Anda di halaman 1dari 8

1.

FILSAFAT KETUHANAN DAN AGAMA Sebelumnya dikaji tentang pengertian filsafat ketuhanan maka terlebih dahulu perlu diketahui apa arti filsafat dan bagian-bagiannya diman filsafat ketuhanan merupakan bagian dari padanya. Diihat dari segi bahasa, maka filsafat berasal dari kata Arab yang berasal dari bhahasa yunani kuno philosophia yang merupakan kata majemuk. Philo berarti suka atau cinta, dan Sophia berarti kebijaksanaan. Jadi arti menurit namanya saja: cinta kepada kebijaksanaan Menurut sejarah filsafat, istlah philosophi pertama sekali dipergunakan sekolah So rates, kemudian platomenamakan suatu ilmu pengetahuantentang kegiatan ji!a manusia. "una memahami maksud dan tujuan serta lingkaran pembahasan filsafat, maka tidak hanya diperlukan makna filsafat menurut bahasa#logat$, melainkan lebih dari pada itu diperlukan pengertian menurut istilah yang diberikan oleh para ahli yang terkandung jauh lebih luas dibandingkan dengan arti menurut arti bahasa. %er akapan antara &erodates dan 'hu ydides #yunani$ membayangkan makna filsafat menurut alam pikiran yunani yakni sebagai berikut: perasaan inta kepada ilmu kebijjaksanaan dengan keinginan untuk memperoleh kepandaian atau ilmu kebijaksanaan itu %lato seorang filosof yunani menghendakiagar sarjana-sarjana filsafat yang seharusnya menjadi penjaga (egara. Dalam hubungan ini %lato berpendapat bah!a filsafat bukanlah penngeyahuan kebijaksanaan dan kepandaian melainkan kegemaran dan kemauan untuk mendapatkan pengetahuan yang luhur-luhur itu. Sungguhpun istilah baru mun ul setelah para ahli pikir menggunakan kesimpulannya bah!a paham ketuhanan bukan hanya suatu dogma belaka, atau keper ayaan yang tidak bisa dibukktikan kebenarannya melalui akal fikiran, melainkan suatu keper ayaan yang berakar pada pengetahuan yang benar #yang sesuai dengan obyeknya$ yang bisa di uji dengan logika a ademi. 'egasnya, ketuhanan adalah Sesutu kabanaran yang logis yang dapt dibuktikan melalui kaedah-kaedah logika. Dengan melihat pelbagai isilah yang digunakan dalam masalah ketuhanan ini dapatlah diketahui betapa besar perhatian dan usaha manisia menyelidiki Ada dan )sa-(ya tuhan. 'heology, suatu istilah yang la*im dipergunakan dalam ilmu ketuhanan. Dari segi ethimologi #logat$ ataupun terminology #istilah$, 'heology berasal dari kata 'heos yang berarti tuhan dan logos yang berarti ilmu jadi 'heologi berarti ilmu tentang tuhan atau ilmu tentang ketuhanan untuk menetahui lapangan pembahasannya se ara khusus biasanya thelogy dikaitkan dengan kualifikasi, misalnya theology filsafat, theology masa kini, theology +risten, theology katolik, theology !ahyu, theology fikiran, thheologi, islam dan lain-lain. 'egasnya, theology adalah ilmu yang membahas tentang ketuhanandan pertalinnya dengan manusia, baik disandarkan pada !ahyu maupun disandarkan pada akal fikiran.

