Anda di halaman 1dari 36

2

HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI

Setiap negara merdeka di dunia ini pasti mempunyai suatu kepribadian khas yang membedakannya dengan negara lain. Kepribadian tersebut dapat dilihat dari rumusan dasar negaranya yang kemudian secara terperinci dijabarkan dalam konstitusi negara. Dasar negara dan konstitusi negara merupakan alat yang mengarahkan kehidupan kenegaraan suatu negara. Tidak hanya kehidupan politik, melainkan semua aspek kehidupan yang berlangsung dari negaranya. Hampir dapat dipastikan bahwa tidak ada satu negara pun di dunia ini yang tidak memiliki dasar negara dan konstitusi negara. Hal ini dikarenakan bahwa negara perlu acuan dalam mengelola kekuasaannya, supaya tidak sewenang-wenang dan mencerminkan suatu negara yang beradab. Bagaimana dengan kondisi di ndonesia! Kita mesti bangga, bahwa negara kita sebelum memproklamasikan kemerdekaannya sudah merumuskan terlebih dahulu dasar negara dan konstitusi negara. Kedua hal tadi merupakan cerminan dari kepribadian bangsa ndonesia sebagai salah satu bangsa yang beradab. Dengan kedua hal tadi, negara kita bisa merancang konsep pembangunan yang menjunjung tinggi harkat, derajat dan martabat sebagai bangsa dan negara yang merdeka. Bab ini akan mempelajari lebih jauh tentang hubungan dasar negara dan konstitusi. Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kalian mampu mendeskripsikan hubungan dasar negara dan konstitusi" menganalisis substansi konstitusi negara" menganalis kedudukan pembukaan #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() $egara Kesatuan %epublik ndonesia" dan menunjukkan sikap positi* terhadap konstitusi negara. Kata kunci yang harus kalian kuasai dalam materi ini adalah dasar negara, konstitusi negara, nilai konstitusi dan tujuan konstitusi.

A. Dasar Negara dan Konstitusi


Dasar negara dan konstitusi negara merupakan dua hal yang tidak bisa terpisahkan dari keberadaan sebuah negara. Dua hal tersebut bisa dikatakan merupkan pengejawantahan nilai-nilai kemerdekaan suatu bangsa. Dasar negara merupakan cita-cita hukum yang dijabrkan dalam konstitusi negara. +ada bagian ini kalian akan di ajak untuk mempelajari materi dasar negara dan konstitusi. Setelah mempelajari materi ini diharapkan kalian mampu mendeskripsikan pengertian dasar negara dan konstitusi negara" menguraikann tujuan dan nilai konstitusi dan menyimpulkan keterkaitan dasar negara dan konstitusi di sebuah negara.

1. Pengertian Dasar Negara dan Konstitusi


a. Pengertian Dasar Negara Dasar negara merupakan sumber kaidah hukum konstitusional yang mengatur negara beserta keseluruhan unsurnya. Dasar negara merupakan hasil perumusan yang dilembagakan dari suatu pandangan hidup bangsa. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata dasar dapat diartikan fundamen/pondasi, sedangkan kata berdasarkan dapat berarti memakai sebagai dasar, bersumber pada. ,adi dasar negara dapat diartikan sebagai pondasi berdirinya suatu negara, sumber pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan atau sumber segala peraturan yang ada dalam suatu negara. +engertian dasar negara tersebut sesuai dengan bunyi pernyataan yang terdapat dalam pembukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(), yaitu- ....maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, ang terbentuk dalam suatu susunan Negara !epublik Indonesia ang berkedaulatan rak at dengan berdasarkan kepada Ketuhanan "ang #aha $sa, Kemanusiaan "ang %dil dan &

Beradab, &ersatuan Indonesia dan Kerak atan ang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam &ermus a'aratan/&er'akilan, serta dengan me'ujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rak at Indonesia. +ancasila sebagai dasar negara sering disebut sebagai dasar *alsa*ah negara &hilosofis(he )ronslag* atau ideologi negara +staatside*. Dalam pengertian ini, +ancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan kata lain +ancasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. Konsekuensinya, seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan negara terutama segala peraturan perundang-undangan harus berdasarkan nilainilai +ancasila. Sebagai dasar negara, +ancasila merupakan suatu asas kerohanian yang meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum, sehingga merupakan suatu sumber nilai, norma serta kaidah, baik moral maupun hukum negara dan menguasai hukum dasar baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Dalam kedudukannya sebagai dasar negara, +ancasila mempunyai kekuatan yang mengikat secara hukum. +ancasila sebagai dasar negara %epublik ndonesia, menurut $otonagoro diartikan sebagai unsur pokok pokok kaidah negara yang *undamental dan mempunyai kedudukan yang istimewa dalam kehidupan kenegaraan dan hukum bangsa ndonesia. Di bagian lain, beliau menyatakan bahwa norma yang disebut pokok pokok kaidah negara yang *undamental itu dalam hukum mempunyai hakikat dan kedudukan yang tetap, kuat dan tidak berubah bagi negara yang dibentuk. Dari penjelasan di atas dapat kiranya ditarik kesimpulan bahwa dasar negara adalah kaidah pokok dalam penyelenggaran negara yang bersumber dari sistem nilai dan pandangan hidup negara, yang mempunyai kedudukan yang istimewa, kuat dan tidak akan hancur selama negara yang bersangkutan masih kokoh berdiri. . Pengertian Konstitusi +ernahkah kalian mendengar istilah konstitusi! Tentu saja pernah, bukan! Dalam +elajaran +endidikan Kewarganegaraan istilah tersebut kerap kali dibahas. .pa konstitusi itu sebenarnya ! Berikut ini terdapat satu da*tar aturan atau hukum. Beberapa di antaranya mengatur bagaimana pemerintahan dijalankan. /oba kalian perhatikan dengan seksama, aturan-aturan mana saja yang mengatur jalannya pemerintahan itu. &0 Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut #ndang-#ndang Dasar 10 Dewan +erwakilan %akyat memagang kekuasaan membentuk undang-undang. 20 ,angan ribut ketika guru sedang menjelaskan (0 Tamu & 3 1( ,am wajib lapor kepada ketua %T )0 4ajelis +ermusyawaratan %akyat berwenang mengubah dan menetapkan #ndang#ndang Dasar. 50 +residen menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. 60 ,angan membuka buku ketika sedang mengikuti ulangan. 70 Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah 4ahkamah .gung dan badan peradilan yang berada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara, dan oleh sebuah 4ahkamah Konstitusi '0 Dilarang merokok di ruangan ber-./. &80 Seseorang baru diperbolehkan memiliki surat i9in mengemudi apabila sekurangkurangnya telah berusia &6 tahun.

+ada da*tar aturan di atas, kalian dapat menemukan beberapa aturan yang mengatur bagaimana +emerintahan dijalankan. Kalian juga dapat menemukan adanya beberapa aturan yang sama sekali tidak berhubungan dengan cara-cara +emerintahan dijalankan. +ada saat kalian menemukan aturan atau hukum yang berisi ketentuan yang mengatur bagaimana +emerintah dijalankan, artinya kalian telah menemukan bagian dari konstitusi. .pa sebenarnya konstitusi itu! Secara etimologi, istilah konstitusi sangat beragam dalam setiap kosakata bahasa setiap negara. stilah konstitusi dalam bahasa nggris adalah (onstitution dan (onstituer dalam bahasa +erancis. Kedua kata tersebut berasal dari bahasa :atin yaitu (onstitutio yang berarti dasar susunan badan. Dalam bahasa Belanda istilah konstitusi disebut dengan grond'et yang terdiri atas kata grond berarti dasar dan kata 'et berarti undang-undang. Dengan demikian istilah konstitusi sama dengan undang-undang dasar. Kemudian, dalam bahasa ,erman istilah konstitusi disebut ,erfassung. Secara terminologi, istilah konstitusi juga banyak sekali maknanya tergantung dari sudut mana para ahli konstitusi meninjaunya. Her!an He""er membagi pengertian konstitusi ke dalam tiga pengertian yaitua. Konstitusi mencerminkan kehidupan politik di dalam suatu masyarakat sebagai suatu kenyataan dan ia belum merupakan konstitusi dalam arti hukum atau dengan perkataan lain konstitusi itu masih merupakan pengertian sosiologis atau politis dan belum merupakan pengertian hukum. b. Setelah orang-orang mencari unsur-unsur hukumnya dari konstitusi yang hidup dalam masyarakat itu untuk dijadikan dalam satu kesatuan kaidah hukum, maka konstitusi itu disebut !e(ht,erfassung. Tugas mencari unsur-unsur hukum dalam ilmu pengetahuan hukum disebut dengan istilah abstraksi. c. Kemudian orang mulai menuliskan dalam suatu naskah sebagai undang-undang tertinggi dalam suatu negara. 4aka dengan demikian undang-undang dasar merupakan sebagaian dari pengertian konstitusi tadi. Sementara itu K.# $%eare dalam bukunya yang berjudul #odern -onstitution mengartikan konstitusi dalam dua arti yaitua. Konstitusi dalam arti luas, yaitu sekumpulan peraturan yang menetapkan dan mengatur pemerintahan. +eraturan-peraturan ini bersi*at hukum, dan sebagaian lagi bersi*at non-hukum atau ekstra-hukum. +eraturan bersi*at hukum mengandung arti bahwa pengadilan mengakuinya sebagai hukum dan menerapkannya dalam menyelesaikan suatu kasus yang konkret. +eraturan bersi*at non-hukum atau ekstra-hukum mengandung arti bahwa pengadilan tidak akan menerapkan peraturan tersebut jika tidak terjadi pelanggaran terhadapnya. +eraturan-peraturan non-hukum dapat berbentuk kebiasaan, kesepakatan, adat istiadat atau kon;ensi-kon;ensi. b. Konstitusi dalam arti sempit, yaitu sekumpulan peraturan hukum yang mengatur pemerintahan suatu negara yang pada umumnya dimuat dalam satu dokumen atau beberapa dokumen yang terkait satu sama lain. +andangan yang lebih luas mengenai konstitusi dikemukan oleh #ar" S!it% yang membagi kontitusi ke dalam empat pengertian, yaitua. Konstitusi dalam arti absolut, artinya konstitusi di samping memuat tentang bentuk negara, *aktor intergrasi dan norma-norma dasar pemerintahan, juga mencakup semua hal yang pokok pada setiap negara pada umumnya, yaitu&0 Konstitusi menggambarkan hubungan antara *aktor-*aktor kekuatan yang nyata dalam suatu negara, yaitu hubungan antara raja, parlemen, kabinet, partai politik, kelompok penekan dan lain-lain, serta mencakup semua bangunan hukum dan semua organisasi yang ada dalam negara. 10 Konstitusi memuat forma formarum, yakni bentuk yang menentukan bentuk-bentuk lainnya. Hal ini berkaitan dengan bentuk negara dalam arti keseluruhannya <demokrasi atau monarki0. Sendi demokrasi adalah rakyat yang memerintah dirinya sendiri. Sendi monarki adalah representasi. %aja atau kepala negara hanyalah merupakan wakil rakyat. +ada dasarnya kekuasaan itu ada pada rakyat. 2

20 Konstitusi sebagai *aktor integrasi, yakni di dalam konstitusi memuat *aktor-*aktor yang dapat mempersatukan negara, *aktor tersebut ada yang bersi*at abstrak seperti bahasa, lambang negara, ada juga yang bersi*at konkret seperti pemilihan umum, kabinet dan lainlain. Kedua *aktor tersebut diatur dan terdapat dalam konstitusi. (0 Konstitusi merupakan norm der normen, yakni norma dasar yang menjadi sumber bagi norma-norma lainnya yang berlaku b. Konstitusi dalam arti relatif, artinya konstitusi dihubungkan dengan kepentingan suatu golongan tertentu di dalam masyarakat, sehingga tidak berlaku umum dan si*atnya adalah relati*, karena hanya terdapat dan dimuat dalam konstitusi negara tertntu saja. Dalam arti relati*, konstitusi mengandung dua pengertian, yaitu&0 Konstitusi dihubungkan dengan kepentingan suatu golongan tertentu di dalam masyarakat. 4isalnya konstitusi +erancis dihubungkan dengan kepentingan golongan Borjuis liberal agar hak-haknya dijamin dan tidak dilanggar oleh penguasa. Hal ini bukanlah sendi-sendi negara, namun demikian dianggap penting terutama oleh bangsa +erancis, walaupun mungkin tidak dianggap penting oleh negara lain sehingga negara tersebut tidak merasa perlu mencantumkannya. ,adi si*atnya relati*. 10 Konstitusi dalam arti *ormal atau konstitusi memperoleh bentuk tertulis.Hal ini dianggap relati*, karena yang paling penting dalam konstitusi bukanlah bentuknya secara *ormal <tertulis atau tidak tertulis0, tetapi isi atau materi konstitusi tersebut. c. Konstitusi dalam arti positif, artinya konstitusi menyinggung mengenai objek, forma formarum, *aktor integrasi, norm der normen dan lain-lain, tidak disinggung mengenai subjek. .tau dengan kata lain, tidak disinggung siapakah yang membentuknya! d. Konstitusi dalam arti ideal, artinya konstitusi merupakan wadah yang menampung cita-cita bangsa. +endapat para ahli di atas menunjukkan bahwa konstitusi mempunyai pengertian yang tidak statis, melainkan bersi*at dinamis sejalan dengan perkembangan sejarahnya. Salah satu contoh konkret pengaruh perkembangan sejarah adalah menyamakan pengertian konstitusi dengan undang-undang dasar. +ersamaan pengertian tersebut dipengaruhi oleh paham kodi*ikasi yang menghendaki semua peraturan hukum tertulis, demi mencapai kesatuan hukum. Konstitusi yang tertulis itu adalah undang-undang dasar, padahal yang dimaksud konstitusi meliputi hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis.

