Anda di halaman 1dari 64

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT

PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Alloh SWT atas rahmatnyalah perhitungan struktur box culvert dari beton
bertulang dapat diselesaikan, tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada anak dan istri saya yang selalu
mendukung saya dalam bekerja.

Tersusunnya perhitungan struktur box culvert dari beton bertulang ini dikarenakan beberapa hal seperti : Standar
box culvert dari dinas PU belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat, dimana masyarakat menghendaki jembatan
dengan lebar 5 meter dengan tengah bentang tidak ada kolom. Standar dari dinas PU untuk bentang 1 lubang
bentang maksimal adalah 3 meter. Hal lain yang membuat perhitungan struktur box culvert beton bertulang ini dibuat
adalah agar dapat menjadi acuan dalam perhitungan di Program PNPM- Mandiri Perkotaan apabila ditemui
pekerjaan yang serupa.

Suka duka ditemui dalam perhitungan ini dikarenakan tidak adanya data-data pendukung yang diperlukan, sehingga
hanya dilakukan studi literatur & membandingkan dengan perencanaan untuk mencari data-data pendukung yang
diperlukan





















PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

A. DATA BOX CULVERT

DIMENSI BOX CULVERT
1. Lebar Box L = 5,00 M
2. Tinggi Box H = 3,00 M
3. Tebal Plat Lantai h1 = 0,40 M
4. Tebal Plat Dinding h2 = 0,35 M
5. Tebal Plat Pondasi h3 = 0,35 M
DIMENSI DINDING SAYAP
1. Panjang Dinding Sayap c = 2,00 M
2. Tinggi Dinding Sayap Bagian Ujung d = 1,50 M
3. Tebal Dinding Sayap tw = 0,25 M
DIMENSI LAIN- LAIN
1. Tebal Plat Injak ts = 0,20 M
2. Tebal Lapisan Aspal ta = 0,05 M
3. Tinggi Genangan Air Hujan th = 0,05 M
H
h2
h1
c
d
L
ta
ts
h3
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK



B. BAHAN STRUKTUR
Mutu Beton : K - 175
Kuat tekan beton
f
c
1
=0,83 x
K
10

= 14,525 MP
a

Modulus elastik
E
c
=4700 x
c
1

= 17912 MP
a

Angka poisson = 0,20
Modulus geser 0 =
E
c
[2 x (1+ 0)]
= 7464 MP
a

Koefisien muai panjang untuk beton, = 1.0E - 05 /C
0

Mutu Baja :

Untuk baja tulangan dengan > 12 mm : U- 39
Tegangan leleh baja, f
y
=u x 10 = 390 MP
a

Untuk baja tulangan dengan 12 mm : U- 24
Tegangan leleh baja, f
y
=u x 10 = 240 MP
a

Berat Jenis Bahan :

Berat beton bertulang, w
c
= 25
kN
M
3
,
Berat beton tidak bertulang (beton rabat), w
c
1
= 24
kN
M
3
,
Berat aspal padat, w
a
= 22
kN
M
3
,
Berat jenis air, w
w
= 9,8
kN
M
3
,
Berat tanah dipadatkan w
s
= 17,20
kN
M
3
,


PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Maaf, tidak dapat saya lampirkan semuanya satu persatu, karena akan mengurangi teman2 askot infra semua dalam
berkreatifitas dan jumlah halamannya menjadi sangat banyak.

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
C. ANALISIS BEBAN
1. BERAT SENDIRI
Faktor Beban Ultimit (KMS) = 1,3
Berat sendiri ( self weight ) adalah berat bahan dan bagian jembatan yang merupakan elemen
struktural, ditambah dengan elemen non-struktural yang dipikulnya dan bersifat tetap. Berat sendiri
box culvert dihitung dengan meninjau selebar 1 m (tegak lurus bid. gambar) sebagai berikut :
a. Berat sendiri plat lantai (Q
MS
)
1
x w
c
= 10
kN
M
,
b. Berat sendiri plat dinding, (P
MS
) E x
2
x w
c
= 26,25 kN


2. BEBANMATI TAMBAHAN (MA)
Faktor Beban Ultimit (KMA) = 2,0
Beban mati tambahan ( superimposed dead load ), adalah berat seluruh bahan yang menimbulkan
H
L
PMS PMS
QMS
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
suatu beban pada jembatan yang merupakan elemen non-struktural, dan mungkin besarnya
berubah selama umur jembatan. J embatan dianalisis harus mampu memikul beban tambahan
seperti :
1) Penambahan lapisan aspal (overlay) di kemudian hari,
2) 2) Genangan air hujan jika sistim drainase tidak bekerja dengan baik,
NO JENIS TEBAL (M) BERAT (kN/M) BEBAN(kN/M)
1 Lapisan Aspal 0.05 22.00 1.10
2 Air Hujan 0.05 9.80 0.49
Total Beban Mati Tambahan (QMA) 1.59





H
L
QMA
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
3. BEBANLALU - LINTAS
3.1. BEBANLAJUR "D" (TD)
Faktor Beban Ultimit (KTD) = 2,0
Beban kendaraan yg berupa beban lajur "D" terdiri dari beban terbagi rata (Uniformly Distributed Load), UDL
dan beban garis (Knife Edge Load), KEL seperti pd Gambar 1. UDL mempunyai intensitas q (kPa) yang
besarnya tergantung pada panjang total L yg dibebani lalu-lintas seperti Gambar 2 atau dinyatakan dengan
rumus sebagai berikut :
q = 8.0 kPa untuk L 30 m
q = 8.0 *( 0.5 + 15 / L ) kPa untuk L > 30 m

Gambar 1. Beban lajur "D"


Gambar 2. Intensitas Uniformly Distributed Load (UDL)

Untuk panjang bentang, L = 5,00 m q = 8,00 kPa
KEL mempunyai intensitas, p = 44,00 kN/m
Faktor beban dinamis (Dinamic Load Allowance) untuk KEL diambil sebagai berikut :

DLA =0.4 untuk L 50 m
DLA =0.4 - 0.0025*(L - 50) untuk 50 <L <90 m
DLA =0.3 untuk L 90 m
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gambar 3. Faktor beban dinamis (DLA)

Untuk harga, L =5.50 DLA =0.4
Beban hidup pada lantai,
Q
TD
= 8,00 kN/m
P
TD
=(1+DLA) x p = 61,60 kN



H
L
QTD
PTD
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
3.2. BEBAN TRUK "T" (TT)
Faktor Beban Ultimit (KTT) = 2,0
Beban hidup pada lantai jembatan berupa beban roda ganda oleh Truk (beban T) yang besarnya, T = 100 kN
Faktor beban dinamis untuk pembebanan truk diambil (DLA) = 0,40
Beban truk "T" (PTT) ( 1 + DLA ) x T = 140,00 kN

Akibat beban "D" MTD = {(1/12 x QTD x L2) + (1/8 x PTD x L)} = 55.17 kNm
Akibat beban "T" MTT = 1/8 x PTT x L = 87.5 kNm

Untuk pembebanan lalu-lintas, digunakan beban "T" yang memberikan pengaruh momen lebih
besar dibandingkan beban "D". MTD <MTT


H
L
PTT PTT
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
4. GAYA REM (TB)
Faktor Beban Ultimit (KTB) = 2,0
Pengaruh percepatan dan pengereman lalu-lintas diperhitungkan sebagai gaya dalam arah
memanjang jembatan dan dianggap bekerja pada permukaan lantai kendaraan. Besar gaya rem
diperhitungkan sebesar 5% dari beban "D" tanpa faktor beban dinamis.
Gaya rem per meter lebar (TTB) 5% x {( q x L) +p } = 4,20 kN



5. TEKANAN TANAH (TA)
Faktor Beban Ultimit (KTA) = 1,25
Pada bagian tanah di belakang dinding abutment yang dibebani lalu-lintas, harus diperhitungkan adanya
beban tambahan yg setara dengan tanah setebal 0.60 m yang berupa beban merata ekivalen beban
kendaraan pada bagian tersebut.

