Anda di halaman 1dari 22

Ujian Tulis

e-Business

Dikumpulkan 29 Nopember 2013


Jam 09.00
Nama

NRP

Helmi Setiawan

5210100159

Jurusan Sistem Informasi

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER


2013
Komentar:

Daftar Isi
Daftar Isi..................................................................................................................... 2
Daftar Gambar............................................................................................................ 3
SOAL & JAWABAN :..................................................................................................... 4
1.Jelaskan apa yang dimaksud (ciri-ciri) e-distributor, e-procurement, exchanges
dan industry consortia. Berikan contoh riil masing-masing industri tersebut yang
ada di Indonesia dengan menjelasakan keberadaan ciri-ciri tersebut.....................4
2.Banyak fitur-fitur yang unik pada bisnis yang menggunakan e-commerce
technology, jelaskan fitur-fitur tersebut. Berikan contoh keunikan tersebut pada
industri travel dan industri perbankan (perusahaan boleh diluar atau di dalam
negeri)..................................................................................................................... 9
3.Jelaskan apa yang dimaksud dengan horizontal scaling dan vertical scaling
technology. Berikan contoh kasus riil yang bisa membedakan antara horizontal
scaling dan vertical scaling technology pada suatu bisnis online..........................14
4.Jelaskan kelebihan dan kekurangan bisnis secara tradisioanl (brick-and -mortarbusiness) dan bisnis secara elektronik (click-and-mortar business), masing-masing
5, apabila kedua bisnis tersebut dijalankan secara bersama, apakah kekurangan
yang ada bisa diatasi?........................................................................................... 15
5.Saat ini banyak perusahaan yang mengembangkan Private industrial Network
(PIN). Jelaskan apa yang dimaksud dengan PIN, berikan contoh suatu PINbagaimana cara bekerjanya. Jelaskan pula hambatan untuk bisa
mengimplementasikan PIN secara lengkap...........................................................16
6.Jelaskan Sembilan business objective yang harus dipenuhi pada suatu web site
e-commerce. Berikan contoh sebuah web site e-commerce dan jelaskan
keberadaan business objective pada web site tersebut........................................18
7.Jelaskan lima tahapan dalam membuat e-commerce security plan. Berikan
contoh tahapan tersebut di Indonesia (Menkominfo), apa saja yang telah
dilakukan oleh Menkominfo pada masing-masing tahapan tersebut.....................21

Daftar Gambar
Gambar 1. GeneCraft Labs......................................................................................... 5
Gambar 2. Pupuk Kaltim............................................................................................. 6
Gambar 3. Chevron Indonesia.................................................................................... 8
Gambar 4. Website Agoda.com................................................................................ 10
Gambar 5. Check Available hotel.................................................................11
Gambar 6. Self Service............................................................................................. 11
Gambar 7. Multinational Language...........................................................................12
Gambar 8. Location Map........................................................................................... 12
Gambar 9. Website Bank Mandiri............................................................................. 13
Gambar 10. Useful Tools & Link................................................................................13
Gambar 11. Mandiri Internet.................................................................................... 14
Gambar 12. Horizontal Scaling................................................................................. 14
Gambar 13. Vertical Scaling..................................................................................... 15
Gambar 14. Private Industrial Network (PIN)............................................................17
Gambar 15. Business Objective................................................................................18
Gambar 16. Digital Catalog Smith.co.id....................................................................18
Gambar 17. Product information smith.co.id............................................................19
Gambar 18. Shopping cart smith.co.id.....................................................................20

SOAL & JAWABAN :


