Anda di halaman 1dari 6

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah Kegiatan pelaksanaan proses pembelajaran IPA di kelas III Sekolah Dasar Negeri Sadahayu 02 Kecamatan Majeanng berlandaskan Kurikulum ingkat Satuan Pendidikan !K SP"# Setiap hari guru harus mempersiapkan $encana Proses Pembelajaran !$PP" IPA dan mengisi agenda batas pembelajaran sesuai dengan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan# %uru melaksanakan proses pembelajaran IPA dengan menggunakan metode ceramah dan penugasan pada setiap akhir pembelajaran# &adi' guru menerangkan materi kepada sis(a kemudian guru melakukan e)aluasi dengan memberikan tugas yang sesuai dengan materi yang telah diajarkan# Selain itu' guru juga tidak menggunakan media dalam proses pembelajaran yang pada dasarnya media sangat berguna dalam setiap pembelajaran sis(a## Namun jika kita melihat kondisi realitas yang ada yaitu tidak tersedianya alat praktek yang memadai di sekolah membuat harapan kita terhadap pembelajaran IPA yang agar lebih menarik menjadi sirna# idak adanya akti)itas praktikum memaksa guru harus mengajarkan materi dasar saja melalui metode yang monoton membuat kondisi kelas lebih bersi*at pasi*# Penyediaan alat praktek untuk kebutuhan praktikum yang masih sangat minim dirasakan sebagian besar sekolah negeri atau s(asta meskipun sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar# Sebagian sekolah bahkan tak mampu mengembangkan dan memperdalam materi yang sesuai dengan tuntutan kurikulum tingkat satuan pendidikan !K SP" yang membutuhkan banyak praktik karena tak memiliki alat peraga yang memadai# +agi,lagi persoalan dana yang menjadi kendala# erlebih lagi jika kita berbicara tentang sekolah s(asta yang notabene sangat minim alokasi bantuan dari pemerintah dipaksa bekerja ekstra untuk menyediakan alat praktek' hal ini diperparah dengan tidak adanya dukungan dana dari yayasan yang menaunginya#

Mahalnya harga sebagian besar alat praktek IPA menambah deretan kendala pihak sekolah# Selain berdampak pada kualitas pembelajaran' di sisi lain tidak adanya alat peraga.praktik menimbulkan perasaan kece(a dari sis(a dan orang tua kepada sekolah yang dianggap tidak mampu memenuhi kepuasan pelanggannya# Apalagi sekolah yang membuka program IPA di setiap tingkatan kelas' alat peraga.praktik adalah sebuah kemestian# +ucu kedengarannya jika ada sekolah membuka program IPA namun tidak nampak akti*itas ilmiah di dalamnya karena tidak adanya alat praktek# /ntuk mengatasi masalah yang dikemukakan di atas maka perlu dipikirkan sebuah solusi yang dapat menjadi alternati* salah satunya adalah pengembangan alat praktek IPA sederhana# Menurut Nyoman Kertiasa !-001" yang menyatakan tentang pengertian alat peraga.praktik IPA sederhana atau disebut juga alat IPA buatan sendiri' adalah alat yang dapat dirancang dan dibuat sendiri dengan meman*aatkan alat.bahan sekitar lingkungan kita' dalam(aktu relati* singkat dan tidak memerlukan keterampilan khusus dalam penggunaanalat.bahan.perkakas'dapatmenjelaskan.menunjukkan.membuktika n konsep,konsep atau gejalagejala yang sedang dipelajari' alat lebih bersi*at kualitati* dari pada ketetapan kuantitati*# Alat peraga.praktik IPA sederhana yang dikembangkan berupa prototipe' yaitu alat yang sebelumnya tidak ada' atau dapat juga merupakan pengembangan dari alat yang sudah ada# Sebagai contoh alat uji elektrolit dan non elektrolit yang dibuat oleh pabrik menggunakan indikator lampu (ol*ram' elektrodenya batang tembaga dapat dibuat dan dikembangkan dengan membuat prototipe alat tersebut dengan cara mengganti indikator lampu dengan +2D serta mengganti elektrode batang tembaga dengan batang karbon yang dapat diperoleh dari batu baterai bekas# Ada dua aspek keuntungan yang bisa didapatkan dengan penggunaan alat praktek IPA sederhana yaitu dari sisi kinerja kualitati* cukup baik dan di lain sisi menimbulkan e*esiensi biaya sehingga sekolah mampu mengirit dana operasional yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan lain#