&. Tu'uan dan Ni"ai Konstitusi


a. Tu'uan Konstitusi Ketika kalian menjadi siswa baru pada salah satu sekolah atau pada awal masuk ke sekolah tempat kalian belajar sekarang, hal pertama yang diperkenalkan pihak sekolah selain dari sta* pengajar adalah mengenai tata tertib sekolah. Tata tertib sekolah dibuat dengan tujuan untuk menciptakan keteraturan dalam proses pembelajaran, misalnya dalam hal jadwal pelajaran, pemasangan atribut pada seragam sekolah kalian, batas waktu keterlambatan dan sebagainya. $ah, kondisi ketika kalian memasuki sekolah baru, hampir sama ketika suatu negara berdiri. +ara pendiri negara menyiapkan beberapa ketentuan untuk mengatur penyelenggaraan negara. Kalu disekolah disebut dengan tata tertib, sedangkan dalam kehidupan kenegaraan dinamakan dengan konstitusi. Sebagai salah satu bentuk hukum, tentu saja konstitusi dibuat oleh para pendiri negara disertai dengan beberapa tujuan yang mengiringi pendiriannya. Dari uraian di atas secara tersirat dikemukakan tujuan konstitusi adalah untuk mengatur penyelenggaraan negara. Konstitusi memberikan gambaran bagaimana mengelola suatu negara. Tujuan konstitusi yang disebutkan di atas merupakan rumusan tujuan konstitusi dalam bentuk yang sederhana. Banyak negarawan yang memberikan pandangan mengenai tujuan dibentuknya konstitusi, diantaranya menurut1( #.) Strong Tujuan konstitusi adalah untuk membatasi kesewenang-wenangan tindakan pemerintah untuk menjamin hak-hak yang diperintah dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. (

&( K. #. $%eare Tujuan konstitusi itu untuk mengatur lembaga-lembaga, untuk mengatur pemerintahan. *( Kar" +oe,enstein Konstitusi itu sarana dasar untuk mengawasi proses-proses kekuasaan. =leh karena itu setiap konstitusi senantiasa mempunyai dua tujuan, yaitu untuk - &0 memberikan pembatasan dan pengawasan terhadap kekuasaan politik" dan 10 membebaskan kekuasaan dari kontrol mutlak para penguasa dan menetapkan bagi para penguasa batas-batas kekuasaan mereka. -( Bagir .anan 4engapa konstitusi itu ada.! Konstitusi itu mengatur organisasi negara dan susunan pemerintahan. ,adi, di mana ada organisasi negara dan kebutuhan menyusun suatu pemerintahan negara, akan selalu diperlukan konstitusi. /( Naoki Ko a0as%i Tujuan sebuah undang-undang dasar ialah perumusan cara-cara untuk membatasi dan mengendalikan kekuasaan politik untuk menjamin hak-hak asasi rakyat. 1( Da%"an T%ai 2 3a4i! Ha!idi dan Ni5!atu" Huda +ada prinsipnya tujuan konstitusi adalah untuk membatasi kesewenang-wenangan tindakan pemerintah, untuk menjamin hak-hak yang diperintah dalam merumuskan kekuasaan yang berdaulan 6( .aurice Haurio Tujuan dari konstitusi adalah untuk menjaga keseimbangan antara ketertiban +de orde*, kekuasaan +het ge.ag* dan kebebasan. 7( Asti! Ri0anto +ada asasnya tujuan diadakannya konstitusi adalah untuk mendasari secara *undamental pencapaian tujuan negara. Secara spesi*ik yang menjadi tujuan konstitusi adalah untuk mengadakan tata tertib, menegakkan keadilan, mengusahakan kepastian, membatasi dan mengendalikan kekuasaan pemerintah, memudahkan para pihak mematuhi hak dan kewajiban, memuat hak-hak yang diperintah, merumuskan kekuasaan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat, mengatur lembaga-lembaga negara, mengatur pemerintahan serta menjaga keseimbangan antara ketertiban, kekuasaan dan kebebasan dalam konteks manusia hidup bernegara. Dari pendapat para pakar di atas terdapat titik persamaan bahwa konstitusi dibuat dengan maksud untuk mengatur pelaksanaan kekuasaan dengan jalan membatasinya melalui aturan untuk menghindari terjadinya kesewenang-wenangan yang dilakukan penguasa kepada rakyatnya serta memberikan arahan kepada penguasa dalam mewujudkan tujuan negara. Berdasarkan rumusanrumusan di atas, apa sebenarnya tujuan dibentuknya #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()! #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dibentuk dengan tujuan untuk menjadi sarana pengendali terhadap penyimpangan dan penyelewengan kekuasaan pemerintahan dalam dinamika perkembangan 9aman dan sekaligus sebagai sarana pembaruan masyarakat serta sarana perekayasaan ke arah ketercapaian tujuan negara dengan berdasarkan kepada nilai-nilai +ancasila sebagai dasar negara. ,adi, pada hakikatnya konstitusi ndonesia merupakan alat untuk melaksanakan nilai-nilai yang terkadung dalam +ancasila dalam kehidupan kenegaraan. . Ni"ai Konstitusi $ilai adalah sesuatu yang dianggap baik untuk dilaksanakan. 4isalnya, di sekolah kamu mengenal adanya tata tertib sekolah. Tata tertib sekolah pada hakikatnya merupakan seperangkat nilai yang menjadi acuan dalam pergaulan di sekolah. Suatu tata tertib dikatakan bernilai, ketika dilaksanakan dengan baik oleh setiap warga sekolah. Begitupun dengan konstitusi. Konstitusi berisi nilai-nilai yang menjadi acuan dalam kehidupan kenegaraan. Suatu konstitusi dikatakan bernilai, ketika dilaksanakan oleh seluruh warga negara baik penguasa maupun rakyat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai konstitusi berkaitan dengan kualitas pelaksanaan suatu konstitusi dalam kehidupan kenegaraan. )

Berkaitan dengan nilai konstitusi, Kar" +oe,enstein berpendapat ada tiga jenis sekaligus tingkatan nilai konstitusi yaitu nilai normati*, nilai nominal dan nilai semantik. +endapat Kar" +oe,enstein ini disepakati oleh sebagaian besar ahli konstitusi di ndonesia. .dapun penjelasan ketiga nilai konstitusi itu adalah sebagai berikut/* Nilai normatif $ilai normati* diperoleh apabila penerimaan segenap rakyat dari suatu negara terhadap konstitusi negaranya benar-benar murni dan konsekuen. Konstitusi tersebut ditaati dan dijunjung tinggi tanpa adanya penyelewengan sedikitpun juga. Ketentuan-ketentuan dalam konstitusi merupakan pedoman atau pegangan yang mutlak dilaksanakan. .pabila konstitusi itu dilaksanakan sepenuhnya, bukan saja berlaku dalam arti hukum, maka konstitusi itu disebut konstitusi normati*. Dalam kehidupan ketatanegaraan ndonesia, ketika kontitusi bernilai normati* sebenarnya merupakan perwujudan dari seluruh sila-sila +ancasila 0* Nilai nominal $ilai nominal dari suatu konstitusi diperoleh apabila ada kenyataan sampai di mana batasbatas berlakunya itu. Bila konstitusi itu hanya sebagaian saja dilaksanakan karena untuk sementara tidak sesuai dengan keperluan di lapangan, maka konstitusi itu disebut konstitusi nominal. Konstitusi tersebut secara hukum berlaku, namun berlakunya itu kurang sempurna, karena pasalpasal tertentu dari konstitusi tersebut dalam kenyataanya tidak berlaku. Sebagai contoh dalam #ndang-#ndang Dasar &'() sebelum diamandemen, dimana dalam pasal 17 telah dijamin adanya kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya. +asal tersebut dalam pelaksanaannya banyak tergantung pada kemauan pihak penguasa. Konstitusi yang demikian dikatakan bernilai nominal. Kekurangan #ndang-#ndang Dasar &'() sudah banyak diperbaiki dengan dilakukannya amandemen sebanyak empat kali. Kemajuan yang dapat di catat adalah dengan dibatasinya masa jabatan presiden menjadi maksimal 1 3 ) tahun. 1* Nilai semantik Suatu konstitusi disebut mempunyai nilai semantik, jika konstitusi tersebut secara hukum berlaku, namun dalam kenyataannya sekedar *ormalitas belaka, dan dipergunakan untuk melaksanakan kekuasaan politik belaka. ,adi dalam hal ini, konstitusi hanyalah suatu istilah belaka. Sedangkan dalam pelaksanaannya hanyalah dimaksudkan untuk kepentingan pihak penguasa. 4isalnya, #ndang-#ndang Dasar &'() yang berlaku pada saat berkuasanya =rde :ama. #ndang#ndang Dasar $egara &'() pada masa itu secara hukum berlaku, akan tetapi kenyataannya dalam pelaksanaannya hanya diperuntukan bagi kepentingan penguasa belaka dengan dalih untuk kepentingan pelaksanaan undang-undang dasar itu sendiri. Salah satu bukti yang mendukung pernyataan tersebut adalah ketika Ketua 4ahkamah .gung diangkat menjadi menteri, dengan tujuan agar penguasa dapat turut campur dalam kekuasaan kehakiman. Dengan diangkatnya ketua 4ahkamah .gung sebagai menteri, secara otomatis mendudukan dirinya sebagai bawahan presiden, karena menteri adalah pembantu presiden.

Tugas .andiri 1
Dari ketiga nilai konstitusi di atas, nilai normati* merupakan tingkatan nilai yang paling tinggi. $ah, bagaimana nilai dari konstitusi negara kita sekarang setelah mengalami amandemen sebanyak empat kali! Berilah penilaian kalian terhadap pelaksanaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() pada saat ini dengan memperhatikan ketiga jenis nilai konstitusi di atas. Peni"aian sa0a 8 ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... 5

*. Keterkaitan Dasar Negara dan Konstitusi


+ada bagian sebelumnya telah dikemukakan bahwa dasar negara dan konstitusi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan mutlak dimiliki oleh suatu negara merdeka. Dengan demikian dasar negara dan konstitusi memiliki keterkaitan yang sangat erat. Hal ini disebabkan lahirnya konstitusi merupakan usaha untuk melaksanakan dasar negara. Dasar negara memuat norma-norma dasar yang bersi*at ideal, sedangkan konstitusi berusaha menjabarkan nilai-nilai ideal tersebut ke dalam nilai-nilai instrumental. +ada pokoknya dasar negara memuat cita-cita hidup bernegara yang bersi*at uni,ersal dan bertahan lama sepanjang negara itu berdiri. Sedangkan konstitusi berusaha menangkap suasana batin dalam penyelenggaraan negara yang sejalan dengan perkembangan peradaban. +ada $egara Kesatuan %epublik ndonesia, keterkaitan antar dasar negara dengan konstitusi sangat terlihat jelas dalam rumusan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() secara tersurat mencantumkan rumusan +ancasila pada alinea keempat. Dari pencantuman tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa antara dasar negara dan konstitusi negara merupakan suatu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan. Hal ini mencerminkan bahwa pelaksanaan konstitusi pada dasarnya adalah melaksanakan dasar negara sebagai pilar utama dari terbentuknya negara. Segala hal yang bertentangan dengan dasar negara +ancasila, tentu saja tidak boleh dicantumkan dalam konstitusi negara baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dengan kata lain, unsur-unsur dan paham-paham yang bertentangan dengan dasar negara harus dicabut dari konstitusi. Dasar negara memberikan arahan bagi perjalan hidup suatu negara. /ita-cita seluruh rakyat pada dasarnya dituangkan dalam dasar negara. Sebagai piagam pernyataan kemerdekaan negara, dasar negara merupakan wujud perjanjian antara negara yang hendak dibentuk dengan rakyat yang membentuk negara. Dalam konsteks ndonesia, hal ini tertuang dalam teks +roklamasi Kemerdekaan dan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Sehingga perumusan konstitusi negara <#ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()0 merupakan wujud dari pelaksanaan cita-cita +roklamasi Kemerdekaan dan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'().

B. Su tansi Konstitusi Negara


Konstitusi dibuat untuk mewujudkan nilai-nilai dan norma-norma yang terdapat dalam dasar negara. Selain itu, konstitusi merupakan panduan bagi para penguasa untuk menyelenggarakan atau mengelola negaranya. Berkaitan dengan hal tersebut, maka dalam sebuah konstitusi terdapat beberapa hal mendasar yang menjadi subtansi atau muatan dari konstitusi tersebut. +ada bagian ini kalian akan diajak untuk mempelajari materi tentang subtansi konstitusi. Setelah mempelajari materi ini, diharapkan kalian mampu menguraikan unsure-unsur sebuah konstitusi" menyimpulkan ciri-ciri konstitusi sebuah konatitusi" dan menganalisis subtansi konstitusi ndonesia.

-. .uatan Konstitusi Negara


Setelah kalian memahami pengertian konstitusi, selanjutnya kalian juga harus memahami hal-hal yang menjadi materi muatan atau substansi dari suatu konstitusi. Banyak pendapat yang dikemukakan para ahli tentang apa saja yang menjadi materi muatan konstitusi itu! N0o!an Dekker mengemukakan bahwa di dalam konstitusi negara memuata. Struktur negara yang meliputi pengaturan kekuasaan dan lembaga-lembaga negara b. +eraturan mengenai hak asasi manusia maupun kewajiban negara 4iriam Budiarjo mengemukakan bahwa setiap undang-undang dasar negara memuat ketentuan-ketentuan mengenai-

a. =rganisasi negara, misalnya pembagian kekuasaan antara badan legislati*, eksekuti*, dan yudikati*- +ada negara *ederal, pembagian kekuasaan antara pemerintah *ederal dan pemerintah negara-negara bagian" prosedur menyelesaikan masalah pelanggaran yurisdiksi oleh salah satu badan pemerintahan dan sebagainya. b. Hak-hak asasi manusia. Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia &'(), misalnya diatur secara khusus dalam B.B >., +asal 17. sampai +asal 17,. c. +rosedur mengubah #ndang-#ndang Dasar. Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, misalnya diatur secara khusus dalam B.B >? , +asal 26 tentang +erubahan #ndang-#ndang Dasar. d. .da kalanya memuat larangan untuk mengubah si*at tertentu dari #ndang-#ndang Dasar. Hal ini biasanya terdapat jika para penyusun #ndang#ndang Dasar ingin menghindari terulangnya kembali hal-hal yang baru saja diatasi, seperti misalnya munculnya seorang diktator atau kembalinya suatu monarki. #ndang-#ndang Dasar @ederal ,erman melarang untuk mengubah si*at *ederalisme dari #ndang-#ndang Dasar oleh karena dikhawatirkan bahwa si*at unitarisme dapat melicinkan jalan untuk munculnya kembali seorang diktator seperti Hitler. Dalam UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia

Info Kewarganegaraan
Berdasarkan muatannya, konstitusi menurut Yusril Ihza Mahendra dapat dibedakan ke dalam dua kategori, yaitu: 1. Konstitusi politik, semata-mata merupakan sebuah dokumen hokum yang berisikan pasal-pasal yang mengandung norma-norma dasar dalam penyelenggaraan negara. . Konstitusi sosiologis, lebih luas dari sekedar dokumen hukum karena mengandung !ita-!ita sosial bangsa yang men!iptakannya, rumusanrumusan sistem sosial, rumusanrumusan "iloso"is tentang negara, #uga rumusan-rumusan sistem politik yang akan dikembangkan di negara itu.

