Anda di halaman 1dari 2

Lidah dan pengecapan

Lidah terletak pada dasar mulut, sementara pembuluh darah dan urat saraf masuk dan keluar pada akarnya. Ujung serta pinggiran lidah bersentuhan dengan gigi-gigi bawah. Bila lidah digulung ke belakang, tampak permukaan bawahnya yang disebut frenulum linguae, sebuah struktur ligamen halus yang mengaitkan bagian poterior lidah pada dasar mulut. Bagian anterior lidah bebas tidak terkait. Permukaan atasnya ditutupi papil-papil yang terdiri dari tiga jenis yaitu: 1. Papila sirkumvalata Ada delapan hingga dua belas buah jenis ini yang terletak pada bagian dasar lidah. Papila ini adalah jenis papila jenis terbesar dan tersusun berjajar membentuk huruf V pada bagian belakang lidah. 2. Papila fungiformis Papila jenis ini menyebar pada permukaan ujung dan sisi lidah serta bentuknya seperti jamur. 3. Papila filiformis Papila jenis ini adalah yang terbanyak dan menyebar pada seluruh permukaan lidah. Papila ini lebih berfungsi untuk menerima rasa sentuh daripada rasa pengecapan yang sebenarnya (Pearce, 2009).

Saraf yang mensarafi


1. Nervus Trigeminus : Saraf ini berfungsi menghantarkan rangsang sensorik/ sensibilitas dari wajah dan selaput lendir mulut dan hidung, sedangkan serabot motoriknya mempersarafi otototot pengunyah dan mempersarafi juga kelenjar ludah submaksilaris dan sublingualis 2. Nervus Facialis : cabang motorik saraf ini mempersarafi otot wajah. Saraf ini juga berfungsi menghantarkan rasa pengecapan dari lidah 2/3 depan, selain itu juga mempersarafi kelenjar ludah sublingalis 3. Nervus Glossopharyngeus: Serabut motorik mempersarafi otot stilopharyngeus, serabut sensorik menghantarkan sensasi umum dari pharyng, palatum mole, sepertiga belakang lidah, bagian atas tenggorokan, tonsil, tuba auditorius dan cavum tymphani. Sedangkan serabut parasimpatik memperasarfi kelenjar ludah parotis. 4. Nervus Hypoglossus : saraf ini mempersarafi otot-otot intrinsik lidah