Tekanan tanah lateral dihitung berdasarkan harga nominal dari berat tanah ws, sudut gesek dalam , dan
kohesi c dengan :
ws' = ws

1
=ton
-1
(K

R
x ton

) dengan faktor reduksi untuk


1
K

R
= 0,70
C
1
=K

R
x C dengan faktor reduksi untuk c' K

R
= 1,00
H
L
TTB TTB
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
Koefisien tekanan tanah aktif,
K
u
=ton
2
(45
0
x

1
2
)
Berat tanah dipadatkan w
s
= 17,20
kN
M
3
,
Sudut gesek dalam = 30
Kohesi C = 0 kPa
Faktor reduksi untuk sudut gesek dalam K

R
= 0,70

1
=ton
-1
(K

R
x ton

) =0,70 x 0,50 = 0,35 rad = 19,29


Koefisien tekanan tanah aktif
K
u
=ton
2
( 45
0

1
2
)
= 0,335241
Beban tekanan tanah pd plat dinding
1A1
=0,60 x w
s
x K
u
= 3.460 kN/m

1A2
=
1A1
+(E x w
s
x K
u
) = 22.920 kN/m



6. BEBAN ANGIN (EW)
Faktor Beban Ultimit (KEW) = 1,20
Gaya angin tambahan arah horisontal pada permukaan lantai jembatan akibat beban angin yang
meniup kendaraan di atas lantai jembatan dihitung dengan rumus :
I
Lw
=0,0012 x C
w
x (I
w
)
2
]
kN
m
2
, ,Jimono C
w
=1,20
H
QTA1 QTA1
QTA2
L
QTA2
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
Kecepatan angin rencana I
w
= 35 m Jct
Beban angin tambahan yang meniup
bidang samping kendaraan :
I
Lw
=0,0012 x C
w
x (I
w
)
2
= 1,764 kN m
Bidang vertikal yang ditiup angin merupakan bidang samping
kendaraan dengan tinggi 2.00 m di atas lantai jembatan.
h = 2,00 m
J arak antara roda kendaraan x = 1,75 m
Beban akibat transfer beban angin ke lantai
jembatan,
Lw
=
1
2
h
x
x I
Lw

= 1,008 kN m



7. PENGARUH TEMPERATUR (ET)
Faktor Beban Ultimit (KET) = 1,20
Untuk memperhitungkan tegangan maupun deformasi struktur yang timbul akibat pengaruh
temperatur, diambil perbedaan temperatur yang besarnya setengah dari selisih antara temperatur
QEW QEW
h
h/2
X
TEW
H
L
QEW
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
maksimum dan temperatur minimum rata-rata pada lantai jembatan.
Temperatur maksimum rata-rata I
mux
= 40 C
Temperatur minimum rata-rata I
mn
= 15 C
Koefisien muai panjang untuk beton o = 1.0E-05 /C
Modulus elastis beton E
c
= 17912 MP
a

Perbedaan temperatur pada plat lantai
I =
(T
max
T
mIn
)
2

= 12,50 C


8. BEBAN GEMPA (EQ)
8.1. BEBAN GEMPA STATIK EKIVALEN
Faktor Beban Ultimit (KET) = 1,20
Beban gempa rencana dihitung dengan rumus : I
L
=K
h
x I x w
t

Dimana . K
h
=C x S
I
L
= Gaya geser dasar total pada arah yang ditinjau (kN)
K
h
= Koefisien beban gempa horisontal
I = Faktor kepentingan
w
t
= Berat total struktur yang berupa berat sendiri dan beban mati tambahan
C
= Koefisien geser dasar untuk wilayah gempa, waktu getar, dan kondisi tanah
S = Faktor tipe struktur yang berhubungan dengan kapasitas penyerapan energi gempa (daktilitas)
dari struktur jembatan.
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
Waktu getar struktur dihitung dengan rumus : I =2 x n x _
w
t
g x K
p

g = percepatan graitasi (=9,80 m det
2
)
K
p
= kekakuan struktur yang merupakan gaya horisontal yg diperlukan untuk menimbulkan satu
satuan lendutan (kN/m)

Lokasi di wilayah gempa 3.
Kondisi tanah dasar termasuk sedang (medium).
Koefisien geser dasar ( C =0,18 )
Untuk struktur dg daerah sendi plastis beton bertulang, maka faktor jenis struktur S =1.0 x F
dengan, F =1.25 - 0.025 x n dan F harus diambil 1
F = faktor perangkaan
n = jumlah sendi plastis yang menahan deformasi arah lateral.
Untuk nilai n =2 maka
F =1.25 - 0.025 * n =1,200
S =1.0 * F =1,200
Koefisien beban gempa horisontal, Kh =C x S =0,216
Untuk jembatan yang memuat >2000 kendaraan / hari, jembatan pada jalan raya utama
atau arteri, dan jembatan dimana terdapat route alternatif, maka diambil factor
kepentingan, I = 1,00
Gaya gempa I
L
=K
h
x I x w
t

Gaya inersia akibat gempa didistribusikan pada joint pertemuan plat lantai dan plat dinding
sebagai berikut
w
t
=_

MS
+
MA
2
x I] + _
P
MS
2
] = 42,100 kN
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
I
L
=K
h
x I x w
t
= 9,0936 kN


8.2. TEKANAN TANAH DINAMIS AKIBAT GEMPA
Gaya gempa arah lateral akibat tekanan tanah dinamis dihitung dengan menggunakan koefisien
tekanan tanah dinamis (RKaG) sebagai berikut :
0 =ton
-1
(K
h
)
K
uu
=
cos
2
(
1
0)
cos
2
0 x [
1+ (sin
1
x sin(
1
0)
cos0
]


K
uu
= K
uu
K
u

Tekanan tanah dinamis p = E
w
x w
s
x K
uu

kN
m
2
,
E = 3,00 m K
u
= 0,335241
K
h
= 0,216 w
s
= 17,20
kN
M
3
,

1
= 0,35 rad 0 =ton
-1
(K
h
) = 0,21273178
cos
2
(
1
0) = 0,98127549
cos
2
0 x _
1+ (sin
1
x sin(
1
0)
cos0
_ = 1,02182838

K
uu
=
cos
2
(
1
0)
cos
2
0 x [
1+ (sin
1
x sin(
1
0)
cos0
]
=
0.96031340

K
uu
= K
uu
K
u
= 0,6250724

L
= E x w
s
x K
uu
= 36,285
kN
m
,


H
L
TEQ TEQ
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


9. KOMBINASI PEMBEBANAN
NO JENIS BEBAN
FAKTOR
BEBAN
KOMB -1 KOMB -2 KOMB -3
BEBAN TETAP
1. Berat sendiri (MS) KMS 1.30 1.30 1.30
2. Beban mati tambahan (MA) KMA 2.00 2.00 2.00
3. Tekanan tanah (TA) KTA 1.25 1.25 1.25
BEBAN KENDARAAN
4. Beban truk "T" (TT) KTT 2.00 1.00
5. Gaya rem (TB) KTB 2.00 1.00
BEBAN LINGKUNGAN
6. Beban angin (EW) KEW 1.00 1.20
7. Pengaruh temperatur (ET) KET 1.00 1.20
8. Beban gempa statik (EQ) KEQ 1.00
9. Tekanan tanah dinamis (EQ) KEQ 1.00




QEQ
H
QEQ
L
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK



PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


Gambar 8. Peta respon spektra percepatan 0.2 detik (SS) di batuan dasar (SB) untuk probabilitas terlampaui 2%dalam 50 tahun (Satu dari 6 gambar respons
spekturumgempa 2010)
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
10. ANALISIS MEKANIKA STRUKTUR
Analisis mekanika struktur dilakukan dgn komputer menggunakan Program SAP2000 dengan pemodelan
Frame-2D untuk mendapatkan nilai momen, gaya aksial, dan gaya geser. Input data dan hasil analisis struktur
dengan SAP2000 dapat dilihat pada gambar berikut.