Apakah persamaan dan perbedaan filsafat ketuhanan dengan agama, serta bagaimana hubungan antar keduanyaDari uraian-uraian di atas telah jelas adanya hubungan antara filsafat ketuhanan dan agama, yakni adanya saling isis mengisi dan saling tunjang menunjang. +eduanya terdapat persamaan dasar, yakni sama-sama membahas tentang ketuhanan. %erbedaan antara filsafat ketuhanan dan agama didapati didalam sistim yang dipergunakan. Agama mengajarkan manusia mengenal tuhannya atas dasar !ahyu #kitab su i$ yang kebenarannya dapat di uji denagn akal pikiran. Sebaliknya, filsafat ketuhanan mengajarkan manusia mengenal tuhan melalui akal pikiran semata-mata yanag kemudian kebenarannya didapati sesuai dengan !ahyu #kitab su i$. Dengan kata lain, bah!a baik agama mauapun filsafat ketuhanan sama- sama bertolak dari pangkalan pelajaran ketuhanan, tetapi jalan yang ditempuh berbeda. Masing-masing menempuh ara dan jalannya sendiri, namun keduanya akan bertemu kembali di tempat yang dituju dengan kesimpulan yang sama: Tuhan Ada dan Maha Esa 2. KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU DAN MENGAMALKAN ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN SENI 2.1. Ilmu Penget !u n Te"n#l#g$ D n Sen$ .ntuk memperjelas, akan disebutkan dulu beberapa pengertian dasar. /lmu pengetahuan #sains$ adalah pengetahuan tentang gejala alam yang diperoleh melalui proses yang disebut metode ilmiah #s ientifi method$ .Sedang teknologi adalah pengetahuan dan ketrampilan yang merupakan penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan manusia sehari-hari. %erkembangan iptek, adalah hasil dari segala langkah dan pemikiran untuk memperluas, memperdalam, dan mengembangkan iptek. %eran /slam dalam perkembangan iptek, adalah bah!a Syariah /slam harus dijadikan standar pemanfaatan iptek. +etentuan halal-haram #hukum-hukum syariah /slam$ !ajib dijadikan tolok ukur dalam pemanfaatan iptek, bagaimana pun juga bentuknya. /ptek yang boleh dimanfaatkan, adalah yang telah dihalalkan oleh syariah /slam. Sedangkan iptek yang tidak boleh dimanfaatkan, adalah yang telah diharamkan syariah /slam. +ata seni adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, !alaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. +onon kata seni berasal dari kata SA(/ yang kurang lebih artinya 0i!a 1ang 2uhur3 +etulusan ji!a. (amun menurut kajian ilimu di )ropa mengatakan A4' #arti5isial$ yang artinya kurang lebih adalah barang3 atau karya dari sebuah kegiatan.

%andangan /slam tentang seni. Seni merupakan ekspresi keindahan. Dan keindahan menjadi salah satu sifat yang dilekatkan Allah pada pen iptaan jagat raya ini. Allah melalui kalamnya di Al-7ur8an mengajak manusia memandang seluruh jagat raya dengan segala keserasian dan keindahannya. Allah berfirman: Maka apakah mereka tidak melihat ke langit yang ada di atas mereka, bagaimana +ami meninggikannya dan menghiasinya, dan tiada baginya sedikit pun retakretak- 97S :;: <=. 2.2. Im n, Ilmu % n Am l Se&u $ Ke& tu n /slam sangat menekankan umatnya untuk terus menuntut ilmu. Sebab kemanusiaan manusia, khususnya dalam perannya sebagai kholifah fil ard akan sangat nampak ketika mereka berintegrasi dengan ilmu pengetahuan. 4asulullah menstimulasi umatnya untuk menuntut ilmu dengan sabdanya : > 'untutlah ilmu dari sejak buaian hingga ke liang lahat. ?ahkan dalam hadist lain di nyatakan bah!a menuntut ilmu adalah ke!ajiban bagi semua umat muslim : tholibul ilmi faridhotan >alal muslimin !al muslimat. Dalam hadist tersebut seolah-olah kita semua di ingatkan bah!a ke!ajiban menuntut ilmu ini, di sebabkan karena penguasaan atas ilmu itulah yang menjadi dasar penetapan Allah memilih manusia sebagai kholifah. +etika para malaikat mempertanyakan keputusan Allah mengangkat Adam sebagai kholifah, dan membandingkan dengan diri mereka sebagai makhluk yang selalu mengkuduskan Allah, maka Allah memperlihatkan kelebihan apa yang telah di miliki Adam sehingga Dia memilihnya. Al-7ur8an menjelaskan: Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama seluruhnya, kemudian mengemukakan kepada malaikat lalu berfirman : sebutlah kepada-+u nama-nama benda itu jika kamu memang benar-benar orang yang benar. %ara malaikat menja!ab : Maha Su i )ngkau , tidak ada yang kami ketahui melainkan dari apa yang telah )ngkau ajarkan, sesungguhnya )ngkaulah 1ang Maha mengetahui lagi ?ijaksana. 2alu Allah berfirman : > hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda itu maka setelah di beritahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman : > bukankah sudah +ukatakan kepadamu bah!a sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu *ahirkan maupan yang kamu sembunyikan- # 7S. Al-?a@oroh : A,-AA $ Ayat tersebut sangat menjelaskan bah!a sesungguhnya aspek keilmuan itulah yang menjadi referensi otorisasi sehingga Allah memper ayakan kekholifahan kepada manusia. Menurut ayat tersebut, kedudukan manusia yang berilmu itu di nilai sebagai makhluk yang paling layak dalam mengemban tugasnya sebagai kholifah. /ni memberikan dampak pada penetapan yang berlaku umum, agar kepemimpinan dalam hal apapun harus di dasarkan pada kapasitas keilmuaan yang memadai. 0adi dengan demikian, satu hal yang harus di garis ba!ahi, mengingat peran manusia sebgai kholifah tersebut, maka islam memandang bah!a menuntut ilmu bukanlah sesuatu yang hanya bersifat anjuran, melainkan adalah ke!ajiban.