&'(), misalnya diatur mengenai ketetapan bangsa ndonesia untuk tidak akan mengubah bentuk $egara Kesatuan %epublik ndonesia <+asal 26, .yat )0. e. 4emuat cita-cita rakyat dan asas-asas ideologi negara. #ngkapan ini mencerminkan semangat <spirit0 yang oleh penyusun #ndang-#ndang Dasar ingin diabadikan dalam #ndang-#ndang Dasar sehingga mewarnai seluruh naskah #ndang-#ndang Dasar itu. 4isalnya #ndang#ndang Dasar .merika Serikat menonjolkan keinginan untuk memperkokoh penggabungan &2 koloni dalam suatu #ni, menegaskan dalam +ermulaan #ndang-#ndang Dasar Kami, rak at %merika 2erikat, dalam keinginan untuk membentuk suatu Uni ang lebih sempurna... menerima Undang-Undang Dasar ini untuk %merika 2erikat3. Begitu pula #ndang-#ndang Dasar ndia menegaskan Kami, rak at India memutuskan se(ara khidmat untuk membentuk India sebagai suatu republik ang berdaulat dan demokratis dan untuk menjamin kepada semua 'arga negara4 Keadilan sosial, ekonomis, dan politik5 Kebebasan berpikir, mengungkapkan diri, beragama dan beribadah5 Kesamaan dalam status dan kesempatan5 dan untuk memperkembangkan mereka persaudaraan ang menjunjung tinggi martabat seseorang dan persatuan negara3. Dalam kaitan dengan ini +embukaan #ndang-#ndang Dasar &'() menyatakan7

Bah'a sesungguhn a kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat ang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rak at Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, ang merdeka, bersatu, bedaulat, adil, dan makmur. %tas berkat rahmat %lah "ang #aha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supa a berkehidupan kebangsaan ang bebas, maka rak at Indonesia menatakan dengan ini kemerdekaann a3. Sedangkan menurut Hans Kelsen, materi atau muatan dari konstitusi terdiri daria. pembukaan b. penentuan isi ketentuan-ketentuan pada masa yang akan datang c. penetuan *ungsi administrati* dan yudikati* d. hukum yang inkonstitusional e. pembatasan-pembatasan konstitusional *. perlindungan hak-hak g. jaminan-jaminan konstitusi Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa konstitusi suatu negara mencakup halhal yang *undamental mengenai susunan pemerintahan negara" kedudukan, tugas, wewenang dan hubungan antar kelembagaan negara" hubungan negara dengan warga negara dan penduduknya" jaminan terhadap hak asasi manusia dan kewajiban warga negara" pemisahan tugas ketatanegaraan" serta konsepsi negara dalam berbagai kehidupan ke arah mencapai cita-cita nasional suatu negara. Bagaimana dengan muatan konstitusi negara kita! Berikut ini muatan atau materi dari #ndang#ndang Dasar % &'()No .ateri atau .uatan Konstitusi 1. /ita-/ita $egara Tujuan dan %umusan Dasar 1. $egara 2. Bentuk dan Kedaulatan (. 4ajelis +ermusyawaratan .kyat ). 5. 6. 7. '. Kekuasaan +emerintahan $egara Dewan +ertimbangan .gung Kementeria $egara +emerintah Daerah Dewan +erwakilan %akyat +embukaan +embukaan Bab Bab Bab Bab ? Bab ? Bab ? Bab ? Bab ? . Bab ? B Bab ? Bab ? . Bab > Bab >. Bab > Terda9at Da"a! .linea .linea ? +asal & +asal 1, +asal 2 +asal (, +asal ), +asal 5, +asal 5., +asal 6, +asal 6., +asal 6B, +asal 6/, +asal 7, +asal ', +asal &8, +asal &, +asal &1, +asal &2, +asal &(, +asal &), +asal &5. Dihapus +asal &6 +asal &7, +asal &7., +asal &7B +asal &', +asal 18, +asal 18., +asal 1&, +asal 11, +asal 11., +asal 11B +asal 11/, +asal 11D +asal 11A +asal 12, +asal 12., +asal 12B, +asal 12/, +asal 12D +asal 12A, +asal 12@, +asal 12B +asal 1(, +asal 1(., +asal 1(B, +asal 1(/, +asal 1) +asal 1). +asal 15, +asal 16, +asal 17 '

&8. Dewan +erwakilan Daerah &&. +emilihan #mum &1. Hal Keuangan &2. Badan +emeriksa Keuangan &(. Kekuasaan Kehakiman &). Cilayah $egara &5. Carga $egara Dan +enduduk

&6. Hak .sasi 4anusia

Bab >.

&7. .gama Bab > &'. +ertahanan dan Keamanan $egara Bab > 18. +endidikan dan Kebudayaan Bab > +erekonomian $asional dan 1&. Bab > ? +asal 22, +asal 2( Kesejahteraan Sosial Bendera, Bahasa, Dan :ambanng +asal 2), +asal 25, +asal 25., +asal 11. Bab >? $egara, Serta :agu Kebangsaan 25B, +asal 25/ 12. +erubahan #ndang-#ndang Dasar Bab >? +asal 26 1(. .turan +eralihan +asal , +asal , +asal 1). .turan Tambahan +asal , +asal Ta e" -.1. 4ateri dari #ndang-#ndang Dasar % &'() <Sumber- &anduan &emas arakatan Undang-Undang dasar Negara !epublik Indonesia 6ahun /789 2esuai dengan Urutan Bab, &asal dan % at*

+asal 17., +asal 17B, +asal 17/, +asal 17D, +asal 17A, +asal 17@, +asal 17B, +asal 17H, +asal 17 , +asal 17, +asal 1' +asal 28 +asal 2&, +asal 21

/. K"asi:ikasi Konstitusi Dewasa ini hampir setiap negara yang ada di dunia ini mempunyai konstitusi. 4eskipun hampir setiap negara mempunyai konstitusi, tetapi satu sama lain ada perbedaannya. Hal itu antara lain disebabkan terdapatnya tuntutan pertumbuhan dan perkembangan suatu negara atas konstitusinya. .pabila konstitusi-konstitusi dari semua negara diperbandingkan satu sama lain, maka kita dapat mengadakan pengklasi*ikasian atas konstitusi-konstitusi tersebut. Banyak pakar atau ahli hukum konstitusi membuat klasi*ikasi konstitusi, diantaranyaa. Kennet% #. $%eare2 membagi konstitusi kedalam enam klasi*ikasi yaitu&0 Konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis +'ritten (onstitution and un'ritten (onstitution* 10 Konstitusi *leksibel dan konstitusi rijid +fle:ible (onstitution and rigid (onstitution* 20 Konstitusi derajat tinggi dan konstitusi tidak berderajat tinggi +supreme (onstitution and not supreme (onstitution* (0 Konstitusi serikat dan konstitusi kesatuan +federal (onstitution and unitar (onstitution* )0 Kontitusi sistem pemerintahan presidensial dan konstitusi sistem pemerintahan parlementer +presidential e:e(uti,e (onstitution and parliamentar e:euti,e (onstitution* 50 Konstitusi republik dan konstitusi kerajaan +republi(an (onstitution and monar(hi(al (onstitution* b. Hans Ke"sen, membagi konstitusi ke dalam tiga klasi*ikasi, yaitu&0 Konstitusi rijid dan konstitusi *leksibel +rigid (onstitution and fle:ible (onstitution* 10 Konstitusi kerajaan dan konstitusi republik +monar(hi(al (onstitution and republi(an (onstitution* 20 Konstitusi demokratik dan konstitusi otokratik +demo(rati( (onstitution and auto(rati( (onstitutions* c. #.) Strong2 membagi konstitusi ke dalam dua klasi*ikasi, yaitu&0 Kontitusi bernaskah dan konstitusi tidak bernaskah +do(umentar (onstitutions and nondo(umentar (onstitution* 10 Konstitusi *leksibel dan konstitusi rijid +fle:ible (onstitution and rigid (onstitution* d. $ir'ono Pro'odikoro dan So""0 +u is, membagi konstitusi ke dalam satu klasi*ikasi yaitu Konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis +'ritten (onstitution and un'ritten (onstitution* e. 3.A. Ha,good2 membagi konstitusi ke dalam tiga jenis, yaitu&0 Konstitusi re;olusi +re,olutionar (onstitution* 10 Konstitusi parlementer +parlimentarian (onstitution* 20 Konstitusi neo-nasional +neo-national (onstitution* &8

Berdasarkan pendapat para pakar konstitusi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya konstitusi dapat diklasi*ikasikan ke dalam tujuh golongan, yaitua. Kontitusi bernaskah dan konstitusi tidak bernaskah +do(umentar (onstitutions and nondo(umentar (onstitution* b. Konstitusi *leksibel dan konstitusi rijid +fle:ible (onstitution and rigid (onstitution* c. Konstitusi derajat tinggi dan konstitusi tidak berderajat tingi +supreme (onstitution and not supreme (onstitution* d. Konstitusi serikat dan konstitusi kesatuan +federal (onstitution and unitar (onstitution* e. Kontitusi sistem pemerintahan presidensial dan konstitusi sistem pemerintahan parlementer +presidential e:e(uti,e (onstitution and parliamentar e:euti,e (onstitution* *. Konstitusi republik dan konstitusi kerajaan +republi(an (onstitution and monar(hi(al (onstitution* g. Konstitusi demokratik dan konstitusi otokratik +demo(rati( (onstitution and auto(rati( (onstitutions* Dari klasi*ikasi di atas #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dapat diklasi*ikasikan ke dalama. Kontitusi bernaskah atau hukum dasar tertulis b. Konstitusi *leksibel, dibuktikan dengan adanya pasal yang mengatur tentang perubahan undangundang dasar <pasal 260 c. Konstitusi derajat tinggi, #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() merupakan hukum dasar tertinggi dalam tata urutan perundang-undangan ndonesia <lihat T.+ 4+% $omor tahun 1888 dan ## % $omor &8 tahun 188(0 d. Konstitusi kesatuan, karena bentuk negara kita adalah negara kesatuan <pasal & ayat &0 e. Konstitusi sistem presidensial, karena sistem pemerintahan yang dianut negara kita adalah sistem presidensial di mana presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan <pasal ( dan &60 *. Konstitusi republik, karena bentuk pemerintahan negara kita adalah republik <pasal & ayat &0 g. Konstitusi demokratik, karena negara kita menganut paham demokrasi <pasal 11 A0 1. I!9"e!entasi Dasar Negara ke Da"a! Undang;Undang Dasar Negara Re9u "ik Indonesia Ta%un 1<-/ mplementasi dasar negara ke dalam konstitusi adalah suatu keharusan yang dilakukan untuk melaksanakan amanat dan cita-cita kemerdekaan suatu bangsa. Bagi bangsa ndonesia mplementasi itu dapat dilihat dari hubungan +ancasila dengan pembukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dan penjabaran nilai-nilai +ancasila dalam #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Hubungan +ancasila dengan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mengandung pengertian bahwa +ancasila merupakan subtansi esensial dari +embukaan dan mendapatkan kedudukan secara yuridis *ormal dalam +embukaan, sehingga rumusan maupun kedudukannya sebagai dasar negara adalah sebagaimana yang terdapat dalam +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). maka perumusan yang menyimpang dari pembukaan tersebut adalah sama halnya dengan mengubah secara tidak sah rumusan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() memuat prinsip-prinsip, dasar dan tujuan negara ndonesia yang akan diwujudkan dalam kehidupan kenegaraan. Selain itu, penjabaran nilai +ancasila juga tercermin dalam pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebagai berikuta. Si"a Ketu%anan =ang .a%a Esa2 dirinci dalam pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() yang tercermin dalam sumpah jabatan +residen dan Cakil +residen menurut agamanya dalam kata Demi %llah atau Demi 6uhan3 <pasal ' ayat <&00. Demikian pula dalam pasal 17 A ayat <&0 dan <10 mencerminkan sila Ketuhanan "ang #aha $sa dalam bentuk nilai dasar yang lebih rinci yaitu kebebasan memeluk agama dan &&

b.

c. d.

e.

menjalankan ibadah menurut agama dan keper(a aann a masing-masing3 yang kemudian diulang kembali dalam Bab > tentang .gama pasal 1', yang merupakan tugas negara untuk memberikan perlindungan terhadap kebebasan beragama dan menjalankan ibadah dan kepercayaannya masing-masimg warga negara dan penduduk ndonesia. Si"a Ke!anusian 0ang Adi" dan Berada , dituangkan dalam ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Bab > tentang Kekuasaan Kehakiman yaitu pada pasal-pasal yang mengatur tentang penegakan hukum dan keadilan serta aparat penegak hukum <pasal 1(, pasal 1(., pasal 1(B, pasal 1(/, dan pasal 1)0. Demikian pula dalam Bab >. tentang Hak .sasi 4anusia yang kemudian dituangkan dalam pasal-pasal perlindungan tentang H.4 yang merupakan jalinan nilai-nilai yang lebih rinci yang merupakan cerminan dari sila kemanusian ang %dil dan Berdab <pasal 16, pasal 17, pasal 17., pasal 17B, pasal 17/, pasal 17D, pasal 17A, pasal 17@, pasal 17B, pasal 17H, pasal 17 , pasal 17,, pasal 1', pasal 28, pasal 2& dan pasal 2(0 Si"a Persatuan Indonesia2 dituangkan rinciannya dalam pasal & ayat <&0, pasal && ayat <10 dan <20, pasal &7., pasal &7 B, pasal 11A, pasal 1)A, pasal 28, pasal 2), pasal 25 dan pasal 25 B Si"a Kerak0atan 0ang Di9i!9in o"e% Hik!a% Ke i'aksanaan da"a! Per!us0aratan> Per,aki"an2 dituangkan rinciannya dalam pasal & ayat <10 dan <20, pasal 1, pasal 2, pasal ( ayat <&0, pasal 5, pasal 5., pasal 6., pasal 6B, pasal 6/, pasal 7, pasal &&, pasal &5, pasal &7 ayat <20, pasal &', pasal 18, pasal 18., pasal 1&, pasal 11, pasal 11B, pasal 11/, pasal 11D dan pasal 11A. Semua rincian sila ini berhubungan dengan demokrasi dan demokratisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam kerangkan negara hukum yang demokratis. Si"a Keadi"an Sosia" Bagi Se"uru% Rak0at Indonesia2 dirinci dalam nilai-nilai yang dituang dalam pasal-pasal mengenai hak asasi manusia yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial dan kesejahteran ekonomis <pasal 220.

Tugas Ke"o!9ok 1
/oba kamu analisis #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() yang diamnademen dan yang belum di amandemenD .dakah perbedaan yang mencolok dari pola penjabaran nilai-nilai +anasila dalam kedua jenis undang-undang dasar tadi! Berikan alasannyaD Kersamalah dengan teman sebangkumuD

#. Pe! ukaan Undang;Undang Dasar Negara Re9u "ik Indonesia Ta%un 1<-/
%e*ormasi total yang dilakukan di ndonesia, terutama dalam bidang hukum memberikan kejelasan dalam tertib hukum ndonesia. Dalam tertib hukum ndonesia, +embukaan #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() berada pada tingkatan yang tertinggi dan memuat dasar-dasar negara yang *undamental termasuk +ancasila, sehingga re*ormasi hukum tidak bisa dan tidak mungkin dilakukan untuk mengubah +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). +ada bagian ini kalian akan diajak untuk mempelajari dan memahami +embukaan #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Setelah mempelajari materi ini diharapkan kalian mampu mendeskripsikan pokok-pokok pikaran yang terdapat dalam +embukaan #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()" menguraikan makna tiap alenea yang terdapat dalam +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()" dan menganalisis kedudukan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'().

&1

6. Pokok Pikiran Pe! ukaan Undang;Undang Dasar Negara Re9u "ik Indonesia ta%un 1<-/
+embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mengandung pokok-pokok pikiran yang menggambarkan suasana kebatinan dari #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). +okok-pokok pikiran tersebut mewujudkan cita hukum yang menguasai hukum dasar negara,baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. +okok-pokok pikiran tersebut adalah sebagai berikuta. Pokok 9ikiran 9erta!a- $egara melindungi segenap bangsa ndonesia dan seluruh tumpah darah ndonesia dengan berdasar atas persatuan <pokok pikiran persatuan*. +okok pikiran ini menegaskan bahwa dalam pembukaan diterima aliran negara persatuan. $egara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa dan seluruh wilayahnya. Dengan demikian negara mengatasi segala macam *aham golongan, *aham indi;idualistik. $egara menurut pengertian +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() menghendaki persatuan. Dengan kata lain, penyelenggara negara dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan atau indi;idu. +okok pikiran ini merupakan penjabaran dari si"a ketiga Pancasi"a.

