Anda di halaman 1dari 22

B. ANALISA DATA No. 1.

Tanda&Gejala DS : Pasien mengatakan merasakan nyeri di bagian kaki sebelah kanan yang terpasang ORIF DO : Pasien terlihat kesakitan ketika bergerak, skala nyeri 6, terdapat luka post-operasi pemasangan ORIF di kaki sebelah kanan Nyeri Problem Etiologi Terputusnya jaringan tulang

2.

DS : Pasien mengatakan badannya terasa lemas dan tidak berpindah ke lain tempat ataupun bergerak dalam intensitas yang sering DO : Pasien terlihat lemas, pasien terlihat hanya dapat beraktivitas di atas tempat tidur, terlihat ibu pasien membantu memenuhi kebutuhan pasien, terpasang kateter untuk BAK, kaki kanan pasien terbalut perban

Gangguan mobilitas fisik

Kerusakan muskuloskeletal

3.

DS : Pasien mengatakan ada luka bekas operasi pemasangan ORIF pada kaki sebelah kanan yang belum kering, pasien mengatakan lukanya belum dilakukan perawatan setelah dilakukan pemasangan ORIF

Resiko infeksi

Insisi pembedahan

DO : Terdapat luka post-pemasangan ORIF di kaki sebelah kanan, terdapat luka insisi postpemasangan ORIF

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Nyeri berhubungan dengan terputusnya jaringan tulang 2. Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kerusakan muskuloskeletal 3. Resiko infeksi berhubungan dengan insisi pembedahan

D. RENCANA KEPERAWATAN No. Tgl/jam 1. 06 Mei 2013 Jam WIB 13.30 Dx. Kep Dx 1 Setelah Intervensi Tujuan dilakukan Tindakan tindakan a. Lakukan pendekatan pada pasien dan keluarga Ttd

selama 4x24 jam, pasien mampu b. Kaji tingkat intensitas dan frekuensi nyeri beradaptasi dengan nyeri yang c. Jelaskan pada pasien penyebab nyeri dialami dengan criteria hasil d. Observasi tanda-tanda vital nyeri berkurang atau hilang dan pasien tampak tenang e. Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik

2.

06 Mei 2013 Jam WIB 13.30

Dx 2

Setelah

dilakukan

tindakan

a. Kaji kebutuhan akan pelayanan kesehatan dan kebutuhan akan peralatan b. Tentukan tingkat motivasi pasien dalam melakukan aktivitas c. Ajarkan dan pantau pasien dalam hal

selama 4x24 jam, pasien mampu menunjukkan tingkat mobilitas yang optimal dengan criteria hasil pasien mampu melakukan pergerakan dan perpindahan, mobilitas

penggunaan alat bantu d. Ajarkan dan dukung pasien dalam latihan ROM aktif dan pasif e. Kolaborasi dengan ahli terapi fisik atau okupasi

mempertahankan

optimal yang dapat ditoleransi dengan karakteristik : 0 = mandiri penuh 1 = memerlukan alat bantu

3 = membutuhkan bantuan dari orang lain dan alat bantu 4 = ketergantungan; tidak

berpartisipasi dalam aktivitas

3.

06 Mei 2013 Jam WIB 13.30

Dx 3

Setelah

dilakukan

tindakan

a. Pantau tanda-tanda vital b. Lakukan perawatan luka dengan teknik aseptic c. Lakukan perawatan terhadap prosedur infasif seperti infuse, kateter, drainase luka, dll d. Jika ditemukan tanda infeksi kolaborasi untuk pemeriksaan darah seperti Hb dan leukosit e. Kolaborasi untuk pemberian antibiotik

selama 4x24 jam, infeksi tidak terjadi dengan criteria hasil : tidak ada tanda-tanda infeksi seperti pus, luka bersih tidak lembab dan tidak kotor, tandatanda vital dalam batas normal atau dapat ditoleransi

E. IMPLEMENTASI No. Dx. Kep Tgl/jam Implementasi Respon TTD

DS : a. Melakukan pendekatan pada pasien dan keluarga 06 Mei 2013 1. Dx 1 2013/13.45 WIB b. Mengkaji tingkat intensitas dan frekuensi nyeri c. Menjelaskan pada pasien penyebab nyeri d. Mengobservasi tanda-tanda vital e. Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik a. Mengkaji 06 Mei 2013/ 13.50 WIB kebutuhan akan pelayanan DS : Pasien mengatakan masih DO : Pasien terlihat kesakitan ketika bergerak Skala nyeri 6, kadang-kadang muncul ketika melakukan Pasien mengatakan masih

merasakan nyeri di kakinya

banyak gerakan Pasien terlihat lemas dan pucat TD : 120/70 mmHg Nadi : 76 x/menit RR : 24 x/menit

kesehatan dan kebutuhan akan peralatan b. Menentukan tingkat motivasi pasien

2.

