Anda di halaman 1dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.

0 - Cloud Base

PEDOMAN PENGOPERASIAN

SIMDA BMD
Cloud-Based

S SE EN NS SU US SB BA AR RA AN NG GM MI IL LI IK KD DA AE ER RA AH H P PE EM ME ER RI IN NT TA AH HP PR RO OV VI IN NS SI ID DK KI IJ JA AK KA AR RT TA A
Halaman 0 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

DAFTAR ISI
Daftar Isi User Requirement Login Aplikasi a. Login ke Cloud b. Login ke SIMDA Pengoperasian SIMDA a. Pengaturan Parameter b. Membuka Menu Inventarisasi c. Inventarisasi Tanah d. Inventarisasi Peralatan dan Mesin e. Inventarisasi Gedung dan Bangunan f. Inventarisasi Jalan, Irigasi, dan Jaringan 1 2 4 4 7 8 8 10 12 14 17 20 22 25 28 31 32 34 37 37

g. Inventarisasi Buku dan Perpustakaan h. Inventarisasi Barang Bercorak Kebudayaan i. j. Inventarisasi Hewan, Ternak dan Tumbuhan Inventarisasi Konstruksi dalam Pengerjaan

k. Inventarisasi Aset Lainnya l. Menu-menu Laporan

Cheatsheet Quick Troubleshooting

Halaman 1 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

USER REQUIREMENT
Pengguna aplikasi perlu memiliki: Koneksi langsung ke internet Web browser (firefox, chrome, opera, safari, intenet explorer) terbaru Java terbaru (www.java.com/verify). Cek java ini cukup dilakukan satu kali saja.

Halaman 2 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Untuk mendapatkan Java terbaru, buka www.java.com/en/download/manual.jsp

BIASAKAN DOBEL KLIK


Biasakan menggunakan dobel klik pada tulisan dalam window SIMDA, hindari menggunakan klik pada tab yang bertuliskan miring, kecuali jika hendak naik ke level di atasnya.

Halaman 3 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

LOGIN APLIKASI
Aplikasi SIMDA berbasis cloud memerlukan dua otentikasi login, yaitu login untuk masuk ke cloud dan login untuk aplikasi SIMDA itu sendiri.

a. LOGIN ke cloud
Buka browser, arahkan ke www.simdabmddki.com

Isikan username dan password yang sesuai Anda mungkin menemui beberapa pesan keamanan. Pilih opsi Run / Dont Block / Understand the Risk -> Add Exception -> Confirm Security Exception .

Halaman 4 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Tunggu hingga proses login selesai.


Halaman 5 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Setelah selesai berkarya, jangan lupa klik Logout.

LOGIN ke CLOUD MENGGUNAKAN CLIENT


Download dan jalankan file simdaweb-client.exe (cukup download satu kali saja). Masukkan username/password, dan tunggu hingga proses login selesai.

Dengan menggunakan client ini, Anda tidak perlu login lewat browser.

Halaman 6 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

b. LOGIN ke SIMDA
Klik ikon BMD DKI yang sesuai. BMD 2011 adalah data sensus tahun 2008, yang hanya boleh dilihat, tidak boleh diubah. Sedangkan BMD 2013 digunakan untuk memasukkan data hasil sensus 2013. Perhatikan bahwa tahun login BMD 2013 harus menggunakan tahun 2012.

Login dengan username dan password yang diperlukan. Perlu diingat bahwa username dan password untuk login ke cloud dan login ke SIMDA mungkin berbeda.

Setelah selesai berkarya, jangan lupa klik Logout.

Halaman 7 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

PENGOPERASIAN SIMDA
Pengoperasian SIMDA berbasis cloud tidak berbeda dengan SIMDA berbasis desktop. Untuk keperluan sensus, pedoman ini akan difokuskan pada menu inventarisasi.

a. Pengaturan Parameter
Untuk setting Parameter, dapat dibuka dari menu Parameter -> UPB/Ruang.

Pada tab Data Umum, Anda hanya perlu mengisikan alamat.

Pada tab Data Umum UPB, Anda dapat menambahkan Nama/NIP/Jabaran Pimpinan (Pengguna Barang), Pengurus Barang, dan Penyimpan Barang.

Halaman 8 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Pada tab Ruang, Anda dapat menambahkan daftar ruangan kantor sesuai kebutuhan. Dengan data ruang ini Anda akan dapat menyusun Kartu Inventaris Ruangan (KIR).

Halaman 9 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

b. Membuka Menu Inventarisasi


Untuk memulai entry data, dapat dilakukan dari menu Data Entry -> Pengadaan -> Inventarisasi.

Kemudian pilih Golongan barang yang akan di-entry inventarisasinya.

Halaman 10 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Khusus untuk Aset Lainnya, menu dibuka dari Data Entry -> Penatausahaan -> Aset Lainnya.

Kemudian pilih Kelompok barang yang akan di-entry inventarisasinya.

Halaman 11 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

c. Inventarisasi Tanah
Pada menu inventarisasi Tanah, Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait, untuk membuka level berikutnya.