Nomor Komponen


Beban Mati (MS)
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Beban Mati Tambahan (MA)

Beban Truk T(TT)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gaya Rem(TB)


Tekanan Tanah (TA)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Beban Angin (EW)


Pengaruh Temperatus (ET)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Beban Gempa (EQ)


Tekanan Tanah Dinamis Akibat Gempa

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gambar Bidang Momen Akibat Kombinasi Pembebanan 1(Komb. 1)


Gambar Bidang Momen Akibat Kombinasi Pembebanan 2(Komb. 2)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gambar Bidang Momen Akibat Kombinasi Pembebanan 3(Komb. 3)


Gambar Gaya Gesr Akibat Kombinasi Pembebanan 1 (Komb. 1)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gambar Gaya Gesr Akibat Kombinasi Pembebanan 2 (Komb. 2)


Gambar Gaya Gesr Akibat Kombinasi Pembebanan 3 (Komb. 3)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gambar Gaya Normal/Aksial Akibat Kombinasi Pembebanan 1 (Komb. 1)


Gambar Gaya Normal/Aksial Akibat Kombinasi Pembebanan 2 (Komb. 2)

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Gambar Gaya Normal/Aksial Akibat Kombinasi Pembebanan 3 (Komb. 3)












PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

11. GAYA AKSIAL, MOMEN, DAN GAYA GESER ULTIMIT
TABLE: Element Forces - Frames
Frame Station OutputCase CaseType P V2 M3
Text m Text Text KN KN KN-m
1 0 COMB1 Combination -314.272 -39.353 -57.7001
1 1.5 COMB1 Combination -276.762 -73.206 28.9992
1 3 COMB1 Combination -239.251 -88.815 152.7954
1 0 COMB2 Combination -264.957 -22.037 -44.0718
1 1.5 COMB2 Combination -227.446 -55.89 16.6537
1 3 COMB2 Combination -189.936 -71.499 114.4761
1 0 COMB3 Combination -209.99 31.231 12.9111
1 1.5 COMB3 Combination -172.48 -16.229 0.5388
1 3 COMB3 Combination -134.969 -72.659 66.084
2 0 COMB1 Combination -318.194 47.753 73.0949
2 1.5 COMB1 Combination -280.684 81.606 -26.2044
2 3 COMB1 Combination -243.173 97.215 -162.6006
2 0 COMB2 Combination -266.918 26.237 51.7692
2 1.5 COMB2 Combination -229.407 60.09 -15.2563
2 3 COMB2 Combination -191.897 75.699 -119.3787
2 0 COMB3 Combination -214.236 -22.137 3.7549
2 1.5 COMB3 Combination -176.726 25.323 2.4868
2 3 COMB3 Combination -139.215 81.753 -76.6989
3 0 COMB1 Combination -88.815 -205.126 -152.7954
3 0.5 COMB1 Combination -88.815 -176.029 -57.5066
3 1 COMB1 Combination -88.815 -146.931 23.2335
3 1.5 COMB1 Combination -88.815 -117.834 89.4248
3 2 COMB1 Combination -88.815 -88.736 141.0674
3 2.5 COMB1 Combination -88.815 -59.639 178.1613
3 2.5 COMB1 Combination -88.815 63.561 178.1613
3 3 COMB1 Combination -88.815 92.659 139.1064
3 3.5 COMB1 Combination -88.815 121.756 85.5028
3 4 COMB1 Combination -88.815 150.853 17.3504
3 4.5 COMB1 Combination -88.815 179.951 -65.3507
3 5 COMB1 Combination -88.815 209.048 -162.6006
3 0 COMB2 Combination -71.499 -155.811 -114.4761
3 0.5 COMB2 Combination -71.499 -130.613 -42.8703
3 1 COMB2 Combination -71.499 -105.414 16.1365
3 1.5 COMB2 Combination -71.499 -80.216 62.5441
3 2 COMB2 Combination -71.499 -55.018 96.3525
3 2.5 COMB2 Combination -71.499 -29.819 117.5618

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
3 2.5 COMB2 Combination -71.499 31.781 117.5618
3 3 COMB2 Combination -71.499 56.979 95.372
3 3.5 COMB2 Combination -71.499 82.177 60.583
3 4 COMB2 Combination -71.499 107.375 13.1949
3 4.5 COMB2 Combination -71.499 132.574 -46.7923
3 5 COMB2 Combination -71.499 157.772 -119.3787
3 0 COMB3 Combination -81.753 -100.844 -66.084
3 0.5 COMB3 Combination -81.753 -80.251 -20.8102
3 1 COMB3 Combination -81.753 -59.657 14.1669
3 1.5 COMB3 Combination -81.753 -39.064 38.8473
3 2 COMB3 Combination -81.753 -18.471 53.2309
3 2.5 COMB3 Combination -81.753 2.123 57.3178
3 2.5 COMB3 Combination -81.753 2.123 57.3178
3 3 COMB3 Combination -81.753 22.716 51.108
3 3.5 COMB3 Combination -81.753 43.31 34.6014
3 4 COMB3 Combination -81.753 63.903 7.798
3 4.5 COMB3 Combination -81.753 84.497 -29.302
3 5 COMB3 Combination -81.753 105.09 -76.6989


12. GAYA - GAYA DALAMUNTUK PERHITUNGAN BETON BERTULANG
a. PLAT LANTAI
- Momen ultimit rencana untuk plat atas H
0
=162,6006 kNm
- Gaya geser ultimit, I
0
=209.048 kN
b. PLAT DINDING
- Gaya aksial ultimit P
0
=243,173 kN
- Momen ultimit H
0
=162,6006 kNm
- Gaya geser ultimit I
0
=97.215 kN


13. PERHITUNGANPLAT LANTAI
13.1. Tulangan Lentur Pada Tumpuan


PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Momen rencana ultimit slab H
0
=162,6006 kNm
Mutu Beton K - 175 Kuat Tekan Beton f
c
1
= 14,525 MP
a

Mutu Baja U - 39 Tegangan Leleh Baja f
y
=390 MP
a

Tebal slab beton =400 mm
Jarak tulangan terhadap sisi luar beton d
1
=50 mm
Modulus elastis baja, E
s
=200.000 MP
a

Faktor bentuk distribusi tegangan beton
1
=0,85
m =
f
y
0,85 f
c
1
m = 29,158651
Sumber : Desain Beton Bertulang, Chu Kia Wang, Charles G. Salmon, Binsar Harianja . Halaman 55
R
max
=0,75p
b

[1
1
2
p
b
m]
R
max
= 3.635955
Faktor reduksi kekuatan lentur =0,80
Momen rencana ultimit H
0
=162,6006 kNm
Tebal efektif slab beton J = J
1
J =350 mm
Ditinjau slab beton selebar 1 m b =1000 mm
Momen nominal rencana M
n
=
H
u

M
n
= 203.25075 kNm
Faktor tahanan momen
R
n
=
H
n
bJ
2
R
n
= 1.65919
R
n
< R
max
..OK
Rasio tulangan yang diperlukan

b
=
A
s (b)
bJ
=
0,85
c
1
[
1

[
600
600+

]
b
= 0.016308

max
=0,75 x p
b

max
= 0.012231

mIn
=
1,40


mIn
= 0.0035897
p
pcIu
= 1+
_1
2H
n
0,85
c
1
bJ
2

0,85
c
1

Atau : Diambil dari Manual
Perencanaan Struktur Beton
Bertulang Untuk J embatan Hal 4-8
p
pcIu
= 0,85

C
1

(1 _1
2R
n
0,85
c
1
)
p
pcIu
= 0.004586595
Sumber : Ali Asroni Balok Dan Plat Beton Bertulang Halaman 73
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


mIn
>
pcrIu
>
maks
..Oke
Luas tulangan yang digunakan A
s
=p
pcIu
x b x J A
s
= 0.0045866 x 1000 x 350
A
s
=1605.308 mm
2

Diameter tulangan yang digunakan D=14 mm
Jarak tulangan yang diperlukan S =
n
4
x
2
x
b
A
s
S = 95.8445 ~95 mm
Digunakan Tulangan D14 95 mm
Luas Tulangan Lentur
Terpasang
A
x
=
a
4
x D
2
x
h
S
A
s
=119.579 mm
2

Tulangan bagi diambil 30% tulangan pokok A
s
1
=30% x 1605.308 A
s
1
=481.592 mm
2

Diameter tulangan yang digunakan D=12 mm
Jarak tulangan yang diperlukan S=

4
x D
2
x
b
A
s
S= 234.721 mm
Digunakan Tulangan D12 150mm
Luas Tulangan Bagi
Terpasang
A
x
=
a
4
x D
2
x
h
S
A
s
=753. mm
2


13.2. Tulangan Geser Pada Tumpuan
Gaya geser ultimit rencana I
u
=209.048 kN
Kuat tekan beton f
c
1
=14,525 MP
a

Tebal efektif slab beton J =350 mm
Ditinjau slab selebar b =1000 mm
Faktor reduksi kekuatan geser =0,70

