Anda di halaman 1dari 34

Penanggulangan Bahaya Kebutaan Akibat Pemakaian Lensa Kontak & MPS

Pendahuluan

Pemakaian lensa kontak Popularitas karena semakin aman Harapan pemakai juga Diharapkan:
nyaman, aman, penglihatan optimal awet komplikasi <<

Perkembangan Lensa Kontak


Penelitian terus dilakukan pada berbagai tipe lensa kontak

kualitas lensa kontak

cairan lensa kontak

cara pakai & perawatan lensa

Lensa Kontak
Alat

optik pengganti kaca mata Koreksi pada astigmat irreguler/keratokonus Kosmetik: leukoma Pembalut pada luka kornea Pemberian obat Aniridia, nistagmus, albinisme

Lensa Kontak

Terletak pada kornea Lengkung lensa kontak harus sesuai dengan kornea Harus menjaga kebersihan lensa kontak Disiplin terhadap aturan pemakaian Perawatan lensa kontak teratur & rutin Dapat terjadi komplikasi

Perawatan Lensa Kontak


Pencucian

rutin:

cairan khusus: mencuci merusak lensa kontak

Perendaman Pembilasan:

lensa kontak, desinfektan

cairan desinfektan masuk mata iritan enzim periodik

Pencucian:

Pembasahan

lensa kontak

Keuntungan Pemakaian Lensa Kontak


Bebas dari kaca mata Kosmetik percaya diri >> Lapang pandang >> anisokonia pada anisometropia Nyaman untuk olah raga

Pemilihan Pasien Lensa Kontak

Pekerjaan, lingkungan, kebersihan Terbaik 13-38 tahun Kelainan refraksi >1,5 D, astigmat <1,5 D Keratometer 8,23 7,33 mm, reguler Waktu pengeringan kornea (BUT) > 15 dtk Mata bagian luar tenang Kualitas air mata baik

Pertimbangan Pemakaian Lensa Kontak


o

o
o o o

Pemilihan bahan lensa kontak Pemilihan lensa transparan/opak Perhatikan keinginan pasien Perhatikan psikologi pasien Kenyamanan pasien dan memberikan pangalaman memakai lensa kontak Memberikan penerangan

Pasien Kurang Baik Untuk Lensa Kontak


Sibuk, perokok, tak teliti, < disiplin Presbiopia Motivasi kurang : refraksi < 1,50 D Alergi, blefaritis kronis, eksoftalmus Tidak terampil memegang LK: artritis Strabismus

Jenis lensa kontak

Lensa kontak lunak Lensa kontak kaku: - PMMA tidak permeabel - RGP permeabel thd O2 - silikon elastomer Lensa kontak presbiopia bifokal/multifokal Lensa kontak pembalut Lensa kontak kosmetik berwarna

Lensa Kontak Lunak


Sesuai dengan lengkung kornea & sclera

2mm > iris yang tampak


Pergerakan LK pada kedipan lewat

limbus Adaptasi cepat, langsung terasa nyaman Mengatasi astigmat < 0,75 D

Lensa Kontak Kaku


Lengkung

LK ~ kornea sentral 7-9 mm astigmat > 4.00D Visus terbaik dibanding KM/ LK lunak Awet 10-15 th, bisa di polish Pergerakan > LK lunak, lewat pupil Adaptasi lebih lama, 1 mgg

Lensa Kontak Berwarna

Aniridia, poliplopia, polikoria Koloboma iris, pupil iregular Arcus senilis, dg lingkar hitam di bag.limbus Fotofobia, diberi lensa kontak opak Buta warna Ambliopia u/ oklusi Albinisme, dg lensa kontak opak Kelainan pasca trauma Leukoma, ptisis bulbi, tropia, iridoplegi

Pembentukan Deposit Lensa Kontak

Permukaan lensa mengumpulkan berbagai zat yang berasal dari:


air mata kelopak mata zat toksik mikroba LK terlapisi bahan yg ada pd air mata 8 jam 90% telah terselubungi deposit tipis menutup pori oksigenasi Menangkap hasil metabolisme iritasi

Segera setelah dipasang


Deposit:

Deposit lensa

Akumulasi

Debris metabolisme protein, lemak, debu dari luar

Toksik, alergi, infeksi Terbentuk biofilm pada deposit terdiri atas:

deposit, mikroba, Gycocalyx dari mikroba

Dipengaruhi:

terbentuknya vesikel sub epitel conj.non goblet produksi mukus >> penguapan endapan air mata pada LK lakrimasi < atopik reaksi radang deposit bahan lensa kontak

