Anda di halaman 1dari 37

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ada berbagai macam zat adiktif yang ada disekitar kita.

Macam-macam zat adiktif yang kita kenal seperti kafein, nikotin dan alkohol yang bahkan sangat mudah dijumpai, dan sebagian besar diantaranya bukan termasuk bahan terlarang, tetapi konsumsi yang berlebihan yang dapat mengganggu fungsi tubuh. Kafeina atau lebih populernya kafein, ialah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. ikotin adalah zat racun alkaloid !"#$"% & aktif yang terkandung di dalam tembakau yang dapat digunakan sebagai insektisida 'racun pembunuh serangga(, dan juga sebagai racun ikan hiu. )ni berarti nikotin adalah racun juga bagi tubuh manusia bila dimasukkan 'Merriam - *ebster, "+++, %-+(. .edangkan alkohol adalah suatu depresan system saraf pusat yang secara cepat di absorpsi ke dalam aliran darah. /enyalahgunaan zat adiktif seperti kafein, nikotin dan alkohol ini adalah salah satu ancaman berbahaya bagi kesehatan dan masa depan penggunanya. Kita harus membuka mata untuk melihat bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan alkohol. 0bat-obat terlarang dan alkohol sepertinya sudah menjadi komoditas 'barang keperluan( masyarakat dunia, meskipun hal tersebut menimbulkan dampak yang sangat membahayakan. /enyalahgunaan zat adiktif lebih merupakan masalah sosial. /encegahannya harus ditangani secara terpadu, khususnya antara aspek tatanan kehidupan sosial, hukum dan penegakannya, administrasi dan pengawasan obat, pendidikan, serta terapi dan rehabilitasi korban ketergantungan zat adiktif tersebut. 1erdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk membahas mengenai zat adiktif seperti kafein, nikotin dan alkohol agar penulis maupun pembaca dapat mengetahui
1

ataupun mendapatkan informasi untuk menambah ilmu pengetahuan sebagai bekal menjadi perawat professional nantinya. 1.2 Rumusan Masalah 2ari uraian latar belakang diatas, maka penulis merumuskan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, yakni , ".&." Kafein

".&."." /engertian Kafein ".&.".& .ejarah Kafein ".&.".3 Keberadaan Kafein ".&.".% .umber Kafein ".&.".- 4armakokinetik ".&.".5 Mekanisme Kafein 2alam Mempertajam 2aya )ngat ".&.".6 4armakodinamik ".&.".7 8fek Kafein ".&.".+ Kecanduan Kafein ".&."."# 9ejala /utus 0bat ".&."."" )ntoksikasi ".&.& ikotin

".&.&." /engertian ikotin ".&.&.& .ejarah ikotin ".&.&.3 4armakokinetik


2

".&.&.% 4armakodinamik ".&.&.- /enyalahgunaan ikotin ".&.&.5 9ejala /utus 0bat ".&.&.6 Alasan Kenapa ikotin 2apat Menjadi .timulun dan 2epresan ".&.&.7 :erapi ikotin ".&.3 Alkohol

".&.3." /engertian Alkohol ".&.3.& .ejarah Alkohol ".&.3.3 4armakokinetik ".&.3.% 4armakodinamik ".&.3.- )ntoksikasi dan 0;erdosis ".&.3.5 /utus <at Alkohol ".&.3.6 /enatalaksanaan Keracunan Alkohol Akut ".&.3.7 /enatalaksanaan /ada .indrom /utus Alkohol ".&.3.+ /engobatan pengguna Alkohol 1.3 Tujuan Penul san 2ari latar belakang dan rumusan masalah diatas, dapat diketahui bahwa tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk , ".3." ".3.& ".3.3 =ntuk Mengetahui /engertian Kafein =ntuk Mengetahui .ejarah Kafein =ntuk Mengetahui Keberadaan Kafein
3

".3.% ".3.".3.5 ".3.6 ".3.7 ".3.+

=ntuk Mengetahui .umber Kafein =ntuk Mengetahui 4armakokinetik =ntuk Mengetahui Mekanisme Kafein 2alam Mempertajam 2aya )ngat =ntuk Mengetahui 4armakodinamik =ntuk Mengetahui 8fek Kafein =ntuk Mengetahui Kecanduan Kafein

".3."# =ntuk Mengetahui 9ejala /utus 0bat ".3."" =ntuk Mengetahui )ntoksikasi ".3."& =ntuk Mnegetahui /engertian ikotin ".3."3 =ntuk Mengetahui .ejarah ikotin ".3."% =ntuk Mengetahui 4armakokinetik ".3."- =ntuk Mengetahui 4armakodinamik ".3."5 =ntuk Mengetahui /enyalahgunaan ikotin ".3."6 =ntuk Mengetahui 9ejala /utus 0bat ".3."7 =ntuk Mengetahui Alasan Kenapa 2epresan ".3."+ =ntuk Mengetahui :erapi ikotin ".3.&# =ntuk Mengetahui /engertian Alkohol ".3.&" =ntuk Mengetahui .ejarah Alkohol ".3.&& =ntuk Mengetahui 4armakokinetik ".3.&3 =ntuk Mengetahui 4armakodinamik
4

ikotin 2apat Menjadi .timulun dan

".3.&% =ntuk Mengetahui )ntoksikasi dan 0;erdosis ".3.&- =ntuk Mengetahui /utus <at Alkohol ".3.&5 =ntuk Mengetahui /enatalaksanaan Keracunan Alkohol Akut ".3.&6 =ntuk Mengetahui /enatalaksanaan /ada .indrom /utus Alkohol ".3.&7 =ntuk Mengetahui /engobatan pengguna Alkoho

BAB II I!I 2.1 "a#e n 2.1.1 Pengert an Kafein adalah stimulan yang artinya mempercepat akti;itas fisiologis. Kafein banyak di dalam kopi yang mana kafein tersebut dikenal sebagai trimethylxantine dengan rumus !7$"#
%

0& dan termasuk jenis alkaloida.

Kafeina atau lebih populernya kafein, ialah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kadar kafein dalam biji kopi berkisar "-&,-> bergantung pada jenisnya. 2aun teh selain mengandung teofilin dan teobromin juga mengandung kafein. 2.1.2 !ejarah ka#e n Kafein ditemukan tahun "7"+ oleh seorang ahli kimia ?erman, 4riedrich 4erdinand @unge. .enyawa tersebut diberi nama AKaffeinB, suatu senyawa kimia yang terkandung dalam kopi. Kafein adalah kristal alkaloid santin, berwarna putih dan rasanya pahit, yang pada manusia dan hewan lain dapat memberikan efek stimulan psikoaktif, yaitu memberikan efek tetap AjagaB'alert( atau tidak mengantuk dan diuretik 'meningkatkan kecepatan produksi urine(. Kafein akan diserap secara keseluruhan oleh lambung dan usus halus dalam waktu %- menit setelah dikonsumi. 2apat dikatakan bahwa kafein, selain fungsinya sebagai stimulan yang paling banyak dikonsumsi di dunia, merupakan salah satu drug pertama yang digunakan secara massal. 1erawal dari 8thiopia, kopi meraih popularitas di :imur :engah pada abad keempat.

0rang !ina sudah minum teh sejak ribuan tahun lalu, dan kaum sufi di Caman mengkonsumsinya dalam bentuk kopi pada abad kelima belas sebagai obat agar tetap terjaga dalam menjalankan ibadahnya. .ebuah legenda mengatakan bahwa 1odhidharma, pemimpin umat 1uddha ke-&7 di )ndia, pada saat memotong kelopak matanya agar dapat bermeditasi lebih lama, membuangnya ke tanah dimana tepat di sana tumbuhlah tanaman teh pertama. Kopi menyebar luas sampai ke )stambul, Kairo dan Mekah pada abad keenam belas. .eratus tahun kemudian, kopi untuk pertama kalinya tiba di 8ropa. .ebagai zat yang populer, terutama dalam bentuk minuman, kafein, tampaknya telah menopang kebudayaan dimana mereka tumbuh dan berkembang. Kafein ditemukan dalam jumlah ber;ariasi dalam kacang, daun, dan buah dari beberapa tanaman, dimana ia bertindak sebagai pestisida alami yang melumpuhkan dan membunuh serangga tertentu makan pada tanaman. $al ini paling sering dikonsumsi oleh manusia dalam infus diekstrak dari buah tanaman kopi dan dari berbagai makanan dan minuman yang mengandung produk yang berasal dari kacang kola. . umber-sumbe r lain termasuk yerba mate, guarana berries, dan $olly Caupon. Manusia telah mengonsumsi kafeina sejak zaman batu. Manusia zaman dahulu menemukan bahwa penguyahan biji, ranting, dan daun tumbuh-tumbuhan tertentu memiliki efek meringankan rasa lelah, merangsang kesadaran, dan memperbaiki suasana hati. 8fek kafeina ini kemudian ditemukan dapat ditingkatkan dengan menyeduhkan bagian tumbuhan tersebut dengan air panas. 1anyak kebudayaan yang mempunyai legenda mengenai asal usul tumbuhan tersebut. Menurut salah satu legenda populer !ina, Kaisar !ina .hDnnEng, yang dimitoskan telah berkuasa sekitar tahun 3### .M, tanpa sengaja menemukan bahwa ketika beberapa dedaunan jatuh ke dalam air mendidih, minuman yang wangi dan dapat memulihkan tenaga dihasilkan. .hennong juga disebut-sebut dalam karya Fu Cu, Cha Jing, mengenai teh. .ejarah kopi pun telah tercatat sejak abad ke-+. /ada saat itu, biji kopi hanya tersedia dari habitat aslinya saja, 8tiopia. Fegenda populer menceritakan penemuan kopi oleh seorang penggembala kambing bernama Kaldi
7