Kuat geser yang disumbang
beton
I
c
=
1
6

c
1
bJ I
c
=222.318 kN

Kuat geser yang harus
disumbang tulangan geser
I
s
=
I
u

I
c
I
s
=76.322 kN

Check syarat penampang untuk
tul. geser
I
s

2
3

c
1
bJ = 3389.167 kN.(1)
I
u
> 0,5I
c
= 77.8113 kN..(2)
I
u
> I
c
= 155.6226 kN.(3)
Note 1 = "Syarat penampang untuk geser terpenuhi
Note 2 = Perlu digunakan sengkang
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
Note 3 = Sengkang perlu lebih dari minimum

Luas sengkang geser perlu A
vS
=
I
S

J
=
23.621
136.5
= 0.559
mm
2
mm

Spasi Maximum (Pilih Nilai Paling Kecil)
I
S
<

c
1
3
bJ ...
J
2
,0,75,600

J
2
= 175 mm(1)
0,75 = 262.5 mm(2) 600mm(3)
Spasi Maximum =175 mm
Sumber : Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk J embatan Hal.4-32
Karena
I
c
2
< I
u
< I
c

Maka digunakan tulangan begel minimal dengan memilih
yang besar dari nilai berikut

Sumber : Ali Asroni Balok Dan Plat Beton Bertulang Halaman 149 & Manual
Perencanaan Struktur Jembatan Beton Hal 3-32

A
,u
=
75
c
1
bS
1200

=
7514.525 x 1000 x 1000
1200 x 390
=610.764 mm
2

A
,u
=
bS
3

=
1000 x 1000
3 x 390
=854.701 mm
2
.(IPIIIE)
Dipakai begel 2 kaki dengan diameter tulangan 12 mm
Spasi Begel (s)
s =
n .
1
4
, .n.
2
.S
A
,u
=
2.
1
4
, .n.12
2
.1000
854,701
=264.5135 mm
Kesimpulan : Digunakan Sengkang D12 175mm

13.3. Kontrol Kuat Geser Pons


ta
h
v b
a
u
u
v
b
a u
PTT PTT
v
b
PNPM-MP
KALTIM
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Mutu Beton : K - 175
Kuat tekan beton f
c
1
=14,525 HP
u

Kuat geser pons yang disyaratkan
f
v
=0,30.
c
1
f
v
=1.14335 HP
u

Faktor reduksi kekuatan geser pons =0,60
Beban roda truk pada slab P
TT
=140 kN
J ika :
h =0,40 m a = 0,30 m
t
a
=0,05 m b = 0,50 m
u =o +2t
u
+ =0,30+(2.0,05) + 0,40 =0,80 Hctcr =800 mm
v =b +2t
u
+ =0,50+(2.0,05) + 0,40=1,00 Hctcr =1000 mm
Tebal efektif plat J =350 mm
Luas bidang geser pons, A
v
=2.(u +:).J = 1.260.000 mm
2

Gaya geser pons nominal, P
n
=A

= 1440.621 kN
Kekuatan slab terhadap geser pons, .P
n
=864.3726 kN
Faktor beban ultimit, K
11
=2,00
Beban ultimit roda truk pada slab, P
u
=K
11
x P
11
= 280 kN
P
u
< P
n.AMAN (0KL)


14. PERHITUNGAN PLAT LANTAI
14.1 PERHITUNGANTULANGAN LENTUR PADA TENGAH BENTANG (LAPANGAN)
- Momen ultimit rencana untuk plat atas H
0
=178,1613 kNm
- Gaya geser ultimit, I
0
=63,561 kN
Momen rencana ultimit slab H
0
=178,1613 kNm
Mutu Beton K - 175 Kuat Tekan Beton f
c
1
= 14,525 MP
a

Mutu Baja U - 39 Tegangan Leleh Baja f
y
=390 MP
a

Tebal slab beton =400 mm
Jarak tulangan terhadap sisi luar beton d
1
=50 mm
Modulus elastis baja, E
s
=200.000 MP
a

Faktor bentuk distribusi tegangan beton
1
=0,85
m =
f
y
0,85 f
c
1
m = 29,158651
Sumber : Desain Beton Bertulang, Chu Kia Wang, Charles G. Salmon, Binsar Harianja . Halaman 55
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

R
max
=0,75p
b

[1
1
2
p
b
m] R
max
= 3.635955
Faktor reduksi kekuatan lentur =0,80
Momen rencana ultimit H
0
=178,1613 kNm
Tebal efektif slab beton J = J
1
J =350 mm
Ditinjau slab beton selebar 1 m b =1000 mm
Momen nominal rencana M
n
=
H
u

M
n
= 222.7016 kNm
Faktor tahanan momen
R
n
=
H
n
bJ
2
R
n
= 1.81797
R
n
< R
max
..OK
Rasio tulangan yang diperlukan

b
=
A
s (b)
bJ
=
0,85
c
1
[
1

[
600
600+

]
b
= 0.016308

max
=0,75 x p
b

max
= 0.012231

mIn
=
1,40


mIn
= 0.0035897
p
pcIu
= 0,85

C
1

(1 _1
2R
n
0,85
c
1
)
p
pcIu
= 0.00506696587
Sumber : Ali Asroni Balok Dan Plat Beton Bertulang Halaman 73

mIn
>
pcrIu
>
maks
..Oke
Luas tulangan yang digunakan A
s
=p
pcIu
x b x J A
s
= 0.0050670 x 1000 x 350
A
s
=1773.438 mm
2

Diameter tulangan yang digunakan D=14 mm
Jarak tulangan yang diperlukan S =
n
4
x
2
x
b
A
s
S = 86.758 ~85 mm
Digunakan Tulangan D14 85 mm
Luas Tulangan Lentur
Terpasang
A
x
=
a
4
x D
2
x
h
S
A
s
=181.118 mm
2

Tulangan bagi diambil 30% tulangan pokok A
s
1
=30% x 1810,118 A
s
1
=543.035 mm
2

Diameter tulangan yang digunakan D=12 mm
Jarak tulangan yang diperlukan S=

4
x D
2
x
b
A
s
S= 208.163 mm
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Digunakan Tulangan D12 150mm
Luas Tulangan Bagi
Terpasang
A
x
=
a
4
x D
2
x
h
S
A
s
=753. mm
2


14.2. Tulangan Geser Pada Tumpuan
Gaya geser ultimit rencana I
u
=63,561 kN
Kuat tekan beton f
c
1
=14,525 MP
a

Tebal efektif slab beton J =350 mm
Ditinjau slab selebar b =1000 mm
Faktor reduksi kekuatan geser =0,70

Kuat geser yang disumbang
beton
I
c
=
1
6

c
1
bJ I
c
=222.318 kN

Kuat geser yang harus
disumbang tulangan geser
I
s
=
I
u

I
c
I
s
=131.516 kN

Check syarat penampang untuk
tul. geser
I
s

2
3

c
1
bJ = 3389.167 kN.(1)
I
u
> 0,5I
c
= 77.811 kN..(2)
I
u
< I
c
= 111.159 kN.(3)
Note 1 = "Syarat penampang untuk geser terpenuhi
Note 2 = Perlu digunakan sengkang
Note 3 = Tidak Diperlukan Tulangan Geser minimum
Kesimpulan : Tidak Digunakan Tulangan Geser








PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
14.3. Kontrol Kuat Geser Pons


Mutu Beton : K - 175
Kuat tekan beton f
c
1
=14,525 HP
u

Kuat geser pons yang disyaratkan
f
v
=0,30.
c
1
f
v
=1.14335 HP
u

Faktor reduksi kekuatan geser pons =0,60
Beban roda truk pada slab P
TT
=140 kN
J ika :
h =0,40 m a = 0,30 m
t
a
=0,05 m b = 0,50 m
u =o +2t
u
+ =0,30+(2.0,05) + 0,40 =0,80 Hctcr =800 mm
v =b +2t
u
+ =0,50+(2.0,05) + 0,40=1,00 Hctcr =1000 mm
Tebal efektif plat J =350 mm
Luas bidang geser pons, A
v
=2.(u +:).J = 1.260.000 mm
2