Ga! ar 1.1 2emangat proklamasi di'ujudkan dalam rumusan pembukaan Undang-Undang Dasar Negara !epublik Indonesia /789 <sumber-28 Tahun ndonesia 4erdeka.0

b. Pokok 9ikiran kedua- $egara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat ndonesia <pokok pikiran keadilan sosial0. +okok pikiran ini menempatkan suatu tujuan atau cita-cita yang ingin di capai dalam +embukaan, dan merupakan suatu kausa-finalis <sebab tujuan0, sehingga dapat menentukan jalan serta aturan yang harus dilaksanakan dalam #ndang-#ndang Dasar untuk sampai pada tujuan tersebut dengan modal persatuan. ni merupakan pokok pikiran keadilan sosial yang didasarkan kepada kesadaran bahwa manusia mempunyai hak hak dan kewajiban dalam kehidupan masyarakat. +okok pikiran ini merupakan penjabaran si"a ke"i!a Pancasi"a. c. Pokok 9ikiran ketiga- $egara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratanEperwakilan <pokok pikiran kedaulatan rak at0. +okok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa sistem negara yang terbentuk dalam #ndang-#ndang Dasar harus berdasarkan atas kedaulatan rakyat dan permusyawaratanEperwakilan. .liran ini sesuai dengan si*at masyarakat ndonesia, yang selalu mengedapankan asas musyawarah untuk mu*akat dalam menyelesaikan suatu persoalan. ni merupakan pokok pikiran kedaulatan rakyat, yang menyatakan bahwa kedaulatan di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut #ndang-#ndang Dasar. +okok pikiran inilah yang merupakan dasar 9o"itik negara. +okok pikiran ini merupakan penjabaran si"a kee!9at Pancasi"a.

&2

d. Pokok 9ikiran kee!9at- $egara berdasarkan atas Ketuhanan Fang 4aha Asa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab <pokok pikiran Ketuhanan*. +okok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa #ndang-#ndang Dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan penyelenggara negara lainnya untuk memelihara budi pekerti kemanusian yang luhur. Hal ini menegaskan bahwa pokok pikiran Ketuhanan Fang 4aha Asa mengandung pengertian taGwa kepada Tuhan Fang 4aha esa, dan pokok pikiran kemanusian yang adil dan beradab mengandung pengertian menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia atau nilai kemanusian yang luhur. +okok pikiran keempat ini merupakan dasar !ora" negara yang pada hakikatnya merupakan suatu penjabaran dari si"a 9erta!a dan si"a kedua Pancasi"a. Ampat pokok pikiran ini merupakan penjelasan logis dari inti alinea keempat +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). .tau dengan kata lain keempat pokok pikiran tersebut tidak lain adalah merupakan penjabaran dari dasar negara, yaitu Pancasi"a.

Tugas .andiri &


/oba kamu telaah dengan teman belajarmu mengenai implementasi atau perwujudan pokok pikiran dalam +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam pelaksanaan pemerintahan semasa orde lama, orde baru dan orde re*ormasiD

7. Kedudukan Pe! ukaan Undang;Undang Dasar Negara Re9u "ik Indonesia Ta%un 1<-/
+embukaan ##D &'() disahkan oleh ++K pada tanggal &7 .gustus &'(). Bersama dengan pasal-pasal dan penjelasan ##D &'(), +embukaan diundangkan dalam Berita %epublik ndonesia tahun $omor 6. +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam ilmu hukum mempunyai kedudukan di atas pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). .ntara +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dan pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() memiliki kedudukan yang berlainan satu sama lain, namun keduanya terjalin dalam hubungan kesatuan yang kausal dan organis. +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mempunyai kedudukan yang sangat tinggi. +ada hakikatnya +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mempunyai kedudukana. Se agai Terti Huku! Tertinggi Kedudukan pembukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam kaitannya dengan tertib hukum ndonesia memiliki dua aspek yang sangat *undamental. &ertama, memberikan *aktor-*aktor mutlak bagi terwujudnya tertib hukum ndonesia, dan kedua, memasukkan diri dalam tertib hukum ndonesia sebagai tertib hukum tertinggi. Berdasarkan penjelasan tentang isi +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() yang termuat dalam Berita %epublik ndonesia tahun $omor 6, dijelaskan bahwa ....&embukaan Undang-Undang Dasar /789 ang didalamn a terkandung pokok-pokok pikiran, ang meliputi suasana kebetinan dari Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, serta me'ujudkan suatu (ita-(ita hukum ang menguasai hukum dasar tertulis +Undang-Undang Dasar * maupun hukum dasar tidak tertulis +kon,ensi*. %dapun pokok-pokok pikiran tersebut dijelmakan +dikongkritisasikan* dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar /7893. Dalam pengertian ini maka dapat disimpulkan bahwa +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() adalah sumber hukum positif Indonesia. Sebagai konsekuensi dari kedudukannya sebagai sumber hukum positif Indonesia, maka nilai-nilai yang terkandung dalam +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam realisasinya harus dijabarkan dalam peraturan-peraturan hukum positi* di &(

bawahnya seperti Ketetapan 4+%, #ndang-#ndang, +eraturan +emerintah dan sebagainya. Dengan demikian seluruh peraturan perundang-undangan di ndonesia harus bersumber pada +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() yang didalamnya terkandung asas kerohanian $egara atau Dasar @ilsa*at +ancasila. . Pokok kaida% negara 0ang )unda!enta" Kedudukan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebagai tertib hukum tertinggi di ndonesia mengandung konsekuensi logis bahwa #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebagai hukum dasar tertulis mempunyai dasar-dasar pokok yang pada hakikatnya tidak tertulis dan terpisah dari #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dengan demikian +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() berkedudukan sebagai pokok kaidah negara yang *undamental +staatsfundamentalnorm* +okok kaidah negara yang *undamental menurut ilmu hukum tata negara memiliki beberapa unsur mutlak antara lain1( Dari segi ter'adin0a Ditentukan oleh pendiri negara dan terjelma dalam suatu pernyataan lahir sebagai penjelmaan kehendak pendiri negara, untuk menjadikan hal-hal tertentu sebagai dasar negara yang dibentuknya. &( Dari segi isin0a Ditinjau dari segi isinya maka pembukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() memuat dasar-dasar pokok negara sebagai berikut<&0 Dasar tujuan negara baik tujuan umum maupun Info tujuan khusus. Tujuan umum tercakup dalam Kewarganegaraan kalimat ....ikut melaksanakan ketertiban dunia ang berdasrkan perdamaian abadi dan keadilan sosial3. Sedangkan tujuan khusus tercakup dalam $ap %&R Nomor I'(%&R(1)*+ dan kalimat, ....melindungi segenap bangsa dan $ap %&R Nomor III(%&R(1)+, seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk menyatakan bah-a: Pembukaan Undang-Undang Dasar memajukan Kesejahteraan Umum. 1945 sebagai pernytaan <10 Ketentuan diadakannya undang-undang dasar kemerdekaan yang terperinci yang negara. +ernyataan ini tersimpul dalam mengandung cita-cita luhur dari kalimat3....maka disusunlah kemerdekaan Proklamasi Kemerdekaan 17 kebangsaan Indonesiaitu dalam suatu Undanggustus 1945 dan yang memuat Undang Dasar Negara Indonesia3. Hal ini Pancasila sebagai dasar !ilsa!at negara" merupakan satu rangkaian merupakan suatu ketentuan bahwa negara dengan Proklamasi Kemerdekaan ndonesia harus berdasarkan undang-undang 17 gustus 1945 dan #leh karena dasar, dan merupakan dasar yuridis *ormal bahwa itu tidak dapat diubah oleh negara ndonesia adalah negara yang berdasarkan siapapun $uga termasuk oleh %P& atas hukum. hasil Pemilu yang berdasarkan pasal ' dan Pasal '7 Undang<20 Bentuk negara. +ernyataan ini tersimpul dalam kalimat, .... ang terbentuk dalam suatu susunan negara !epublik Indonesia ang berkedaulatan !ak at3. <(0 Dasar *ilsa*at negara. +ernyataan ini tersimpul dalam kalimat, ....dengan berdasar kepada Ketuhanan "ang #aha $sa, Kemanusiaan "ang %dil dan Beradab, &ersatuan Indonesia dan Kerak atan ang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam &ermus a'aratan/&er'akilan, serta dengan me'ujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rak at Indonesia3. Berdasarkan unsur-unsur yang terkandung dalam +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(), maka menurut ilmu hukum tata negara bahwa +embukaan

&)

#ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() pada hakikatnya telah memenuhi syarat sebagai pokok kaidah negara yang *undamental +staatsfundamentalnorm*. Kemudian dalam hubungannya dengan pasal-pasal dalam #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(), maka +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mempunyai hakikat dan kedudukan sebagai berikuta. Dalam hubungannya dengan tertib hukum ndonesia, maka +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mempunyai hakikat kedudukan yang terpisah dengan pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Dalam kedudukannya sebagai pokok kaidah negara yang *undamental, +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari pada pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). b. +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() merupakan suatu tertib hukum tertinggi dan pada hakikatnya mempunyai kedudukan lebih tinggi dari pada pasalpasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). c. +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() berkedudukan sebagai pokok kaidah negara yang *undamental mengandung pokok-pokok pikiran yang harus dijabarkan ke dalam pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'().

<. .akna Setia9 A"inea Pe! ukaan Undang;Undang Dasar Negara Re9u "ik Indonesia Ta%un 1<-/
+embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() terdiri atas empat alinea. Setiap alinea dalam pembukaan memiliki makna khusus bilamana ditinjau dari isinya. .linea pertama, kedua dan ketiga memuat pernytaan-pernyataan yang tidak memiliki hubungan kausal organis dengan pasal-pasalnya. .linea-alinea tersebut memuat serangkaian pernyataan yang menjelaskan peristiwa atau keadaan yang mendahului terbentuknya negara ndonesia. Sedangkan alinea keempat memuat pernyataan mengenai keadaan setelah negara ndonesia terbentuk dan memiliki hubungan kausal organis dengan pasal-pasal #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Bila dilihat bunyi pernyataan pada alinea sampai ?, +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mengandung nilai *iloso*is yang sangat tinggi. Hal ini mencerminkan kehendak dan pemikiran serta cita-cita para pendiri bangsa ndonesia. Secara ringkas, alinea pertama menyatakan Hbah'a sesungguhn a kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan3. +ernyataan ini mengandung maknaa. Bangsa ndonesia mengakui dan menghormati hak asasi yang dimiliki oleh setiap manusia. b. +ernyataan bangsa ndonesia bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, bukan hak indi;idu saja c. Bangsa ndonesia menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia, karena tidak sesuai dengan perikemanusia dan perikeadilan. Dalam alinea kedua dinyatakan bahwa dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat ang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rak at Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, ang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur3. +ernyataan ini mengandung maknaa. +erjuangan kemerdekaan telah sampai pada saat yang menetukan. b. 4omentum yang tepat telah didapat untuk menyatakan kemerdekaan c. Kemerdekaan bukan tujuan akhir, tetapi harus diisi dengan mewujudkan negara merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. .linea ketiga menegaskan bahwa atas berkat rakhmat %llah "ang #aha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supa a berkehidupan kebangsaan ang bebas, maka rak at Indonesia men atakan dengan ini kemerdekaann a3. +ernyataan ini mengandung maknaa. +engakuan bangsa ndonesia akan kekuasaan dan rahmat Tuhan F4A . &5

b. c.

4emuat moti;asi spritual yang dimiliki bangsa ndonesia dalam merebut kemerdekaan. +ernyataan kembali +roklamasi Kemerdekaan %epublik ndonesia. .linea keempat berbunyi Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu &emerintah Negara Indonesia ang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, men(erdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia ang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, ang terbentuk dalam suatu susunan Negara !epublik Indonesia ang berkedaulatan rak at dengan berdasar kepada Ketuhanan "ang #aha $sa, Kemanusiaan "ang %dil dan Beradab, &ersatuan Indonesia dan Kerak atan ang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam &ermus a'aratan/&er'akilan, serta dengan me'ujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rak at Indonesia3. +ernyataan ini mengandung nilai dan rumusana. @ungsi dan tujuan negara b. +ernyataan bahwa bentuk negara ndonesia adalah %epublik c. Ketentuan akan adanya undang-undang dasar d. .sas politik negara, yaitu negara yang berkedaulatan rakyat e. Dasar negara. Berdasarkan makna alinea tersebut, maka kedudukan pembukaan sangat kuat baik dilihat secara politik maupun secara hukum. =leh karena itu, pembukaan tidak dapat dapat diubah oleh siapapun termasuk 4+%.

B. Perke! angan Konstitusi Indonesia


Dalam perjalanan sejarah negara ndonesia, negara kita telah mengalami beberapa kali perubahan konstitusional. Sejak pertama kali disyahkan pada tanggal &7 .gustus &'(), #ndang#ndang Dasar &'() diganti dengan Konstitusi % S tahun &'(' sebagai akibat dari berubahnya bentuk negara dari kesatuan ke *ederal. Konstitusi % S kembali di ganti dengan #ndang-#ndang Dasar Sementara tahun &')8 sebagai akibat dari kembalinya negara kita ke bentuk negara kesatuan. +ada akhirnya negara kita kembali kepada #ndang-#ndang Dasar &'() pada tahun &')' sampai sekarang, meskipun telah diubah sebanyak empat kali <&'''-18810. +ada bagian ini kalian akan diajak untuk mempelajari perkembangan konstitusi negara kita. Setelah mempelajari materi ini diharapkan kalian mampu menunjukkan periodesasi konstitusi ndonesia" menguraikan perubahan sebuah konstitusi" dan menyimpulkan perilaku positi* terhadap konstitusi negara.