Dan ternyata yang terjadi di kelas tempat peneliti mengajar' hasil belajar sis(a tidak sesuai dengan yang diharapkan# Sis(a pasi*' tidak berani bertanya' tidak berani menja(ab pertanyaan dan hasil yang dicapai renda# Ketika dilakukan studi pendahuluan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi kegunaan panas dan cahaya matahari' peneliti menyampaikan pembelajaran dengan metode eksperimen# /paya memperbaiki hasil pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi perubahan bentuk benda dilakukan peneliti dengan maksud untuk memperbaiki hasil belajar sis(a agar mengalami perubahan ke arah yang diharapkan# /ntuk itu peneliti perlu mengidenti*ikasi masalah yang harus ditindaklanjuti melalui penelitian perbaikan ini# Dalam kegiatan belajar mengajar banyak *aktor yang menentukan keberhasilan belajar# Keberhasilan dalam melaksanakan tugas mengajar tentu menjadi harapan semua guru# Pada pembelajaran a(al' hasil belajar sis(a dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kompetensi dasar penggunaan energi listrik sangat rendah' yaitu -0 orang sis(a' baru diketahui ada tiga orang sis(a !-3'456" yang diketahui sudah mengalami tuntas belajar' dengan perolehan nilai tes *ormati* nilai 50 ke atas# sedangkan -7 orang sis(a lainnya !51'226" terbukti belum tuntas' dengan perolehan nilai tes *ormati* kurang dari nilai 50# 8al ini menunjukkan kemampuan sis(a dalam menguasai materi perubahan bentuk benda sangat rendah# 8al ini dapat diketahui melalui pengamatan terhadap penguasaan materi sis(a Selain itu moti)asi belajar sis(a juga merupakan *aktor penyebab rendahnya hasil belajar mereka dalam pembelajaran ini# Kemampuan menyelesaiakan tugas pun sangat dirasakan kurang sekali# 8al ini terbukti hanya ada beberapa sis(a saja yang dapat menyelesaikan tugas dengan benar# Kondisi seperti ini menunjukkan pelaksanaan pembelajaran dimasa lalu belum berhasil# Atas dasar itu peneliti dapat mengideti*ikasi masalah dan dikonsultasikan pada super)isor dan kepala sekolah serta rekan seja(at untuk

mengidenti*ikasi kelemahan dan kekurangan yang terjadi dalam pembelajaran tersebut# Adapun hasil diskusi' diperoleh kesimpulan sebagai berikut# Dari hasil diskusi terungkap beberapa masalah sebagai berikut : a# Sis(a tampak ragu,ragu dan bingung saat menja(ab pertanyaan guru b# Sis(a kurang menguasai materi pembelajaran c# Sis(a kurang akti* dalam pembelajaran d# 8asil ulangan Ilmu Pengetahuan Alam yang diperoleh masih sangat rendah# e# Metode pembelajaran kurang menarik sis(a *# %uru tidak melibatkan sis(a untuk akti* dalam pembelajaran Adapun prioritas masalah yang akan diteliti dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas ini adalah : a# Ketuntasan belajar sis(a pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam materi kegunaan panas dan cahaya matahari masih rendah# b# 8asil belajar sis(a pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam materi kegunaan panas dan cahaya matahari masih rendah# Dengan melakukan re*leksi diri' kaji literatur dan diskusi dengan teman seja(at dapat diketahui bah(a kemungkinan *aktor penyebab timbulnya masalah di atas adalah : a# Model pembelajaran yang diambil tidak tepat sehingga sis(a kurang bisa menerima materi kurangnya pembelajaran perhatian yang sis(a diberikan saat yang mengakibatkan berlangsung b# %uru kurang mampu meningkatkan peran akti* sis(a dapat pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya partisipasi sis(a pada saat proses pembelajaran berlangsung# Sedangkan kondisi ideal yang diharapkan setelaha dilaksanakan perbaikan pembelajaran adalah adalah : a# Ketuntasan belajar sis(a pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam materi kegunaan panas dan cahaya matahari meningkat# pembelajaran

b# 8asil belajar sis(a pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam materi kegunaan panas dan cahaya matahari meningkat# ;erdasarkan hasil analisis di atas' untuk memperbaiki proses pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya akan dilakukan melalui upaya penelitian tindakan kelas dengan metode eksperimen pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi kegunaan panas dan energi matahari pada sis(a kelas III SD Negeri Sadahayu 02 Kecamatan Majenang 20-0.20--# B. Rumusan Masalah ;erdasarkan latar belakang penelitian di atas' maka dapat disimpulkan rumusan masalah sebagai berikut apakah melalui penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan ketuntasan dan hasil belajar sis(a mata pelajaran IPA Ilmu Pengetahuan Alam materi kegunaan panas dan energi matahari < C. Tujuan Penelitian ;erdasarkan latar belakang di atas' agar memiliki arah yang jelas' maka ditetapkan tujuan sebagai berikut : -# /ntuk mengetahui peningkatan ketuntasan belajar sis(a mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi kegunaan panas dan energi matahari penerapan metode eksperimen# 2# /ntuk mengetahui peningkatan hasil belajar sis(a mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi kegunaan panas dan energi matahari dengan penerapan metode eksperimen# D. Manfaat Penelitian Diharapkan penelitian ini juga dapat memberikan man*aat bagi : -# %uru a# /ntuk memperbaiki pembelajaran yang dikeloloanya b# Memperbaiki kinerja guru untuk berkembang secara pro*esional ahun Pelajaran

c# Meningkatkan akti*itas guru dalam pembelajaran untuk berperan akti* mengembangkan pengetahuan dan keterampilan# 2# Sis(a a# Memperbaiki belajar sis(a' agar hasil belajar sis(a meningkat b# Sis(a merasa mendapat perhatian khusus dari guru sehingga minat belajar sis(a meningkat c# Sis(a dapat berperan sebagai peneliti bagi hasil belajarnya sendiri d# /ntuk memperbaiki pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya' sehingga hasil belajar sis(a dan ketuntasan belajar sis(a meningkat# 9# Sekolah a# Membantu sekolah untuk berkembang karena adanya peningkatan kemampuan pada diri guru dan pendidikan di sekolah b# Meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan bagi sis(a c# Mempunyai kesempatan yang besar untuk berubah secara menyeluruh d# Menumbuhkan iklim kerjasama yang kondusi*