Anda di halaman 1dari 19

ASKEP DISPEPSIA

Kamis, 21 Juni 2012


askep antok mahasiswa unanda

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN ANAK M DENGAN DIAGNOSA DISPEPSYA

OLEH : I PUTU SUMARIANTO

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN AN M DENGAN MASALAH KDM GANGGUAN NUTRISI PADADIAGNOSA DISPEPSYIA DI RS LABUANG BAJI MAKASSAR

I.

DATA BIOGRAFI

A. Identitas klien

Nama Alamat

: An M : Jl.Adi Tonro No.I

Kawin / belum kawin : belum Pendidikan Agama Pekerjaan Umur Jenis kelamin Suku / Bangsa Tgl masuk Tgl pengkajian Diagnosa B. Penanggung : SMA : Islam : : 30 tahun : Perempuan : bugis : 05/01/07 : 08/01/07 : DYSPEPSIA : PT.ASKES

II.

RIWAYAT KESEHATAN SAAT INI. : sakit kepala : Klien masuk dengan keluhan nyeri ulu hati, mual, muntah kurang

a. Keluhan utama b. Riwayat keluhan utama

lebih 2 kali sehari, pusing dan demam. Dialami sejak 2 hari sebelum masuk Rumah Sakit. Klien juga batuk sejak 1 minggu sebelum masuk Rumah Sakit dirasakan berat bila klien dalam posisi duduk. Kemudian keluarga klien membawanya ke Rumah Sakit Labuang Baji pada tanggal 05/01/07 jam 14.00 di IRD dan oleh Dokter dianjurkan untuk rawat inap. : Makanan yang pedas : hilang timbul : Daerah kepala

or pencetus keluhan

3. Lokasi dan penyebaran 4. Hal hal yang meringankan - Yang memperberat

3. Upaya yang dilakukan keluarga : membawa ke rumah sakit. : istirahat dan minum obat : banyak aktivitas

c. Riwayat penyakit sebelum masuk rumah sakit. Keluhan dirasakan pada hari selasa tanggal 04 05 2007 dirumahnya setelah mengkonsumsi makanan yang pedas.Klien merasa pusing dan sakit kepala d. Penyakit kesehatan yang lalu :

1.pernah dirawat dirumah sakit sebelumnya dengan penyakit yang sama. 2.panas dan batuk sebelumnya 3.tidak ada riwayat transfusi 4.tidak ada riwayat alergi 5.tidak pernah mengalami kecelakaan.

a.

RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA

nogram 80 89 79 90

68 40

65

70

68

55

50

48

70

65

30

Keterangan : : Laki laki dan perempuan yang sudah meninggal. : Klien : Laki laki dan perempuan yang masih hidup

: Garis perkawinan : Garis keturunan : Garis tinggal serumah - Tinggal serumah dengan klien tidak ada yang menderita penyakit kronis yangmenular - Saudara bapak dan ibu klien meninggal karena ketuaan dan ada yang meninggal karena penyakit yang tidak diketahui penyebabnya. GI G II : Nenek dan kakek klien meninggal karena usia lanjut.

: Saudara orang tua klien meninggal karena penyakit yang tidak diketahui, orang tua dan saudara klien yang masih hidup tidak ada yang menderita penyakit yang kronis. G III : Saudara klien sehat tidak ada yang menderita penyakit yang sama dengan klien.

III. PEMERIKSAAN FISIK a. Status kesehatan Kesadaran KU : Composmentis : pusing kepala TB : 150 cm

b. BB selama sakit : 45 Kg

BB sebelum masuk rumah sakit : 47 Kg c. TTV : TD : 130/80 mmHg S : 38 C d. keadaan kulit Turgor : baik / normal N : 80 x/i P : 24 x/i