1. Jelaskan apa yang dimaksud (ciri-ciri) e-distributor, e-procurement,
exchanges dan industry consortia. Berikan contoh riil masing-masing
industri tersebut yang ada di Indonesia dengan menjelasakan
keberadaan ciri-ciri tersebut.
e-Distributor
Merupakan jenis perusahaan yang bergerak di bidang supplier dan
melayani perusahaan-perusahaan pelanggannya secara langsung (direct).
Perusahaan ini dapat dibilang sebagai perusahaan yang bergerak dengan
metode B2B ( business to business). Perusahaan seperti ini melayani banyak
sekali pelanggan dengan produk dan jasa yang banyak pula. E-Distributor
merupakan sebuah cara bagi perusahaan retailer dan whole saler untuk
memasarkan produk dan jasa mereka yang bertujuan dapat melayani
pelanggan mereka yang banyak secara sekaligus. Perusahaan ini
menampilkan produk yang mereka punya dengan catalog di website yang
cenderung atraktif dan menarik sehingga mengundang minat dari pelanggan
dari perusahaan baru. (Laudon & Traver, 2009, chapter 2 hal. 86)
Contoh :
Contoh dari e-distributor adalah PT. GeneCraft Labs. Pada Situs
perusahaan GeneCraft memberikan sebuah hak akses login bagi perusahaan
mitranya. Perusahaan ini memiliki bisnis mendistribusikan produk biotech
dengan menawarkan kelebihan High-Quality Products, Wide Range of
Products, Reliable Service & Support.

Gambar 1. GeneCraft Labs

e-Procurement
Merupakan jenis perusahaan yang hampir sama dengan e-Distributor
yang juga menyediakan produk untuk perusahan lain, perusahaan ini
membuat serta menjualnya melalui akses pasar digital elektronik. Tujuan dari
adanya e-procurement ini sendiri adalah untuk mengurangi biaya yang di
keluarkan oleh perusahaan dalam proses rantai pasok jam operasi dari
produksi hampir tidak ada waktu berhenti karena dioperasikan secara online.
(Laudon & Traver, 2009, chapter 2 hal. 87)

Contoh :
Sebagai contoh adalah perusahan pupuk kaltim ( PT Pupuk Kalimantan Timur
pupuk kaltim adalah salah satu perusahaan industri strategis dengan
produk Amoniak, Urea dan NPK Pelangi. Untuk mendukung perkembangan
perusahaan menerapkan e-Procurement yang berfungsi meningkatkan
produktifitas dari pabrik yang dimilikii perusahaan dan menjalin hubungan
dengan distributor dan supplier.
(PKT) ),

Gambar 2. Pupuk Kaltim

Exchanges
Exchanges atau bursa atau pertukaran merupakan electronic digital
market yang berdiri dimana pembeli dan pemasok dapat melakukan
transaksi. Exchanges merupakan bentuk dari B2B yang menempatkan
banyak supplier yang bertemu dengan pembeli komersil dengan skala yang
besar namun dengan jumlah yang lebih sedikit dari supplier dalam suatu
bursa. Revenue model dari exchaneges adalah fee dan komisi dari transaksi.
(Laudon & Traver, 2009, chapter 2 hal. 87)
Contoh :
Contoh bisnis Exchange atau bursa di indonesia seperti pada
indomobilbekas.com. perusahaan tersebut bergerak di bidang bursam mobil
bekas yang memiliki banyak sekali perusahaan dengan merek mobil terkenal
yang dapat di lihat dan cari didalamnya.

Industri Consotia
Merupakan sebuah industri yang memiliki pasar vertikal yang melayani
industri tertentu seperti industri otomotif, penerbangan, kimia dan
penebangan. Pada pasar vertikal dimana industri yang berperan merupakan
sejumlah kecil perusahaan dengan produk dan layanan yang menarik untuk
khusus untuk industri mereka, berbeda dengan pasar horisontal yang
perusahaan pemasoknya pada industri yang berbeda dengan jenis tertentu
dari produk dan layanan seperti keuangan atau layanan komputer. (Laudon &
Traver, 2009, chapter 2 hal. 88-90)

Contoh :
Chevron adalah mitra dalam perekonomian Indonesia dan telah
menjadi bagian dari anggota masyarakat selama lebih dari 80 tahun. Kami
adalah
produsen
minyak
mentah
terbesar
di
Indonesia,
yang
menyumbangkan sekitar 40 persen produksi nasional. Perusahaan ini
menjadi industri konsorsium bagi perusahaan minyak lainnya di indonesia
ataupun di luar.