Gaya geser pons nominal, P
n
=A

= 1440.621 kN
Kekuatan slab terhadap geser pons, .P
n
=864.3726 kN
Faktor beban ultimit, K
11
=2,00
Beban ultimit roda truk pada slab, P
u
=K
11
x P
11
= 280 kN
P
u
< P
n.AMAN (0KL)


ta
h
v b
a
u
u
v
b
a u
PTT PTT
v
b
PNPM-MP
KALTIM
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

15. PERHITUNGAN PLAT DINDING (KOLOM)
15.1. TULANGANAKSIAL LENTUR/LONGITUDINAL
- Gaya aksial ultimit P
0
=243,173 kN
- Momen ultimit H
u,u
=162,6006 kNm
H
u,b
=73,0949 kNm
- Gaya geser ultimit I
0
=97.215 kN
Mutu Beton : K 175 Kuat tekan beton (f
c
1
) f
c
1
=14,525 HP
u

Ditinjau dinding selebar 1 m b =1000 mm
Tebal dinding =350 mm
Jarak tulangan terhadap sisi luar beton J
s
=50 mm
Jarak tulangan terhadap sisi luar beton J
s
1
= J
1
=50 mm

1
= 2J
1
J =250 mm
[
1
=0,85
CECK KELANGSINGAN KOLOM
Panjang bersih kolom I
n,k
=3000 mm
Jari-jari inersia kolom (r) r =0,3 r =900 mm
Faktor panjang efektif (k)(jepit jepit) k = 0,65

k.I
n,k
r
34 (12
M
1
M
2
)

0,65 x 3000
900
34_12 x
73,0949
162,6006
]
2.1666 28.6055Komponcn struktur tckon tiJok bcrgoyong

k.I
n,k
r
=
0,65 x 3000
900
= 2.166 <22.Kclongsingon kolom Jopot Jioboikon
A. Pembuatan Dtagram Interahst Dengan Rastu (p
1
) =1%
E
s
=200.000 HP
u
=200
kN
mm
2
,

c
1
=14,525HP
u
=0,014525
kN
mm
2
,

=390HP
u
=0,390
kN
mm
2
,

e

E
s
_ =
0,390
200
, =0.00195=1,95 x 10
-3

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
A
st
=p
1
.b. =0,01 x 1000 x 350 =3500 mm
2



(a). Tinjauan beban sentris
P
o
= .{0,85.
c
1
.(A
g
A
st
) +A
st
.

}
= 0,65.{0,85.0,014525.(350.1000 3500) + 3500.0,390} = 3667,934 kN

o
= P
o
(
c
1
.b.) =3667,934 (0,014525.1000.350) = 0,7215
.P
n,mux
= 0,80..P
o
=0,80.3667,934=2934,3472 kN

mux
= .P
n,mux

c
1
.b. = 2934.3472 0,014525.1000.350 =0,5772
(b). Ttn|auan betun tehan menentuhan (ter|adt |tha >
b
)
c
b
=
600.J
600+

=
600.(350 50)
600+390
=181.818 mm


iombil c =250 mm (>c
b
)
o =[
1
.c =0,85.250 =212,5 mm

e
1
=
10050
250
.0,003
e
1
=0.0006 =6.10
-4
<e


Sehingga diperoleh :
A1
A2
50
250
50
350
1000
100 C =250
a =212,5
Cc Cs T1
e
c
1 e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

1
=e
1
.E
s
=0,0006.200 =0,12
kN
mm
2
,

e
2
1
=
250 50
250
.0,003 =0,0024 >e


Scinggo
2
1
=

=0,39
kN
mm
2
,
Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm) Momen (kN-mm)
I
1
=1750.0,12 -210,000 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 26250,000
c
c
=0,85.0,014525.212,5.1000 2623,578
Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75
180370,996
c
2
=1750.0,39 682,500 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 85312,500
]um|ah P
n
& M
n
3096,078 H
n
=291933,49
.P
n
= 0,65 x 3096,078 = 2012,4508 kN
.H
n
= 0,65 x 291933,496 = 189756,7725 kN mm
Q =
2012,4508
0,014525.350.1000
=0,3959
R =
189756,7725
0,014525.1000.350
2
=0,1066
(c). Ttn|auan pada headaan setmbang (ter|adt pada ntlat
b
=181.818 mm)


o
b
=[
1
.c
b
=0,85.181,818=154,5453 mm
e
1
=
168,18250
181,818
.0,003=0,00195
e
1
=1,95.10
-3
=e



1
=

=0,39
kN
mm
2
,
e
2
1
=
181,81850
181,818
.0,003=0,00217
e
2
1
=2,17.10
-3
>e


Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=1750.0,39 -682,500 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 85312,500
c
c
=0,85.0,014525.154,5453.1000 1908,055
Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75
131178,775
e
c
'
e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
168,182 Cb=181,818
'
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
c
2
=1750.0,39 682,500 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 85312,500
]um|ah P
n
& M
n
1.908,055 3183,775
.P
n,b
= 0,65 x 1908,055 = 1240,2358 kN
.H
n,b
= 0,65 x 301803,775 = 196172,4538 kN mm
Qb =
1240,2358
0,014525.350.1000
=0,2440
Rb =
196172,4538
0,014525.1000.350
2
=0,1103
(d). Ttn|auan Tulangan Tarth Menentuhan (ter|adt pada ntlat <
b
)
Diambil c = 120 mm
Scinggo o =[
1
.c =0,85 .120=102 mm


e
1
=
23050
120
.0,003=4,5.10
-3
>e



1
=

=0,39
kN
mm
2
,
e
c
1
=0,003
e
2
1
=
120 50
120
.0,003 =0,00175
e
2
1
=1,75.10
-3
>e



2
1
=

=0,39
kN
mm
2
,
Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=1750.0,39 -682,500 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 85312,500
c
c
=0,85.0,014525.102.1000 1259,318
Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75
86578,078
c
2
=1750.0,39 682,500 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 85312,500
]um|ah P
n
& M
n
1259,318 25723.78
.P
n
= 0,65 x 1259,318 = 818,5567 kN
.H
n
= 0,65 x 257203,078 = 167182,0007 kN mm
e
c
' e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
'
230 C =120
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Q =
818,5567
0,014525.1000.350
=0,1610
R =
167182.0007
0,014525.1000.350
2
=0,0940
Batas struktur boleh dianggap hanya menahan momen lentur pada :
P
u
= 0,10.
c
1
.b. =0,1 x 0,014525 x 1000 x 350 =508,375 kN
P
u
=.P
n,b
=1240,2358 kN
Dipilih yang kecil, yaitu :
P
u
=508,375 kN

b
=
508,375
0,014525.1000.350
=0,100
(e). Ttn|auan Keadaan Beban P =

Pada keadaan ini dihitung seperti balok. Karena luas tulangan tekan dan tulangan tarik sama (A2
1
=
A1), maka tulangan tekan pasti belum leleh.
p =
600.A
1
1
A
1
.

1,7.
c
1
.b
=
600.1750 1750.390
1,7.14,525.1000
=14,8831
q =
600.[
1
.A
2
1
.J
s
1
0,85.
c
1
.b
=
600.0,85.1750.50
0,85.14,525.1000
=3614,4578

o =p
2
+q p =14.8831
2
+ 3614.4578 14,8831=47,0521 mm

2
1
=600._
o [
1
.J
s
1
o
_ =600._
47,0521 0,85.50
47,0521
] =58,0476 HP
u

H
nc
=[
1
.
c
1
.o.b.[J
o
2
=0,85.14,525.47,0521.1000._300
47,0521
2
]
H
nc
=0,85.14,525.47,0521.1000._300
47,0521
2
] =160608414,744 Nmm

H
ns
=
A
st
2
.
s
1
.(J J
1
) =1750.58,0476.(300 50) =25395.825 Nmm

H
nc
= 160608414,744 Nmm
H
ns
= 25395825,000 Nmm
Tuta| M
n
184239,744 Nmm
Tuta| M
n
184,239 kNmm

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
Nilai kuat rencana :
=0,65.H
n
=0,65.186004,2396 =120902,7557 kNmm
R =
.H
n

c
1
.b.
2
=
120902,7557
0,014525.1000.350
2
=0,0679
=0,80.H
n
=0,80.186004,2396 =148803,3917 kNmm
R =
.H
n

c
1
.b.
2
=
148803,3917
0,014525.1000.350
2
=0,0836

B. Pembuatan Dtagram Interahst Dengan Rastu (p
2
) =2%
E
s
=200.000 HP
u
=200
kN
mm
2
,

c
1
=14,525HP
u
=0,014525
kN
mm
2
,

=390HP
u
=0,390
kN
mm
2
,

e

E
s
_ =
0,390
200
, =0.00195=1,95 x 10
-3

A
st
=p
1
.b. =0,02 x 1000 x 350 =7000 mm
2



(a). Tinjauan beban sentris
P
o
= .{0,85.
c
1
.(A
g
A
st
) +A
st
.

