Anda di halaman 1dari 1

laras washington, 27 tahun, cantik berbakat menjadi pembalap, dalam sebuah kejadian yang cukup tragis, dia terhantam

airbag. saat ditolong, mukany seperti bidadari,tp tanpa sayap...dan kemudian paramedis menanyakan namany, dia menjawab...la...ra...s, dgn agak terbata bata..saat tiba di UGD, dr trubus memeriksanya, dan blood presurre ny 140/90 mmhg, HR 110/menit, rr 28 kali/mnit, saO2 ,pmberian O2 100% dgn 10 L/menit tanpa masker pernapasan. laras washington tidak mempunyai problem medis, alergi,dll.tracheany normal central, tanpa distensi JV, dan pmx di paru kananny pasien mengalami penurunan fremitus(penyebaran getaran), hyperresonansi, dan penurunan suara napas(suara dasar pernapasan).suara jantungny normal, abdomen normal, dan semua ekstremitasny dpt digerakkan(normal jg).menurut anda, apakah management yang sesuai untuk saudari laras washington???

Kecelakaan Mobil Laras, Seorang wanita berusia 30 tahun, adalah seorang sopir ditahan terlibat dalam tabrakan kendaraan bermotor sedang dengan airbag deployment. Di tempat kejadian, dia sadar dan disajikan dengan tiba-tiba mengalami nyeri dada kanan-sisi yang tajam terkait dengan sesak napas. Dia mampu memberikan namanya, tetapi dia slurring kata-katanya. Pada kedatangan ke UGD tanda-tanda vital wanita itu tekanan darah, 140/90 mm Hg, denyut jantung, 110 denyut per menit; tingkat pernapasan 28 napas per menit; SaO2, 100% pada 10L/min oksigen tambahan dengan topeng nonrebreather. Dia menyangkal sejarah masalah medis, mediacations, atau alergi. Dia memiliki posisi garis tengah trakea, tidak ada distensi vena jugularis, pada pemeriksaan paru kanan pasien mengalami penurunan fremitus, hyperresonance, dan penurunan suara nafas. Dia memiliki suara kepala normal, perut notender, dan memindahkan semua ekstremitas. Apa langkah tepat dalam pengelolaan ini pasien?