1. Periodesasi Konstitusi Indonesia


Dalam sejarah perjalanan bangsa ndonesia, hukum dasar dalam hal ini konstitusi negara telah mengalami perubahan. Berikut ini dipaparkan periodesasi berlakunya konstitusi negara ndonesia. a. Undang;Undang Dasar 1<-/ $askah #ndang-#ndang Dasar &'() pertama kali dipersiapkan oleh suatu badan bentukan +emerintah Balatentara ,epang yang diberi nama Dokuritsu ; unbi 6joosakai. Dalam bahasa ndonesia badan tersebut disebut Badan +enyelidik #saha-usaha +ersiapan Kemerdekaan ndonesia <B+#+K 0. +impinan dan anggota badan ini dilantik oleh +emerintah Balatentara ,epang tanggal 17 4ei &'(). 4engapa dilantik oleh pihak ,epang! Hal ini terjadi sehubungan dengan janji +emerintah ,epang di depan +arlemen mereka, untuk memberikan kemerdekaan kepada ndonesia di kelak kemudian hari. Setelah dilantik, ternyata badan ini tidak hanya melakukan usaha-usaha persiapan kemerdekaan, tetapi malah mempersiapkan naskah #ndang-#ndang Dasar. +ara tokoh kita pada waktu itu berpandangan bahwa untuk mendirikan negara ndonesia merdeka harus dibangun di atas #ndang-#ndang Dasar. Sikap para pendiri negara tersebut sesuai dengan pengertian konstitusi itu sendiri sebagai hukum dasar yang dijadikan pegangan dalam penyelenggaraan suatu negara. &6

B+#+K ini beranggotakan 51 orang, diketuai oleh K.%.T. %adjiman Cedyodiningrat, serta tibangase Fosio dan %aden +anji Suroso sebagai Cakil Ketua. +ersidangan badan ini dibagi dalam dua masa sidang. 4asa sidang pertama berlangsung dari tanggal 1' 4ei sampai dengan & ,uni &'(), dan masa sidang kedua berlangsung dari tanggal &8 ,uli sampai &6 ,uli &'). +ada kedua masa sidang itu, pokok pembicaraan langsung tertuju pada upaya mempersiapkan pembentukan sebuah negara merdeka. +ada masa sidang pertama, pembicaraan tertuju pada soal dasar *alsa*ah yang harus dipersiapkan dalam rangka negara ndonesia merdeka. .dapun mengenai hal-hal teknis tentang bentuk negara dan pemerintahan baru dilakukan pada masa persidangan kedua. Dalam persidangan kedua itu dibentuk +anitia Hukum Dasar, dengan anggota sebanyak &' orang dan diketuai oleh r. Soekarno. +anitia Hukum Dasar ini membentuk +anitia Kecil yang diketuai oleh +ro*. 4r. Dr. Soepomo dengan anggota terdiri dari Congsonegoro, %. Soekardjo, .... 4aramis, +anji Singgih, Haji .gus Salim dan Sukiman. +ada tanggal &2 ,uli &'() +anitia Kecil itu berhasil menyelesaikan tugasnya. B+#+K menyetujui hasil kerja +anitia Kecil sebagai %ancangan #ndang-#ndang Dasar pada tanggal &5 .gustus &'(). Setelah B+#+K selesai melaksanakan tugasnya, +emerintah Balatentara ,epang membentuk ++K . +anitia +ersiapan Kemerdekaan ndonesia <++K 0 beranggotakan 1& orang yang diketuai oleh r. Soekarno dan Drs. 4ohammad Hatta sebagai wakil ketua. Sehari setelah +roklamasi, yakni pada &7 .gustus &'(), ++K bersidang untuk yang pertama kalinya. .cara pokok sidang adalah membahas rancangan #ndang-#ndang Dasar yang telah disiapkan oleh B+#+K . Di tengah-tengah pembahasan materi #ndang-#ndang Dasar ini, setelah istirahat pertama, dan sidang dibuka lagi pada pukul &).&) C B, Soekarno selaku Ketua berkataH#enurut a(ara, tuan-tuan sekalian, maka kita akan membi(arakan aturan-aturan peralihan, tetapi oleh karena pers menunggu suatu hal aitu ketentuan siapa ang dipilih menjadi &residen dan <akil &residen Negara Indonesia, maka lebih dahulu daripada aturan peralihan akan sa a bi(arakan &asal 13. ...2ekarang untuk memenuhi permintaan pers, lebih dahulu sa a hendak masuk ke dalam a(ara pemilihan Kepala Negara dan <akiln a, tetapi lebih dahulu sa a minta disahkan &asal III dalam aturan &eralihan, ang tuan-tuan sekalian memegangn a4 Untuk pertama kali &residen dan <akil &residen dipilih oleh &anitia &ersiapan Kemerdekaan Indonesia, aitu kita ini. Bagaimana tuan-tuan setuju = Kalau setuju, maka sekarang sa a masuk a(ara pemilihan &residen. 2a a minta ;imuk oku membagikan stembiljet3. $amun, belum sempat pembagian stembiljet itu dilakukan, atas usul yang disampaikan secara terbuka oleh %d. =tto skandardinata, supaya Bung Karno dan Bung Hatta disepakati menjadi +residen dan Cakil +residen. Seluruh hadirin menanggapi positi* sambil meneriakkan yel-yel >idup Bung Karno ??3, >idup Bung >atta ??3 dan dilanjutkan menyanyikan lagu H ndonesia %ayaI secara bersama-sama. 4aka resmilah Soekarno dan 4ohammad Hatta menjadi +residen dan Cakil +residen %epublik ndonesia yang pertama. Setelah +residen dan Cakil +residen terpilih, barulah pembahasan materi #ndang-#ndang Dasar dilanjutkan sampai selesai dan kemudian disahkan secara resmi menjadi #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(), yang selanjutnya dikenal sebagai #ndang-#ndang Dasar &'(). . Konstitusi Re9u "ik Indonesia Serikat ?RIS( +erang Dunia Kedua berakhir dengan kemenangan di pihak Tentara Sekutu dan kekalahan di pihak ,epang. Dengan demikian +emerintah Balatentara ,epang mau tidak mau harus hengkang dari tanah air ndonesia. $amun keadaan ini diman*aatkan oleh +emerintah Belanda untuk kembali menguasai ndonesia. $amun, usaha +emerintah Belanda untuk kembali menanamkan kuku penjajahannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. 4engapa demikian! Karena mendapat &7

perlawanan yang sengit dari para pejuang kemerdekaan ndonesia. 4enghadapi kondisi demikian, +emerintah Belanda menerapkan politik adu domba dengan cara mendirikan dan menyepongsori berdirinya beberapa negara kecil di berbagai wilayah nusantara. $egara-negara kecil dimaksud di antaranya adalah $egara Sumatera, $egara ndonesia Timur, $egara +asundan, dan $egara ,awa Timur.

Ga! ar 1.& >asil Konferensi #eja Bundar se(ara langsung merubah konstitusi kita dari konstitusi kesatuan ke konstitusi serikat <sumber-28 Tahun ndonesia 4erdeka0

#ntuk menegaskan maksud untuk kembali menjajah ndonesia, Tentara Belanda melakukan .gresi 4iliter sebanyak dua kali. .gresi 4iliter dilakukan pada tahun &'(6 dan .gresi 4iliter pada tahun &'(7. Semua kekuatan % digempur habis-habisan. Tentara $asional ndonesia <T$ 0 dibawah ,enderal Sudirman melakukan taktik perang gerilya. Calaupun perlawanan dilakukan secara seporadis, namun dunia internasional mencatat bahwa T$ secara terus-menebrus melakukan perlawanan terhadap Belanda. +erjuangan bersenjata juga mendapat sokongan dari perjuangan secara diplomatik. .tas pengaruh +erserikatan Bangsa-Bangsa, pada 12 .gustus &'(' sampai dengan 1 $o;ember &'(' diadakan Kon*erensi 4eja Bundar <K4B0 di Den Haag. Kon*erensi ini dihadiri oleh wakil-wakil dari %epublik ndonesia dan Bijeenkoomst ;oor @ederal =;erleg <B@=0 serta wakil $ederland dan Komisi +erserikatan Bagsa-Bangsa untuk ndonesia. Kon*erensi 4eja Bundar <K4B0 tersebut berhasil menyepakati tiga hal, yaitu&0 4endirikan $egara %epublik ndonesia Serikat. 10 +enyerahan kedaulatan kepada % S yang berisi 2 hal, yaitu <&0 piagam penyerahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda kepada +emerintah % S" <10 status uni" dan <20 persetujuan perpindahan. 20 4endirikan uni antara %epublik ndonesia Serikat dengan Kerajaan Belanda. Hasil Kon*erensi 4eja Bundar telah mengubah bentuk negara kita menjadi negara *ederal atau la9im disebut negara serikat. Sekali lagi keadaan ini juga merupakan taktik Belanda untuk memperlemah posisi ndonesia. $egara ndonesia yang semula berbentuk kesatuan kemudian dipecah menjadi kecil-kecil ke dalam negara-negara bagian. =leh karena bentuk negara yang baru ini berbeda sama sekali dengan yang diatur dalam #ndang-#ndang Dasar &'(), maka disusunlah #ndang-#ndang Dasar negara yang baru. #ndang-#ndang Dasar yang baru itu memiliki semangat negara serikat, bukan negara kesatuan. $askah konstitusi %epublik ndonesia Serikat disusun bersama oleh delegasi %epublik ndonesia dan delegasi B@=. Delegasi %epublik ndonesia dipimpin oleh 4r. 4ohammad %oem yang dibantu oleh Dr. Soepomo. %ancangan #ndang-#ndang Dasar itu disepakati bersama oleh kedua belah pihak untuk diberlakukan sebagai #ndang-#ndang Dasar % S. $askah #ndang#ndang Dasar yang kemudian dikenal dengan sebutan Konstitusi % S disampaikan kepada Komite $asional ndonesia +usat sebagai lembaga perwakilan rakyat di %epublik ndonesia dan

&'

kemudian resmi mendapat persetujuan komiter tersebut pada tanggal &( Desember &'('. Selanjutnya Konstitusi % S dinyatakan berlaku mulai tanggal 16 Desember &'('. Dengan berdirinya negara %epublik ndonesia Serikat berdasarkan Konstitusi % S tahun &'(', maka eilayah %epublik ndonesia menjadi negara bagian dari % S. Hal ini seseuai dengan ketentuan pasal 1 Konstitusi % S yang menyatakan bahwa wilayah%epublik ndonesia diakui sebagai salah satu negara bagian dalam wilayah %epublik ndonesia Serikat. Dalam wilayah *ederal, berlaku Konstitusi % S &'(', tetapi di wilayah %epublik ndonesia sebagai salah satu negara bagian % S, tetap berlaku #ndang-#ndang Dasar &'(). Dengan demikian berlakunya #ndang-#ndang Dasar &'() dalam sejarah awal ketatanegaraan ndonesia, baru berakhir bersamaan dengan berakhirnya masa berlakunya Konstitusi % S, yaitu tanggal 16 .gustus &')8, ketika #ndang-#ndang Dasar Sementara &')8 resmi berlaku. c. Undang;Undang Dasar Se!entara 1</@ %epublik ndonesia Serikat usianya hanya seumur jagung. Sejumlah negara bagian mulai berpikir untuk bersatu kembali. 4ula-mula tiga wilayah negara bagian, yaitu $egara %epublik ndonesia, $egara ndonesia Timur, dan $egara Sumatera Timur menggabungkan diri menjadi satu wilayah %epublik ndonesia. .kibatnya wibawa +emerintah % S menjadi berkurang. Dalam keadaan yang terus-menerus kehilangan kewabibawaannya, pada akhirnya dicapailah kesepakatan anrara +emerintah % S dengan +emerintah %epublik ndonesia untuk kembali bersatu mendirikan $egara Kesatuan %epublik ndonesia. Kesepakatan itu dituangkan dalam satu naskah persetujuan bersama tanggal &' 4ei &')8. Kesepakatan untuk kembali ke bentuk negara kesatuan, membawa konsekuensi diubahnya kembali naskah #ndang-#ndang Dasar. 4aka perlu disiapkan satu naskah #ndang-#ndang Dasar yang baru. #ntuk maksud tersebut dibentulkan suatu panitia bersama, dari pihak % S dan % . Tidak begitu lama +anitia dapat menyelesaikan pekerjaannya, yakni rancangan naskah #ndang-#ndang Dasar. $askah tersebut kemudian disahkan oleh kedua belah pihak&0 +ihak % dilakukan oleh Badan +ekerja Komite $asional +usat pada &1 .gustus &')8, dan 10 +ihak % S dilakukan oleh Dewan +erwakilan %akyat dan Senat %epublik ndonesia Serikat pada &( .gustus &')8. $askah #ndang-#ndang Dasar yang baru itu diberlakukan secara resmi mulai tanggal &6 .gustus &')8, dengan nama #ndang-#ndang Dasar Sementara &')8. #ndang-#ndang Dasar ini bersi*at mengganti sehingga isinya tidak hanya mencerminkan perubahan terhadap Konstitusi % S tahun &'(', tetapi menggantikan naskah konstitusi % S itu dengan naskah baru sama sekali. Hal ini dapat kita mengerti, sebab negara yang dibentuk berbeda sama sekali. ,ika menurut Konstitusi % S &'(' negara berbentuk *ederal, sedangkan menurut #ndang-#ndang Dasar Sementara &')8 berbentuk kesatuan. Calaupun demikian, #ndang-#ndang Dasar Sementara Tahun &')8 ini bersi*at sementara, sehingga mulailah diadakan usaha untuk menyusun #ndang-#ndang Dasar baru sama sekali dengan dibentuknya lembaga Konstituante <hasil +emilihan #mum &'))0, yang secara khusus ditugaskan untuk menyusun #ndang-#ndang Dasar baru yang bersi*at tetap. Setelah konstituante terbentuk, mulailah diadakan persidangan-persidangan yang snagat melelahkan mulai tahun &')5 sampai tahun &')', tujuannya hanya satu menyusun #ndang-#ndang Dasar yang bersi*at tetap. .kan tetapi, sejarah mencatat bahwa usaha ini gagal. Konstitusnte tidak kunjung menghailkan #ndang-#ndang Dasar baru yang bersi*at tetap itu. +ersidangan selalu diakhiri dengan jalan buntu <deadlo(k*. .nggota Konstitusnte yang berasal dari banyak partai politik selalu tidak berhasil mengambil keputusan bersama. Kondisi seperti ni dipandang membahayakan keselamaytan negara. 4aka pada tanggal ) ,uli &')', +residen Soekarno mengeluarkan keputusannya yang dikenal dengan sebutan Dekrit +residen ) ,uli &')' yang isinya antara lain membubarkan Konstiotuante dan menetapkan berlakunya kembali #ndang-#ndang Dasar &'() menjadi hukum dasar tertulis $egara Kesatuan %epublik ndonesia <$K% 0. 4aka sejak tahun &')' sampai masa =rde Baru konstitusi yang berlaku adalah #ndang-#ndang Dasar &'(). Tetapi setelah orde baru berakhir dan 18

digantikan era re*ormasi, #ndang-#ndang Dasar &'() pun mengalami perubahan, sejalan dengan tuntutan re*ormasi untuk melakukan amandemen terhadap #ndang-#ndang Dasar &'(). d. Undang;Undang Dasar RI %asi" A!ande!en. +ada tanggal 1& 4ei &''7, +residen Soeharto menyatakan berhenti dari jabatan +residen setelah terjadi gelombang unjuk rasa besar-besaran yang dimotori oleh mahasiswa, pemuda dan berbagai komponen bangsa lainnya di ,akarta dan daerah lainnya. Berhentinya +residen Soeharto menjadi awal dimulainya era re*ormasi di tanah air. +ada awal era re*ormasi, di masyarakat berkembang tuntutan re*ormasi yang didesakkan oleh berbagai komponen bangsa. Tuntutan itu antara lainGa! ar 1.* &engunduran diri &residen 2oeharto sebagai &0 .mandemen #ndang-#ndang Dasar $egara tanda dimulain a era reformasi di Indonesia %epublik ndonesia Tahun &'() +sumber4.'''.detik.(om* 10 +enghapusan doktrin dwi*ungsi .B% 20 +enegakan supremasi hukum, penghormatan hak asasi manusia serta pemberantasn korupsi, kolusi dan nepotisme. (0 Desentralisasi dan hubungan yang adil antara pusat dan daerah )0 4ewujudkan kebebasan pers 50 4ewujudkan kehidupan demokrasi Tuntutan perubahanEamandemen #ndang-#ndang Dasar &'() didasarkan pada pandangan bahwa #ndang-#ndang Dasar &'() dipandang belum cukup memuat landasan bagi kehidupan yang demokratis, pemberdayaan rakyat dan penghormatan H.4. Selain itu di dalamnyaterdapat pasalpasal yang multita*sir dan membuka peluang bagi penyelenggaraan negara yang otoriter, sentralistik, tertutup dan diliputi oleh tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme <KK$0 yang menimbulkan kemerosotan dalam berbagai kehidupan. #ntuk memenuhi tuntutan tersebut, maka 4+% hasil +emilu &''' melakukan perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() sebanyak empat kali, yaitu&0 +erubahan pertama dilakukan dalam Sidang #mum 4+% pada tanggal &(-1& =ktober &''' 10 +erubahan kedua dilakukan dalam Sidang Tahun 4+% pada tanggal 6-&7 .gustus 1888 20 +erubahan ketiga dilakukan dalam Sidang Tahun 4+% pada tanggal &-' $o;ember 188& (0 +erubahan keempat dilakukan dalam Sidang Tahun 4+% pada tanggal &-&& .gustus 1881. Dalam empat kali perubahan itu, materi undang-undang dasar &'() yang asli telah mengalami perubahan yang amat mendasar. Secara terinci perubahan ini akan dapat kalian pelajari pada bagian +erubahan #ndang-#ndang Dasar &'() nanti.