}
= 0,65.{0,85.0,014525.(350.1000 7000) + 7000.0,390} = 4527,0964 kN

o
= P
o
(
c
1
.b.) =4527,0964 (0,014525.1000.350) = 0,8905
.P
n,mux
= 0,80..P
o
=0,80.4527,0964 =3621,6772 kN

mux
= .P
n,mux

c
1
.b. = 3621,6772 0,014525.1000.350 = 0.7124
A1
A2
50
250
50
350
1000
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
(b). Ttn|auan betun tehan menentuhan (ter|adt |tha >
b
)
c
b
=
600.J
600+

=
600.(350 50)
600+390
=181.818 mm


iombil c =250 mm (>c
b
)
o =[
1
.c =0,85.250 =212,5 mm
e
1
=
10050
250
.0,003
e
1
=0.0006 =6.10
-4
<e


Sehingga diperoleh :

1
=e
1
.E
s
=0,0006.200 =0,12
kN
mm
2
,

e
2
1
=
250 50
250
.0,003 =0,0024 >e


Scinggo
2
1
=

=0,39
kN
mm
2
,
Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=3500.0,12 -420,000 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 52500,00
c
c
=0,85.0,014525.212,5.1000 2623,578
Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75
180370,996
c
2
=3500.0,39 1365,000 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 170625,00
]um|ah P
n
& M
n
3568,578 43495,99
.P
n
= 0,65 x 3568,578 = 2319,576 kN
.H
n
= 0,65 x 403495,996 = 262272,3975 kNmm
Q =
2319,576
0,014525.350.1000
= 0.4563
R =
262272,3975
0,014525.1000.350
2
=0.1474
(c). Ttn|auan pada headaan setmbang (ter|adt pada ntlat
b
=181.818 mm)
100 C =250
a =212,5
Cc Cs T1
e
c
1 e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


o
b
=[
1
.c
b
=0,85.181,818=154,5453 mm
e
1
=
168,18250
181,818
.0,003=0,00195
e
1
=1,95.10
-3
=e



1
=

=0,39
kN
mm
2
,
e
2
1
=
181,81850
181,818
.0,003=0,00217
e
2
1
=2,17.10
-3
>e


Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=3500.0,39 -1365,000 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 170625,00
c
c
=0,85.0,014525.154,5453.1000 1908,055
Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75
131178,775
c
2
=3500.0,39 1365,000 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 170625,000
]um|ah P
n
& M
n
1908,055 472428,775
.P
n,b
= 0,65 x 1908,055 = 1240,2358 kN
.H
n,b
= 0,65 x 472428,775 = 307078,7040 kNmm
Qb =
1,240,2358
0,014525.350.1000
=0.2440
Rb =
307078,7040
0,014525.1000.350
2
=0.1726
(d). Ttn|auan Tulangan Tarth Menentuhan (ter|adt pada ntlat <
b
)
Diambil c = 120 mm
Scinggo o =[
1
.c =0,85 .120=102 mm


e
1
=
23050
120
.0,003=4,5.10
-3
>e



1
=

=0,39
kN
mm
2
,
e
c
1
=0,003
e
c
'
e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
168,182 Cb=181,818
'
e
c
' e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
'
230 C =120
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


e
2
1
=
120 50
120
.0,003 =0,00175
e
2
1
=1,75.10
-3
>e



2
1
=

=0,39
kN
mm
2
,
Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=3500.0,39 -1365,000 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 170625,000
c
c
=0,85.0,014525.102.1000 1259,318
Z
c
=
(350 212,5)
2
=68.75
86578,078
c
2
=3500.0,39 1365,000 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 170625,000
]um|ah P
n
& M
n
1259,318 427828,78
.P
n
= 0,65 x 1259,318 = 818,5564 kN
.H
n
= 0,65 x 427828,078 = 278088,2508 kN mm
Q =
818,5567
0,014525.1000.350
=0.1610
R =
278088,2508
0,014525.1000.350
2
=0.1563
Batas struktur boleh dianggap hanya menahan momen lentur pada :
P
u
= 0,10.
c
1
.b. =0,1 x 0,014525 x 1000 x 350 =508,375 kN
P
u
=.P
n,b
=1240,2358 kN
Dipilih yang kecil, yaitu :
P
u
=508,375 kN

b
=
508.375
0,014525.1000.350
=0.1

(e). Ttn|auan Keadaan Beban P =

Pada keadaan ini dihitung seperti balok. Karena luas tulangan tekan dan tulangan tarik sama (A2
1
=
A1), maka tulangan tekan pasti belum leleh.
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

p =
600.A
1
1
A
1
.

1,7.
c
1
.b
=
600.3500 3500.390
1,7.14,525.1000
= 29,7661
q =
600.[
1
.A
2
1
.J
s
1
0,85.
c
1
.b
=
600.0,85.3500.50
0,85.14,525.1000
= 7228,9157
o =p
2
+q p =29,7661
2
+ 7228,9157 29,7661=60,3168 mm

2
1
=600._
o [
1
.J
s
1
o
_ =600._
60,3168 0,85.50
60,3168
] =177,2322 HP
u

H
nc
=[
1
.
c
1
.o.b.[J
o
2
=0,85.14,525.60,3168 .1000._300
60,3168
2
]
H
nc
=0,85.14,525.60,3168.1000._300
60,3168
2
] =200947340,531 Nmm
H
ns
=
A
st
2
.
s
1
.(J J
1
) =3500.177,2322.(300 50) =155078175,000 Nmm

H
nc
= 200947340.531 Nmm
H
ns
= 155078175,00 Nmm
Tuta| M
n
3525515,531 Nmm
Tuta| M
n
3525,5155 kNmm

Nilai kuat rencana :
=0,65.H
n
=0,65.356025,5155 =231416,5851 kNm
R =
.H
n

c
1
.b.
2
=
231416,585
0,014525.1000.350
2
=0,1301
=0,80.H
n
=0,80.356025,5155 =284820,4124 kNm
R =
.H
n

c
1
.b.
2
=
284820.4124
0,014525.1000.350
2
=0,1601

C. Pembuatan Dtagram Interahst Dengan Rastu (p
3
) =3%
E
s
=200.000 HP
u
=200
kN
mm
2
,

c
1
=14,525HP
u
=0,014525
kN
mm
2
,

=390HP
u
=0,390
kN
mm
2
,
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

e

E
s
_ =
0,390
200
, =0.00195=1,95 x 10
-3

A
st
=p
1
.b. =0,03 x 1000 x 350 =10500 mm
2



(a). Tinjauan beban sentris
P
o
= .{0,85.
c
1
.(A
g
A
st
) +A
st
.

