Anda di halaman 1dari 13

PEMBENTUKAN ENERGI BMR DAN PENGUKURANNYA

Rahmatina B. Herman Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalasc

Nutrisi
Molekul makanan yang disuplai SP digunakan untuk hal-hal berikut: 1. Pembentukan energi (terbanyak) untuk proses kehidupan (energy input)

2. Sintesis molekul struktural dan fungsional, misal: protein otot (aktin-miosin), hormon, enzim 3. Disimpan sebagai cadangan misal: glikogen yang disimpan di hepar

Metabolisme
Metabolisme berarti change

Metabolisme adalah semua reaksi kimiawi yang terjadi di dalam tubuh


Metabolisme membutuhkan energi dan juga menghasilkan energi Keseimbangan energi antara reaksi anabolik (sintesis) yang membutuhkan energi dan katabolik (degradasi) yang menghasilkan energi Peranan hormon dalam metabolisme

Metabolisme
Katabolisme: - Proses oksidasi karbohidrat, protein, dan lemak yang menghasilkan CO2, H2O dan energi - Proses oksidasi di dalam tubuh terjadi dalam beberapa langkah yang kompleks Energi disimpan di dalam tubuh dalam bentuk ikatan posfat yang tinggi energi (energy-rich phosphate compounds) misal ATP

Anabolisme: - Proses pembentukan protein, lemak, dan KH kompleks yang menggunakan energi

Metabolisme
Energi yang hasilkan pada proses katabolisme (energy output) digunakan untuk: - mempertahankan fungsi tubuh, aktivitas fisik (external works) - disimpan (energy storage) - panas: pembentukan suhu tubuh (heat)
energy = external + energy + heat works storage output Work done Efficiency = Total energy expended

Metabolisme
Jumlah energi yang dikeluarkan per unit waktu disebut kecepatan metabolisme (metabolic rate): Metabolic rate = energy expenditure/unit of time Unit standar energi panas adalah kalori (calorie/ cal): 1 kalori = jumlah energi panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebanyak 1C Unit yang sering digunakan di bidang Fisiologi dan kedokteran adalah Calorie (kilocalorie/ kcal) = 1000 kalori Pengukurannya menggunakan kalorimetri

Pengukuran Kecepatan Metabolisme


Kecepatan metabolisme sangat bervariasi, dengan komponen:

> Basal metabolic rate (BMR)


> Extra metabolic rate - aktivitas otot: kontraksi, menggigil - efek hormon tiroksin , GH, testosteron - simpatis/ norepinefrin, epinefrine

- aktivitas kimiawi

.Pengukuran Kecepatan Metabolisme


BMR: minimal waking rate of internal energy expenditure

Pengukuran BMR dalam kondisi:


- Keadaan istirahat

- Mental tenang/ tidak nervous


- Di ruangan dengan temperatur yang comfortable - Puasa 12 jam sebelumnya

.Pengukuran Kecepatan Metabolisme


Pengukuran secara kalorimetri indirek, yaitu dengan menghitung konsumsi oksigen (O2) menggunakan spirometer Dasarnya: Nutrisi + O2 CO2 + H2O + energi
Energi equivalen O2 adalah 4,8 kcal (yaitu energi yang dilepaskan dari 1 liter konsumsi O2 Bila konsumsi O2 sebanyak 15 liter, maka estimasi MR: 15 liter/jam konsumsi O2 x 4,8 kcal/liter energi equivalen O2 = 72 kcal/jam estimated metabolic rate

Energy Input dan Energy Output


Metabolic pool In body

Food energy

External work
Internal work

Energy Storage

Thermal energy (heat)

Keseimbangan Energi
Energy input = energy output
Neutral energy balance:
Energy input = energy output berat badan konstan

Positive energy balance:


Energy input > energy output berat badan bertambah (jaringan adiposa) obesitas

Negative energy balance:


Energy input < energy output berat badan berkurang kurus

Tabel Energy Expenditure


FORM OF ACTIVITY
Sleeping Awake, lying still Sitting at rest Standing relaxed Getting dressed Carpentry, painting a house Walking slowly on level (2.6 mile/ hour) Bicycling on level (5.5 mile/ hour) Swimming Jogging (5.3 mile/ hour) Rowing (20 strokes/ min) Walking upstairs

ENERGY EXPENDITURE (kcal/hour)


65 77

100
105 118

240
200 304

500
570 828

1100