Anda di halaman 1dari 24

Penyelesaian Sengketa Di Luar Pengadilan

Kebijakan Yang Mengatur Penyelesaian Sengketa Di Luar Pengadilan


UU No 4 Tahun 1982 ttg UULH UU No 23 Tahun 1997 ttg UUPLH UU No 32 Tahun 2009 ttg UUPPLH (ps 85-86) UU No 30 Tahun 1999 ttg Ar !tras" # a$t"rnat!%" P"n&"$"sa!an '"ng("ta UU No 8 Tahun 1999 ttg P"r$!n)ungan *onsu+"n UU No 41 Tahun 1999 ttg *"hutanan UU No 39 Tahun 1999 ttg HA, PP No 54 Tahun 2000 ttg L"+ aga P"n&")!a -asa P"$a&anan P"n&"$"sa!an '"ng("ta L!ng(ungan H!)up .! Luar P"nga)!$an
2

Pasal 85 UUPPLH

P"n&"$"sa!an s"ng("ta LH )! $uar p"nga)!$an )!$a(u(an untu( +"n/apa! ("s"pa(atan ttg 0 11 "ntu( # "sarn&a gant! rug! 21 t!n)a(an p"+u$!han a(! at p"n/"+aran )an2atau p"rusa(an 31 t!n)a(an t"rt"ntu untu( +"n3a+!n t!)a( a(an t"ru$angn&a p"n/"+aran )an2atau p"rusa(an $!ng(ungan 41 t!n)a(an untu( +"n/"gah t!+ u$n&a )a+pa( n"gat!4 t"rha)ap $!ng(ungan P"n&"$"sa!an s"ng("ta )! $uar p"nga)!$an t!)a( "r$a(u t"rha)ap t!n)a( p!)ana $!ng(ungan h!)up
3

Pasa$ 86 UUPPLH
,as&ara(at )apat +"+ "ntu( $"+ aga p"n&")!a 3asa p"n&"$"sa!an s"ng("ta $!ng(ungan h!)up &ang "rs!4at " as # t!)a( "rp!ha( P"+"r!ntah # p"+"r!ntah )a"rah )apat +"+4as!$!tas! p"+ "ntu(an $"+ aga p"n&")!a 3asa p"n&"$"sa!an s"ng("ta $!ng(ungan h!)up &ang "rs!4at " as # t!)a( "rp!ha(

Latar "$a(ang A.5


11 P"r$un&a +"n&")!a(an +"(an!s+" p"n&"$"sa!an s"ng("ta &ang $" !h 4$"(s! "$ # r"spons!4 ag! (" utuhan para p!ha( &ang "rs"ng("ta 21 Untu( +"+p"r(uat ("t"r$! atan +as&ara(at )a$a+ pros"s p"n&"$"sa!an s"ng("ta 31 ,"+p"r$uas a(s"s +"n/apa!2+"6u3u)(an ("a)!$an s"h!ngga s"t!ap s"ng("ta $!ng(ungan &ang +"+!$!(! /!ta-/!ta t"rs"n)!r! t"r(a)ang t!)a( s"sua! )"ngan "ntu( p"n&"$"sa!an &ang satu a(an /o/o( )"ngan "ntu( p"n&"$"sa!an $a!n
5

Tu3uan A.5 ( "r)asar 7o$$ "rg)


11 ,"ngurang! ("+a/"tan )! p"nga)!$an 21 ,"n!ng(at(an ("t"r$! atan +as&ara(at )a$a+ pros"s p"n&"$"sa!an s"ng("ta 31 ,"+p"r$an/ar 3a$ur +"nu3u ("a)!$an 41 ,"+ "r!(an ("s"+patan ag! t"r/!ptan&a p"n&"$"sa!an s"ng("ta &ang +"nghas!$(an ("putusan &ang )apat )!t"r!+a o$"h s"+ua p!ha(
6

P"ng"rt!an Ar !tras" "r)asar UU No 30 Tahu 1999 (1)


