Anda di halaman 1dari 8

- 32 -

PSIKOFARMAKA

Psikofarmaka adalah obat-obat yang berkhasiat terhadap susunan saraf pusat dengan mempengaruhi fungsi-fungsi psikis (menghilangkan atau meringankan gejala-gejala dari penyakit dan gangguan jiwa) dan proses-proses mental. Mekanisme kerja Psikofarmaka. Semua psikofarmaka bersifat lipofil dan mudah masuk kedalam CCS (Cairan Cerebro Spinal) dimana obat itu melakukan akti itasnya se!ara langsung terhadap saraf otak. "ekanisme kerja ini berhubungan erat dengan kadar neurotransmiter (neuro hormon) diotak atau antar keseimbangannya. #ika kadar neurohormon tinggi maka neuro hormon dihan!urkan oleh en$im "ono %min &ksidasi ("%&) dengan !ara merombaknya. 'eurohormon terpenting dari sistim adrenergik di otak adalah ( ). 'or adrenalin ('%) 2. *erotonin (+-,- . +-,idroksi -riptamin ) 3. /opamin (/%) 'eurohormon ini terdapat dalam bentuk inaktif pada gelembung yang terdapat di ujung neuron berdekatan dengan sinap (tempat persambungan neuron). 'eurohormon ini merupakan $at yang menyebabkan penerusan impuls (rangsangan) dari satu neuron (saraf a0on) melalui sinap ke neuron lain (dendrit atau saraf post sinap).

=================================================================

- 33 -eori-teori tentang mekanisme kerja penghantaran impuls di SSP sehubungan dengan kadar %min di !elah sinap menunjukkan kenyataan bahwa ( ). 2. 1at-$at yang mempertinggi kadar amin di sinap-sinap memiliki khasiat anti depresi dan stimulan2 bila kadar ini berlebihan maka akan membangkitkan "ania seperti ( %nti depresan trisiklik (men!egah re-uptake '% dan +-,- kedalam gelembung diujung saraf). -riptofan (diotak diubah melalui +-hidroksitriptofan menjadi +-,-) Perintang "%& (men!egah perombakan amin di ujung saraf) "etildopa (diotak diubah menjadi metil-'% dengan akti itas '% %mfetamin (ekstasi dll)2 membebaskan persediaan '% di ujung saraf dan merintangi re-uptake. 1at-$at yang mengurangi kadar amin di ujung saraf atau menekan pelepasannya memiliki khasiat antipsikosis dan ansiolitis juga berdaya anti mania seperti ( 'euroleptika (memblokir reseptor dopamin hingga kadarnya di ujung saraf menurun2 kekurangan kadar /% dapat menimbulkan gejala ekstrapiramidal. 3eserpin ( mengosongkan persediaan amin di ujung saraf dengan !ara men!egah re-uptake. 4itium2 digunakan pada psikosis mania depresis yang memper!epat penguraian amin-amin di ujung saraf. Penggolongan. Psikofarmaka dapat dibagi dalam tiga kelompok besar2 yaitu ( ). &bat-obat yang menekan fungsi psikis tertentu dalam susunan saraf sentral. 5ni dibagi menjadi 2 yaitu 6 ). 2. 'euroleptika. -ran7uilli$er.

2. &bat-obat yang mentsimulasi fungsi psikis tertentu dalam susunan saraf sentral2 terbagi menjadi dua yaitu 6 ). 2. %nti depresi a. psikostimulansia.

=================================================================

- 38 3. &bat-obat yang menga!aukan fungsi mental tertentu2 antara lain psikodisleptika seperti $at-$at halusinasi pikiran dan impian khayal2 dan sebagainya. -ermasuk obat-obatan ini ialah 4S/2 9ensiklidin. A. Neuroleptika. 'euroleptika yaitu obat-obatan yang dapat menekan fungsi psikis tertentu tanpa menekan fungsi umum seperti berfikir dan berlaku normal. 'euroleptika disebut juga mayor tranguali$er. 'euroleptika berkhasiat anti psikotika yang digunakan untuk 6 ). 2. 3. 8. "eredakan emosi dan agresi. "engurangi atau menghilangkan gangguan halusinasi (khayalan). Psikosis2 misalnya s!hi$ofrenia (gila2 disentregrasi kepribadian). psikosismania depresi yang terdiri dari fase mania (hiperaktif2 bi!ara tak hentihentinya2 gembira berlebihan dan diselingi fase depresip) 'euroleptika juga memiliki khasiat lain2 antara lain ( a. b. !. Sedati a2 yaitu menghilangkan rasa bimbang2 takut2 gelisah2 misalnya -iorida$ina. %ntiemetika2 sifat ini berdasarkan perintangan 'eurotransmisi kepusat muntah2. misalnya proklorpera$ina. %nalgetika2 dasar kerjanya dengan menaikkan ambang rasa ,aloperidol. &bat-obat yang termasuk 'euroleptika ("ayor tran7uilli$er) ). 2. 3. 8. +. ;. <. =. Chloroproma$in ,Cl ( 4arga!til : 2 Proma!til : 4e omeproma$inum -hiorida$ini ,Cl 9luphena$inum Perphena$inu ,Cl ( % omit: 2 -rilafon : Pro!hlorpera$inum Chloro prote0enum ,aloperidolum ( ,aldol: 2 Serenau nyeri2 misalnya