'idak ada yang dapat di jalankan manusia berkaitan dengan tugasnya itu, baik dalam urusan di dunia ini maupun urusan ukhro!i melainkan harus di topang dengan ilmu pengetahuan. 2.'. Ke( )$* n Menuntut Ilmu Sesungguhnya !ajib bagi kita bersyukur kepada Allah ta8ala dengan ara melaksanakan ke!ajiban terhadap-(ya. &al ini merupakan ke!ajiban karena nikmat yang telah diberikan Allah ta8ala kepada kita. Seseorang yang tidak melaksanakan ke!ajibannya kepada orang lain yang telah memberikan sesuatu yang sangat berharga baginya, ia adalah orang yang yang tidak tahu berterima kasih. Maka manusia yang tidak melaksanakan ke!ajibannya kepada Allah ta8ala adalah manusia yang paling tidak tahu berterima kasih. %ada dasarnya kita hidup didunia ini tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah. 'entunya beribadah dan beramal harus berdasarkan ilmu yang ada di Al-7ur8an dan Al-&adist. 'idak akan tersesat bagi siapa saja yang berpegang teguh dan sungguh-sungguh perpedoman pada Al-7ur8an dan Al-&adist. Disebutkan dalam hadist, bah!asanya ilmu yang !ajib di ari seorang muslim ada A, sedangkan yang lainnya akan menjadi fadhlun #keutamaan$. +etiga ilmu tersebut adalah ayatun muhkamatun #ayat-ayat Al-7ur8an yang menghukumi$, sunnatun @oimatun #sunnah dari Al-hadist yang menegakkan$ dan faridhotun adilah #ilmu bagi !aris atau ilmu faroidh yang adil$. Dalam sebuah hadist rasulullah bersabda, men ari ilmu itu !ajib bagi setiap muslim, dan orang yang meletakkan ilmu pada selain yang ahlinya bagaikan menggantungkan permata dan emas pada babi hutan.#&4. /bnu Majah dan lainya$. +emuliaan /lmu atas &arta ,. /lmu adalah !arisan para (abi, sedang harta adalah !arisan para raja dan orang kaya. 6. /lmu itu menjaga yang empunya, sedang pemilik harta menjaga hartanya. A. /lmu adalah penguasa atas harta, sedang harta tidak berkuasa atas ilmu. B. &arta bisa habis dengan sebab dibelanjakan, sedang ilmu justru bertambah dengan diajarkan. :. %emilik harta jika telah meninggal dunia, ia berpisah dengan dengan hartanya, sedang ilmu mengiringinya masuk ke dalam kubur bersama para pemiliknya. <. &arta bisa didapatkan oleh siapa saja baik orang beriman, kafir, orang shalih dan orang jahat, sedang ilmu yang bermanfaat hanya didapatkan oleh orang yang beriman saja. C. Sesungguhnya ji!a menjadi lebih mulia dan bersih dengan mendapatkan ilmu, itulah kesempurnaan dirinya dan kemuliaannya. Sedang harta, ia tidak membersihkan dirinya, tidak pula menambahkan sifat kesempurnaan dirinya, malah ji!anya menjadi berkurang dan kikir dengan mengumpulkan harta dan menginginkannya. 0adi keinginannya kepada ilmu adalah inti kesempurnaannya dan keinginannya kepada harta adalah ketidaksempurnaan dirinya.