&. Peru a%an Undang;Undang Dasar Negara Re9u "ik Indonesia Ta%un 1<-/
a. Dasar Pe!ikiran Peru a%an Dasar pemikiran dilakukannya perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() antara lain sebagai berikut&0 #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() membentuk struktur kenegaraan yang bertumpu pada kekuasaan tertinggi di tangan 4+% yang sepenuhnya melaksanakan kedaulatan rakyat. Hal itu berakibat tidak terjadinya saling mengawasi dan saling mengimbangi <(he(ks and balan(es* pada lembaga-lembaga kenegaraan. +enyerahan kekuasaan tertinggi kepada 4+% merupakan kunci yang menyebabkan kekuasaan pemerintahan negara seakan-akan tidak memiliki hubungan dengan rakyat. 10 #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() memberikan kekuasaan yang sangat besar kepada pemegang kekuasaan eksekuti* <+residen0.Sistem yang dianut #ndang#ndang Dasar &'() adalah dominan eksekuti* <e:e(uti,e hea, 0, yakni kekuasaan dominan 1&

di tangan +residen. +ada diri +residen terpusat kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan yang dilengkapi dengan berbagai hak konstitusional. Hak-hak konstitusional tersebut la9im disebut hak prerogati* <antara lain memberi grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi0. +residen juga memegang kekuasaan legislati* karena memiliki kekuasaan membentuk undang-undang. Dua cabang kekuasaan negara yang seharusnya dipisahkan dan dijalankan oleh lembaga negara yang berbeda, tetapi nyatanya berada di satu tangan <+residen0. 20 #ndang-#ndang Dasar &'() mengandung pasal-pasal yang terlalu HluwesI sehingga dapat menimbulkan lebih dari satu ta*siran <multita*sir0. 4isalnya +asal 6 #ndang-#ndang Dasar &'() <sebelum diubah0 yang berbunyi &residen dan <akil &residen memegang jabatann a selama masa lima tahun dan sesudahn a dapat dipilih kembali3. %umusan pasal tersebut dapat dita*sirkan lebih dari satu. Ta*sir pertama bahwa presiden dan wakil presiden dapat dipilih berkali-kali. Ta*sir yang kedua bahwa presiden dan wakil presiden itu hanya boleh memangku jabatan maksimal dua kali dan sesudah itu tidak boleh dipilih kembali. /ontoh lain adalah +asal 5 .yat <&0 #D &'() sebelum diubah0 yang berbunyi &residen ialah orang Indonesia asli3. %umusan pasal ini pun dapat mendatangkan ta*siran yang beragam, antara lain, orang ndonesia asli adalah warga negara ndonesia yang lahir di ndonesia atau warga negara ndonesia yang orang tuanya adalah orang ndonesia. (0 #ndang-#ndang Dasar &'() terlalu banyak memberikan kewenangan kepada kekuasaan +residen untuk mengatur hal-hal penting dengan undang-undang. #ndang-#ndang Dasar &'() menetapkan bahwa +residen juga memegang kekuasaan legislati* sehingga +residen dapat merumuskan hal-hal penting sesuai dengan kehendaknya dalam undang-undang. )0 %umusan #ndang-#ndang Dasar &'() tentang semangat penyelenggara negara belum cukup didukung ketentuan konstitusi yang memuat aturan dasar tentang kehidupan yang demokratis, supremasi hukum, pemberdayaan rakyat, penghormatan hak asasi manusia <H.40, dan otonomi daerah. Hal itu membuka peluang bagi berkembangnya praktik penyelenggaraan negara yang tidak sesuai dengan +embukaan #ndang-#ndang Dasar &'().

Tugas .andiri *
Dari uraian di atas menurut kalian, apakah dasar pemikiran tersebut menggambarkan kenyataan yang terjadi di negara kita sehingga memerlukan perubahan #ndang-#ndang Dasar ! /oba deskripsikan penilaian kalian secarang singkat dan jelasD Peni"aian sa0a8 JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ . Tu'uan Peru a%an 4elakukan perubahan atas sesuatu tentu saja memiliki tujuan. Demikian pula halnya dengan perubahan #ndang-#ndang Dasar &'(), mempunyai beberapa tujuan, di antaranya adalah sebagai berikut4enyempurnakan aturan dasar mengenai tatanan negara dalam mencapai tujuan nasional dan memperkokoh $egara Kesatuan %epublik ndonesia &0 4enyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan dan pelaksanaan kedaulatan rakyat serta memperluas partisipasi rakyat agar sesuai dengan perkembangan paham demokrasi.

11

10 20

(0 )0 50

4enyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan dan perlindungan hak asasi manusia agar sesuai dengan perkembangan paham hak asasi manusia dan sesuai dengan cita-cita negara hukum yang dicita-citakan #ndang-#ndang Dasar &'(). 4enyempurnakan aturan dasar penyelenggaraan negara secara demokratis dan modern, antara lain melalui pembagian kekuasaan yang lebih tegas, sistem saling mengawasi dan saling mengimbangi <(he(ks and balan(es0 yang lebih kuat dan transparan, dan pembentukan lembaga-lembaga negara yang baru untuk mengakomodasi kebutuhan bangsa dan tantangan 9aman. 4enyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan konstitusional dan kewajiban negara mewujudkan kesejahteraan sosial, mencerdaskan kehidupan bangsa, menegakkan etika, moral, dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 4elengkapi aturan dasar yang sangat penting dalam penyelenggaraan negara bagi eksistensi <keberadaan0 negara dan demokrasi, seperti pengaturan wilayah negara dan pemilihan umum. 4enyempurnakan aturan dasar mengenai kehidupan bernegara dan berbangsa sesuai dengan perkembangan aspirasi, kebutuhan, serta kepentingan bangsa dan negara ndonesia.

c. Dasar =uridis Peru a%an Setelah kalian memahami dasar pemikiran dan tujuan dari perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() tersebut, apakah menjadi bertambah jelas akan pentingnya perubahan #ndang#ndang Dasar &'() itu ! 4udah-mudahan saja demikian adanya. Kita mengharapkan segenap warga negara ndonesia memahami pentingnya perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() itu. Sekarang timbul pertanyaan, apakah dilakukannya perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() itu tidak menyalahi aturan ! .dakah dasar yuridis *ormalnya ! #ntuk menjawab pertanyaan tersebut berikut ini akan diuraikan dasar yuridis *ormal perubahan. 4ajelis +ermusyawaratan %akyat melakukan Info perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() dengan berpedoman pada ketentuan +asal 26 #ndang-#ndang Dasar &'(). +asal Kewarganegara 26 #ndang-#ndang Dasar &'() mengatur prosedur an perubahan #ndang-#ndang Dasar &'(). $amun bagaimana dengan Ketetapan 4+% $omor ?E4+%E&'72 tentang Pasal 37 UNDANG%e*erendum! Ketetapan 4+% tersebut isinya mengatur tata UNDANG DASAR !"# cara perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() yang harus .sebelum perubahan/ meminta terlebih dahulu pendapat rakyat melalui re*erendum. (1) Untuk mengubah ,ika mayoritas rakyat menghendaki perubahan tersebut, Undang-Undang Dasar barulah 4+% melakukan perubahan tersebut. sekurang-kurangnya Ketetapan #&! Nomor I@/#&!//7A1 tentang *+' daripada $umlah !eferendum tidak sesuai dengan (ara perubahan seperti anggota %a$elis diatur pada &asal 1B Undang-Undang Dasar /789. #aka Permusya,aratan sebelum melakukan perubahan Undang-Undang Dasar &akyat harus hadir/789, #&! dalam 2idang Istime'a #&! tahun /77A (*) Putusan diambil men(abut Ketetapan #&! tentang referendum tersebut. dengan persetu$uan Berdasarkan uraian dia atas tampak bahwa dasar yuridis *ormal perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() adalah +asal 26 #ndang-#ndang Dasar &'(). $askah yang menjadi objek perubahan adalah #ndang-#ndang Dasar &'() yang ditetapkan pada &7 .gustus &'() oleh ++K . $askah tersebut diberlakukan kembali pada ) ,uli &')' melalui Dekrit +residen. Selanjutnya dikukuhkan secara aklamasi pada 11 ,uli &')' oleh Dewan +erwakilan %akyat sebagaimana tercantum dalam :embaran $egara $omor 6) Tahun &')'. d. Kese9akatan Dasar da"a! .e"akukan Peru a%an Undang;Undang Dasar 1<-/

12

+enting kita ketahui dari proses perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() itu adalah adanya kesepakatan dasar dalam perubahan tersebut. 4engapa hal ini penting ! Sebab jika tidak ada kesepakatan dasar yang disepakati sebelumnya, perubahan bisa ngawur ke sana ke mari. Kesepakatan dasar itu disusun oleh +anitia .d Hoc , yakni sebagai berikut&0 Tidak mengubah +embukaan #ndang-#ndang Dasar &'() +embukaan #ndang-#ndang Dasar &'() memuat dasar *iloso*is dan normati* yang mendasari seluruh pasal dalam #ndang-#ndang Dasar &'(). Selain itu, +embukaan #ndang-#ndang Dasar &'() mengandung staatidee berdirinya $egara Kesatuan %epublik ndonesia <$K% 0, tujuan negara, dan dasar negara yang haus tetap dipertahankan. 10 Tetap mempertahankan $egara Kesatuan %epublik ndonesia. $egara kesatuan adalah bentuk yang ditetapkan sejak awal berdirinya negara ndonesia. $egara kesatuan dipandang paling tepat untuk mewadahi ide persatuan sebuah bangsa yang majemuk. 20 4empertegas sistem pemerintahan presidensial. Kesepakatan ini diambil untuk memperkukuh sistem pemerintahan yang stabil dan demokratis. Karena, sistem pemerintahan presidensial itu sejak tahun &'() telah dipilih oleh pendiri negara +founding fathers*. (0 +enjelasan #ndang-#ndang Dasar &'() yang memuat hal-hal normati* akan dimasukkan ke dalam pasal-pasal <+asal-pasal 0. #ntuk menghindarkan kesulitan dalam menentukan status H+enjelasanI dari sisi sumber hukum dan tata urutan peraturan perundang-undangan. +enjelasan #ndang-#ndang Dasar &'() bukan merupakan produk B+#+K maupun ++K , karena kedua lembaga itu menyusun rancangan +embukaan dan +asal-pasal #ndang-#ndang Dasar &'() tanpa +enjelasan. /( 4elakukan perubahan dengan cara adendum. +erubahan #ndang-#ndang Dasar &'() itu dilakukan dengan tetap mempertahankan naskah aslinya, sebagaimana terdapat dalam :embaran $egara $omor 6) Tahun &')' hasil Dekrit +residen ) ,uli &')' dan naskah perubahan-perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() diletakkan melekat pada naskah asli. Kelima hal itulah yang menjadi kesepakatan dalam melakukan perubahan #ndang-#ndang Dasar &'(). Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah dalam proses perumusan amandemen dan menjaga supaya tidak terjadi kebingungan dalam mena*sirkan pasal-pasal dalam #ndang-#ndang Dasar &'() tersebut. e. A,a" Peru a%an Tuntutan re*ormasi yang menghendaki agar #ndang-#ndang Dasar &'() diamandemen <diubah0, sebenarnya telah diawali dalam Sidang stimewa 4+% tahun &''7. +ada *orum permusyawaratan 4+% yang pertama kalinya diselenggarakan pada era re*ormasi, 4+% telah menerbitkan tiga ketetapan 4+%. Ketetapan itu memang tidak secara langsung mengubah #ndang-#ndang Dasar &'(), tetapi telah menyentuh muatan #ndang-#ndang Dasar &'(). &ertama, Ketetapan 4+% $omor ? E4+%E&''7 tentang +encabutan Ketetapan 4+% $omor ?E4+%E&'72 tentang %e*erendum. Sebagaimana telah dijelaskan pada uraian terdahulu, bahwa Ketetapan 4+% tenang %e*erendum itu menetapkan bahwa sebelum dilakukan perubahan terhadap Undang-Undang Dasar /789 harus dilakukan referendum nasional untuk meminta pendapat rak at, ang disertai dengan pers aratan ang demikian sulit. Kedua, Ketetapan 4+% $omor > E4+%E&''7 tentang +embatasan 4asa ,abatan +residen dan Cakil +residen %epublik ndonesia, yaitu&0 Ketentuan +asal & dari Ketetapan itu berbunyi H+residen dan Cakil +residen %epublik ndonesia memegang jabatan selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatanI. 10 Ketentuan 4+% yang membatasi masa jabatan +residen dan Cakil +residen itu secara substansial sesungguhnya telah mengubah #ndang-#ndang Dasar &'(), yaitu mengubah

