Anda di halaman 1dari 5

Rumus Bunga, Tabungan, Deposito, EMAS, Reksadana, Beli Rumah tanpa DP dan lain2.

by Oos Depok Metode Perhitungan Bunga Secara umum ada 3 metode perhitungan bunga tabungan yaitu: berdasarkan saldo terendah, saldo rata-rata dan saldo harian. Beberapa bank menerapkan jumlah hari dalam 1 tahun 365 hari, namun ada pula yang menerapkan jumlah hari bunga 360 hari. Untuk memudahkan Anda memahami perhitungan bunga diatas, mari kita lakukan sebuah ilustrasi rekening tabungan sebagai berikut: Misalkan Anda membuka tabungan pada tanggal 1 Juni dengan setoran awal Rp 1.000.000,00 kemudian Anda melakukan penyetoran dan penarikan selama bulan Juni sebagai berikut: Bunga = SRH x i x (t/365) . SRH = Saldo rata-rata harian, i = suku bunga tabungan pertahun, t = jumlah hari dalam bulan berjalan. Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah sebagai berikut: Saldo dibawah Rp.5 juta, bunga = 3% pa Saldo 5 juta keatas, bunga = 5 % pa Maka SRH tabungan Anda adalah sebagai berikut: [ (Rp.1 juta x 4 hari) + (Rp.6 juta x 1 hari) + (Rp.5,5 juta x 4 hari ) + (Rp.8 juta x 10 hari) + (Rp.7 juta x 5 hari) + (Rp.17 juta x 5 hari) + (Rp.15 juta x 1 hari) ] / 30 = Rp.8.233.333,00 Karena SRH Anda diatas Rp.5 juta, maka Anda berhak atas suku bunga 5%, sehingga bunga yang akan Anda terima adalah sebagai berikut: Bunga Juni = Rp.8.233.333,00 x 5% x (30 /365) = Rp. 33.835,6 Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Harian Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya. Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah sebagai berikut : Saldo dibawah Rp.5 juta, bunga = 3% pa Saldo Rp.5 juta ke atas, bunga = 5% pa Cara perhitungan bunga: Tgl 1 : Rp.1 Juta x 3 % x (1/365) = 82,19 Tgl 2 : Rp.1 Juta x 3 % x (1/365)= 82,19 Tgl 3 : Rp.1 Juta x 3 % x (1/365) = 82,19 Tgl 4 : Rp.1 Juta x 3 % x (1/365) = 82,19 Tgl 5 : Rp.6 juta x 5 % x (1/365) = 821,92 dan seterusnya Berdasarkan cara perhitungan diatas, bunga tabungan Anda selama bulan Juni adalah Rp.33.616,44

Hal-hal yang perlu diperhatikan


Sebelum Anda menabung, tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut. Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktuwaktu, karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate). Atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku.

PERHITUNGAN BUNGA DEPOSITO Bunga dihitung secara harian yakni nominal dikalikan suku bunga dibagi 365 atau 366 (tahun kabisat) kemudian dikalikan jumlah hari. Catatan : Hasil perhitungan bunga harian dan pajak bunga dibulatkan menjadi rupiah penuh ke atas untuk => 0,5 dan ke bawah untuk < 0,5. Berikut ini contoh perhitungan bunga deposito : RUMUS : Bunga = (( Nominal deposito x suku bunga ) / 365 atau 366 ) x jumlah hari Misal : Nominal deposito : Rp.100.000.000. Jangka waktu : 3 bulan Periode : 12 Januari 2008 s/d 12 April 2008 1. Bunga bulan ke 1 ( 12 Januari s/d 12 Februari 2008) : 31 hari Bunga sehari = ( ( 100.000.000. x 10,75% ) / 366)= 29.371,58 Bunga selama 31 hari = 29.371,58 x 31 hari = 910.518,98 Dibulatkan menjadi = 910.519 Pajak atas bunga = 20% x 910.519 = 182.103,80 Dibulatkan menjadi = 182.104 Bunga netto bulan ke 1 = 728.415 2. Bunga bulan ke 2 (12 februari s/d 12 Maret 2008) : 29 hari Bunga selama 29 hari = 29.371,58 x 29 = 851.775,82 Dibulatkan menjadi = 851.776 Pajak atas bunga = 20% x 851.776 = 170.355,20 Dibulatkan menjadi = 170.355 Bunga netto bulan ke 2 = 681.421 3. Bunga bulan ke 3 (12 Maret s/d 12 April 2008) : 31 Hari Bunga sehari =( ( 100.000.000. x 10,75% ) / 366)= 29.371,58 Bunga selama 31 hari = 29.371,58 x 31 hari = 910.518,98 Dibulatkan menjadi = 910.519 Pajak atas bunga = 20% x 910.519 = 182.103,80 Dibulatkan menjadi = 182.104 Bunga netto bulan ke 3 = 728.415

Jadi total bunga net selama 3 bulan adalah = 728.415 + 681.421 + 728.415 = 2.138.251

Menghitung Harga Emas Batangan Fisik (terutama Emas 24 karat) Untuk dapat menghitung harga emas dan harga perak , terlebih dahulu kita harus melihat per Troy Ons nya. 1 Troy Ounce = 31.1 Gram (atau 1 toz = 31.1 gr) Cara menghitung harga ke dalam Rupiah : Misalkan harga SPOT Emas hari ini adalah $1760 , itu berarti $1760 per Troy Ounce (per 31.1 gram), yang dimana = $56.6 per Gram nya ($1760 / 31.1) Untuk konversi ke rupiahnya adalah: RUMUS: harga $ per gramnya X kurs rupiah USD saat ini $56.6 x kurs Rupiah USD saat ini, misalkan Rp.8500 , maka harga rupiahnya dari 1 gram emas tersebut adalah : $56.6 x 8500 = Rp.481100 ,Untuk menghitung harga perak ke dalam rupiah juga sama caranya. RUMUS LENGKAPNYA untuk menghitung harga per gramnya : Harga Emas ke Rupiah = (harga dollar spot emas / 31.1) X kurs rupiah saat ini Harga Perak ke Rupiah = (harga dollar spot perak / 31.1) X kurs rupiah saat ini