yang memantau bahwa kambing-kambingnya menjadi lebih aktif dan tidak tidur pada malam hari setelah merumputi semak-semak kopi. .etelah ia mencoba buah kopi yang dimakan oleh kambingnya, ia juga mendapatkan khasiat yang sama. Fiteratur paling awal yang menyebutkan adanya kopi kemungkinan adalah sebuah referensi mengenai 1unchum dalam karya seorang /ersia al-@azi. /ada tahun "-76, Malaye ?aziri menyusun suatu karya yang menilik sejarah dan kontro;ersi hukum kopi berjudul G=ndat al safwa fi hill al-HahwaG. 2alam karyanya ini, ?aziri mencatat bahwa seorang .heikh, ?amal-al-2in al-2habhani, mufti Aden, adalah yang pertama menggunakan kopi pada tahun "%-%, dan pada abad ke-"-, para .ufi Caman secara rutin menggunakan kopi untuk terus terbangun selama berdoa. 2.1.3 "e$era%aan Kafein dijumpai pada banyak spesies tumbuhan, di mana ia berperan sebagai pestisida alami. 2ilaporkan bahwa kadar kafein yang tinggi dijumpai pada semaian yang baru tumbuh. Kafein melumpuhkan dan mematikan serangga-serangga tertentu yang memakan tanaman tersebut. Kadar kafein yang tinggi juga ditemukan pada tanah disekitar semai biji kopi. 2iketahui bahwa ia berperan sebagai penghambat perkecambahan yang menghambat perkecambahan semai kopi lain di sekitarnya, sehingga meningkatkan tingkat keberlangsungan hidup kecambah kopi itu sendiri. 2.1.& !um$er ka#e n 1eberapa sumber kafein yang banyak ditemui disekitar kita yaitu Kopi, :eh, !oklat, pohon kopi, guarana berry, kacang kola, kakao, yerba mate. .umber utama kafeina dunia adalah biji kopi. Kandungan kafeina pada kopi ber;ariasi, tergantung pada jenis biji kopi dan metode pembuatan yang digunakan. .ecara umum, satu sajian kopi mengandung sekitar %# mg '3# mF espresso ;arietas arabica( kafeina, sampai dengan "## mg kafeina untuk satu cangkir '"&# mF( kopi. =mumnya, kopi dark-roast memiliki kadar kafeina yang lebih rendah karena proses pemanggangan akan mengurangi kandungan kafeina pada biji tersebut. Kopi ;arietas arabica umumnya mengandung kadar kafeina yang lebih sedikit daripada kopi
8

;arietas robusta. Kopi juga mengandung sejumlah kecil teofilina, namun tidak mengandung teobromina. :eh merupakan sumber kafeina lainnya. *alaupun teh mengandung kadar kafeina yang lebih tinggi daripada kopi, umumnya teh disajikan dalam kadar sajian yang jauh lebih rendah. Kandungan kafeina juga ber;ariasi pada jenis-jenis daun teh yang berbeda. :eh mengandung sejumlah kecil teobromina dan kadar teofilina yang sedikit lebih tinggi daripada kopi. *arna air teh bukanlah indikator yang baik untuk menentukan kandungan kafeina. .ebagai contoh, teh seperti teh hijau ?epang gyokuro yang berwarna lebih pucat mengandung jauh lebih banyak kafeina dari pada teh lapsang souchong yang berwarna lebih gelap. Kafeina juga terkandung dalam sejumlah minuman ringan seperti kola. Minuman ringan biasanya mengandung sekitar "# sampai -# miligram kafeina per sajian. Kafeina pada minuman jenis ini dapat berasal dari bahan ramuan minuman itu sendiri ataunya dari bahan aditif yang didapatkan dari proses dekafeinasi. 9uarana, bahan utama pembuatan minuman energi, mengandung sejumlah besar kafeina dengan jumlah teobromina dan teofilina yang kecil. !oklat yang didapatkan dari biji kakao mengandung sejumlah kecil kafeina. 8fek rangsangan yang dihasilkan oleh coklat berasal dari efek kombinasi teobromina, teofilina, dan kafeina. !oklat mengandung jumlah kafeina yang sangat sedikit untuk mengakibatkan rangsangan yang setara dengan kopi. &7 g sajian coklat susu batangan mengandung kadar kafeina yang setara dengan secangkir kopi yang didekafeinasi.

2.1.' (armak)k net k Kafein atau ",3,6 trimetisantin mempunyai struktur kimiawi yang berkaitan dengan beberapa metabolit panting, seperti adenin, guanin dan asam urat. Karena sifatnya yang lipofilik pada penggunaan oral ++> kafein diserap ke dalam darah dan kadar tertinggi dalam darah dan kadar tertinggi dalam darah dicapai dalam waktu 3#5# menit. 2engan cepat kafein tersebar ke seluruh tubuh dan menembus blood, brain, barrier ke otak. Kafein dapat ditemukan di plasma darah, air liur, A.), air seni, cairan cerebrospinal, semen dan air ketuban. Kafein dimetabolisme di hati oleh sistem microsomal /-%-# reduce, lalu diekresi melalui air seni, dan &-3> diekresi dalam bentuk tidak berubah. *aktu paruh kafein ber;ariasi antara &-"& jam dengan rata-rata %-5 jam, bergantung pada penggunaannya. Kehamilan dan penyakit hati yang kronis meningkatkan waktu paruh, sedangkan merokok menurunkan waktu paruh. Ada beberapa hipotesis yang mencoba menjelaskan mekanisme kerja kafein. Cang paling penting adalah, a. Kafein menyekat reseptor adenosin b. Kafein menghambat enzim fosfodiesterase c. Kafein menginduksi translokasi kalsium intraselular

10

.ebagai neurotransmiter, adenosin bekerja pada dua jenis reseptor yaitu reseptor A-" yang mempunyai afinitas yang tinggi dan menghambat adenilat siklase, dan reseptor-A& yang mempunyai afinitas rendah dan menstimulasi adenilat siklase. @eseptor adenosin terdapat diseluruh tubuh, ermasuk otak, jantung, pembuluh darah, saluran nafas, ginjal, jaringan lemak dan saluran pencernaan. .elain bekerja pada reseptor adenosin, yaitu suatu senyawa yang terlibat dalam berbagai proses di badan, kafein juga menstimulasi pelepasan norepinefrin. Kafein juga menghambat pemecahan cAM/, meningkatkan kerja c9M/ 'cyclic guanosin 3I-I mono-phosphate(, dan meningkatkan efek dopamin pascasinaps. Kafein diduga juga mempunyai pengaruh terhadap reseptor 9A1A dan serotinin. Adenosin bekerja secara sentral dan perifer. Adenosin menghambat hantaran listrik dalam neuron dan transmisi sinaps neurotransmiter. Kafein berperan pula dalam pembentukan asam nukleat dan A:/. Kafein bekerja menghambat efek adenosin. ?adi, kafein bertindak sebagai antagonis terhadap reseptor adenosin. Konsentrasi kafein dalam darah yang melebihi -## mu gr dapat berakibat fatal. Kopi mengandung suatu senyawa yang belum dapat diidentifikasi, tetapi dapat bertindak sebagai antagonis reseptor opioda, mempunyai berat molekul rendah, tahan terhadap pemanasan, dapat didialisis dan diektraksi dengan eter, tetapi jelas bukan kafein. 2.1.* Mekan sme ka#e n %alam mem+ertajam %a,a ngat. /ada dasarnya kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat. Kafein digunakan secara medis untuk menstimulasi fungsi jantung dan sebagai diuretik ringan 'untuk memproduksi urin dan membantu mengeluarkan air dari tubuh dengan menghalangi penyerapan kembali sodium dan air dari ginjal(. meningkatkan perasaan waspada. Kafein menstimulasi tubuh dengan mengaktifkan sympathetic branch sistem saraf pusat yang memicu peningkatan denyut jantung, memperbaiki aliran darah dan
11

