Anda di halaman 1dari 9

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pendidikan dan kesehatan merupakan dua faktor yang saling berhubungan, saling berkaitan dan saling bergantung dalam menentukan sumber daya manusia (SDM). Kesehatan merupakan prasyarat utama agar upaya pendidikan berhasil, sebaliknya pendidikan sangat mendukung tercapainya peningkatan status kesehatan seseorang. Oleh karena itu saha Kesehatan Sekolah ( KS) yang titik berat kegiatannya pada upaya promotif dan pre!entif yang didukung oleh upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas, men"adi sangat penting dan strategis untuk mencapai dera"at kesehatan yang setinggi#tingginya. KS sebagai unit pelayanan kesehatan di sekolah bagi semua murid yang sedang aktif melakukan kegiatan bela"ar dan olahraga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman, memberikan pendidikan kesehatan di sekolah, dan memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan ($im %ield &ab, '()*). Masalah penyalahgunaan +arkotika, Psikotropika dan ,at -diktif lainya (+-P,-) atau istilah yang populer dikenal masyarakat sebagai +-.KO/- (+arkotika dan /ahan0 Obat berbahanya) merupakan masalah yang sangat kompleks, yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif dengan melibatkan ker"a sama multidispliner, multisektor, dan peran serta masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten. Menurut laporan United Nations Office Drugs and Crime pada tahun '((1 menyatakan )21 sampai '3' "uta penduduk dunia usia )4#52 tahun yang menyalahgunakan obat setidaknya satu kali dalam )' bulan terakhir. Dari semua "enis obat terlarang gan"a merupakan 6at yang paling banyak digunakan di seluruh dunia yaitu )'4 "uta sampai dengan '(* "uta penduduk dunia dengan pre!alensi ',78#2,48 ( +OD9, '())).

/erdasarkan laporan Direktorat :; +arkoba dan K$ /-.<SK.:M PO&.: pada tahun '((3 diketahui kasus narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya sebanyak ''.5*( kasus yaitu proporsi kasus narkotika 4(,'78, proporsi kasus psikotropika 2*,2*8 dan proporsi kasus bahan berbahaya 5,'18 (/++, '())). Masalah penyalahgunaan +-P,- sangat kompleks, baik latar belakang maupun cara memperoleh serta tu"uan penggunaannya. Pada umumnya +-P,- disalahgunakan oleh mereka yang kurang mengerti efek samping yang ditimbulkan oleh pemakaiannya, hal tersebut disebabkan antara lain oleh tata budaya, tingkat pendidikan dan karakteristik yang dimiliki oleh masyarakat :ndonesia, yaitu sangat men"un"ung tinggi nilai#nilai luhur, namun kurang tanggap dan kurang bisa membicarakan hal#hal yang dianggap negatif antara lain mengenai +-P,-. Sehingga +-P,- dengan segala permasalahannya tetap men"adi sesuatu yang misterius bagi kebanyakan masyarakat kita (Prasetyaningsih, '((*). Pemantauan kesehatan "i=a dan deteksi dini penggunaan obat terlarang pada anak rema"a di lingkungan sekolah merupakan langkah yang harus ditempuh oleh KS sehingga anak didik men"adi sehat "asmani dan rohani serta memiliki KS khususnya di bidang kesehatan ni!ersitas kemampuan bela"ar yang tinggi. Pembinaan

"i=a harus dilakukan pada rema"a tingkat SMP dan SM-. >al inilah yang men"adi dasar pelaksanaan kegiatan field lab mahasis=a fakultas kedokteran Sebelas Maret dengan topik pembinaan KS kesehatan "i=a tentang +-P,-

serta bahaya merokok di SMK P?.: * $anon, Sragen ($im %ield &ab, '()*). B. Tujuan Setelah melakukan kegiatan field lab Pembinaan tentang +-P,-, mahasis=a diharapkan A ). Mampu mengetahui pelaksanaan Puskesmas. '. Mampu memberikan masukan dan moti!asi untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan saha Kesehatan Sekolah ( KS) kepada
2

KS Kesehatan @i=a

KS di SMP dan SM- di =ilayah ker"a

pengelola puskesmas.

KS masing#masing SMP dan SM- di =ilayah ker"a KS

*. Mampu merinci mana"emen program dan prosedur pembinaan khususnya tentang pembinaan kesehatan "i=a rema"a terutama +-P,-.

2. Mengka"i dan memberikan pendidikan kesehatan masyarakat tentang pembinaan KS A kesehatan "i=a (+-P,- dan hubungannya dengan KS masing#masing SMP dan ?angguan /ela"ar) kepada pihak atau tim SM- di =ilayah ker"a puskesmas.

