Anda di halaman 1dari 13

PRODUK WISATA

Pengertian Produk Wisata


Suatu bentukan yang nyata dan tidak nyata, dikemas dalam suatu kesatuan rangkaian perjalanan yang hanya dapat dinikmati, apabila seluruh rangkaian perjalanan tersebut dapat memberikan pengalaman yang baik bagi orang yang melakukan perjalanan tersebut.

Komponen Produk Wisata


- Attraction/atraksi. - Amenities/fasilitas dan pelayanan (service) - Accessibilities/kemudahan pencapaian.

Karakteristis Produk Wisata


Produk wisata pada dasarnya adalah pelayanan sehingga tergantung pada SDM . Pelayanan yang baik berarti peningkatan kualitas produk wisata. Bersifat rentan dan mudah rusak. Tidak mudah untuk diperkirakan/diramalkan.

Tidak dapat disimpan.


Produk wisata bukan merupakan produk yang homogeen. Produk wisata tidak dapat dipindahkan, konsumen yang harus datang. Tidak dapat dicoba terlebih dahulu, sehingga menjual produk wisata berarti menjual kepercayaan. Khususnya pelayanan, proses produksi bersamaan dengan proses konsumsi.

Standart Produk Wisata


Pedoman/acuan operasional pengelolaan produk wisata. Adalah hasil yang direncanakan dalam menetapkan APA dan BAGAIMANA produk wisata yang seharusnya ditawarkan dan diberikan kepada pelanggan/wisatawan. Merupakan salah satu sarana PENGAWASAN sebagai tolok ukur untuk menilai apakah produk wisata yang ditawarkan sesuai dengan norma IDEAL yang seharusnya hingga dapat memenuhi harapan serta memuaskan pelanggan/wisatawan.

Jenis standar Produk Wisata


Standar Fasilitas.
Berkaitan dengan jumlah, kualitas, kondisi, ukuran dan daya tampung dari fasilitas wisata Bersifat nyata dan obyektif.

Standar Pelayanan.
Berkaitan dengan mutu/tingkat pelayanan yang diberikan. Bersifat tidak nyata dan subyektif.

Standar Prosedur.
Berkaitan dengan urutan pelaksanaan tugas, hirarki tugas, wewenang dan tanggung jawab.

Standar biaya.
Berkaitan dengan biaya produk wisata yang ditawarkan dan dijual kepada para pelanggan/wisatawan.

Standar peraturan karyawan.


Berkaitan dengan administrasi, disiplin dan tata tertib karyawan.

Standar penampilan karyawan.


Berkaitan dengan penampilan dan sikap karyawan secara fisik dan non fisik.

Standar kualifikasi keterampilan.


Berkaitan dengan standart ketrampilan miniman karyawan pada suatu jabatan atau tugas tertentu di bidang pariwisata.

PRODUCT AND MARKET GROWTH STRATEGIES


Product
Market Traditional Penetration Market Development Product Development Deversification Traditional New

New

KECENDERUNGAN BARU WISATAWAN MANCANEGARA


Lingkungan dan budaya DTW adalah kunci utama dari pengalaman berwisata. Mencari hal-hal yang asli dan alami (unik dan asli bukan duplikasi) Menghargai perbedaan. Menghargai kehidupan masyarakat lokal. Peka terhadap lingkungan. Berpendidikan dan berpengalaman dalam berwisata. Mau mempelajari bahasa lokal.

Pentahapan proses perencanaan


Diagnosis.
Menganalisis kondisi sekarang.

Menetapkan.
Membuat perkiraan/forcast kedepan.

SWOT analisis.
Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman

Menetapkan tujuan dan strategi

Konsep daur hidup produk (Product Life Cycle)


P 227 stanton
Kedewasaan

Volume penjualan

Rupiah

Laba produk baru dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan perusahaan

Laba

Usia Produk

Perkenalan / Introduction
Pada tahap ini produk baru lahir dan belum ada target konsumen yang tahu sehingga dibutuhkan pengenalan produk dengan berbagai cara kepada target pasar dengan berbagai cara. Dampaknya pada marketing mix adalah sbb : Produk : branding untuk pengenalan produk mulai dilakukan Harga : menggunakan low penetration pricing dengan tujuan untuk membangun market share secara cepat, atau penentuan harga yang terbaik untuk merecover biaya pengembangan. Distribusi dilakukan secara selektif sampai konsumen. Promosi diberikan kepada para inovator dan early adopters. Komunikasi pemasaran diperlukan untuk membangun awareness pada produk dan untuk mendidik konsumen potensial.

Pertumbuhan / Growth
Ketika berada pada tahap tumbuh, konsumen mulai mengenal produk dengan jumlah penjualan dan laba yang meningkat pesat dibarengi dengan promosi yang kuat. Akan semakin banyak penjual dan distributor yang turut terlibat untuk ikut mengambil keuntungan dari besarnya animo permintaan pasar. Langkah yang perlu diambil : Kualitas produk dijaga dan ditambahkan dukungan layanan. Penentuan harga dijaga saat perusahaan memperoleh peningkatan permintaan dengan level kompetisi yang masih kecil. Kanal distribusi ditambahkan disaat ada kenaikan demand dan konsumen menerima produk tersebut. Dilakukan promosi untuk memperluas sasaran.

Kedewasaan / Maturity
Di tahap dewasa produk perusahaan mengalami titik jenuh dengan ditandai dengan tidak bertambahnya konsumen yang ada sehingga angka penjualan tetap di titik tertentu dan jumlah keuntungan yang menurun serta penjualan cenderung akan turun jika tidak dibarengi dengan melakukan strategi untuk menarik perhatian konsumen dan para pedagang. Karena sudah banyak pesaing, para pedagang mulai meninggalkan persaingan dan yang baru tidak akan banyak terlibat karena jumlah konsumen yang tetap dan cenderung turun.Tujuan utama pada tahap ini adalah untuk mempertahankan penguasaan pasar sambil memaksimalkan keuntungan Langkah yang perlu diambil : Mempertahankan produk dan membedakan produk dari produk pesaing serta mulai inovasi produk baru. Penetapan harga dapat menjadi lebih rendah karena persaingan baru. Distribusi menjadi lebih intensif dan bonus dapat ditawarkan untuk mendorong pembelian produk dibanding produk pesaing. Promosi menekankan pada differensiasi produk.

Kemunduran / Decline
Pada kondisi decline produk perusahaan mulai ditinggalkan konsumen untuk

beralih ke produk lain sehingga jumlah penjualan dan keuntungan yang


diperoleh produsen dan pedagang akan menurun drastis atau perlahan tapi pasti dan akhirnya mati.

Ketika penjualan menurun, perusahaan memiliki beberapa pilihan :


Inovasi dan promosi produk baru. Menjual murah produk lama menurunkan biaya dan terus menawarkannya, terutama kepada pelanggan yang setia

Menghentikan produk lama, melikuidasi sisa stok atau menjualnya ke


perusahaan lain yang bersedia melanjutkan produk.