Anda di halaman 1dari 17

Dr.Johannes R.

S, SpP

HEMOPTOE Defisiensi : Ekspektorasi darah atau mukus yang berdarah. Berasal dari saluran nafas bawah
Pursel membagi :
1.

2.
3. 4. 5.

Bloodstreak 1 30 cc 30 50 cc 150 500 cc Massive 500 100 cc

Etiologi :
Etiologi Ca bronkogenik Bronkiektasis TB paru Abses Paru Adenoma Bronkial Eksaserbasi PPOK Kardiovaskuler AVM % inside 10 15 % 20 % 25 40 % 16% 1% 10 20 % 17% 10 % % Kakus batuk darah 30 50 % 24 45 % 5 20 % 10 15 % 40 55 % 10 % ? 40 % % Kasus batuk darah masif 10 % 30 % 20 % 25 % 10 % <5% ? 25 %

Paru :
1. 2. 3. 4.

BE Emboli paru Kistik fibrosis Emfisemia bullosa

Iatrogenik :
1. 2. 3. 4.

Bronkoskopi Ruptur arteri pulmonalis Aspirasi transtrakeal Limfangiografi

Infeksi :
1. 2. 3.

4.
5. 6.

Abses paru Misetoma Pneumonia nekrotikan Parasit Jamur / TB Virus

Neoplasma :
1. 2. 3.

Adenoma bronkial Ca. Bronkogenik Ca. Metastasis

Trauma :
1. 2.

Trauma dada tajam / tumpul Emboli lemak

Vaskuler :
1.
2. 3. 1. 2. 3. 4.

Hipertensi AVM Aneurisma Ao


Antikoagulan Penisilamin Kokain Aspirin

Obat / Toksin :

Penyakit Sistemik :
1. 2. 3. 4.

Sindrom Goodpasteur Wagners Granulomatosis SLE Vaskulitis

Lain-lain :
1.
2. 3. 4.

Amiloidosis Bronkolitiasis Endometriosis Benda asing

1.

TB Paru
A.

B.

- Rasmussens aneurysm yang pecah (aneurisme pada kaverne tuberkulosis) - Hypervaskularisasi bronkus yang pecah (dari A.bronkialis) Kekurangan protrombin yang disebabkan oleh hasil TB

2.

Pada Ca. Paru

Erosi permukaan tumor Pecahnya pembuluh darah kecil Invasi tumor ke pembuluh darah

3.

Pada Bronkitis kronik


Mukosa yang sembab robek

4.

Pada BE
a. b. c.

Mukosa yang sembab infeksi perdarahan Pecah anastomosis A.bronkial - A.Pulmonal Pecahnya perdarahan jar. Granulasi

5.

Abses Paru
Pembuluh darah dinding abses pecah

6.

MS

Ringan : prediapedesis, tekanan V.pulmonalis meningkat Pecahnya varises mukosa bronkus Otopsi : pecahnya anastonis V.pumonalis V.bronkialis

7.

Infark Paru
Arteri tertutup anastomosis

8.

Goodpasture Syndrome
Terjadi kelainan pada membran basalis alveol kapiler yang terbentuk : antibody to glomerular basement membrane

9.

Infeksi Jamur
Friksi gerakan mycetoma terjadi pelepasan antikoagulans + enzim proteolitik

10.

Pada Batuk Keras


Merobek mukosa bronkus Kel. Getah bening yang mengapur

erosi

DIAGNOSIS 1. Anamnesis 2. Pemeriksaan Fisik 3. Pemeriksaan penunjang : lab, radiologik, bronkoskopi.


KOMPLIKASI 1. Asfiksia 2. Sufokasi 3. Kegagalan sirkulasi 4. Penyebaran ke sisi yang lain, atelektasis

Tigkat Kegawatan
1. 2. 3.

Asfiksia frekuensi & jumlah darah, kecemasan refleks batuk, posisi Jumlah perdarahan : masif : 600 cc/ 24 jam Aspirasi pneumonia

Penatalaksanaan
1.

Konservatif :
a. b. c. d. e. f. g.

Tenang Berbaring pada posisi yang sakit Jaga jalan nafas IVFD Hemostatik Obat-obat : sedasi, antitusif Transfusi

2.

Bedah : Busroh 1978.


a. b. c.

> 600 cc / 24 jam : batuk tidak berhenti 250 600 cc / 24 jam : Hb < 10 % batuk darah terus 250 600 cc / 24 jam : Hb > 10 % pengamatan 48 jam tidak berhenti

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai