Anda di halaman 1dari 44

1

BAB I KELANGKAAN, BIAYA PELUANG, PILIHAN, DAN PENGALOKASIAN SUMBER DAYA A. KELANGKAAN (scarcity) Inti masalah ekonomi diantaranya, manusia dihadapkan pada suatu konflik antara keinginan yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas. Manusia harus mampu menggunakan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan barang atau jasa agar dapat mengimbangi keinginan yang tidak terbatas B. BIAYA PELUANG 1. Biaya sehari-hari Biaya sehari-hari adalah biaya yang dikeluarkan untuk keperluan sehar-hari yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku ciri-ciri biaya sehari-hari yaitu: a. Merupakan prioritas pengeluaran b. Dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan yang bisa ditunda c. Bila perlu mengorbankan kepentingan lain 2. Biaya e!"a#$ (Oportunity Cost) Biaya peluang adalah pengorbanan yang dilakukan seseorang karena mengambil sebuah pilihan Ciri-ciri biaya peluang yaitu : a. erhitungan biaya peluang tidak selalu berhubungan dengan uang, dapt berupa !aktu, kesenangan, keuntungan dimasa depan b. Mamiliki biaya kemungkinan penggunaan c. angambilan keputusan biaya peluang tergantung pada tujuan dan situasi indi"idu. %. PILIHAN DAN PENGALOKASIAN SUMBER DAYA #umber daya $faktor-faktor produksi% meliputi a. #umber daya alam b. #umber daya manusia c. Modal d. &e!irauahaan'skill'entrepreneur BAB II PERMASALAHAN EKONOMI A. MASALAH POKOK EKONOMI 1. Me#"r"& A!ira# K!asi' Menurut teori ekonomi klasik $A(a) S)i&h% masalah pokok ekonomi masyarakat dapat digolongkan menjadi tiga permasalahan penting yaitu : a. Masalah produksi b. Masalah distribusi c. Masalah &onsumsi Masalah konsumsi sangat berhubungan erat dengan situasi dan kondisi masyarakt yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, sosial, budaya, tingkat pendapatan, dan agama. *. Me#"r"& A!ira# M+(er#. ara ahli ekonomi modern sepakat bah!a permasalahan ekonomi yang dihadapi ada tiga pokok permasalahan, yaitu : a. (arang )pa *ang )kan +iproduksi $,hat%, pertanyaan untuk menentukan jenis dan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi. b. (agaimana Cara Memproduksi $-o!% c. .ntuk siapa barang dan jasa dihasilkasn $/or !hom% B. MASALAH EKONOMI NEGARA BERKEMBANG Masalah ekonomi yang dihadapi oleh negara berkembang yaitu : a. #tandar hidup yang rendah b. roduktifitas rendah Ini disebabkan karena , #+M yang tidak memadahi dan tingkat kesehatan yang rendah, disamping kurangnya modal. c. 0ingkat pertumbuhan penduduk dan angka ketergantungan yang tinggi d. 0ingkat pengangguran tinggi e. &etergantungan pada produksi pertanian dan eksport barang primer f. #istem hukum dan instruktur yang belum mapan g. &etergantungan yang dominan pada dunia internasional %. MASALAH EKONOMI YANG DIHADAPI DI NEGARA MA,U Masalah ekonomi yang dihadapi dinegara maju yang banyak berpengaruh pada negara berkembang. (erikut ini masalah ekonimi yang dihadapi negara maju. a. 1umlah 0enaga &erja #alah satu hal yang penting yang membedakan negara maju dengan negara berkembang adalah angka kelahiran dan kematian yang rendah. +isatu sisi hal ini memberikan dampak positif berupa semakin baiknya pengendalian perta mbahan jumlah penduduk serta membaiknya tingkat kelangsungan hidup. +engan demikian penduduk di negara-negara maju tentu saja menikmati kualitas kehidupan yang lebih baik dari pada dengan penduduk di negara berkembang. 2amun disisi lain justru memberikan dampak yang kurang menguntungkan. #eperti yang kita tahu seiring dengan tingginya tingkat kegiatan produksi di negara-negara maju di segala sektor ekonomi $contohnya : pertanian, industri, perdagangan, jasa% negara-negara ini tentu saja membutuhkan lebih banyak tenaga kerja. +an justru hal inilah yang tidak dapat disediakan oleh mereka. b. 3estrukturisasi perusahaan 3estrukturisasi perusahaan adalah sebuah kebijakan perusahaan untuk merampingkan besarnya perusahaan dapat berjalan lebih efesien dan menguntungkan. -al ini dapat terjadi karena beberapa hal seperti : 1% &emajuan teknologi yang sanggup menggantikan tenaga kerja manusia 2% (eban operasional $cost% perusahaan yang semakin membesar dan membuat keuntungan $profit% semakin mengecil. 4% erusahaan tersebut menggabungkan diri dengan perusahaan lain $marger% dengan tujuan untuk memperluan pasar, meningkatkan daya saing, juga menambah modal. E. SIS-EM PEREKONOMIAN a. Sis&e) E'+#+)i -ra(isi+#a! (-ra(i&i+#a! E.+#+)y.) )dalah sistem perekonomian yang didasarkan pada tradisi, adat istiadat, atau kebiasaan dari masyarakat yang bersngakutan. Cirinya : 1% emecahan persoalan ekonomi dilakukan berdasarkan aturan atau tradisi yang ada. 2% &ehidupan sosial, kekeluargaan dan gotong-royong sangat dominan 4% roduksi hanya untuk kelompoknya 5% 0ehnik produksi bersifat tradisional 6% ertukaran dengan sistem barter 7% (elum ada pembagian kerja

2
Ke/ai'a##ya 0 1% 0idak terjadi persaingan 2% &egiatan dilakukan tidak untuk kepentingan sendiri Ke!e)aha# 0 1) 8fesiensi dan produktifitas masih rendah 2% +aya kreasi indi"idu tidak nampak 4% 0idak bertujuan mencari keuntungan /. Sis&e) e'+#+)i asar ( Li/era! 1 /e/as 1 'a i&a! ) adalah sistem ekonomi yang mengandalkan kekuatan mekanisme pasar dalam memecahkan persoalan ekonomi yang berdasarkan pada kekuatan permintaan dan pena!aran. %iri-.iri 0 1% emerintahan tidak ikut campur dalam kegiatan ekonomi 2% -ak milik seseorang diakui 4% Indi"idu diberi kebebasan dalam mengelola faktor produksi 5% eranan modal sangat dominan 6% Moti"asi mencari keuntungan Ke/ai'a# 0 1% 8fesiensi dan efekti"itas sangat tinggi karena setiap tindakan didasarkan pada moti" ekonomi 2% roduksi barang berk!alitas tinggi 4% +aya kreasi dan ino"asi berkembang pesat Ke!e)aha# 0 1% 0erjadi aksploitasi terhadap faktor produksi yang tidak terkontrol 2% 0erjadi persaingan tidak sehat 4% emilik modal bertindak semena-mena .. Sis&e) E'+#+)i -er "sa&1 K+)a#(+1 &er i) i# adalah sistem dimana seluruh kegiatan ekonomi diatur melalui perencanaan dari pusat atau negara. %iri-.iri 0 1% #eluruh kegiatan ekonomi diatur pemerintah 2% &ebebasan indi"idu dalam berusaha tidak ada 4% -ak milik perorangan tidak diakui 5% &epemilikan alat produksi sepenuhnya pada pemerintah 6% &egiatan ekonomi tidak melibatkan masyarakat Ke/ai'a# 0 1% Inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lebih mudah dikendalikan pemerintah 2% &ebutuhan masayarakat terpenuhi secara merata 4% emerintah turut ikut campur tangan dalam pembentukan harga 5% 1arang terjadi krisis ekonomi Ke!e)aha# 0 1% +aya kreasi dan inisiatif tidak berkembang 2% Indi"idu tidak memiliki kebebasan dalam berusaha (. Sis&e) E'+#+)i %a) "ra# (Mi2e( E.+#+)y Sys&e)) &ecenderungan saat ini adalah adanya sistem ekonomi campuran, yaitu pengambilan sebagian unsur-unsur pusat, tradisional dan komodo. -al ini didasari dengan kesadaran saling ketergantungan antar negara dan adanya pengaruh ekonomi global. +alam sistem ini mekanisme harga dan pasar bebas dapat berdanpingan dengan adanya perencanaan dari pusat. 0erhadap peranan pemerintah untuk mengendalikan pasar. PERAN DAN PELAKU KEGIA-AN EKONOMI MASYARAKAelaku ekonomi masyarakat di kelompokkan atas 5 kelompok, yaitu : 1. R")ah -a#$$a Ka#s")si (R-K) 3umah tangga konsumsi adalah rumah tangga yang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan yang berupa barang dan jasa yang dihasilakan oleh rumah tangga produksi. 3umah tangga konsumsi adalah pemasok faktor produksi berupa bahan baku, tenaga kerja, modal, skill yang disalurkan pada rumah tangga produsen. eranan rumah tangga konsumsi dalam kegiatan ekonomi adalah : a. #ebagai konsumen, berperan mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi umtuk memenuhi kebutuhan hidup b. #ebagai pemasok atau pemilik faktor produksi /aktor produksi yang dita!arkan kepada perusahaan adalah : a. 0anah $faktor alam%, bentuk imbalan berupa se!a tanah b. 0enaga kerja, bentuk imbalan upah dan gaji c. Modal, bentuk imbalan berupa bunga modal d. &eahlian $skill%, bentuk imbalan berupa laba usaha *. R")ah -a#$$a Pr+("'si (R-P) adalah kelompok anggota masyarakat yang tugasnya memproduksi barang dan jasa yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga konsumsi. eranan rumah tangga produksi dalam kegiatan ekonomi adalah : a. #ebagai rodusen Menghasilkan barang dan jasa yang di perlukan masyarakat luas, termasuk juga di jual di 9uar 2egeri. b. #ebagai engguna /aktor roduksi )gar manpu menghasilkan barang dan jasa perusahaan memerlukan berbagai faktor (erupa sumber daya alam, tenaga kerja, bahan baku, dan keahlian yang diperoleh dari 30& dan untuk itu perusahaan mengeluarkan biaya yang disebut : (iaya roduksi : c. #ebagai )gen embangunan )rtinya 30 berperan membantu pemerintah dalam kegiatan pembangunan, misalnya membuka lapangan kerja, membangun infrastruktur dsb. 4. R")ah -a#$$a Pe)eri#&ah (Ne$ara) emerintah menjalankan kegiatan ekonomi didorong motif #ocial economy yaitu mencri penghasilan guna kepentingan umum. eranan emerintah meliputi : a. #ebagai pengatur, mengatur lalu lintas perekonomian dalam negeri guna menjaga stabilitas ekonomi, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi rkyat banyak. -al ini dilakukan dengan menbuat undang-undang, penga!asan, pengaturan dsb. b. #ebagai &onsumen .ntuk melaksanakan tugasnya pemerintah juga memerlukan barang dan jasa sehingga harus menyediakan anggaran untuk itu. c. #ebagai rodusen emerintah bertindak sebagai produsen dengan menjalankan berbagai perusahaan milik negara khususnya produksi barang dan jasa yang "ital.

3.

4
#ebagai enguasa emerintah memiliki alat pemaksa bagi terselenggaranya ketertiban dan alat peradilan bagi seluruh rakyat e. #ebagai engontrol 5. Masyara'a& L"ar Ne$eri a. #ebagai rodusen b. #ebagai &onsumen c. #ebagai emasok modal d. #ebagai sumber tenaga kerja ahli DIAGRAM IN-ERAKSI PELAKU EKONOMI 1. Pere'+#+)ia# se(erha#a )rus perputaran ekonomi masyarakat terdiri dua komponen utama yaitu 30 dan 30& )rus kegiatan ini adalah arus uang dan barang ' jasa yang saling berhubungan. asar ;utput embelian -asil produksi .ntuk konsumsi (arang dan 1asa hasil produksi $ roti, perbankan, asuransi % R")ah -a#$$a K+#s")e# R")ah -a#$$aPer"sahaa# (arang dan 1asa faktor produksi $ tenaga kerja , modal , tanah dll % (alas jasa faktor produksi asar Input BAB III KONSUMSI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI A. PERILAKU KONSUMSEN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 1. Pe#$er&ia# K+#s")si &onsumsi diartikan sebagai kegiatan manusia mengurangi atau manghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, baik secara berangsur-angsur maupun sekaligus habis. *. -"6"a# K+#s")si &egiatan konsumsi yang dilakuakan manusia secara umum bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup atau untuk memperoleh kekuasaan setinggi-tingginya dan mencapai tingkat kemakmuran. ada masyarakat modern, tujuan konsumsi sudah berubah bukan hanya sekedar mempertahankan hidup, tetapi lebih banyak diarahkan untuk kepentingan kesenangan dan pertise $harga diri%. Contoh konsumsi barang me!ah atau shopping ke luar negeri. 5. Ma.a)-)a.a) Be#(a 1 Bara#$. Bara#$ (a# 6asa +i dalam teori ekonomi, benda-benda yang dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut barang. +engan demikian, syarat utama yang harus dipenuhi oleh suatu benda untuk dapat disebut barang adalah dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia. a. Di!iha& (ari se$i )e) er+!eh#ya 1. (enda ekonomi, benda yang jumlahnya terbatas dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. 2. (enda non ekonomi $benda bebas%, (enda yang tersedia dalam jumlah tak terbatas dan untuk memperoleh tidak perlu pengorbanan. /. Di!iha& (ari se$i 'e$"#aa##ya 1. (enda subtitusi (enda yang pemakaiannya dapat digantikan dengan benda lain, sehingga fungsinya tidak berubah. 2. (enda komplemeter (enda yang pemakaiannya lebih baik digunakan dengan benda lain .. Di!iha& (ari se$i 6a)i#a#ya0 1. (enda bergerak (enda yang dipergunakan untuk memperoleh kredit jangka pendek. Contoh : perhiasan untuk memperoleh kredit dari pegadaian. (. Di!iha& (ari r+ses e)/"a&a##ya 1. bahan mentah 2. (ahan yang belum diproses untuk tujuan produksi Contoh : &apas, kulit, karet, getah dll. 4 (ahan setengah jadi (ahan yang sudah pernah diproses, tetapi masih perlu diproses lagi untuk fase selanjutnya 5. (ahan jadi (ahan yang sudah selesai diproses dan siap untuk dikonsumsi Ke/"&"ha#. )dalah keinginan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan kepada dirinya sendiri, baik jasmani maupun rohani. Ma.a)- )a.a) 'e/"&"ha# 0 a. Ber(asar'a# i#&e#si&as#ya 1. Ke/"&"ha# ri)e, yaitu kebutuhan yang tidak boleh tidak harus dipenuhi Contoh : makan, minun, pakaian dan perumahan. *. Ke/"&"ha# se'"#(er, yaitu kebutuhan yang baru akan terpenuhi setelah kebutuhan primer. .ontoh : sepeda, meja, almari dll. 4. Ke/"&"ha# &ersier, yaitu kebutuhan yang terpenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. d.

G.

7.

5
/. Ber(asar'a# /e#&"' (a# si8a&#ya 1. &ebutuhan jasmani, yaitu kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh benda secara fisik. Makan, pakaian 2. &ebutuhan rohani, yaitu kebutuhan yang dapat dipebuhi secara rohani. Contoh : hiburan Ber(asa'a# 9a'&"#ya 1. &ebutuhan sekarang, yaitu kebutuhan yang tidak dapat ditunda 2. &ebutuhan yang akan datang, yaitu kebutuhan yang dipersiapkan sekarang tetapi untuk kepentingan dimasa yang akan datang. 4. &ebutuhan yang tidak menentu, yaitu kebutuhan yang disebabkan sesuatu terjadi secara tiba-tiba 5. &ebutuhan yang terjadi sepanjang !aktu. Ber(asar#ya :"6"( 1. &ebutuhan Material, yaitu kebutuhan berupa alat yang diraba, dilihat, dan mempunyai bentuk. contoh : makanan 2. e. &ebutuhan spiritual, yaitu kebutuhan yang dipenuhi dengan benda-benda tidak ber!ujud. contoh : agama, spiritual.

..

(.

Ber(asar'a# s"/ye' ya#$ )e)/"&"ha# 1. &ebutuhan indi"idu, yaitu kebutuhan yang dipenuhi oleh seseorang seperti kebutuhan makana, minuman, istirahat dll 2. &ebutuhan kolektif, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya bisa dilakukan secara bersama-sama.

B.

GUNA (MAN3AA-) DAN NILAI SUA-U BARANG <una berada $utility% adalah kemampuan suatu benda ' jasa memenuhi kebutuhan hidup. <una ' benda dasar $element utility% dapat dibagi atas : 1. G"#a ;a& (asar ( e!e)e#& "&i!i&y) #uatu benda menpunyai nilai guna karena =at yang dikandungnya berguna untuk memenuhi kebutuhan. contoh : &apas sebagai bahan dasar membuat benang G"#a /e#&"' (8r+) "&y!i&y) #uatu benda mempunyai nilai tinggi apabila apabila sudah berubah bentuknya. contoh : (esi akan menjadi lebih berguna setelah diubah menjadi cangkul, sabut dan lain-lain. G"#a &e) a& (P!a.e "&i!i&y) #uatu benda mempunyai nilai lebih tinggi apabila sudah berubah tempatnya. Contoh : pasir dipantai atau disungai diangkut ke kota. G"#a :a'&" (&i)e "&i!i&y) #uatu benda mempunyai nilai guna lebih tinggi apabila sudah berubah tempatnya Contoh : payung di pantai G"#a e)i!i'a# ( +sesi<e "&i!i&y) #uatu benda akan lebih berguna jika di se!a atau dimilliki oleh orang yang membutuhkan..contoh : #epeda di toko akan mempunyai niali guna jika sudah dibeli orang. G"#a e!aya#a# (Ser<i.e "&i!i&y) #uatu benda akan berguna jika dapat memberikan jasa kepada kita. contoh : 0> akan berguna jika ada siaran G"#a '"a!i&as #uatu benda akan lebih berguna karena mempunyai mutu yang baik G"#a '"a#&i&as #uatu benda akan menjadi lebih berguna apabila jumlahnya banyak.

*.

4.

5.

7.

=. >. ?. %.

NILAI BARANG DAN ,ASA (@ALUE O3 GOOD) (arang dan jasa mempunyai nilai. 2ilai dapat di bedakan menjadi dua jenis yaitu: nilai pakai $"alue in use% da nilai tukar $"alue in e?change% a. Ni!ai a'ai 1). Ni!ai a'ai O/ye'&i8 2ilai pakai obyektif adalah kemampuan dari suatu barang untuk memenuhi kebutuhan banyak orang ' manusia. *). Ni!ai &"'ar s"/ye'&i8 2ilai pakai subyektif adalah arti yang diberikan oleh seorang terhadap suatu benda atau jasa .

/. Ni!ai &"'ar 1). Ni!ai &"'ar O/ye'&i8 2ilai tukar obyektif adalah kemampuan suatu barang $secara obyektif% untuk ditukarkan dengan barang lain *). Ni!ai &"'ar s"/ye'&i8 2ilai tukar subyektif adalah arti yang diberikan oleh seorang terhadap suatu barang atau jasa sehubungan barang tersebut dapat ditukarkan dengan benda lain sehingga dapat memuaskan kebutuhannya $ pengaruh psikologis%. D. -EORI NILAI OBYEK-I3 #uatu penyelidikan tentang bagaiman terjadinya nilai terhadap barang ' jasa $ukuran subyektif yang terdapat dalam barang%. Melahirkan teori-teori nilai obyektif. 1enis-jenis teori nilai obyektif sebagai berikut : a. -e+ri #i!ai Biaya Pr+("'si (ari A(a) S)i&h Menurut A(a) S)i&h, nilai suatu barang ' jasa ditentukan oleh biaya yang dikeluarkan produsen untuk memproduksi barang ' jasa tersebut -e+ri #i!ai /iaya r+("'si &e#a$a 'er6a (ari Da<i( Ri.ar(+ Menurut teori ini, niali suatu barang ditentukan oleh biaya tenaga kerja yang digunakan untuk memproduksi barang tersebut. 0eori nilai lebih dari &arl Mar? Menurut teori ini, barang dinilai berdasarkan pada biaya rata-rata tenaga kerja di masyarakat. 0eori nilai reproduksi dari Carey Menurut teori ini, nilai suatu barang ditentukan oleh biaya pembuatan kembali $biaya produksi% barang tersebut.

b.

4. 5.

6
6. 7. 0eori nilai pasar dari -umme dan 9ocke Menurut teori ini, nilai suatu barang ditentukan oleh jumlah permintaan dan pena!aran yang ada di pasar 0eori nilai subyektif Menurut teori ini, nilai suatu barang ditentukan oleh utilitas dari barang tersebut. ;rang yang bebeda akan mempunyai utilitas yang berbeda untuk suatu barang yang sama. 1%. -ukum <ossen I -ukum <ossen I ialah bah!a nilai suatu barang bagi konsumen yang mengkonsumsinya mula-mula kepuasannya bertambah, kemudia pasa suatu saat kepuasan akan maksimal dan akhirnya menurun dan berkurang jika semakin banyak barang tersebut dikonsumsikannya. Contoh seorang yang baru selesai berolah raga merasa sangat haus. 1ika disediakan beberapa gelas air minum, maka gelas yang pertama mempunyai utilitas tinggi, gelas kedua di minum lagi utilitasnya menurun, gelas ke tiga menurun lagi, dan seterusnya hingga tidak akan merasa nikmat lagi. erhatikan peraga berikut @ 1umlah air minum $gelas% A 1 2 4 5 6 .tilitas 0otal A 6A BA 1AA 1AA BA .tilitas Marginal 5A 2A A -6 -1A

+ari peristi!a ini disimpulkan sebagai hukum pertambahan manfaat marginal yang semakin menurun $ la! of adminishing marginal utility%. -ukum <ossen I berlaku pada gelas ke 5 2%. -ukum <ossen II -ukum <;##82 II, manusia akan memuaskan kebutuhan yang beraneka ragam sampai mencapai tingkat intensitas yang sama. -al itu dapat dijelaskan dengan peragaan sebagai berikut

1umlah 1. 2. 4. 5. 6. 4%.

angan 1A B C D 7

#andang B C D 7

erumahan C D 7

endidikan D 7

3ekreasi 7

0eori 2ilai #ubyektif dari carl Manger 0eori 2ilai Manager,nilai lebih ditentukan oleh faktor subyektif $kepuasan atau permintaan% dibandingkan faktor obyektif $biaya produksi atau persediaan%. 2ilai berasal dari kepuasan manusia. &arena kebutuhan manusia lebih banyak di bandingkan barang yang tersedia. .ntuk memuaskan kebutuhan manusia akan memilih secara rasional diantara semua barang alternatif yang tersedia. Ni!ai S"/ye'&i8 (ari .ar! Ma#$er I 1A B C D 7 6 II B C D 7 6 5 III C D 7 6 5 4 I> D 7 6 5 4 2 > 7 6 5 4 2 1 >I 6 5 4 2 1 A >II E E E E E E E E E E E E A A A A A A ?

Menurut manager, barang-barang kategori I adalah barang-barang untuk mempertahankan hidup, barang kategori II adalah barang untuk menjaga kesehatan, dan kategori III adalah barang untuk memberikan kesejahteraan indi"idu. E. KONSUMSI DAN PERILAKU KONSUMEN 1. 3a'&+r-8a'&+r ya#$ )e) e#$ar"hi '+#s")si a. /aktor internal 1%. endapatan 2%. Moti"asi 4%. #ikap dan kepribadian b. /aktor 8ksternal 1%. &ebudayaan 2%. #tatus #osial 4%. -arga barang. Peri!a'" K+#s")si (ila dilihat dari segi pertimbangan rasional $akal sehat%, perilaku konsumen dalam belanja dibedakan menjadi dua macam, yaitu : a. Peri!a'" '+#s")e# Rasi+#a! #uatu pembelian dapat dikatakan rasional, bila pertimbangannya adalah 1%. roduk tersebut mampu memberikan kegunaan optimal $optimum utility% bagi konsumen 2%. roduk tersebut benar-benar di butuhkan konsumen

*.

7
4%. Mutu produk 5%. -arga terjangkau dan sesuai dengan kemampuan konsumen yang membeli. Peri!a'" -i(a' Rasi+#a! (Irasi+#a!) #ebuah tindakan dalam berbelanja dapat dikatakan tidak rasional bila seorang konsumen memutuskan membeli barang tanpa pertimbangan yang baik.

/.

3.

PERILAKU PRODUKSI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 1. Pe#$er&ia# r+("'si pengertian produksi adalah setiap usaha stau kegiatan manusia untuk menciptakan atau menanbah daya guna sesuatu benda ' jasa bagi pemenuhan kebutuhan manusia. -"6"a# r+("'si 0ujuan produksi antara lain untuk : a. Memper banyak jumlah barang ' jasa yang berk!alitas tinggi b. Menghasilkan barang ' jasayang berk!alitas tinggi c. Memenuhi kebutuhan sesuai dengan perkembangan peradaban dan kebudayaan serta perkembangan teknologi. d. Mengganti barang yang rusak $aus% atau habis e. Memenuhi pasar dalam negeri untuk kebutuhan perusahaan dan rumah tangga. f. Memenuhi pasar internasional g. Mendapatkan keuntungan h. Meningkatkan kemakmuran. 3a'&+r Pr+("'si +idalam ilmu ekonomi faktor produksi terdiri dari 5 $empat % macam, yaitu : a. /. -a#ah a&a" s")/er (aya a!a) (#a&"ra! res+"r.es) /aktor tanah adalah segala sesuatu yang berasal dari atau disediakan oleh alam. -e#a$a 'er6a (!a#+r) Menurut kualitasnya di bedakan menjadi menjadi tiga $4% macam, yaitu sebagai berikut : 1%. 2%. 4%. .. 0enaga kerja yang terdidik (s'i!ie( !a/+"r) adalah tenaga kerja yang memperoleh pendidikan seperti guru, dokter, akuntan, da pengacara. 0enaga &erja terlatih (&rai#e( !a/+"r) adalah tenaga kerja yang memperoleh keahlian dari pengalaman dan latihan seperti mintir dan sopir. 0enaga kerja tidak terdidik dan tidak &er!a&ih ("#s'!i!e( a#( "#&rai#e( !a/+"r), yaitu tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan terlebih dahulu seperti pesuruh, dan buruh kasar.

*.

4.

G.

M+(a! (.a i&a!), Macam-macam modal 1%. Modal barang (.a i&a! $++(s), yaitu modal berupa barang yang digunakan dalam kegiatan produksi untuk menghasilkan barang'jasa. Contoh mesin-mesin pabrik da gedung. 2%. Modal uang ()+#ey .a i&a!), yaitu modal berupa uang yang mempunyai daya beli dan dapat digunakan untuk membeli faktor-faktor produksi, contohnya uang tunai yang tersedia dalam perusahaan, simpanan, di (ank baik tabungan maupun deposito. 4%. Modal properti ( r+ er&i .a i&a!% yaitu modal dalam bentuk bukti-bukti kepemilikan seperti saham, hipotek, dan bond $obligasi ' surat utang%. (. S'i! 'e9ira"sahaa# (e#&er re#e"rshi ) #eorang pngusaha $enterpreneur% adalah orang yang memiliki kemampuan mengelola, menyatukan, menyatukan faktor-faktor produksi dan dapat mengendalikan perusahaan secara baik. +engan menghasilkan produk dan memperoleh keuntungan dan berani menaggung resik &eahlian atau skill yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha terdiri atas : 1%. Ma#a$eria! s'i!!, yaitu kemampuan dalam mengorganisasikan semua faktor produksi agar mencapai tujuan. 2%. -e.#i.ha! s'i!!, yaitu keahlian yang bersifat teknis dalam pelaksanaan proses produksi sehingga berjalan dengan baik. 4%. Or$a#i;a&i+# s'i!!, yaitu keahlian dalam memimpin berbagai usaha, tidak hanya intern perusahaan yang bersifat bisnis, tetapi juga organisasi dalam bentuk lain. LAPANGAN USAHA PRODUKSI #ecara garis besar lapangan usaha produksi dapat di bedakan atas enam jenis a. 8kstraktif 8kstraktif adalah lapangan usaha produktif yang kegiatannnya mengumpulkan, menggali, dan mengambil barang-barang yang sudah di sediakan oleh alam. Contoh menangkap ikan dilaut, pertambangan dan penggalian )graris )graris adalah lapangan usaha produksi yang kegiatannya mengolah alam atau memanfaatkan tanah agar tanah dapat menghasilkan dan atau memperbanyak barang. Contoh pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikana. Industri Industri adalah lapangan usaha produksi yang kegiatannya mengelola bahan mentah dan bahan penolong. .ntuk dapat menghasilkan barang atau jasa setengan jadi. Contoh industri pakaian, industri makanan, industri kosmetik. erdagangan erdagangan adalah lapangan usaha yang kagiatannya sebagai perantara pemindahan hak milik barang dari produsen ke konsumen dengan cara memperjual-belikannnya dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan engangkutan ' transportasi engangkutan ' transportasi adalah lapangan usaha yang kegiatannya memperpendek jarak antara produsen dengan konsumen melalui cara memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. f. 1asa

b.

c.

d.

e.

1asa adalah lapangan usaha yang kegiatannya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Contohnya dokter, guru, bank, psikolog, dan perbengkelan. H. PERLUASAN PRODUKSI

D
.ntuk memperluas produksi dapat dilakukan dengan cara : 1. 8kstensifikasi Meningkatkan produksi dengan cara menambah atau memperluas faktor produksi yang digunakan. manambah bahan pertanian contoh :

2.

Intensifikasi Meningkatkan produksi dengan cara mempertinggi prokdukti"itas tanpa menambah faktor produksi. contoh : meningkatkan produksi pertanian dengan cara panca usaha tani. +ifersifikasi Meningkatkan produksi dengan cara menambah jenis hasil produksinya. contoh : meningkatkan pertanian, sa!ah hanya tidak hanya ditanami padi atau ketela, tetapi juga ditanami semangka, kobis dan lain-lain.

4.

I.

3asionalisasi Meningkatkan produksi dengan cara meningkatkan manajemen keilmuan melalui jalur pendidikan dan teknologi. -EORI PRODUKSI HUKUM HASIL LEBIH YANG MAKIN MENURUN (-HE LA: O3 DEMINISHING MARGINAL RE-RUNS) Menurut hukum ini apabila faktor produksi $tenaga kerja% ditambah terus menerus sebanyak unit tertentu, apabila mulanya total produksi akan semakin meningkat. )kan tetapi, sesudah produksi mancapai tingkat tertentu, produksi marginal atau tambahan produksi akan semakin menurun hingga akhirnya mencapai titik negatif. erhatikan tabel berikut ini @ 1ml mesin 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1ml 0.&erja 1 2 4 5 6 7 D C B 1A 1ml. roduksi 2A 5C DC 1A5 122 142 15A 157 16A 162 rod 3ata-rata 2A 25 27 27 25,5 22 1C,C 17 14,4 11 2C 4A 27 1C 1A C 7 5 2 0ambahan produksi

5.

(erlakunya the la! of diminshing teturn diperlukan beberapa asumsi : a. #alah satu faktor produksi $misalnya tanah pada pertanian atau mesin pada industri% harus tetap sehingga penbandingannya bertambah. b. 0eknik produksi yang diterapkan dalam proses produksi tetap jika tingkat produksi yang diterapkan lebih canggih berarti dapat mempertinggi produkti"itas setiap tenaga kerja, maka hukum tersebut tidak berlaku. c. +aya kerja $produktifitas% faktor produksi yang diubah harus sebanding $sama %. #eandainya faktor produksi yang diubah jumlah tenaga kerja maka tingkat pengetahuan dan ketrampilan tenaga kerja tersebut harus sama terhadap pekerjaan yang dimaksud. BAB I@ PERMIN-AAN, PENA:ARAN, DAN HARGA KESEIMBANGAN A. PERMIN-AAN (deman) 1. Pe#$er&ia# Per)i#&aa# ermintaan adalah keseluruhan barang dan jasa yang diminta di pasar pada !aktu tertentu pada berbagai tingkatan harga. )da berbagai macam permintaan antara lain F a. ermintaan absolut *aitu permintaan yang tidak berdaya beli, karena tidak didukung dengan kemampuan untuk menbayar. b. ermintaan potensial *aitu permintaan yang berdaya beli, tetapi belum dilaksanakan. c. ermintaan efektif *aitu permintaan yang berdaya beli karena disertai uang yang cukup. *. K"r<a er)i#&aa# ermintaan suatu barang dapat dilihat pada tabel permintaan dan kur"a permintaan di ba!ah ini @ 0abel ermintaan (eras + BA 1umlah -arga per kg permintaan $+.% CA 3p 2.DAA,AA 6A ton DA 3p 2.7AA,AA 7A ton 3p 2.6AA,AA DA ton 7A 3p 2.5AA,AA CA ton 3p 2.4AA,AA BA ton 6A + G 24AA 4. 3a'&+r-8a'&+r ya#$ )e) e#$ar"hi Per)i#&aa# 25AA 26AA 27AA 2DAA

C
a. -arga barang -arga permintaan bertambah dan harga turun permintaan berkurang b. Intensitas kebutuhan &ebutuhan yang semakin mendesak untuk dipenuhi menyebabkan permintaan bertambah c. #elera konsumen 1ika selera masyarakat bertambah menyebabkan permintaan barang bertambah d. 1umlah pendapatan endapatan masyarakat naik mengakibatkan permintaan barang bertambah e. 1umlah penduduk #emakin bertambah penduduk di suatu daerah akan mengakibatkan bertambahnya permintaan untuk pemenuhan kebutuhan f. )danya barang subtitusi )danya barang pengganti $barang substitusi%, mengakibatkan barang tersebut berkurang, ada kecenderungan masyarakat beralih ke barang substitusi% H"'"# Per)i#&aa# -ukum permintaan berbunyi : : 1umlah barang yang diminta berbanding terbalik dengan harga : artinya jika harga turun maka junlah barang yang diminta cenderung naik atau sebaliknya jika harga naik jumlah barang yang diminta sedikit.

5.

+ +2

+1

o +1 + 1 +2

A G1 Go G2 Per$esara# K"r<e Per)i#&aa# &ur"e permintaan dapat bergeser kekiri ataupun ke kanan, disebabkan harga diluar yang semula diasumsi citeries peribus ternyata mengalami perubahan. Ceteries paribus adalah faktor-faktor diluar dalam keadaan tidak berubah. Misal : jika harga naik menurut hukum permintaan, permintaan akan bertambah. -ukum permintaan tersebut akan berlaku jika faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan $diluar faktor harga% tidak berubah 1ika harga naik 1AH sementara pendapatan masyarakat naik 16 H, permintaan akan mengalami perubahan naik atau turunI )dapun faktor-faktor yang mempengaruhi bengesernya kur"e permintaan antara lain : 1. erubahan harga barang 2. #elera masyarakat yang berubah 4. erubahan junlah penduduk 5. erubahan tingkat pendapatan 6. erubahan distribusi pendapatan 7. erubahan dimasa yang akan datang erhatikan kur"e berikut : &eterangan : a &ur"e permintaan bergeser kekanan ++1, pergeseran ini menggambarkan permintaan bertambah. b. &ur"e permintaan bergeser kekiri ++2, pergeseran ini menggambarkan permintaan berkurang =. 3"#$si Per)i#&aa# /ungsi permintaan adalah fungsi yang menghubungkan antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. -ubungan antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta dalam fungsi matematis dinyatakan dengan notasi y J f$?% yang jika diterapkan dalam fungsi permintaan dinyatakan dengan G J f$ % artinya jumlah barang G $quantity% sebagai "ariabel bebas $independent% dipengaruhi oleh tingkat harga $Price% sebagai "ariabel terikat $dependent% a. 3umusan /ungsi ermintaan (entuk dasar fungsi permintaan 7.

Gd J a K b
b. Menentukan fungsi permintaan : K 1 c. J 2K 1 G2 K G1

G a.b $G K G1%

J jumlah barang yang diminta J tingkat harga J konstan atau K 1 2K 1 J G K G1 G2 K G1

<ambar &ur"a ermintaan <ambar kur"a fungsi permintaan Gd J 12 K 2 langkahnya adalah menentukan titik potong sumbu tegak $ % dan sumbu datar $G% Gd J 12 K 2 G A 12 7 A 1ika G J A Gd J 12 K 2 A J 12 K 2 -12 J - 2 J -12'-2 J 7 titik potong sumbu 1ika J A Gd J 12 K 2 Gd J 12 K 2$ % Gd J 12 K A Gd J 12 titik potong sumbu G $12,A% $A,7%

<ambar kur"a Gd J 12 K 2 1A

7 5 2 G A B. 2 5 7 C 1A 12 PENA:ARAN (supplay) 1. Pe#$er&ia# ena!aran adalah jumlah barang yang ingin di jual oleh penjual pada suatu pasar pada !aktu tertentu dengan berbagai tingkatan harga *. H"'") Pe#a9ara# 1umlah pena!aran barang berbanding searah dengan tingkat harga, bila harga naik jumlah pena!aran bertambah, bila harga turun jumlah pena!aran berkurang. 1adi, semakin tinggi tingkat harga semakin banyak tingkat pena!aran, dan semakin rendah tingkat harga semakin sedikit tingkat pena!arannya sehingga kur"e pena!aran berslo"e positif. 4. 3a'&+r-8a'&+r ya#$ Me) e#$ar"hi Pe#a9ara# a% (iaya produksi &enaikan biaya produksi mengakibatkan berkurangnya pena!aran b% 0ehnologi &emajuan tehnologi mampu menambah pena!aran c% -arapan untuk memperoleh keuntungan #emakin besar harapan keuntungan, maka pena!aran bertambah dengan harapan keuntungan semakin besar d% -arapan harga dimasa depan 1ika harga yang akan datang diperkirakan naik, maka pena!aran berkurang dan akan bertambah jika harga betulbetul naik. (arang pada saat harga diperkirakan naik menyebabkan para produsen menyimpan barang untuk dijual kembali jika harga naik. e% 0ujuan-tujuan lain .ntuk memenangkan persaingan banyak penjual yang menjual dengan cara obral, atau untuk menekan harga banyak produksi mengurangi produksi akibatnya pena!aran barang berkurang f% 0imbulnya produsen baru (erdirinya produsen baru akan menambah pena!ran 5 Be#&"' '"r<e e#a9ara# 0 0abel permintaan -arga tepung $ er kg% DAAA 7AAA 6AAA 5AAA 4AAA &ur"a permintaan DAAA 7AAA 6AAA 5AAA 4AAA # 1AAA &eterangan : a. b. c. 7. ada saat harga 3p D.AAA,- jumlah yang dita!arkan 6.AAA,&etika harga turun 3p 7.AAA,- jumlah pena!aran juga turun menjadi 5.AAA,#aat harga turun 3p 6.AAA,- pena!aran menjadi 4.AAA,Per$esera# K"r<e Pe#a9ara# &ur"e pena!aran dapat bergeser ke kiri ataupun ke kanan. -al ini disebabkan adanya perubahan dari faktor-faktor yang mempengaruhi. ergeseran kur"e pena!aranF 2AAA 4AAA 5AAA 6AAA # 1umlah yang +ita!arkan 6AAA 5AAA 4AAA 2AAA 1AAA Gd J 12 K 2

#
<ambar pergeseran kur"a pena!aran

#s

1A
D. 3"#$si Pe#a9ara# /ungsi pena!aran adalah fungsi yang menghubungkan antara tingkat harga dengan jumlah barang yang ta!arkan. -ubungan antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta dalam fungsi matematis dinyatakan dengan notasi y J f$?% yang jika diterapkan dalam fungsi permintaan dinyatakan dengan G J f$ % artinya jumlah barang G $quantity% sebagai "ariabel bebas $independent% dipengaruhi oleh tingkat harga $Price% sebagai "ariabel terikat $dependent% a. 3umusan /ungsi ena!aran (entuk dasar fungsi permintaan

Gs J a K b
Menentukan fungsi permintaan : 2K 1 K 1 J G2 K G1 4% b.

G a.b

J jumlah barang yang dita!arkan J tingkat harga J konstan K 1 2K 1 G K G1 G2 K G1

$G K G1%

atau

<ambar &ur"a ena!aran <ambar kur"a fungsi pena!aran Gs J K 5 L 2 langkahnya adalah menentukan titik potong sumbu tegak $ % dan sumbu datar $G% Gs J K 5 L 2 G A K5 2 A 1ika G J A Gs J K 5 L 2 Gs J K 5 L 2 5J 2 J 5'2 J 2 titik potong sumbu 1ika J A Gs J K 5 L 2$A% Gs J K 5 L A Gd J K 5 Gd J K 5 titik potong sumbu G $K 5,A% $A,2%

<ambar kur"a Gs J K 5 L 2 5 4 2 1 K7 %. K5 K2 A 2 5 G 7 Gs J K 5 L 2

HARGA KESEIMBANGAN ( equilibrium price) 1. Pe#$er&ia# 0erbentuknya harga keseimbangan karena bertemunya antara permintaan dan pena!aran di suatu pasar. )pabila jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang dita!arkan, maka timbullah harga keseimbangan $ Equilibrium Price% atau disebut juga : -aga asarM. 1adi harga keseimbangan adalah tingkat keseimbangan antara permintaan dan pena!aran. (ila permintaan lebih besar dari pena!aran maka harga akan naik dan bila pena!aran melebihi permintaan maka harga akan turun. 1ika digambarkan dalam suatu grafik ke dua kur"e permintaan dan pena!aran akan berpotongan dalam suatu titik yang dinamakan titik 8NuNsi atau titik 8Nuilibrium $titik keseimbangan% yang menggambarkan harga keseimbangan yang disebut juga harga obyektif atau harga pasar. -a/e! Har$a Kesei)/a#$a# .ntuk jelasnya perhatikan tabel grafik diba!ah ini F -arga ermintaan $unit% ena!aran $unit%

*.

3p 1.CAA,AA 1A.AAA 4A.AAA 3p 1.7AA,AA 16.AAA 26.AAA 3p 1.5AA,AA 2A.AAA 2A.AAA 3p 1.2AA,AA 26.AAA 16.AAA 3p 1.AAA,AA 4A.AAA 1A.AAA &eterangan : a. &eseimbangan harga terbentuk pada harga 3p. 1.5AA,AA dimana jumlah permintaan sama dengan jumlah pena!aran yaitu 2A.AAA unit b. 1ika harga dinaikan menjadi 3p. 1.7AA,AA, maka akan terjadi kelebihan pena!aran dan kekurangan permintaan sebanyak 1A.AAA unit $26.AAA pena!aran K 16.AAA permintaan% c. 1ika harga diturunkan menjadi 3p. 1.2AA,AA, maka akan terjadi kekurangan pena!aran dan kelebihan permintaan sebanyak 1A.AAA unit $26.AAA permintaan K 2A.AAA pena!aran% 4. K"r<a Har$a Kesei)/a#$a# 3p. 1.CAA 1.7AA 8 1.5AA 1.2AA 1.AAA # + + #

11
1A.AAA 16.AAA 2A.AAA 26.AAA 4A.AAA unit &eterangan : a. &ur"e ++ merupakan kur"e permintaan dan kur"e ## adalah kur"e pena!aran. b. -arga keseimbangan terjadi pada perpotongan antara kur"e ++ dan kur"e ## pada 0itik 8, titik 8 itulah yang menunjukkan harga pasar karena pada titik tersebut terjumlah sama antara permintaan dan pena!aran yaitu 2A.AAA. dengan harga yang sama pula 3p 1.5AA,3"#$si Har$a Kesei)/a#$a# &eseimbangan pasar terjadi karena interaksi antara penjual dan pembeli. 0itik eNuasi $ekuilibrium% adalah titik yang menunjukan tingkat harga dan jumlah barang yang disepakati oleh penjual dan pembeli. 1adi keseimbangan pasar terjadi pada saat jumlah permintaan dan pena!aran sama pada harga yang disepakati. +alam fungsi matematis keseimbangan pasar dirumuskan dengan :

5.

Gd J Gs dan d J s
Contoh : +iketahui fungsi permintaan Gd J 1A K 2 dan fungsi pena!aran Gd J KC L 5 0entukan tingkat harga dan jumlah barang pada keseimbangan pasarI 1a!ab : &eseimbangan pasar tercapai jika Gd J Gs Gd J 1A K 2 Gd J KC L 5 1A K 2 J KC L 5 1A L C J 5 L 2 1C J 7 J 1C'7 jadi J 4 #ubstitusikan J 4 ke salah satu funsi G J 1A K 2$4% G J 1A K 7 jadi G J 5 1adi keseimbangan pasar terjadi pada tingkat harga J 4 dan jumlah barang G J 5 dan dituliskan dalam bentuk titik koordinat $G, % atau $5,4% <ambar kur"a keseimbangan harga Gd J 1A K 2 Gd J KC L 5 A 6 A KC 1A A 2 A 6 4 2 A 5 $Gd J 1A K 2 % $Gd J KC L 5 % $5,4%

D.

Per"/aha# Har$a Kesei)/a#$a#

ermintaan dan pena!aran dapat berubah-ubah sehingga dapat pula mengubah harga keseimbangan. erubahan harga keseimbangan disebabkan pula oleh faktor di luar harga yang semula eliteriparibus mengalami perubahan sehingga kur"a permintaan pendapatan dan kur"a pena!aran mengalami perubahan. Contoh : erubahan harga keseimbangan karena pendapatan naik sehingga permintaan bertambah. &emungkinan perubahan harga keseimbangan antara lain : 1. ena!aran bertambah 2. ena!aran berkurang 4. ermintaat bertambah 5. ermintaan berkurang Contoh : )d. 1 dan 2 tampak dalam kur"a di ba!ah ini : + 2 8 1 81 # #1

G2

G1

&eterangan : 1. #emula harga di ; , jumlah G# J ;G harga keseimbangan di 8 2. (ila Gs bertambah menjadi ;G1 maka harga turun menjadi ; 1 dan kur"a harga keseimbangan bergeser yaitu menjadi 82. 4. +emikian juga G# berkurang menjadi ;G2 maka harga menjadi ; 2 dan kur"a kesimbangan bergeser yaitu menjadi di 82. )d. 1 dan 2 tampak dalam kur"a diba!ah ini :

12
&eterangan : 1. #emula harga di ; permintaan keseimbangan di titik 8 2. (ila G+ bertambah menjadi ;G2 maka harga menjadi ; 1 dan kur"a keseimbangan bergeser menjadi 82. 4. (ila G+ berkurang menjadi ;G1 maka harga menjadi ; 1 dan kur"a keseimbangan bergeser menjadi 81. 5. G+ J Guantity of +emand $jumlah barang yang di minta%. Pera#a# Pe)eri#&ah emerintah berperan dalam menentukan barang di pasar dengan cara : 1. embatasan produksi 2. embelian dan penjualan oleh pemerintah 4. emberian #ubsidi 5. engendalian harga dengan penetapan harga maksimum. eranan pemerintah dalam menentukan harga ini sangat penting, terutama untuk barang-barang kebutuhan pokok. &arena barang tersebut bersifat in 8lastis. D. ELAS-ISI-AS HAR *ang dimaksud elastisitas harga adalah derajat kepekaan jumlah permintaan pena!aran terhadap perubahan harga. Istilah elastisitas harga sering dikatakan elastisitas saja. 8lastisitas ini di kelompokkan menjadi : a. 8lastisitas ermintaan $8+% b. 8lastisitas ena!aran $8+% E!as&isi&as Per)i#&aa# (ED) *aitu derajat kepekaan jumlah permintaan terhadap perubahan harga. .ntuk mengukur besar kecilnya pengaruh tersebut digunakan suatu angka disebut &oefisiensi 8lastisitas $8% Cara menghitung koefesien 8lastisitas ermintaan ini dapat dilakukan dengan : a. A#$'a Pr+se#&ase

1.

8 + J H O GA HO p
/.

H O G+ HO

J J

rosentase perubahan jumlah permintaan rosentase perubahan harga

A#$'a A/s+!"& ()a&e)a&is Se(erha#a)

J erubahan jumlah permintaan J rosentase perubahan harga J 1arga semula G+ J 1umlah ermintaan -asil perhitungan koefesien elastisitas permintaan tersebut ada lima kemungkinan, yaitu elastisitasnya : 1. 8P1 : ermintaan 89)#0I# 2. 8Q1 : ermintaan I2 89)#0I# 4. 8J1 : ermintaan 89)#0I#I0)# .2I083 J 2803)9 5. 8JR : ermintaan 89)#0I#I0)# #8M .32) 6. 8JA : ermintaan I2 89)#0I# #8M .32) &eterangan : 1%.8 P 1 , ermintaan elastis disebut 8lastis )pabila kebutuhan jumlah permintaan lebih besar dari pada perubahan tingkat harga. Contoh : barang hasil industri 2%.8 Q 1 : ermintaan I2 89)#0I# )pabila perubahan jumlah permintaan lebih kecil dari pada perubahan tingkat harga. 4%.8 J 1 : ermintaan 89)#0I#I0)# .2I083 J 2803)9 )pabila perubahan jumlah permintaan sama besar $sebanding % dengan perubahan tingkat harga. Contoh : barang yang cocok dengan kebutuhan. 5%.8 J R : ermintaan 89)#0I#I0)# #8M .32) )pabila pada tingkat harga tertentu, jumlah permintaan berubah tidak terbatas Contoh : Menjelang hari raya kurban, harga kambing naik ada saat harga ((m naik, harga barang lain naik 6%.8 J A : ermintaan I2 89)#0I# #8M .32) )pabila setiap terjadi perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah permintaan. Contoh : -arga obat $resep dokter% *. E!as&isi&as Pe#a9ara# *aitu derajat kepekaan jumlah pena!aran terhadap perubahan harga. Cara menghitung koefesien elastisitas pana!aran ini juga dapat dilakukan dengan : H p Gs J rosentase perubahan jumlah permintaan Hp J rosentase perubahan harga 8s J H O GA

8 + J O G+ ? p O G+

OG+ O

HO p
)ngka )bsolut J erubahan jumlah permintaan J erubahan harga J 0& harga semula Gs J 1umlah pena!aran semula -asil perhitungan koefesien permintaan tersebut ada lima kemungkinan, yaitu ealstisitasnya : 1. 8P1 : ena!aran 89)#0I# 2. 8Q1 : ena!aran I2 89)#0I# 4. 8J1 : ena!aran 89)#0I#I0)# .2I083 J 2803)9 5. 8JR : ena!aran 89)#0I#I0)# #8M .32) 6. 8JA : ena!aran I2 89)#0I# #8M .32) &eterangan : 1%.8 P 1: ena!aran disebut 89)#0I# )pabila perubahan jumlah pena!aran lebih besar dari pada tingkat harga Contoh : erubahan harga pada hasil industri yang banyak pentingnya.

8s J O G# ? p O Gs

H p Gs p

14
2%. 8 Q 1: ena!aran I2 89)#0I# )pabila perubahan jumlah pena!aran lebih kecil dari pada tingkat harga Contoh : erubahan harga pada hasil industri yang banyak pentingnya. 8 J 1: ena!aran 89)#0I#I0)# .2I083 J 2803)9

4%.

)pabila perubahan jumlah pena!aran sama besar $sebanding% dengan perubahan tingkat harga Contoh : -asil pertanian tertentu bukan merupakan kebutuhan pokok dan dianggap dapat menguntungkan produsen saat itu. 5%.8 J R : ena!aran 89)#0I#I0)# #8M .32) )pabila pada tingkat harga tertentu, jumlah pena!aran berubah tidak terbatas Contoh : harga karcis masuk bioskopmasuk 6%. 8JA : ena!aran I2 89)#0I# #8M .32) )pabila setiap terjadi perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah pena!aran. Contoh : jual beli tanah Contoh erhitungan 8lastisitas ena!aran $ 8s% #oal : #ebuah barang 3p 1.AAA,AA terdapat pena!aran 1AA unit kemudian harga naik menjadi 3p 1.6AA, pena!aran menjadi 2AA unit. 0entukan elastisitas pena!ran dan kur"anya enyelesaian : +iketahui : 2 J 3p 1.6AA,AA,+itanya : 8s J E. I BAB @ PASAR BARANG A. PENGER-IAN PASAR 0empat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan kegiatan transaksi pembelian dan penjualan. B. BEN-UK A BEN-UK PASAR 1. asar ersaingan #empurna asar persaingan sempurna adalah pasar dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan harga ditentukan oleh kesepakatan antara pembeli dan penjual a. %iri-.iri asar ersai#$a# se) "r#a0 1% 0erdapat banyak pembeli dan penjual 2% (arang yang diperdagangkan homogen 4% embeli dan penjual $faktor produksi% bebas keluar masuk pasar 5% elaku pasar bebas memperoleh informasi tentang pasar dan harga yang berlaku 6% (ebas campur tangan pemerintah 7% -arga ditentukan interaksi antara pembeli dan penjual, tidak satupun pembeli dan penjual mampu mempengaruhi harga D% 0erjadi persaingan bebas, dan untuk mendapatkan keuntungan maksimum penjual harus meningkatkan jumlah barang yang diproduksi dan melakukan ifisiensi biaya produksi Ke/ai'a# 1% embeli memperoleh kepuasan maksimum, karena bebas menentukan pilihan 2% enjual memperoleh keuntungan maksimum, karena dapat menjual barang sebanyak-banyaknya 1 J 3p 1.AAA,AA,G2 J 2AA unit G1 J 1AA unit

/.

..

*.

Ke/"r"'a# 1% 0idak adanya pilihan bagi konsumen untuk memilih barang, karena barangnya homogen 2% 0idak ada kemauan produsen untuk mengadakan penelitian, karena pada jangka panjang yang diperoleh hanyalah keuntungan normal Pasar B"'a# Persai#$a# Se) "r#a a. Pasar M+#+ +!i )dalah bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual dengan banyak pembeli. 1) %iri-.iri Pasar M+#+ +!i a% -anya ada satu penjual b% -arga ditentukan penjual c% 0erdapat hambatan yang kuat bagi penjual lain untuk memasuki pasar d% 0idak ada barang substitusi *) Se/a/-se/a/ &er6a(i#ya )+#+ +!i a% Menguasai bahan baku'mentah b% emberian hak monopoli oleh pemerintah. c% Memiliki hak paten d% asar yang terbatas 4) Ke/ai'a# asar )+#+ +!i a% &euntungan yang diperoleh diatas normal, sehingga mampu mengadakan penelitian dan pengembangan b% Mudah melakukan efisiensi, karena produksi dalam skala besar 5) Ke/"r"'a# asar )+#+ +!i a% Menimbulkan ketidakadilan dalam perdagangan b% 0erjadinya pemborosan penggunaan faktor produksi, karena tiadanya persaingan 6% %a) "r &a#$a# e)eri#&ah, untuk mengendalikan harga pemerintah menggunakan kebijakan penetapan harga maksimum. Pasar O!i$+ +!i asar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi pembeli dan penjual, dimana terdapat beberapa penjual'produsen yang menguasai pasar %iri-.iri asar +!i$+ +!i 1% 0erdapat beberapa penjual yang menguasai pasar 2% (arang bersifat homogen atau defferentiated product $sama tetapi berbeda%

/.

15
4% 0erdapat hambatan yang cukup bagi penjual lain untuk masuk pasar 5% #eorang penjual mampu mempengaruhi harga pasar atas barangnya sendiri 6% Contoh : pasar air meneral $aNua%, pasar kendaraan bermotor c. asar Monopolistik asar monopolistis adalah suatu bentuk interaksi antara banyak pembeli dan penjual dengan barang yang sama tetapi berbeda corak $defferentiated%. Ciri-ciri pasar monopolistis: 1% 0erdapat banyak penjual dan pembeli 2% (arangnya bersifat sama tetapi berbeda corak $defferentiated product% 4% enjual memiliki kekuatan monopoli atas barangnya sendiri 5% .ntuk memenangkan persaingan, penjual dituntut aktif melakukan promosi 6% &eluar masuk masuk relatif lebih mudah

BAB @I PASAR SUMBER13AK-OR PRODUKSI A. PENGER-IAN asar faktor produksi suatu bentuk interaksi antara permintaan dan pena!aran faktor-faktor produksi. Ciri-ciri pasar faktor produksi: 1. permintaan faktor produksi berasal dari produsen sebagai pemakai faktor produksi 2. pena!aran faktor produksi berasal dari konsumen sebagai pemilik faktor produksi B. ,ENIS A ,ENIS PASAR 3AK-OR PRODUKSI 1 Pasar 3a'&+r Pr+("'si A!a) (&a#ah) (alas jasa bagi pemilik tanah atas penggunaan dalam proses produksi dinamakan se!a tanah $rent% a%. 0erbentuknya harga se!a tanah

se!a tanah +1 1 +o o
/)

+2 +1 # +o +2 luas tanah

-e+ri Se9a -a#ah

(erdasarkan grafik menunjukan bah!a ena!aran se!a tanah bersifat inelastis sempurna artinya berapapun harga se!a pena!aran akan tanah tidak berubah $tetap%, -arga se!a tanah dalam pasar ini dipengaruhi oleh besarnya permintaan akan tanah. 1ika permintaan bertambah dari +o ke ++1 maka harga akan naik pada tingkat harga ; 1, dan sebaliknya jika permintaan turun ke ++2 maka harga turun pada tingkat harga ; 2

;
1% 2% 4%

0eori +efferensial $+a"id 3icardo% 0inggi rendahnya se!a tanah dipengaruhi tingkat kesuburannya. 0eori +efferensial $>on 0hunen% 0inggi rendahnya se!a tanah dipengaruhi oleh letaknya. 0eori -arga +eri"asi 0inggi rendahnya se!a tanah dipengaruhi oleh perubahan permintaan barang yang dihasilkan oleh tanah tersebut.

*.

Pasar -e#a$a Ker6a )dalah tempat bertemunya permintaan dan pena!aran tenaga kerja. (alas jasa :hargaM yang diterima tenaga kerja disebut upah. a% -er/e#&"' har$a (" ah) tenaga kerja pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan $produsen% dan pena!aran $konsumen%. b% -+eri U ah 1% 0eori upah normal '!ajar $+a"id 3icardo% (esarnya upah didasarkan pada biaya-biaya yang dikeluarkan pekerja untuk kebutuhan hidup keluarga dan disesuaikan dengan kemampuan peruahaan 2% 0eori upah besi $/erdinand 9asalle% +alam kedudukan yang lemah pekerja menerima upah serendah-rendahnya dari pengusaha untuk memperoleh laba sebesar-besarnya 4% 0eori produkti"itas kerja $>on 0hunenn% (esarnya upah cenderung sama dengan produkti"itas dari tenaga kerja terakhir yang dibayar. Pasar 8a'&+r r+("'si )+(a! +alam pasar ini permintaan modal dari produsen untuk menambah dalam memperluas usahanya dan pena!aran dari konsumen yang mampu menyisihkan pendapatannya dalam bentuk tabungan, balas jasa yang diterima pemilik modal berupa bunga. -e+ri /"#$a )+(al a% 0eori produkti"itas $1( #ay% (unga modal berasal dari produkti"itas modal yang dipergunakan dalam produksi b% 0eori pengorbanan $1ohn #tuart Mill dan Marshall% (unga modal dibayarkan, karena pemilik modal telah mengorbankan tidak menggunakan modalnya sendiri dan digunakan orang lain. c% 0eori )gio $>on (ohm (a!erk% (unga modal berasal dari pemakai berhubungan dengan telah menggunakan modalnya terlebih dahulu, sedangkan pemilik masih menunngu ' menunda menggunakannya. $perbedaan !aktu penggunaan modal antara pemilik dan peminjam%

4.

16
5. Pasar Ke9ira"sahaa# ermintaan produsen dalam pengelolaan proses produksi menimbulkan terjadinya pasar ke!irausahaan, dimana para !irausaha akan menerima jasa berupa laba. -e+ri !a/a 9ira"saha: a% 0eori ino"asi $#chumpeter% 9aba !irausaha berasal dari kemampuan !irausaha menghasilkan temuan-temuan baru, sehingga dapat menghasilkan produk baru. b% 0eori resikon usaha $-a!ley% )tau teori risk bearing theory, laba berasal dari keberanian !irausaha dalam menghadi resiko yang mungkin dalam berusaha c% 0eori nilai lebih $&arl Mar?% 9aba !irausaha berasal dari nilai lebih hasil kerja buruh yang tidak dibayarkan oleh !irausaha.

BAB @II PENDAPA-AN NASIONAL A. PENGER-IAN 1. endapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh seluruh masyarakat dalam suatau negara selama satu tahun. 2. endapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga $30&% atau masyarakat di suatu negara dari penyerahan haktor-faktor produksi selama satu tahun. 4. pendapatan nasional adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat suatu negara dalam kurun !aktu tertentu. KONSEP PENDAPA-AN NASIONAL 1. Pr+("' D+)es&i' Br"&+ (PDB) roduk +omestik (ruto atau <ross +omestic roduct $<+ %, adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan seluruh !arga masyarakat $termasuk !arga negara asing% suatu negara dalam periode tertentu biasanya satu tahun. GDP B GNP C Pr+("' Ne&&+ (ari !"ar #e$eri *. Pr+("' Nasi+#a! Br"&+ (PNB) roduk 2asional (ruto atau <ross 2ational roduct $<2 %, adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk di dalamnya barang dan jasa yang dihasilkan !arga negara tersebut yang berada'bekerja di luar negeri. (arang dan jasa yang dihasilkan !arga negara asing yang bekerja di dalam negeri tidak termasuk <2 . GNP B GDP A Pr+("' Ne&&+ &erha(a !"ar #e$eri 4. Pr+("' Nasi+#a! Ne&&+ (PNN) roduk 2asional 2eto atau 2et 2ational roduct $22 %, atau produk nasional bersih adalh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun setelah dikurangi penyusutan $depresiasi% dan barang modal pengganti NNP B GNP A (Pe#y"s"&a# C Bara#$ e#$$a#&i )+(a!) 5. Pe#(a a&a# Nasi+#a! Ne&&+ (Bersih) endapatan 2asional (ersih atau 2et 2ational Income $22I% adalah nilai dari produk nasional bersih $net national product% dikurangi dengan pajak tidak langsung NNI B NNP A Pa6a' &i(a' !a#$s"#$ 7. Pe#(a a&a# Perse+ra#$a# endapatan erseorangan atau ersonal Income $ I%, adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima perseorangan sebagai balas jasa dalam proses produksi. endapatan perseorangan ini dapat juga disebut pendapatan kotor, karena tidak semua pendapatan perseorangan netto jatuh ke tangan pemilik faktor produksi, sebab masih harus dikurangi laba yang tidak dibagi, pajak perseroan $perusahaan%, iuran jaminan sosial maupun pembayaran yang bersifat transfer payment $pembayaran pindahan% seperti pensiun. PI B =. NNI A I"ra# ,a)i#a# s+sia! A I"ra# as"ra#si A La/a (i&aha# A Pa6a' erser+a# C -ra#s8er ay)e#&

B.

Pe#(a a&a# Sia Di'+#s")si (Be/as) endapatan (ebas atau +isposable Income $+I%, adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap untuk dibelanjakan penerimaanya. endapatan ini merupakan hak mutlak bagi penerimanya. endapatan bebas diperoleh dari pendapatan perseorangan dikurangi pajak langsung. +I J I K ajak langsung

>.

K+#s")si (a# -a/"#$a# &onsumsi atau Consumption $C% dan 0abungan atau #a"ing $#%, adalah pendapatan bebas yang dipergunakan pemiliknya untuk memenuhi kebutuhan dan sisanya merupakan tabungan pemiliknya. % B DI A S (a# S B DI A %

Contoh : &onsep +asar erhitungan endapatan 2asional &omponen *ang +iperhitungkan Gr+ss D+)es&i. Pr+(".& (GDP) a&a" PDB +itambah : endapatan bersih dari luar negeri $factor netto% $L% endapatan factor produksi yang diterima dari 92 $A% endapatan factor produksi yang dibayarkan ke 92 Gr+ss Na&i+#a! Pr+(".& (GNP) a&a" PNB +ikurangi : enyusutan barang modal $+epresiasi% Ne& Na&i+#a! Pr+(".& (NNP) +ikurangi : #atuan $3p% (esaran $3p% *.7DD.DDD -4AA.AAA 2AA.AAA 6AA.AAA *.*DD.DDD 56A.AAA -56A.AAA 1.>7D.DDD

17
ajak tidak langsung Ne& Na&i+#a! I#.+)e (NNI) +ikurangi : 9aba ditahan ajak keuntungan perusahaan $perseroan% 1aminan sosial +itambah : 0ransfer payment $subsidi% Pers+#a! I#.+)e (PI) +ikurangi : ajak langsung $pajak penghasilan% Dis +sa/!e I#.+)e (DI) +ikurangi : &onsumsi -a/"#$a# D6A.AAA 4AA.AAA 1AA.AAA 1AA.AAA 6A.AAA 6A.AAA 526.AAA -D6A.AAA 1.DDD.DDD

-6AA.AAA L6A.AAA 77D.DDD -6A.AAA 7DD.DDD -526.AAA >7.DDD

%.

-U,UAN DAN MAN3AA- MEMPELA,ARI PERHI-UNGAN PENDAPA-AN NASIONAL 1. 0ujuan Mempelajarai endapatan 2asional a. .ntuk mengetahui kemajuan perekonomian dan kemakmuran suatu negara b. .ntuk mengetahui taksiran tentang nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu masyarakat dalam satu tahun c. .ntuk mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat perekonomian d. .ntuk membatu pemerintah dalam menentukan kebijakan di bidang perekonomian. Manfaat Mempelajarai endapatan 2asional a..ntuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara b.Membandingkan perekonomian antar negara c.Membandingkan perekonomian antar daerah d.+apat menghitung pendapatan perkapita suatu negara

2.

+.

82+8&)0)2' M80;+8 83-I0.2<)2 82+) )0)2 2)#I;2)9 1. Pe#(e'a&a# Pr+("'si endapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan setipa nilai tambah $"alue added% dari proses produksi di dalam masyarakat $!arga negara asing dan penduduk% dari berbagai usaha $sektor% dalam suatu negara untuk jangka !aktu tertentu $satu tahun% 0erdapat 11 sektor usaha yang mempengaruhi pendapatan nasional yaitu : pertanian' peternakan'kehutanan'perikanan, pertambangan, industri, listrik'gas'air minum, bangunan, perdagangan'hotel'restoran, transportasi'komunikasi, bank'lembaga keuangan, se!a rumah, pemerintahan'pertahanan, jasa-jasa. -asil perhitungan dengan pendekatan produksi dinamakan <+ $<ross +omestic roduct%. PDB (Y) B E (P1 2 F1) C (P* 2 F*) C ... C (P# 2 F#)G *. Pe#(e'a&a# Pe#$e!"ara# endapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan rumah tangga pelaku ekonomi 30& $3umah 0angga &onsumen%, 30 $3umah 0angga rodusen%, 3umah 0angga emerintah dan 3umah 0angga Masyarakat 9uar 2egeri di dalam suatu negara selama periode tertentu $satu tahun% -asil perhitungan dengan pendekatan pengeluaran dinamakan <2 $<ross 2ational roduct%. GNP (Y) B % C I C G C (H A M) engeluaran 30& J C $consumption% atau konsumsi engeluaran 30 J I $In"estment% atau in"estasi engeluaran emerintah J < $<o"erment 8?penditure% Masyarakat 9uar 2egeri J S K M $8?sport K Import% 1ika nilai <2 dibagi dengan jumlah penduduk akan menghasilkan perdapatan perkapita 4. Pe#(e'a&a# Pe#(a a&a# endapatan nasional dengan pendekatan pendapatan merupakan hasil penjumlahan dari se!a, upah, bunga dan laba yang diterima masyarakat pemilik faktor-faktor produksi selama periode tertentu $satu tahun% -asil perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan dinamakan endapatan 2asional atau 2ational Income $2I% NI (Y) B r C 9 C i C r B re#& (se9a), 9 B 9a$e (" ah), i B i#&ers (/"#$a), B r+8i& (!a/a)

BAB @III IN3LASI A. PENGER-IAN Inflasi adalah suatu keadaan yang mengakibatkan naiknya harga secara umum atau suatu proses meningkatnya harga-harga secara terus menerus. B. PENGGOLONGAN IN3LASI 1. (erdasarkan asal timbulnya inflasi a. Inflasi yang berasal dari dalam negeri, misalnya akibat terjadinya defisit anggaran yang dibiayai dengan mencetak uang baru b. Inflasi yang berasal dari luar negeri (imported inflation) sebagai akibat naiknya hraga barang impor 2. (erdasarkan cakupannya a. Inflasi tertutup (closed inflation), untuk beberapa barang tertentu b. Inflasi terbuka (open inflation), kenaikan harga pada semua barang c. Inflasi yang tidak terkendali (hyper inflation) 4. (erdasarkan parah atau tidaknya inflasi a. Inflasi ringan $di ba!ah 1AH setahun% b. Inflasi sedang $1AH - 4AH setahun% c. Inflasi berat $4AH - 1AAH%

1D
d. Inflasi tidak terkendali $ diatas 1AAH% SEBAB-SEBAB -ER,ADINYA IN3LASI 1. -ari'a# er)i#&aa# (demand pull inflation) Inflasi terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total se!aktu perekonomian dalam situasi fuul employment $tenaga kerja penuh%

%.

+1 +o 1 o ;
2.

# 81 8o Go G1

&eterangan gambar ermintaan semula +o, jika permintaan total bertambah maka kur"a permintaan bergerak ke kanan menjadi +1, sehingga mengakibatkan: &eseimbangan harga bergeser 8o K 81 0ingkat harga naik dari ; o ke ; 1 1umlah barang bertambah dari ;Go ke ;G1

+esakan biaya produksi $Cost push inflstion% &enaikan biaya produksi akibat naiknya harga barang $bahan baku% mengakibatkan berkurang produksi $output% di pihak permintaan cenderung tetap, sehingga harga barang menjadi naik.

+ 1 #o o
D. MENGUKUR LA,U IN3LASI 1.

#1 81

&eterangan gambar erna!aran semula #o, jika pena!aran total berkurang maka kur"a pena!aran bergerak ke kiri menjadi #1, sehingga mengakibatkan: &eseimbangan harga bergeser 8o K 81 0ingkat harga naik dari ; o ke ; 1 1umlah barang berkurang dari ;Go ke ;G1

8o

; engukuran Indeks G1 -arga Go Metode


a. I#(e's Las ayres (IL) &eterangan : I9 J n J Indeks 9aspayres -arga tahun tertentu $tahun yang dihitung indeksnya% -arga tahun dasar &uantitas $jumlah barang% tahun dasar

I9

T$ n ? Go% T$ o ? Go%

? 1AAH

o Go

J J

Contoh : Indeks -arga 9aspayres dari 6 macam barang. Harga (P) Nama Barang 2000 200 !andum "00 #00 !ula $00 . "0 Jagung &00 '00 Beras %"0 $00 (edelai .000 .200 Indeks harga tahun 2AA1 J

Jumlah barang (Q) 2000 200 $0 00 '0 "" %0

Pn.Qo 00 "0 "0 #0 %"

Po.Qo "0.000 &".000 ".000 '".000 %".000 &20.000

I9

4B7.6AA 42A.AAA

1A A

124,B 1

#0.000 %2."00 20.000 "'.000 $0.000 4B7.6AA Indeks tahun 2AAA $tahun dasar% dianggap 1AAH I9 J 124,B1 artinya telah terjadi Inflasi sebesar $124,B7 K 1AA% J 24,B7H

/.

I#(e's Paas.he (IP) &eterangan : I J n J Indeks aasche -arga tahun tertentu $tahun yang dihitung indeksnya% -arga tahun dasar &uantitas $jumlah barang% tahun tertentu $tahun yang dihitung indeksnya%

I
..

T$ n ? Gn% T$ o ? Gn%

? 1AAH

o Gn

J J

I#(e's Marsha!!

T n$Go ? Gn% T o$Go ? Gn%

1AAH

1C

d.

I-& $Indeks -arga &onsumen% Indeks -arga &onsumen adalah ukuran statistik yang menunjukan perubahan- perubahan pada harga dan jumlah barang yang dibeli konsumen.. I-& mengukur biaya langsung dibayar oleh konsumen pada tingkat harga eceran $retailer%. /aktor-faktor yang mempengaruhi Indeks -arga &onsumen $I-&% : 1%. &ebijakan pemerintah dibidang moneter dan perdagangan luar negeri 2% &ebijakan harga 4% 1umlah permintaan 5% &enaikan pendapatan 6% (iaya produksi 7% 2ilai kurs mata uang I- $Indeks -arga rodusen% Indeks -arga rodusen adalah ukuran statistik yang menunjukan pada harga pembelian barang oleh pedagang besar $!holesaler% /aktor-faktor yang mempengaruhi Indeks -arga rodusen $I- % : 1% &ebijakan pemerintah dibidang moneter 2% &ebijakan perdagangan luar negeri 4% 2ilai kurs mata uang 5% (iaya produksi Indeks -arga yang +iterima dan +ibayar etani 1% Indeks harga yang diterima petani merupakan harga-harga barang hasil pertanian /aktor-faktor yang mempengaruhi Indeks -arga yang +ibayar petani all: a% harga obat-obatan yang diperlukan petani b% jumlah hasil produksi c% musim

e.

f.

BAB HI 3UNGSI KONSUMSI DAN -ABUNGAN ). PENGER-IAN /ungsi konsumsi merupakan hubungan positif antara tingkat konsumsi dan tingkat pendapatan nasional B. BEN-UK UMUM 3UNGSI KONSUMSI #ecara matematis konsumsi dilambangkan dengan C J $y% C J konsumsi * J pendapatan C J a L b* a J konstan b J M C M C adalah bertambahnya konsumsi setiap pendapatan bertambah 3p.1,M C %. J C C J perubahan konsumsi $ C1 K C2 %

* * J perubahan pendapatan $ *1 K *2 % BEN-UK UMUM 3UNGSI -ABUNGAN #ecara matematis tabungan dilambangkan dengan # J $y% # J tabungan * J pendapatan #J K a L $1 K b%* -a J konstan $1-b% J M # M # adalah bertambahnya tabungan setiap pendapatan bertambah 3p. 1,M # J # * Contoh : +iket +iminta # J perubahan tabungan $ #1 K #2 % * J perubahan pendapatan $ *1 K *2 % atau M CLM #J1

: fungsi konsumsi C J 1AA L A,7* : M C, M #, fungsi tabungan, keseimbangan pendapatan, besarnya konsumsi dan tabungan jika pendapatan 3p. D6A,AA dan gambar grafik 1a!ab : a% M C J A,7 b% M # M CLM #J1 A,7 L M # J 1 M # J 1 K A,7 M # J A,5 c% /ungsi tabungan # J K a L $1 K b% * # J K 1AA L $1 K A,7%* # J K 1AA L A,5* d% &eseimbangan pendapatan * J C * J 1AA L A,7* * K A,7* J 1AA A,5* J 1AA * J 1AA'A,5 * J 26A e% 1ika pendapatan 3p. D6A, C J 1AA L A,7* C J 1AA L A,7 $D6A% C J 1AA L 56A C J 66A f% 1ika pendapatan 3p. D6A,AA # J K 1AA L A,5* # J K 1AA L A,5 $D6A% # J K 1AA L 4AA # J 2AA g% <ambar grafik C J 1AA L A,7* # J K 1AA L A,5* * A K177,7D C 1AA A C'# * A 26A *JC C J 1AA L A,7* # K 1AA A

1B
26A # J K 1AA L A,5* 1AA - 177,7D . BAB H UANG DAN BANK A. PENGER-IAN UANG 1. R+/er&s+#, uang adalah segala sesuatu yang umum diterima dalam pembayaran 2. A% Pi$a" (a# AG Har&, uang adalah kekayaan yang dapat melunaskan utangnya dalam !aktu tertentu 4. R+!!i# G -h+)as, uang adalah segala sesuatu yang siap pada umumnya diterima secara umum dalam pebayaran pembelian baran dan jasa dan untuk membayar utang B. ,ENIS UANG 1. Ua#$ /ara#$, benda yang dipakai dalam pertukaran. &esulitan uang barang antara laian F belum mempunyai nilai pecahan, jenis barang yang berlaku hanya terbatas pada suatu daerah, sulit untuk menyimpan dan mengangkut 2. Ua#$ 'ar&a! ((e)a#( (e +si&), terdiri uang kertas dan logam merupakan alat pembayaran yang sah 4. Ua#$ $ira!, yaitu uang diposit yang ada di bank dan dapat diambil se!aktu-!aktu dengan cek. 0erjadinya uang giral: a. Se&+ra# &"#ai di bank dalam bentuk giro b. Pri)ary (i +si&, setoran dari pihak lain melalui transfer antar rekening bank c. Deri<a&i<e (e +si&, setoran ke bank dengan menjual surat-surat berharga %. 3UNGSI UANG 1. /ungsi asli a. #ebagai alat kesatuan hitung $untuk menilai harga barang% b. #ebagai alat tukar $untuk membayar pembelian% 2. /ungsi tambahan a. .ntuk menyimpan kekayaan b. .ntuk membayar utang D. SYARA--SYARA- UANG 4. Di&eri)a ")") 5. S&a/i!i&y +8 <a!"e, mempunyai nilai yang stabil 6. E!as&i.i&y +8 s" !!y, jumlahnya mencukupi kebutuhan 7. P+r&a/i!i&y, mudah disimpan dan diba!a D. D"ra/i!i&y, tahan lama C. Di<isia/i!i&y, mudah dibagi dan mempunyai nilai pecahan E. 3AK-OR-3AK-OR YANG MEMPENGARUHI PEREDARAN UANG B. /aktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang a. Motif tarnsaksi b. Motif berjaga-jaga c. Motif spekulatif 1A. /aktor-faktor yang mempengaruhi pena!aran uang a. #truktur perekonomian b. 0ingkat pendapatan c. &ebijakan moneter d. -arga barang e. 1umlah penduduk 3. -EORI UANG 11. 0eori statis, nilai uang ditentukan atas barang yang digunakan untuk membuat uang 12. 0eori dinamis, antara lain 0oeri &uantitas oleh Ir"ing /isher dengan rumusan M> J 0 M J Money $jumlah uang beredar% > J >elocity of money circulation $kecepatan peredaran uang% J rice $harga barang% 0 J 0rade $jumlah barang yang diperdagangkan% BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA PENGER-IAN (ank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup. ,ENIS-,ENIS BANK Menurut .. erbankan 2o. D tahun 1BB2 1. Ba#' Se#&ra! (ank sentral $(ank Indonesia% bank yang berfungsi sebagai bank sirkulasi 0ugas pokok (ank #entral a. Mengatur, menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah b. Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan c. Memperluas kesempatan kerja untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. 0ugas lain bank sentral adalah bank sentral sebagai bank pemerintah, menga!asi dan melayani bank-bank sebagai banknya bank, memiliki hak oktroi $mencetak uang% Ba#' U)") (ank umum adalah bank yang memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. 0ugas pokok ' kegiatan bank umum : a. Menghimpun dana masyarakat $operasi kredit pasif% b. Memberikan pinjaman kepada masyarakat $operasi kredit aktif% .saha-usaha (ank umum: A - 1AA 26A * $pendapatan%

BAB HI A.

