Anda di halaman 1dari 3

Tanda Tanda Kebesaran & Kekuasaan Allah SWT Menurut Al Quran

Dan katakanlah, Segala puji bagi Allah, dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan. (QS. An-Naml !"# Masyarakat zaman sekarang memperlakukan Al Quran berbeza sama sekali dengan tujuan penurunan Al Quran sebenarnya. Di dunia Islam secara umum, sedikit sekali orang yang mengetahui isi Al Quran. Sebahagian di antara mereka sering menghias Al Quran dengan baik dan menggantungnya pada dinding rumah, dan orang-orang tua membacanya sekali-sekali. Mereka beranggapan baha a Al Quran melindungi pembacanya dari !kemalangan dan kesengsaraan". Menurut kepercayaan ini, Al Quran dianggap seperti azimat menolak bala. #adahal, ayat-ayat Al Quran menyatakan baha a tujuan Al Quran di ahyukan sama sekali berbeza dengan yang tersebut di atas. Misalnya, dalam surat Ibrahim ayat ke-$%, Allah menyatakan, (Al Quran# ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka mengetahui baha$asanya Dia adalah %lah (tuhan# &ang 'aha (sa dan agar )rang-)rang yang berakal mengambil pelajaran. Dalam banyak ayat lain, Allah menegaskan baha a salah satu tujuan utama diturunkannya Al Quran adalah untuk mengajak manusia berta&akur. Dalam Al Quran, Allah mengajak manusia agar tidak mengikuti secara buta kepercayaan dan norma-norma yang diajarkan masyarakat, agar merenung dengan terlebih dahulu menyingkirkan segala prasangka, hal karut marut dan batasan yang ada dalam &ikiran mereka. Manusia harus memikirkan bagaimana ia menjadi ada, apa tujuan hidupnya, mengapa ia akan mati, dan apa yang terjadi setelah kematian. Ia hendaknya mempertanyakan bagaimana dirinya dan seluruh alam semesta ini menjadi ada dan bagaimana keduanya terus-menerus ada. Selagi melakukan hal ini, ia harus membebaskan dirinya dari segala ikatan dan prasangka. 'ika seseorang ber&ikir dengan membebaskan akal dan nuraninya dari segala ikatan sosial, ideologi, dan psikologi pada akhirnya ia akan merasakan baha a seluruh alam semesta, termasuk dirinya, telah diciptakan oleh sebuah kekuatan (ang Maha )inggi. *ahkan ketika mengamati tubuhnya sendiri atau segala sesuatu di alam, ia akan melihat adanya keserasian, perencanaan, dan kebijaksanaan