amun kegunaannya yang paling

utama, sebagaimana disebutkan di atas, sebagai energi pendorong rasa nyaman yang

tekanan darah ke otot, pelepasan glukosa oleh hati dan penurunan aliran darah menuju kulit dan organ dalam sistem saraf pusat distimulasi oleh hormon epinefrin 'adrenalin( yang dilepaskan dari kelenjar di bawah otak, yang biasanya merupakan respon karena merasa terancam. 8fek yang disebut dengan competiti;e inhibition, yang menyebabkan gangguan pada jalur yang biasanya berfungsi untuk mengatur konduksi saraf 'dengan menekan potensi post-synaptic(, terjadi ketika kafein, yang secara struktural sangat mirip dengan molekul adenosin, mengikat permukaan reseptor adenosin tanpa mengaktifkannya. Adenosin memainkan peranan penting dalam tidur dan terjaga. Kafein, dengan mengikat reseptor adenosin, mencegah o;er-akumulasi adenosin di dalam sel, dan hasilnya menghilangkan efek yang membuat kita tertidur. /roses ini akhirnya menyebabkan pelepasan epinefrin dan stimulasi sistem saraf pusat. 2apat ditarik kesimpulan, kafein dapat digambarkan sebagai zat yang menggagalkan salah satu proses utama yang membuat sistem saraf tenang, dan bukan sebagai zat yang menciptakan energi. .atu hal lagi, di dalam sel kita, kita mempunyai molekul yang dikenal dengan cyclic AM/ 'molekul yang berperan sebagai pembawa kedua, yang membawa sinyal dari permukaan sel ke protein( yang berfungsi sebagai pembawa di dalam proses pelepasan epinefrin. Kafein menyebabkan cyclic AM/ tersimpan di dalam sel sehingga memblokir pemindahannya. $al ini berakibat mengintensifkan dan memperpanjang kerja epinefrin. Kafein berperan sebagai erogenik 'memperbaiki kapasitas fisik dan kerja mental seseorang( berdasarkan efek yang dijelaskan sebelumnya, bekerja sama baiknya dengan berbagai metabolit 'molekul yang lebih kecil yang melayani berbagai fungsi biologis sebagai hasil dari metabolisme(. Metabolit kafein dan kegunaannya masing-masing adalah sebagai berikut,

:eobromin, meningkatkan oksigen dan aliran nutrien ke otak, sebagai ;asodilator. :eofilin, melemaskan otot polos 'terutama bronkiolus( dan meningkatkan efisiensi detak jantung.
12

/araksantin, membantu lipolisis 'penghancuran lemak menjadi energi(. 2engan popularitasnya yang semakin melonjak, kafein dimanfaatkan dalam banyak cara ketimbang hanya sebagai minuman yang nikmat saja. /erhatikan kegunaan kafein berikut ini,

Meningkatkan kemampuan atlet Memperbaiki kepekaan mental Memperbaiki komposisi tubuh .ebagai zat terapi

.alah satu yang membuat orang mudah tidur adalah senyawa dalam sel otak. ?ika zat ini terkait oleh reseptornya secara otomatis akan memperlambat akti;itas sel tubuh juga menyebabkan pembesaran darah. Kafein dapat menyaingi fungsi adenosin, terutama dalam membuat ikatan dengan reseptor. Kafein tidak akan memperlambat gerak tubuh, sering makin banyaknya kafein yang terserap masuk, lambat laun sel tubuh tidak akan merespon terhadap perintah-perintah adenosin, karena reseptor di otak lebih sibuk bergumul dengan kafein, lain kata kafein membaikkan semua pola kerja adenosin yang dapat menimbulkan rangsangan terhadap susunan saraf otak, sehingga mengakibatkan daya pikir menjadi lebih tajam. Kafein dapat mencapai otak dan masuk sistem saraf melalui aliran darah dalam waktu "- menit setelah seorang minum kopi. 2.1.- (armak)% nam k Kafein mempunyai efek relaksasi otot polos, terutama otot polos bronchus, merangsang susunan saraf pusat, otot jantung, dan meningkatkan dieresis. a. ?antung Kadar rendah kafein dalam plasma akan menurunkan denyut jantung, sebaliknya kadar kafein dan teofilin yang lebih tinggi menyebabkan tachicardi, bahkan pada indi;idu yang sensitif mungkin menyebabkan aritmia yang berdampak kepada kontraksi ;entrikel yang premature. b. /embuluh darah
13

Kafein menyebabkan dilatasi pembuluh darah termasuk pembuluh darah koroner dan pulmonal, karena efek langsung pada otot pembuluh darah c. .irkulasi 0tak @esistensi pembuluh darah otak naik disertai pengurangan aliran darah dan 0& di otak, ini diduga merupakan refleksi adanya blokade adenosineoleh Xantin d. .usunan .araf /usat Kafein merupakan perangsang ../ yang kuat. 0rang yang mengkonsumsi kafein tidak terlalu merasa kantuk, tidak terlalu lelah, dan daya pikirnya lebih cepat serta lebih jernih. :etapi, kemampuannya berkurang dalam pekerjaan yang memerlukan koordinasi otot halus 'kerapian(, ketepatan waktu atau ketepatan berhitung. 8fek diatas timbul pada pemberian kafein 7&-&-# mg '"-3 cangkir kopi(. e. 2iuresis Kafein dapat menyebabkan diuresis dengan cara meninggikan produksi urin atau menghambat reabsorbsi elektrolit ditubulus proksimal. Akan tetapi efek yang ditimbulkan sangat lemah. 2.1.. E#ek "a#e n a. 8fek positif Kopi, Kopi dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer. /enyakit Alzheimer adalah sebutannya alz-zhai-me, merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. /enyakit Alzheimer bukannya sejenis penyakit berjangkit. /enyakit Alzheimer adalah keadaan di manadaya ingatan seseorang merosot dengan teruknya sehinggakan pengidapnya tidak mampu mengurus diri sendiri. Kopi dapat mengurangi resiko terkena penyakit /arkinson.

14

/enyakit /arkinson'paralysis agitans( adalah penyakit degeneratif syaraf yang pertama ditemukan pada tahun "7"6 'An 8ssay on the .haking /alsy( oleh 2r. ?ames/arkinson Kopi dapat membantu meningkatkan memori jangka pendek manusia. $al ini terutama disebabkan karena kafein yang dikandungnya bereaksi secara kimiamenstimulasi dan membantu kita untuk menangkap dan fokus terhadap informasiyang diterima lebih baik untuk jangka pendek tertentu. Kopi dapat membantu meredakan sakit kepala Kandungan kafein dapat membantumeningkatkan efek obat-obatan yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit sementara seperti aspirin, midol dan excedrin. 1anyak dari obat sakit kepala danmigran mengandung kafein dalam jumlah kecil. Kopi merupakan efektif antioksidan. Kopi merupakan diuretik yang baik. Minum kopi membuat orang lebih sering buang air kecil. )ni bagus untuk membantu tubuh membuang semua zat-zat atau pun kandungan yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Antioksidan adalah substansi yang diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas terhadap sel normal, protein, dan lemak. Antioksidan menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif. Ada beberapa bentuk antioksidan, di antaranya ;itamin, mineral, dan fitokimia. 1erbagai tipe antioksidan berkerja bersama dalam melindungi sel normal dan menetralisir radikal bebas. Kopi juga membantu mengurangi resiko terkena batu ginjal b. 8fek egatif Kopi , Kopi dapat menyebabkan constipation atau susah buang air besar.

15

Kopi menyebabkan karang gigi dan gigi menjadi kuning bia dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

/ara peneliti di 4lorida AlzheimerIs 2isease @esearch !enter menyebutkan dosis kopi yang di konsumsi setiap hari adalah sebanyak -## milligram kafein atau sama dengan - cangkir ukuran &35,- mililiter kopi. :akaran -## milligram kafein atau sama dengan - cangkir ukuran &35,- mililiter kopi, itu disebutkan tidak berbahaya bagi kesehatan namun, itu di peruntukkan untuk orang yang tidak mengidap darah tinggi dan wanita hamil. 2.1./ "e0an%uan ka#e n Kecanduan kafein, yang secara medis dikenal sebagai trimethylxanthine 'xanthene alkaloid(, kemungkinan berasal dari rasa bersemangat dan efek merangsang otak yang ditimbulkannya. Meskipun banyak cara untuk bisa menikmati kafein, kebanyakan lebih menyukai lewat indra pengecapnya. Kafein murni berbentuk kristal putih, dan rasanya sangat pahit. 2engan kecanduan kafein, tubuh menjadi sensitif terhadap neurotransmiter di otak yang disebut adenosin ketika asupan kafein berkurang. $al ini menyebabkan turunnya tekanan darah dengan cepat, dan akibatnya kepala menjadi kelebihan darah. 0leh karena itulah kita sering mendengar sakit kepala yang diasosiasikan dengan berkurangnya kafein. $al ini mengindikasikan kecanduan. Kafein akan hilang antara "& sampai &% jam setelah cangkir kopi terakhir atau produk berkafein lainnya. .elain sakit kepala, gejala lain yang mungkin timbul adalah kelelahan, mual, mengantuk, gampang marah dan gelisah. Kasus yang lebih ekstrim bisa mengakibatkan depresi dan berkurangnya moti;asi dan konsentrasi. .eperti drug lainnya, tubuh akan terbiasa dengan kafein sehingga pengaruhnya akan semakin berkurang. 2engan kata lain, dibutuhkan lebih banyak kafein untuk mendapatkan efek yang sama.