Gambar 3. Chevron Indonesia

2. Banyak fitur-fitur yang unik pada bisnis yang menggunakan ecommerce technology, jelaskan fitur-fitur tersebut. Berikan contoh
keunikan tersebut pada industri travel dan industri perbankan
(perusahaan boleh diluar atau di dalam negeri).
Berikut adalah beberapa fitur e-Commerce :
1) Ubiquity
Merupakan fitur yang diberikan oleh e-Commerce yang
memungkinkan penjual dan pembeli melakukan transaksi dimana saja
dan kapan saja. Dengan begitu dapat mengurangi biaya dalam
transaksi.
2) Global Reach
Artinya e-Commerce memberikan sebuah cara yang dapat membuat
customer bertransaksi antar negara di seluruh dunia. Sehingga
memberikan pangsa pasar bagi sebuah bisnis mendapatkan customer
lebih banyak.
3) Universal Standards
e-commerce adalah salah satu standard teknologi yang dimiliki oleh
perusahaan .
4) Richness
Dalam e-Commerce memiliki fitur dengan konten berupa teks, audio,
dan video yang meningkatkan value dalam bertransaksi.
5) Interactivity
Dalam fitur ini memungkinkan teknologi atau e-commerce untuk
membantu berinteraksi antara penjual dan pembeli untuk memberikan
pengalaman yang berharga
6) Information density
Pada fitur ini e-commerce berguna sebagai sarana penyajian informasi
yang jelas terjangkau dan akurat kepada penggunanya.
7) Personalization/Customization
E-commerce dapat menentukan target pemasaran dari pelanggan
dengan cara personalisasi dengan melihat ketertarikan atau transaksi

yang telah dilakukan sebelumnya dan customisasi adalah melakukan


perubahan berdasarkan kebiasaan sebelumnya
8) Social technology
Pada fitur ini, jejaring social dimanfaatkan untuk berbagi informasi
dalah hal pemasaran.
(Laudon & Traver, 2009, chapter 1 hal. 13-17)

Agoda.com
Agoda.com adalah salah satu platform hotel online dengan
perkembangan terpesat di seluruh dunia dengan daftar ratusan ribu hotel
dan layanan dalam 38 bahasa yang berbeda. Perusahaan ini didirikan pada
tahun 2005 oleh dua veteran dari bisnis perjalanan online dan pada tahun
2007, Agoda.com diakuisisi oleh Priceline Grup, penjual kamar hotel online
terbesar. Priceline Grup diperdagangkan di NASDAQ (Nasdaq: PCLN) dan
merupakan bagian dari S & P 500.
Pada e-Commerce milik Agoda banyak sekali fitur yang menarik dan mudah
untuk digunakan dan membantu pelanggan memilih dengan cepat dan tepat
sesuai dengan keingan serta budget dari pelanggannya.

Gambar 4. Website Agoda.com

Fitur check available hotel dan detail

Merupakan fitur dari web agoda yang memberikan pelanggan hotel


yang direkomendasikan dengan detail harga, lokasi, dan layanan yang
disediakan oleh hotel dari tempat yang dituju oleh pelanggan.

Gambar 5. Check Available hotel

Self Service
Adalah fitur pelayanan yang diberikan oleh pihak agoda untuk
melayani segala keperluan pelanggan khususnya pelayanan yang
sifatnya dadakan seperti mengganti jadwal, memberhentikan booking,
voucher, dan kebutuhan lainnya.

Gambar 6. Self Service

Multinational Language
Fitur dari web yang memungkinkan pelanggan memilih bahasa yang
ditampilkan dalam web sesuai dengan bahasa dari asal negara
pelanggan, fitur ini ada dikarenakan agoda adalah website yang
hampir melayani pelanggan dari hampir seluruh negara di dunia.

Gambar 7. Multinational Language

Location Map
Fitur yang memungkinkan pelanggan untuk mengetahui lokasi yang
tepat dari hotel yang mereka pesan dan menyesuaikan dengan
keinginan pelanggan. Selain itu fitur ini dapat memberikan direksi
menuju hotel melalui smartphone yang dimiliki oleh pelanggan.

Gambar 8. Location Map

Bank Mandiri
Bank Mandiri merupakan sebuah bank yang berpusat di jakarta dan
merupakan bank terbesar dalam hal aset, pinjaman dan deposit. Bank
mandiri berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai restrukturisasi
perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintahan Indonesia.