Ar !tras" a)a$ah /ara p"n&"$"sa!an suatu s"ng("ta p"r)ata )! $uar p"ra)!$an u+u+ &ang )!)asar(an pa)a p"r3an3!an ar !tras" &ang )! uat s"/ara t"rtu$!s o$"h para p!ha( &ang "rs"ng("ta Ar !t"r a)a$ah s"orang atau $" !h &ang )!p!$!h o$"h para p!ha( &ang "rs"ng("ta atau &ang )!tun3u( o$"h P"nga)!$an N"g"r! atau o$"h $"+ aga ar !tras"8 untu( +"+ "r!(an putusan +"ng"na! s"ng("ta t"rt"ntu &ang )!s"rah(an p"n&"$"sa!ann&a +"$a$u! ar !tras"1
7

P"ng"rt!an (2)
L"+ aga Ar !tras" a)a$ah a)an &ang )!p!$!h o$"h para p!ha( &ang "rs"ng("ta untu( +"+ "r!(an putusan +"ng"na! s"ng("ta t"rt"ntu9 $"+ aga t"rs" ut 3uga )apat +"+ "r!(an p"n)apat &ang +"ng!(at +"ng"na! suatu hu ungan hu(u+ t"rt"ntu )a$a+ ha$ "$u+ t!+ u$ s"ng("ta1

P"ng"rt!an (3)
A$t"rnat!4 P"n&"$"sa!an '"ng("ta a)a$ah $"+ aga p"n&"$"sa!an s"ng("ta atau ")a p"n)apat +"$a$u! pros")ur &ang )!s"pa(at! para p!ha(8 &a(n! p"n&"$"sa!an )! $uar p"nga)!$an )"ngan /ara (onsu$tas!8 n"gos!as!8 +")!as!8 (ons!$!as!8 atau p"n!$a!an ah$!1

Penyelesaian Sengketa Alternatif (ADR = Alternative Dispute Resolution)


Keuntungan mekanisme ADR : ! Si"at kesukarelaan dalam #r$ses %! Pr$sedurnya &e#at '! Ke#utusan non-judicial (! K$ntr$l $le) manajer yg #aling ta)u ttg kebutu)an $rganisasi 5! Pr$sedur ra)asia *confidential+ ,! -leksibilitas yg besar dalam #enyelesaian masala) .! Hemat /aktu 0 biaya 8! Kemungkinan untuk melaksanakan kese#akatan tinggi 1! Kese#akatan yg lebi) baik dari#ada sekedar k$m#r$mi 2! Ke#utusan berta)an se#anjang /aktu
10

- Arbitrase - Mediasi - Negosiasi - Konsiliasi

:ungs! Ar !tras"
Terdapat beberapa alasan mengapa para pihak menggunakan arbitrase, yaitu : a. Adanya kebebasan, kepercayaan, & keamanan b. Wasit/Arbiter memiliki keahlian c. ebih cepat & hemat biaya d. !ersifat rahasia e. Adanya kepekaan arbiter f. !ersifat nonpreseden g. Pelaksanaan putusan lebih mudah dilaksanakan
11

M3D4AS4 5#engertian6
P"ng"rt!an +")!as! )a$a+ ahasa !nggr!s mediation "rart! orang &g +3) p"n"ngah P"ng"rt!an $a!n +")!as! 0 pros"s n"gos!as! p"+"/ahan +asa$ah )!+ana p!ha( $uar &ang t!)a( +"+!ha( (!+part!a$) )an n"tra$ "("r3a )"ngan p!ha( &ang "rs"ng("ta untu( +"+ antu +"r"(a +"+p"ro$"h ("s"pa(atan p"r3an3!an )"ngan +"+uas(an

12

P"ran ,")!ator
,")!ator t!)a( +"+pun&a! 6"6"nang untu( +"+utus(an s"ng("ta antara para p!ha(8 na+un )a$a+ ha$ !n! para p!ha( +"nguasa(an ("pa)a +")!ator untu( +"+ antu +"r"(a +"n&"$"sa!(an p"rsoa$an-p"rsoa$an )! antara +"r"(a P"ran +")!ator a)a 2 0 11 Pas!4 s" aga! p"n"ngah 21 A(t!4 +"+ antu para p!ha( (/"pat tanggap# a+ !$ !n!s!at!4 +"$a(u(an "r aga! t!n)a(an)
13