BAB II KEGIATAN YANG DILAKUKAN

Kegiatan laboratorium lapangan (field lab) dengan topik B Pembinaan KS A Kesehatan @i=a, +-P,- dan ?angguan /ela"arC dilaksanakan di Puskesmas $anon : Sragen. Selama kegiatan, kami mendapatkan pengarahan dari Kepala Puskesmas $anon : Sragen, dr. -gus $rimanto, M.Kes serta instruktur lapangan /p. <dy Kadaryanto. Pertemuan dilakukan sebanyak tiga kali. Pertemuan pertama adalah perkenalan dengan pihak puskesmas dan pengarahan kegiatan yang akan dilakukan oleh Kepala Puskesmas $anon : Sragen, dr. -gus $rimanto, M.Kes serta :nstruktur &apangan /p.<dy Kadaryanto. Pada hari tersebut, direncanakan bah=a kami akan melakukan penyuluhan dengan target kalangan rema"a di dua sekolah, yaitu SMK Muhammadiyah 7 $anon dan SMK P?.: * $anon. Setelah itu kami mempresentasikan materi penyuluhan kepada Kepala Puskesmas untuk die!aluasi sebelum melaksanakan penyuluhan ke sekolah# sekolah sasaran. >al ini bertu"uan agar saat penyuluhan nanti, kami benar#benar siap dan dapat menyampaikan materi dengan baik dan komunikatif. Sedangkan pertemuan kedua adalah kegiatan penyuluhan ke SMK Muhammadiyah 7 $anon dan SMK P?.: * $anon dimana kelompok kami dibagi dalam dua kelompok kecil. Kelompok kami adalah kelompok :: yang melakukan penyuluhan ke SMK P?.: * $anon, sedangkan kelompok : melakukan penyuluhan ke SMK Muhammadiyah 7 $anon. Pada pertemuan ketiga, kami mengumpulkan laporan kegiatan yang telah dilakukan sekaligus memperbaiki laporan yang telah dire!isi oleh pihak Puskesmas $anon : Sragen.

Pertemuan Pertama >ari, $anggal $empat Kegiatan A .abu, )* +o!ember '()* A P$ Puskesmas $anon : Sragen A

a. Pengarahan mengenai kegiatan penyuluhan yang akan dilakukan pada .abu, '( +o!ember '()* oleh :nstruktur &apangan $anon ) Sragen. b. c. Mempresentasikan materi penyuluhan kepada Kepala Puskesmas $anon : <!aluasi materi dan metode penyuluhan oleh Kepala Puskesmas $anon :

Pertemuan Kedua >ari, $anggal $empat Kegiatan a. A .abu, '( +o!ember '()* A P$ Puskesmas $anon : Sragen dan SMK P?.: * $anon A

Pembagian kelompok penyuluhan A )) SMK Muhammadiyah 7 $anon (Kelompok :) ') SMK P?.: * $anon (Kelompok ::)

b.

Melakukan penyuluhan topik +-P,- dan /ahaya Merokok bagi kesehatan di SMK P?.: * $anon.

Pertemuan Ketiga >ari, $anggal $empat Kegiatan A .abu, '3 +o!ember '()* A P$ Puskesmas $anon : Sragen A

a. Diskusi mengenai hasil laporan yang telah diker"akan bersama dengan Kepala Puskesmas $anon : Sragen. b. Memperbaiki laporan yang telah dire!isi.

BAB III PEMBAHASAN

Penyalahgunaan narkoba serta peningkatan pre!alensi >:;0-:DS di kalangan rema"a cenderung semakin meningkat. Meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba dan >:;0-:DS diduga dipengaruhi oleh masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku rema"a terhadap permasalahan tersebut (%ield &ab, '()*). Maka dari itu pada kegiatan field lab kali ini, pemantauan dan pembinaan KS dipusatkan pada kesehatan "i=a anak SMP dan SM-. Pada anak usia SMP dan SM- (rema"a), masalah kesehatan yang dihadapi biasanya berkaitan dengan perilaku berisiko seperti penyalahgunaan +-P,- (+arkotika, Psikotropika dan ,at -diktif lainnya), kehamilan yang tidak diingini, abortus yang tidak aman, infeksi menular seksual termasuk >:;0-:DS, kesehatan reproduksi rema"a, kecelakaan dan trauma lainnya ($im %ield &ab, '()*). Pada kegiatan %ield &ab ini kami melakukan penyuluhan dengan tema <fek Penggunaan +-P,- dan /ahaya Merokok /agi Kesehatan pada sis=a#sis=i di SMK P?.: * $anon, Sragen. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari .abu, tanggal '( +o!ember '()*. Sekitar pukul (3.*( D:/, kami sampai di Puskesmas $anon : Sragen. Di sana, kami mengikuti kegiatan apel pagi dengan seluruh staf dan karya=an puskesmas. Setelah itu, kami dibagi men"adi ' kelompok. Kelompok : terdiri dari /erlian -PD, +o!ian, De=i, Mumta6, ,akia, dan +o!alya, sedangkan kelompok :: terdiri dari -rifin, >erno=o, ?emala, -malia, dan .ifki -!iani. Kelompok : melakukan penyuluhan di SMK Muhammadiyah 7 $anon, sedangkan kelompok :: melakukan penyuluhan di SMK P?.: * $anon. Sekitar pukul (1.*( D:/, kami berangkat menu"u SMK P?.: * $anon ditemani oleh =akil dari instruktur kami,berhubung instruktur kami sedang ada keperluan lain berkaitan dengan Puskesmas. Di sana, kami disambut baik oleh staf penga"ar serta guru pembina KS di SMK P?.: * $anon. Sekitar pukul )(.(( D:/, kami memulai penyuluhan. Peserta penyuluhan ini adalah sis=a sis=i di
6

