Bunga Tunggal dan Bunga Mae!uk Dala! Keuangan
Bunga Tunggal
Pengertian Bunga
Pe"sen Dia#as Se"a#us dan Pe"sen Di$a%ah Se"a#us
Persen Di atas Seratus
Persen diatas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut
dan pembilangnya sama dengan seratus. Secara umum di tulis :
Untuk menentukan P diatas seratus dari modal M dapat dilakukan dengan dua
cara, yaitu :
Dengan perhitungan biasa,P % di atas seratus dari modal M adalah :

Dengan jumlah deret geometri turun tak berhinga :

,
_

+
!!

!!
!!

!!
!!
!!
!!
!! P
P
P
P
P
P
P
P
Bentuk terakhir tersebut meruoakan jumlah deret geometri turun tak
terhingga dengan :
Suku pertama
!!
P
a
"asio
!!
P
r
Sehingga ,
...
!! !! !! !! !!
.
!! !! !!
# $
+
1
1
]
1

,
_

+
1
1
]
1

,
_

+
1
]
1

,
_

+
+
P P P P P P P
P
P
...
!! !! !! !!
% # $
+
1
]
1

1
]
1

+
1
]
1


P P P P
& '
Dengan demikian untuk menghitung xM
P
P
+ !!
adalah :
(itung M
P
P

+ !!
P
P
+ !!
xM
P
P
+ !!
(asil ) dikurangi M
p

1
]
1

$
!!
(asil $) ditambah M
p

1
]
1

#
!!
(asil #) dikurangi M
p

1
]
1

%
!!
Dan seterusnya
*ontoh #
Persen Di ba+ah Seratus
Persen diba+ah seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut
dan pembilangnya sama dengan seratus. Secara umum di tulis :
Untuk menentukan P diba+ah seratus dari modal M dapat dilakukan dengan dua
cara, yaitu :
Dengan perhitungan biasa,P % di ba+ah seratus dari modal M adalah :

Dengan jumlah deret geometri turun tak berhinga :
!!

!!
!!

!!
!!
!!
!!
!!
P
P
P
P
P
P
P
P

Bentuk terakhir tersebut meruoakan jumlah deret geometri turun tak


terhingga dengan :
...
!! !! !! !! !!
.
!! !! !!
# $
+
1
1
]
1

,
_

+
1
1
]
1

,
_

+
1
]
1

P P P P P P P
P
P
...
!! !! !! !!
% # $
+
1
]
1

+
1
]
1

+
1
]
1

+
P P P P
& '
Dengan demikian untuk menghitung xM
P
P
!!
adalah :
Penge"#ian Bunga Tunggal
P
P
!!
M
P
P

!!
Bunga Tunggal adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka +aktu
tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipimjam.
,ika kita memperbungakan modal -uang ) sebesar M dengan bunga tunggal
sebesar P % setahun, dan besarnya bunga dinyatakan dengan . , maka :
Setelah t tahun, besarnya bunga :

Setelah t bulan, besarnya bunga :
Setelah t bulan, besarnya bunga :
) ,ika satu tahu #/! hari, maka
$) ,ika satu tahun #/0 hari - tahun kabisat) ,maka

#) ,ika satu tahun #// hari - tahun kabisat) ,maka

Me#&de Pe"hi#ungan Bunga Tunggal
a. Me#&de Pe!$agi Te#a'
1ita telah mengenal rumus untuk mencari besar bunga dari uang sebesar M
yang digunakan selama t hari dengan suku bunga P % setahun,yang dirunuskan
sebagai berikut :

#/! !!
t P
M I
!!
. . t P M
I
$ !!
. .

t P M
I
#/! !!
. .

t P M
I
#/! !!
. .

t P M
I
#/0 !!
. .

t P M
I
#// !!
. .

t P M
I

#/! !!
P t M


P
t M #/!
:
!!
.

Bentuk
!!
.t M
disebut angka tahun dan
P
#/!
disebut penbagi tetap, maka rumus
bunga di atas menjadi :

,ika ada beberapa uang yang dipergunakan atas dasar bunga yang sama maka :

$. Me#&de 'e"sen yang se$anding
Metode persen yang sebanding digunakan jika suku bunga bukan
merupakan pembagi habis #/!, sebab dengan metode ini satu tahun dihitung #/!
hari,missal kita ambil suku bunga 2
$

% setahun ,dengan langkah sebagai


berikutini :
a. (itunglah besar bunga berdasarkan persentase terdekat dengan suku bunga
merupakan pembagi habis #/! 3
b. (itunglah besar bunga yang dimaksud dengan menggunakan persen yang
sebanding3
(. Me#&de 'e"sen yang seuku"an
Metode persen yang seukuran menggunakan perhitungan satu tahun 4 #/0,
sehingga perhitngan dengan metode ini mula 5 mula harus dihitung bunga 0 %
setahun sebagai berikut :
#/0 !!
0 t
M I

#/0
0
!!
.

t M

6#
!!
!!! . !
.
6#

!!
.

t M t M
Bilangan
#!!