(.

*.

2A
a. b. c. d. e. f. 4. Menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan diposito maupun giro 0ransfer $pengiriman uang% #afe +eposit (o?s $tempat penyimpanan barang berharga% )ktifitas jual beli surat berharga (ankers ;rders $pemberian kuasa dari nasabah untuk melakukan pembayaran% Inkaso atau Collection $pemberian kuasa dari nasabah untuk melakukan penagihan%

%.

Ba#' Per're(i&a# Ra'ya& (BPR) (ank yang hanya menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito &egiatan ( 3 a. Menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito b. Memberi pinjaman kepada masyarakat c. Menyediakan fasilitas pertukaran mata uang asing ( 3 dilarang : a. Menerima simpanan dalam bentuk giro b. Melakukan lalu lintas moneter seperti transfer, kliring, atau !esel c. Melakukan pembayaran ke luar negeri d. Melakukan usaha asuransi KEBI,AKAN MONE-ER 1. Pe#$er&ia# &ebijakan moneter adalah segala kebijaksanaan pemerintah di bidng moneter $keuangan% yang bertujuan menjaga kestabilan moneter dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. * Ma.a)-)a.a) 'e/i6a'a# )+#e&er a. Ke/i6a'a# (is'+#&+ (/"#$a) 1ika (ank #entral menaikan tingkat bunga diskonto $bunga yang dikenakan pada bank umum atas pinjaman dana yang diberikan% maka jumlah uang yang beredar cenderung berkurang $biasanya digunakan untuk menekan inflasi% #ebaliknya jika tingkat diskonto diturunkan, cenderung uang beredar bertambah $biasanya untuk menekan deflasi% Ke/i6a'a# Pasar -er/"'a (+ e# )ar'e&) &ebijakan pemerintah dalam melakukan jual beli surat-surat berharga $obligasi dan #(I%. enjualan surat berharga dilakukan pemerintah $(I% maka peredaran uang cenderung berkurang $ biasanya digunakan untuk menekan inflasi%, dan sebaliknya jika pemerintah $(I% membeli surat berharga maka, cenderung uang beredar bertambah $biasanya untuk menekan deflasi% Ke/i6a'a# %a(a#$a# Kas (.ash ra&i+) 1ika pemerintah menaikan cadangan kas minimum $cash ratio% uang yang beredar cenderung berkurang. 1ika pemerintah menurunkan cadangan kas minimum $cash ratio% uang yang beredar cenderung bertambah Ke/i6a'a# 're(i& emberian kredit kepada masyarakat dapat digunakan untuk mempengaruhi peredaran uang, jika perlu mengurangi peredaran uang, maka pemeberian kredit kepada masyarakat diperketat $misalnya hanya untuk kredit produktif%

/.

..

(.

BAB HII KE-ENAGAKER,AAN A. PENGER-IAN -ENAGA KER,A (man power) -e#a$a 'er6a a(a!ah /a$ia# (ari e#("("' ya#$ )a) " /e'er6a (a# )e#$hasi!'a#, a&a" e#("("' ya#$ )e)as"'i "sia 'er6a. 0enaga kerja $man po!er% terdiri dari angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. *ang tergolong angkatan kerja yaitu golongan yang bekerja, mencari pekerjaan, dan menganggur. <olongan yang bukan angkatan kerja yaitu golongan yang sedang belajar $pelajar dan mahasis!a%, dan golongan yang mengurus rumah tangga.$golongan yang bekerja untuk kepentingan sendiri dan tidak untuk tujuan produktif% (ukan tenaga kerja

(ukan )ngkatan &erja 1. elajar dan mahasis!a engurus rumah tangga

enduduk

)ngkatan &erja : (ekerja Mencari pekerjaan Menganggur


0enaga &erja

B.

PENGER-IAN ANGKA-AN KER,A Ya#$ (i)a's"( (e#$a# a#$'a&a# 'er6a a(a!ah )ere'a ya#$ /e'er6a, )e#.ari e'er6aa# a&a" )e#$a#$$"r ya#$ se9a'&"9a'&" sia "#&"' /e'er6a. #emakin kecil jumlah angkatan kerja semakin besar angka ratio ketergantungan, artinya seorang angkatan kerja mempunyai beban yang besar untuk menghidupi penduduk bukan angkatan kerja. jumlah peduduk jumlah angkatan kerja

)ngka ratio ketergantungan

1AAH

%.

KESEMPA-AN KER,A Kesempatan kerja adalah keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja di masyarakat .

21
&esempatan kerja juga dapat diartikan besarnya permintaan tenaga kerja di pasar tenaga kerja $demand for labor force% atau besarnya lo!ongan kerja . 1umlah permintaan tenaga kerja di pasar tenaga kerja tergantung besarnya tenaga kerja yang dibutuhkan dunia usaha, semakin besar kebutuhan tenaga kerja yang diserap dunia usaha semakin besar peluang penduduk untuk memperoleh pekerjaan. USAHA PENINGKA-AN KUALI-AS -ENAGA KER,A .saha K usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja antara lain : a. Melalui pendidikan umum, seperti #+, #M , #M)'#M&, dan erguruan 0inggi.. b. Melalui kursus ketrampilan baik yang diselenggarakan pemerintah seperti (alai 9atihan &etrampilan $(9&%, maupun yang diselenggarakan s!asta seperi kursus montir, kursus komputer, kursus menjahit dan kursus - kursus ketrampilan lainnya. c. engiriman tenaga kerja untuk pendidikan maupun pelatihan $ ob training% baik didalam negeri maupun ke luar negeri seperti mengikuti !orkshop, seminar, magang dll d. .ntuk menyiapkan tenaga kerja yang mampu bekerja keras dan produktif, dengan meningkatkan kesehatan melalui perbaikan gi=i penduduk. PENGANGGURAN 1. Pe#$er&ia# Pe#$a#$$"ra# engangguran adalah bagian dari angkatan kerja yang tidak bekerja, sorang disebut pengangguran jika orang tersebut : a. #edang tidak bekerja, karena tidak mampu bekerja b. #edang mencari pekerjaan c. #edang menunggu panggilan kerja d. #edang mempersiapkan'mendirikan bidang usaha 3umusan menghitung tingkat pengangguran. 0ingkat engangguran *. J 1umlah engangguran 1umlah )ngkatan &erja ? 1AAH

D.

4.

5.

Se/a/-Se/a/ -er6a(i#ya Pe#$a#$$"ra# (erikut sebab-sebab terjadinya pengangguran : a. Menurunnya permintaan tenaga kerja b. &emajuan 0eknologi c. 3endahnya kualitas tenaga kerja d. 0idak sesuainya upah tenaga kerja e. &emampuan tenaga kerja dalam mencari pekerjaan ,e#is-,e#is Pe#$a#$$"ra# (erikut adalah pembahasan masing-masing golongan pengangguran : a. Pe#$a#$$"ra# N+r)a! engangguran normal adalah angkatan kerja yang tidak mendapatkan pekerjaan karena kemampuan fisik, atau karena tidak mempunyai ketrampilan dan keahlian. /. Pe#$a#$$"ra# -erse!"/"#$ (U#(er E) !+y)e#&) engangguran terselubung adalah golongan angkatan kerja melakukan pekerjaan masih diba!ah kemampuannya, atau kemampuannya kurang c. Pe#$a#$$"ra# -er/"'a (O e# E) !+y)e#&) engangguran terbuka adalah golongan angkatan kerja yang tidak mendapatkan pekerjaan karena sempinya lo!ongan kerja. engangguran terbuka dibedakan menjadi : 1) Pe#$a#$$"ra# 3ri'si+#a! engangguran yang terjadi karena : a% #ulit mempertemukan pencari kerja dengan lo!ongan pekerjaan. b% encari kerja ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. *) Pe#$a#$$"ra# S&r"'&"ra! engangguran yang diakibatkan adanya perubahan struktur perekonomia, misalnya dari sektor pertanian ke struktur industri. 0enaga kerja dari sektor pertanian tidak langsung diserap di sektor industri 4% Pe#$a#$$"ra# K+#6"#$&"r (cyclical unemployment) engangguran yang diakibatkan oleh perubahan dalam perekonomian. ada !aktu perekonomian mengalami resesi atau depresi dimana harga barang tidak lagi terjakau konsumen yang mengakibatkan permintaan berkurang dan mengakibatkan upaya perusahaan mengurangi tenaga kerja. 5) Pe#$a#$$"ra# @+!"#&ary (voluntary unemployment) Merupakan pengangguran sukarela, yaitu mereka yang mampu bekerja tetapi tidak lagi mau bekerja, misalnya mereka yang merasa cukup dengan penghasilan dari menye!akan rumah, menerima bunga deposito, mendapat !arisan yang besar, penghasilan dari de"iden. 7) Pe#$a#$$"ra# De8!asi+#er (deflationary unemployment) engangguran yang diakibatkan jumlah pencari kerja melebihi lo!ongan kerja yang tersedia =) Pe#$a#$$"ra# -e'#+!+$i engangguran yang disebabkan adanya kemajuan teknologi. -al ini disebabkan adanya pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. >) Pe#$a#$$"ra# M"si)a#. engangguran yang disebabkan adanya pergantian musim, terutama disektor pertanian. %ara Me#$a&asi Pe#$$a#$$"ra#. (eberapa cara mengatasi pengangguran : a. Me#$a&asi Pe#$a#$$"ra# 8ri'si+#a! (a# <+!"#&ary &edua pengangguran ini bersifat sementara, maka cara mengatasi pengangguran tersebut dapat dilakukan dengan : 1% royek padat karya 2% &ebijakan deregulasi dan debirokrasi untuk menarik in"estor 4% 0ransmigrasi untuk membuka lapangan kerja baru 5% Memberikan pinjaman dengan bunga lunak /. Me#$a&asi Pe#$a#$$"ra# K+#6"#$&"ra! 1% Meningkatkan daya beli masyarakat 2% Memberi peluang untuk menarik in"estor .. Me#$a&asi Pe#$a#$$"ra# S&r"'&"ra! 1% Mengadakan pelatihan tenaga kerja 2% Menyediakan lapangan kerja di sektor ekonomi lain 4% Mendirikan usaha-usaha industri baru 5% Mendorong berdirinya usaha-usaha informal 6% Mengadakan proyek padat karya (. Me#$a&asi Pe#$a#$$"ra# De8!asi+#er 1% Mengadakan pelatihan tenaga kerja

22
2% Menarik in"estor baru. Me#$a&asi Pe#$a#$$"ra# -e'#+!+$i 1% Meningkatkan kualitas sumber daya manusia mulai usia dini dengan memperbanyak pendirian sekolahsekolah kejuruan yang berbasih pada penerapan teknologi 2% Mengadakan pelatihan tenaga kerja 4% Memasukan kurikulum mengenai pengenalan teknolgi di sekolah-sekolah umum. 8. Me#$a&asi Pe#$a#$$"ra# M"si)a# 1% Mengadakan pelatihan tenaga kerja 2% Menginformasikan adanya lo!ongan kerja bagi tenaga kerja pengangguran. Da) a' Pe#$a#$$"ra# a. Menurunnya pendapatan nasional b. Menurunnya standar hidup dan berdampak pada menurunnya kualitas penduduk c. Menurunya ketrampilan masyarakat akibat menganggur dan tidak lagi menerapkan ktrampilan yang dimiliki. d. Meningkatnya tindak kriminalitas e. Menurunnya kesehatan masyarakta akibat gi=i buruk dan lingkungan kumuh. e.

7.

BAB HIII PEMBANGUNAN EKONOMI PENGE-IAN PEMBANGUNAN EKONOMI embangunan ekonomi adalah proses multi demensi yang mengakibatkan terjadinya perubahan menuju perbaikan pada struktur sosial, sikap mental masyarakat. B. UNSUR-UNSUR PEMBANGUNAN EKONOMI .nsur-unsur pembangunan ekonomi 1. embangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya bah!a pembangunan ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dengan maksud untuk melakukan perubahan dibidang perekonomian agar supaya menjadi lebih baik lagi. 2. embangunan ekonomi dilakukan untuk meningkatkan pendapatan nasional bruto $ 2(% dan pendapatan perkapita, sebagai sebagai dasar penilaian berhasil tidaknya pembangunan ekonomi. 4. &enaikan pendapatan nasional bruto $ 2(% dan pendapatan perkapita yang merupakan tolok ukur terjadinya pembangunan ekonomi berlangsung dalam jangka panjang.. %. PEMBANGUNAN EKONOMI NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MA,U 1. Pe)/a#$"#a# E'+#+)i Ne$ara Ber'e)/a#$ 2egara sedang berkembang $de"elopment country%, adalah negara yang pendapatan perkapitanya kurang dari U 4AA. Ciri-ciri pembangunan ekonomi di negara berkembang. 1% rodusen (arang rimer #ruktur ekonomi negara berkembang umumnya agraris, dan pendapatan nasional terbesar berasal dari sektor, pertanian, perkebunan, hasil tambang dan hasil hutan. 2% Masalah &ependudukan Masalah pertumbuhan penduduk tinggi, pengangguran, kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita, lingkungan dan masalah-masalah sosial lainnya. 4% #umber +aya )lam (elum (anyak +i Manfaatkan 0erbatasnya kemampuan sumber daya manusia $tenaga kerja%, modal, dan teknologi yang dimiliki belum dapat di gunakan untuk mengolah sumber daya alam, seperi kualitas tenaga kerja rendah, kurangnya modal, dan rendahnya teknologi. 5% &ualitas enduduk dan &urangnya Modal .ntuk meningkatkan kualitas penduduk perlu adanya penyelenggaraan pendidikan, dan pelatihan, dengan demikian lambat laun kualitas tenaga kerja meningkat. 6% erdagangan 9uar 2egeri 0erbatasnya kemampuan dalam mengolah sumber daya alam menjadi produk yang lebih berguna, maka hasil produknya ekspor ke luar negeri, masih produk mentah. 4. Pe)/a#$"#a# E'+#+)i Ne$ara Ma6" 2egara maju adalah negara yang memiliki pendapatan perkapita diatas U 1A.AAA,AA. Ciri-ciri pembangunan ekonomi 2egara maju 1% #truktur 8konomi Industri endapatan nasional lebih banyak berasal dari sektor industri 2% Modal dan 0eknologi 0eknologi yang digunakan dan dikuasai adalah teknologi tinggi, sehingga produkti"itas tinggi. 4% &ependududukan ertumbuhan penduduk negara maju cenderung lambat, mereka lebih berfokus pada pola hidup konsumtif dan materialistis. E. PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDONESIA 1. engertian embangunan ekonomi adalah mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi kekuatan ekonomi riel melalui penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan ketrampilan, serta penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen. 2. Indikator-indikator keberhasilan pembangunan ekonomi F 1%. endapatan nasional #emakin tinggi pendapatan nasional suatu negara semakin makmur masyakatnya, dan sebaliknya. 2% &esempatan &erja Meningkatnya kesempatan kerja menunjukan keberhasilan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. +an angka pengangguran yang semakin kecil merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi. 4% erekonomian yang stabil. Idikator keberhasilan pembangunan ekonomi juga diukur dari seberapa besar pemerintah mampu menjaga kestabilan perekonomian. 5% 2eraca pembayaran luar negeri +ari neraca pembayaran dapat diketahui besar kecilnya ekspor dan impor. emerintah selalu berusaha untuk meningkatkan ekspor agar melebihi impornya $neraca pembayaran surplus% atau tetap menjaga keseimbangan neraca pembayaran. 6% emerataan pendapatan &eberhasilan pembangunan ekonomi harus disertai adanya pemerataan pendapatan masyarakatnya. endapatan yang tidak merata dapat mengakibatkab terjadinya kesenjangan ekonomi, 3. Masa!ah-Masa!ah Da!a) Pe!a'sa#aa# Pe)/a#$"#a# E'+#+)i Di I#(+#esia Masalah-masalah yang dihadapai dalam pelaksanaan pembangunan ekonomi, antara lain : 1. Masa!ah Ke e#("("'a# a. 1umlah penduduk yang sangat besar

24
b. 9aju pertumbuhan penduduk yang tinggi c. &omposisi usia penduduk yang tidak menguntungkan, yaitu usia produktif sidikit dibanding usia non produktif. d. enyebarab penduduk tidak merata e. )rus urbanisasi yang tinggi .ntuk mengatasi masalah kependudukan, maka pemerintah melakukan berbagai kebijakan, yaitu : a. rogram keluarga berencana untuk mengurangi tingkat kelahiran b. rogram peningkatan gi=i keluarga $pengadaan posyandu% untuk menurunkan tingkat kematian ibu dan anak. c. 0ransmigrasi local dan nasional untuk pemerataan penyebaran penduduk d. royek padat karya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi tingkat urbanisasi 2. Masalah &emiskinan .saha dan kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk mengatasi kemiskinan, antara lain a. I+0 $Inpres +esa 0ertinggal% b. emberian &redit Modal &erja ermanen $&M& % dan &redit .saha &ecil $&.&% c. &ebijakan Intensifikasi &husus $Insus% d. emberdayaan &operasi e. engembangan &a!asan 0erpadu f. rogram bapak angkat dalam usaha keci9 Masalah &eterbelakangan kebijakan-kebijakan dalam mengatasi keterbelakangan antara lain : a. rogram pendidikan dasar sembilan tahun, dengan menghapus # dari #ekolah +asar $#+% sampai dengan #ekolah lanjutan 0ingkat ertama $#M %. b. (ea sis!a untuk menyelesaikan pendidikan baik di dalam negeri maupun keluar negeri c. emberantasan korupsi, pembajakan, dan menagadakan gerakan disiplin nasional Masalah 9apangan &erja .paya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah lapangan pekerjaan adalah : a. eningkatan pendidikan b. Mengadakan pelatihan atau kursus ketrampilan c. emerataan pembangunan d. emberian kredit dengan bunga lunak e. embukaan usaha baru Masalah emerataan embangunan .saha dilaksanakan dalam mengatasi pemerataan pembangunan adalah : a. emerataan dalam pemenuhan kebutuhan pokok b. emerataan pembagian pendapatan c. emerataan kesempatan kerja, berusaha, dan berpartisipasi dalam pembangunan d. emerataan dalam memperoleh pendidikan e. emerataan kesempatan memperoleh keadilan

4.

5.

6.

()( SI> 830.M(.-)2 8&;2;MI A. PENGER-IAN PER-UMBUHAN EKONOMI ertumbuhan ekonomi $economic gro!th% adalah kenaikan produk perkapita suatu negara dari tahun ke tahun dalam jangka panjang. B. UNSUR-UNSUR PER-UMBUHAN EKONOMI 0 a. ertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses, artinya suatu kegiatan berlangsung terus menerus dan mempunyai kaitan dengan bidang lain. b. ertumbuhan ekonomi merupakan suatu usaha untuk meningkatkan produk perkapita, terdapat dua "ariable dalam menentukan produk'pendapatan perkapita yaitu pendapatan dan jumlah penduduk. &enaikan pendapatan harus lebih tinggi dari kenaikan jumlah penduduk. c. &enaikan produk perkapita berlangsung dari tahun ke tahun dalam jangka panjang. 3umus menghitung ertumbuhan 8konomi : ertumbuhan 8konomi J <2 o - <2 n <2 o %. <2 o J <2 tahun sebelumnya <2 n J <2 tahun berjalan

D.

PERBEDAAN PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PER-UMBUHAN EKONOMI a. ersamaaan embangunan 8konomi dan ertumbuhan 8konomi 1. Merupakan suatu kecenderungan $trend% dibidang perekonomian suatu negara 2. 0ujuan akhirnya $sebagai tolok ukur% adalah pendapatan perkapita b. erbedaan embangunan 8konomi dan ertumbuhan 8konomi 1. ertumbuhan ekonomi mengarah pada tercapainya kenaikan pendapatan perkapita, sedangkan pembangunan ekonomi terletak pada proses untuk mencapai peningkatan pendapatan perkapita 2. ertumbuhan ekonomi mengenyampingkan perubahan diluar pendapatan perkapita, sedangkan pembangunan ekonomi selain terjadinya peningkatan pendapatan, juga harus disertai terjadinya perubahan-perubahan di sektor lainnya, seperti perubahan perekonomian agraris ke perekonomian industri. 4. ertumbuhan ekonomi tidak memandang mana lebih besar'lebih kecil, antara <2 dengan pertambahan penduduk, sedangkan pembangunan ekonomi peningkatan pendapatan perkapita harus diertai adanya pemerataan pendapatan. 3AK-OR A 3AK-OR YANG MEMPENGARUHI PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PER-UMBUHAN EKONOMI &eberhasilan pembangunan ekonomi maupun pertumbuhan ekonomi dipengaruhi banyak faktor, baik yang sudah tersedia maupun faktor yang belum tersedia. 1 /aktor )lam /aktor alam meliputi kesuburan tanah, iklim, hasil hutan, barang tambang, dan semua yang disediakan alam yang dapat digunakan untuk pemunuhan kebutuhan hidup manusia. 2. /aktor 0eknologi dan (arang Modal 0eknologi dapat meningkatkan produkti"itas hasil produksi. /aktor teknologi dan barang modal dalam pembangunan ekonomi : a. Mempertinggi efisiensi produksi b. Menimbulkan penemuan-penemuan baru $ino"asi% c. Mempertinggi kualitas produksi 4. 1umlah dan &ualitas enduduk engaruh jumlah dan kualitas penduduk dalam pembangunan dibedakan : a. #ebagai faktor pendorong, bertambahnya penduduk yang diimbangi dengan peningkatan kualitas akan mendorong peningkatan pembangunan.

25
#ebagai faktor penghambat, biasa terjadi di negara-negara berkembang, bertambahnya penduduk yang tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas dan tingkat pendapatan. 5. #istem #osial dan #ikap Masyarakat enduduk terdidik memiliki pola pikir modern, yaitu bersikap aktif dan mendukung terlaksananya pembangunan, serta terbuka dalam menerima terjadinya perubahan 6. 9uas asar dan angsa asar engaruh luas pasar dan pangsa pasar dalam pembangunan dibedakan : 1% &emampuan dalam menguasai pasar mendorong peningkatan perekonomian. 2% 2egara yang tidak mampu menguasai pasar, pembangunan ekonominya akan terhambat dan berjalan lambat. E. -EORI PER-UMBUHAN EKONOMI 1. 0eori &lasik a. )dam #mith, menurut )dam #mith, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh : a%. ertumbuhan pendapatan +omestik (ruto $ +(%, sedangkan pertumbuhan +(, dipengaruhi : $1% sumber daya alam yang tersedia $2% jumlah penduduk $4% persediaan barang modal b% ertumbuhan jumlah penduduk b. +a"id 3icardo Mengemukakan bah!a pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh : a% #umber daya alam b% 1umlah penduduk c% 0eknologi 2. 0eori 2eo &lasik. a. 3obert #olo! Menurut 3obert #olo! pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh : a% ertumbuhan penduduk b% )kumulasi modal c% 0eknologi modern b. -arrod +omar #elain faktor modal, faktor yang berperanan dalam kegiatan ekonomi adalah peranan rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi. 4. 0eori Modern a. 3obert #olo! ertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh : a% ertambahan penduduk b% )kumulasi modal b. -arrod +omar Menurut -arrod +omar dalam kegiatan ekonomi melibatkan peranan dari rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi, belum menyertakan peran pemerintah. 5. 0eori Modern $,, 3osto!% +alam teori ini disebutkan bah!a pertumbuhan ekonomi dibagi menjadi 6 tahap yaitu a. Masyarakat 0radisional $0he 0raditional #ociety% b. ra 9epas 9andas atau eralihan $0he re-Condition 0ake ;ff% c. 9epas 9andas $0he 0ake ;ff% d. +orongan Menuju &ede!asaan $0he +ri"e to Maturity% 6. 0eori -istoris $)ustria% a. ,erner #ombart 1% ra &apialis 2% &apitalis Madya 4% &apitalis 3aya 5% &apitalis )khir b. /rederich 9ist. 1% Masa (erburu dan Mengembara. 2% Masa (erternak dan (ertani 4% Masa (ertani dan &erajinan 5% Masa Industri dan erniagaan c. &arl (ucher 1% 3umah 0angga 0ertutup. 2% 3umah 0angga &ota 4% 3umah 0angga (angsa 5% 3umah 0angga +unia BAB H@ APBN DAN APBD A. PENGER-IAN APBN DAN APBD 1. Pe#$er&ia# APBN ) (2 adalah rencana keuangan tahunan pemerintah negara yang disetujui oleh +e!an er!akilan 3akyat $+ 3%. *. Pe#$er&ia# APBD )nggaran endapatan dan (elanja +aerah $) (+% adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui oleh +e!an er!akilan 3akyat +aerah $+ 3+%. B. -U,UAN PENYUSUNAN APBN DAN APBD #ebagai pedoman penerimaan dan pembelajaan bagi pemerintah dalam melaksanakan fungsinya, agar produksi, kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat dapat ditingkatkan. %. 3"#$si APBN 1. 3"#$si +&+risasi /ungsi otorisasi mengandung arti bah!a anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan. *. 3"#$si Pere#.a#aa# /ungsi perencanaan mengandung arti bah!a anggaran negara menjadi pedoman bagi mananjemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.. 3"#$si Pe#$a9asa# /ungsi penga!asan mengandung arti bah!a anggaran negara menjadi pedoman untuk menilai kegiatan penyelenggaran pemerintah negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.. 3"#$si a!+'asi b.