}
= 0,65.{0,85.0,014525.(350.1000 10500) + 10500.0,390} = 5386,2587 kN

o
= P
o
(
c
1
.b.) =5386,2587 (0,014525.1000.350) = 1,0595
.P
n,mux
= 0,80..P
o
=0,80.5386,2587=4309,007 kN

mux
= .P
n,mux

c
1
.b. = 4309.007 0,014525.1000.350 = 0,8476
(b). Ttn|auan betun tehan menentuhan (ter|adt |tha >
b
)
c
b
=
600.J
600+

=
600.(350 50)
600+390
=181.818 mm


iombil c =250 mm (>c
b
)
o =[
1
.c =0,85.250 =212,5 mm

e
1
=
10050
250
.0,003
e
1
=0.0006 =6.10
-4
<e


Sehingga diperoleh :
A1
A2
50
250
50
350
1000
100 C =250
a =212,5
Cc Cs T1
e
c
1 e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

1
=e
1
.E
s
=0,0006.200 =0,12
kN
mm
2
,

e
2
1
=
250 50
250
.0,003 =0,0024 >e


Scinggo
2
1
=

=0,39
kN
mm
2
,
Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=5250.0,12 -630,000 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 78750,000
c
c
=0,85.0,014525.212,5.1000 2623,578
Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75
180370,996
c
2
=5250.0,39 2047,500 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 255937,500
]um|ah P
n
& M
n
4041,078 51558,49
.P
n
= 0,65 x 4041,078 = 2626,7008 kN
.H
n
= 0,65 x 515058,496 = 334788,0225 kNmm
Q =
2626,7008
0,014525.350.1000
= 0.5167
R =
334788,0225
0,014525.1000.350
2
=0.1882
(c). Ttn|auan pada headaan setmbang (ter|adt pada ntlat
b
=181.818 mm)


o
b
=[
1
.c
b
=0,85.181,818=154,5453 mm
e
1
=
168,18250
181,818
.0,003=0,00195
e
1
=1,95.10
-3
=e



1
=

=0,39
kN
mm
2
,
e
2
1
=
181,81850
181,818
.0,003=0,00217
e
2
1
=2,17.10
-3
>e


Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=5250.0,39 -2047,500 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 255937,500
e
c
'
e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
168,182 Cb=181,818
'
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
c
c
=0,85.0,014525.154,5453.1000 1908,055 Z
c
=
(350212,5)
2
=68.75 131178,775
c
2
=5250.0,39 2047,500 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 255937,500
]um|ah P
n
& M
n
1908,055 4353,775
.P
n,b
= 0,65 x 1908,055 = 1240,2358 kN
.H
n,b
= 0,65 x 643053,775 = 417984,9540 kNmm
Qb =
1240,2358
0,014525.350.1000
=0.2440
Rb =
417984,9540
0,014525.1000.350
2
= 0.2349
(d). Ttn|auan Tulangan Tarth Menentuhan (ter|adt pada ntlat <
b
)
Diambil c = 120 mm
Scinggo o =[
1
.c =0,85 .120=102 mm


e
1
=
23050
120
.0,003=4,5.10
-3
>e



1
=

=0,39
kN
mm
2
,
e
c
1
=0,003

e
2
1
=
120 50
120
.0,003 =0,00175
e
2
1
=1,75.10
-3
>e



2
1
=

=0,39
kN
mm
2
,
Gaya (kN) Lengan Ke Pusat (mm)
Momen/Mn (kN-
mm)
I
1
=5250.0,39 -2047,500 Z
1
=[
350
2
, 50 =125 255937,500
c
c
=0,85.0,014525.102.1000 1259,318
Z
c
=
(350 212,5)
2
=68.75
86578,078
c
2
=5250.0,39 2047,500 Z
2
1
=[
350
2
, 50 =125 255937,500
]um|ah P
n
& M
n
1259,318 598453,78
.P
n
= 0,65 x 1259,318 = 818,5567 kN
e
c
' e
2
e
1
=0,003
PNPM-MP KALTIM
'
230 C =120
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

.H
n
= 0,65 x 598453,078 = 388994,5008 kNmm
Q =
818,5567
0,014525.1000.350
=0.1610
R =
388994,5008
0,014525.1000.350
2
=0.2186
Batas struktur boleh dianggap hanya menahan momen lentur pada :
P
u
= 0,10.
c
1
.b. =0,1 x 0,014525 x 1000 x 350 =508,375 kN
P
u
=.P
n,b
=1240,2358 kN
Dipilih yang kecil, yaitu :
P
u
=508.375 kN

b
=
508.375
0,014525.1000.350
=0.1
(e). Ttn|auan Keadaan Beban P =

Pada keadaan ini dihitung seperti balok. Karena luas tulangan tekan dan tulangan tarik sama (A2
1
=
A1), maka tulangan tekan pasti belum leleh.
p =
600.A
1
1
A
1
.

1,7.
c
1
.b
=
600.5250 5250.390
1,7.14,525.1000
=44,6492
q =
600.[
1
.A
2
1
.J
s
1
0,85.
c
1
.b
=
600.0,85.5250.50
0,85.14,525.1000
=10843,3735

o =p
2
+q p =44,6492
2
+ 10843,3735 44,6492=68,6510 mm

2
1
=600._
o [
1
.J
s
1
o
_ =600._
68,6510 0,85.50
68,6510
] =228,5560 HP
u

H
nc
=[
1
.
c
1
.o.b.[J
o
2
=0,85.14,525.68,6510.1000._300
68,6510
2
]

H
nc
=0,85.14,525.68,6510.1000._300
68,6510
2
] =225181032,6535 Nmm
H
ns
=
A
st
2
.
s
1
.(J J
1
) =5250.228,5560.(300 50) =525160782,6535 Nmm
H
nc
= 225181032,6535 Nmm
H
ns
= 525160782,6535 Nmm
Tuta| M
n
5251782,535 Nmm
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Tuta| M
n
5251,7827 kNm

Nilai kuat rencana :
=0,65.H
n
=0,65.525160,7827 =341354,5088 kNm
R =
.H
n

c
1
.b.
2
=
341354,5088
0,014525.1000.350
2
=0.1918
=0,80.H
n
=0,80.525160,7827 =420128,6262 kNm
R =
.H
n

c
1
.b.
2
=
420128,6262
0,014525.1000.350
2
=0.2361

16. MEMBUAT DIAGRAMINTERAKSI KOLOM
Untuk perencanaan tulangan f
c
1
=14,525 HP
u
Jon

=390 HP
u


Q R Q R Q R
1. Beban sentris
Qo 0.7215 0.8905 1.0595
Qmaks 0.5772 0.7124 0.8476
2. Beban tekan menentukan, c = 250 mm 0.3959 0.1066 0.4563 0.1474 0.5167 0.1882
3. Kondisi balance Cb=181,818 mm 0.2440 0.1103 0.2440 0.1726 0.2440 0.2349
4. Tulangan tarik menentukan, c=120 mm 0.1610 0.0940 0.1610 0.1563 0.1610 0.2186
Nilai Q 0.1000 0.1000 0.1000
5. Beban Pn = 0
=0,65 0.0679 0.1301 0.1918
=0,80 0.0836 0.1601 0.2361
Jenis Tinjauan
Rasio Tulangan 1% Rasio Tulangan 2% Rasio Tulangan 3%

Tabel hasil perhitungan Q dan Q dengan sebesar 1%, 2%dan 3%

=
P
u

c
1
.b.
=
243173
14,525.1000.350
=0.0478
R

=
H
u

c
1
.b.
2
=
162600600
14,525.1000.350
2
=0.0914





PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK




Rosio tulongon Jipcrlukon p
pcIu
=p
1
+(
194
1106
, )%= 1% + 0,175% =1,175%
Iuos tulongon Jipcrlukon A
s
=p.b.J =1,175.1000.350=4112.5 mm
2

0
,
0
0
0
,
0
4
0
,
0
2
0
,
0
8
0
,
0
6
0
,
1
2
0
,
1
0
0
,
1
6
0
,
1
4
0
,
2
0
0
,
1
8
0
,
2
4
0
,
2
2
0
,
2
8
0
,
2
6
0
,
3
2
0
,
3
0
0
,
3
4
0,02
0,04
0,06
0,08
0,10
0,12
0,14
0,16
0,18
0,20
0,22
0,24
0,26
0,28
0,30
0,32
0,34
0,36
0,38
0,40
0,42
0,44
0,46
0,48
0,50
0,52
0,54
0,56
0,58
0,60
0,62
0,64
0,66
0,68
0,70
0,72
0,74
0,76
0,78
0,80
0,82
0,84
0,86
0,88
0,90
?1=1%
?1=2%
?1=3%
194
1106
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

iomctcr tulongon Jigunokon =20 mm
Iulongon tckon Jon torik Jibuot somo A
s,tckun
=A
s,tuk

A
s,tckun
=A
s,tuk
=
1
2
, .A
s
=
1
2
, .4112.5=2056,250 mm
2
























PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK



15.2. TULANGANGESER
- Gaya aksial ultimit P
0
=243,173 kN
- Momen ultimit H
u,u
=162,6006 kNm
H
u,b
=73,0949 kNm
- Gaya geser ultimit I
0
=97.215 kN
- Tinggi plat dinding bruto I
k
=3,00 meter
- Tulangan memanjangAkiri = Akanan = 2793.269mm
2

