Anda di halaman 1dari 3

MORFOLOGI FORAMINIFERA H

Bentuk luar foraminifera, jika diamati dibawah mikroskop dapat menunjukkan beberapa kenampakan yang bermacam-macam dari cangkang foraminifera, meliputi : 1. Dinding Lapisan terluar dari cangkang foraminifera yang berfungsi melindungi bagian dalam tubuhnya. Dinding ini terdiri atas beberapa macam, yaitu : a. Hyalin : tipe dinding ini merupakan dinding gampingan yang bersifat bening dan transparan, berpori. b. Porselen: dinding ini tidak berpori dan mempunyai kenampakan seperti porselen serta terbuat dari zat gampingan c. Aglutinan : dinding yang terbuat dari material asing yang direkatkan satu sama lain dengan semen. Pada dinding aglutinan ini mempunyai material asing seperti mika, lumpur, spong-spikulae, cangkang foram dan sebagainya d. Khitin : dinding ini terbuat dari zat organik yang menyerupai zat tanduk, leksibel, transparan, biasanya berwarna kuning dan tidak berpori 2. Cangkang Pada umumnya, foraminifera membentuk cangkang yang biasanya terdiri atas satu atau beberapa kamar. Berdasarkan jumla kamar yang dimilikinya, dibagi menjadi dua: a. Monotalamus test (uniloculer) : cangkang foraminifera yang terdiri atas satu kamar b. Politalamus test (multiloculer) : cangkang foraminifera yang terdiri atas banyak kamar Berdasarkan bentuknya, cangkang monotalamus dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk, yaitu : Globular (bulat) Tubular (tabung) Flask-shaped (botol) Triangular (segitiga) Oval Spherical

Berdasarkan pada bentuk akhir susunan kamarnya, cangkang politalamus dapat dibedakan menjadi :

a. Uniformed test : cangkang yang terdiri atas satu macam kamar susunan kamar. Misalnya uniserial atau biserial saja b. Biformed test : cangkang foraminifera yang terdiri atas dua macam susunan kamar. Missalnya, pada awalnya mempunyai susunan kamar triserial dan pada akhirnya menjadi biserial c. Triformed test : cangkang foraminifera yang tediri atas tiga macam susunan kamar d. Multiformed test : cangkang foraminifera yang terdiri atas lebih dari tiga macam susunan kamar Cangkang foraminifera dibedakan menjadi dua, yaitu terputar dan tidak terputar. Cangkang yang terputar dikelompokkan beberapa jenis, yaitu : Planispiral : cangkang yang semua putaran lingkarannya terletak pada satu bidang Tracospiral : cangkang yang --------------------------------------Streptospiral : Involute test : cangkang yang putaran kamar-kamarnya lebih akhir menutupi sebagian putaran kamar terdahulu, sehingga yang terlihat hanya putaran akir saja Evolute test : cangkang yang seluruh putaran kamarnya dapat terlihat

3. Aperture Merupakan lubang utama pada cangkang foraminifera yang berungsi untuk memasukkan makanan dan mengeluarkan protoplasma biasanya terletak pada kamar bagian terakhir. Berdasarkan bentuknya, aperture dibedakan menjadi : Bulat sederana atau globular : biasanya terletak di ujung kamar akhir Radiate (memancar ): sebuah lubang bulat dengan sejumlah galengan yang memancar dari pusar lubang Phialine : sebuah lubang bulat, mempunyai bibir dan leher Crescentic : berbentuk tapal kuda atau busur panah Bulimine/ virguliune: berbentuk seperti koma (,) yang melengkung Silt like : berbentuk lubang sempit yang memanjang Dendritik : berbentuk seperti ranting pohon Bergigi : berbentuk lubang melengkung yang pada bagian dalamnya terdapat tonjolan menyerupai gigi.

Berdasarkan posisinya pada cangkang foraminifera, aperture dapat dibedakan menjadi, Terminal : aperture yang terletak pada ujung kamar yang terakhir Periferal : aperture yang memanjang dari bagian umbilicus ke arah tepi (phery) Umbical : aperture yang terletak pda bagian umbilicus Interiomarginal : Umbilikal ekstraumbilikal : Basal Aereal : aperture yg tersebar di permukaan cangkang