1(

ketentuan +asal 6 yang berbunyi H+residen dan Cakil +residen memegang jabatannya selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembaliI. Ketiga, Ketetapan 4+% $omor >? E4+%E&''7 tentang Hak .sasi 4anusia. Terbitnya Ketetapan itu juga dapat dilihat sebagai penyempurnaan ketentuan mengenai hak asasi manusia yang terdapat dalam #ndang-#ndang Dasar &'(), seperti +asal 16, +asal 17" +asal 1' .yat <10. Berdasarkan uraian tersebut, tampak bahwa ketiga Ketetapan 4+% itu secara substansial telah mengubah #ndang-#ndang Dasar &'(). +erubahan yang dilakukan berkenaan dengan pencabutan ketentuan tentang re*erendum, pembatasan masa jabatan +residen dan Cakil +residen, dan penyempurnaan ketentuan mengenai H.4. tulah sebabnya bahwa ketentuan yang ditetapkan dalam Ketetapan 4+% itu dipandang sebagai awal perubahan #ndang-#ndang Dasar &'(). :. Tingkat;Tingkat Pe! icaraan Hal lain yang juga perlu kalian pahami adalah mengenai tingkat-tingkat pembicaraan di 4+% ketika melakukan perubahan #ndang-#ndang Dasar &'(). Hal ini penting utuk memberikan kesan bahwa perubahan tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan. +erhatikanlah uraian berikut dengan seksama. +roses perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() mengikuti ketentuan +asal '1 +eraturan Tata Tertib 4+% mengenai tingkat-tingkat pembicaraan dalam membahas dan mengambil putusan terhadap materi sidang 4+%. Tingkat-tingkat pembicaraan sebagaimana tercantum dalam ketentuan +as '1 tersebut adalah sebagai berikuta. 6ingkat I +embahasan oleh Badan +ekerja 4ajelis terhadap bahan-bahan yang masuk dan hasil dari pembahasan tersebut merupakan rancangan putusan majelis sebagai bahan pokok +embicaraan Tingkat . b. 6ingkat II +embahasan oleh %apat +aripurna 4ajelis yang didahului oleh penjelasan +impinan dan dilanjutkan dengan &emandangan Umum Craksi-fraksi. (. 6ingkat III +embahasan oleh KomisiE+anitia .d Hoc 4ajelis terhadap semua hasil +embicaran Tingkat dan . Hasil pembahasan pada Tingkat ini merupakan rancangan putusan #ajelis. d. 6ingkat I@ +engambilan putusan oleh %apat +aripurna 4ajelis setelah mendengar laporan dari inginan KomisiE+anitia .d Hoc 4ajelis dan bilamana perlu dengan kata akhir dari fraksi-fraksi. g. 3enis Peru a%an Satu hal yang menarik untuk kita perhatikan adalah mengenai jenis-jenis perubahan yang dilakukan terhadap #ndang-#ndang Dasar &'(). Satu hal yang perlu dipahami adalah bahwa perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() itu tidak dimaksudkan untuk mengganti #ndang-#ndang Dasar &'(). =leh karena itu jenis perubahan yang dilakukan oleh 4+% adalah mengubah, membuat rumusan baru sama sekali, menghapus atau menghilangkan, memindahkan tempat pasal atau ayat sekaligus mengubah penomoran pasal atau ayat. +erhatikanlah beberapa contoh berikut D 1( .engu a% ru!usan 0ang te"a% ada Pasa" & <sebelum perubahan0 +/* #ajelis &ermus a'aratan !ak at terdiri atas anggota-anggota De'an &er'akilan !ak at, ditambah dengan utusan-utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan, menurut aturan ang ditetapkan dengan undang-undang. Pasa" & <setelah perubahan0 +/* #ajelis &ermus a'aratan !ak at terdiri atas anggota De'an &er'akilan !ak at dan anggota De'an &er'akilan Daerah ang dipilih melalui pemilihan umum dan diatur lebih lanjut dengan undang-undang. 1)

&( .e! uat ru!usan aru sa!a seka"i Pasa" 1A +/* &residen dan <akil &residen dipilih dalam satu pasangan se(ara langsung oleh rak at. *( .eng%a9uskan>!eng%i"angkan ru!usan 0ang ada. Sebagai contoh, ketentuan Bab ? tentang Dewan +ertimbangan .gung, dihapus. -( .e!inda%kan ru!usan 9asa" ke da"a! ru!usan a0at atau se a"ikn0a. Pasa" *- <sebelum perubahan0 Cakir miskin dan anak-anak ang terlantar dipelihara oleh negara. Pasa" *- <setelah perubahan0 +/* Cakir miskin dan anak-anak ang terlantar dipelihara oleh negara. Pasa" &* <sebelum perubahan0 +/* #a(am dan harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang. Pasa" &*B <sesudah perubahan0 #a(am dan harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang. %. Hasi" Peru a%an Setelah melalui tingkat-tingkat pembicaraan sesuai dengan ketentuan +asal '1 +eraturan Tata Tertib 4+%, dalam beberapa kali sidang 4+% telah mengambil putusan empat kali perubahan #D &'() dengan perincian sebagai berikut. &0 +erubahan +ertama #ndang-#ndang Dasar &'() hasil Sidang #mum 4+% tahun &''' <tanggal &( sampai dengan 1& =ktober &'''0. 10 +erubahan Kedua #ndang-#ndang Dasar &'() hasil Sidang Tahunan 4+% tahun 1888 <tanggal 6 sampai dengan &7 .gustus 18880. 20 +erubahan Ketiga #ndang-#ndang Dasar &'() hasil Sidang Tahunan 4+% tahun 188& <tanggal & sampai dengan ' $opember 188&0. (0 +erubahan Keempat #ndang-#ndang Dasar &'() hasil Sidang Tahunan 4+% tahun 1881 <tanggal & sampai dengan && .gustus 18810. Setelah disahkannya +erubahan Keempat #ndang-#ndang Dasar &'() pada Sidang Tahunan 4+% tahun 1881 yang lalu, agenda re*ormasi konstitusi ndonesia untuk kurun waktu sekarang dipandang telah tuntas. 4engingat perubahan dilakukan dengan cara adendum, setelah dilakukan empat kali perubahan dalam satu rangkaian kegiatan, #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() memiliki susunan sebagai berikut&0 $askah #ndang-#ndang Dasar &'() yang ditetapkan pada rapat +anitia +ersiapan Kemerdekaan ndonesia tanggal &7 .gustus &'() dan diberlakukan kembali dengan Dekrit +residen pada tanggal ) ,uli &')' seta dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 11 ,uli &')' oleh Dewan +erwakilan %akyat <sebagaimana tercantum dalam :embaran $egara $omor 6) tahun &')'0. 10 $askah hasil perubahan pertama #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() 20 $askah hasil perubahan kedua #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() (0 $askah hasil perubahan ketiga #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() )0 $askah hasil perubahan keempat #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() #ntuk memudahkan pemahaman secara terurut, menyeluruh dan lengkap, #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() juga disusun dalam satu naskah yang berisikan pasal-pasal dari naskah yang asli dan pasal-pasal dari empat naskah hasil perubahan. $amun susunan #ndang-#ndang Dasar dalam satu naskah tersebut bukan merupakan naskah resmi 15

#ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Kedudukannya hanya sebagai risalah sidang dalam rapat paripurna Sidang Tahunan 4+% tahun 1881. +erlu diingat oleh kalian bahwa walaupun #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() disusun dalam satu naskah, hal itu sama sekali tidak mengubah sistematika #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() yaitu secara penomoran tetap terdiri atas &5 bab dan 26 pasal dan perubahan bab dan pasal ditandai dengan penambahan huru* <., B, /, dan seterusnya0 di belakang angka bab atau pasal. +enomoran #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() yang tetap tersebut sebagai konsekuensi logis dari pilihan melakukan perubahan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dengan cara adendum <tetap mempertahankan naskah aslinya, perubahan diletakkan melekat pada naskah asli0. Ditinjau dari aspek sistematika, #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() hasil perubahan berbeda dengan #ndang-#ndang Dasar &'() sebelum perubahan. #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebelum diubah terdiri atas tiga bagian <termasuk penamaannya0, yaitu&. +embukaan <+reambul0" 1. Batang tubuh " 2. +enjelasan. Setelah diubah, #ndang-#ndang Dasar &'() terdiri atas dua bagian, yaitu&. +embukaan" 1. +asal-pasal <sebagai pengganti istilah batang tubuh 0. +erubahan #ndang-#ndang Dasar &'() yang dilakukan mencakup 1& bab, 62 pasal, dan &68 ayat, 2 pasal .turan +eralihan dan 1 pasal .turan Tambahan. Setelah diubah, #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() terdiri atas 1& bab, 62 pasal, dan &68 ayat, 2 pasal .turan +eralihan serta 1 pasal .turan Tambahan. :ihat tabel di bawah ini. Naska% UNDANG; UNDANG DASAR 1<-/ Sebelum +erubahan Sesudah +erubahan Aturan Pera"i%an ( pasal 2 pasal Aturan Ta! a%an 1 ayat 1 pasal

No & 1

Ba &5 1&

Pasa" 26 62

A0at (' &68

Ta e" -.&. #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() Sebelum dan Sesudah +erubahan <Sumber- Bahan 6a angan #ateri 2osialisasi Undang-Undang dasar Negara !epublik Indonesia 6ahun /789* .dapun +eta perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() selengkapnya, dapat kalian perhatikan pada tabel di bawah ini D Peru a%an Undang; Sesuda% Peru a%an No. Se e"u! Peru a%an Undang Dasar 1<-/ &erubahan &ertama4 & +asal ) .yat <&0+residen berhak mengajukan +residen memegang rancangan undang-undang kepada +asal-pasal yang diubah kekuasaan membentuk D+%. sebanyak ' pasal, yaitu pasal undang-undang dengan ),6,',&2,&(,&),&6,18, dan 1&. persetujuan D+%. 1. +asal 6 - +residen dan +residen dan Cakil +residen Beberapa perubahan penting Cakil +residen memegang jabatan selama lima adalah pasal ),6,&(, dan 18. memegang jabatannya tahun, dan sesudahnya dapat dipilih selama lima tahun dan kembali dalam jabatan yang sama, sesudahnya dapat hanya untuk satu kali masa jabatan. dipilih kembali. 16

2.

+asal &(- +residen <&0 +residen memberi grasi, amnesti, memberi grasi dan rehabilitasi abolisi, dan rehabilitasi. dengan memperhatikan pertimbangan 4ahkamah .gung. <10 +residen memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan D+%. +asal 18 .yat <&0Tiap-tiap undangundang menghendaki persetujuan D+%. +asal 15 .yat <10Syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. +asal 17- yang memuat 2 hak asasi manusia. D+% memegang kekuasaan membentuk undang-undang.

(.

&erubahan Kedua4 +asal-pasal yang diubah sebanyak &8 pasal, yaitu pasal &7,&',18,11,1),15,16,17,28, dan 25. Beberapa perubahan penting adalah pasal 15,17. &erubahan Ketiga4 +asal-pasal yang diubah sebanyak &8 pasal, yaitu pasal &,2,5,6,7,&&,&6,11,12, Dan 1(. Beberapa perubahan yang penting adalah pasal & .yat <10, pasal 5 .yat <&0, dan pasal 1(.

&.

+enduduk ialah warga negara ndonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di ndonesia.

1.

Diperluas menjadi memuat &2 hak asasi manusia.

&

1.

+asal & .yat <10Kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh 4+%. +asal 5 .yat <&0+residen ialah orang ndonesia asli.

Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut #$D.$B-#$D.$B D.S.% . /alon +residen dan Cakil +residen harus warga negara ndonesia sejak kelahirannya. Ditambah +asal 5.- +residen dan Cakil +residen harus warga negara ndonesia sejak kelahirannya. Ditambah sebagai berikut+asal 1( B- Komisi Fudisial bersi*at mandiri yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung. +asal 1(/- 4ahkamah Konstitusi berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersi*at *inal untuk menguji undang-undang terhadap #ndang-#ndang Dasar . 17

2.

+asal 1( tentang kekuasaan kehakiman.

&erubahan Keempat. +asal-pasal yang diubah berjumlah &(, yaitu pasal 1,2,5,7,&5,12,1(,2&,21,22, 2(,26, .turan +eralihan, dan .turan Tambahan. Beberapa perubahan yang penting adalah pasal 1 .yat <&0, Bab ? +asal &5, dan .turan +eralihan.

&.

1.

+asal 1 .yat <&0- 4+% terdiri atas anggotaanggota Dewan +erwakilan %akyat ditambah dengan utusan-utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan menurut aturan yang ditetapkan dengan undang-undang. Bab ? +asal tentang Dewan +ertimbangan .gung.

4+% terdiri atas .nggota Dewan +erwakilan %akyat <D+%0 dan .nggota Dewan +erwakilan Daerah <D+D0 yang dipilih melalui pemilihan umum dan diatur lebih lanjut dengan undang-undang.

D+. dihapus, diganti menjadi+residen membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden, yang selanjutnya diatur dengan undang-undang.

.turan +eralihan +asal 4ahkamah Konstitusi dibentuk selambat-lambatnya pada tanggal &6 .gustus 1882 dan sebelum dibentuk segala kewenangannya dilakukan oleh 4ahkamah .gung. Ta e" -.*. Hasil +erubahan #ndang-#ndang Dasar &'() <Sumber- &anduan &emas arakatan Undang-Undang dasar Negara !epublik Indonesia 6ahun /789 2esuai dengan Urutan Bab, &asal dan % at* +enjelasan-penjelasan di atas memberikan gambaran kepada kita, bahwa negara kita telah melangkah lebih maju daripada sebelumnya. Konstitusi adalah hukum dasar dan sebagai sumber hukum positi* yang pertama memberikan arahan dalam mengelola kekuasaan negara. Ketika negara kita mengadakan perubahan #ndang-#ndang Dasar, secara langsung kita telah menjadikan negara kita lebih demokratis dan lebih beradab. +ermasalahan sekarang, tinggal bagaimana kita melaksanakan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam kehidupan sehari-hari secara murni dan konsekuen. Sehingga #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() bukan lagi menjadi konstitusi yang bernilai nominal ataupun semantik, melainkan bernilai normati* dalam pelaksanaannya.

2.