#!

6#
!!
+ + +
,adi, besar bunga 0 % sebanding dengan
tetap Pembagi
bunga Angka
I
tetap Pembagi
bunga angka Jumlah
bunga Jumlah

,
_

+ + +
#!!

#!

!!! . !
.t M
1emudian, menghitung besarnya bunga yang dimaksud dengan metode persen
yang sebanding.
c. "p 2!!.!!!,!! selama 2! hari
). Bunga Mae!uk
a. Pe"$edaan $unga dengan disk&n#&
Untuk memperjelas perbedaan bunga dengan diskonto, marilah kit
perhatikan ilustrasi sebagai berikut3
Budi menminjam uang kepada "ony sebesar "p $!.!!!.!!!,!! atas dasar
bunga tunggal yang akan dikembalikan setahun kemudian. ,ika saat meminjam,
,umlah uang yang ditrima BUdi sebesar "p 7.!!!.!!!,!!, maka hal ini di
katakan Budi telah membayar diskonto sebesar "p $.!!!.!!!,!!.
Dari kejadiaan diatas, dapat disimpulkan bah+a diskonto adalah bunga
yang dibayarkan oleh peminjam saat menerima pinjaman.
,ika nilai diskonto 4 D, jumlah uang yang diterima saat meminjam atau
8ilai 9unai 4 89, dan jumlah uang yang harus dikembalikan atau 8iai :khir 4
8:, maka hubunga ketiganya dinyatakan dalam bentuk :


:da dua cara untuk mencari diskonto adalah sebagai berikut :
*+ Disak&n#& da"i nilai akhi"

1eterangan :
D 4 Diskonto
P 4 Suku bunga diskonto
8: 4 8ilai akhir
t 4 +aktu pinjaman
h 4 , $, dan #/!
)+ Disk&n#& da"i nilai #unai


Penge"#ian dan k&nse' $unga !ae!uk
D , NA - NT
h
t
NA
P
D
!!
NT
P
P
D .
!!

,ika kita menyimpan modal berupa uang di bank selama pereode bunga
tertentu, misalnya satu tahun, maka setelah satu tahun kita akan mendapat bunga
sebesar P % kali modal yang kita bungakan. ,ika bunga itu tidak kita ambil, tapi
ditambahkan pada modal a+al untuk dibungakan lagi pada pereode berikutnya
sehingga besarnya bunga pada setiap periode berikut berbeda jumlanya - menjadi
bunga berbunga ) maka dikatan modal tersebut dibungakan atas dasar bunga
majemuk.
Pe"$edaan $unga #unggal dan $unga !ae!uk
Untuk memahami perbedan antara bunga tunggal dengan bunga majemuk,
marilah kita perhatikan contoh 5 contoh berikut3
*ontoh :
(erman menabung uang dibank sebesar "p $.!!!.!!!,!! dengan suku bunga
tunggal 0 % setahun. Menjadi berapakah uang (erman setelah satu tahun;
,a+ab :
Diketehui :
M 4 $.!!!.!!!
P 4 0
t 4 #
. 4
t M
P

!!
4
!!! . #!! # !!! . !!! . $
!!
0

,adi, jumlah uang (erman setelah # tahun menjadi "p $.!!!.!!!,!! < "p
#!!.!!!,!! 4 "p $.#!!.!!!,!!
Pe"hi#ungan nilai akhi" !&dal
Dengan menggunakan rumus
,ika modal sebesar M dibungakan atas dasar bunga majemuk sebesar P % satahun
selama n tahun, maka besarnya modal setelah n tahun adalah : - i 4
!!
P
)
Maka rumusnya adalah :
*ontoh %
Pe"hi#ungan nilai #unai !&dal
M
n
4 M - < i)
n
Dengan menggunakan rumus nilaitunai
1ita masih ingat bah+a rumus nilai akhir bunga majemuk, yaitu :
"umus di atas dapat diubah menjadi :
M 4 modal mula 5 mula atau nilai tunai - 89 )
Mn4 modal setelah n jangka +aktu - periode ),selanjutnya ditulis M
,adi ,
( )
n
n
i
M
NT
+

