Anda di halaman 1dari 40

Deklarasi Helsinki

Kelompok 5

Anggota Kelompok :
1. Dinni Yuniarti 1120126 1120!"2 2. Dwi Martha Sept

!. #ko Set o $ah u%i 1120026 &. 'erawin%a Desna 1120!"& 5. (ia )ah a * 112012+ 6. (oll Srinita 112012! ". Meisi Hawila 112026" ,. -osiana Har%ianti1120120 +. $i% anata. */ 1120!6!

D#K(A-AS0 H#(S0*K011
Merupakan rekom2inasi oleh $MA tahun 1+6& setelah a%an a 33 *um2erg. Mengan%ung larangan terha%ap per4o2aan me%is manusia ang se%ang sekarat. 5er%apat prinsip6prinsip etis 2agi praktek Diper2aharui 7 + kali 81+6&9 1+"59 1+,59 1+,+9 1++69 20009 200!9 200&9 200,:

SEJARAH DEKLARASI HELSINKI

A. Malpraktek Dokter dalam Lintasan Sejarah


;ika %okter melakukan pem2e%ahan kepa%a pasienn a %engan pisau 2e%ah %an pasienn a meninggal %unia atau mem2e%ah tumor %engan pisau 2e%ah. tetapi terkena mata %ari pasienn a. maka se2agai hukumann a. tangan %okter terse2ut harus %ipotong 8ketentuan %alam kita2 un%ang6un%ang Hammura2i. %i2uat pa%a tahun 1",0 SM:.

1. Peran Ahli Kedokteran Klasik dalam H k m Kedokteran


Dapat %ikatakan 2ahwa se<arah tentang malpraktek %okter sama tuan a %engan se<arah tentang pro=esi ke%okteran itu sen%iri. sementara pro=esi ke%okteran merupakan salah satu pro=esi ang tertua 2ersama %engan pro=esi pela4ur. %ukun. hakim>a%?okat. Karena itu. ti%ak mengherankan <ika ketentuan malpraktek ke%okteran su%ah ter%apat %alam kita2 un%ang6un%ang tertua ang pernah %i%apati %alam se<arah. aitu ko%e Hamura2i 8%i2uat sekitar tahun 1",0 SM:.

!. Peristi"a Horor di N rem#er$ % Kasi s Malpraktek Dokter &er#esar Sepanjan$ Sejarah Se2agian aki2at %ari a%an a perang Dunia Ke%ua ang ti%ak mengin%ahlan kesehatan 2ahkan n awa manusia. maka kemu%ian mun4ullah suara ang mengan<urkan untuk menata kem2ali hak %an kewa<i2an %okter %an pasienn a. Dan kemu%ian lahirlah 5he *umrem2erg )o%e o= #thi4s in Me%i4al -esear4h

Ketentuan *urem2erg ini lahir %ilatar2elakangi oleh peristiwa horror. ang merupakan pen iksaan ang luar 2iasa ke<amn a ang %ilakukan oleh %okter6%okter *a@i 8;erman: terha%ap tawanan *a@i. ang umumn a ter%iri %ari orang6orang ahu%i %i kamp6kamp tawanan %engan %alih untuk penelitian ke%okteran. 0nilah penelitian ke%okteran ang 2ero2<ekkan manusia 8umumn a orang6 orang Yahu%i: %an malpraktek %okter ang paling ke<am %an 2ia%a2 ang pernah ter4atat %alam se<arah ke%okteran. %imana manusia se2agai o2<ek penelitian %iperlakukan ti%ak u2ahn a seperti 2en%a mati sa<a.

Ke<a%ian sa%is oleh para %okter *a@i terse2ut %ilakukan %i ;erman. tepatn a %i kamp6kamp tawanan %i Kota Da4hau. Aus4hwit@. Sa4hsenhausen. %an Au4henwal%. Karena itu. ti%ak heran <ika terha%ap para %okter *a@i terse2ut oleh 2an ak kalangan %i<uluki se2agai Bmanusia setan terkutukC 8e?il men: B*a@i terkutukC 8*a@i e?il:. Akan tetapi. 2agi para %okter *a@i terse2ut alas an %ilakukan sangat praktis. akni %aripa%a %ilakukan per4o2aan ke%okteran terha%ap tikus atau kelin4i ang memiliki susunan <aringan tu2uh ang ti%ak persis sama %engan manusia.

mengapa ti%ak %ilakukan langsung terha%ap manusia ang ti%ak 2er%a a %i kamp6kamp tawanan *a@i terse2ut. Aukankah penelitian langsung terha%ap manusia akan men%apatkan hasil ang sangat terukur. toh manusia %alam tawanan terse2ut menurut mereka su%ah ti%ak pun a arti apa6apa. ang tanpa penelitian pun 4epat atau lam2at mereka <uga akan mati tersiksa se2agai tawanan *a@i.

