Anda di halaman 1dari 2

Fikrul akbar alamsyah Kadar air pasir cetak pada pengecoran logam

May 31 Posted by Fikrul Akbar Alamsyah in Materi Kuliah Seperti yang sudah diketahui pada teori yang ada, bahwa pengecoran logam ialah suatu kegiatan untuk melebur logam yang mana hasil dari peleburan tersebut akan dituang pada cetakan kemudian dari cetakan yang didalamnya ada logam cairnya akan didinginkan agar didapat benda yang sesuai dengan cetakan yang dibuat. Cetakan dari logam yang akan didinginkan di dalam pembahasan ini akan difokuskan pada cetakan pasir, di dalam cetakan pasir tidak dapat dihindari kadar air yang membentuk cetakan tersebut sehingga perlu adanya untuk mengetahui perihal kadar air dalam pasir cetak pada proses pengecoran logam karena dapat mempengaruhi hasil cetakan yang dibuat. 1. Pengertian kadar air : ialah jumlah air yang terkandung di dalam pasir cetak yang dinyatakan dalam prosentase (%). Dimana dapat diketahui kadar air adalah hasil pengurangan antara berat awal pasir dengan berat akhir pasir dibagi dengan berat awal pasir dan dikalikan 100%. 2. Air dari pasir cetak memiliki beberapa jenis antara lain :

Air bebas : yaitu air yang tidak berikatan dengan pengikat atau tidak berfungsi sebagai aktivator. Air terikat : yaitu air yang berfungsi sebagai aktifator dan berikatan dengan pengikat.

Kadar air memiliki faktor-faktor yang menentukan dalam hal keberadaanya pada pasir cetak, berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi kadar air pasir cetak :

Ukuran & bentuk butir Temperatur pemanasan saat membentuk pasir cetak Waktu pemanasan Luas penampang permukaan butir Kelembapan udara

Hubungan antara kadar air dan permeabilitas cukup erat, yaitu semakin tinggi kadar air maka permeabilitas akan semakin meningkat akan tetapi peningkatan ini memiliki titik optimum yang jika kandungan air ditambahkan terus menerus maka permeabilitas menjadi menurun. Saat kandungan air terus menerus ditingkatkan maka akan mempengaruhi daya ikat pengikat, kandungan air yang terus ditambahkan akan membuat air yang ditambahkan menjadi air bebas dan mengisi celah butir. Berikutnya hubungan antara kadar air dengan kekuatan pasir cetak, kadar air tentunya mempengaruhi pasir cetak dan pengaruhnya sejalan, maksudnya yaitu apabila ditambahkan kadar air maka kekuatan akan meningkat juga akan tetapi sama dengan permeabilitas, hubungan ini memiliki titik optimum dimana apabila ditambahkan terus menerus air maka pasir cetak akan menjadi pasta.

Jadi dapat disimpulkan bahwa fungsi dari air pada pasir cetak ialah mengaktifkan daya ikat bentonit sehingga dapat digunakan untuk mengikat pasir cetak.Di dalam literatur disebutkan standar kadar air berkisar sekitar 1,5% 8%