Dx 2

merasakan nyeri di kakinya ketika bergerak Pasien mengatakan selalu

dalam melakukan aktivitas c. Ajarkan dan pantau pasien dalam hal

penggunaan alat bantu d. Mengajarkan dan dukung pasien dalam latihan ROM aktif dan pasif e. Mengkolaborasi dengan ahli terapi fisik atau okupasi -

memenuhi kebutuhannya di atas tempat tidur Pasien mengatakan tidak dapat bergerak terlalu banyak ataupun berpindah dari tempat tidur Pasien mengatakan dibantu segala oleh

kebutuhannya ibunya Pasien

mengatakan

akan

berlatih menggerakkan anggota geraknya secara perlahan dan bertahap DO : Pasien terlihat kesakitan ketika bergerak terlalu banyak Pasien terlihat lemas dan pucat Pasien terlihat masih jari-jari bisa kaki

menggerakkan kanannya -

Pasien dan keluarga sangat kooperatif dan menyetujui

segala anjuran yang diberikan dari perawat TD : 120/70 mmHg Nadi : 76 x/menit RR : 24 x/menit DS : a. Memantau tanda-tanda vital b. Melakukan perawatan luka dengan teknik aseptic c. Melakukan perawatan terhadap prosedur 07 Mei 2013/ 10.00 WIB infasif seperti infuse, kateter, drainase luka, dll d. Jika ditemukan tanda infeksi kolaborasi untuk pemeriksaan darah seperti Hb dan leukosit e. Mengkolaborasi antibiotik untuk pemberian DO : Terdapat luka insisi di postkaki Pasien mengatakan masih

merasakan nyeri di kakinya Pasien mengatakan merasakan gatal akibat dari perban yang membalut kakinya Pasien mengatakan infusnya

3.

Dx 3

selalu diganti setiap 3 hari Pasien mengatakan ibunya

selalu membuang cairan urin ketika kateter bag sudah penuh

pemasangan sebelah kanan Terdapat

ORIF

infuse

di

tangan

sebelah kiri Dari hasil laboratorium, Hb rendah (12,1 g/dl) dan leukosit meningkat (13,5 ribu/uL) yg mengindikasikan adanya resiko infeksi Luka perawatan belum setelah dilakukan dilakukan

tindakan operasi pemasangan ORIF a. Mengkaji tingkat intensitas dan DS : Pasien mengatakan masih TD : 120/70 mmHg Nadi : 76 x/menit RR : 24 x/menit

frekuensi nyeri 07 Mei 2013/ 10.30 WIB b. Menjelaskan pada pasien penyebab nyeri c. Mengobservasi tanda-tanda vital d. Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik

merasakan nyeri di kakinya DO : Pasien terlihat kesakitan ketika bergerak Skala nyeri 6, kadang-kadang muncul ketika melakukan

4.

Dx 1

banyak gerakan Pasien masih terlihat lemas dan pucat DS : Pasien mengatakan masih TD : 110/70 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 26 x/menit

merasakan nyeri di kakinya ketika bergerak a. Mengajarkan dan pantau pasien dalam hal penggunaan alat bantu 5. Dx 2 07 Mei 2013/ 11.00 WIB b. Mengajarkan dan dukung pasien Pasien mengatakan selalu

memenuhi kebutuhannya di atas tempat tidur Pasien mengatakan tidak dapat bergerak terlalu banyak ataupun berpindah dari tempat tidur Pasien mengatakan dibantu segala oleh

dalam latihan ROM aktif dan pasif c. Mengkolaborasi dengan ahli terapi fisik atau okupasi

kebutuhannya ibunya Pasien

mengatakan

telah

berlatih menggerakkan anggota

geraknya secara perlahan dan bertahap DO : Pasien terlihat kesakitan ketika bergerak terlalu banyak Pasien terlihat lemas dan pucat Pasien terlihat masih jari-jari bisa kaki

menggerakkan kanannya -

Pasien dan keluarga sangat kooperatif dan menyetujui

segala anjuran yang diberikan dari perawat a. Mengkaji tingkat intensitas dan frekuensi DS : 08 Mei 2013/ 16.00 WIB nyeri b. Menjelaskan pada pasien penyebab nyeri c. Mengobservasi tanda-tanda vital d. Melakukan kolaborasi dengan tim medis DO : Pasien mengatakan masih TD : 110/70 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 26 x/menit

6.