:tau
( )
n
i
M NT
+

atau
Menentukan nilai tunai modal dengan kalkulator
Nilai #unai !&dal dengan !asa $unga 'e(ahan

Menyelesaikan Masalah .en#e Dala! Keuangan.
Penge"#ian .en#e dan Ma(an .en#e
"ente adalah deret modal yang dibayarkan atau diterima pada sertiap
jangka +aktu tertentu yang tetap besarnya. Masing 5 masing modal ini disebut
angsuran. Pada hakikatnya , ada tiga macam rente sebagai berikut ini =
. Berdasar saat pembayaran angsuran meliputi :
) "ente pra 5 numerando
$) "ente post 5 numerando
$. Berdasarkan banyaknya angsuran, meliputi :
) "ente terbatas
$) "ente 1ekal
#. Berdasarkan langsung tidaknya pembayaran pertama,meliputi :
) "ente langsung
$) "ente yang di tangguhkan
). Menghi#ung Nilai Akhi" .en#e
M
n
4 M - < i)
n
( )
n
n
i
M
M
+

89 4 M - < i)
&n
( )
,
_

+ +

i
b
a
i
M
NT
n

8ilai akhir rente adalah jumlah seluruh angsuran dan bunga 5 bunga yang
di hitung pada akhir masa bunga terakhir. 8ilai akhir rente dinyatakan dengan
8:.:da dua macam nilai akhir rente, yaiti nilai akhir rete pra 5 numerando dan
nilai akhir rente post 5 numerando.
).a. Menghi#ung Akhi" .en#e P"a - nu!e"and&
Dengan De"e# Ge&!e#"i
( )
( ) [ ]
i
i M
n

+
+ atau
Bentuk - < i )
n
dapat dicari dalam Da>tar bunga ..
Dengan Da/#a" Bunga
Selan dengan deret geometri, nilai akhir rente pra 5 numerando juga dapat
disajikan dalam bu?entuk notasi sigma :

).$. Akhi" .en#e P&s#- nu!e"and&
8ilai akhir post 5 numerando adalah nilai akhir suatu rente yang amgsuran
terakhirnya belum mengalami pembungaan.
:tau
"umus diatas adalah nilai akhir rente post 5 numerando, bentuk - < i ) dapat
dicari dalam da>tar . atau dengan kalkulator.
:tau dinyatakan sebagai berikut :
0. Hi#ung Nilai Tunai .en#e
8ilai tunai rente adalah jumlah seluruh nilai tunai angsuran yang dihitung
pada a+al masa bunga pertama, yang dinyatakan dengan 89.
( )
( ) [ ]

+
+

n
i
i
i M
NA
( )

+
n
k
k
i M NA

( ) [ ] +
n
i
i
M
NA
( )

+ +
n
k
k
i M M NA

:da dua jenis nilai tunai rente yaitu : nilai tunai rente pra 5 numerando
dan nilai tunai rente post 5 numerando.
0.a. Menghi#ung Nilai Tunai .en#e P"a - nu!e"and&
Maka rumus 8: diatas dapat diubah menjadi :
( ) [ ]
( )

+
+

i
M
NT
n
:tau

Selain dengan deret geometri dapatjuga disajikan dengan notasi sigma :
8: 4 M < M-< i )
&
< M-< i )
&$
< ... < M-< i )
$ & n
< M-< i )
& n
8: 4 M < M@-< i )
&
< M-< i )
&$
< ... < M-< i )
$ 5 n
< M-< i )
& n
A

Bentuk
( )

n
k
k
i
dicari dalam da>tar .B
0.$. Menghi#ung Nilai Tunai .en#e P&s# 1 nu!e"and&
( ) [ ]
i
i M
NT
n
+


:tau nilai tunai rente post 5 numerando :

,ika bentuk diatas ditulis dalam notasi sigma, maka dapat ditulis sebagai :
Bentuk
( )

+
n
k
k
i

dapat dicar dalam da>tar .B.