Gambar 9. Website Bank Mandiri

Bank mandiri memiliki sebuah website yang dibuat bertujuan untuk


mendekatkan bank mandiri dengan customernya. Dalam website tersebut
bank mandiri memberikan fitur yang memang diperuntukkan untuk
memudahkan segala keperluan dari pelanggan mereka dalam mengakses
rekening atau akun mereka di bank mandiri. Berikut adalah fiturnya :

Useful Tools & Link


Merupakan salah satu fitur yang membantu pelanggan bank mandiri
mencari informasi yang mereka inginkan seperti berita terbaru, Kurs
uang, Lokasi ATM, kalkulator finansial, dll.

Gambar 10. Useful Tools & Link

Mandiri Internet
Merupakan fitur yang dikhususkan untuk keperluan personal ataupun
bisnis dari pelanggan mereka seperti aktivasi, login untuk mengecek
akun serta poin yang didapatkan oleh pelanggan mereka.

Gambar 11. Mandiri Internet

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan horizontal scaling dan vertical


scaling technology. Berikan contoh kasus riil yang bisa membedakan
antara horizontal scaling dan vertical scaling technology pada suatu
bisnis online.

Horizontal Scalling

Gambar 12. Horizontal Scaling

Horizontal scalling merupakan cara yang ditempuh oleh


perusahaan untuk meningkatkan kualitas bisnis online pada
website e-commerce yang bertujuan untuk memenuhi
permintaan dari pelanggan dengan menggunakan komputer
dalam meringankan beban kerja. Dalam hal ini dilakukan
penambahan performa terhadap server seperti menjadikan
single processor server menjadi multiple dengan menggunakan
load-balancing software yang berguna untuk membagi request
pada website oleh pelanggan sehingga tidak menitkberatkan
pada satu server. Sehinga disaat salah satu server mati atau
terjadi kerusakan yang tidak terduga pelanggan dapat terus
melakukan transaksi yang mereka butuhkan pada web
perusahaan.

Vertical Scaling

Gambar 13. Vertical Scaling

Berbeda dengan horizontal yang menambahkan mesin baru


untuk memperkuat performa e-commerce, pada vertical scalling
dilakukan hanya dengan menambah jumlah kapasitas atau
hanya mengupgrade pada komponen server saja dan
disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

4. Jelaskan kelebihan dan kekurangan bisnis secara tradisioanl (brick-and


-mortar-business) dan bisnis secara elektronik (click-and-mortar
business), masing-masing 5, apabila kedua bisnis tersebut dijalankan
secara bersama, apakah kekurangan yang ada bisa diatasi?

Brick-and-Mortar
o Kelebihan
- Produk dan jasa yang ditawarkan kepada pelanggan dapat
dilihat secara langsung
- Transaksi pembelian produk dan jasa lebih aman karena
dilakukan secara tatap muka dengan bentuk uang fisik
- Hubungan penjual dengan pembeli terjalin lebih baik
- Sangat mudah melakukan perawatan terhadap toko dengan
renovasi dan penataan ulang
- Penjual lebih dipercaya pembeli
o

Kekurangan
- Kurangnya sarana dalam publikasi dan promosi toko dan
produk.
- Butuh modal besar dalam mendirikan toko atau stand khusus
untuk menampilkan produk.
- Biaya publikasi lebih mahal karena menggunakan brosur
atau poster yang dicetak kertas
- Kurang efektifnya pengenalan produk karena user tidak
dapat melihat review sebelum datang ketoko
- Butuh tempat strategis agar dapat dijangkau pelanggan

Click-and-Mortar
o Kelebihan
- Penjual tidak perlu modal tambahan untuk mendirikan toko
fisik.
- Publikasi dan promosi produk lebih luas dengan adanya
media sosial yang ada di jaringan internet
- Akses dan transaksi untuk pembelian produk dapat dilakukan
dimana saja dan kapan saja
- Pelanggan tidak perlu jauh-jauh datang ke toko untuk
melihat review dan keterangan produk
- Pangsa pasar bukan hanya di daerah penjual berada, namun
lebih luas hingga internasional
o