SMK P?.: * $anon yang ber"umlah 47 anak. Pada penyuluhan ini, kami menyampaikan materi mengenai +-P,dan bahaya merokok yang dipresentasikan oleh -rifin, -malia, -!i, ?emala, dan >erno=o. Kami menyampaikan materi secara bergantian. Dalam penyampaian materi, kami berusaha untuk menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, serta menghindari istilah#istilah medis yang sulit dimengerti. Dengan begitu, diharapkan pesan dan materi penyuluhan dapat diterima dengan baik. Di akhir materi, kami membuka sesi tanya "a=ab agar penyampaian materi lebih komunikatif dan ter"adi komunikasi dua arah sebagaimana mestinya. -gar lebih menarik dan menyenangkan, kami memberikan doorprize kepada sis=a yang aktif bertanya pada sesi tersebut. Secara umum, kegiatan penyuluhan di SMK P?.: * $anon ber"alan dengan lancar dan tidak mengalami kendala yang berarti. Sis=a#sis=i terlihat antusias dengan materi penyuluhan yang disampaikan. >al ini ditandai dengan banyaknya sis=a yang berpartisipasi aktif dalam sesi tanya "a=ab sehingga timbul diskusi yang menarik. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, kami berharap peserta penyuluhan memiliki pengetahuan seputar macam#macam +-P,- dan penggolongannya serta bahaya penggunaan +-P,- dan bahaya merokok. Selan"utnya, diperlukan kesadaran dan kemauan agar mereka mau melakukan tindakan pre!entif dan kuratif berkaitan dengan penyalahgunaan +-P,- dan bahaya merokok. -kan lebih baik lagi, "ika peserta penyuluhan yang telah dibekali pengetahuan seputar materi E materi ini, kemudian membagikan =a=asan yang telah mereka peroleh kepada orang lain. Dengan demikian, akan semakin banyak orang yang mengerti mengenai bahaya penyalahgunaan +-P,dan bahaya merokok sehingga dapat terhindar dari hal hal yang dapat mengganggu kesehatan mereka.

BAB I PENUTUP

A. Sim!ulan ). <fek penyalahgunaan +-P,- dan bahaya merokok merupakan hal yang penting untuk diketahui masyarakat sebagai upaya pre!entif serta agar masyarakat kita terhindar dari hal#hal yang mengganggu kesehatan akibat kandungan#kandungan berbahaya pada +-P,- dan rokok. '. Penyuluhan ini merupakan salah satu upaya menyampaikan informasi secara komunikatif kepada masyarakat. *. Diperlukan kesadaran dan kemauan agar masyarakat mau melakukan tindakan pre!entif dan kuratif berkaitan dengan efek penyalahgunaan +-P,- dan bahaya merokok.

DA"TA# PUSTAKA /++ Pro!insi @ateng. '()). Peranan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tenga !Bnnp Jateng " Dalam Upa#a Pencega an Pemberantasan Pen#ala gunaan Dan Peredaran $elap Narkoba ! P%gn " Di Jawa Tenga . Semarang A /nn Pro!insi @ateng. Prasetyaningsih, <ndang. '((*. &aktor Prediksi Ter'adin#a (ekambu an Pada Pen#ala gunaan Napza Paska Pengobatan di Panti Pamardi Putra )andiri*+emarang Jawa Tenga . SemarangA Program Pasca Sar"ana ni!ersitas Diponegoro. $im .e!isi %ield &ab %K +S Surakarta. '()*. (eterampilan Pembinaan U(+ , (ese atan Jiwa- N.P/. ! Narkotika- Psikotropika dan /at .diktif" dan $angguan Bela'ar. SurakartaA %ield &ab %K +S. +OD9. '()). Dorld Drug .eport '()). Diakses pada '2 +o!ember '()* di $tt!%&&'''.un(d).(rg