Dx 1

merasakan nyeri di kakinya namun sudah sedikit berkurang

dalam pemberian analgetik

Skala nyeri 4, kadang-kadang muncul ketika melakukan

banyak gerakan Pasien masih terlihat lemas dan pucat DS : Pasien mengatakan masih TD : 120/80 mmHg Nadi : 78 x/menit RR : 24 x/menit

merasakan nyeri di kakinya a. Mengajarkan dan pantau pasien dalam hal penggunaan alat bantu 7. Dx 2 08 Mei 2013/ 18.45 WIB b. Mengajarkan dan dukung pasien dalam latihan ROM aktif dan pasif c. Mengkolaborasi dengan ahli terapi fisik atau okupasi ketika bergerak namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan masih

memenuhi kebutuhannya di atas tempat tidur Pasien mengatakan tidak dapat bergerak terlalu banyak ataupun berpindah dari tempat tidur Pasien mengatakan dibantu segala oleh

kebutuhannya

ibunya Pasien mengatakan telah

berlatih menggerakkan anggota geraknya secara perlahan dan bertahap serta dapat bergerak ke kanan dan kiri secara perlahan DO : Pasien masih terlihat lemas dan pucat Pasien terlihat jari-jari bisa kaki

menggerakkan kanannya -

Pasien dan keluarga sangat kooperatif dan menyetujui

segala anjuran yang diberikan dari perawat 8. Dx 3 08 Mei 2013/ 19.15 WIB a. Memantau tanda-tanda vital b. Melakukan perawatan luka dengan DS : Pasien mengatakan masih TD : 120/80 mmHg Nadi : 78 x/menit RR : 24 x/menit

teknik aseptic c. Melakukan perawatan terhadap -

merasakan nyeri di kakinya namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan masih

prosedur infasif seperti infuse, kateter, drainase luka, dll d. Mengkolaborasi antibiotik untuk pemberian

merasakan gatal akibat dari perban yang membalut kakinya Pasien mengatakan infusnya

selalu diganti setiap 3 hari Pasien mengatakan ibunya

selalu membuang cairan urin ketika kateter bag sudah penuh DO : Terdapat luka insisi di postkaki

pemasangan sebelah kanan Terdapat sebelah kiri Luka perawatan

ORIF

infuse

di

tangan

belum setelah

dilakukan dilakukan

tindakan operasi pemasangan ORIF TD : 120/80 mmHg

DS : -

Nadi : 78 x/menit RR : 24 x/menit

Pasien

mengatakan

masih

merasakan nyeri di kakinya a. Mengkaji tingkat intensitas dan frekuensi nyeri 9. Dx 1 09 Mei 2013/ 21.15 WIB b. Menjelaskan pada pasien penyebab nyeri c. Mengobservasi tanda-tanda vital d. Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik namun sudah sedikit berkurang DO : Skala nyeri 4, kadang-kadang muncul ketika melakukan

banyak gerakan Pasien masih terlihat lemas dan pucat TD : 110/80 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 25 x/menit

a. Mengajarkan dan pantau pasien dalam hal DS : penggunaan alat bantu 10. Dx 2 09 Mei 2013/ 21.30 WIB b. Mengajarkan dan dukung pasien dalam latihan ROM aktif dan pasif c. Mengkolaborasi dengan ahli terapi fisik atau okupasi Pasien mengatakan masih

merasakan nyeri di kakinya ketika bergerak namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan masih

memenuhi kebutuhannya di atas tempat tidur Pasien mengatakan tidak dapat bergerak terlalu banyak ataupun berpindah dari tempat tidur Pasien mengatakan dibantu segala oleh

kebutuhannya ibunya Pasien

mengatakan

telah

berlatih menggerakkan anggota geraknya secara perlahan dan bertahap serta dapat bergerak ke kanan dan kiri secara perlahan DO : Pasien masih terlihat lemas dan pucat Pasien terlihat sudah mulai bisa menggerakan badannya diatas tempat tidur walaupun belum optimal Pasien terlihat bisa

menggerakkan kanannya -

jari-jari

kaki

Pasien dan keluarga sangat kooperatif dan menyetujui

segala anjuran yang diberikan dari perawat DS : a. Memantau tanda-tanda vital b. Melakukan perawatan luka dengan teknik aseptic 11. Dx 3 09 Mei 2013/ 21.45 WIB c. Melakukan perawatan terhadap prosedur infasif seperti infuse, kateter, drainase luka, dll d. Mengkolaborasi antibiotik untuk pemberian Pasien mengatakan masih TD : 110/80 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 25 x/menit