Maka seluruh per4o2aan atau penelitian terse2ut %apat %igolongkan ke %alam 2 kategori se2agai 2erikut :

1. Der4o2aan ang 2ermoti= rasial

2. Der4o2aan untuk kepentingan militer.

Per'o#aan (an$ #ermoti) rasial


Der4o2aan Erang Kem2ar Dengumpulan 5engkorak Manusia Der4o2aan Sterilisasi Der4o2aan 0nseminasi Auatan

Per'o#aan

nt k kepentin$an militer

#ksperimen air laut #ksperimen Sul=anilamine #ksperimen tu2er4ulosis #ksperimen 2eren%am %i air 2eku #ksperimen u%ara %i ketinggian #ksperimen %engan ra4un #ksperimen %engan luka %an %arah #ksperimen %engan transplantasi

ISI DEKLARASI HELSINKI


Deklarasi Helsinki : 200, 8re?isi Keenam F )urrent: Dia%opsi oleh Ma<elis 3mum ke61, $MA. Helsinki. 'inlan%ia. <uni 1+6& Dan %iu2ah oleh : 2+th $MA Ma<elis 3mum. 5ok o. ;epang. Ekto2er 1+"5 !5 $MA Ma<elis 3mum. Geni4e. 0talia. Ekto2er 1+,! &1 $MA Ma<elis 3mum. Hong Kong. Septem2er 1+,+ &,th $MA Ma<elis 3mum. Somerset $est. A=rika Selatan. Ekto2er 1++6

52 $MA Ma<elis 3mum. #%in2urgh. Skotlan%ia. Ekto2er 2000 5! $MA Ma<elis 3mum. $ashington. D). Amerika Serikat. Ekto2er 2002 8)atatan Klari=ikasi pa%a a at 2+ %itam2ahkan: 55th $MA Ma<elis 3mum. 5ok o. ;epang. Ekto2er 200& 8)atatan Klari=ikasi a at !0 %itam2ahkan: 5+th $MA Ma<elis 3mum. Seoul. Korea. Ekto2er 200,

$orl% Me%i4al Asso4iation 8$MA: telah mengem2angkan Deklarasi Helsinki se2agai pern ataan prinsip6 prinsip etika ang %igunakan untuk penelitian me%is ang meli2atkan su2 ek manusia. termasuk penelitian %alm mengi%enti=ikasi %ata %an materi pa%a manusia.

5u<uan utama %ari penelitian me%is ang meli2atkan su2 ek manusia a%alah untuk mengetahui pen e2a2. perkem2angan %an e=ek %ari pen akit serta meningkatkan pen4egahan. %iagnose %an terapi 8meto%e. prose%ur %an pengo2atan:. Aahkan inter?ensi ter2aik saat ini harus %ie?aluasi se4ara terus terus menerus melalui riset untuk keselamatan. e=ekti?itas. e=isiensi. aksesi2ilitas %an kualitas mereka.

Denelitian me%is harus tun%uk pa%a stan%ar etika ang mem2erikan rasa hormat untuk semua su2<ek manusia serta melin%ungi kesehatan %an hak6hak mereka. Ae2erapa penelitian mengenai su2 ek ini sangat rentan %an mem2utuhkan perlin%ungan khusus. 0ni termasuk orang6orang ang ti%ak 2isa mem2er atau menolak i@in untuk %iri mereka sen%iri %an mereka ang mungkin rentan terha%ap paksaan atau pengaruh ang ti%ak semestin a.

Seorang %okter harus mempertim2angkan etika. norma hokum %an peraturan serta stan%ar untuk penelitian ang meli2atkan su2 ek manusia %i *egara mereka sen%iri serta norma6norma %an stan%ar internasional. Aukan etika. hokum. %an tuntutan nasional atau internasional ang harus mengurangi atau menghilangkan salah satu perlin%ungan 2agi su2 ek penelitian ang %iatur %alam %eklarasi ini.