16

!atatan penting, bahwa jika atlet ingin menggunakan kafein sebagai suplemen erogenik untuk sebuah e;en olahraga atau sesi latihan, lebih baik untuk tidak mengkonsumsinya selama %7 jam ke depan. Ketika tubuh membiasakan diri terhadap efeknya 'bagi yang mengkonsumsi paling tidak tiga cangkir sehari(, kafein kemungkinan tidak akan memberikan efek yang signifikan. 2.1.11 2ejala +utus )$at 9ejala putus kafein berupa gelisah, gugup, mudah tersinggung, tidak mampu bekerja efektif, mual, gemetar, sembelit dan kadang-kadang depresi. 9ejala putus obat dapat timbul setelah beberapa minggu mengkonsumsi liam atau lebih cangkir kopi atau teh setiap hari. Kopi mempunyai efek teratogenik, menyebabkan cacat seperti palato-skisis, kelainan jantung, dan jumlah jari tangan atau kaki tidak lengkap. Kafein dapat menimbulkan rasa nyeri pada payudara perempuan yang mempunyai perubahan fibrokistik pada payudaranya. 2.1.11 Int)ks kas :erlalu banyak kafein dapat menyebabkan peracunan 'intoksikasi( kafein 'yaitu mabuk akibat kafein(. Antara gejala penyakit ini ialah keresahan, kerisauan, insomnia, keriangan, muka merah, kerap kencing ' diuresis(, dan masalah gastrointestial. 9ejala-gejala ini bisa terjadi walaupun hanya &-# mg kafein yang diambil. ?ika lebih dari "g kafein dikonsumsi dalam satu hari, gejala seperti kejang otot 'muscle twitching(, kekusutan pikiran dan perkataan, aritmia kardium 'gangguan pada denyutan jantung( dan gejolak psikomotor 'psychomotor agitation( bisa terjadi. )ntoksikasi kafein juga bisa mengakibatkan kepanikan dan penyakit kerisauan. *alaupun masih aman bagi manusia, kafein, teofilina, dan teobromina 'pada kakao( lebih meracun bagi sebagian hewan, seperti kucing dan anjing karena perbedaan dari segi metabolisme hati. 2.2 N k)t n

17

2.2.1 Pengert an N k)t n ikotin adalah zat racun alkaloid !"#$"% & aktif yang terkandung di dalam tembakau yang dapat digunakan sebagai insektisida 'racun pembunuh serangga(, dan juga sebagai racun ikan hiu. )ni berarti nikotin adalah racun juga bagi tubuh manusia bila dimasukkan 'Merriam - *ebster, "+++, %-+(. ikotin adalah zat yang berasal dari tembakau dan kebanyakan orang memperoleh nikotin dari merokok. 0rang-orang menggunakan nikotin pada waktu mereka melempem dan ingin meningkatkan rangsangan 'misalnya sesudah makan atau waktu istirahat( dan bila mereka tegang dan ingin mengurangi rangsangannya 'misalnya selama mengalami stress (. 2engan kata lain, walaupun dikategorikan sebagai zat stimulan, nikotin berfungsi baik sebagai zat stimulan maupun zat depresan. Karena adanya fakta bahwa nikotin memainkan kedua peran 'sebagai zat stimulan dan depresan( maka hal itu menyebabkan meningkatnya pengguna nikotin. 2.2.2 !ejarah n k)t n ikotin biasanya diproduksi dari tanaman tembakau yang semula ditanam dan digunakan oleh orang-orang indian di amerika utara. /ada tahun "%+&, ketika columbus sampai di suatu tempat yang sekarang dinamakan bahama , penduduk asli daerah itu menyajikan kepadanya beberapa daun kering yang disimpulkan oleh columbus bahwa daun-daun itu asli sangat dihargai dikalangan mereka 'McKim,"+75(. Mula-mula columbus dan kawan-kawannya tidak memahami tingkah laku merokok itu sehingga mereka menyebutnya meminum asap dan mereka merasa hal itu menjijikkan. Ketika salah seorang awak kapal memperoleh kenikmatan dari merokok itu dan menjadikannya sebagai kebiasaan , maka ia diadili dan kemudian dipenjara atas kebiasaannya yang buruk itu. 2.2.3 (armak)k net k

18

Kebanyakan orang memperoleh nikotin dari merokok sigaret yang terdiri dari daun-daun kering tanaman tembakau. 1ila tembakau dibakar, asap tembakau diserap oleh paru-paru dan kemudian nikotin masuk kedalam aliran darah yang mula-mula ke jantung dan kemudian ke otak. Karena prosedur ini merupakan suatu prosedur yang langsung , maka menyerap nikotin dari paru-paru mengakibatkan efek yang relatif kuat dan cepat. .ekarang semakin banyak orang mendapatkan nikotin dengan cara mengunyah tembakau. :embakau yang dirancang untuk dikunyah adalah daun-daun tembakau yang telah direndam dalam larutan gula, dan gula-gula yang berwarna hitam lalu dikeringkan. 1ila tembakau dikunyah, nikotin diserap melalui selaput mulut dan masuk ke aliran darah dan tembakau diludahkan. .alah satu cara yang populer untuk memperoleh kenikmatan nikotin yaitu menghirup nikotin dalam bentuk tembakau sedotan. :embakau sedotan itu terdiri dari tembakau tanah yang halus dan dicampur dengan wangi-wangian. /ara pria biasanya menjinjing kotak kotak kecil yang berisi temabakau sedotan dan kadang-kadang menempatkan tembakau sedotan itu dalam jumlah yang sedikit di atas punggung tangan dan kemudian dihirup ke dalam lubang hidung. 1egitu memasuki otak, nikotin berpengaruh baik terhadap sistem saraf pusat maupun terhadap sistem saraf tepi. 2alam sistem saraf pusat, molekul Jmolekul nikotin memasuki dan merangsang sejumlah pusat saraf yang meyebabkan kegiatan dan rangsangan neurologis semakin tinggi. Misalnya nikotin merangsang daerah otak yang berfungsi untuk pernapasan dan dengan demikian denyut pernapasan bertambah. ikotin juga merangsang tangkai otak yang menyebabkan muntah dan dengan alasan tersebut para perokok yang baru yang belum mengembangkan toleransi terhadap nikotin menjadi sakit perut bila mereka mencoba merokok. )tulah alasannya juga mengapa orang-orang yang bukan perokok menjadi mual pada waktu mereka berada dekat dengan para perokok dan harus menghirup asap tembakau.