D. Sesungguhnya men intai ilmu dan men arinya adalah akar semua ketaatan, sedangkan men intai harta dan dunia adalah akar semua kesalahan. E. Sesungguhnya orang berilmu mengajak manusia kepada Allah ta8ala dengan ilmunya dan akhlaknya, sedang orang kaya itu mengajak manusia ke neraka dengan harta dan sikapnya. ,;. Sesungguhnya yang dihasilkan dengan kekayaan harta adalah kele*atan binatang. 0ika pemiliknya men ari kele*atan dengan mengumpulkannya, itulah kele*atan ilusi. 0ika pemiliknya mengumpulkan dengan menggunakannya untuk memenuhi kebutuhannya syah!atnya, itulah kele*atan binatang. Sedang kele*atan ilmu, ia adalah kele*atan akal plus ruhani yang mirip dengan kele*atan para malaikat dan kegembiraan mereka. Antara kedua kele*atan tersebut #kele*atan harta dan ilmu$ terdapat perbedaan yang men olok. '. BUDA+A AKADEMIK DAN ETOS KE,JA, SIKAP TE,BUKA DAN ADIL ?udaya akademik akan dapat ter!ujud dengan syarat sikap-sikap positif juga dimiliki. Di antara sikap positif yang harus dimiliki adalah etos kerja yang tinggi,sikap terbuka dan berlaku adil. Arti penting dari ketiga sikap tersebut dapat diringkas sebagai berikut: .ntuk dapat meningkatkan etos kerja seorang muslim harus terlebih dahulu memahami tugasnya sebagai manusia yaitu sebagai khalifah Allah SF' di muka bumi dan sebagai hamba yang berke!ajiban untuk beribadah kepad aAllah SF'. ?eberapa petunjuk Al-7ur8an agar dapat meningkatkan etos kerja antara lainG ,. Mengatur !aktu dengan sebaik-baiknya. 6. ?ekerja harus sesuai dengan bidangnya dan ini harus diberi atatan bah!a etos kerja yang tinggi tidak boleh menjadikan orang tersebut lupa kepada Allah SF'. Sikap positif selanjutnya adalah sikap terbuka dan jujur, seseorang tidak mungkin meraih keberhasilan dengan ara mempunyai etos kerja yang tinggi kalu tidak memiliki sikap terbuka dan jujur. +arenaorang yang tidak terbuka maka akan enderung menutup diri sehingga tidak dapat bekerjasama dengan orang lain. Apalagi kalu tidak jujur maka energinya akan tersita untuk menutupi ketidakjujuran yang dilakukan. Maka Al-@ur8an dan &adis memberi apresiasi yang tinggi tehadap orang yang terbuka dan jujur. ?uah dari keterbukaan seseorang maka akan melahirkan sikap adil. Makna yang diperkenalkan Al-@ur8an buka hanya dalam aspek hukum melainkan dalam spektrum yang luas. Dari segi kepada siapa sikap adil itu harus ditujukan Al@ur8an memberi petunjuk bah!a sikap adil dissamping kepada Allah SF' dan orang lain atau sesama makhluk juga kepada diri sendiri. Dikutif dari ?uku:%A/ #Ali (urdin,Syaiful Mikdar,!a!an Suharma!an$ .ni5ersitas 'erbuka &al. C.BD

-. PANDANGAN AGAMA AGAMA INDONESIA TE,HADAP TINDAKAN TINDAKAN P,AKTEK KEBIDANAN 1. Pen% !ulu n Allah mengatakan dalam al-7ur8an surah al-Ah@aaf : ,; Katakanlah Terangkanlah kepadaku bagaimana pendapatmu jika al! "ur#an itu dating dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarin$a dan seorang saksi dari %ani &srail mengakui ' kebenaran ( $ang serupa dengan ' $ang dsebut ( dlaam al!"ur#an lalu dia beriman, sedang kamu men$ombongkan diri. Sesungguhn$a Allah tiada memberi petunjuk kepada orang!orang $ang )alim*. Allah juga mengatakan dalam surah al-An8am : ,6: %arangsiapa $ang Allah menghendaki akan memberikan kepadan$a petunjuk, nisca$a +ia melapangkan dadan$a untuk 'memeluk agama ( &slam. +an barangsiapa $ang dikehendaki Allah kesesatann$a, nisca$a Allah menjadikan dadan$a sesak lagi sempit, seolah!olah sudah mendaki ke langit. %egitulah Allah melimpahkan siksa kepada orang!orang $ang tidak beriman*. Dialog asli dengan para ilmu!an ini direkam pada 5ideotape yang diberi