merasakan nyeri di kakinya namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan masih

merasakan gatal akibat dari perban yang membalut kakinya Pasien mengatakan tusukan

infusnya sudah diganti Pasien mengatakan ibunya

selalu membuang cairan urin ketika kateter bag sudah penuh

DO : Terdapat luka insisi di postkaki

pemasangan sebelah kanan Terdapat sebelah kiri Luka perawatan

ORIF

infuse

di

tangan

belum setelah

dilakukan dilakukan

tindakan operasi pemasangan ORIF TD : 110/80 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 25 x/menit

F. EVALUASI No. 1. Tgl/jam Dx. Kep berhubungan Evaluasi dengan S : Pasien mengatakan masih merasakan nyeri di kakinya namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan mulai terbiasa dengan nyeri yang dialaminya Pasien mengatakan lebih baik tidur jika nyeri muncul lagi Pasien mengatakan intensitas nyeri sudah tidak sering, hanya sesekali saja ketika bergerak terlalu banyak O: Skala nyeri 4, kadang-kadang muncul ketika Ttd

09 Mei 2013/ Nyeri 22.00 WIB

-22.15 terputusnya jaringan tulang

melakukan banyak gerakan Pasien masih terlihat lemas dan pucat TD : 110/80 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 25 x/menit

A : Masalah teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi Mengkaji tingkat intensitas dan frekuensi nyeri

Menjelaskan pada pasien penyebab nyeri Mengobservasi tanda-tanda vital Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik

2.

09 Mei 2013/ Gangguan 22.00 WIB

mobilitas

fisik S : Pasien mengatakan masih merasakan nyeri di kakinya ketika bergerak namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan masih memenuhi kebutuhannya di atas tempat tidur Pasien mengatakan tidak dapat bergerak terlalu banyak ataupun berpindah dari tempat tidur Pasien mengatakan segala kebutuhannya dibantu oleh ibunya Pasien mengatakan telah berlatih menggerakkan anggota geraknya secara perlahan dan bertahap serta dapat bergerak ke kanan dan kiri secara perlahan O: Pasien masih terlihat lemas dan pucat Pasien terlihat sudah mulai bisa menggerakan

-22.15 berhubungan dengan kerusakan muskuloskeletal

badannya diatas tempat tidur walaupun belum optimal Pasien terlihat bisa menggerakkan jari-jari kaki

kanannya Ibu pasien terlihat sangat telaten dalam membantu pasien memenuhi kebutuhannya seperti makan, minum ataupun berganti selimut Pasien dan keluarga sangat kooperatif dan menyetujui segala anjuran yang diberikan dari perawat TD : 110/80 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 25 x/menit

A : Masalah teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi Mengajarkan dan pantau pasien dalam hal penggunaan alat bantu Mengajarkan dan dukung pasien dalam latihan ROM aktif dan pasif 3. 09 Mei 2013/ Resiko 22.00 WIB infeksi berhubungan S : Pasien mengatakan masih merasakan nyeri di kakinya namun sudah sedikit berkurang Pasien mengatakan masih merasakan gatal akibat dari perban yang membalut kakinya Mengkolaborasi dengan ahli terapi fisik atau okupasi

-22.15 dengan insisi pembedahan

Pasien mengatakan tusukan infusnya sudah diganti dengan yang baru sehingga pasien merasa lebih nyaman

Pasien mengatakan ibunya selalu membuang cairan urin ketika kateter bag sudah penuh

O: Terdapat luka insisi post-pemasangan ORIF di kaki sebelah kanan Terdapat luka post-pemasangan ORIF yang dibalut perban di kaki sebelah kanan Terdapat infuse di tangan sebelah kiri Luka belum dilakukan perawatan setelah dilakukan tindakan operasi pemasangan ORIF Dari hasil laboratorium, Hb rendah (12,1 g/dl) dan leukosit meningkat (13,5 ribu/uL) yg mengindikasikan adanya resiko infeksi TD : 110/80 mmHg Nadi : 80 x/menit RR : 25 x/menit

A : Masalah teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi

Memantau tanda-tanda vital Melakukan perawatan luka dengan teknik aseptic Melakukan perawatan terhadap prosedur infasif seperti infuse, kateter, drainase luka, dll

Jika ditemukan tanda infeksi kolaborasi untuk pemeriksaan darah seperti Hb dan leukosit

Mengkolaborasi untuk pemberian antibiotik