19

/ada sistem saraf tepi, nikotin merangsang pelepasan epinefrin 'suatu katekolamin( ke dalam aliran darah yang meningkatkan rangsangan , seperti denyut jantung dan tekanan darah. /ada tingkat yang tinggi, efek dari nikotin justru terbalik, dia menghambat perangsangan bermacam-macam saraf sehingga nikotin berfungsi sebagai obat depresan. /enghambatan terhadap transmisi saraf dapat menjadi sangat berbahaya karena bila beberapa saraf yang berfungsi utnuk pernapasan dihambat, maka indi;idu dapat mati karena sulit bernapas. 2.2.& (armak)% nam k ". 1anyak efek jangka pendek yang relatif ringan, seperti denyut jantung dan dengan tekanan darah meningkat dapat menimbulkan masalah-masalah yang sangat berat dalam jangka panjang, seperti penyakit pembuluh nadi koroner. &. /roses memperoleh nikotin melalui merokok dapat meyebabkan masalah -masalah berat lain, seperti kanker karena asap rokok memasukkan karsibogen ke dalam tubuh. 2.2.' Pen,alahgunaan n k)t n Masalah yang ditimbulkan akibat nikotin mengakibatkan tremor otot , meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, serta penyempitan pembuluh darah dalam kulit. /embatasan aliran darah ke kulit akan menyebabkan tangan perokok dingin dan itulah sebabnya kulit para perokok berkerut serta usia mereka kelihatan lebih tua daripada orang-orang yang bukan perokok ' daniell,"+6"( 2.2.* 2ejala Putus N k)t n 1arangkali masalah-masalah yang berkaitan dengan nikotin adalah putus nikotin yakni simtom-simtom yang meliputi tegangan , iritabilitas, tidak mampu berkonsentrasi, pusing , perasaan mengantuk, mual, sembelit, tremor otot, sakit kepala, insomnia dan selera makan bertambah yang menyebabkan berat badan naik '?ar;ik, "+6+(. .imtom J simtom putus nikotin biasanya berlangsung kurang dari 5 bulan, tetapi dapat tetap bertahan selama bertahun-tahun '4letcher dan doll, "+5+(.
20

.imtom-simtom putus nikotin kelihatan lebih berat pada wanita dibandingkan pada pria '?ar;ik,"+6+(. .imtom-simtom putus nikotin tentu tidak seberat seperti simtom-simtom putus heroin, tetapi beberapa orang yang mengalami baik putus nikotin melaporkan bahwa secara psikologis sulit untuk berhenti merokok sama seperti bila ingin berhenti menggunakan heroin 'McKim,"+75(. 2.2.- Alasan "ena+a N k)t n Da+at Menja% 3at !t mulan %an De+resan /ertama, karena kadar nikotin yang digunakan. 8fek-efek nikotin tergantung pada dosis yakni pada tingkat yang rendah nikotin merangsang kegiatan saraf dan pada tingkat yang tinggi nikotin menghambat kegiatan saraf. :etapi tingkat dosis tidak dapat menjelaskan semua efek yang bertentangan itu karena tingkat dosis yang sama akan berfungsi untuk merangsang pada suatu waktu dan untuk relaks pada waktu lain. Kedua, berkisar tentang reduksi simtom-simtom putus nikotin. .imtom putus nikotin adalah meningkatnya tegangan yang tidak menyenangkan , tetapi simtom itu dapat dengan mudah direduksikan oleh dosis nikotin lain. 2engan demikian , orang yang sudah terb)asa merokok yang tidak memiliki sebatang rokok dan yang terangsang karena simtom-simtom putus nikotin dapat mereduksikan rangsangan ini dengan menghisap rokok lain. Ketiga, untuk efek yang mereduksikan rangsangan nikotin adalah penjelasan yang bersifat psikologis. Apabila seorang indi;idu sedang tegang, maka menghisap sebatang rokok mungkin dapat menenangkan karena rokok itu memberikan indi;idu sesuatu untuk dilakukan yakni rokok berfungsi sebagai pengalihan perhatian untuk sesaat. 2.2.. Tera+ n k)t n

21

:erapi intoksikasi nikotin adalah simtomatik. =ntuk mempercepat ekskresi nikotin, lakukan asidifikasi air seni dengan memberi amonium klorida -## mg per oral setiap 3-% jam. 2.3 Alk)h)l 2.3.1 Pengert an Alkohol merupakan suatu depresan system saraf pusat yang secara cepat di absorpsi ke dalam aliran darah. /ada awalnya, efeknya adalah relaksasi dan kehilangan inhibisi. Alkohol sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain alcohol dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. $al ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut, bukan metanol, atau grup alkohol lainnya. 1egitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia famasi. 2.3.2 !ejarah Alkohol terutama dalam bentuk etil akohol atau etanol, menempati suatu tempat penting dalam sejarah manusia setidaknya selama 7### tahun. /ada masyarakat barat, bir dan anggur merupakan minuman pokok utama dalam kehidupan sehari-hari sampai abad ke-"+. Minuman alkohol yang relati;e encer ini lebih disukai dibandingkan air dan diketahui berhubungan dengan penyakit akut dan kronik. Minuman-minuman ini mengandung kalori dan nutrisi yang penting serta disajikan sebagai sumber utama asupan minuman sehari-hari. .ejak system untuk meningkatkan sanitasi dan penjernihan air diperkenalkan pada tahun "7##-an, bir dan anggur menjadi komponen yang kurang penting pada diet manusia dan konsumsi minuman beralkohol termasuk preparat penyulingan yang mengandung konsentrasi alkohol yang lebih tinggi, perannya saat ini telah bergeser yaitu sebagai bentuk hiburan yang dapat diterima secara sosial pada banyak masyarakat.

22

.aat ini, alkohol dikonsumsi secara luas. .eperti obat hipnotik sedati;e lain, alkohol dalam jumlah yang sedikit sampai sedang dapat menghilangkan ansietas serta membantu membuat perasaan menjadi lebih baik dan bahkan euphoria. amun, alkohol juga merupakan obat yang paling disalahgunakan di dunia dan penyebab sangat meningkatnya biaya pengobatan dan social. 2i =.A, sekitar 6-> populasi orang dewasa meminum alkohol secara teratur. Kebanyakan populasi peminum ini dapat menikmati efek kesenangan alkohol tanpa memikirkan kemungkinan konsumsi alkohol dapat menjadi resiko kesehatan. amun, sekitar "#> populasi umum di =.A tidak dapat membatasi konsumsi alkoholnya, suatu kondisi yang dikenal sebagai penyalahgunaan alkohol. 0rang yang mengkonsumsi alkohol terus menerus selain mendapat konsekuensi dari efek samping obat atau sosial yang terkait secara langsung dengan alkohol yang dikonsumsinya, akan menderita alkoholisme, suatu gangguan kompleks yang tampaknya dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. 2.3.3 (armak)k net k Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan mengalami serangkaian proses biokimia. Metabolisme alkohol melibatkan 3 jalur, yaitu, a. Jalur Sitosol/Lintasan Alkohol Dehidrogenase , ?alur ini adalah proses oksidasi dengan melibatkan enzim alkohol dehidrogenase 'A2$(. /roses oksidasi dengan menggunakan A2$ terutama terjadi di dalam hepar. Metabolisme alkohol oleh A2$ akan menghasilkan asetaldehid. Asetaldehid merupakan produk yang sangat reaktif dan sangat beracun sehingga menyebabkan kerusakan beberapa jaringan atau sel. b. Jalur eroksisom/Sistem !atalase , .istem ini berlangsung di dalam peroksisom dengan menggunakan katalase. /ada jalur ini diperlukan $&0&. .istem ini diperlukan ketika kadar alkohol di dalam tubuh meningkat. c. Jalur "ikrosom , ?alur ini juga sering disebut dengan sistem .08M '.istem 0ksidasi 8tanol Mikrosom(. .istem ini melibatkan enzim sitokrom /%-# yang berada dalam mikrosom. 0leh ketiga jalur tersebut alkohol akan diubah
23

menjadi asetaldehid, kemudian akan diubah menjadi asetat oleh aldehid dehidrogenase di dalam mitokondria. Alkohol yang masuk ke saluran pencernaan akan diabsorbsi melalui dinding gastrointestinal, tetapi lokasi yang efisien untuk terjadi absorbsi adalah di dalam usus kecil. .etelah diabsorbsi, alkohol akan didistribusikan ke semua jaringan dan cairan tubuh serta cairan jaringan. .ekitar +#-+7> alkohol yang diabsorbsi dalam tubuh akan mengalami oksidasi dengan enzim, sedangkan &-"#>nya diekskresikan tanpa mengalami perubahan, baik melalui paru-paru maupun ginjal. .ebagian kecil akan dikeluarkan melalui keringat, air mata, empedu, cairan lambung, dan air ludah. Metabolisme alkohol terutama terjadi di dalam hati. 1ila diminum dalam dosis rendah, alkohol dipecah oleh enzim alkohol dehidrogenase menjadi asetaldehida 'hampir +-> etanol dalam tubuh akan teroksidasi menjadi asetaldehid dan asetat, sedangkan -> sisanya akan dieksresi bersama urin(. 8nzim ini membutuhkan seng '<n( sebagai katalisator. Asetaldehida kemudian diubah menjadi asetil KoA, lagi-lagi oleh enzim dehidrogenase. Kedua reaksi ini membutuhkan koenzim NAD. on ! "an# terbentuk diikat o$eh NAD dan membentuk NAD!. Aseti$ KoA kemudian memasuki sik$us asam trikarboksi$ik %&'A() "an# kemudian men#hasi$kan NAD!) *AD!2) dan +&, "an# di#unakan untuk membentuk adenosin tri-os-at %A&,() "aitu sen"a.a ener#i tin##i "an# ber/eran seba#ai 0adan#an ener#i "an# mobi$e di da$am se$. amun bila alkohol yang diminum banyak, enzim dehidrogenase tidak cukup untuk memetabolisme seluruh alkohol menjadi asetaldehida. .ebagai penggantinya hati menggunakan sistem enzim lain yang dinamakan "icrosomal #thanol $%idi&ng System '"#$S() Asetaldehida yang dihasilkan dari pemecahan alkohol oleh enzim dehidrogenase, manakala berinteraksi kembali dengan alkohol akan menghasilkan senyawa yang susunannya mendekati morfin, hingga bisa menyebabkan orang jadi kecanduan alkohol atau alkoholik. .elain lebih mendekatkan diri pada situasi mati