Kekurangan
- Banyak isu yang membuat pembeli kurang percaya dengan
bisnis dengan metode ini
- Tidak adanya interaksi secara langsung antara penjual dan
pembeli
- Jika terjadi kerusakan pada perangkat dibutuhkan teknisi
khusus yang memakan biaya lebih
- Rawan dengan adanya hacker yang mengancam proses
transaksi
- Susah menjalin relasi dengan pembeli karena tidak penjual
dan pembali tidak bertemu langsung

Jika kedua jenis bisnis ini dijalankan bersamaan maka hasil yang akan
didapatkan akan lebih maksimal karena kekurangan yang terdapat
dari masing-masing jenis bisnis ini dapat teratasi dan mendukung
jalannya proses bisnis. Dimana pemasaran produk saat pada bisnis
brick kurang, maka dapat didukung dengan cliks yang pemasarannya
lebih luas. Kepercayaan pelanggan juga dapat teratasi karena
pelanggan selain dapat melihat review melalui online juga dapat
mendatangi toko secara offline. Selain itu pelanggan mendapatkan
keleluasaan dalam melakukan transaksi secara virtual maupun direct.
Seperti perusahaan Wal-mart yang menjalankan bisnisnya dengan
kedua cara tersebut.

(Laudon & Traver, 2009, chapter 1 hal. 34-40)

5. Saat ini banyak perusahaan yang mengembangkan Private industrial


Network (PIN). Jelaskan apa yang dimaksud dengan PIN, berikan
contoh suatu PIN-bagaimana cara bekerjanya. Jelaskan pula hambatan
untuk bisa mengimplementasikan PIN secara lengkap.
Private Industrial Network (PIN) adalah sebuah sistem yang
mengkoordinasikan transaksi pada perusahaan-perusahaan supplier,

distributor, retail, procurement, pengiriman, dsb. PIN ini sendiri didesain


untuk memenuhi kebutuhan perusahaan industri dalam mengkoordinasi
aliran komunikasi antara perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis
secara bersamaan. Karena pada perusahaan industri terdapat banyak sekali
prosedur yang harus dikoordinasi jalannya agar tidak saling bentrok dan
mempercepat proses produksi mulai dai pengadaan, produksi hingga
pemasaran.

Gambar 14. Private Industrial Network (PIN)

PIN digunakan dengan tujuan untuk mengefisiensikan pembelian dan


penjualan pada perusahaan industri, resource planning pada perusahaan
besar, meningkatkan visibilitas dari manajemen rantai pasok untuk semua
pihak yang bekepentingan, meningkatkan hubungan antara pembeli dan
penjualan barang, status pengiriman, dan pengurangan resiko yang sewaktuwaktu dapat terjadi.
Sebagai Contoh adalah perusahaan Wal-mart yang merupakan sebauh
perusahaan rantai pasok terbesar didunia. Wal-mart menggunakan PIN
sebagai cara untuk mengontrol aliran proses bisnisnya mulai dari pemasok,
persediaan hingga penjualan langsung secara terintegrasi. Dalam
penggunaan PIN juga memiliki beberapa hambatan yang salah satunya
adalah informasi yang dibagikan tidak bisa dibagikan kepada beberapa
perusahaan yang tergabung karena akan mengakibatkan kerugian bagi
perusahaan itu sendiri
(Laudon & Traver, 2009, chapter 2 hal. 91-92)

6. Jelaskan Sembilan business objective yang harus dipenuhi pada suatu


web site e-commerce. Berikan contoh sebuah web site e-commerce
dan jelaskan keberadaan business objective pada web site tersebut.

Gambar 15. Business Objective

1) Display Good
Berisi digital catalog pada web e-commerce yang berisi dynamic text
dan gambar yang memperlihatkan produk dari penjual kepada
konsumen yang membantu konsumen utnuk melihat barang dalam
bentuk visual dan review.

Gambar 16. Digital Catalog Smith.co.id

2) Provide product information


Mendukung informasi daro produk yang dijual oleh penjual yang
ditunjukan pada web e-commerce mereka yang berisi detail dari
produk yang dipasang di web tersebut.