*. Prinsip +nt k Sem a Penelitian Medis


Hal ini merupakan tugas %ari %okter ang ikut 2erpartisipasi %alam penelitian me%is untuk melin%ungi kehi%upan . kesehatan. marta2at. integritas. hak. pri?asi. %an kerahasiaan in=ormasi pri2a%i %ari su2 ek penelitian. Denelitian me%is ang meli2atkan su2 ek manusia harus sesuai %engan prinsip6 prinsip ilmiah ang 2erlaku umum. %i%asarkan pa%a pengetahuan ang men%alam tentang literature ilmiah. sum2er in=ormasi lain ang rele?an. %an la2oratorium ang mema%ai %an. sesuai. per4o2aan hewan. Kese<ahteraan hewan ang %igunakan untuk penelitian harus %i<aga

-an4angan %an kiner<a setiap penelitian ang meli2atkan su2 ek manusia harus %i<elaskan %engan 2enar %alam protokol penelitian. Drotokol harus 2erisi pern ataan %ari pertim2angan etika ang terli2at %an harus menun<ukan 2agaimana prinsip6prinsip %alam Deklarasi ini telah %itangani. Drotokol harus men4akup in=ormasi tentang %ana. sponsor. a=iliasi kelem2agaan. potensi kon=lik lain ang menarik. insenti= untuk su2 ek %an ketentuan untuk mengo2ati %an atau mem2erikan kompensasi kepa%a su2 ek ang %irugikan se2agai aki2at %ari partisipasi %alam penelitian. Drotokol terse2ut harus menggam2arkan penataan untuk akses pas4a6stu%i oleh su2 ek stu%i inter?ensi untuk %ii%enti=ikasi se2agai stu%i atau akses keperawatan ang tepat atau 2erman=aat.

Drotokol penelitian harus %ia<ukan untuk %i2eri pertim2angan. komentar. 2im2ingan %an persetu<uan kepa%a komite etika penelitian se2elum stu%i %imulai. Komite ini harus in%epen%en %ari peneliti. sponsor %an pengaruh lain ang ti%ak semestin a. Hal ini harus %ipertim2angkan hokum %an peraturan *egara atau *egara6negara %i mana penelitian terse2ut akan %ilakukan serta norma6norma %an stan%ar internasional tetapi ini ti%ak harus %iper2olehkan untuk mengurangi atau menghilangkan salah satu perlin%ungan 2agi su2 ek penelitian ang %itetapkan %alam Deklarasi ini. Komite harus memiliki hak untuk memantau stu%i 2erkelan<utan. Deneliti harus mem2erikan in=ormasi pemantauan kepa%a komite. khususn a in=ormasi tentang e=ek samping ang serius. Drotokol ti%ak %apat %iu2ah tanpa pertim2angan %an persetu<uan oleh panitia.

Setiap stu%i me%is ang meli2atkan su2 ek manusia harus %i%ahului %engan perkiraan %ari risiko %an 2e2an ang %ipre%iksi kepa%a in%i?i%u %an mas arakat ang terli2at %alam penelitian ang %i2an%ingkan %engan man=aat. kepa%a mereka %an kepa%a in%i?i%u lain atau mas arakat ang terkena %ampak ini. Setiap u<i klinis harus ter%a=tar %alam %ata2ase ang mu%ah %iakses pu2li4 se2elum perekrutan su2 ek pertama. Dokter ti%ak %apat 2erpartisipasi %alam stu%i penelitian ang meli2atkan su2 ek manusia ke4uali mereka akin 2ahwa risiko telah %inilai mema%ai %an %apat %ikelola %engan 2aik. Dokter harus segera menghentikan penelitian ketika %itemukan resiko ang le2ih 2esar %aripa%a man=aatn a atau ketika a%a 2ukti konklusi=.

Denelitian me%is ang meli2atkan su2 ek manusia han a %apat %ilakukan <ika %i%alamn a ter%apat tu<uan ang penting mele2ihi risiko %an 2e2an pa%a su2 ek penelitian. Ketika su2 ek penelitian potensial ang %ianggap ti%ak kompeten mampu mem2erikan persetu<uan keputusan tentang partisipasi %alam penelitian ini. %okter harus men4ari persetu<uan selain persetu<uan %ari wakil sah se4ara hokum. Der2e%aan pen%apat potensi su2 ek harus %ihormati.