-ungsi mediat$r
,;.<AT=5 t!)a( +"+pun&a! 6"6"nang untu( +"+utus(an s"ng("ta antara para p!ha(8 na+un )a$a+ ha$ !n! para p!ha( +"nguasa(an ("pa)a +")!ator untu( +"+ antu +"r"(a +"n&"$"sa!(an p"rsoa$an-p"rsoa$an )! antara +"r"(a

14

*"untungan ,;.<A'<
Keuntungan M3D4AS4 meli#uti : ! Ke#utusan yang )emat7 tidak berlarut8larut %! Penyelesaian se&ara &e#at '! Hasil8)asil memuaskan #ara #i)ak (! Kese#akatan bersi"at k$m#re)ensi" 5! Melestarikan )ubungan yg suda) berjalan 9 ak)iri )ubungan dengan lebi) rama) ,! Kese#akatan yg lebi) baik dari#ada )anya menerima )asil k$m#r$mi yg menang9kala) .! Ke#utusan berlaku tan#a mengenal /aktu 8! Praktek 0 belajar #r$sedur% #enyelesaian masala) se&ara kreati"

15

:3;<S4AS4
- Pengertian ba)asa 4nggris7 Negotiation artinya #erundingan - Pengertian berdasar Kamus =esar =a)asa 4nd$nesia a! #r$ses ta/ar mena/ar dengan jalan berunding untuk memberi9menerima guna men&a#ai kese#akatan bersama antara satu #i)ak dengan #i)ak lain b! #enyelesaian sengketa se&ara damai melalui #erundingan antara #i)ak8 #i)ak yang bersengketa

Kesimpulan : :eg$siasi meru#akan u#aya #enyelesaian sengketa #ara #i)ak tan#a melalui #r$ses #eradilan dengan tujuan men&a#ai kese#akatan bersama atas dasar kerjasama ygl ebi) )arm$nis 0 kreati"

16

Prinsi#8#rinsi# :eg$siasi
11 N"gos!as! +"$! at(an 2 p!ha( atau $" !h 21 P!ha(2 harus +"+ utuh(an ("t"r$! atan satu sa+a $a!n )a$a+ /apa! has!$ "rsa+a 31 P!ha( & s +"nganggap n"gos!as! s g /ara &ang t"r a!( ut( s"$"sa!(an s"ng("ta 41 '"t!ap p!ha( harus +"+pun&a! harapan a(an s" uah has!$ a(h!r &ang +"r"(a t"r!+a 51 Pros"s n"gos!as! +"rupa(an sa$ah satu !nt"ra(s! )"ngan (o+un!(as! $!san $angsung
17

>a)a#an Pr$ses :eg$siasi ! >a)a# sebelum neg$siasi #$k$k #ers$alan? #ara #i)ak? #entingnya #ers$alan? kualitas )ubungan #ara #i)ak %! >a)a# berlangsungnya neg$siasi teta#kan #ers$alan? teta#kan #$sisis a/al? argumentasi? selidiki kasus? teta#kan0 tandatangani #ersetujuan '! >a)a# setela) neg$siasi disim#ulkan : a! masukkan #r$gram #elaksanaan ke dalam #ersetujuan b! adakan tim bersama untuk meninjau #elaksanaan &! #astikan in"$rmasi 0 #enjelasan yang memadai

18

K<:S4L4AS4
Pengertian berdasar Kamus =esar =a)asa 4nd$nesia7 k$nsiliasi adala) usa)a mem#ertemukan keinginan #ara #i)ak yang berselisi) untuk men&a#ai #ersetujuan 0 menyelesaikan #erselisi)an

Pengertian lain K$nsiliasi adala) : U#aya memba/a #i)ak8#i)ak yang bersengketa untuk menyelesaikan #ermasala)an antara kedua bela) #i)ak se&ara neg$siasi

19

Kesim#ulan Pengertian K<:S4L4AS4


K<:S4L4AS4 adala) : Pr$ses #enyelesaian sengketa dengan menyera)kannya ke#ada suatu k$misi $rang8 $rang yang bertugas untuk menguraikan9menjelaskan "akta8"akta dan membuat usulan8usulan untuk suatu #enyelesaian7 namun ke#utusan itu tidak mengikat