Mutu Beton : K 175 Kuat tekan beton (f
c
1
) f
c
1
=14,525 HP
u

Ditinjau dinding selebar 1 m b =1000 mm
Mutu baja : U 39 Tegangan leleh baja

=390 HP
u

Faktor reduksi kekuatan geser =0,75
Tebal dinding =350 mm
J arak tulangan thd. Sisi luar beton J
1
=50 mm
Tebal efektif dinding J = J
1
J =35050 =300 mm
Luas tulangan memanjang abutment A
s
=5698.5185 mm
2

Kuat geser beton maksimum (I
cmokx
)
I
cmuks
=0,20.
c
1
.b.J.10
-3

I
cmuks
=0,20 x 14,525 x 1000 x 300 x 10
-3
= 871.5 kN
.I
cmuk
=0,75 x 871,5=653.625 kN
.I
cmuk
>I
u
0kc
I
c
=_1+
N
u,k
14.A
g
_

c
1
6
.b.J
I
c
=_1+
14.A
g
_

c
1
6
.b.J
I
s
=
I
u
.I
c

=


PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK
































PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK




























PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK















PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK


15. PERHITUNGANPLAT DINDING (KOLOM)
15.1. TULANGANAKSIAL LENTUR
- Gaya aksial ultimit P
0
=243,173 kN
- Momen ultimit H
u,u
=162,6006 kNm
H
u,b
=73,0949 kNm
- Gaya geser ultimit I
0
=97.215 kN
Mutu Beton : K 175 Kuat tekan beton (f
c
1
) f
c
1
=14,525 HP
u

Ditinjau dinding selebar 1 m b =1000 mm
Tebal dinding =350 mm
Jarak tulangan terhadap sisi luar beton J
s
=50 mm
Jarak tulangan terhadap sisi luar beton J
s
1
= J
1
=50 mm

1
= 2J
1
J =250 mm
[
1
=0,85
CECK KELANGSINGAN KOLOM
Panjang bersih kolom I
n,k
=3000 mm
Jari-jari inersia kolom (r) r =0,3 r =900 mm
Faktor panjang efektif (k) jepit - jepit k = 0,65

k.I
n,k
r
34 (12
M
1
M
2
)

0,65 x 3000
900
34_12 x
73,0949
162,6006
]
2.1666 28.6055Komponcn struktur tckon tiJok bcrgoyong

k.I
n,k
r
=
0,65 x 3000
900
= 2.166 <22.Kclongsingon kolom Jopot Jioboikon
o
b
=
600.[
1
.
600+


o
b
=
600.0,85.350
600+ 390
= 180.303 mm
o
c
=
P
u
.0,85.
c
1
.b

o
c
=
243,173 x 10
3
0,65.0,85.14,525.1000
= 30.302 mm
o
c
< o
b
, Pcnompong kolom poJo konJisi tulongon torik mcncntukon
.P
n,b
=.0,85.
c
1
.o
b
.b = 0,65 x 0,85 x 14,525 x 180,3030 x 1000 = 1.446.942,844 N
PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

0,10.
c
1
.b. = 0,10 x 14,525 x 1000 x 350 = 508.375,00 N
Dipilih yang paling kecil, jadi P
u
=508,375 kN
Korcno P
u
= 243,173 kN <P
u
.Hoko niloi =0,800,15
P
u
P
u

=0,800,15
P
u
P
u
=0,800,15
243,173
508,375
= 0.7282499.~0,73
a
t1
=
600.
1
.d
s
1
600 f
y

a
t1
=
600.0,85.50
600 390
=121.429 mm
o
t2
=[
1
.J
s
o
t2
=0,85 x 50 =42.5 mm
o
t2
>o
c
Iulongon torik mcncntukon tonpo tulongon tckon.

Pada kondisi ini nilai eksentrisitas e sangat besar, beban aksial kolom diabaikan, dan kolom boleh
dianggap hanya menahan momen lentur saja.
K =
H
n
b.J
2
otou K =
H
u
.b.J
2

K =
162,6006.10
3
0,73.100.300
2
= 0.0247489497716895 ~0,02475
K
muks
=
382,5.[
1
.
c
1
.(600+

225.[
1
)
(600+

)
2

K
muks
=
382,5 x 0,85 x 14,525 x (600+390225 x 0,85)
(600+390)
2
= 3.8486373321281
K <K
muks
.Hoko Jiitung scbogoi bolok bcrtulongon tunggol

Tinggi blok tegangan beton tekan persegi ekuivalen (a)

o =(1_1
2.K
0,85.
c
1
) .J =(1 _1
2 x 0.02475
0,85 x 14,525
) .300= 0.602
Hitung luas tarik As,u dengan memilih nilai terbesar dari nilai As berikut :
A
s
=
0,85.
c
1
.o.b

=
0,85 x 14,525 x 0,602 x 1000
390
=19.0575 mm
2

[iko
c
1
31,36 HP
u
,moko A
s
=
1,4.b.J

=
1,4 x 1000 x 300
390
=1076.923 mm
2


[iko..
c
1
>31,36 HP
u
,moko A
s
=

c
1
4

.b.J =
14,525
4 x 390
x1000x300=2793.269mm
2

PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK

Dipakai tulangan 20 mm
Tulangan dipasang dikiri dan kanan dengan jumlah yang sama Akiri = Akanan = n.D
A
g
=350 x 1000=350.000 mm
2

Iuos tulongon mcmon]ong orus 0,01A
g
<A
s
0,08A
g

3500 mm
2
<5690.909 mm
2
28000 mm
2
.0kc
[orok tulongon (S) =
n
4
x
2
x
b
A
s
=
3,14
4
x20
2
x
1000
2793.269
= 112.413 ~110 mm

Iuos tulongon (A
s
) =2._
n
4
x
2
x
b
S
] =2x _
3,14
4
x20
2
x
1000
110
] =5690.909 mm
2


















PERHI TUNGAN STRUKTUR BOX CULVERT
PROGRAMNASIONALPEMBERDAYAANMASYARAKATMANDIRI PERKOTAAN(PNPM-MP)
KELURAHAN SEMPAJ A UTARA, KOTA SAMARINDA


Tenaga Ahli Infrastruktur OSP 6 Kalimantan Timur
ABDUL ROZAK







Acuan Normatif :
1. SNI 03 - 2847 2002 (Peraturan Beton Bertulang)
2. SNI - 1726 2002 (Peraturan Gempa Indonesia)
3. Perencanaan Struktur Beton Bertulang Untuk Jembatan Departemen Pekerjaan Umum
4. BMS 892 tentang Standar Gorong Gorong Persegi Beton Bertulang Departemen Pekerjaan Umum
5. Survai Dan Desain Jembatan (Modul 1) Tentang Beban & Kriteria Perencanaan Departemen Pekerjaan
Umum
6. Survai Dan Desain Jembatan (Modul 3) Tentang Desain Geometrik & Bangunan Atas Departemen Pekerjaan
Umum
7. Survai Dan Desain Jembatan (Modul 4) Tentang Bangunan Bawah Jembatan Departemen Pekerjaan Umum
8. Survai Dan Desain Jembatan (Modul 5) Tentang Oprit & Bangunan Pelengkap Departemen Pekerjaan
Umum
9. Survai Dan Desain Jembatan (Modul 6) Tentang Perkiraan Biaya Departemen Pekerjaan Umum
10. N. I. : Perhitungan Struktur Box Culvert
11. Pedoman Gambar Standar Pekerjaan Jalan Dan Jembatan Departemen Pekerjaan Umum
12. SK SNI T : 15 1991 03 Tentang Tata Cara Perhitungan Struktur Untuk Bangunan Gedung
13. Struktur Beton Bertulang, Istimawan Dipohusodo
14. Desain Beton Bertulang, Chu Kia Wang, Charles G. Salmon, Binsar Harianja
15. Balok dan Plat Beton Bertulang, Ali Asroni
16. Kolom Fondasi & Balok T Beton Bertulang
17. Haryanto Yoso Wigroho Analis & Perancangan Struktur Frame Menggunakan SAP 2000 Versi 7.42
18. Handi Promono dkk Desain Konstruksi Dengan SAP 2000 Versi 9
19. Handi Promono dkk Desain Konstruksi Plat & Rangka Beton Bertulang Dengan SAP 2000 Versi 9
20. Ir. Rudy Gunawan Pengantar Teknik Pondasi
21. Ir. V. Sunggono KH, Buku Teknik Sipil