H ,. PRINSIP &AM*AHAN +N&+K PENELI&IAN MEDIS -AN. DI.A*+N.KAN DEN.AN PERA/A&AN MEDIS
Dokter %apat mengga2ungkan penelitian me%is %engan perawatan me%is han a se2atas 2ahwa penelitian ini %i2enarkan oleh potensi pen4egahan. %iagnose atau terapi %an <ika %okter memiliki alasan kuat untuk per4a a 2ahwa partisipasi %alam penelitian ti%ak %apat mempengaruhi kesehatan pasien se2agai su2 ek penelitian. Man=aat. risiko. 2e2an %an e=ekti?itas %ari inter?ensi 2aru harus %iu<i terha%ap inter?ensi ter2aik ang telah ter2ukti saat ini. ke4uali %alam kea%aan 2erikut : Denggunaan pla4e2o. atau tanpa pengo2atan. %apat %iterima %alam stu%i %i mana ti%ak a%a inter?ensi ang telah ter2ukti saat ini a%a9 atau.

Dimana untuk alasan meto%ologis %an ilmiah terha%ap penggunaan pla4e2o a%alah suatu ke2utuhan untuk menentukan kee=ekti?itasan atau keamanan %ari suatu inter?ensi %an pasien ang menerima pla4e2o atau tanpa pengo2atan ti%ak akan men<a%i su2 ek ang menerima risiko 2aha a serius atau kerusakan sementara. Harus 2erhati6hati %alam pelaksanaann a agar ti%ak ter<a%i pen alahgunaan. Da%a akhir penelitian. pasien 2erhak untuk memperoleh in=ormasi tentang hasil penelitian %an mem2agikan 2e2erapa man=aat ang %ihasilkan misaln a. akses untuk mengenali inter?ensi se2agai pem2ela<aran lain ang semestin a. lam semua kasus. in=ormasi 2aru harus %i4atat %an. 2ila perlu %i2uat pu2likasi untuk umum

Dokter sepenuhn a harus mengin=ormasikan kepa%a pasien mengenai aspek perawatan ang 2erhu2ungan %engan penelitian. Denolakan pasien untuk 2erpartisipasi %alam se2uah stu%i atau keputusan pasien untuk menarik %iri %ari penelitian ti%ak 2oleh menggangu hu2ungan antara pasien6%okter. Dalam pengo2atan pasien.%i mana inter?ensi ter2ukti ti%ak a%a atau ti%ak e=ekti=. %okter. setelah men4ari pakar saran. %engan persetu<uan %ari pasien atau perwakilann a ang resmi se4ara hukum. %apat menggunakan inter?ensi ang ti%ak ter2ukti <ika %alam pertim2angan %okter menawarkan harapan keselamatan hi%up. pengem2alian kesehatan atau mengurangi pen%eritaan. Aila memungkinkan. inter?ensi ini se2aikn a %i<a%ikan o2<ek penelitian. %ilakukan untuk menge?aluasi keamanan %an kee=ekti?itasann a. Dalam semua kasus. in=ormasi 2aru harus %i4atat %an. 2ila perlu %i2uat pu2likasi untuk umum.

PED0MAN PEN..+NAAN DAN PEMELIHARAAN HE/AN PER,0*AAN

Dalam se<arah perkem2angan %unia ilmu pengetahuan. khususn a ang 2erhu2ungan %engan pangan 8 ang 2erasal %ari hewan: %an kesehatan. telah 2erhasil mem2eri 2an ak sum2angan 2erarti ang memungkinkan umat manusia meningkatkan %era<at kesehatan %an kese<ahteraan. Hal ini antara lain %apat %iamati %ari perpan<angan usia harapan hi%up %an peningkatan kualitas hi%up manusia.

Keilmuan terse2ut %i atas %apat mem2eri sum2angan 2erarti karena manusia makin memahami perkem2angan proses ?ital kehi%upan pa%a manusia %an hewan. Deningkatan pro%uksi ternak se2agai sum2er protein hewani telah men<a%i suatu %asar untuk %apat men4apai kea%aan pa%a tingkat manusia %apat se4ara terus menerus men%apat pasokan gi@i ang 4ukup untuk memenuhi ke2utuhan hi%up.