24

konyol, jika ternyata memiliki umur panjang, alkoholik cenderung terancam ruparupa penderitaan. Ancaman pertama yang akan menimpa yaitu menurunnya konsumsi zat makanan lain yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan, menyebabkan berbagai bentuk malnutrisi. )ni terjadi karena alkoholik umumnya kurang sensitif terhadap rasa lapar, gara-gara kebutuhan energinya telah dipasok alkohol. 1erikut beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan metabolisme dan penyerapan alkohol oleh tubuh manusia, antara lain , 1. Jenis dan besar kadar alkohol yang diminum. Makin tinggi kadar alkohol yang diminum maka makin cepat dan banyak alkohol yang dapat diserap oleh tubuh manusia. ?enis minuman alkohol juga menentukan besar kadarnya. *) Jumlah alkohol yang diminum) Makin banyak alkohol yang diminum maka makin tinggi kadar alkohol yang dapat ditemukan dalam tubuh. +) !eadaan mukosa lambung dan usus) Adanya makanan dan jenis makanan tertentu dalam lambung saat mengkonsumsi alkohol dapat penyerapan. ?umlah alkohol yang dapat diserap tergantung pada seberapa cepat lambung mengkosongkan isinya. ?ika seseorang minum alkohol setelah makan 'makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak(, maka kecepatan alkohol yang dapat diserap tubuh menjadi tiga kali lebih lambat daripada saat lambung dan usus kosong. ,) Jumlah kandungan air dalam tubuh) .emakin besar tubuh manusia semakin banyak kandungan air di dalamnya karena hampir &K3 dari berat badan manusia terdiri dari air. Alkohol dapat bercampur dengan air sehingga kepekatan alkohol dalam darah berkurang. -. -erat badan manusia. @espon tubuh terhadap alkohol antara orang kurus dan gemuk adalah berbeda. $al ini disebabkan orang yang lebih kurus dan kecil mempunyai ;olume atau jumlah darah yang lebih sedikit dan organ hatinya juga lebih kecil. 0leh karena
25

itu, le;el alkohol dalam darah yang mengalir ke organ hati akan lebih besar dan mungkin akan lebih besar lagi saat darah mengalir meninggalkan organ tersebut. 5. Jenis kelamin. 1etabo$isme dan /en"era/an a$koho$ /ada .anita berbeda den#an /ria. 2anita mem/un"ai konsentrasi a$koho$ darah %3A'( $ebih tin##i sete$ah men#konsumsi minuman bera$koho$ "an# sama ban"akn"a den#an "an# dikonsumsi o$eh seoran# /ria. Kemam/uan a$koho$ da$am tubuh .anita untuk memetabo$isme enzim AD! da$am /erut $ebih $emah dari/ada /ria. 4e$ain itu) .anita memi$iki kemun#kinan "an# $ebih besar untuk ter5adin"a /en"akit hati) kerusakan otot 5antun# dan kerusakan otak. 2anita 5u#a memi$iki kandun#an air da$am tubuh $ebih sedikit dari /ria) sehin##a konsentrasi a$koho$ da$am darah $ebih besar 5ika minum den#an 5um$ah "an# sama dan berat badan 5u#a sama den#an seoran# /ria. .) !ebiasaan minum) Minuman beralkohol adalah sumber utama energi-misalnya, enam pint bir berisi sekitar -## kkal dan setengah liter wiski berisi "5-# kkal. Kebutuhan energi sehari-hari bagi seorang pria sedang aktif adalah 3.### kkal dan untuk wanita &&## kkal, setengah botol wiski adalah setara dalam hal molar sampai -## g aspirin atau ",& kg tetrasiklin. 1ila seseorang terbiasa minum alkohol maka makin cepat pula penyerapan oleh tubuhnya. Ketika kadar a$koho$ di da$am darah men0a/ai 0)0506) e-ek de/resan dari a$koho$ mu$ai beker5a) sementara /ada kadar a$koho$ 0)16) s"ara-7 s"ara- motorik mu$ai ter/en#aruh. 3er5a$an) /en##erakan tan#an dan berbi0ara mu$ai sedikit ada nam/ak /erbedaan. Di bebera/a ne#ara ba#ian di Amerika 4erikat) kadar 8mabuk9 dide-inisikan seba#ai kadar a$koho$ "an# men0a/ai 0)16 di da$am darah. Da$am undan#7undan# men#enai keamanan
26

berkendaraan di 5a$an ra"a di bebera/a ne#ara ba#ian di A4) keadaan mabuk bahkan dide-inisikan $ebih rendah $a#i) "aitu sekitar 0)056 kadar a$koho$ da$am darah. ,ada kadar a$koho$ 0)26 da$am darah) s"ara- motorik seseoran# benar7benar 8ter$um/uhkan9 dan keadaan emosi oran# tersebut mu$ai ter#an##u. 1arah7marah) merasa 5a#oan) dan bi0ara $a"akn"a seoran# "an# sok berani) biasan"a mu$ai ter$ihat a/a$a#i 5ika ada oran# "an# tidak mabuk "an# men#atakan bah.a ia mabuk. 4edan#kan da$am kadar 0)36) si /emabuk benar7benar da$am keadaan ka0au dan bisa ko$a/s atau 5ika$au ia menda/atkan stimu$us dari $uar ia akan san#at su$it bereaksi den#an baik. :antas den#an kadar a$koho$ 0)4 hin##a 0)56 da$am darah) oran# akan berada da$am keadaan koma) dan bebera/a ba#ian di otak "an# men#atur detakan 5antun# dan /erna-asan akan san#at ter#an##u sehin##a da/at menimbu$kan kematian. 2.3.& (armak)% nam k
1. /engaruh terhadap hepar 'hati(

$ydrogen yang dihasilkan dari metabolism alkohol dapat mengubah keadaan redoks, dimana pada penggunaan alkohol yang lama dapat mengecil. /erubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolism lemak dan karbohidrat, kemungkinan menyebabkan bertambahnya jaringan kolagend dan dalam keadaan tertentu dapat menghambat sintesis protein. /erubahan redoks mengakibatkan perubahan pri;urat menjadi laktat yang akan menyebabkan terjadinya hiperlaktasidemia. 1ila sebelumnya sudah terdapat kadar laktat yang tinggi karena sebab lain, bisa terjadi asidosis laktat 'misalnya, pada pasien 2M(. meningkatnya laktat dalam darah mengurangi ekskresi asam urat dalam air seni sehingga terjadi hiperurikemia. .erangan kejang pada delirium tremes disebabkan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. /ara penderita piral 'gout(, alkohol dapat meningkatkan produksi asam urat sehingga kadarnya dalam darah semakin meningkat. Meningkatnya rasio
27

A2$K A2 akan meningkatkan konsentrasi alfa gliserofosfat yang akan berakibat terjadinya akumulasi trigliserida dengan menangkap asam lemak dalam hati. 0ksidasi alkohol dalam hepar dapat menyebabkan berkurangnya oksidasi lemak dan meningkatnya lipogenesis dalam hepar. /enggunaan alkohol yang lama juga akan menimbulkan perubahan mitokondria yang juga akan mengurangi kapasitas untuk oksidasi lemak. Alkohol juga dapat menyebabkan terjadi hipoglikemia dan ketiasidosis serta menghambat sintesis protein. Alkohol juga menyebabkan regenerasi hepar karena ada putrescine juga menyebabkan penyakit hati cukup berat seperti sisrosis hati.
2. /engaruh terhadap /ankreas

/enggunaan alkohol secara akut maupun kronis dapat menimbulkan perubahan pada struktur dan fungsi pankreas, seperti perubahan pada membrane sel, meningkatkan fluiditas sel dan mengubah permeabilitas terhadap ion, asam amino dan senyawa lain yang penting untuk metabolism sel. Melalui mekanisme neurohormonal, alkohol mengubah sekresi kelenjar eksokrin pankreas. Alkohol dapat menyebabkan nekrosis akut, edema akut, pankreatitis akut maupun kronis, pankreatitis tanpa gejala, mungkin melalui akti;asi zymogen yang tidak memadai.
3. /engaruh terhadap saluran cerna