Deposit Lensa

Protein Remover
Digunakan

mingguan/ > tergantung beratnya deposit protein Mengangkat / melepas ikatan deposit protein

Multi Purpose Solution (MPS)


Sistem

perawatan lensa modern dlm 1

larutan Kombinasi :

Pembersih Pelarut desinfektan

Hypersensitifitas Terhadap Cairan Lensa Kontak


GEJALA toleransi mata

TANDA Conjunctiva hyperemis

rasa tidak nyaman >>

general/lokal

waktu pemakaian

(3-4 jam)

Kerusakan pada epitel kornea

Rasa terbakar

diffuse corneal staining

spt ada pasir, rasa kering

Inflamasi kornea (severe)

Hypersensitifitas Terhadap Cairan Lensa Kontak


Penderita

dgn sensitivitas okular sebaiknya menghindari:


Solutio dgn bahan pengawet konsentrasi

Non replaced system

sebaiknya memakai yg disposable

Hypersensitifitas Terhadap Cairan Lensa Kontak


Cairan reaksi sensitivitas: kerusakan pd epitel kornea & konjungtiva

memudahkan masuknya mikroorganisme u/ penetrasi ke mata infeksi mata

Fenomena Mata Kering


mengikuti perubahan pinggir lensa gap pd pinggir horizontal LK Mukus menutupi epitel kering FL (+) jam 3 & 9 karena kematian sel epitel Dellen penipisan epitel korneoskleral
Palpebra

Penanganan
Latihan

berkedip yang baik :

menutup mata 2-3 membasahi rata kornea beri preparat pelembab

Bila

terlalu ketat epitel

re-fitting dgn LK lebih kecil dapat hilang dengan menghentikan pemakaian lensa kontak

Hiperplasia

Komplikasi
Hipoksia

kornea Neovaskularisasi kornea Conjunctivitis (GPC >>) Keratitis (marginalis, supuratif) Displasia epitel metabolik

Neovaskularisasi kornea (NV)


Penyebab:

Hipoksia lama akumulasi laktat akumulasi cairan stroma melunak NV Trauma mekanik peradangan sekresi vaso proliferatif agent neovascular distroma kornea

Pada

lensa RGP: low riding NV di daerah superior/inferior


NV < 2 mm dari limbus

Giant papillary conjungtivitis


Insidensi: Keluhan:

soft lens 10% RGP 3%

gatal, pergerakan lensa >> sekret mukous, tdk nyaman hrs dibuka CTS hiperemis, papil > 0,3-1mm Giant papil > 1mm, edema, infiltrasi selular Ujung papil bisa luka sikatrik

Tanda:

Giant papillary conjungtivitis

GPC timbul stl bbrp bulan/tahun Pencetus


Deposit Imunogenik Mekanik Reaksi atopik Pemakaian lama Hipersensitifitas

Tatalaksana GPC
lensa kontak ganti dg RGP Kesehatan mata/lensa lama pemakaian Obat kurang efektif
Buka

Sodium cromoglicate 2% Nedocromil 2% Iodoxamide 0,1% (Alomide) Steroid topikal lebih efektif, tp awasi!

Mata Merah Karena Lensa Kontak


Kompleks

toksin bakteri, sisa metabolisme, deposit, respon imun Gejala iritasi:

Rasa kering, merah, C hyperemis, CTS folikel, keratopati superfisialis Atopik Kelainan peradangan di margo palpebra

Predisposisi:

Keratitis marginalis
e/:

hipersensitifitas tipe III thd antigen yg berasal dari bakteri

Ulkus

kornea perifer, neovaskularisasi Insidensi 0,49% Deposit: soft lens > RGP > Gejala:

iritasi ringan agak merah hilang setelah lensa kontak dihentikan

rekuren

Keratitis supuratif

Komplikasi paling berat Insidensi: EW 1/500, DW 1/2500, RGP 1/10500 Resiko karena:

Deposit, bakteri, kebersihan, disiplin Kontaminasi dari tempat lensa kontak Integritas epitel jelek Hipoksia stroma lunak migrasi mikroba Cairan lensa terkontaminasi 13%

Kultur Hentikan lensa kontak th/ intensif

Menghindari Komplikasi
Penerangan

yang jelas kepada calon

pemakai Motivasi kuat Perawatan yang baik & teratur Patuh pada peraturan pemakaian lensa kontak Tahu akan komplikasi pemakaian

Anda mungkin juga menyukai