4.

5.

26
) (2 digunakan untuk membiayai pengeluaran pemerintah di segala bidang sarana prasarana sesuai dengan kebutuhan. 7. 3"#$si (is&ri/"si endapatan yang terdapat dalam ) (2 yang berasal dari berbagai penerimaan, oleh pemerintah didistribusikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk subsidi, premi, dan dana pensiun. engeluaran pemerintah dalam fungsi distribusi disebut transfer payment. 0ransfer payment dapat membatalkan pembiayaan ke salah satu sektor, kemudian dipindahkan ke sektor yang lain.

=. D.

3"#$si s&a/i!isasi penyusunan ) (2 dapat menimbulkan dampak terhadap perekonomian, terutama dalam menentukan besar penerimaan dan pengeluaran $belanja%. ) (2 yang disusun harus mampu menciptakan stabilitas ekonomi. SUMBER PENERIMAAN PEMERIN-AH 1. SUMBER PENERIMAAN PEMERIN-AH PUSAa. Pe#eri)aa# Da!a) Ne$eri enerimaan dalam negeri meliputi penerimaan yang berasal dari minyak bumi dan gas alam serta penerimaan lain di luar minyak bumi dan gas alam yaitu pajak bea, dan cukai. enerimaan dalam negeri terdiri dari 1) Pe#eri)aa# er a6a'a# $a% ajak dalam negeri terdiri dari F ajak penghasilan $migas dan nonmigas%, ajak pertambahan nilai $ 2%, ajak bumi dan bangunan $ ((%, (ea perolehan hak atas tanah dan bangunan $( -0-%, Cukai $tembakau, minyak, gula, bir, alkohol%, dan ajak lainnya $b% ajak perdagangan internasional $c% (ea masuk $d% ajak'pungutan ekspor /. Pe#eri)aa# /"'a# a6a' 1% enerimaan sumber daya alam meliputi F Minyak bumi. <as alam, ertambangan umum, &ehutanan, erikanan 2% (agian laba (.M2 4% enerimaan bukan pajak lainnya .. Hi/ah *. SUMBER PENERIMAAN PEMERIN-AH DAERAH #umber-sumber penerimaan daerah berasal dari bagian sisa lebih perhitungan anggaran tahun yang lalu, pendapatan asli daerah, bagian pendapatan yang berasal dari pemberian pemerintah atau instansi yang lebih tinggi, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pinjaman pemerintah daerah. #ecara garis besar, sumber penerimaan ) (+ adalah sebagai berikut #isa lebih perhitungan sisa lebih tahun anggaran tahun yang lalu 1% #isa administrasi anggaran belanja rutin 2% #isa administrasi belanja pembangunan 4% elampauan pendapatan tahun anggaran sebelumnya b. endapatan asli daerah 1% os ajak +aerah meliputi F ajak kendaraan bermotor, (ea balik nama kendaraan bermotor, ajak ahan baker kebdaraan bermotor, ajak hotel dan restoran, ajak hiburan, ajak reklame, ajak penerangan jalan, ajak pemanfaatan air ba!ah tanah dan air permukaan tanah, dan +enda-denda 2% os 3etribusi +aerah meliputi F 3etribusi jasa umum, elayanan kesehatan, elayanan persampahan'kebersihan, ungutan biaya cetak &0 dan akta catatan sipil, elayanan pemakaman dan pengabuan mayat, arkir tepi jalan umum, asar, engujian kendaraan bermotor, dan emeriksaan alat pemadam kebakaran 4% 3etribusi 1asa .saha meliputi F emakaian kekayaan daerah, asar grosir' pertokoan, 0erminal, 0empat khusus parker, 0empat pinginapan' pesanggrahan'"illa, enyedotan kakus, 3umah potong he!an, 0empat pendaratan kapal, tempat rekreasi dan olah raga, enjualan produk usaha daerah 5% 3etribusi eri=inan 0ertentu meliputi F I=in peruntukan penggunaan tanah, I=in mendirikan bangunan, I=in gangguan, I=in proyek 6% os bagian laba usaha daerah meliputi F erasahaan daerah, os lain-lain pendapatan, -asil penjualan barang milik daerah, 1asa giro, enerimaan ganti rugi atas kekayaan daerah $0 '0<3%, )ngsuran dan atau cicilan kendaraan bermotor, #umbangan dari 0 1asa 3aharja, engalihan dari pos urusan kas dan perhitungan'.& c. emberian pemerintah dan atau instansi yang lebih tinggi 1% (agi hasil pajak meliputi F (( $ ajak (umi dan (angunan%, -0( $ ajak erolehan -ak atas 0anah dan (angunan% 2% (agi hasil bukan pajak meliputi F Iuran -asil -utan $I--%, Iuran -asil enguasaan -utan $I -%, emberian hak atas tanah negara, (agi hasil landrent, Iuran eksploitasi, eksplorasi, royalty 4% #ubsidi daerah otonom, meliputi F #ubsidi belanja pega!ai, #ubsidi belanja non pega!ai, #ubsidi lainlain 5% (antuan atas instruksi presiden $I2 38#%, meliputi F embangunan jalan, embangunan desa +isamping penerimaan-penerimaan diatas masih terdapat penerimaan K penerimaan yaitu a. +ana )lokasi .mum $+).%, +). dialokasikan untuk tujuan pemerataan daerah dengan memperhatikan potensi masing-masing daerah, luas daerah, keadaan greogrfis, jumlah penduduk, dan tingkat pendapatan , sehingga dapat dibedakan antara daerah maju dan daerah sedang berkemban b. +ana )lokasi &husus $+)&%, +)& bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam membiayai kebutuhan-kebutuhan khusus dan pengeluaran yang bersifat mendesak seperti terjadinya bencana alam. ,ENIS-,ENIS PENGELUARAN PEMERIN-AH 1. ,e#is-,e#is Pe#$e!"ara# Pe)eri#&ah P"sa& a. A#$$ara# Be!a#6a Pe)eri#&ah P"sa& 1% engeluaran rutin engeluaran rutin adalah pengeluaran yang digunakan untuk belanja pega!ai negeri dan 02I, belanja barang, subsidi daerah otonom, bunga dan cicilan hutang serta subsidi. (erikut rincian pengeluaran rutin pemerintah pusat: a% (elanja pega!ai, meliputi F <aji dan pension, 0unjangan beras, 9auk pauk ' uang makan, 9ainlain belanja pega!ai dalam negeri, (elanja pega!ai luar negeri b% (elanja barang, meliputi F (elanja barang dalam negeri, (elanja barang luar negeri c% (unga dan cicilan utang, meliputi F .tang dalam negeri, .tang luar negeri d% #ubsidi, meliputi F #ubsidi ((M, #ubsidi non ((M, angan, 9istrik, (unga kredit program, 9ainnya . a.

%.

27
2% engeluaran rutin lainnya a. engeluaran pembangunan engeluaran pembangunan adalah pengeluaran pemerintah untuk membiayai pembangunan baik fisik maupun non fisik. b. embiayaan pembangunan rupiah, meliputi F )nggaran yang dikelola instansi pusat, )nggaran yang dikelola daerah, embiayaan lain-lain c. )nggaran (elanja +aerah, meliputi F +ana perimbangan, +ana bagi hasil, +). $dana alokasi umum%, +)& $dana alokasi khusus% d. +ana otonomi khusus dan penyeimbang

D.

E.

,e#is-,e#is Pe#$e!"ara# Daerah engeluaran daerah terdiri dari dua kelompok pengeluaran yaitu pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan. a. engeluaran 3utin engeluaran rutin digunakan untuk membiayai belanja pega!ai, belanja barang, biaya pemeliharaan, biaya perjalanan dinas, angsuran pinjaman daNn bunga, subsidi daerah diba!ahnya, dan pengeluaran lainnya. 1% (elanja pega!ai 2% (elanja barang b.. (iaya pemeliharaan c. (iaya perjalan dinas d. (elanja lain-lain e. )ngsuran pinjaman dan bunga. f. <anjaran dan subsidi g. engeluaran yang tidak termasuk bagian lain h. engeluaran tak terduga i. engeluaran pembangunan DAMPAK APBN DAN APBD -ERHADAP PEREKONOMIAN ) (2 dan ) (+ pada hakekatnya disusun untuk melaksanakan rencana pembangunan nasional jangka pandek yaitu selama satu tahun. +engan ) (2 dan ) (+ pemerintah dapat mengendalikan perekonomian nasional selama satu tahun melalui programprogram yang telah ditentikan dalam ) (2 dan ) (+. elaksanaan program ) (2 dan ) (+ akan mempengaruhi aspek sosial ekonomis keuangan negara dan perekonomian bangsa. Menurut 3ichard Musgra"e aspek sosial ekonomis yang dimaksud adalah: 1. 3istribusi endapatan $3estribusi of Income% 2. engalihan #umber-sumber masyarakat $3ealocation of 3esources% 4. &estabilan terhadap &egiatan 8konomi +ampak ekonomis yang ditimbulkan dari anggran pemerintah adalah dapat membuat kestabilan ekonomi KEBI,AKAN 3ISKAL 1. Pe#$er&ia# 'e/i6a'a# 8is'a! &ebijakan fiskal adalah garis kebijakan pemerintah dalam penetapan pengeluaran dan penerimaan negara dalam rangka mencapai tujuan ekonomi nasional. *. -"6"a# 'e/i6a'a# 8is'a! )dapun tujuan kebijakan fiskal antara lain: a. Mengalokasikan sumber-sumber daya ekonomi agar lebih efisien b. Mendistribusikan sumber-sumber daya ekonomi dan kegiatan ekonomi agar lebih merata dan seimbang sehingga dapat mengurangi kesenjangan social dan ekonomi baik antar daerah maupun kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat. c. Menjaga kestabilkan perekonomian agar terhindar dari pengaruh gunjangan ekonomi $gelombang kon ungtur% d. Mengupayakan terciptanya kesempatan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ma.a)-)a.a) 'e/i6a'a# 8is'a! a. Ke/i6a'a# a#$$ara# /eri)/a#$ pendapatan dan pengeluaran berimbang dalam jangka !aktu tertentu. /. Ke/i6a'a# a#$$ara# (e8isi& &ebijakan anggaran defisit adalah suatu kebijakan yang menyatakan bah!a pendapatan lebih kecil dari pengeluaran dalam jangka !aktu tertentu. .. Ke/i6a'a# a#$$ara# s"r !"s &ebijakan anggaran surplus adalah suatu kebijakan yang menyatakan bah!a pendapatan lebih besar dari pengeluaran dalam jangka !aktu tertentu. (. Ke/i6a'a# a#$$ara# (i#a)is &ebijakan anggaran dinamis adalah suatu kebijakan apabila di sisi penerimaan dari tahun ke tahun. Pa6a' ajak merupakan sumber pendapatan paling dominan. a. Pe#$er&ia# Pa6a' ajak merupakan iuran $pembayaran% !ajib yang dibayarkan oleh !ajib pajak berdasarkan norma-norma hukum untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan umum yang balas jasanya tidak diberikan secara langsung. .nsur-unsur pajak meliputi : 1% iuran !ajib pajak 2% berdasarkan undang-undang dan norma hukum $dapat dipaksakan% 4% untuk membiayai pengeluaran umum dan kolektif 5% untuk meningkatkan kesejahteraan umum 6% tidak mendapat balas jasa $kontra prestasi% secara langsun +isamping memungut pajak sebagai sumber pendapat, negara juga memungut sumber lain yaitu retribusi. Re&ri/"si adalah pungutan yang dikenakan kepada penduduk yang telah menikmati fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh negara. embayar retribusi akan menerima jasa langsung berupa pemanfaatan fasilitas-fasilitas dari pemerintah. ungutan-pungutan yang tergolong retribusi yaitu : 1% retribusi pasar 2% retribusi kebersihan 4% retribusi parkir 5% retribusi jalan tol, dll (erbeda dengan pajak retribusi tidak diatur dengan undang-undang melainkan dengan peraturan daerah. Sis&e) Pe#e&a a# -ari8 Pa6a' 1% Sis&e) &ari8 r+$resi8, artinya penetapan besar pajak yang semakin menarik. 1ika pendapatan semakin besar maka tarif pajak semakin besar pula.

*.

4.

5.

/.

..

2D
2% Sis&e) &ari8 se/a#(i#$ ( r+ +rsi+#a!), artinya pada sistem ini terdapat satu tarif pajak, sehingga semakin besar pendapatanya semakin besar pula pajak yang harus dibayar. 4% Sis&e) &ari8 &e&a , artinya besar pajak ditetapkan dalam suatu nilai rupiah tertentu dan tidak berubah-ubah berapapun besarnya pendapatan $Contoh:befa Materai%. 5% Sis&e) &ari8 (e$rasi8, artinya besar kenaikan pajak semakin menurun. #emakin besar pendapatan semakin kecil kenaikan tarif pajak yang dikenakan. Contoh : Pr+se#&ase (a# Besar#ya Pa6a' Pr+ +rsi+#a! Re$resi8 Pr+$resi8 De$resi8 ,")!ah Pe#(a a&a# a&a" Har&a 'e#a a6a' I Besar#ya I Besar#ya I Besar#ya I Besar#ya 1.AAA 6 6A 6 6A 6 6A 6 2.AAA 6 1AA 5,2 C5 7 12A 6,C 4.AAA 6 16A 4,6 1AC D 21A 7,5 5.AAA 6 2AA 4,2 12C C 42A 7,7 6.AAA 6 26A 4,2 16A B 56A D 3"#$si Pa6a' 1% #umber endapatan 2egara (3"#$si B"($e&er) )tau fungsi anggaran, pajak sebagai sumber pendapatan negara 2% engatur kegiatan 8konomi (3"#$si Re$"!asi) ajak berfungi sebagai alat mengatur dan mengendalikan pertumbuhan ekonomi 4% emerataan endapatan Masyarakat (3"#$si Re(is&ri/"si) pendapatann pemerintah dari pajak digunakan untuk membiayai berbagai keperluan seperti saran prasara umum untuk kepentingan orang banyak. 5% #arana #tabilitas 8konomi (3"#$si 3"#$si S&a/i!i&as) ajak berfungsi sebagai pengendali perekonomian dalam usaha memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kemakmuran. #alah satunya adalah pajak digunakan mencipkan stabilitas harga, mengendalikan inflasi 6% embiayaan embangunan (3"#$si Pe)/iayaa#) ,e#is-,e#is Pa6a' 1% #ifat ajak a% ajak 9angsung : yaitu obyek pajak yang harus dipikul oleh !ajib pajak dan tidak dapat dipindahkan kepada orang lain $ h, (, &(% b% ajak 0idak 9angsung : yaitu pajak yang dapat dipindahkan pembebanannya kepada orang lain $ pajak penjualan, 2, ((2, Cukai % ,e!enang emungut ajak a% ajak pusat yaitu pajak yang !e!enang pemungutanya dilakukan oleh pemerintah pusat $ h, 2, dan pajak minyak bumi%. b% ajak daerah, yaitu pajak yang !e!enang pemungutanya dilakukan oleh pemerintah daerah $ &(, ajak 0ontonan ((%. #ubyek dan ;byek ajak a% #ubyek ajak, yaitu pihak yang !ajib membayar pajak b% ;byek ajak yaitu dasar pemungutan pajak. ajak ini dipungut karena perbuatan atau keadaan. 6A 117 1B2 2D2 46A

(.

e.

2%

4%

3.

PA,AK PENGHASILAN (PPh) ajak enghasilan $ h% diatur dengan .. 2o. 1D 0ahun 2AAA, yang mengatur pajak penghasilan pribadi dan badan dalam satu tahun pajak. 1. O/ye' Pa6a' ;byek pajak penghasilan meliputi : a. .pah, gaji, komisi dan sebagainya yang merupakan imbalan atau pembayaran dari pekerjaan yang dilakukan b. -onorarium, hadiah undian dan penghargaan c. 9aba usaha d. &euntungan, penjualan dan pengalihan harta termasuk keuntungan karena pengalihan harta kepada perseroan'badan royalti lainnya. *. P-KP (Pe#$hasi!a# -i(a' Ke#a Pa6a') (esarnya 0& setahun diatur dengan eraturan Menteri &euangan 2omor : 14D' M&.A4'2AA6 tanggal 4A +esember 0ahun 2AA6 tentang (esarnya enyesuaian 0& , yaitu : a. 3p. 14.2AA.AAA,AA untuk diri !ajib pajak orang pribadi $bujangan% b. 3p. 1.2AA.AAA,AA untuk !ajib pajak yang ka!in c. 3p. 14.2AA.AAA,AA tambahan untuk seorang istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami dengan syarat : 1% enghasilan istri tidak semata-mata diterima atau diperoleh dari satu pemberi kerja yang telah dipotong pajak berdasarkan ketentuan .. ' h pasal 21 2% ekerjaan istri tidak ada hubungannya dengan usaha atau pekerjaan bebas suami atau anggota keluarga yang lain. d. 3p. 1.2AA.AAA,AA tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan semenda dalam satu jenis keturunan umur serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya $maksimal 4 orang% 4. -ari8 PPh a. 0arif h untuk penghasilan pribadi dalam negeri 0arif ajak 6H 1A H 16 H 26 H 46 H 9apisan enghasilan &ena ajak #ampai dengan 3p. 26.AAA.AAA,AA +i atas 3p. 26.AAA.AAA,AA sampai dengan 3p. 6A.AAA.AAA,AA +i atas 3p. 6A.AAA.AAA,AA sampai dengan 3p. 1AA.AAA.AAA,AA +i atas 3p. 1AA.AAA.AAA,AA sampai dengan 3p. 2AA.AAA.AAA,AA +i atas 3p 2AA.AAA.AAA,AA b. 0arif h untuk badan dalam negeri dan (adan .saha 0etap 9apisan enghasilan &ena ajak 0arif ajak

2C
#ampai dengan 3p. 6A.AAA.AAA,AA +i atas 3p. 6A.AAA.AAA,AA sampai dengan 3p. 1AA.AAA.AAA,AA +i atas 3p. 1AA.AAA.AAA,AA 5. Me#$hi&"#$ Pa6a' Pe#$hasi!a# (PPh) .ntuk menghitung h dapat dilakukan dengan urutan sebagai berikut : a. h ,ajib ajak pribadi : enghasilan bruto (iaya yang diperkenankan .. h enghasilan neto enghasilan 0idak &ena ajak $ 0& % enghasilan &ena ajak $ & % h J 0arif pajak ? & h ,ajib ajak badan usaha : 1A H 16 H 4A H

3p. ??? 3p. ??? 3p. ??? 3p. ??? 3p. ???

b..

enghasilan bruto (iaya yang diperkenankan .. h enghasilan neto ' enghasilan &ena ajak $ & % h J 0arif pajak ? & Contoh menghitung h 1%

3p. ??? 3p. ??? 3p. ???

)bdullah memperoleh penghasilan bersih setahun 3p. 12A.AAA.AAA,AA dengan seorang istri dan dua orang anak. (eaarnya h )bdullah yang harus dibayar adalah : Cara menghitung h $berdasarkan ermenkeu 2omor : 14D' M&.A4'2AA6% enghasilan neto 3p, 12A.AAA.AAA,AA 0& : ,ajib ajak 3p. 14.2AA.AAA,AA 0ambahan istri 3p. 1.2AA.AAA,AA 0ambahan 2 anak V 3p. 1.2AA.AAA,AA 3p. 2.5AA.AAA,AA 3p. 17.CAA.AAA,AA 3p. 1A4.2AA.AAA,AA

enghasilan &ena ajak $ & % h J & ? 0arif pajak 6 H ? 3p. 26.AAA.AAA,AA 1A H ? 3p. 26.AAA.AAA,AA 16 H ? 3p. 6A.AAA.AAA,AA 26 H ? 3p. 4.2AA.AAA,AA

J J J J

3p. 3p. 3p. 3p.

1.26A.AAA,AA 2.6AA.AAA,AA D.6AA.AAA,AA CAA.AAA,AA

3p. 12.A6A.AAA,AA 1adi pajak penghasilan yang harus dibayar )bdullah adalah 3p. 12.A6A.AAA,AA G. PBB (PA,AK BUMI DAN BANGUNAN) +asar hukum ajak (umi dan (angunan $ ((% adalah .. nomor 12 0ahun 1BC6 dan diubah dengan .. nomor 12 0ahun 1BB5. Istilah dalam .ndang-undang ajak (umi dan (angunan antara lain : 1. (umi, adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada diba!ahnya. ermukaan bumi meliputi tanah dan perairan pedalaman $termasuk ra!a-ra!a, tambak dan perairan% serta laut !ilayah 3epublik Indonesia. 2. (angunan, konstruksi teknik yang ditanam atau diletakan secara tetap pada tanah dan atau perairan, tempat olahraga, fasilitas lain yang memberikan manfaat. 4. N,OP $2ilai 1ual ;byek ajak%, adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara !ajar dan bilamana tidak terjadi transaksi jual beli, 21; ditentukan melaui perbandingan harga dengan obyek lain yang sejenis atau nilai perolehan baru atau 21; pengganti. 5. ;byek pajak, adalah bumi dan atau bangunan 6. N,OP-KP $2ilai 1ual ;byek ajak 0idak &ena ajak%, ditetapkan sebesar 3p. 12.AAA.AAA untuk setiap !ajib pajak 7. #ubyek pajak, orang atau badan yang secara nyata mempunyai suatu hak atas bumi dan atau memperoleh manfaat atas bumi dan atau memiliki, menguasai dari atau memperoleh manfaat atas bangunan. D. 0arif pajak, dikenakan atas obyek pajak adalah sebesar A,6 H a. +asar pengenaan pajak adalah 21; b. +asar perhitungan pajak adalah yang ditetapkan serendah-rendahnya 2A H dan setinggi-tingginya 1AA H Menghitung ajak (umi dan (umi $ ((% (( J tarif pajak K 21& J A,6 H W ersentasi 21& ? $21; K 21; 0& %X Contoh 1 : -aryo #ubroto memiliki sebidang tanah dan bangunan dengan 21; $nilai jual% 3p 16A.AAA.AAA,AA ajak (umi dan (angunan yang harus dibayar adalah.... (( J A,6 H W 2A H ? $ 3p. 16A.AAA.AAA,AA K 3p. 12.AAA.AAA,AA% J A,6 H W 2A H ? $ 3p. 14C.AAA.AAA,AA% J 3p. 14C.AAA,AA BAB I@ PEREKONOMIAN -ERBUKA A. PERDAGANGAN IN-ERNASIONAL 1. Pe#$er&ia# Per(a$a#$a# I#&er#asi+#a! erdagangan internasional adalah pertukaran barang dan jasa antar dua negara atau lebih untuk memenuhi kebutuhannya. erdagangan internasional dapat dibedakan menjadi a. Per(a$a#$a# Bi!a&era! erdagangan internasional antara dua negara, misalnya Indonesia dengan Malaysia. /. Per(a$a#$a# Re$i+#a! erdagangan internasional yang dilakukan oleh beberapa begara yang berada dalam satu ka!asan tertentu. .. Per(a$a#$a# M"!&i!a&era!

2B
)dalah perdagangan internasional yang dilakukan oleh beberapa negara dan tidak terbatas pada batas ka!asan. Ma#8aa& Per(a$a#$a# I#&er#asi+#a! (erikut beberapa manfaat $keuntungan% pedagangan internasional: a. Memenuhi kebutuhan barang'jasa yang belum dapat diproduksi sendiri. b. Memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan. c. Meningkatkan kemakmuran. d. Menjamin stabilitas ekonomi nasional e. )lih tehnologi f. Mendorong in"estasi luar negeri 3a'&+r Pe#(+r+#$ Per(a$a#$a# I#&er#asi+#a! (erikut beberapa factor yang menyebabkan terjadinya perdagangan internasionalF a. Per/e(aa# s")/er (aya r+("'si 1% #umber daya alam. 2% &ualitas sumber daya manusia 4% erbedaan modal dan teknologi. /. A(a#ya s esia!isasi +engan spesialisasi produksi, maka biaya produksi barang dan jasa lebih murah sehingga mampu bersaing dengan negara lain. .. Per/e(aa# se!era -e+ri Per(a$a#$a# I#&er#asi+#a! 0eori perdagangan internasional menurut aliran klasik : a. -e+ri Ke"#$$"!a# )"&!a' $Absolute advantage% ;leh )dam #mith, suatu negara memilki keunggulan mutlak jika negara tersebut mampu menghasilkan lebih banyak barang dibanding negara lain dengan menggunakan sumber daya produksi yang sama. Contoh keuntungan mutlak dari )dam #mith. 0abel. )

*.