2. Menghi#ung .en#e Kekal
2.a Menghi#ung Nilai .en#e Kekal P"a 1 nu!e"and&
8ilai tunai rente pra 5 numerando adalah jumlah masing 5 masing nilai
tunai suatu pembayaran setiap a+al masa bunga , dengan +aktu yang tidak
( )
( ) [ ]
n
i
i
i M
NT

+
+

( )

+ +

n
k
k
i M M NT
( ) [ ]
n
i
i
M
NT

+
( )

+
n
k
k
i M NT

terbatas dan suku bunga tetap. 1ita ingat kembali tentang nilai tunai rente pra 5
numerando. ,ika rentenya tanpa batas ,maka :
,adi, nilai tunai rente kekal pra 5 numerando dapat ditulis dalam bentuk
2.$. Menghi#ung Nilai Tunai .en#e Kekal P&s# 1 nu!e"and&
Sehingga, nilai tunai rente kekal post 5 numerando dapat ditulis dalam bentuk :

3. .en#e 4ang Di#angguhkan
Semua jenis rente yang telah dibahas diatr adalah rente langsung yaitu
pembayaran atau penerimaan yang pertama dilakukan pada a+al atau akhir
masa bunga yang pertama. Pada rente yang ditangguhkan atau rente tertuda,
pembayaran atau penerimaan yang pertama mengalam penangguhan atau
penundaan selama k mas bunga. Untuk lebih memahami pengertian rente yang
di tangguhkan, maka perhatikan contoh berikut ini :
Pada tanggal ,anuari $!!/ ,Citri meminjam uang di bank . Pinjaman
tersebut pelunasannya dicicil tiap a+al bulan sebesar "p !!.!!!,!!m dimulai
:pril $!!/ dan berakhir Maret $!!6 dengan suku bunga majemuk 0 % setiap
bulan. ,umlah uang yang dipinjam Citri pada tanggal ,anuari $!!/ disebut
nilai tunai rente yang tertunda.
,ika pada contoh masalah di atas, uang yang di pinjam adalh M rupiah, di
bayar tiap a+al bulan ke 5n, suku bunga majemuk . 4 P % per bulan, maka di
peroleh :
( )
( ) ( )
( )
1
]
1

+
+ +
+

n
k n
k
i
i i
i i
M
NT

Dengan notasi sigma ditanyakan dalam bentuk :


C. Mennyelesaikan Masalah Anui#as Dala! Sis#e! Pina!an
*. Penge"#ian Anui#as
( )
i
i M
NT
+

i
M
NT
( ) ( )
1
]
1

n k
i i i
M
NT

( ) ( )


+ +
n
m
k
m
m m
i M i M NT


:nuitas adalah sejumlah pembayaran yang sama besarnya, yang dibayarkan setiap
akhir jangka +aktu, dan terdiri atas bagian bungaan bagian angsuran.,ika besarnya
anuitas adalah :, angsuranperiode ke&n dinyatakan dengan an, dan bunga periode ke&
n adalah b
n
, maka diperoleh hubungan:
: 4 a
n
< b
n
, n 4 ,$,#,..
Menghi#ung anui#as
Dengan notasi sigma:

: 4 M

*ontoh:
Menghi#ung Pelunasan Hu#ang
,ika pelunasan -angsuran) dalam anuitas ke&
adalah a, dalam anuitas ke&n adalah an, hutang
semula M dan suku bunganya i, maka :

a
n
, a
*
5*6i+
n-*
7 a
n
, a
k
5*6i+
n-k
*. Penyusu#an Dala! Masalah Nilai Sua#u Ba"ang
a. Penge"#ian Penyusu#an dan Ak#i8a
Penyusutan atau depresi adalah prises pengalokasian secara periodic dari
perolehan suatu aktiDa terhadap biaya perusahaan.
Aktva atau harta perusahaan adalah segala sumber daya ekonomi suatu
perusahaan yang berupa harta benda dan hak 5 hak yang dimiliki.Ditinjau dari
man>aat aktiDa dibedakan menjai dua macam , yaitu aktiDa lancer dan aktiDa tetap.
a. Aktiva lanar adalah uang tunai atau aktiDa lain yang dapat dicairkan
menjadi uang tunai, dijual atau dipakaihabis, selama satu periode operasi
normal dari perusahaan itu.
b. Aktiva tetap adalah aktiDa yang digunkan dalam menyelengarakan operasi
perusahaan. :ktiDa tetap mempunyai si>at yang tahan lama tau relatiDe
permanent, artinya lebih dari satu periode operasi yang normal dari
perusahaan. :da dua kelompok aktiDa tetap =
Aktiva teap ber!ujut adalah ktiDa tetap yang memiliki si>at >isik : tanah,
bangunan mesin, kendaraan, peralatan, dan lain 5 lain.
Aktiva tetap tidak ber!ujud"adalah aktiDa tetap yang tidak memilii si>at
>isik akan tetapi mempunyai nilai uang karena kekuatan hukumnya
misalnya = hak paten, merek dagang, dan lain 5 lain.
$. Pe"hi#ungan Penyusu#an.
:da beberapa perhitungan penyusutan , diantarnya sebagai berikut :
Me#&de ga"is lu"us
Met#de garis lurus atau met#de pr#sentase tetap dari harga pembelian.
"umus Besar Penyusutan tiap periode.

