Anda di halaman 1dari 3

KTI PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS GRAJAGAN KECAMATAN PURWOHARJO BAB 1 PENDAHULUAN A.Latar Belakang Agar imunisasi dapat menjangkau semua lapisan masyarakat maka sasaran yang ditujukan ialah orang tua. Khususnya pada ibu atau calon ibu untuk diberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi bagi anak, menganjurkan agar ibu membawa anaknya ke Posyandu. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi yaitu faktor pendidikan (pengetahuan), usia, penyuluhan oleh bidan. Semua orang tua, tentu berkeinginan supaya anak-anaknya tetap sehat. Jangankan sakit berat, sakit ringanpun kalau mungkin jangan sampai diderita anaknya. Salah satu upaya agar anak-anak jangan sampai menderita suatu penyakit adalah dengan jalan memberi imunisasi. Pada saat ini imunisasi sendiri sudah berkembang cukup pesat ini terbukti dengan menurunya angka kesakitan dan angka kematian bayi. Angka kesakitan bayi menurun 10% dari angka sebelumnya, sedangkan angka kematian bayi menurun 5% dari angka sebelumnya menjadi 1,7 juta kematian setiap tahunnya di Indonesia. ( Depkes RI/2009 ) Untuk kabupaten Banyuwangi sendiri pada tahun 2008 kasus kematian bayi yang disebabkan karena tidak imunsasi adalah 0% dan jumlah cakupan BCG adalah 90%, DPT I dan

DPT II adalah 90%, DPT III adalah 80%, Hepatitis B adalah 90%, Polio adalah 95%, dan Campak adalah 90%. Keberhasilan imunisasi ini dikarenakan sudah tersebarnya posyandu dan tenaga kesehatan. Selain itu peran dari orang tua khususmya ibu-ibu sangat mendukung pelaksanaan imunisasi. Pada hakekatnya masalah imunisasi tidak luput dari perhitungan untung rugi. Dengan imunisasi anak pasti dapat mencapai keuntungan bukan kerugian. Keuntungan pada imunisasi tidak terlihat dalam bentuk materi.Mungkin pula secara langsung dirasakan. Anak yang tidak mendapat imunisasi mempunyai resiko tinggi terjangkit penyakit infeksidan menular. Penyakit ini mungkin menyebabkan ia cacat seumur hidup, gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak bahkan dapat berakhir dengan kematian. Di Puskesmas Grajagan Kecamatan Purwoharjo balita yang mendapatkan imunisasil lengkap sesuai dengan status Universal Child Immunitation (UCI) yang ditetapkan oleh WHO, Yaitu sesuai dengan cakupan BCG minimal 90%, DPT I dan DPT II minimal 90%, DPT III minimal 80%, Hepatitis B minimal 90%, Polio minimal 95%, dan Campak minimal 90%. Padahal, umumnya sebagian besar ibu-ibu masih merasa takut dan enggan membawa anaknya untuk imunisasi ke Posyandu karena alassan bayinya menjadi sakit setelah pemberian imunisasi. Dari beberapa keterangan diatas maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian yang berjudul Pengetahuan Ibu Balita Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Puskesmas Grajagan Kecamatan Purwoharjo . B.Pembatasan dan Perumusan Masalah Dari beberapa faktor yang mempengaruhi pengetahuan maka peneliti membatasi pada tingkat tahu tentang imunisasi dasar lengkap pada bayi.

Berdasarkan uraian diatas maka dapat dirumuskan permasalah sebagai berikut: Bagaimana Pengetahuan Ibu Balita Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Puskesmas Grajagan Kecamatan Purwoharjo? C.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui bagaimana Pengetahuan Ibu Balita Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Peskesmas Grajagan Kecamatan Purwoharjo. D.Manfaat Penelitian a. Manfaat teoritis Dapat memperkaya konsep/ teori yang menyokong perkembangan ilmu pengetahuan kebidanan khususnya yang terkait dengan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap pada bayi. b. Manfaat praktis Dapat memberikan masukkan yang berarti bagi ibu dalam meningkatkan pengetahuan tentang imunisasi dasar lengkap pada bayi khususnya melalui perspektif motivasi. c. Manfaat bagi peneliti Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dalam membuat karya tulis ilmiah (KTI)