Kebiasaan perawatan kulit : mandi Warna kulit : sawo matang e. Kepala

Rambut Distribusi merata,tidak alopesia,warna rambut bereuban Keadaan kulit rambut tidak berketombe Tidak ada massa,nyeri tekan,luka riwayat trauma Klien mengeluh pusing. f. Muka Inspeksi Simetris kiri dan kanan Ekspresi wajah murung Palpasi Tidak ada nyeri tekan g. Mata Inpeksi Palpebra : tidak ada oedema,tidak ada radang Sclera tidak icterus,conjungtiva pucat,pupil isokor kiri / kanan Tidak ada penonjolan bola mata Tidak menggunakan alat bantu seperti kacamata Palpasi Tekanan bola mata tidak ada Penglihatan tidak kabur h. Hidung Inpeksi Polip tidak ada,septum tidak bengkok,tidak ada secret,dan ada radang. Tidak terdapat pernapasan cuping hidung. Palpasi Tidak ada nyeri pada sinus maxilaris,sinus frontalis,sinus ethomoidalis Tidak ada perdarahan pada hidung i. Telinga Inpeksi Posisi telinga simetris kiri dan kanan Canalis bersih,tidak ada serumen,tidak ada nanah.

Tidak memakai alat bantu pendengaran Pendengaran baik. j. Rongga mulut Inspeksi 1.Gigi Keadaan gigi : tidak caries,sebagian gigi tanggal Tidak memakai gigi palsu 2.Gusi Gusi berwarna merah muda,tidak perdarahan. 3.Lidah tidak kotor 4.Mulut / bibir Tidak pucat,tidak pecah pecah dan tidak kering k. Leher Inspeksi Kelenjar tyroid tidak nampak membesar Palpasi Arteri karotis teraba kuat Kelenjar tyroid tidak teraba membesar Vena jugularis tidak ada bendungan dan pembesaran. l. Ketiak Inspeksi Tidak nampak pembesaran getah bening Palpasi Tidak teraba pembesaran kelenjar getah bening. m. Thoraks dan paru Inspeksi Bentuk dada normal chest,tidak ada kelainan,frekuensi pernafasan 24 x / i Pergerakan dada mengikuti gerak nafas. Tidak ada retraksi dinding dada Palpasi Vocal premitus terdengar sama di semua lapang paru kiri dan kanan.

Pengembangan ( expansi ) dada simetris kiri dan kanan Tidak ada massa dan nyeri Auskultasi Bunyi pernafasan : ronchi Bunyi tambahan : tidak ada Perkusi Sonor pada semua lapang dada n. Jantung Inspeksi Ictus cordis tidak nampak,denyut nampak normal Palpasi Ictus cordis teraba pada ICS 4 5 sisi dada kiri Perkusi Pekak,pembesaran jantung tidak ada,terdapat pekak pada daerah ICS 3 4 mid clavikularis kiri,dan ICS 2 4 parasternalis kiri dan kanan Asukultasi BJ I : menutupnya katup mitral trikupidalis Terdengar pada ICS 4,5 BJ II : menutupnya katup aorta pulmunal Terdengar pada ICS 2,3 H.Rate : 80 x/i o. Abdomen Inspeksi Perut nampak datar,tidak membuncit / membusung Tidak nampak bekas luka,klien kadang memegang perutnya Auskultsi Bising usus terdengar Peristaltik usus : 9 12 x/ i Perkusi Tympani pada semua kuadran. Palpasi

Tidak ada pembesaran pada hepar dan lien Terdapat nyeri tekan pada abdomen kiri bagian atas p. Genetalia dan anus Menurut klien tidak ada kelainan atau gangguan. q. Ekstremitas 1.Ekstremitas atas Inspeksi Simetris kiri dan kanan Tidak ada oedema Tidak ada lesi Tidak ada tremor Tidak berkeringat Palpasi Ada nyeri tekan Tidak ada mati rasa. 2.Ekstremitas bawah Inspeksi Simetris kiri / kanan Tidak ada oedema Tidak ada lesi Tidak ada tremor Tidak berkeringat. Palpasi Tidak ada nyeri tekan Tidak hilang rasa

r.