Alkohol secara akut memngaruhi motilitas esophagus, memperburuk refluks esophagus sehingga dapat terjadi pneumonia karena aspirasi. /enggunaan alcohol merupakan predisposisi terjadinya sindrom barret dan kanker esophagus. .ejauh ini tidak ada bukti bahwa alcohol memengaruhi sekresi asam lambung, tetapi alcohol jelas merusak selaput lendir lambung sehingga dapat terjadi gastritis dan perdarahan lambung. :idak ada bukti bahwa alkohol dapat menyebabkan ulkus peptikum. Alkohol secara akut maupun kronis mengubah morfologi dan struktur intraseluler saluran cerna sehingga memperburuk fungsi usus halus untuk menyerap sari makanan dengan akibat terjadinya kondisi kurang gizi. /erubahan intraseluler itu juga dapat menyebabkan diare. Alkohol mempunyai kaitan dengan insidensi kanker sepanjang saluran cerna
28

4. /engaruh terhadap otot

Miopatia alkoholika akut adalah suatu sindrom nekrosis otot secara tiba-tiba pada seseorang yang secara terus menerus minum alkohol, ditandai dengan adanya rasa nyeri pada otot, miogloburia dan meningkatnya serum kreatinkinase. Miopatia alkoholika kronis ditandai dengan adanya kelemahan otot proksimal dan atrofi otot, miopatia alkoholika ini mungkin disebabkan oleh ganggian keseimbangan elektrolit, yaitu turunnya kadar kalium dan fosfat dalam darah serta defisiensi magnesium.
5. /engaruh terhadap darah

Alkohol secara langsung merusak sumsum tulang, terutama precursor eritrosit dan prekusor leukosit sehingga terjadi anemia dan leukopenia. /ada penggunaan alkohol yang kronis, anemia disebabkan kurang gizi dan anemia haemolitik yang terjadi akibat kerusakan hepar. Alcohol secara langsung juga menghambat pembentukan trombosit serta mempengaruhi fungsi trombosit serta memengaruhi fungsi trombosit sehingga memperpanjang waktu perdarahan. $al ini bertambah berat bila terdapat defisiensi asam folat. .plenomegaly pada penggunaan alkohol yang kronis, defisiensi ;itamin K dan defisiensi faktor koagulasi terjadi akibat sirosis hepatis bukan semata-mata alkohol itu sendiri.
6. /engaruh terhadap system kardio;askuler

Jantung /enggunaan alkohol secara akut dapat menimbulkan perubahan mekanis dan perubahan elektofisiologis jantung . /ada orang yang bukan pengguna alcohol kronis dan mempunyai jantung yang berfungsi normal, pengaruh alkohol tidak cukup berat sehingga secara klinis tidak terdeteksi. Akan tetapi, pada pasien dengan berbagai penyakit jantung atau pada pengguna alkohol kronis dengan kelainan jantung subklinis, alkohol secara akut dapat menimbulkan efek yang bermakna secara klinis, penggunaan alkohol kronis dalam jumlah cukup banyak dapat menimbulkan
29

kardiomipatia alkohol. Alkohol meningkatkan glikoprotein miokardium dan fibrosis peri;ascular pada arteria kronaria yang dapat menginduksi terjadinya infark jantung. .ebaliknya, penggunaan alkohol dalam jumlah sedikit, secara habitual dapat mengurangi risiko menderita infark jantung dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung coroner, hal tersebut dapat dijelaskan karena alkohol meningkatkan $2F dan meningkatkan akti;itas fibrinotik. .elain itu, mengonsumsi alkohol secara terus menerus selama beberapa waktu juga akan menimbulkan holigay heart atau gangguan irama jantung dan akan hilang setelah berhenti mengkonsumsi. Akan tetapi, aritmia yang berat dapat menyebabkan kematian. /ipertensi 2ari hasil peneltian alkohol menjadi penyebab kasus hipertensi re;ersible sebanyak ->. /engurangan asupan alkohol nampaknya efektif dalam penurunan tekanan darah khususnya bagi penderita hipertensi.
7. Alkohol dan kanker

Minum alkohol dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan risiko menderita kanker tertentu. Alkohol sebenarnya bukan suatu zat karsinogenik, tetapi mungkin hanya sebagai tumor promoter atau suatu iritanK stimulus kronis yang mendorong terjadinya perkembangan sel kanker dari sel prakanker.
8. Alkohol dan imunitas

/eminum alkohol biasanya cenderung memiliki risiko yang besar untuk terinfeksi karena daya tahan tubuh atau imunitasnya berkurang yang dapat sebabkan karena alkohol menghambat akti;itas imunitas humoral dan munitas seluler.
9. /engaruh terhadap system pernapasan

30

/eradangan pada selaput lendir saluran napas bagian atas disebabkan oleh efek langsung uap alkohol sehingga terjadi bronkitis. *alaupun demikian, harus diingat bahwa pada umumnya peminum alkohol yang berat biasanya juga perokok berat sehingga bronkitis dapat juga disebabkan oleh iritasi asap rokok. Alkohol juga mengganggu refleks glottis sehingga mudah terjadi aspirasi pneumonia dan abses paru. )ntoksikaso alkohol sering menimbulkan apnea pada waktu tidur, lebih-lebih bila dicampur dengan sedati;e atau hipnotik. /ada pasien dengan sirosis hepatis dalam aprynya sering terbentuk shunt prakapiler dengan akibat terjadi hipoksemia. /ada pankreatitis akuta alkoholika, sering terjadi edema pulmoner karena permeabilitas kapiler pada paru terhadap cairan dan protein meningkat akibat kerusakan andotel yang disebakan sirkulasi enzim pancreas.
10. /engaruh terhadap keseimbangan asam dan basa

Alkohol dapat menekan pernapasan sehingga menimbulkan asidosis respiratori. /ada putus alkohol, pasien mengalami hiper;entilasi sehingga terjadi alkalosis respiratori. 8mesis pada putus alkohol dapat menyebabkan terjadinya alkalosis metabolik dan hyperkalemia.
11. .ystem saraf pusat

.araf pusat sangat dipengaruhi pada konsumsi alkohol akut. Alkohol dapat menyebabkan sedasi dan menghilangkan kecemasan serta pada kadar yang lebih tinggi dapat menyebabkan ngoceh tidak keruan, ataksia, kemampuan menyatakan pendapat terganggu, tingkah laku tidak terkontrol merupakan suatu keadaan yang biasanya disebut intoksikasi atau mabuk. 9ejala ../ akan menonjol bila kadar alkohol dalam darah meningkat karena toleransi obat terhadap efek alkohol muncul setelah beberapa jam meminum alkohol.
31

=ntuk peminum kronis dibutuhkan keadaan yang lebih tinggi untuk menimbulkan efek ../ tersebut. Alkohol seperti obat hipnotik sedati;e lainnya yaitu sebagai penekan ../. Kadar alcohol yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan koma, depresi napas, dan kematian 8tanol dapat mempengaruhi banyak protein yang berperan dalam jalur penyampai sinyal, termasuk neurotransmitter. 1anyak perhatian terpusat dalam efek alkohol mengenai neurotransmitter oleh glutamate dan 9A1A yang merupakan neurotransmitter eksitatori dan inhibitor utama pada ../. !ontohnya saja, etanol dapat mempengaruhi glutamate kemudian tidak bisa membuka kanal kation yang berhubungan dengan reseptor M2A yang berperan dalam aspek kognitif. Konsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama menyebabkan neurotoksisitas yaitu terjadinya defisit neurologik. Kelainan dari neurologi seperti cedera saraf perifer simetris menyeluruh, yang biasanya ditandai dengan parestesia bagian distal tangan dan kaki. Alkohol juga memnyebabkan gangguan berjalan dan ataksia karena adanya degenerati;e dalam ../ serta gangguan demensia dan kadang-kadang penyakit demielinisasi. .indrom *ernicke-Korsakoff jarang terjadi, biasanya ditandai dengan adanya kelumpuhan otot-otot mata eksternal, ataksia dan delirium yang dapat memburuk sehingga berujung dengan kematian. *alaupun demikian juga memberikan dampak toleransi dan ketergantungan toleransi disebabkan oleh upregulation suatu jalur yang diinduksi oleh etanol sebagai respon terhadap adanya etanol yang berkesinambungan. .edangkan ketergantungan yang disebabkan oleh akti;itas berkelebihan dari jalur yang sama tersebut setelah efek etanol menghilang dan sebelum system mempunyai waktu untuk kembali ke keadaan normal yang bebas etanol.
12. /engaruh terhadap janin