Gambar 17. Product information smith.co.id

3) Personalize / cutomize product


Merupakan proses tracking yang bertujuan untuk mengetahui produk
apa saja yang sering konsumen kunjungi, dan berapa kali konsumen
mengunjungi website. Sehingga penjual mengerti kebiasaan konsumen
dan membuat perencanaan untuk memberikan penawaran yang
disukai konsumen.
4) Execute a transaction payment
Merupakan fungsi transaksi pembayaran seperti shoping cart dan
pembayaraan yang dapat dilakukan di e-commerce tersebut
mendukung banyak sekali jenis pembayaran seperti kartu kredit.

Gambar 18. Shopping cart smith.co.id

5) Provide after-sale customer support


Terdapat adanya penyimpanan keterangan dari pelanggan seperti ID,
nama, address, phone, email yang tersimpan dalam database yang
berguna sebagai data untuk memberikan penawaran dan informasi
terbaru tentang produk baru yang tersedia, dan menjaga hubungan
dengan pelanggan.
6) Coordinate marketing / advertising
Cara bagaimana memasarkan kepada konsumen dengan memberikan
iklan-iklan produk terbaru kepada konsumen yang memberikan
kemudahan kepada konsumen untuk mengetahui informasi terbaru
perusahaan.
7) Understand marketing effectiveness
Sistem tracking dan reporting mengenai produk yang sering dibeli oleh
konsumen, halaman dari web yang sering dikunjungi yang berguna
menarik konsumen lain.
8) Provide production and supplier link
Pengolahan pemasok dan inventory management system untuk
mengontrol persediaan produk dan produksi yang harus di lakukan.

7. Jelaskan lima tahapan dalam membuat e-commerce security plan.


Berikan contoh tahapan tersebut di Indonesia (Menkominfo), apa saja
yang telah dilakukan oleh Menkominfo pada masing-masing tahapan
tersebut.
Berikut adalah 5 langkah yang dilakukan untuk mengamankan aset pada
e-commerce dengan membuat kebijakan untuk mengontrol resiko, yaitu:
A. Perform a risk assessment
Pada tahapan ini adalah melakukan inventarisasi terhadap informasi dan
asset dari website dan perusahaan yang meliputi informasi pelanggan,
desain, aktivitas bisnis, informasi internal seperti pambayaran gaji, dll.
B. Develop Security Policy
Menentukan sebuah kebijakan untuk hal keamanan dan prioritas dari
resiko informasi yang mungkin terjadi, mengidentifikasi resiko dan biaya
yang harus dikeluarkan .
C. Develop an Implementation plan
Berikutnya adalah mengembangkan sebuah alat, kebijakan dan prosedur
yang digunakan sebagai hasil dari identifikasi resiko yang
diimplementasikan kepada unit atau bagian yang bertanggung jawab.
D. Create a security organization
Lalu dibuatkan sebuah badan yang menangani kemanan dari e-commerce
yang bertujuan untuk mempertahankan alat-alat yang digunakan untuk
keperluan keamanan serta tidak melupakan resiko yang mungkin terjadi.

E. Perform a Sucurity Audit


Membuat sebuah checklist sebagai pengecekan apakah standarisasi
keamanan yang diterapkan sudah sesuai dengan kebijakan dan prosedur
yang telah dibuat dan membuat laporan dan dokumentasi untuk akses
pada siste.

Menkominfo merupaan sebuah Departemen/Kementrian yang mengurusi


bidang komunikasi dan informatika yang ada di indonesia. Menkominfo sendiri telah
memberikan sebuah peraturan yang diterangkan pada UU no11/2008 atau UU ITE
yang mengatur segala hukum dan perlindungan hak cipta kekayaan informasi.

Pemerintah juga telah memberikan proteksi Internet security yang terus


berkembang untuk memenuhi keamanan intelektual dari masyarakat indonesia.
Banyak sekali kebijakan dan teknologi yang telah diterapkan oleh menkominfo
hingga telah menyediakan Tim khusus yang di khususkan untuk menangani
kejadian atau pelanggaran yang dilakukan mengenai keamanan informasi.
(http://www.kominfo.go.id/content/all/kemanan_informasi)

Anda mungkin juga menyukai