Anda di halaman 1dari 3

2. a. Mengajukan pertanyaan berdasarkan permasalahan atau isu yang ada di masyarakat untuk merumuskan masalah. b.

Melakukan rancangan penelitian dengan persiapan lokasi, alat, bahan, dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menunjang pengamatan tersebut. Juga disertakan beberapa variabel yang relevan. c. Pengumpulan data dari masalah yang timbul, yang terkait dengan perumusan masalah yang sudah dibatasi tadi. d. Mengajukan hipotesis atau dugaan berdasarkan data yang diperoleh dari pengamatan sehingga dapat disusun suatu dugaan sementara atau hipotesis. e. Menguji hipotesis dengan mengadakan serangkaian percobaan. f. Menguji kesimpulan dengan percobaan ulang. Untuk meyakinkan kebenaran hipotesis atau dugaan kita benar, maka harus dilakukan percobaan ulang dengan berbagai kondisi yang berbeda. 3.Bakteri Heterotrof akteri heterotrof adalah bakteri yang hidup dengan memperoleh makanan berupa !at organik dari lingkungannya karena tidak dapt menyusun sendiri !at organic yang dibutuhkannya. "at!at organic diperoleh dari sisa organism lain, sampah, atau !at-!at yang terdapat di dalam tubuh organisme lain. akteri mendapatkan yang !at

organic dari sampah, kotoran, bangkai, dan juga biasanya# sebagai saprofit. menguraikan hydrogen, energi, dan mineral-mineral. makanan disebut bakteri akteri ini !at-!at

organic yang terkandung di dalam makanan menjadi !at-!at anorganik yaitu karbondioksida, akteri ini berfungsi sebagai pengurai dan penyedia nutrisi bagi tumbuhan. Penting untuk pengomposan, namun merugikan jika terdapat pada makanan karena menyebabkan makanan menjadi busuk. $ambar disamping adalah bakteri %scherichia coli yang terdapat di dalam usus manusia juga hidup secara saprofit. &anpa bakteri ini, kita akan sulit buang air. akteri heterotrof lain adalah bakteri parasit, baik parasit pada he'an, tumbuhan, maupun manusia. (ebutuhan !at organic diperoleh dari inangnya. akteri ini dapat menyebabkan sakit sehingga disebut pathogen. )ontoh bakteri yang hidup pada manusia adalah Clostridium tetani *penyebak penyakit tetanus+, Mycobacterium tuberculosis *penyebab & )+, dan Mycobacterium leprae *penyebab lepra+. 22. Bakteri Autotrof akteri ini dapat menyusun sendiri !at-!at organic dari !at-!at anorganik sehingga disebut

sebagai bakteri autotrof. Pengubahan !at anorganik menjadi !at organic dilakukan melalui dua cara, yaitu, a. Menggunakan energi cahaya %nergi cahaya digunakan untuk mengubah !at anorganik menjadi organic melaui proses fotosintesis. (arena itu bakteri dikenal sebagai bakteri yang hidup secara fotoautotrof, sehingga biasa disebut bakteri fotoautotrof. )ontoh bakteri ini adalah bakteri hijau dan bakteri ungu. akteri hijau mengandung pigmen hijau. Pigmen ini disebut bakterioklorofil. akteri ungu mengandung pigmen ungu, merah, atau kuning. Pigmen ini disebut bakteriopurpurin. b. Menggunakan energi kimia# %nergi kimia diperoleh ketika terjadi perombakan !at kimia dari molekul yang kompleks menjadi sederhana dengan melepaskan hydrogen. akteri jenis ini biasa disebut sebagai bakteri kemoautotrof. Misalnya, bakteri Nitrosomonas yang memecah -./ menjadi .-02, air dan energi. %nergi yang diperoleh digunakan untuk menyusun !at organic. )ontoh lainnya adalah Nitrobacter seperti gambar disamping ini.

