Anda di halaman 1dari 2

Konservasi Tanah dan Air

PENDAHULUAN Sebelum masuk pada materi konservasi air dan tanah. kita perlu mengetahui arti kata konservasi terlebih dahulu. Konservasi adalah pengawetan. Pengawetan ang bagaimana! pengawetan di bab ini maksudn a tidak rusak atau kehilangan "ungsi dengan tindakan ang benar dan dengan harus mengenal ob#ek ang benar #uga. Hal ini #uga kita ketahui ketika kita harus merawat motor $ kendaraan kita maka kita harus mengenal motor kita dengan benar% aitu dengan mengisi bahan bakar dengan bensin #ika kendaraan kita menggunakan bahan bakar bensin. &egitu pula dengan tanah. 'ara kita mengawetkan tanah% maka kita harus mengenal tanah terlebih dahulu barulah kita melakukan tindakan pengawetan dengan benar. Apakah perbedaan pedologi dan eda"ologi! Pedologi ( mempela#ari tanah sebagaimana merupakan hasil )ampuran batuan induk. misaln a mempela#ari klasi"ikasi tanah. *ungsi tanah di pedologi terbagi men#adi lima dengan rumus ( S + " , bi% i% t% o% w bi ( bahan induk i ( iklim t ( topogra"i atau relie" o ( organisme w ( waktu Eda"ologi ( .empela#ari tanah sebagai hakikat tanaman. Artin a mempela#ari tanah ang ada hubungann a atau berkaitan dengan tanaman. *ungsi tanah ( /. .en ediakan unsur hara 0. 1empat perkembangan akar 2. Sebagai media atau wadah air

1anah merupakan suaru S3S1E. ( 4abungan dari beberapa komponen dan antar komponen ang saling berpengaruh% dan #ika salah satu komponen hilang maka akan merubah seluruh "ungsi komponen. Komponen tanah terdiri dari ( /. 2 sistem perubahan komposisi padat% )air dan gas 0. Sistem dispersi atau terpisahn a partikel tanag sebab di setiap butiran partikel tanah diselimuti oleh air. sebagai )ontohn a misal gumpalan tanah padat dimasukan ke dalam gelas berisi air #ernih. Air #ernih tersebut men#adi berwarna keruh. &agian dasar gelas men#adi padat oleh partikel tanah sedangkan bagian atasn a air berwarna keruh. Hal ini disebabkan butiran partikel dasar gelas lebih besar daripada butiran partikel dekat permukaan gelas. &erdasarkan praktek mata kuliah ilmu tanah. 2. Sistem Dinamis