dalam perancangannya. Al Quran memberikan petunjuk kepada manusia dalam masalah ini. Dalam Al Quran, Allah memberitahukan apa yang perlu kita renungkan dan kita amati. Dengan cara perenungan yang diajarkan dalam Al Quran, seseorang yang beriman kepada Allah akan dapat lebih baik merasakan kesempurnaan, hikmah abadi, ilmu, dan kekuasaan Allah dalam ciptaan-+ya. 'ika seorang beriman mulai ber&ikir sesuai dengan cara-cara yang diajarkan dalam Al Quran, ia pun segera menyedari baha a seluruh alam semesta adalah sebuah tanda hasil seni dan kekuasaan Allah, dan baha a !alam semesta adalah hasil seni, dan bukan pencipta hasil seni itu sendiri." Setiap hasil seni memperlihatkan keahlian pembuatnya yang khas dan unik, serta menyampaikan panduannya. Dalam Al Quran, manusia diseru untuk merenungi berbagai kejadian dan benda alam, yang dengan jelas memberikan kesaksian akan keberadaan dan keesaan Allah beserta si&at-si&at-+ya. Dalam Al Quran, segala sesuatu yang memberikan kesaksian ini disebut !tanda-tanda", yang berarti !bukti yang teruji kebenarannya, pengetahuan mutlak, dan pernyataan kebenaran." 'adi, tanda-tanda kebesaran Allah terdiri atas segala sesuatu di alam semesta ini yang memperlihatkan dan menyampaikan keberadaan dan si&at-si&at Allah. ,rang-orang yang dapat mengamati dan senantiasa ingat akan hal ini akan memahami baha a seluruh jagat raya tersusun hanya dari tanda-tanda kebesaran Allah. Sungguh, adalah ke ajiban bagi manusia untuk dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah. Dengan demikian, orang tersebut akan mengenal #encipta yang menciptakan dirinya dan segala sesuatu yang lain, menjadi lebih dekat kepada-+ya, menemukan makna keberadaan dan hidupnya, dan menjadi orang yang beruntung dunia dan akhirat. Segala sesuatu, tarikan na&as manusia, perkembangan politik dan sosial, keserasian kosmos di alam semesta, atom yang merupakan bahan terkecil, semuanya adalah tanda-tanda kebesaran Allah, dan semuanya berjalan di ba ah kendali dan pengetahuan-+ya, menaati hukum-hukum-+ya. Menemukan dan mengenal tanda-tanda -ayat-ayat. Allah memerlukan usaha peribadi. Setiap orang akan menemukan dan memahami ayat-ayat Allah sesuai dengan tingkat pemahaman dan perasaannya masing-masing. )entu saja, ada panduan yang mungkin membantu. #ertama-tama, orang dapat mempelajari asasasas tertentu yang ditekankan dalam Al Quran, agar ia memperoleh keupayaan ber&ikir yang menjadikan dirinya dapat merasakan seluruh alam semesta ini sebagai penjelmaan dari segala ciptaan Allah. )anda kebesaran Allah di alam semesta ditegaskan dalam surat An-+ahl/ Dia-lah &ang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan# tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya# kamu menggembalakan ternakanmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanaman-tanaman* +aitun, kurma, anggur, dan segala ma,am buah-buahan. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah# bagi kaum

yang memikirkan. Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu# dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah# bagi kaum yang memahami-(nya#, dan Dia (menundukkan pula# apa yang Dia ,iptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlainlainan ma,amnya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah# bagi kaum yang mengambil pelajaran. Dan Dia-lah Allah yang menundukkan lautan (untukmu#, agar kamu dapat memakan darinya daging yang segar (ikan#, dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai* dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu men,ari (keuntungan# dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. Dan Dia menan,apkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak g)n,ang bersama kamu, (dan Dia men,iptakan# sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, dan (Dia ,iptakan# tanda-tanda (penunjuk jalan#. Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk. 'aka apakah (Allah# yang men,iptakan itu sama dengan yang tidak dapat men,iptakan (apa-apa#- 'aka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran- (QS. AnNahl, ./ .0-.1# Dalam Al Quran, Allah mengajak kaum berakal untuk memikirkan hal-hal yang biasa diabaikan orang lain, atau yang biasa dikatakan sebagai hasil !e0olusi", !kebetulan", atau !keajaiban alam" belaka. Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, -yaitu. orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi -seraya berkata., &a Tuhan kami, tiadalah (ngkau men,iptakan ini dengan sia-sia, 'ahasu,i (ngkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Ali 2%mran .!.# Sebagaimana kita lihat dalam ayat-ayat ini, kaum berakal melihat tanda kebesaran Allah dan berusaha memahami ilmu, kekuasaan, dan kreasi seni-+ya yang tak terhingga ini dengan mengingat dan merenungkan hal-hal tersebut, sebab ilmu Allah tak terbatas dan ciptaan-+ya sempurna tanpa cacat. *agi orang yang berakal, segala sesuatu di sekeliling mereka adalah tanda penciptaan. Sesungguhnya, Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun )rang-)rang yang beriman, mereka yakin baha$a perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang ka3ir mengatakan, Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan- Dengan perumpamaan itu banyak )rang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula# banyak )rang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah ke,uali )rang-)rang yang 3asik. (QS. Al 4a5arah 6/#