*. Peri"aku Positi: ter%ada9 Konstitusi Negara


+ada bagian sebelumnya kalian telah mempelajari nilai konstitusi. Kalian telah mengetahui bahwa nilai konstitusi sangat berkaitan dengan kualitas pelaksanaan konstitusi negara oleh penyelenggaran negara <penguasa0 dan rakyat negara tersebut. Dengan kata lain nilai konstitusi menggambarkan derajat atau tingkat kepatuhan penguasa dan rakyat terhadap konstitusi negaranya. Tingkatan nilai yang diperoleh oleh suatu konstitusi sangat tergantung dari sikap dan perilaku yang ditampilkan penguasa dan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Suatu konstitusi memperoleh nilai yang baik, dalam artian bisa berlaku secara e*ekti* <normati*0 jika penguasa dalam penyelenggaraan negara tidak terlepasa dari konstitusi dalam menetapkan suatu kebijakan. Begitu juga dengan rakyatnya yang selalu menampilkan sikap dan perilaku yang konstitusional <berdasarkan nilai-nilai konstitusi0 dalam setiap aspek kehidupannya. =leh karena itu, kalian sebagai warga negara yang terpelajar sudah sepantasnya menampilkan sikap dan perilaku 1'

positi* terhadap konstitusi negara kita, yaitu #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() Dengan kata lain Bersikap positi* terhadap #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() adalah melaksanakan konstitusi tersebut dengan sebaik-baiknya. #ntuk maksud tersebut, maka hendaklah kalian melaksanakan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() tersebut sebagai sumber hukum tertinggi dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. .pa yang harus kalian lakukan untuk melaksanakan #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()! Berikut langkah-langkah yang dapat kalian lakukana. mengetahui bahwa #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() merupakan hukum dasar yang menjadi sumber hukum positi* pertama di ndonesia" b. memahami isi #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() Secara utuh dan menyeluruh" c. menyadari perlunya melaksanakan ketentuan yang tertera dalam #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() hasil perubahan" d. melaksanakan segala ketentuan yang termaktub dalam #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dalam kehidupan di lingkungan&0 Keluarga, misalnya dengan cara<&0 menghormati kebebasan beragama yang dimiliki anggota keluarga lainnya dengan jalan tidak melakukan akti*itas yang menganggu peribadatan mereka. <10 melaksanakan setiap kesepakatan yang berlaku di keluarga. <20 tidak mengganggu kakak atau adik yang sedang belajar <(0 melaksanakan tugas membersih lingkungan disekitar tempat tinggal 10 Sekolah, misalnya dengan cara<&0 membayar kewajiban untuk membayar uang S++ tepat waktu <10 melaksanakan tata tertib sekolah <20 menghormati perbedaan agama dengan jalan saling menghormati pelaksanaan peribadatan masing-masing agama. <(0 tidak memaksakan kehendak kepada siswa yang lain 20 4asyarakat, misalnya dengan cara<&0 melaksanakan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat <10 menjaga keamanan lingkungan dengan melaksanakan Siskamling <20 menghormati hak-hak anggota masyarakat lainnya <(0 akti* dalam organisasi kemasyarakatan seperti karang taruna (0 Bangsa dan negara, misalnya dengan cara<&0 berpartisipasi dalam kegiatan pemilihan umum <10 membayar pajak <20 melaksanakan setiap aturan yang berlaku, misalnya ketika berlalu lintas di jalan melaksanakan peraturan lalu lintas <(0 memiliki Kartu Tanda +enduduk <KT+0

Rangku!an
&. Dasar negara dan konstitusi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan mutlak dimiliki oleh suatu negara merdeka. Dengan demikian dasar negara dan konstitusi memiliki keterkaitan yang sangat erat. Hal ini disebabkan lahirnya konstitusi merupakan usaha untuk melaksanakan dasar negara. Dasar negara memuat norma-norma dasar yang bersi*at ideal, sedangkan konstitusi berusaha menjabarkan nilai-nilai ideal tersebut ke dalam nilai-nilai instrumental. +ada pokoknya dasar negara memuat cita-cita hidup bernegara yang bersi*at uni;ersal dan bertahan lama sepanjang negara itu berdiri. Sedangkan konstitusi berusaha menangkap suasana batin dalam penyelenggaraan negara yang sejalan dengan perkembangan peradaban. 28

1.

2.

(.

).

5.

6.

Konstitusi suatu negara mencakup hal-hal yang *undamental mengenai susunan pemerintahan negara" kedudukan, tugas, wewenang dan hubungan antar kelembagaan negara" hubungan negara dengan warga negara dan penduduknya" jaminan terhadap hak asasi manusia dan kewajiban warga negara" pemisahan tugas ketatanegaraan" serta konsepsi negara dalam berbagai kehidupan ke arah mencapai cita-cita nasional suatu negara. mplementasi dasar negara ke dalam konstitusi adalah suatu keharusan yang dilakukan untuk melaksanakan amanat dan cita-cita kemerdekaan suatu bangsa. Bagi bangsa ndonesia mplementasi itu dapat dilihat dari hubungan +ancasila dengan pembukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dan penjabaran nilai-nilai +ancasila dalam #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). Kedudukan pembukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() dalam kaitannya dengan tertib hukum ndonesia memiliki dua aspek yang sangat *undamental. &ertama, memberikan *aktor-*aktor mutlak bagi terwujudnya tertib hukum ndonesia, dan kedua, memasukkan diri dalam tertib hukum ndonesia sebagai tertib hukum tertinggi. Kedudukan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebagai tertib hukum tertinggi di ndonesia mengandung konsekuensi logis bahwa #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebagai hukum dasar tertulis mempunyai dasar-dasar pokok yang pada hakikatnya tidak tertulis dan terpisah dari #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(). +embukaan #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() berkedudukan sebagai pokok kaidah negara yang *undamental +staatsfundamentalnorm* Dalam sejarah perjalanan bangsa ndonesia, hukum dasar dalam ini konstitusi negara telah mengalami perubahan. +eriodesasi berlakunya konstitusi di negara kita terdiri atas masa berlakunya #ndang-#ndang Dasar &'(), Konstitusi % S &'(', #ndang-#ndang Dasar Sementara &')8 dan kembali ke #ndang-#ndang Dasar &'() samapai sekarang. Bersikap positi* terhadap #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() adalah melaksanakan konstitusi tersebut dengan sebaik-baiknya dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. .pa yang harus kalian lakukan untuk melaksanakan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'().

U3I KO.PETENSI A. Beri"a% tanda si"ang 9ada a"ternati: 'a,a an 0ang diangga9 enarA &. Sumber pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan atau sumber segala peraturan yang ada dalam suatu negara disebut.... a. dasar negara b. *alsa*ah negara c. hukum dasar d. konstitusi negara e. hukum tata negara 1. +ancasila dasar *alsa*ah negara sebagai sering disebut.... a. groundnorm b. forma formarem (. philosofis(he gronslag d. norm de normen e. grond'et 2&

2. +ancasila dasar *alsa*ah negara mengandung ari bahwa +ancasila merupakan.... a. dasar diproklamasikannya $egara Kesatuan %epublik ndonesia b. landasan berdirinya bangsa ndonesia c. dasar untuk mengatur penyelenggraan ketatanegaraan ndonesia d. landasan nilai yang membedakan bangsa ndonesia dengan bangsa lain e. nilai dasar yang mampu menggerakan pertumbuhan bangsa ndonesia (. %e*ormasi yang terjadi di ndonesia hendaknya tidak membentur sendi-sendi *undamental negara, yaitu.... a. +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() b. Sumber tertib hukum %epublik ndonesia c. #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() d. +ancasila e. BBH$ ). +andangan hidup dari segi man*aatnya dapat diartikan.... a. hasil perumusan yang dilembagakan dari suatu pandangan hidup bangsa ndonesia b. konsepsi dasar mengenai kehidupan bangsa yang dicita-citakan c. kristalisasi nilai-nilai yang dimiliki dan diyakini kebenarannya oleh suatu bangsa d. sekumpulan nilai yang diyakini dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya e. sesuatu yang digunakan untuk memandang dan memecahkan persoalan bagsa 5. Konstitusi berasal dari bahasa latin yaitu.... a. (onstitution b. (onstituer (. grond'et d. ,erfassung e. (onstitutio 6. Konstitusi mencerminkan kehidupan politik di dalam suatu masyarakat sebagai suatu kenyataan... +endapat tersebut dikemukakan oleh.... a. /arl Smith b. Herman Heller c. /.@ Strong d. Karl :oewenstein e. Bagir 4anan 7. Sekumpulan peraturan hukum yang mengatur pemerintahan suatu negara yang pada umumnya dimuat dalam satu dokumen atau beberapa dokumen yang terkait satu sama lain, merupakan batasan konstitusi dalam arti.... a. absolut b. relati* c. luas d. sempit e. ideal '. Tujuan konstitusi adalah untuk membatasi kesewenang-wenangan tindakan pemerintah untuk menjamin hak-hak yang diperintah dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. +endapat ini dikemukakan olehJ. a. /arl Smith b. Herman Heller c. /.@ Strong d. Karl :oewenstein e. Bagir 4anan &8. Suatu konstitusi ditaati dan dijunjung tinggi tanpa adanya penyelewengan sedikitpun juga, mengandung arti bahwa konstitusi tersebut bernilai.... a. *ungsional b. semantik 21

c. nominal d. normati* e. negati* &&. Keterkaitan antara konstitusi dengan dasar negara adalah.... a. konstitusi merupakan usaha untuk melaksanakan dasar negara b. dasar negara merupakan bagian konstitusi c. konstitusi dalam arti luas adalah dasar negara d. dasar negara dijiwai nilai-nilai konstitusi e. dasar negara bersumber dari muatan materi dalam konstitusi &1. Salah satu muatan konstitusi menurut Hans Kelsen adalah.... a. organisasi negara b. memuat cita-cita rakyat c. prosedur mengubah #ndang-#ndang Dasar d. asas-asas ideologi negara e. hukum yang inkonstitusional &2. Dewasa ini hampir setiap negara yang ada di dunia ini mempunyai konstitusi. 4eskipun hampir setiap negara mempunyai konstitusi, tetapi satu sama lain ada perbedaannya. Hal itu antara lain disebabkan olehJ. a. tuntutan pertumbuhan dan perkembangan suatu negara atas konstitusinya b. inter;ensi dari negara adidaya c. perbedaan persepsi mengenai konsep negara beradab d. perbedaan pemahaman mengenai hak asasi manusia e. ideologi yang dianut masing-masing penguasa negara &(. +engklasi*ikasian atas konstitusi-konstitusi atas konstitusi dapat dilakukan dengan dasar...konstitusi. a. perbandingan b. penelitian c. perubahan d. pengkajian e. pena*siran &). Hubungan +ancasila dengan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mengandung pengertian bahwa +ancasila merupakan.... a. +embukaan menjiwai subtansi +ancasila b. +embukaan menjadi bagian dari +ancasila c. +embukaan memberikan kedudukan politis terhadap +ancasila d. +embukaan merupakan sumber dari segala sumber hukum termasuk +ancasila. e. +ancasila merupakan subtansi esensial dari +embukaan &5. $egara melindungi segenap bangsa ndonesia dan seluruh tumpah darah ndonesia dengan berdasar atas persatuan. +okok pikiran tersebut merupakan penjabaran sila ke.... a. b. c. d. ? e. ? &6. Dalam tertib hukum ndonesia, +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mempunyai kedudukan sebagai.... a. sumber dari segala sumber hukum b. sumber hukum positi* di ndonesia c. pokok kaidah negara yang *undamental d. penjabaran nilai-nilai +roklamasi Kemerdekaan e. +iagam Hak .sasi 4anusia

22

&7. +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() berkedudukan sebagai pokok kaidah negara yang *undamental atau berkedudukan sebagaiJ. a. groundnorm b. staatside (. staatfundamentalnorm d. re(htstaat e. (onstitutional la' &'. Salah satu makna yang terkandung dalam alenia ketiga +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() adalah.... a. momentum yang tepat telah didapat untuk menyatakan kemerdekaan b. perjuangan kemerdekaan telah sampai pada saat yang menetukan c. pernyataan kembali +roklamasi Kemerdekaan %epublik ndonesia d. Bangsa ndonesia mengakui dan menghormati hak asasi yang dimiliki oleh setiap manusia e. Bangsa ndonesia menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia, karena tidak sesuai dengan perikemanusia dan perikeadilan 18. $askah #ndang-#ndang Dasar &'() pertama kali dipersiapkan oleh suatu badan yaitu.... a. +anitia +ersiapan Kemerdekaan ndonesia b. Badan +enyelidik #saha-usaha +ersiapan Kemerdekaan ndonesia c. Dewan +erwakilan %akyat d. Komite $asional ndonesia +usat e. 4ajelis +ermusyawaratan %akyat 1&. +engaruh utama Kon*erensi 4eja Bundar terhadap keberadaan konstitusi negara kita adalah.... a. #ndang-#ndang Dasar &'() tidak berlaku lagi b. berubahnya klasi*ikasi konstitusi negara kita dari konstitusi kesatuan menjadi konstitusi serikat c. #ndang-#ndang Dasar &'() diganti oleh Konstitusi % S d. tidak dimuatnya rumusan dasar negara dalam +embukaan e. berubahnya jumlah pasal dalam pasal-pasal 11. Salah satu dasar pemikiran dilakukannya perubahan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() adalah.... a. kekuasaan tertinggi berada di tangan 4+% b. terbatasnya kewenangan +residen c. tuntutan re*ormasi d. pasalnya-pasalnya terlalu kaku e. tidak mencerminkan semangat kebangsaan 12. Dasar yuridis dilakukannya perubahan #ndang-#ndang Dasar &'() adalah.... a. +asal 6 #ndang-#ndang Dasar &'() b. +asal 26 #ndang-#ndang Dasar &'() c. +embukaan #ndang-#ndang Dasar &'() alenia keempat d. T.+ 4+% $o. E4+%E&''' e. T.+ 4+% $o. E4+%E1888 1(. Berikut ini jenis-jenis perubahan yang dilakukan oleh 4+% terhadap #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(), kecuali.... a. mengubah rumusan yang telah ada b. mengganti rumusan yang telah ada c. membuat rumusan yang baru d. memindahkan rumusan pasal ke dalam rumusan ayat atau sebaliknya e. menghapus rumusan yang telah ada 1). Hasil perubahan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() mencakup.... a. 1& bab b. 62 pasal c. &68 ayat 2(

d. 1 pasal .turan +eralihan e. 1 pasal .turan Tambahan B. #ari"a% 9asangan 0ang te9at untuk 9ern0aatan dan 9ertan0aan di a,a% iniA &. <.......0 Kesepakatan dasar dalam melakukan perubahan a. +embi #ndang-#ndang Dasar % &'() caraan Tingkat 1. <.......0 deologi negara b. +embi 2. <.......0 Bentuk yang menentukan bentuk-bentuk caraan Tingkat lainnya c. Kedaul (. <.......0 Konstitusi dihubungkan dengan atan rakyat kepentingan suatu d. Ketuha golongan tertentu di dalam masyarakat nan F4A ). <.......0 +akar yang berpendapat bahwa ada tiga e. +ersatu jenis sekaligus an tingkatan nilai konstitusi yaitu nilai normati*, nilai *. /arl nominal dan nilai semantik Smith 5. <.......0 Salah satu jenis konstitusi menurut ,... g. Norm Hawgood der normen 6. <.......0 +okok pikiran kedua dari +embukaan #ndang-#ndang h. 2taatsi Dasar &'() de 7. <.......0 Dasar politik negara i. Keadil '. <.......0 Dasar moral negara an Sosial &8. <.......0 +embahasan oleh %apat +aripurna 4ajelis yang j. Tidak didahului oleh penjelasan +impinan dan dilanjutkan merubah +embukaan dengan &emandangan Umum Craksi-fraksi #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() k. Karl :oewenstein l. forma formarum m. Konstit usi relati* n. Konstit usi %e;olusi #. &. 1. 2. (. ). 5. 6. 7. 3a,a "a% 9ertan0aan di a,a% ini secara singkat2 'e"as dan akuratA .pakah yang dimaksud dasar negara! Bagaimana hubungan antara dasar negara dengan konstitusi! ,elaskan penjabaran nilai-nilai +ancasila dalam #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()D ,elaskan pengertian konstitusi menurut /arl SmithD Berdasarkan teori klasi*ikasi konstitusi, jelaskan klasi*ikasi yang terdapat dalam #ndang#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()D ,elaskan makna setiap alenia +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()D ,elaskan kedudukan +embukaan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() sebagai pokok kaidah negara yang *undamentalD ,elaskan dasar pemikiran dilakukannya perubahan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'()D

2)

'. Banding sistematika #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'() antara naskah asli dengan naskah setelah dilakukannya perubahanD &8. Telaah hasil perubahan #ndang-#ndang Dasar $egara %epublik ndonesia Tahun &'(), bagaimana susunan dan kedudukan lembaga-lembaga negara % D

25