Pemeriksaan penunjang 1.Hasil LAB

TGL 08/01/07 GDS : 335 mg/dl Bilirubin total : 0,4 mg/dl Bilirubin direk : 0,21 mg/dl Kolestrol LDL : 217mg / dl Trigleserida : 207 mg/dl Kolesterol HDL : 44,9 mg/dl Ureum : 52 mg/dl 3. POLA AKTIVITAS SEHARI-HARI a.Nutrsi 1. kebiasaan Pola makan : nasi,sayur,lauk pauk,kadang susu Frekuensi : 3 x sehari : baik

Nafsu makan

Makanan pantangan : tidak ada Jenis makanan yang disukai Tidak ada alergi terhadap makanan 2. perubahan selama sakit Pola makan : nasi, sayur,lauk pauk. : 3 x sehari : selera makan berkurang : tidak spesifik

Frekuensi makanan Nafsu makan

Makanan pantangan : yan manis manis Jenis minuman air putih : 1500 cc b.Eliminasi 1.BAK a.kebiasaan Frekuesnsi : 2 3 x sehari Warna : kunig Jumlah : 700 1500 ml Bau : amoniak

b.perubahan selama sakit Frekuensi Warna Jumlah Bau : 5 6 x sehari : kuning : 700 1000 ml : amoniak 2.BAB a.Kebiasaan Konsistensi : lembek

Warna : kuning Frekuensi : 3 x / hari

b.Perubahan selama sakit Konsistensi Warna Frekuensi : lembek : kuning : 1 x / hari

c. Olah raga dan aktivitas Klien selama sakit tidak melakukan olahraga tertentu Aktivitas makan kadang kadang dibantu oleh keluarganya. Berjalan ke kamar mandi dipegang oleh keluarganya. Mengambil air minum dibantu oleh keluarganya. d. Istirahat dan tidur Kebiasaan Tidur malam Tidur siang : jam 21.00 05.30 : jam 10.00 14.00

Hal yang membantu atau pengantar tidur adalah suasana tenang Perubahan selama di rumah sakit Tidur malam tidak menentu jam 22.00 02.30 Tidur siang tidak menentu jam 14.00 15.00 Klien mudah terbangun. e.Hygiene Kebiasaan Mandi pakai sabun 3 x sehari

Cuci rambut 1 2 x / hari Sikat gigi 3 x / hari Perubahan selama dirumah sakit Mandi dengan sabun Frekuensi : 1 x/ hari Sikat gigi pakai odol Frekuensi : 3 x/hari 3.Pola interaksi sosial Orang yang terdekat dengan klien adalah ibunya. Klien jika punya masalah di bicarakan dengan ibunya. 4.Keadaan psikososial selama sakit Klien mengatakan cemas dan gelisah dengan penyakit yang dialaminya. Interaksi dengan petugas kesehatan dan lingkungan baik 5.Spiritual Klien rajin mengikuti kegiatan keagamaan sebelum sakit,seperti ke mesjid 6.Perawatan dan pengobatan Istirahat di tempat tidur. Actravid 8 u / 8jam

KLASIFIKASI DATA DATA SUBJEKTIF Klien mengatakan lemah Klien mengatakan selera makan berkurang DATA OBJEKTIF TTV TD : 140 / 80 N : 80 x/i Klien nampak lemah Porsi makan tidak di habiskan ( porsi ) Klien nampak meringis BB sebelum sakit : 57 Kg BB selama sakit : 55 S : 38 C P : 24 x / i

ANALISA DATA

No 1. DS :

DATA

PENYEBAB Rangsangan ditalamus

MASALAH Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrsi

Klien mengatakan lemah Klien mengatakkan selera makan berkurang DO : Porsi makan tidak dihabiskan hanya porsi Klien nampak lemah BB selama sakit : 40 Kg BB sebelum sakit : 42 Kg TB : 150 cm Kebutuhan nutrsi tidak terpenuhi asupan nutrisi kurang ke dalam tubuh Tidak ada selera makan Perasaan jernuh terhadap makanan tertentu

PRIORITAS MASALAH

1.Nyeri b/d dengan adanya peradangan pada mukosa lambung,ditandai dengan : DS : Klien mengatakan sakit ulu hati DO : Expresi wajah murung TTV : T : 120/ 80 mmHg P : 24 x /i N : 80 x/ i S : 39 C 2.Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi b/d intake yang tidak adekuat,ditandai dengan : DS : Klien mengatakan lemah Klien mengatakan selera makan berkurang. DO : Klien nampak lemah Porsi makan porsi yang di habiskan