Dengan perkem2angan ilmu pengetahuan seperti telah %ise2ut %iatas. 2an ak hewan per4o2aa ang %igunakan untuk penelitian %an u<i 4o2a serta untuk pen%i%ikan %an pelatihan. Dalam hal menggunakan hewan per4o2aan terse2ut seringkali masih kurang %iperhatikan aspek etik penggunaan hewan per4o2aan seperti ang antara lain %ise2utkan %alam Deklarasi Helsinki. 3n%ang63n%ang *omor 1, 5ahun 200+ %an De%oman *asional #tik Denelitian Kesehatan: Suplemen 00 #tik Denggunaan Hewan Der4o2aan. Departemen Kesehatan.

E&IK PEN..+NAAN HE/AN PER,0*AAN


Dokumen ang %igunakan se2agai a4uan pe%oman etik penelitian kesehatan a%alah The Declaration of Helsinki Ethical Principles for Medical Research Involving Human Subject ang %iter2itkan oleh orld Medical !ssociation %alam "eneral !ssembl# %i Helsinki tahun 1+6&. %okumen ini telah %iaman%emen se2an ak 5 8lima: kali ang terakhir %ilakuan %i 5ok o tahun 200& %alam rangka melakukan pen esuaian perkem2angan ilmu kesehatan %an tuntutan mas arakat. Dua 2utir %alam Deklarasi Helsinki ang se4ara khusus mem2eri perhatian pa%a masalah etik penggunaan hewan per4o2aan a%alah 2utir 11 %an 12 ang %iter<emahkan se4ara lengkap se2agai 2erikut: Autir 11. Denelitian kesehatan ang mengikutsertakan manusia se2agai su2 ek penelitian harus memenuhi prinsip ilmiah ang su%ah %iterima se4ara umum. %i%asarkan pa%a pengetahuan seksama %ari kepustakaan ilmiah %an sum2er in=ormasi lain. pelaksanaan per4o2aan %ilakukan %i la2oratorium ang mema%ai. %an <ika la ak per4o2aan hewan. Autir 12. Ke2erhatian $caution% ang tepat harus %iterapkan pa%a penelitian ang %apat mempengaruhi lingkungan. Kese<ahteraan hewan ang %igunakan %alam penelitian harus %ihormati.

Prinsip Dasar Pen$$ naan He"an Per'o#aan


Der4o2aan pa%a 2er2agai ma4am spesies hewan ang utuh 8inta4t: %ilakukan %engan tu<uan untuk pema<uan pengetahuan 2iologik %an perkem2angan 4ara ang le2ih 2aik untuk melin%ungi kesehatan %an kese<ahteraan manusia %an hewan. Der4o2aan %engan menggunakan hewan %ilakukan setelah mempertim2angkan se4ara seksama rele?ansin a terha%ap kesehatan manusia %an hewan %an pema<uan pengetahuan 2iologik. Deneliti %an tenaga ker<a lainn a harus selalu memperlakukan hewan se2agai makhluk perasa 8sentient:. menganggap penting arti pemeliharaan %an penggunaan hewan ang tepat. %an mengerti 4ara penghin%aran %an pengurangan keti%akn amanan. kesusahan. %an rasa n eri pa%a hewan se2agai keharusan etis.

Deneliti harus memahami 2ahwa prose%ur ang menim2ulkan rasa n eri pa%a manusia <uga menim2ulkan rasa n eri pa%a hewan 2ertulang 2elakang 8?erte2rata:. meskipun perlu tam2ahan pengetahuan tentang persepsi n eri pa%a hewan.

Prinsip 12 pada He"an Per'o#aan

&' (reedom from hunger and thirst 82e2as %ari rasa lapar %an haus: )' (reedom from discomfort 82e2as %ari keti%akn amanan: *' (reedom from pain+ injur#+ dan diasase 82e2as %ari rasa sakit. terauma. %an pen akit: ,' (reedom from fear and distress 82e2as %ari ketakutan %an stress <angka pan<ang: -' (reedom to e.press natural behavior 82e2as mengekspersikan tingkah laku alami:

PED0MAN E&IK PENELI&IAN DEN.AN MAN+SIA SE*A.AI S+*-EK

5ugas seorang %okter a%alah men<aga kesehatan mas arakat. Kata hati %an ilmu pengetahuan ang %imilikin a seluruhn a %itu<ukan untuk pemenuhan tugas ini. Deklarasi /ene?e%ari B orld Medical !ssociationC mempersatukan para %okter %engan kata6kata BKesehatan pasien sa a akan selalu men<a%i pertim2angan sa a ang pertamaC. %an Internal /ode Medichal Ethic men atakan 2ahwa B5iap per2uatan atau nasihat ang mungkin melemahkan %a a tahan makhluk insane. 2aik <asmani maupun rohani. han a %i2erikan untuk kepentingan pen%erita.