judul /nilah +ebenaran . Di dalam 5ideo itu jauh lebih efektif dan lebih jelas untuk pemirsa. .ntuk membuat pertukaran ide pada berma am-ma am orang, kami memutuskan untuk memproduksi buku ini yang berisi kesaksian para ilmu!an yang berpartisipasi dalam diskusi yang sebenar-benarnya sebagaimana yang dimun ulkan dalam 5ideotape, tanpa ada perubahan sama sekali. Hideotape itu juga berisi ulasan se ara luas dari Syeikh Abdul Majid a*-Iindani. .lasan ini juga direkam di sini 5ideotape ini juga tertulis di buku ini sesuai dengan kitab su i al-7ur8an terjemahan bahasa /nggris oleh Abdullah 1usuf Ali # beberapa pemakaian linguisti lama telah diedit demi kejelasan $ yang telah dire5isi dan diedit %residen /slami 4esear h, /J'A, KA22, dan "uidan e, Saudi Arabia. 2. I&l m % n Ilmu Penget !u n %emikiran ?arat sekarang ini berada di tengah-tengah peperangan antara agama dan ilmu pengetahuan. &ampir tidak mungkin pemikir ?arat sekarang ini menerima kenyataan bah!a kemungkinan ada pertemuan se ara mendasar antara agama dan ilmu pengetahuan. /njil, yang menjadi keper ayaan orang (asrani, menyatakan pohon di mana (abi Adam AS dilarang memakan buahnya, dia memperoleh pengetahuan tertentu yang mana tidak dia peroleh sebelumnya. Dengan alas an inilah ornag )ropa membantah bah!a selama dua abad mereka tidak menerima pengetahuan ilmiah yang dating dari orang /slam. "ereja menyatakan bah!a pen arian seperti pengetahuan ilmiah adalah penyebab dosa yang asli. .skup menggambarkan bukti mereka dari %erjanjian 2ama yang menyebutkan bah!a ketika Adam memakan pohon itu, ia mendapat beberapa pengetahuan, Allah tidak menyukai dan menolak memberinya kemurahan hati. Lleh karena itu, pengetahuan ilmiah menolak sepenuhnya peraturan gereja yang dianggap sebagai hal yang tabu. Akhirnya, ketika pemikir

<

bebas dan ilmu!an ?arat sanggup mengatasi kekuatan gereja, mereka membalas dendam yang berla!anan untuk mengatasi kekuatan gereja dan mengurangi pengaruhnya kepada hal yang sempit dan membatasi pada sudut-sudut tertentu. Lleh karena itu, jika Anda membi arakan persoalan agama dan ilmu pengetahuan dengan pemikir ?arat, dia benar-benar akan keheranan. Mereka tidak tahu /slam. Mereka tidak mengetahui bah!a /slam menjunjung tinggi status ilmu pengetahuan dan orang yang berilmu, menghormati mereka sebagai saksi setelah malaikat yang berhubungan dengan fakta baru tiada 'uhan selain Allah, sebagaimana yang telah Allah firmankan kepada kita: Tuhan men$atakan, bah,a sesungguhn$a tidak ada Tuhan selain +ia, dan malaikat!malaikat dan orang!orang berilmu $ang tegak dengan keadilan*. Dan Allah 1ang Maha Agung dan Maha %emurah berfirman kepada kita: -leh sebab itu, ketahuilah bah,a sesungguhn$a tiada Tuhan selain Allah*. 'elah diketahui dari Al-7uran bah!a (abi Adam AS diistime!akan melibihi malaikat dengan kebaikan pengetahuan yang diberikan Allah kepadanya. +isah dari Al-7uran menyangkal /njil yang menyebutkan orang /slam dianggap menyimpang. Menurut Al-7uran, kenyataan bah!a nabi Adam diberi pengetahuan adalah sebuah tanda kehormatan dan bukan karena pengusirannya dari surga. Lleh karena itu, jika seseorang membi arakan /slam dan ilmu pengetahuan dengan ara pemikir barat, mereka endrung mengharapkan argument yang sama dengan apa yang ada dalam budaya dan agama mereka. /tulah mengapa mereka memberi reaksi dengan keterkejutan ketika mereka ditunjukan dengan fakta yag jelas sekali dari Al-7uran dan Sunnah. Di antara pemikir ?arat yang menampakan keterkejutannya itu adalah %rof. Dr. 0oe 2eugh Simpson, ketua jurusan /lmu +ebidanan dan "inekologi dan %akar