20

K$n@ensi 4nt6l tentang K<:S4L4AS4


! Lusaka Agreement $n A$8$#erati@e 3n"$r&ement <#erati$ns Dire&ted at 4llegal >rade in Bild -auna and -l$ra *Lusaka7 11(7 11,+ Arti&le 2 Paragra#) %! >)e Cienna A$n@enti$n "$r t)e Pr$te&ti$n $" t)e <D$ne Layer *Cienna 1857 M$ntreal 18.7 L$nd$n 112+ Arti&le Paragra#) ( '! United :ati$ns A$n@enti$n $n =i$l$gi&al Di@ersity *Ri$ De Eaneir$7 11%+ arti&le %. Paragra#) ( (! United :ati$ns -rame/$rk A$n@enti$n $n Alimate A)ange *Ri$ de Eaneir$7 11%+7 arti&le ( Paragra#) 57 ,7 . 5! United :ati$ns A$n@enti$n t$ A$mbat Deserti"i&ati$n in >)$se A$untries 3F#erien&ing seri$us Dr$ug)t and9$r deserti"i&ati$n7 Parti&ulary in A"ri&a *Paris7 11(+ Arti&le %8 #aragra#) , ,! 4nternati$nal A$n@enti$n Relating t$ >)e 4nter@enti$n $n >)e Hig) sea Aase $" <il P$lluti$n &ausalities7 1,1 *#asal 8+7 Ku/ait Regi$nal A$n@enti$n "$r A$$#erati$n $n >)e #r$te&ti$n $" marine 3n@ir$nment -r$m P$lluti$n7 1.8 *arti&le %5+ dan Antarti& >reaty
21

Lembaga Penyedia Easa


L"+ aga p"n&")!a 3asa p"$a&anan p"n&"$"sa!an s"ng("ta $!ng(ungan h!)up8 &ang s"$an3utn&a )!s" ut $"+ aga p"n&")!a 3asa8 a)a$ah 0 $"+ aga &ang "rs!4at " as )an t!)a( "rp!ha( &ang tugasn&a +"+ "r!(an p"$a&anan ("pa)a para p!ha( &ang "rs"ng("ta untu( +"n)a&aguna(an p!$!han p"n&"$"sa!an s"ng("ta $!ng(ungan h!)up )"ngan +"n&")!a(an p!ha( ("t!ga n"tra$)a$a+ rang(a p"n&"$"sa!an s"ng("ta a!( +"$a$u! ar !t"r +aupun +")!ator atau p!ha( ("t!ga $a!nn&a
22

Pembentukan Lembaga Penyedia Easa

Pembentukan Lembaga Penyedia Easa ditem#u) dengan % jalur : ! Dibentuk $le) Pemerinta) dibentuk $le) Pemerinta) Pusat yang diteta#kan melalui Menteri dan berkedudukan di instansi yang bertanggungja/ab di bidang #engendalian dam#ak lingkungan )idu# mau#un $le) #emerinta) daera) yang diteta#kan melalui gubernur atau =u#ati9#emerinta) k$ta dan berkedudukan #ada instansi yang bertanggungja/ab di bidang #engendalian dam#ak lingkungan %! Dibentuk $le) Masyarakat
23

Lembaga Penyedia Easa yang dibentuk masyarakat

Syarat8syarat lembaga #enyedia Easa yang dibentuk masyarakat : ! Pendiriannya dibentuk dengan akta n$taris %! Angg$ta lembaga #enyedia jasa7 minimal berumur '5 ta)un untuk arbiter dan minimal '2 ta)un untuk mediat$r atau #i)ak ketiga lainnya '! Angg$ta lembaga #enyedia jasa ber#engalaman serta menguasai se&ara akti" bidang lingkungan sedikitnya 5 ta)un untuk mediat$r dan #i)ak ketiga lainnya (! Angg$ta lembaga #enyedia jasa memiliki ketram#ilan melakukan #erundingan dan #enenga)an
24