4. Lima Ciri-ciri Umum Alga


Ciri-ciri Umum Alga .1lga yang populer dianggap tanaman karena mereka berfotosintesis dan bentuk yang lebih besar, seperti rumput laut, tidak bergerak, tapi ganggang secara ilmiah diklasifikasikan dalam kerajaan yang sama sekali berbeda. $anggang milik Protista, bukan he'an, tumbuhan atau kerajaan jamur dan memiliki karakteristik umum yang berbeda. 2stilah 1lga mencakup beberapa kelompok yang relatif tidak berhubungan protista dan lebih mengacu pada struktur organisme 3daripada klasifikasi taksonomi mereka.

#
)iri-ciri Umum 1lga Struktur sel Alga 4eperti semua eukariota, tetapi tidak seperti domain bakteri dan archaea, sel alga mengandung organel membran-terikat, termasuk inti berisi informasi genetik mereka. Mereka biasanya memiliki dinding sel selulosa. (ebanyakan alga adalah organisme uniseluler, dan ada kelompok multiseluler beberapa

seperti rumput laut dan spesies kolonial seperti filamen 5string6 ganggang. Mobilitas Alga (ebanyakan ganggang yang mengambang bebas dan hanyut bersama arus air. eberapa tumbuh secara bebas bertumpu pada permukaan batu, tanaman dan sedimen. eberapa kelompok seperti ganggang hijau memiliki mobilitas terbatas, menggunakan flagela *rambut tipis seperti pelengkap+ untuk berenang dalam area kecil. esar, alga multiseluler mempunyai spora melayang tetapi organisme de'asa tumbuh bertumpu pada batu dan benda diam lainnya. Makanan Alga iasanya, ganggang berfotosintesis, menghasilkan energi langsung dari radiasi matahari. .al ini membuat sebagian besar ganggang autotrophs, sebagai la'an hetereotrophs, yang mengkonsumsi organisme lain. -amun beberapa spesies alga ada yang mi7otrophs artinya melakukan keduanya, dan beberapa lagi terutama hetereotrophic. Lingkungan Alga (ebanyakan ganggang air, disesuaikan dengan habitat air ta'ar, payau atau air asin. eberapa spesies dapat tumbuh di habitat lahan yang sangat basah. epro!uksi Alga 1lga bereproduksi secara aseksual, dengan pembelahan sel, atau seksual, menghasilkan spora. eberapa spesies dapat melakukan keduanya. 4tudi tentang reproduksi seksual pada alga relatif baru, dengan para ilmu'an teratur membuat penemuan-penemuan baru. .al ini diketahui bah'a reproduksi seksual melibatkan proses yang berbeda dalam spesies alga yang berbeda. 8.Virus mendapatkan enzim dan bahan-bahan metabolisme dari sel yang ditumpanginya. Berbeda dengan sel, virus tidak mempunyai organela seperti ribosom, mitokondria, badan golgi, dan sebagainya. Karena itu virus tidak dapat menghasilkan energi sendiri dan mensintesis protein enzim. Jadi virus hanya dapat berkembang dan memperbanyak diri pada sel hidup yang aktif melakukan metabolisme. Oleh karena itu virus dikatakan bersifat parasit sejati. 9. Pseudopodia adalah kaki semu berupa protoplasma yang dimiliki oleh organisme dalam kelas :i!hopoda atau 4arcodina ;. Penyakit tidur atau 1frican trypanosomiasis adalah penyakit yg disebabkan oleh Proto!oa genus &rypanosoma dan ditularkan oleh lalat tsetse. Penyakit ini me'abah di berbagai negara 1frika dan saat ini diperkirakan antara 8<.<<<-;<.<<< penderita penyakit ini. $ejala a'al adalah demam, sakit kepala dan sakit di sendi, pembengkakan kelenjar limfa, anemia dan penyakit ginjal. Penderita kemudian mengalami perubahan siklus tidur di mana mereka merasa ngantuk di siang hari dan tidak dapat tidur di malam hari. ila tdk dira'at, penyakit ini dpt menyebabkan kerusakan sistem syaraf, koma dan kematian. 4elain gigitan lalat &setse, penyakit ini dpt ditularkan dari ibu ke anak atau le'at transfusi darah.