=================================================================

- 3+ /isamping efek utama hampir semua neuroleptika memiliki sejumlah khasiat lain yang tidak diinginkan2 antara lain ( ). >ejala-gejala ekstrapiramidal ( kejang muka2 tremor2 kaku anggota gerak. >ejala-gejala ini dapat dihilangkan dengan mengurangi dosis atau menguna-kan obat neuroleptik yang lain. 2. 3. 8. +. ;. <. %S5 se!ara berlebihan. Kontra Indikasi Psikofarmaka tidak boleh diberikan kepada ( penderita jantung2 hati2 glaukoma2 parkinson dan depresi. Kombinasi dengan Obat-obat lain. 'euroleptika dan anti depresi tidak dapat dikombinasikan dengan adrenergik (adrenalin2 ?fedrin dan wekamin)2 karena mengakibatkan penimbunan noradrenalin dengan efek hipertensi dan aritmia. @egitu pula dengan kombinasi dengan obat penekan SSS2 misalnya hipnotika2 antihistamin atau alkohol2 sebaiknya dihindarkan karena efek obat tersebut diperkuat. Sedangkan &bat-obat hipertensi sentral (klonidin)2 efeknya dikurangi. Aombinasi dengan anti depresi hanya dapat diberikan kepada pasien dengan gejala-gejala agitasi2 gelisah dan perasaan takut. Sedati a2 disebabkan oleh efek antihistamin antara lain mengantuk2 lelah dan pikiran keruh. /iskenesiatarda2 yaitu gerakan tidak disengaja terutama pada otot-otot muka (bibir2rahang). ,ipotensi2 disebabkan oleh perintang reseptor alfa adrenergik dan asodilatasi. ?fek anti kolinergik2 dengan !iri-!iri mulut kering2 obstipasi dan gangguan penglihatan. ?fek anti serotonin2 menyebabkan gemuk karena mempunyai sifat menstimulasi nafsu makan. >alaktorea2 meluapnya %S5 karena mendorong produksi

=================================================================

- 3; A. ran!ulli"er -ran7ualli$er2 ataraktika atau anksiolitika adalah obat-obat penenang yang berkhasiat selektif terutama terhadap saraf otak yang menguasai emosi yaitu sistem tepi2 %nksiolitika dapat menghilangkan agresi2 kegelisahan kebingunggan2 stress atau perasaan mudah tersinggung. Perbedaan dengan neuroleptika ialah bahwa anksiolitika tidak berkhasiat anti psikotis2 tidak berkhasiat langsung terhadap fungsi otonom dan tidak menimbulkan efek ekstrapiramidal. Sifat-sifat lain -rans7ulli$er ialah ( -oksisitas ringan. 4ebar terapi luas. /apat menyebabkan adikasi2 terutama "eprobamat.

&leh karena itu pemberian harus hati-hati2 jangka waktu pemakaian paling lama 8-; minggu. Penggolongan # %nksiolitika dapat dibagi dua kelompok2 yaitu ( a. b. /eri at ben$odia$epin ( @roma$epam2 /ia$epam2 Alordia$epoksid2 4ora-$epam2 "eda$epam2 'itra$epam2 -ema$epam. Aelompok lain ( @en$oktamin2 ,idroksi$in2 "eprobamat.

$eri%at ben"odia"epin. >olongan ini paling banyak digunakan di seluruh dunia baik sebagaitran7uilli$er maupun sebagai obat tidur. "enurut lama kerjanya dibagi 2 golongan2 yaitu ( a. Bang bekerja Clong a!tingD (plasma t E lebih dari 2F jam) ( Alordia$epoksid2 b. Alora$epat2 Aloba$am2 /ia$epam2 dan "eda$epam. Pemberian dosis tunggal malam hari. Bang bekerja Cshort a!tingD (plasma tE kurang dari )8 jam) ( &ksa$epam2 &ksa$olam2 4ora$epam2 -ema$epam. Pemberian perlu beberapa kali sehari agar efeknya bertahan. Kombinasi dengan obat-obatan lain.