TTV : T : 120/80 mmHg P : 24 x/i N : 80x/i S : 39 C BB sebelum sakit : 42 Kg BB selama sakit : 40 Kg TB : 150 cm 3.Gangguan istirahat tidur b/d adanya nyeri ulu hati dan kecemasan,ditandai dengan : DS : Klien mengatakan kurang tidur Klien mengatakan mudah terbangun DO : Klien nampak lemah Conjungtiva anemis TTV : T : 120/80 mmHg N : 80 x/i S : 39 C P : 24 x/i 4.Penurunan ADL b/d kelemahan fisik,ditandai dengan : DS : Klien mengatakan kebutuhan sehari hari di bantu Klien mengatakan lemah Klien mengatakan pusing DO : Klien nampak lemah Wajah klien murung TTV: T : 120/80 mm Hg N : 80 x/ i

S : 39 C P : 80 x/i 5.Ansietas b/d terjadinya perubahan status kesehatan ,ditandai dengan : DS : Klien sering menanyakan penyakitnya Klien mengatakan lemah DO : Klien nampak lemah Wajah klien murung Klien tampak cemas

ASUHAN KEPERAWATAN : Nn M : 30 tahun : perempuan : Andi tonro no.25

Nama Umur

No.Register Tgl MSR

: 05752 : 05/01/07 Tgl pengkajian : 18/0107 DX.Medik : DISPEPSYA

Jenis kelamin Alamat

NO TGL 1.

DX KEPERAWATAN Nutrisi kurang dari

TUJUAN Klien menampakkan kebutuhan nutrisi

RENCANA KEPERAWATAN INTERVENSI RASIONAL 1. Kaji pola makan1. untuk mengetahui jumlah klien asupan nutrisi bagi klien 2. makanan bervariasi merangsang selera

08/01/07 kebutuhan b/d intake yang tidak adekuat,ditandai dengan :

terpenuhi dengan 2. Anjurkan

DS : Klien mengatakan lemah Klien mengatakan selera makan berkurang DO : Porsi makan tidak dihabiskan ( porsi) Klien nampak lemah BB sebelum sakit : 57 Kg BB selam sakit : 45Kg

kreteria : - klien nampak segar - porsi makan di habiskan - selera makan baik

keluarga untuk memberi makan dalam porsi kecil tapi sering

makan.

BB dalam keadaan 3. Beri makanan semula / normal lunak sedikit tapi 3. mencegah kekosongan sering lambung dan memudahkan absorsi 4. Mengukur BB terhadap lambung

tiap hari dengan4. mengetahui timbangan yang sama perkembangan status nutrisi klien

CATATAN PERKEMBANGAN : Nn M : 30tahun : perempuan : Andi tonro no.25 NDX IMPLEMENTASI

Nama Umur

No.Register Tgl MSR

: 05752 : 05/01/07 Tgl pengkajian : 08/0107 DX.Medik : DISPEPSYA EVALUASI

Jenis kelamin Alamat HARI / TGL Selasa 09/01/07

1. Mengkaji pola dan kebiasaan makan S : - Klien mengatakan selera makannya klien Hasil : porsi makan di habiskan kurang - Klien mengatakan lemah

2. Menganjurkan keluarga untuk memberikan makanan yang lunak Hasil : keluarga mau melaksanakan 3. Menganjurkan keluarga untuk memberikan makan dalam porsi kecil tapi sering Hasil : klien dan keluarga melaksanakan 4. Mengukur berat badan tiap hari dengan timbangan yang sama. Hasil : 57 Kg 5. Memberikan HE tentang pentingnya nutrisi bagi tubuh Hasil : klien dan keluarga mengerti

O : - Klien nampak lemah - Porsi makan tidak dihabiskan A : Masalah belum teratasi P : Lanjutkan intervensi 1. Kaji pola makan klien 2. Anjurkan keluarga untuk memberi makan makanan lunak 3. Anjurkan keluarga untuk memberikan makanan dalam porsi kecil tapi sering 4. Memberikan HE tentang pentingnya nutrisi bagi tubuh