Reksadana 1. Jika Menginvestasikan Uang 500rb PerBulan, Namun MI Menahan Uangnya Selama 1 Tahun. Apakah Pada Bulan ke 13 Uangnya Bisa Didapatkan Seluruhnya? Jika investasi dilakukan rutin perbulan, bukan sekali investasi. Maka investasi yang sudah berumur satu tahun hanya yang di investasikan pertama kali. Misalnya pada kasus diatas MI menahan uang yang sebelum 1 tahun dan memang dapat diambil sebelum 1 tahun dengan syarat dikenakan finalty(denda). Maka jika rutin 500rb perbulan, dan misalnya dengan 500rb bisa membeli 10 Unit Penyertaan, maka dalam waktu 1 tahun bisa punya 10X12=120 ketika bulan 13, jika ingin diambil akan dihitung berdasarkan UP yang dibeli, karena yang berumur 1 tahun hanya yang bulan pertama investasi saja (10 UP), maka jika ingin diambil semua yang 110 UP nya akan kena penalty karena belum terhitung 1 tahun. 2. Contoh Keuntungan Diversifikasi

Jika anda menginvestasikan Rp 5.000.000 dalam reksa dana tersebut mempunyai beberapa macam saham dan 1% dari asetnya diinvestasikan pada saham perusahaan XYZ. Pada hari berikutnya, pesaing terbesar dari perusahaan XYZ kalah bersaing. Nilai saham dari XYZ mengalami penurunan 25%. Jika anda menginvestasikan seluruh uang anda pada saham XYZ, maka Rp 5.000.000 anda akan turun menjadi Rp 3.750.000. Tetapi dalam reksa dana, dimana saham XYZ hanya sebesar 1% saja, penurunan harga tersebut sedikit saja pengaruhnya 3. Contoh Dampak dari perubahan Nilai NAB/UP reksa dana Pada Bulan Januari, anda menginvestasikan Rp 10 Juta di dalam suatu reksa dana dengan NAB/UP Rp 10.000 maka jumlah UP reksa dana yang anda miliki adalah 1.000 unit. Bulan Maret, harga-harga saham mengalami penurunan, sehingga nilai NAB/UP turun menjadi Rp 9.000, anda masih mempunyai 1.000 UP tetapi total nilai investasi anda sekarang menjadi Rp 9 juta. Bulan Juni nilai NAB/UP naik menjadi Rp. 11.000, berarti investasi anda mengalami kenaikan, dimana jumlah UP yang anda miliki tetap 1.000 unit dengan nilai investasi total Rp. 11 juta. 4. Banyak Orang Mempertanyakan Kenapa Visi Jangka Panjang Penting?. Lihat contoh ini : Jika pada usia 10 tahun anda mendapat warisan sebesar Rp 5 juta, dan anda menginvestasikannya dengan return 20 persen per tahun, ketika anda lulus dari SLTA pada usia 18 tahun, investasi anda telah menjadi Rp 21,5 juta. Jika anda tetap menaruh uang tersebut sebagai investasi, maka ketika lulus universitas, investasi anda telah menjadi Rp 64,2 juta. Ketika anda berumur 30 tahun, investasi anda menjadi Rp 191,7 juta. Usia anda 50 tahun menjadi Rp. 7.35 milyar, demikian seterusnya sehingga ketika anda berusia 65 tahun, investasi anda telah menjadi Rp. 113.2 milyar. Luar biasa! 5. Jika Investasi di Reksa Dana 5 juta, Apakah Mungkin Dalam Waktu 5 Tahun Rugi? Berapa Persen Kemungkinan Merugi Tersebut? Selama yang saya ketahui belum pernah ada reksa dana yang merugi setelah 5 tahun. Tetapi tidak menutup kemungkinan suatu reksa dana bisa mengalami kerugian, hanya saja persentasenya sangat kecil sekali. Maka dari itu, anda perlu memonitor reksa dana yang anda miliki untuk mengetahui perkembangannya.

Beli Rumah tanpa DP. Harga Rumah 100 juta DP = 20% dari 100 juta = 20 juta Maka KPR = 100 Juta. Jika kita tidak punya uang DP maka kita naikkan harga rumah menjadi :

KPR + DP = 100 + 20 = 120 juta. Jadi intinya tinggal tambah Harga Rumah + DP, kalau secara normal membayar DP maka berkurang harga Rumah dari 100 juta jadi sekitar 80 juta, karena DP = 20%, mudah2an paham yah penjelasan saya yg kurang jelas ini. Yang perlu kita ingat, kita harus menyiapkan biaya KPR yang berkisar 7% dari nilai KPR. Kita juga harus siapkan biaya pajak. BPHTB 5% dan PPN 10%. Kecuali jika semua pajak ditanggung penjual.

Rumus Inflasi Jika tahun 2012 inflasi sebesar 10% maka pengaruh terhadap harga rumah yang harganya 100 Juta menjadi 100 + ( 100 * 10% ) = 110 juta, dan berubahlah harga rumah di 2012 asalnya 100 juta menjadi 110 juta di tahun 2013, begitu seterusnya di tahun tahun berikutnya. Sumber : dari berbagai situs