+
n
k
k
i

) -

n
$ A
D

"umus Persentase Penyusutan.



Me#&de Pe"sen#ase Te#a' Da"i Nilai Buku
Metode ini didasarkan pada persentase tetap terhadap nilai buku. 1aena nilai
buku tiap tahun berlainan, maka besarnya penyusutan buku tiap tahun juga
berlainan.
8ilai buku akhir tahun ke &
4 : 5 r: 4 : - & r)
8ilai buku akhir tahun ke &$
4 :- 5 r) 5 r:- 5 r)
4 :- 5 r)- 5 r)
4 :- 5 r)
$
8ilai buku akhir tahun ke &#
4 :- 5 r)
$
& r:- 5 r)
$
4 :- 5 r)
$
- 5 r)
4 :- 5 r)
#
Maka, diperoleh nilai buku akhir tahun ke 5 n 4 :- 5 r)
n
,ika nilai buku akhir tahun ke& n sama dengan sisa -S), maka :
S 4 :- 5 r)
n

A
$
4 - 5 r)
$
5r 4
n
A
$


Me#&de Sa#uan 9a! Ke"a Ak#i8a
Dalam metode satuan jam kerja ini beban penyusutan untuk satu nperiode
tergantung pada jam kerja aktiDa itu dipakai, dan dinyatakan dengan rumus
D 4 Beban penyusutan
: 4 :ktDa
S 4 8lai sisa atau residu
n 4 Perkiraan umur ma>aat
r 4 Persentase penyusutan
% !!
A
D
r
n
A
$
r
: 4 :ktDa
S 4 8lai sisa atau residu
n 4 Perkiraan umur ma>aat
r 4 Persentase penyusutan
n
$ A
r

n 4 jumlah jam kerja


: 4 :ktiDa
S 4 Sisa
Me#&de Sa#uan Hasil P"&duksi
Perhitungan besar penyusutan dengan metode satuan hasil produksi - Shp )
dihitung berdasarkan banyaknya satuan hasil produksi yang dihasilkan dari
suatu aktiDa.
1eterangan :
r 4 9ingkat penyusutan
: 4 Biaya perolehan
S 4 8ilai sisa
n 4 ,umlah satuan hasil produksi
Me#&de 9u!lah Bilangan Tahun
*ara menghitung besar penyusutan dengan metode dapat dilihat contoh
sebagai berikut :
*ontoh :
Biaya perolehan suatu aktiDa sebesar "p !.!!!.!!!,!! diperkirakan umur
man>aat aktiDa tersebut % tahu dan nilai sisanya sebesar "p $.!!!.!!!,!!
9entukan :
a. 9ingkat penyusutan3
b. Da>tar penyusutan3
,a+ab :
Diketahui :
: 4 !.!!!.!!!
S 4 $.!!!.!!!
Bilangan tahun 4 < $ < # < % 4 !
a. Besar penyusutan : '.;
9ahun ke& 4
!
%
"p 7.!!!,!! 4 "p #.$!!.!!!,!!
9ahun ke&$ 4
!
#
"p 7.!!!,!! 4 "p $.%!!.!!!,!!
9ahun ke&# 4
!
$
"p 7.!!!,!! 4 "p ./!!.!!!,!!
n
$ A
r

9ahun ke&% 4
!

"p 7.!!!,!! 4 "p 7!!.!!!,!!


b. Da>tar penyusutan =
9ahun : & S Beban
Penyusutan
8ilai Buku
:khir 9ahun
!

$
#
%
&
7.!!!.!!!
7.!!!.!!!
7.!!!.!!!
7.!!!.!!!
&
%E!
#E!
$E!
E!
&
#.$!!.!!!,!!
$.%!!.!!!,!!
./!!.!!!,!!
7!!.!!!,!!
!.!!!.!!!F!!
/.7!!.!!!,!!
%.%!!.!!!,!!
$.7!!.!!!,!!
$.!!!.!!!,!!