PRINSIP3PRINSIP DASAR
Denelitian 2iome%ik ang meli2atkan manusia se2agai su2 ek. harus memenuhi prinsip6prinsip ilmu pengetahuan %an harus %i%asari oleh eksperimen la2oratorium %an eksperimen %engan hewan per4o2aan ang mema%ai. %an oleh pengetahuan ang lengkap %ari literatur literatur ilmiah. Denelitian 2iome%is ang meli2atkan manusia se2agai su2 ek han a %ilakukan oleh orang6orang ang memenuhi s arat %alam pengetahuan me%isn a. %an %ilakukan %i2awah pengawasan orang ang 2erkompeten %alam 2i%ang me%is.

Dalam penelitian %engan manusia se2agai su2 ek. tiap su2 ek ang potensial harus %i2eri pen<elasan tentang tu<uan. meto%e %an man=aat ang %iharapkan serta 2aha a ang mungkin ter<a%i %ari penelitian %an 2aha a atau kea%aaan ti%ak men enangkan ang mungkin akan a%a 8selama men<a%i su2 ek:. 5ata 4ara penelitian perlu selalu men ertakan pern ataan pertim2angan etis %an perlu menun<ukkan 2ahwa prinsip6prinsip ang terse2ut %alam %eklarasi ang a%a telah terpenuhi.

#50KA D#*#(050A*
Menghormati harkat %an marta2at manusia 8respect for human dignit#:. Menghormati pri?asi %an kerahasiaan su2 ek penelitian 8respect for privac# and confidentialit#:. Kea%ilan %an inklusi?itas 8respect for justice and inclusiveness: Memperhintungkan man=aat %an kerugian ang %itim2ulkan

K0MISI E&IK PENELI&IAN KESEHA&AN


Salah satu tugas pokok Aa%an (it2angkes a%alah men elenggerakan penelitian %an pengem2angan kesehatan untuk menun<ang program Departemen Kesehatan.3ntuk itu %alam rangka pelin%ungan manusia se2agai su2 ek penelitian %an pengem2angan kesehatan. se<ak tahun 1++1 %i2entuk BDanitia #tik Denelitian Kesehatan Aa%an (it2angkesC 2er%asarkan SK Kepala Aa%an (it2angkes *o.0&>ADDK>AK>1>1++1. Danitia terse2ut 2ertugas melakukan re?iew usulan penelitian kesehatan memerlukan surat i@in etik 8ethi4al 4learan4e:.selan<utn a se<ak tahun 2001 %ise2ut se2agai Komisi #tik Aa%an (it2angkes.

Ethi'al ,learan'e
3sulan ethi4al 4learan4e %iserahkan kepa%a sekretariat Komisi #tik Denelitian Kesehatan. Kelengkapan 2erkas ter%iri %ari : Surat usulan %ari institusi Drotokol penelitian Da=tar tim peneliti )G peneliti utama Surat persetu<uan pelaksanaan penelitian %ari s4ienti=i4 2oar% 8DD0: 0n=orme% )onsent 8=ormulir persetu<uan keikutsertaan %alam penelitian: #thi4al 4learan4e %ari institusi lain 82ila a%a: Kuisioner > pe%oman wawan4ara 82ila a%a:

PENELI&IAN DAN PEN.EM*AN.AN 0*A&

/aris 2esarn a tahapan penelitian %an pengem2angan suatu o2at : 1.Sintesis %an s4reening molekul 2. Stu%i pa%a hewan per4o2aan !. Stu%i pa%a manusia ang sehat 8health# volunteers: &. Stu%i pa%a manusia ang sakit 8pasien: 5. Stu%i pa%a manusia ang sakit %engan populasi %iper2esar 6. Stu%i lan<utan 8post marketing surveillance:

Dem2agian D#*#(050A* :

D-A K(0*0S

K(0*0S
'AS# 0 'AS# 00 'AS# 000 'AS# 0G