Mole ular dan "enetika Manusia, ?aylor ollege Medi ine, &ouston. +etika kami pertama kali bertemu dengannya, %rofesor Simpson menuntut pembuktian Al-7uran dan Sunnah. Akan tetapi, kami sanggup menghilangkan ke urigaannya. +ami menunjukan kepadanya sebuah naskah garis besar perkembangan embrio. +ami membuktikan kepadanya bah!a Al-7uran menjelaskan kepada kita bah!a turunan atau hereditas dan sifat keturunan atau kromosom yang tersusun hanya bisa terjadi setelah perpaduan yang berhasil antara sperma dan o5um. Sebagaimana yang kita ketahui, kromosom-kromosom ini berisi semua sifat-sifat baru manusia yang akan menjadi mata, kulit, rambut dan lain-lain. Lleh karena itu, beberapa sifat manusia yang tersusun itu ditentikan oleh kromosomnya. +romosom-kromosom ini mulai terbentuk sebagai permulaan pada tingkatan nutfah dari perkembangan embrio. Dengan kata lain, irri khas manusia baru terbentuk sejak dari tingkatan nutfah yang paling a!al. Allah 1ang Maha Agung dan 1ang Maha Mulia berfirman dalam Al-7uran:

Kelakalah kiranya manusia ituM Alangkah ingkarnya #kepada 'uhan$. Dari apakah dai di iftakan- Dari setetes mani. #'uhan$ men iftakannya dan menentukan ukuran yang sepadan dengannya. %endapat yang telah berulang-ulang dikemukakan pembi ara yang lain pagi ini, bah!a kedua hadits ini telah menghasiGlkan dasar pengetahuan ilmiah yang mana rekaman mereka sekarang ini didapatkan. %rof. Simpson megatakan bah!a agama dapat menjadi petunjuk yang baik untuk pen arian ilmu pengetahuan. /lmuan barat telah menolak ini. Seorang ilmuan Amerika mengatakan bah!a agama /slam dapat men apai sukses dalam hal ini. Dengan analogi, jika anda pergi ke suatu pabrik dan anda berpedoman pada mengoperasikan pabrik itu, kemudian anda akan paham dengan mudah berma am-ma am pengoperasian yang berlangsung di pabrik itu. 0ika anda tidak memiliki pedoman ini, pasti tidak memiliki kesempatan untuk memahami se ara baik 5ariasi proses tersebut. %rof. Simpson berkata: Saya pikir tidak ada pertentangan antara ilmu genetika dan agama, tetapi pada kenyataannya agama dapat menjadi petunjuk ilmu pengetahuan dengan tambahan !ahyu ke beberapa pendekatan ilmiah yang tradisional. Ada kenyataan di dalam Al-7uran yang ditunjukkan oleh ilmu pengetahuan menjadi 5alid, yang mana Al-7uran mendukung ilmu pengetahuan yang berasal dari Allah. /ni kebenaran. Lrang-orang /slam tentunya dapat memimpin dalam ara pen arian ilmu pengetahuan dan bagaimana menggunakan pengetahuan itu dalam status yang sesuai. 'erelebih lagi orang /slam mengetahui bagaimana menggunakan pengetahuan itu sebagai bukti keberadaan Allah, Allah 1ang Maha +uasa dan Maha Mulia menegaskan kerasulan (abi Muhammad SAF. Allah berfirman di dalam Al-7uran: Akan Kami perlihatkan secepatn$a kepada mereka kelak, bukti!bukti kebenaran. Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bah,a al!"ur#an ini suatu kebenaran. %elumkah cukup bah,a Tuhan engkau itu men$aksikan segala sesuatu.* ' "S. .ushsilat /0 Setelah menyadari melalui beberapa ontoh keajaiban al-7ur8an se ara ilmiah yang telah diketahui berhubungan dengan komentar yang objektif dari para ilmu!an, mari kita tanyakan pada diri kita sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut : '. F &e Pen.$/t n M nu&$ Allah mengutus (abi Muhammad SAF sebagai rasul untuk seluruh dunia sebagaimana yang difirmankan Allah di dalam Al-7ur8an. +an tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untukn$a rahmat bagi semesta alam*. ' "S. Al!Anbi$aa# 123 ( Dan (abi Muhammad SAF juga utusan Allah untuk orang ?adui yang tinggal di gurun sebagaimana dia utusan