4.

-asil produksi Indonesia dan 1epang $sebelum spesilisasi% -asil ' 1enis barang 2egara Indonesia 1epang 0abel (. -asil produksi Indonesia dan 1epang $setelah spesilisasi% -asil ' 1enis barang &ain (atik &alkulator +asar 0ukar +alam 2egeri &ain (atik 5A 16 66 +asar 0ukar +alam 2egeri &alkulator 1A 7A DA 1 m batik J A,26 kalkulator 1 m batik J 5 kalkulator

2egara Indonesia CA 1epang 12A &eterangan 0abel ) : &eadaan produksi Indonesia dan 1epang sebelum melakukan spesialisasi. +engan asumsi bah!a sumber daya produksi yang dimiliki kedua negara sama, Indonesia menghasilkan 5A meter kain batik dan 1A buah kalkulator, dan 1epang menghasilkan 16 meter kain batik dan 7A buah kalkulator. 1ika kedua negara mengadakan pertukaran barang, maka Indonesia akan mengekspor kain batik ke 1epang karena Indonesia memiliki keunggulan mutlak pada produksi kain batik, karena dasar tukar dalam negeri Indonesia dengan 1epang untuk 1 meter kain batik nilainya sama dengan A,26 buah kalkulator, lebih efisien dibandingkan dengan 1epang untuk 1 meter kain batik nilainya sama dengan 5 kalkulator. +an sebaliknya Indonesia mengimpor kalkulator dari 1epang. 1%. +engan +asar 0ukar +alam 2egeri &euntungan yang diperoleh a% Indonesia sebesar 4,D6 kalkulator $5 K A,26%, dengan 1 meter kain batik di 1epang dapat ditukar dengan 5 kalkulator, dibandingkan di Indonesia 1 meter kain batik hanya dapat ditukar dengan A,26 kalkulator. b% #edangkan 1epang akan memperoleh keuntungan sebesar 16 meter kain batik $5 ? 5% K 1, 1epang dengan 5 kalkulator jika ditukar di Indonesia akan memperoleh 17 meter kain batik $ingat +0+2 Indonesia 1 m kain batik J A,26 kalkulator% 2% +engan +asar 0ukar Internasional 1ika dasar tukar internasional ditetapkan dengan perbandingan 1 mater kain batik J 2 kalkulator, maka keuntungan Indonesia sebesar A,D6 $2 K A,26% dan 1epang memperoleh keuntungan sebesar 1 meter kain batik $2 K 1%. 0abel ( : &eadaan produksi Indonesia dan 1epang setelah melakukan spesialisasi, dimana semua sumber produksi di Indonesia hanya memproduksi kain batik dengan hasil CA meter kain batik, dan di 1epang semua sumber daya produksi hanya memproduksi kalkulator dengan hasil produksi 12A kalkulator. 1ika kedua negara mengadakan pertukaran setelah melakukan spesialisasi, maka keuntungan yang diperoleh masing-masing negara adalah, 1% Indonesia akan memperoleh keuntungan 26 meter kain batik WCA K $5A L 16%X 2% 1epang akan memperoleh keuntungan 6A kalkulator dari W12A K $1A L 7AX /. -e+ri Ke"#$$"!a# K+) ara&i8 (Comparative Advantage) ;leh +a"id 3icardo &eunggulan komparatif adalah keunggulan yang dimiliki suatu negara bila mampu memproduksi barang dengan biaya produksi yang lebih rendah dengan negara lain. +ari perbedaan biaya produksi tersebut itulah mengakibatkan keunggulan komparatif. Contoh : keuntungan komparatif +a"id 3icardo $!ita asumsikan "ndonesia dan #hailand memproduksi dua enis barang, kopi dan beras dengan sumber daya produksi yang sama, setengah dari umlah sumber daya produksi digunakan memproduksi kopi, dan setelah lainnya digunakan untuk memproduksi beras%

4A
-asil produksi Indonesia dan 0hailand $sebelum spesilisasi% 2egara Indonesia 0hailand -asil ' 1enis barang &opi 1AA 16 (eras 6A 56 1 kg kopi J A,6 kg beras 1 kg kopi J 4 kg beras +asar 0ukar +alam 2egeri

+ari tabel diatas 1%. Indonesia memiliki keunggulan mutlak pada kedua jenis barang dengan keunggulan komparatif terbesar pada kopi yaitu 1AA : 16 $perbandingan produk kopi Indonesia dan 0hailand%, keunggulan mutlak komparatif beras yaitu 6A : 56. 2% 0hailand memiliki kelemahan komparatif terendah adalah beras yaitu 56 : 6A dibanding produk kopi 16 : 1AA. +engan demikian keunggulan komparatif Indonesia terletak pada produk kopi dan 0hailand pada produk beras. +engan demikian jika kedua negara melakukan pertukaran $perdagangan%, maka Indonesia mengekspor kopi ke 0hailand dan mengimpor beras dari 0hailan, dan sebaliknya 0hailand mengekspor beras ke Indonesia dan mengimpor kopi dari Indonesia. 1%. &euntungan Indonesia. +enngan menggunakan dasar tukar dalam negeri masing-masing negara, di Indonesia 1 kg kopi J A,6 kg beras dan di 0hailand, 1 kg kopi J 4 kg beras, keuntungan yang diperoleh Indonesia yaitu 2,6 kg beras $4 K A,6%. 2%. &euntungan 0hailand +enngan menggunakan dasar tukar dalam negeri masing-masing negara, di Indonesia 1 kg kopi J A,6 kg beras dan di 0hailand, 1 kg kopi J 4 kg beras, keuntungan yang diperoleh 0hailand yaitu 6 kg kopi $7 K 1%. 1ika 4 kg beras di 0hailand hanya dapat ditukar dengan 1 kg kopi, sedangkan di Indonesia dengan 4 kg beras dapat ditukar dengan 7 kg kopi. $1 kg kopi J A,6 beras% NERA%A PEMBAYARAN 1. Pe#$er&ia# Nera.a Pe)/ayara# 2eraca pembayaran $/a!a#.e +8 ay)e#&%, adalah suatu daftar atau catatan sistematis mengenai semua transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain dalam satu periode tertentu, biasanya satu tahun. 0ransaksi ekonomi yang dimaksud adalah transaksi perdagangan $ekspor dan impor%, transaksi jasa, $pemberian dan penerimaan jasa luar negeri, pinjaman, in"estasi, dan transaksi yang berhubungan dengan perekonomian. /ungsi neraca pembayaran : a #ebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil langkah dalam bidang ekonomi.secara umum b #ebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan di bidang moneter dan fiskal c #ebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan di bidang politik perdagangan. *. K+) +#e# Nera.a Pe)/ayara#. a. Nera.a 1 -ra#sa'si Ber6a!a# (current account) 0ransaksi berjalan dibedakan menjadi neraca perdagangandan neraca jasa. 1% Nera.a Per(a$a#$a# $Balance of #rade% 2eraca perdagangan, merupakan neraca yang digunakan untuk mencatat transaksi perdagangan, yaitu transaksi ekspor dan transaksi impor barang. *) Nera.a ,asa 2eraca jasa adalah neraca yang digunakan untuk mencatat transaksi ekspor dan impor jasa. Misalnya jasa upah yang diterima 0&I, bunga pinjaman, jasa pari!isata, transportasi, de"iden, dan jasa lainnya. /. Nara.a M+(a! (Capital Account) 2araca Modal adalah neraca yang digunakan untuk mencatat transaksi aliran modal masuk dan modal keluar. *ang termsuk modal antara lain in"estasi, pinjaman, deposito, surat-surat berharga jangka panjang, dan hibah.

..

4.

Nera.a M+#e&er (monetary account) 2eraca moneter adalah neraca yang digunakan untuk mencatat transaksi moneter, yaitu perubahan-perubahan yang terjadi pada cadangan de"isa suatu negara. Cadangan de"isa tersebut dapat berupa emas atau "aluta asing. 0ransaksi moneter ini timbul karena transaksi dagang $barang%, transaksi jasa, atau transaksi modal A!a& (a# %ara Pe)/ayara# I#&er#asi+#a! a. A!a& Pe)/ayara# I#&er#asi+#a!. )lat pembayaran internasional yang umumnya digunakan adalah: 1% .ang 0unai, adalah uang yang telah disepakati sebagai alat pembayaran 2% (arang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran, misalnya hasil kekayaan alam.. 4% 8mas 5% ,esel %ara Pe)/ayara# I#&er#asi+#a! embayaran internasional sebagai akibat transaksi dapat dilakukan dengan cara-cata berikut : 1% Pe)/ayara# -"#ai (Cash Payment% embayaran dilakukan setelah terjadinya transaksi dengan cara mengirimkan sejumlah mata uang tertentu yang telah disepakati. *) Pe#$iri)a# :ese! (Bill of E change) ,esel adalah surat perintah untuk membayar sejumlah uang kepada orang yang tertera dalam !esel pada tanggal tertentu. 4% L1% (!etter of Credit)9'C $$etter of Credit%, adalah surat tagihan yang dikeluarkan bank atas permintaan importir, yang menyatakan bah!a bank menyetujui untuk membayar sejumlah uang kepada eksportir pada !aktu yang telah ditentukan. 5) Pe#$iri)a# %e' (Cheque) Importir mengirim cek ke bank di negara eksportir 7) K+) e#sasi Pri/a(i (Private Compensation) embayaran yang dilakukan dengan cara mengkompensasikan antara eksportir dengan importir dalam suatu negara. =) -e!e$ra8i. -ra#s8er (-e!e$ra8i. Or(er) embayaran internasional dapat dilakukan dengan cara memberi perintah kepada bank di luar negeri untuk membayar sejumlah uang melalui telegraf, kepada seseorang atau badan di negara bank yang bersangkutan. emberi perintah telegraphic order adalah bank. >) O e# A..+"#&

/.

41
Cara pembayaran kebalikan dari pembayaran cash $tunai%, +engan cara ini barang telah dikirim kepada importer tanpa disertai surat perintah membayar dan dokumen-dokumen lainnya. De/i& (a# Kre(i& Nera.a Pe)/ayara# 0ransaksi debit $bertanda :-:% akan dicatat dalam neraca pembayaran sebelah debit dan transaksi kredit akan dicatat dalam neraca pembayaran sebelah kredit $bertanda :LM%. a. -ra#sa'si (e/i& (-) yaitu, transaksi ekonomi yang menimbulkan ke!ajiban dan pembayaran $arus uang keluar% ke luar negeri. *ang termasuk transaksi debit antara lain : 1% Impor barang'jasa. 2% 1asa $se!a, upah, bunga, de"iden% yang harus dibayar ke negara lain, 4% injaman yang diberikan kepada negara lain. 5% embayaran angsuran pinjaman ke negara lain b. -ra#sa'si 're(i& (C) yaitu, transaksi ekonomi yang menimbulkan tagihan dan penerimaan $arus uang masuk% dari luar negeri. *ang termasuk transaksi kredit antara lain : 1% 8kspor barang'jasa 2% 1asa $se!a, upah, bunga, de"iden% diterima dari negara lain. 4% injaman yang diterima dari negara lain. 5% enerimaan angsuran pokok pinjaman dari negara lain )gar lebih mudah untuk dipahami berikut table transaksi debit dan kredit 0ransaksi +ebit 1 2 4 5 6 7. (arang impor embayaran jasa luar negeri emberian hadiah, hibah ke luar negeri embelian saham, obligasi dari luar negeri In"estasi ke luar negeri 1 2 4 5 6 0ransaksi &redit (arang ekspor enerimaan jasa dari luar negeri enerimaan hadiah, hibah dari luar negeri enjualan saham dan obligasi kepada luar negeri In"estasi dari luar negeri

5.

Nera.a Pe)/ayara# Sei)/a#$, S"r !"s (a# De8isi& 2eraca pembayaran dikatakan : 1% Sei)/a#$, jika penerimaan $tagihan% sisi kredit sama dengan pembayaran $ke!ajiban% atau debit. &eseimbangan neraca menyebabkan cadangan de"isa tidak berubah $tetap%. 2%. S"r !"s, jika penerimaan $tagihan% sisi kredit lebih besar dari pembayaran $ke!ajiban% atau debit. 2eraca pembayaran mengalami surplus akan meyebabkan cadangan de"isa bertambah. 4% De8isi&, jika penerimaan $tagihan% sisi kredit sama dengan pembayaran $ke!ajiban% atau debit. 2eraca pembayaran defisit menyebabkan cadangan de"isa berkurang, bahkan negatif. Contoh : 0erjadinya surplus, dan defisit neraca pembayaran 1 8kspor L 1.AAA Impor 5AA 2eraca erdagangan 7AA +itutup dengan injaman )komodatif L 7AA #aldo A &eterangan : 2eraca perdagangan mengalami difisit sebesar 7AA. yaitu dari besarnya pinjaman akomodatif $7AA%, pinjaman yang berkaitan dengan kelebihan impor 2 8kspor L 1.AAA Impor 5AA 2eraca erdagangan 7AA +itutup dengan injaman ;tonomi L 5AA injaman )komodatif L 2AA #aldo A &eterangan : 2eraca perdagangan mengalami difisit sebesar 2AA. yaitu dari besarnya pinjaman akomodatif $2AA%, sedangkan pinjaman otonomi $5AA% tidak diperhitungkan dalam difisit dan surplus karena pinjaman otonomi merupakan pinjaman atas kemauan sendiri $masuk secara otonom atau autonomous inflo%% yang tidak berkaitan dengan kelebihan impor. 4 8kspor Impor L 1.AAA 5AA

%.

2eraca erdagangan 7AA +itutup dengan injaman ;tonomi L 2AA injaman )komodatif L 4AA Cadangan $#tok 2asional% L 1AA #aldo A &eterangan : 2eraca perdagangan mengalami difisit sebesar 5AA. yaitu dari besarnya pinjaman akomodatif $4AA% dan stok nasional $1AA%. +an merupakan defisit total. +efisit'surplus total adalah besar penurunan stol nasional dan pinjaman akomodatif KEBI,AKAN PERDAGANGAN IN-ERNASIONAL 0indakan pemerintah untuk mengatur arus barang masuk $impor% dan arus barang ke luar $ekspor% dinamakan kebi akan perdagangan internasional& 1. -"6"a#- &"6"a# 'e/i6a'a# er(a$a#$a# i#&er#asi+#a! antara lain : a. Melindungi kepentingan perekonomian nasional dari pengaruh yang dapat membayakan perekonomian itu sendiri.

42
b. c. d. e. 2. Melindungi industri dalam negeri dari persaingan dengan barang-barang impor. Mencaga keseimbangan neraca pembayaran Menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil dan meningkat Memperluas lapangan kerja.

Ke/i6a'a# (i Bi(a#$ E's +r &ebijakan ekspor dilakukan pemerintah adalah dengan memberi pembinaan, moti"asi dan stimulan agar para eksportir dapat meningkatkan ekspornya. +isamping kebijakan untuk meningkatkan ekspor adakalanya pemerintah juga melakukan pembatasan ekspor atau larangan ekspor Ke/i6a'a#-'e/i6a'a# "#&"' )e#i#$'a&'a# e's +r a#&ara !ai# 0 a. embebasan'pengurangan pajak ekspor b. enyediaan kredit bagi eksportir c. enyerderhanaan dan memberi kemudahan dalam pengurusan ' prosedur ekspor d. enyediaan fasilitas promosi, seperti mengikuti pameran di luar negeri e. #ubsidi dan premi, subsidi adalah kebijakan untuk memberi bantuan pada para produsen agar biaya produksi dapat ditekan, sehingga harga barang akan lebih murah dan mampu bersaingan dengan produk luar negeri. #edangkan premi merupakan bentuk penghargaan kepada para eksportir yang telah mampu melampuai sejumlah target yang telah ditetapkan pemerintah. f. Melalui kebijakan de"aluasi, yaitu kebijakan untuk menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing, dengan harapan harga barang ekspor diluar negeri lebih murah g. +ifersifikasi barang ekspor, yaitu memperbanyak jenis produk, sehingga konsumen memiliki alternatif pilihan yang lebih banyak. h. +umping, yaitu menetapkan harga jual barang di luar negeri lebih murah dibanding kan harga di pasar dalam negeri. 0ujuan kebijakan dumping adalah untuk memperluas dan menguasai pasar luar negeri i. +iskriminasi harga, yaitu penetapan harga barang yang berbeda antara negara yang satu dengan negara lain. +iskriminasi harga terjadi karena adanya perang tarif dengan produsen lain. Ke/i6a'a#-'e/i6a'a# "#&"' )e#e'a# e's +r 0 a. larangan ekspor b. &uota, pemerintah melakukan pembatasan ekspor barang tertentu

4.

Ke/i6a'a# (i Bi(a# I) +r &ebijakan- kebijakan di bidang impor antara lain a. Ke/i6a'a# &ari8 0arif adalah pembebanan pajak bea masuk untuk barang-barang impor. +engan dikenakannya tarif, maka harga barang impor akan lebih mahal, karena pada dasarnya pajak bea masuk tersebut dibebankan pada konsumen.

+ 8 2 1

#2 #1

&eterangan gambar + J kur"a permintaan dalam negeri # J kur"a pena!aran dalam negeri sebelum perdagangan internasioanal #1J kur"a pena!aran barang impor setelah perdagangan internasional dan sebelum kebijakan tarif #2J kur"a pena!aran barang impor setelah kebijakan tarif /. Lara#$a# i) +r 9arangan impor biasanya ditujukan untuk barang tertentu, dan bertujuan untuk melindungi industri dalam negeri. +engan tidak adanya barang impor produsen dalam negeri tidak lagi bersaing dengan produsen asing.

D,

K"+&a &uota adalah pembatasan mutlak terhadap jumlah barang tertentu selama !aktu tertentu. @ALU-A ASING 1, Pe#$er&ia# K"rs &urs "aluta asing (e2.ha#$e ra&e) merupakan perbandingan nilai tukar antara mata uang negara yang satu dengan negara lainnya .ntuk mendapatan "aluta asing, rupiah dapat ditukar di tempat-tempat penukaran "aluta asing. 0empat penukaran "aluta asing sering di sebut /"rsa <a!as, a&a" )+#ey .ha#$er a. (ank de"isa b. Money brokerYs $agen "alas% c. Money changer $penukar uang%. *. 3"#$si /"rsa <a!as a. Mentransfer daya beli *aitu berpindahnya daya beli satu mata uang ke mata uang lainnya, misalnya rupuah ditukar menjadi dolar, maka daya beli rupiah pindah menjadi daya beli dolar. b. c. Memperlancar kegiatan ekspor'impor. (ursa "alas, dapat memperlancar perdagangan internasional yang membutuhkan "alas sebagai alat pemabayaran.

..

4.

Menyediakan fasilitas guna membatasi resiko naik turunnya kurs "alas $hedging% /asilitas ini dimungkinkan jika seseorang merasa ka!atir dengan perubahan kurs nilai mata uang tertentu, untuk menghindari kerugian akibat perubahan yang tidak menentu, mereka segera dapat menukarkan mata uang tersebut dengan mata uang yang lain, yang dipandang lebih aman dan nilainya stabil. Sis&e) K"rs @a!"&a Asi#$ 0erdapat 4 sistem kurs yang berlaku, yaitu: /. .. Sis&e) K"rs -e&a ("i ed E change #ate) 0inggi rendahnya kurs ditetapkan oleh pemerintah selaku pemegang otoritas moneter. Sis&e) K"rs Be/as ("loating E change #ate) 0inggi rendahnya kurs dipengaruhi oleh permintaan dan pena!aran terhadap "alas atau nilai kurs ditentukan oleh mekanisme pasar tanpa campur tangan pemerintah.

44
(. Sis&e) K"rs Me#$a)/a#$ -er'e#(a!i ($anaged "loating E change #ate) ada sistem ini, tinggi rendahnya kurs ditentukan oleh mekanisme pasar, namun pemerintah terus menga!asi perubahan kurs untuk menjaga stabilitas kurs. +alam hal ini pemerintah memiliki patokan sendiri mengenai nilai kurs dengan menetapkan batas atas dan batas ba!ah. 1ika harga naik melebihi batas atas $patokan pemerintah%, pemerintah akan menjual de"isa untuk menambah pena!aran, dan sebaliknya jika nilai kurs turun melebihi batas ba!ah $patokan pemerintah%, pemerintah akan membeli de"isa untuk menambah permintaan. Me#$hi&"#$ Ni!ai -"'ar @a!"&a Asi#$ &urs "alas dibedakan menjadi : a &urs beli, yaitu kurs yang ditetapkan dan digunakan sebagai pedoman, pada saat bursa "alas membeli "aluta asing b &urs jual, yaitu kurs yang ditetapkan dan digunakan sebagai pedoman, pada saat bursa "alas menjual "aluta asing Contoh menghitung nilai tukar 1% Menggunakan kurs beli ak &arno memiliki uang dolar .# U 2.AAA,- akan ditukar dengan rupiah. &urs yang berlaku pada saat itu : &urs beli .# U 1,- J 3p. B.5D6,AA &urs jual .# U 1,- J 3p. B.6AA,AA (erapa uang rupiah yang diterima ak &arno I &arena ak &arno ingin mendapatkan rupiah, maka dalam hal ini bank membeli dolar dari ak &arno. &arena bank membeli, maka kurs yang dipakai adalah kurs beli, 1umlah rupiah yang diterima ak &arno adalah : .# U. 2.AAA,- ? 3p. B.AAA. J 3p. 1C.B6A.AAA,2% Menggunakan kurs jual ak +irlan ingin mendapatkan dolar )merika dengan menukar uangnya sejumlah 3p, 1B.AAA.AAA,AA. &urs yang belaku pada saat itu : &urs beli .# U 1,- J 3p. B.5D6,AA &urs jual .# U 1,- J 3p. B.6AA,AA (erapa uang dolar )merika yang diterima ak +irlan I &arena ak +irlan ingin mendapatkan dolar, maka dalam hal ini bank menjual dolar kepada ak +irlan. &arena bank menjual, maka kurs yang dipakai adalah kurs jual. 1umlah dolar yang diterima ak +irman adalah : 3p. 1B.AAA.AAA,AA 3p. .# 2.AAA,AA ? .# U 1,J 3p. B.6AA,AA

5.

E.

DE@ISA +e"isa adalah alat pembayaran internasional $"aluta asing% yang disimpan oleh bank sentral selaku pengendali nilai mata uang. 1. #umber-sumber de"isa a%. Melakukan kegiatan ekspor b% Menjual jasa ke luar negeri c% enerimaan in"estasi dan pinjaman $kredit% dari luar negeri d% enerimaan grant $hadiah% dari luar negeri e% enerimaan jasa !isata!an asing f% enerimaan bunga dan de"iden dari negara lain 2. enggunaan de"isa : a% Melakukan kegiatan impor b% Membayar jasa negara lain c% Membayar bunga dan de"iden ke negara lain d% Membayar bunga dan cicilan utang luar negeri e% Memberikan pinjaman $kredit% f% Memberikan hadiah ke negara lain

BAB H@II

PASAR UANG DAN PASAR MODAL

PASAR UANG ). 82<830I)2 0empat bertemunya permintaan $orang atau lembaga yang membutuhkan% dan pena!aran $orang atau lembaga yang kelebihan% dana jangka pendek (. /.2<#I )#)3 .)2< 1. Menyediakan kebutuhan modal kerja 2. Memberi pemerintah dana jangka pendek sebagai ganti pajak 4. emasok dana untuk tujuan spekulasi pembelian surat berharga dan komoditas C. I2#03.M82 )#)3 .)2< 1. Commercial paper $surat berharga komersial%, surat utang yang diterbitkan perusahaan dengan jangka !aktu paling lama 2DA hari 2. romissory note $surat pengakuan utang%, surat utang $janji untuk membayar% yang diterbitkan perusahaan dengan jangka !aktu paling lama 47A hari. 4. Call money, pinjaman antar bank dengan jangka !aktu paling lama 1 minggu 5. #(I $#ertifikat (ank Indonesia%, yaitu surat berharga yang diterbitkan (ank Indonesia untuk dijual kepada bank. 6. ,esel, surat perintah untuk membayar kepada seseorang pada !aktu dengan jumlah uang yang sudah ditentukan. PASAR MODAL A. PENGER-IAN asar modal $capital market% merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang $obligasi%, ekuiti $saham%, reksa dana, instrumen deri"atif maupun instrumen lainnya. B. 3UNGSI PASAR MODAL 1. asar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain $misalnya pemerintah%, 2. #ebagai sarana bagi kegiatan berin"estasi. +engan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya. %. INS-RUMEN PASAR MODAL

45
Instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan instrumen jangka panjang $jangka !aktu lebih dari 1 tahun% seperti 1. Saha) #aham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak $badan usaha% dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas *. Ke"#&"#$a# saha) a% Di<i(e#, yaitu pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan b% %a i&a! Gai# merupakan selisih antara harga beli dan harga jual 4. Ker"$ia# (resi'+) saham

a% b%

%a i&a! L+ss merupakan kebalikan dari Capital <ain, yaitu suatu kondisi dimana in"estor menjual saham lebih rendah dari harga beli

D.

E.