=================================================================

- 3< Aombinasi antara benzodiazepin dengan neuroleptik atau anti depresif efeknya saling memperkuat. /emikian pula alkohol dapat memperkuat efek obat-obat deri at ben$odia$epin. Contoh-!ontoh obat-obatan tranqullizer: ). 2. 3. 8. +. ;. <. &. ,idroksi$in Aloba$am Alordia$epoksida "eprobamat /ia$epam /ia$epam H Alorproma$in - %tarak3 - 9risium3 - 4ibrium3 - "edi!ar 3 - Galintar 3 - %@ Cho$epam3

"eprobamat H Alordia$epoksid - %@ "ero0id3

Anti depresi%a %nti depresi a yaitu obat-obat yang dapat memperbaiki suasana jiwa dan dapat

menghilangkan gejala-gejala murung yang bukan disebabkan oleh keadaan ekonomi2 obat atau penyakit. %da tiga ma!am anti depresi a ( ). /epresi endogen2 dahulu disebut melan!holia karena disangka gangguan yang disebabkan oleh empedu yang berwarna hitam ( melanos . hitam2 !hol . empedu ). @entuk yang lebih berat yaitu depresi ital dengan gejala gangguan psikomotor. 2. 3. /epresi eksogen2 ini disebabkan oleh efek samping obat2 misalnya obat-obat hipertensi2 kortikosteroid 2 pil A@ dan ben$odia$epin long a!ting. /epresi post natal2 terjadi pada sementara wanita setelah persalinan. %da lagi depresi post menopause (sesudah berhenti haid)2 depresi sinilis (pada usia lanjut diatas <F-<+ tahun). Mekanisme kerja %nti depresi a menghambat penyerapan kembali (re-uptake) senyawa $at-$at amina ( 'oradrenalin dan Serotonin) kedalam gelembung-gelembung presinap sehingga otak tidak kekurangan $at-$at neurohormon tersebut.

=================================================================

- 3= Penggolongan %nti depresi a dibagi dalam dua golongan2 yaitu 6 a) %nti depresi a generasi pertama2 ini kadang-kadang disebut anti depresi a trisiklis sehubungan dengan srtuktur kimianya2 seperti Imipramin dan %mitripilin. ?fek samping yang sering tejadi ialah gangguan pada sistem otonom dan jantung. b) %nti depresi a generasi kedua2 $at-$at ini praktis tidak menyebabkan efek anti kolinergik dan gangguan jantung2 seperti "eprotilin dan "ianserin. Penggunaan dan 'aktu latensi Semua anti depresi a menunjukkan kelambatan dalam efek anti depresifnya setelah pengobatan dimulai. ,al ini disebut waktu laten. Iaktu laten berkisar 2-8 minggu. Satu kur dengan anti depresi a umumnya diteruskan selama sedikitnya 8 bulan dan tidak boleh dihentikan se!ara mendadak karena dapat menimbulkan impian-impian buruk. Penghentian harus dengan mengurangi dosis sedikit-sedikit berangsur menurun. Kontra indikasi %nti depresi a tidak boleh diberikan kepada penderita epilepsi2 glaukoma dan prostatis. &bat-obatan anti depresiva ). 2. 3. 8. +. ;. $. Psikostimulansia "eprotilin %mitriptilin 5miprami "ianserin %mitripilin H -rifluopera$in %mitripilin H Alordia$poksid - 4odiomil3 - 4aro0yl3 - -ofranil3 - -ol0on3 - %@ "ira$in3 - 4imbritol3

Psikostimulansia adalah obat-obat yang berkhasiat mempertinggi inisiatif2

kewaspadaan dan serta prestasi fisik dan mental2 rasa letih dan kantuk ditangguhkan2 suasana jiwa dipengaruhi silih berganti seringkali disertai euphoria (perasaan nyaman) dan kadangkadang disphoria (perasaan tak nyaman) sehingga dapat menimbulkan depresi kembali.

=================================================================

- 3J -

&bat-obatan psikostimulansia antara lain 6 ). 2. %mfetamin "etil fenidat 9enkamfamin - 3italin 3 - 3ea!ti an3

=================================================================