32

1ila seorang ibu hamil mengkonsumsi alkohol, biasanya akan

berdampak

buruk bagi janin. Adapun kelainan-kelainan yang terjadi adalah intrauterine growth retadartion, mikrosefali, koordinasi kurang, bagian tengah wajah berkembangnya kurang, anomaly pada sendi-sendi kecil, jantung kongenital dan retardasi mental. 2.3.' Int)ks kas %an 45er%)s s /ada intoksikasi ditandai dengan bicara kacau, sempoyongan, korang koordinasi, dan gangguan perhatian, konsentrasi, memori dan penilaian.beberapa indi;idu menjadi agresif atau menampilkan prilaku seksual yang tidak tepat ketika terintoksikasi. Keadaan o;erdosis atau kelebihan alkohol dalam waktu yang singkat dapat menyebabkan muntah, tidak sadar dan depresi pernapasan. Kombinasi ini dapat menyebabkan pneumonia aspirasi atau obstruksi paru. $ipotensi akibat alkohol dapat menyebabkan syok kardio;askuler dan kematian. :erapi o;erdosis alkohol sama dengan terapi untuk depresan system saraf pusat, bilas lambung atau dialysis untuk mengeluarkan obat dan bantuan fungsi pernapasan dan kardio;askuler di unit perawatan intensif . 2.3.* Putus 3at Alk)h)l 9ejala putus zat biasanya dimulai L"& jam setelah berhenti atau mengurangi asupan alcohol secara nyata. 9ejalanya mencakup tremor kasar pada tangan, berkeringat, peningkatan tekanan darah dan denyut nadi, insomnia, ansietas dan mual atau muntah. /utus zat yang berat atau tidak bisa ditanganin dapat berkembang menjadi halusinasi sementara, kejang atau delirium, yang disebut delirium tremens. /utus alcohol biasanya memuncak pada hari kedua dan berakhir di hari ke lima. Akan tetapi hal ini dapat ber;ariassi dan dapat berlangsung "-& minggu. 2.3.- Penatalaksanaan "era0unan Alk)h)l Akut

33

:ujuan paling penting dalam penanngan keracunan alkohol akut adalah mencegah depresi napas yang berat dan aspirasi muntahan. /erubahan metabolik mungkin memerlukan pengobatan hipoglikemia dan ketosis dengan pemberian glukosa. 0umin diberikan untuk perlindungan terhadap sindrom *ernicke-Korsakoff. /asien pecandu alkohol yang mengalami dehidrasi dan muntah harus mendapatkan larutan elektrolit. 1ila muntahnya hebat, diberi kalium dalam jumlah yang besar selama fungsi ginjal normal. Cang sangat penting adalah mengetahui penurunan kadar fosfat serum yang mungkin diperberat dengan pemberian glukosa. 2.3.. Penatalaksanan +a%a ! n%r)m Putus Alk)h)l :ujuan utama pengobatan dalam masa putus alkohol ini adalah mencegah kejang, delirium, dan aritmia. /erbaikan keseimbangan kalium, magnesium dan fosfat harus secepatnya dicapai bila fungsi ginjal masih normal. /emeberian tiamun dimulai untuk semua kasus. )ndo;idu dengan gejala putus alcohol ringan tidak memerlukan bantuan obat-obat lain. 0bat-obat khusus untuk detoksifikasi pada kasus berat melihatkan dua prinsip dasar, yaitu menggantikan alcohol dengan hipnotof sedati;e dengan masa kerja panjang dan kemudian secara bertahap mengurangi dosisnya 'benzodiazepine lebih dianjurkan(. Atau bila klien mengidap penyakit hati lebih dianjurkan untuk mengkonsumso hipnotif sedati;e jangka pendek. 2.3./ Peng)$atan Pengguna Alk)h)l .etelah detoksifikasi, terapi psikososial baik pada pasien dirawat intensif dirumah sakit atau pasien rawat jalan, program rehabilitasi tersedia sebagai pengobatan utama ketergantungan alkohol. 1iasanya bila gangguan seperti depresi dan kecemasan tidak diobati dengan segera pada alkoholisme maka akan menyebabkan kecenderungan seorang alkoholik yang telah didetoksifikasi kambuh kembali. Adapun pengobatannya dengan tiga obat yakni disulfiram, naltrexone, dan acamprosate yang telah disetujui 42A.

34

". 2isulfiram 2isulfiram menyebabkan rasa tidak enak yang sangat pada pasien yang mengonsumsi minuman beralkohol. 2isulfiram bekerja dengan cara menghambat aldehid dehydrogenase. 2isulfiram diabsorpsi secara cepat dan sempurna dari saluran cerna, tetapi dibutuhkan waktu "& jam untuk menimbulkan efek totalnya. 2isulfiram tidak boleh digunakan bersamaan sengan obat yang mengandung alcohol. 2isulfiram juga menyebabkan sedikit peningkatan nilai pada pemeriksaan fungsi hati. Karena keadaan dalam terapi disulfiram rendah dan bukti dari uji klinis untuk keefektifannya lemah, disulfiram sudah lama tidak digunakan lagi. &. altrexone .uatu antagonis opioid oral yang mempunyai masa kerja relati;e panjang, telah diperlihatkan dalam sejumlah percobaan dengan menggunakan placebo sebagai control dalam waktu yang singkat '"& minggu( dapat mengurangi keinginan kuat untuk mengkonsumsi alkohol dan kecepatan kekambuhan minum-minuman keras atau ketergantungan alkohol tetapi tidak bisa mendukung pengobatan dalam jangka waktu lama '5-"& bulan(. 0bat ini digunakan sekali sehari dalam dosis -# mg, tetapi hindari penggunaan bersamaan dengan disulfiram karena kedua obat tersebut merupakan hepatotoksin yang potensial. 2an juga pemberian obat ini, si klien harus bebas dari opioid. 3. Acamprosate Aksi khusunya yang terbaik adalah sebagai antagonis reseptor M2A lemah

dan acti;ator reseptor 9A1A. /ada uji klinis, acamprosate mengurangi kecepatan kekambuhan jangka pendek dan jangka panjang 'lebih dari 5 bulan( jika dikombinasi dengan psikoterapi.

35

Acamprosate diberikan "-& tablet salut eneterik 333mg tiga kali sehari. 8fek samping yang paling sering adalah keluhan gastrointestinal dan ruam. Kontraindikasi dengan pasien gangguan ginjal berat.

BAB III PENUTUP 3.1 "es m+ulan Kafein adalah stimulan yang artinya mempercepat akti;itas fisiologis. Kafein banyak di dalam kopi yang mana kafein tersebut dikenal sebagai trimethylxantine dengan rumus !7$"#
%

0& dan termasuk jenis alkaloida. Kafein dijumpai pada banyak

spesies tumbuhan, di mana ia berperan sebagai pestisida alami 1eberapa sumber kafein yang banyak ditemui disekitar kita yaitu Kopi, :eh, !oklat, pohon kopi, guarana berry, kacang kola, kakao, yerba mate. Ada beberapa hipotesis yang mencoba menjelaskan mekanisme kerja kafein. Cang paling penting adalah, kafein menyekat reseptor adenosin, kafein menghambat enzim fosfoodiesterase, kafein menginduksi translokasi kalsium intraselular. Kafein mempunyai efek relaksasi otot polos, terutama otot polos bronchus, merangsang susunan saraf pusat, otot jantung, dan meningkatkan dieresis.

36

ikotin adalah zat yang berasal dari tembakau dan kebanyakan orang memperoleh nikotin dari merokok. 1egitu memasuki otak, nikotin berpengaruh baik terhadap sistem saraf pusat maupun terhadap sistem saraf tepi. ikotin dapat menimbulkan efek jangka pendek yang relatif ringan dan maslahmasalah lainnya seperti kanker. :erapi intoksikasi nikotin adalah simtomatik. Alkohol merupakan suatu depresan system saraf pusat yang secara cepat di absorpsi ke dalam aliran darah. Alkohol yang masuk dalam tubuh akan mengalami serangkaian proses biokimia. Metabolisme alkohol dalam tubuh melibatkan 3 jalur , ?alur .itosolKFintasan Alkohol 2ehidrogenase, ?alur /eroksisomK.istem Katalase, ?alur Mikrosom) Ada beberapa efek yang ditimbulkan alkohol , pengaruh pada hati, pengaruh pada pankreas, pengaruh pada saluran cerna, pengaruh pada otot, pengaruh pada darah, pengaruh terhadap sistem kardio;askuler, pemicu kanker, pengaruh terhadap imunitas, pengaruh terhadap sistem pernapasan, pengaruh terhadap keseimbangan asam dan basa, pengaruh terhadap sistem saraf pusat, pengaruh terhadap janin. /engobatan pengguna alkohol dengan menggunakan mentiga obat yakni disulfiram, naltrexone, dan acamprosate yang telah disetujui 42A. 3.2 !aran .aran yang membangun sangat kami perlukan dari para pembaca demi kelancaran dan perbaikan dalam pembuatan makalah yang berikutnya.

37