Risi'+ Li'"i(asi, jika perusahaannya dinyatakan bangkrut oleh engadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. +alam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh ke!ajiban perusahaan dapat dilunasi 5. O/!i$asi ;bligasi merupakan surat utang jangka menengah-panjang yang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada !aktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut. 6. :ar&a#&, adalah hak untuk membeli saham biasa pada !aktu dan harga yang sudah ditentukan. enerbit !arrant harus memiliki saham yang nantinya dikon"ersi oleh pemegang saham 7. Ri$h&, adalah hak bagi pemodal untuk memberi saham baru yang dikelua dikeluarkan emiten. 3ight Merupakan produk deri"atif atau turunan dari saham D. Re'sa (a#a, adalah !adah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diin"estasikan dalam portofolio efek oleh manajer in"estasi. C. Instrumen deri"atif seperti option, futures, dan lain-lain. 3UNGSI PASAR MODAL 1. #ebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal $in"estor% 2. #arana bagi masyarakat untuk berin"estasi pada instrument keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain PELAKU PASAR MODAL Pe!a'" asar )+(a! &er(iri (ari0 1. BAPEPAM () 8 )M $(adan elaksana asar Modal%, lembaga ini adalah badan pemerintah yang bertanggung ja!ab langsung kepada menteri keuangan. 0ugas () 8 )M antara lain: a. Mengadakan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan yang akan menjual efek-efeknya melalui pasar modal $go public%. b. Menyelenggarakan bursa pasar modal a. Mengikuti perkembangan perusahaan-perusahaan yang menjual efeknya melalui pasar modal b. Melaksanakan pembinaan dan penga!asan terhadap pasar modal dan lembaga s!asta penyelenggaran pasar modal $penunjang pasar modal% c. Menentukan prosedur transaksi perdagangan *. E)i&e# 8miten adalah pihak yang melakukan emisi efek, artinya mena!arkan efek untuk dijual atau diperdagangkan 4. Per"sahaa# E8e' erusahaan efek adalah perusahaan yang telah mendapatkan i=in usaha dari () 8 )M untuk menjalankan usaha dalam pasar modal. .saha yang dimaksud adalah: a. Pe#6a)i# e)isi e8e' erusahaan efek dengan emiten $perusahaan yang menjual sahamnya% melakukan kerjasama atau perjanjian untuk melakukan pena!aran umum bagi kepentingan emiten dengan atau tanpa ke!ajiban untuk membeli sisa efek yang tidak terjual /. Pera#&ara er(a$a#$a# e8e'. .saha untuk melakukan kegiatan jual beli efek untuk kepentingan sendiri atau untuk pihak lain. c. Ma#a6er i#<es&asi atau penasehat in"estasi.

5.

P- (Perser+) Da#are'sa 0 +anareksa melakukan reksadana $in"estment fund%, yaitu emiten yang kegiatannya melakukan in"estasi atau in"estasi kembali Le)/a$a Pe#"#6a#$ Pasar M+(a! 9embaga pasar modal adalah lembaga atau institusi yang mendapai i=in dari () 8 )M. 9emabaga penunjang pasar modal terdiri dari : 1. BAE (Bir+ A()i#is&rasi E8e') ()8 bekerja berdasarkan kontrak dengan emiten ()8 menyediakan jasa bagi emiten seperti registrasi, pembayaran de"iden, pemecahan surat kolektif saham, transfer. :a!i a)a#a& (-r"s& A$e#&) ihak yang dipercaya untuk me!akili kepentingan seluruh pedagang. Ba#' K"s&+(ia# (ank &ustodian, bank yang berfungsi untuk melakukan penyimpanan dan pengamanan fisik dokumen efek

*. 4. 5. 3.

Pe)eri#$'a& e8e' (ra&i#$ a$e#.ies) eringkat efek diperlukan untuk mengetahui efek-efek unggulan pada setiap sesi perdagangan untuk memberikan openi yang idependen, obyektif dan jujur tentang resiko sauatu efek MEKANISME -RANSAKSI PASAR MODAL asar modal merupakan pasar yang teroganisir, artinya didalam pasar terdapat perangkat aturan yang harus ditaati oleh semua pelaku pasar. )turan-atruan yang dibuat pihak pelaksana diperuntukan bagi pihak penjual maupun pembeli agar tidak dirugikan pihak lain, sebab antara pembeli dan penjual tidak bertransaksi secara langsung melainkan melalui pihak ketiga yaitu perusahaan efek. 1. Pe)/e!ia# saha) (i asar )+(a! #ebelum melakukan pembelian saham, pembeli harus membuka rekening di satu atau beberapa erusahaan 8fek. +engan pembukaan rekening tersebut pembeli resmi tercatat sebagai nasabah dan data identitasnya tercatat dalam pembukuan

46
erusahaan 8fek. (ersamaan dengan pembukaan rekening, pembeli menandatangi perjanjinan dengan erusahaan 8fek yang menyangkut hak dan ke!ajiban kedua belah pihak. +alam transaksi perdagangan 1umlah pembelian saham tidak ada batasan minimal dana, jumlah yang diperdagangkan dilakukan dalam satuan perdagangan yang disebut lot. 0ransaksi pembelian dia!ali dengan order $pesanan%, dari pembeli kepada perusahaan efek $tertulis, lisan atau le!at telepon%. esanan tersebut menyebutkan jumlah, harga, dan saham yang dibeli. ;leh perusahaan efek pesanan diteliti $misalnya apakah dana atau saham yang akan dibeli masih ada, batas limit perdagangan dan sebagainya%, kemudian disampaikan kepada pialang di lantai bursa $floor trade% untuk dilaksanakan pembelian. Pe#6"a!a# saha) (i asar )+(a! enjual menghubungi perusahaan efek $sebelumnya penjual sudah menjadi nasabah perusahaan efek% untuk menjual saham, atas order penjual perusahaan efek menyampaikannya kepada pialang di latai bursa untuk melakukan transaksi penjualan saham. Re)+&e &ra(i#$ 3emote trading dapat diartikan sebagai sistem perdagangan jarak jauh, dimana setiap order transaksi di kantor broker $perusahaan efek% langsung di kirim ke sistem perdagangan bursa efek, tanpa perlu memasukan order dari latai bursa. +engan demikian, order dapat dilakukan di kantor broker dimana saja sepanjang terhubung dengan sistem perdagangan bursa. Bagan mekanisme transaksi pasar modal

*.

4.

I28#0;3 BELI

BURSA EFEK
PROSES TAWAR MENAWAR ATAU NEGOSISASI

I28#0;3 JUAL

I)9)2< BELI +)2) #)-)M


4.

I)9)2< 1.)9 #)-)M +)2) I)9)2< 1.)9

PROSES PENYELESAIAN

I)9)2< BELI

I2>8#0;3 BELI
G. PERBEDAAN AN-ARA SAHAM, OBLIGASI DAN REKSA DANA

I2>8#0;3 JUAL

&arakteristik' Instrumen #ifat enerbit &euntungan 3isiko

#)-)M enyertaan Modal erusahaan ublik +i"iden Capital <ain 0idak Mendapat +i"iden Capital 9oss 9ikuidasi #aham (iasa #aham referen .tang

;(9I<)#I

38&#) +)2) engelolaan +ana (ersama erusahaan 8fek &enaikan 2ilai )kti"a (ersih $2)(% enurunan 2ilai )kti"a (ersih $2)(% 3+ endapatan 0etap 3+ #aham 3+ asar .ang 3+ Campuran

erusahaan, emerintah &upon Capital <ain Capital 9oss <agal (ayar atas &upon atau okok ;bligasi &orporasi ;bligasi emerintah ;bligasi 3itel $;3I% ;bligasi #yariah

1enis

Mekanisme erdagangan di +iperdagangkan di (ursa 8fek asar #ekunder

+iperdagangkan di 9uar (ursa $o"er the counter%

emegang 3+ menjual kembali ke enerbit 3+ $redemption%

BAB H@III MANA,EMEN A. PENGER-IAN MANA,EMEN Manajemen adalah keahlian ataupun kegiatan untuk merencanakan, melaksanakan, dan menga!asi penggunaan sumber daya manusia secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan 1. .nsur- unsur manajemen: a. tujuan $yang ingin dicapai% b. kegiatan $tujuan yang dicapai dengan menggunakan orang lain% c. dia!asi $kegiatan perlu adanya penga!asan%

47
#arana Manajemen yang dikenal dengan 7 M, yaitu : man $manusia%, money $uang%, material $bahan baku%, machine $mesin%, methods $metode%, market $pasar% 3UNGSI MANA,EMEN 1. GR. -erry : lanning, ;rgani=ing, )ctuating, Controlling 2. He#ry 3ay+! : lanning, ;rgani=ing, Commanding, Coordinating, Controlling. 4. Har+( K++#&; (a# %yrii! OJ(+##e! : lanning, ;rgani=ing, #taffing, +irecting, Controlling. Pere#.a#aa# B !a##i#$ erencanaan adalah proses dasar manajemen untuk menentukan tujuan dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar tujuan dapat dicapai . .ntuk menyusun perencanaan biasanya ber e(+)a# pada 6 , L 1 -, meliputi : 1. %hat & apa yang hendak dicapai I 2. %hy & Mengapa hal itui harus di capai I 4. %here & +i mana kegiatan itu dilaksanakan I 5. %hen & kapan tindakan itu dilaksanakan I 6. %ho & #iapa yang akan melaksanakan I 7. 'ow & (agaimana cara melaksanakan I Syara&-syara& perencanaan antara lain : 1. Memenuhi tujuan yang jelas 2. (ersifat sederhana 4. Memuat berbagai analisis 5. /leksible artinya dapat berubah sesuai perkembangan 6. Memiliki keseimbangan 7. Mempunyai daya guna dan hasil guna. De#$a# ere#.a#aa# ya#$ /ai' a'a# )e) "#yai )a#8aa& 0 1. &egiatan menjadi teratur dan terasah 2. Meminimalkan kesalahan K kesalahan yang mungkin terjadi 4. Memudahkan penga!asan 5. Menentukan strategi kerja yang akan dilakukan Pe#$+r$a#isasia# B +r$a#i;i#$ engorganisasian merupakan proses pengelompokkan orang-orang, alat-alat, tugas, tanggung ja!ab, dan !e!enang sedemikian rupa sehingga tercipta suatu kesatuan yang dapat digerakkan dalam rangka mencapai tujuan : U#s"r A "#s"r +r$a#isasi, yai&" 0 1. #ekelompok orang yang bekerjasama 2. Melakukan kegiatan yang telah ditetapkan 4. &egiatan diarahkan untuk mencapai tujuan Ma#8aa& e#$+r$a#isasia# 0 1. Melakukan pembagian tugas sesuai keadaan 2. Menciptakan spesialisasi dalam melaksanakan tugas 4. #etiap anggota mengetahui tugas yang akan dikerjakan Pe#$araha# B (ire.&i#$ engarahan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memoti"asi dan membimbing karya!an dalam rangka mencapai tujuan. e#$a9asa# B .+#&r+!!i#$ enga!asan merupakan kegiatan menilai kembali apa yang telah dilaksanakan dan apabila perlu melakukan tindakan-tindakan kolektif sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan rencana. -"6"a# e#$a9asa# a(a!ah 0 1. Mencegah adanya penyimpangan. 2. Mendidik pekerja agar lebih bertanggung ja!ab. 4. Mencari sebab-sebab yang menimbulkan suatu kegagalan sebelum timbul. 5. Mengadakan pencegahan dan perbaikan terhadap kegagalan yang timbul. Pr+ses )e!a'"'a# e#$a9asa# (i/e#&"' 4 )a.a) !a#$'ah a#&ara !ai# 0 1. Mengukur hasil pekerjaan 2. Membandingkan pekerjaan dengan standart, kemudian memastikan perbedaannya 4. Mengoreksi penyimpangan yang tak dikehendaki melalui tindakan perbaikan. BIDANG MANA,EMEN 1. MANA,EMEN PERSONALIA &egiatan manajemen personalia berfokus pada tenaga kerja dalam suatu organisasi sehingga tujuan organisasi yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien. &egiatan manajemen personalia menitikberatkan pada masalah-masalah kepega!aian dalam perusahaan. a. engadaan pega!ai b. #eleksi pega!ai untuk menentukan posisi jabatan c.Melakukan pelatihan dan pendidikan pega!ai d. Menyediakan fasilitas kesejahteraan dan gaji yang memadai sehingga pega!ai memiliki dedikasi yang tinggi terhadap perusahaan e.Melakukan rotasi pega!ai sehingga pega!ai dapat memahami dan menuasai berbagai bidang pekerjaan dan tugas yang ada di perusahaan. f. Memoti"asi pega!ai, g. Melakukan peringatan, teguran, pemberhentian, dan mempensiunkan pega!ai. *. MANA,EMEN PEMASARAN &eiatan manajemen pemasaran adalah suatu rencana kegiatan yang didasarkan atas situasi dan tujuan perusahaan yang meliputi perencanaan harga, promosi, serta mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen. emasaran dipengaruhi oleh situasi politik, social, dan karakteristik masyarakat. 1adi, arti pemasaran jauh lebih luas dari penjualan yang dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen. engidentifikasian tersebut menyangkut empat factor inti pemasaran berikut : a. roduk yang hendak diproduksi. b. Menentukan harga produk yang hendak dijual. c. Cara promasi sehingga konsumen mengenal produk perusahaan tersebut. d. Memilih saluran distribusi dengan menentukan perantara-perantara yang akan digunakan agar produk sampai kepada konsumen tepat pada !aktunya. 2.

B.

%.

4D
&egiatan yang harus dilakukan perusahaan untuk memasarkan produknyaI )yo, kita lihat bersama-sama. a. Rise& Pasar 3iset pasar menunjukkan kegiatan penelitian yang diakukan perusahaan untuk mengukur, menge"aluasi, dan memanfaatkan kehendak, keinginan, sikap, dan tingkah laku konsumen yang akan dituju. 1adi, resiko yang terjadi pun dapat dihindari karena salah analisis dapat membuat perusahaan mengambil keputusan yang salah. /. Se$)e#&asi asar #egmentasi pasar merupakan proses kegiatan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok konsumen yang berbeda, tetapi mempunyai cirri dan sifat yang hampir sama $homogen%. 0indakkan ini dilakukan agar kegiatan pemasaran dapat lebih terarah, efektif, efisien dan produktif. .. Ba"ra# e)asara# ( )ar'e&i#$ )i2) Marketing mi? merupakan kegiatan menetapkan produk yang akan dipasarkan untuk daerah tertentu dengan harga yang diinginkan konsumen dan bagaimana konsumen dapat mengetahui produk itu melalui promosi sehingga produk itu sampai ke konsumen dengan tepat !aktu melalui saluran distribusi yang tepat pula. (. Ba"ra# r+)+si ( r+)+&i+#a! )i2 ) Promotional mi' dilakukan untuk memperkenalkan informasi kepada konsumen, baik kelebihan, kualitas, maupun manfaatnya. Cara-cara yang digunakan perusahaan untuk berpromosi meliputi : 1) Advertising ( eri'!a#a# ) (entuk promosi ini bertujuan memberikan informasi kepada konsumen potensial mengenai produk baru yang muncul, meliputi kegunaan, harga, dan cara memperoleh. Media yang digunakan, antara lain radio, tele"ise, majalah, &oran, spanduk, dan brosur. *) (ales promotion ( r+)+si e#6"a!a# ) Cara ini berbentuk penjualan langsung dan bersifat jangka pendek. 1enis kegiatan yang biasa dilakukan ialah demonstrasi produk, memberikan contoh gratis, dsn pameran. 4) Publicyty ( "/!isi&as ) &egiatan ini untuk mendorong peningkatan permintaan suatu produk melalui penyusunan berita yang menarik melalui publisitas. erusahaan dapat menggunakan media radio, tele"ise, atau pameran )* Personal selling ersonal selling merupakan bentuk promosi yang dilakukan untuk perusahaan kepada konsumen secara lisan. 0ujuannya agar hasil produksi yang dita!arkan dapat menjangkau semua pembeli. 4. MANA,EMEN PRODUKSI Manajemen produksi adalah kegiatan mengubah input menjadi output secara terencana dan terkendali. 0ujuannya ialah untuk menciptakan nilai tambah pada perusahaan demi kepuasan konsumen. .ntuk itu, manajemen produksi harus dilakukan secara berurutan dari perencanaan, pengendalian, dan penga!asan produksi. a. Pere#.a#aa# r+("'si erencanaan merupakan a!al persiapan yang sistematis sebelum memproduksi barang. erencanaan produksi memiliki urutan Kurutan langkah yang harus ditentukan. )yo, kita lihat bersama-sama. 1% 1enis barang yang akan diproduksi. 2% &ualitas barang yang akan diproduksi 4% 1umlah barang yang akan diproduksi 5% (ahan baku yang akan digunakan 6% +esain produksi 7% Cara prngolahannya D% ;rang-orang yang akan melaksanakan kegiatan tersebut. C% ,aktu produksi B% /asilitas yang diperlukan untukkegiatan tersebut. 1A% &emungkinan membuatr produk baru 11% &emungkinan lokasi pabrik. /. Pe#$e#(a!ia# r+("'si )spek ini menunjukkan suatu rangkaian produksi yang saling berhubungan dan terkait untuk mencapai hasil maksimal dengan biaya seminimal mungkin sesuai dengan tujuan perusahaan. (erikut urutan atau tahapan yang dilakukan oleh manajer produksi. 1% Menyusun rencana kerja dan urut-urutan kerja 2% Membuat time schedule, yaitu kapan pekerjaan dimulai dan berakhir. 4% Membimbing para ba!ahan dan sekaliua melakukan koreksi 5% Menentukan kepada siapa saja barang akan dipasarkan. .. Pe#$a9asa# r+("'si enga!asan produksi merupakan kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana semula. &egiatan ini meliputi hal-hal berikut . 1% (arang yang diproduksi dapat diterima oleh konsumen, baik kuantitas maupun kualitasnya sehingga kebutuhan konsumen terpenuhi. 2% elaksanaan produksi sudah tepat !aktu atau tidak. 4% Menetapkan standar barang. 5% Menyeleksi kualitas bahan baku yang akan digunakan. 5. MANA,EMEN KEUANGAN Manajemen keuangan adalah kegiatan yang memfokuskan diri dalam membantu usaha-usaha perusahan dalam memaksimalka keuntungan jangka panjang. Manajemen keuangan sangat berhubungan dengan cara penggunaan dana perusahaan yang berasal dari pemilik perusahaan dan pinjaman pihak luar perusahaan. Manajemn keuangan juga berhubungan dengan cara mendapatkan dana serta cara mengelola keuangan yang baik dan benar. 1adi, tugas-tugas manajemen keuangan adalah sebagai berikut : a. Mengatur penggunaan dana secara efektifdan efisien sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai b. Menentukan dan menggali sumber dana, kemudian memanfaatkan peluang dalam memperoleh sumber-sumber dana, baik intern maupun ekstern. c. Menentukan pengalokasian dana untuk menunjang kegiatan perusahaan. d. Meninimalkan tingkat suku bunga pinjaman bila sumber dana berasal dari luar perusahaan. -INGKA-AN MANA,EMEN 1. Ma#a6er P"#.a' Manajer puncak di katakana sebagai &+ )a#a6e)e#, karena merupakan tingkatan yang tertinggi dalam manajemen. Mereka bertanggung ja!ab sebagai pengambil keputusan dan menetapkan kebijakan serta strategi yang mencakup seluruh organisasi *. Ma#a6er Me#e$ah Manajer menegah dikatakan sebagai )i(!e )a#a6e)e#, karena merupakan tingkatan antara manager puncak dan manager tingkat pertama. Mereka bertanggung ja!ab dalam menjalankan rencana K rencana yang telah dibuat manajer puncak. 0ugas ini dijalankan bersama-sama dengan manajer tingkat pertama. 4. Ma#a6er -i#$'a& Per&a)a

D.

4C
Manajer tingkat pertama dikatakan sebagai + era&i#$ )a#a6e)e#, karena merupakan tingkatan terba!ah. Mereka bertanggung ja!ab menjalankan keputusan dan rencana yang telah ditentukan manajer menegah. #elain itu juga bertanggung ja!ab menga!asi para pekerja dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari.Manajer sebagai pemimpin harus menerapkan prinsip-orinsip manajemen.

Manajer uncak Manajer Menengah Manajer 0ingkat ertama


#umber : 1ames )./. #toner, 1BB7 PRINSIP-PRINSIP MANA,EMEN He#ri 3ay+! merumuskan 15 prinsip-prinsip manajemen yang paling sering diterapkan. 1. Pe)/a$ia# 'er6a #pesialisasi meningkatkan hasil keluaran menjadi lebih efisien. *. O&+ri&as ara manajer memberi perintah dan otoritas dilaksanakan dengan tanggung ja!ab. 4. -a&a &er&i/ Menaati dan menghormati peraturan-peraturan yang mengatur organisasi. 5. Kesa&"a# K+)a#(+ #etiap karya!an harus menerima perintah dari satu orang atasan saja. 7. Kesa&"a# Arah &egiatan organisasi yang mempunyai sasaran yang sama haruslah diarahkan oleh seorang manajer dengan menggunakan satu rencana =. Ke e#&i#$a# I#(i<i(" Di Ba9ah Ke e#&i#$a# U)") >. Ba!as ,asa ara pekerja harus mendapatkan upah yang !ajar bagi jasa-jasa mereka. ?. Se#&ra!isasi Menemukan derajat sentralisasi yang optimum bagi setiap situasi. K. Hierar'i <aris !e!enang berjalan menurut peringkat daripucuk pimpinan hingga jajaran-jajaran paling ba!ah. Informasi pun disampaikan sesuai urutan jabatan. 1D. -a&a#a# Manusia dan barang harus berada di tempat dan !aktu yang tepat. 11. Kesa)aa# ara manajer harus bersikap baik hati dan adil terhadap semua ba!ahan mereka. 1*. Ke)a#&a a# Para Karya9a# Da!a) Pe'er6aa#ya enggantian karya!an yang sering tidak efisien harus diatasi dengan adanya perencanaan personalia secara teratur. 14. I#isia&i8 &arya!an dii=inkan untuk memprakarsai ino"asi-ino"asi 15. Se)a#$a& Ker6a Meningkatkan semangat tim akan membina keselarasan dan kesatuan organisasi. 3AK-OR IN-ERN DAN 3AK-OR EKS-ERN 3a'&+r-8a'&+r ya#$ er!" (i erha&i'a# (a!a) )a#a6e)e# a(a!ah 0 1. Sara#a *akni segala sesuatu yang dipergunakan sebagai alat dalam melaksanakan pekerjaan. (iasanya sarana tersebut berupa modal, modal (. misalnya : uang, tanah, mesin, bahan baku dan lain-lain. *. Prasara#a *akni sesuatu yang merupakan alat penunjang dalam kelaksanakan pekerjaan. /aktor ini juga penting, sebab sebaikbaiknya sarana tanpa ditunjang alat yang membantu, pekerjaan akan terbengkelai, alat penunjang $prasarana% tersebut, misalnya: alat komunikasi, media iklan, dan lain-lain. 4. -e#a$a 'er6a *akni, orang-orang yang mengolah (adan .saha untuk mencapai tujuan. 0enaga kerja dibedakan menjadi : a. 0enaga &erja terdidik b.0enaga &erja terlatih c. 0enaga &erja tidak terdidik dan tidak terlatih. 5.+ana *aitu, sejumlah uang yang diperlukan untuk membiayai kegiatan (adan .saha. +ana dalam (adan .saha termasuk hal yang penting sebab tanpa didukung dana suatu pekerjaan sulit untuk berhasil dilaksanakan dengan baik. 3a'&+r-8a'&+r e's&er# ya#$ er!" (i erha&i'a# (a!a) )a#a6e)e# a#&ara !ai# 0 1. K+#(isi (adan .saha yang kegiatannya dilakukan di lingkungannya masyarakat ditentukan oleh kondisi dari masyarakat setempat. #ikap, masyarakat sangat penting bagi berlangsungnya hidup suatu (adan .saha. ;leh karena itu (adan .saha harus mampu : a. Menarik tenaga kerja dari masyarakat di lingkungannya (adan .saha didirikan b. Menghindari akibat yang merugikan masyarakat sekitarnya. *. Si&"asi (adan .saha harus mampu melihat masa yang akan datang. Misalnya F tentang kemajuan teknologi, selera konsumen dan lai-lain. 4. Ke/"&"ha# K+#s")e# (adan .saha harus mampu melayani kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan oleh para konsumen sehingga pada akhirnya akan memuaskan konsumen, karya!an sejahtera dan pengusaha mendapat laba. 5. Pera&"ra# Pe)eri#&ah eran pemerintah terhadap (adan .saha adalah mengadakan bimbingan dan penga!asan. ;leh sebab itu (adan .saha harus tahu ke!ajiban apa yang harus dilaksanakan, prosedur dan syarat berdirinya (adan .saha, dengan mematuhi segala peraturan pemerintah.

E.

3.

4B

BAB XIX BADAN USAHA A. PENGER-IAN BADAN USAHA 1. Pe#$er&a# Ba(a# Usaha 0 (adan usaha : kesatuan yuridis dan ekonomis yang mengguna-kan modal dan tenaga kerja untuk mencari laba *. Pe#$er&ia# Per"sahaa# 0 erusahaan : .nit ekonomi yang mengkombinasikan sumberdaya manusia, alam, modal dan skill untuk menghasilkan sejumlah barang dan jasa. B. PERBEDAAN AN-ARA BADAN USAHA DAN PERUSAHAAN erusahaan Menghasilkan barang dan jasa abrik, bengkel, toko,atau kantor #ebagai alat badan usaha untuk memperoleh keun-tungan MA%AM-MA%AM BADAN USAHA 1. Ber(asar'a# a&as 'e$ia&a# ya#$ (i!a'"'a#. a) Ba(a# "saha ya#$ /er$era' (i /i(a#$ e's&ra'&i8 (adan usaha ini mengambil apa yang telah tersedia di alam. Contoh : 0. ertamina dan 0. (ukit )sam $ pertambangan batu bara% /) Ba(a# "saha ya#$ /er$era' (i /i(a#$ a$raris (adan usaha ini berusaha membudidayakan tumbuh-tumbuhan atau segala kegiatan yang berkaitan dengan pertanian. Contoh : 0. erkebunan 2egara .) Ba(a# "saha ya#$ /er$era' (i /i(a#$ i#("s&ri (adan usaha ini berusaha meningkatkan nilai ekonomi suatubarang dengan jalan mengubah bentuknya. Contoh : 0. &imia /arma $ badan usaha yang memproduksi obat-obatan () Ba(a# "saha ya#$ /er$era' (i /i(a#$ er(a$a#$a# (adan usaha ini bergerak dalam akti"itas yang berhubungan dengan menjual dan membeli barang tanpa mengubah bentuknya untuk memperoleh keuntungan. Contoh : 0 Matahari e) Ba(a# "saha ya#$ /er$era' (i /i(a#$ 6asa (adan usaha ini memenuhi kebutuhan konsumen dengan jalan menyediakan jasa kepada masyarakat. Contoh : 0 (ank 3akyat Indonesia $jasa perbankkan% Ber(asar'a# 'e e)i!i'a# )+(a! a) 1. 2. 4. 0ujuan (entuk /ungsi (adan .saha Mencari keuntungan atau laba 0, C>, /irma atau &operasi #ebagai tempat peru-sahaan beroperasi

%.

1.

D.

E.

Ba(a# Usaha Mi!i' S9as&a (adan usaha milik s!asta adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak s!asta dan mempunyai tujuan utama mencari laba. /) Ba(a# Usaha Mi!i' Ne$ara (adan usaha milik 2egara adalah badan usaha yang pemilik modalnya adalah negara atau pemerintah .) Ba(a# Usaha Mi!i' Daerah ( BUMD) (adan usaha milik daerah adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Contohnya adalah (ank 1ateng, +)M () Ba(a# Usaha %a) "ra# (adan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya sebagian dimiliki oleh s!asta dan sebagian lagi dimiliki oleh pemerintah. &euntungan badan usaha ini juga dibagi sesuai dengan proporsi kepemilikan modal. Contohnya, 0 embangunan 1aya yang modalnya dimiliki oleh emda +&I 1akarta dan pihak s!asta. PERAN BUMN ( Ba(a# Usaha Mi!i' Ne$ara ) Maksud dan tujuan pendirian (.M2 adalah : 1. Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya. 2. Mengejar keuntungan 4. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyedia barang dan ' atau jasa yang bermutu tinggi dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup banyak orang. 5. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sector s!asta dan koperasi 6. 0urun aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat. BEN-UK BUMN +iatur dalam undang-undang 3epublik Indonesia 2o. 1B tahun 2AA4 bah!a (.M2 terdiri erum dan ersero 1. Ba(a# Usaha Perser+a# (Perser+) (adan usaha perseroan $ ersero% adalah (.M2 yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 61H $lima puluh satu persen % sahamnya dimiliki oleh pemerintah. Contoh : 0 ertamina. *. Ba(a# Usaha U)") ( Per")) (adan usaha umum $ erum% adalah (.M2 yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara yang merupakan bagian dari suatu departemen, Maksud dan tujuan perum adalah menyelenggarakan usaha yang bertujuan untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan ' atau jasa yang berkualitas dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat., Contoh perum antara lain erum +amri, erum (ulog, erum egadaian KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUMN Ke!e/iha# BUMN 1. 2. 4. #eluruh keuntungan untuk 2egara Menyediakan jasa-jasa bagi masyarakat merupakan sarana untuk melaksanakan pembangunan Ke'"ra#$a# BUMN 1. 2. 4. engelolaan (.M2 sangat ditentukan kemampuan keuangan 2egara birokrasi dapat menghambat pengembangan (.M2 engelolaan (.M2 secara ekonomis sulit dipertanggungja!abkan.

3.

PERAN BUMN DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA 1. (.M2 merupakan pelaku utama dalam perekonomian nasional. ;leh karena itu, (.M2 mempunyai peranan penting dalam penyelenggaraan perekonomian nasional guna men!ujudkan kesejahteraan masyarakat. 2. (.M2 merupakan salah satu pelaku ekonomi system perekonomian nasional, di samping badan usaha s!asta dan koperasi. +alam menjalankan kegiatan usahanya, (.M2, s!asta dan koperasi melaksanakan peran saling mendukung berdasarkan demokrasi ekonomi. 4. (.M2 sebagai penghasil barang ' jasa demi pemenuhan hajat hidup orang banyak. 5. (.M2 sebagai pelopor dalam sector-sektor usaha yang belum diminati s!asta. PERAN BUMS ( Ba(a# Usaha Mi!i' S9as&a )

5A
1. Pe#$er&ia# (.M# adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak s!asta *. Ma's"( (a# &"6"a# e#(iria# BUMS a(a!ah 0 (adan .saha #!asta didirikan seseorang atau sekelompok orang dengan tujuan murni untuk mencari keuntungan dan pengembangan modal. 0ugas utama badan usaha s!asta adalah menyediakan barang 'jasa yang dibutuhkan masyarakat melalui usaha komersial. 9aba pada badan usaha s!asta berfungsi sebagi sumber pemupukan modal dan tidak boleh digunakan untuk penguasaan ekonomi oleh orang-orang atau kelompok yang merugikan komponen pemilik factor produksi. BEN-UK BUMS 1. Ba(a# Usaha Perse+ra#$a# (adan usaha perseorangan adalah suatu badan usaha yang dimiliki, dikelola, dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung ja!ab penuh terhadap resiko dan kegiatan perusahaan. &elebihan dan kelemahan (. erseorangan Ke!e/iha# 1. 2. 4. 5. 6. 7. D. C. *. 3ir)a /irma $/a% adalah suatu persekutuan antara dua orang atau lebih yang menjalankan perusahaan dengan satu nama dengan tujuan untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan itu : &etentuan mengenai /irma sebagai berikut : 1%. +alam keanggotaan, setiap anggota berhak menjadi pimpinan. 2%. )nggota /irma tidak boleh memasukkan orang lain untuk menjadi anggota tanpa persetujuan dari anggota lainnya.. 4%. &eanggotaan tidak dapat dipindahkan tangankan kepada orang lain selama anggota tersebut masih hidup. 5%. )pabila kekayaan perusahaan tidak cukup untuk menutup utang perusahaan, maka kekayaan pribadi para sekutu /irma menjadi jaminan. 6%. #ekutu yang tidak memasukkan modal, tetapi hanya tenaga saja akan memperoleh bagian laba dan rugi sama dengan sekutu yang memasukkan modal terkecil. &elebihan dan kekurangan /irma. )yo, kita lihat bersama-sama Ke!e/iha# 1. 2. 4. 5. 6. 7. 4. engorganisasian perusahaan mudah karena para anggota sudah saling mengenal 3ahasia perusahaan terjaga (iaya organisasi perusahaan rendah erusahaan lebih mudah mengumpulkan modal &eputusan perusahaan lebih rasional karena dimusya!a-rahkan dahulu kepada seluruh firma 3asa memiliki terhadap per-usahaan sangat tinggi 1. 2. 4. 5. Ke'"ra#$a# 0anggung ja!ab firma tidak terbatas erusahaan dipimpin oleh beberapa orang erusahaan mudah bubar karena meninggal atau keluarnya seorang anggota, masa berdirinya perusaha-an habis, atau dibubarkan oleh hakim #eluruh anggota harus menanggung kerugian yang ditimbulkan oleh seorang anggota ;rganisasi perusahaan mu-dah karena pemilik merangkap sebagai pengelola. erusahaan bebas bergerak karena keputusan berada di tangan satu orang. emilik menerima seluruh keuntungan. erusahaan tidak dikenakan pajak, tetapi pemilik yang membayar pajak penghasil-an. 3ahasia perusahaan terjaga (iaya organisasi rendah eraturan yang mengikat perusahaan sedikit. #emangat kerja pemilik tinggi. 1. 2. 4. 5. Ke'"ra#$a# tanggung ja!ab pemilik atas kerugian perusahaan tidak terbatas. (esarnya perusahaan terba-tas karena jumlah modalnya sangat terbatas. &elangsungan hidup perusa-haan tidak terjamin jika pemilik meninggal atau tidak mampu lagi mengelola peru-sahaan. &emampuan manajemen pemilik umumnya rendah.

G.

%@ B %+))a#(i&aire @ee#++&s.ha ( Perse'"&"a# K+)a#(i&er ) ersekutuan &omanditer ialah persekutuan yang terjadi antara satu atau beberapa orang perusahaan, dan seorang atau beberapa orang yang hanya menyertakan modalnya saja. +i dalam ersekutuan &omanditer terdapat : a. #ekutu aktif, yaitu orang yang menjalankan perusahaan dan bertanggung ja!ab penuh atas utang piutang perusahaan b. #ekutu diam, yaitu orang yang hanya menyertakan modalnya. 0anggung ja!abnya hanya sebesar modal yang disertakan. Ke!e/iha# (a# 'e'"ra#$a# %@. &elebihan &ekurangan 1. Modal yang dihimpun lebih besar. 1. )danya sekutu yang mempunyai tanggung ja!ab 2. Mudah memperoleh kredit yang tidak terbatas 4. &emampuan manajemennya lebih baik 2. &elangsungan hidup C> tidak tertentu 5. endiriannya mudah 4. #ulit menarik modal bagi sekutu pimpinan Perser+a# -er/a&as B P- ( N@ B Naa)!+;e @e##++&s.ha ) 0 adalah suatu perseroaan antara dua orang atau lebih dengan modal yang diperoleh dari pengeluaran saham. ersero $ pemilik 0% bertanggung ja!ab terbatas hanya sebesar modal yang diserahkan. 0iap sekutu dapat mempunyai satu atau beberapa sero. 0anggung ja!abnya hanya terbatas sampai modal yang dikeluarkan untuk saham-sahamnya. ,e#is-6e#is P- 0 a. 0 umum atau terbuka, yaitu jenis 0 yang permodalannya diperoleh dengan menjual sahamnya kepada masyarakat umum di bursa saham. b. 0 tertutup, yaitu 0 yang saham-sahamnya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu, biasanya terbatas pada hubungan keluarga. c. 0 perseorangan, yaitu 0 yang seluruh sahamnya jatuh ke tangan satu orang d. 0 milik 2egara, yaitu 0 yang sebagaian besar atau seluruh sahamnya dimiliki oleh 2egara e. 0 asing, yaitu 0 yang didirikan dan berkedudukan di luar negeri menurut hokum yang berlaku di sana. f. 0 domestic, yaitu 0 yang berlokasi dan menjalankan kegiatan usahanya di dalam negeri. 0 domedtik juga mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. g. 0 kosong, yaitu 0 yang sudah tidak menjalankan usahanya lagi dan tinggal namanya saja. 0 kosong biasanya masih terdaftar sehingga 0 ini dapat dijual untuk diusahakan lagi. 0 kosong biasanya dalam keadaan pailit. Ke!e/iha# (a# 'e'"ra#$a# Perser+a# -er/a&as (P-) 0 Ke!e/iha# Ke'"ra#$a#

7.

51
1. 2. 4. 5. 6. 7. H. enanggung ja!ab pemegang saham terbatas erusahaan dijalankan oleh orang-orang dengan kemampuan manajerial yang tinggi erusahaan sangat mudah mengumpulkan modal &elangsungan hidup perusahaan terjamin erusahaan dikelola dengan manajemen yang rapi, efektif dan professional emindahan hak kepemilikan perusahaan mudah dengan menjual saham 1. 2. 4. 5. erusahaan dikenakan dua jenis pajak, yaitu pajak laba perusahaan dan pajak terhadap de"iden yang diterima pemegang saham endirian perusahaan rumit dan mahal 3ahasia perusahaan tidak terjaga 3asa memiliki perusahaan dari para pemegang saham kurang

PERAN BUMS DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA B()* *ebagai mitra B()+ . (adan usaha s!asta dibutuhkan kontribusinya dalam hal penanaman modal $in"estasi%, pengembangan usaha, peningkatan efisiensi, dan kemampuan teknis, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat yang pada akhirnya menuju pada peningkatan laba (.M2 dan pertumbuhan ekonomi nasional. 2. B()* sebagai penambah kas +egar,& (erpartisipasinya badan usaha s!asta dalam perekonomian berdampak positif bagi penerimaan 2egara. 4. B()* sebagai penambah produksi nasional& &eberlangsungan usaha yang dilakukan oleh badan usaha s!asta dan dibarengi dengan iklim usaha yang kompetitif dan meningkatkan produksi nasional. 5. B()* sebagai pembuka kesempatan ker a& (erpartisipasinya badan usaha s!asta dalam perekonomian, banyak tenaga kerja yang terserap ke dalamnya. ;leh karena itu, angka pengangguran pun diharapkan semakin ama semakin berkurang. &elebihan dan kekurangan badan usaha s!asta I 1. Ke!e/iha# 1. 2. 4. 5. 6. 7. D. erusahaan dijalankan secara efisien (arang dan jasa yang dihasilkan mempunyai kuali-tas tinggi &aya akan ino"asi baru roses produksi sudah menggunakan teknologi modern Menciptakan system kerja yang professional dan efisien Mendorong produkti"itas tenaga kerja menjadi tinggi Mudah memperoleh tambahan modal 1. 2. 4. 5. 6. Ke'"ra#$a# Menimbulkan praktik monopoli Memperbesar jurang kesenjangan ekonomi Mengeksploitasi sumber daya alam dan manusia Mengesampingkan kepentingan masyarakat umum Menguasai pasar sehingga perusahaan bebas menentukan harga 7. Menciptakan persaingan yang tidak sehat.

BAB III PENGEMBANGAN KOPERASI A. PENGEMBANGAN KOPERASI DI INDONESIA 1. Pe#$er&ia# K+ erasi +alam .ndang-undang 2o. 26 ' 1BB2 asal 1, &operasi dalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau (adan -ukum &operasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan atas kekeluargaan *. La#(asa# Pa#.asi!a (a# UUD 1K57 4. 5. Asas Ke'e!"ar$aa#, De)+'rasi E'+#+)i, (a# G+&+#$ R+y+#$ -"6"a#0 Me!ujudkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, seta turut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka me!ujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan ancasila dan ..+ 1B56. (Pasal , (ndang-undang !operasi +o& -. #ahun /00-) 7. 3"#$si (a# Pera# a. b. c. d. =. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan eko-nomi dan sosialnya. (erperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Memperkokoh perekonomian masya-rakat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya. .saha untuk me!ujudkan dan me-ngembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi

Pri#si a. &eanggotaan bersifat sukarela dan ter-buka b. engelolaan dilakukan secara demo-kratis c. embagian sisa hasil usaha $#-.% dilakukan secara adil sebanding deng-an besarnya balas jasa usaha masingmasing anggota d. emberian balas jasa yang terbatas terhadap modal e. &emandirian f. endidikan perkoperasian g. &erja sama antar koperasi

B.

PERANGKA- A-AU ALA- PERLENGKAPAN ORGANISASI KOPERASI (APOK) 1. Ra a& A#$$+&a a. -"$as ra a& a#$$+&a 3apat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. 3apat anggota menetapkan hal-hal berikut : 1% )nggaran dasar 2% &ebijaksanaan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha koperasi 4% emilihan, pengangkatan, pemberhentian pengurus dan penga!as 5% 3encana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, serta pengesahan laporan keuangan 6% engesahan dan pertanggungja!aban pengurus dalam melaksanakan tugasnya 7% embagian hasil usaha D% enggabungan , peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi /. Ha' ra a& a#$$+&a 1% 3apat anggota berhak meminta keterangan dan pertang-gungja!aban pengurus dan penga!as mengenai penglolaan koperasi 2% 3apat anggota diadakan paling sedikit sekali dalam 1 $ satu% tahun 4% 3apat anggota untuk mengesahkan pertanggungja!aban pengurus diselenggarakan paling lambat 7 $enam% bulan setelah tahun buku berlalu *. PENGURUS a) -"$as e#$"r"s '+ erasi

52
Mengelola koperasi dan usahanya Mengajukkan rancangan rencana kerja serta rancangan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi 4% Menyelenggarakan rapat anggota 5% Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungja!aban pelaksanaan tugas 6% Memelihara daftar buku anggota dan pengurus 7% Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan in"entaris secara tertib /) :e9e#a#$ e#$"r"s '+ erasi 1%. Me!akili koperasi di dalam dan di luar pengadilan 2% Memutuskan penerimaan dan penolakan sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar 4% Melakukan tindakan dan upaya sesuai dengan tanggung ja!abnya dan keputusan rapat anggota (erkaitan dengan pengelolaan koperasi, pengurus dapat mengangkat pengelola ()a#a6er) yang diberi !e!enang dan kuasa untuk mengelola usaha. -ubungan kerja antara pengurus dan pengelola merupakan hubungan kerja atas dasar perikatan. -"$as )a#a6er0 a% merencanakan usaha yang dapat melaksanakan program kerja koperasi b% mengorganisasikan pelaksanaan pekerjaan seefisien mungkin c% melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perencanaan' pengorganisasian d% melaksanakan penga!asan dalam melaksanakan jalannya pekerjaan 3"#$si )a#a6er 0 a% sebagai pelaksana pengurus yang dihasilkan oleh 3)0 b% sebagai pelaksana usaha dan bertanggungja!ab pada pengurus c% sebagai pelaksana kelangsungan usaha koperasi. PENGA:AS B BADAN PEMERIKSA B BP a. :e9e#a#$ (a# Ha' 1% Meneliti segala catatan harta dan kekayaan koperasi 2% Memeriksa kebenaran pembukuan koperasi 4% Mengumpulkan keterangan yang diperlukan dari siapapun /. -"$as (a# Ke9a6i/a# 1% Melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tata kehidupan koperasi 2% Membuat laporan pemeriksaaan secara tertulis dan menyampaikan kepada 3apat )nggota 4% Merahasiakan hasil pemeriksaan terhadap pihak ketiga 1% 2%

4.

#truktur ;rganisasi I20832 &operasi &eterangan : ) J 3) J J ( J emeriksa + J enasehat M J &( J & J )nggota 3apat )nggota engurus (adan +e!an Manajer &epala (agian &arya!an

) 3) + M &( & & & & &( & & & &( & & (

#truktur ;rganisasi 8&#0832 &operasi

!k" Nas !k" Prop" !k" Kab" !k" Ke#"

IND GA B PUS Pri m AP Pri m AP GA B PUS Pri m AP Pri m AP GA B PUS Pri m AP

Keterangan : IND = Induk Koperasi GAB = Gabungan Koperasi PUS = Pusat Koperasi Prim = Primer Koperasi AP = Anggota Perorangan minimal 2 orang

%.

MODAL KOPERASI 1. M+(a! se#(iri 0 2% Si) a#a# +'+', yaitu simpanan anggota yang dibayar pada saat masuk sebagai anggota baru koperasi. #impanan dibayar sekali saja menjadi anggota koperasi 4% Si) a#a# 9a6i/, yaitu simpanan anggota yang !ajib dibayar secara berkala $mingguan, setengah bulanan, atau bulanan% selama menjadi anggota koperasi

54
Da#a .a(a#$a#, yaitu bagian dari #isa -asil .saha $#-.% yang disisihkan untuk ditahan sebagai modal koperasi 6% Hi/ah , yaitu sumbangan atau pemberian dari orang atau badan usaha kepada koperasi yang diikuti dengan pengalihan hak kepada koperasi. +engan adanya pengalihan hak kepada koperasi, hibah dicatat sebagai modal sendiri. *. M+(a! Pi#6a)a#, /erasa! (ari0 1% #impanan sukarela dari anggota 2% injaman dari koperasi lain 4% injaman dari bank dan lembaga keuangan lainnya 5% enerbitan obligasi dan surat utang lainnya 6% #umber-sumber lain yang sah 4. M+(a! e#yer&aa#, /erasa! (ari 0 emerintah dan masyarakat yang digunakan dalam rangka memperkuat kegiatan usaha koperasi KELEBIHAN DAN KELEMAHAN KOPERASI Ke!e/iha# 1. koperasi sering memperoleh kedudukan sebagai monopolis 2. biaya transaksi rendah 4. partisipasi anggota koperasi baik 5. kedudukan anggota sangat baik 6. kendali sosial dari anggota baik 7. pangsa pasar koperasi jelas D. pertanggungan resiko rendah PERBEDAAN KOPERASI DENGAN BADAN USAHA LAIN K+) +#e# 0ujuan #ifat keanggotaan &ekuasaan tertinggi -ak bersuara ermodalan embagian laba 0ingkat suku bunga modal engelolaan 'manajemen 1enis usaha +asar keyakinan usaha 1. 2. 4. 5. 6. Ke'"ra#$a# kemampuan manajerial pengurus rendah kurang diminati oleh masyarakat kurang menguntungkan dan berdaya saing rendah nama baik koperasi baik permodalan terbatas 5%

D.

E.

'+ erasi Menyejahterakan anggota khususnya dan masyarakat pada umunya 0erbuka dan sukarela yang dilandasi oleh kepentingan bersama 3apat anggota #atu anggota memiliki satu suara Modal sendiri terdiri atas simpanan pokok, simpanan !ajib,cadangan,dan hibah (erdasarkan jasa anggota +ibatasi (ersifat terbuka dan demokratis #esuai dengan kebutuhan para anggota Mengutamakan kekuatan sendiri

Ba(a# "saha !a!" Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya Menurut criteria yang ditentukan oleh pemilik 3apat .mum emegang #aham $3. #% +itentukan oleh jumlah saham yang dimiliki Modal sendiri terdiri atas saham-saham (erdasarkan jumlah saham dan modal 0idak dibatasi (ersifat rahasia kecuali kepada pihak-pihak tertentu (erdasarkan kebutuhan pasar Mengutamakan kekuatan modal

BAB @ KE:IRAUSAHAAN A. PENGER-IAN KE:IRAUSAHAAN 1. Ke9ira"sahaa# atau e#&re re#e"rshi , adalah mental dan sikap ji!a yang selalu aktif berusaha me-ningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan *. :ira"saha atau e#&re re#e"r, adalah seseorang atau seke-lompok orang yang mengor-ganisir factor-faktor produksi, alam, tenaga kerja, modal, dan skill untuk tujuan berproduksi PERANAN :IRAUSAHA 1. ,irausaha berusaha mencari terobasan baru dalam menghasilkan suatu barang 2. ,irausaha menciptakan lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran 4. ,irausaha memberi dan menigkatkan pendapatan masyaraka 5. ,irausaha menyumbangkan kenaikan pendapatan nasional melalui pembayaran pajak kepada negara dan berbagai komoditas yang berhasil diekspor 6. B. BIDANG USAHA KE:IRAUSAHAAN 1. Ber(asar'a# Si8a&#ya0 a. Usaha 8+r)a!, dengan cirri-ciri : 1% .sahanya memiliki ijin 2% Modalnya relati"e besar 4% Membayar pajak 5% Manajemen teratur baik 6% embukuan teratur baik 7% (entuknya : 0, C>, /irma /. Usaha #+# 8+r)a!, dengan ciri-ciri : 1% 0idak memiliki ijin 2% Modalnya relati"e kecil 4% 0idak membayar pajak 5% Manajemen sederhana 6% embukuan sederhana 7% (entuknya : &9, kantin, tambal ban, tukang pangkas rambut dll. *. Ber(asar'a# Bi(a#$ "saha a. E'&ra'&i8, missal : pengeboran minyak, pertambangan, kehutanan b. A$raris, misal : pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan c. I#("s&ri, misal : pabrik, kerajinan d. Per(a$a#$a#, misal : toko, s!alayan e. ,asa, misal : biro 0ransportasi, lembaga keuangan, assuransi, konsultan %. SIKAP DAN ,I:A :IRAUSAHA

55
1. Syara&-syara& :ira"saha: a. Memiliki modal b. Mampu menangkap peluang c. Mampu melakukan perhitungan secara matang dan berani mengambil resiko d. Memiliki manajemen !aktu e. Mau dan mampu bekerjasama f. )da keinginan untuk belajar dan tidak pernah merasa puas Si'a :ira Usaha a. Memiliki rasa tanggung ja!ab b. #elalu dinamis, ulet, gigih dan tidak cepat menyerah karena sadar bah!a untuk mencapai kemajuan diperlukan kerja keras c. (erani menerima kritik dan saran yang bermanfaat d. (erinisiatif untuk maju dan melakukan pekerjaan yang terbaik untuk mencapai keberhasilan ,i9a (a# se)a#$a& 9ira"saha a(a!ah 0 a. &emampuan untuk mengambil resiko dan keputusan b. Mempunyai ide-ide yang cemerlang dan optimis dalam berusaha untuk mengembangkan gagasan baru, unik, dan diminati banyak orang sehingga ia terus menerus menciptakan gagasan untuk dilaksanakan c. 0ekun, teliti dan produktif d. (ekerja dengan semangat kebersamaan dan etika bisnis yang sehat e. Memiliki moti"asi untuk berkarya secara mandiri sehingga tidak selalu tergantung kepada orang lain. Ciri-ciri dan !atak !irausaha %iri-.iri 1. ercaya diri :a&a' &eyakinan &etidaktergantungan, indi"idualis, optimis &ebutuhan akan prestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, dan hasil tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energik, dan inisiatif &emampuan mengambil resiko, suka pada tantangan (ertingkah laku sebagai pemimpin +apat bergaul dengan orang lain Menanggapi saran-saran dan kritik Ino"atif, kreatif, fleksibel, punya banyak sumber informasi (er!a!asan luas andangan ke depan erseptif

2.

4.

5.

2. 4. 5. 6.

(erorientasi pada tugas engambil resiko &epemimpinan (erorientasi ke masa depan

#umber :

andji )noraga, dkk, 2AA2 $diolah%