Halaman 12 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Luas (M2): isikan luas tanah dalam satuan meter persegi. Alamat: isikan alamat tanah. Hak tanah: pilih hak atas tanah tersebut (hak pakai atau hak pengelolaan). No. sertifikat: isikan nomor sertifikat tanah tersebut; jika ada. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Penggunaan: isikan penggunaan atas aset tersebut. Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 13 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

d. Inventarisasi Peralatan dan Mesin


Pada menu inventarisasi Peralatan dan Mesin, Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait untuk membuka level berikutnya.

Halaman 14 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Merk: isikan merk aset tersebut. Type: isikan type aset tersebut. Bahan: isikan bahan utama aset tersebut. Ukuran / cc: isikan ukuran aset tersebut. Jika kendaraan bermotor, isikan cc-nya. No. Pabrik: isikan nomor seri dari pabrik; jika ada. No. Rangka: untuk kendaraan bermotor, isikan nomor rangka-nya. No. Mesin: untuk kendaraan bermotor, isikan nomor mesin-nya. No. Polisi: untuk kendaraan bermotor, isikan nomor polisi-nya. No. BPKB: untuk kendaraan bermotor, isikan nomor BPKB-nya. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Kondisi: isikan kondisi aset tersebut (baik, kurang baik, rusak berat). Kondisi rusak berat akan dilaporkan terpisah sebagai aset lainnya dalam laporan akuntansi. Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan.

Halaman 15 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Percepatan: jika terdapat data-data yang rinciannya sama (misal kursi dengan merk, tahun perolehan dan harga sama); gunakan menu percepatan. Isikan banyaknya data yang sama tersebut sesuai kebutuhan. Pada saat disimpan, aplikasi akan membuat entry sebanyak baris sesuai data percepatan tersebut.

Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 16 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

e. Inventarisasi Gedung dan Bangunan


Pada menu inventarisasi Gedung dan Bangunan, Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait, untuk membuka level berikutnya.

Halaman 17 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Luas lantai (M2): isikan luas bangunan dalam satuan meter persegi. Alamat: isikan alamat tanah. Kondisi bangunan: pilih kondisi bangunan (baik, kurang baik, rusak berat). Bertingkat: pilih apakah bangunan tersebut bertingkat atau tidak. Beton/Tidak: pilih apakah bangunan tersebut terbuat dari konstruksi beton atau bukan. Tangal dokumen: isikan tanggal dokumen pendukung bangunan tersebut. No. dokumen: isikan nomor dokumen pendukung bangunan tersebut. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Status tanah: pilih status tanah tempat bangunan tersebut berada (tanah milik pemda, milik negara, ulayat, HGB, Hak Pakai, atau Hak Lainnya). Kode aset: pilih tanah tempat bangunan tersebut berada (terkait dengan isian di KIB A).

Halaman 18 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 19 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

f. Inventarisasi Jalan, Irigasi, dan Jaringan


Pada menu inventarisasi Jalan, Irigasi dan Jaringan; Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait, untuk membuka level berikutnya.

Halaman 20 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Konstruksi: isikan konstruksi aset tersebut. Panjang (KM): isikan panjang aset tersebut dalam satuan kilometer. Lebar (M): isikan lebar aset tersebut dalam satuan meter. Luas (M2): isikan luas aset tersebut dalam satuan meter persegi. Alamat: isikan alamat aset tersebut. Tangal dokumen: isikan tanggal dokumen pendukung aset tersebut. No. dokumen: isikan nomor dokumen pendukung aset tersebut. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Kondisi: pilih kondisi aset (baik, kurang baik, rusak berat). Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Status tanah: pilih status tanah tempat bangunan tersebut berada (tanah milik pemda, milik negara, ulayat, HGB, Hak Pakai, atau Hak Lainnya). Kode aset: pilih tanah tempat bangunan tersebut berada (terkait dengan isian di KIB A). Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.
Halaman 21 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

g. Inventarisasi Buku dan Perpustakaan


Pada menu inventarisasi Buku dan Perpustakaan, Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait untuk membuka level berikutnya.

Halaman 22 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Ruang: pilih ruang tempat aset tersebut berada, terkait parameter UPB/Ruang sebelumnya. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Judul: isikan judul aset tersebut. Pencipta: isikan pencipta aset tersebut. Spesifikasi: isikan spesifikasi utama aset tersebut. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Kondisi: isikan kondisi aset tersebut (baik, kurang baik, rusak berat). Kondisi rusak berat akan dilaporkan terpisah sebagai aset lainnya dalam laporan akuntansi. Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Percepatan: jika terdapat data-data yang rinciannya sama (misal kursi dengan merk, tahun perolehan dan harga sama); gunakan menu percepatan. Isikan banyaknya data yang sama tersebut sesuai kebutuhan. Pada saat disimpan, aplikasi akan membuat entry sebanyak baris sesuai data percepatan tersebut.

Halaman 23 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 24 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

h. Inventarisasi Barang Bercorak Kebudayaan


Pada menu inventarisasi Barang Bercorak Kebudayaan, Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait untuk membuka level berikutnya.

Halaman 25 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Ruang: pilih ruang tempat aset tersebut berada, terkait parameter UPB/Ruang sebelumnya. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Asal Daerah: isikan asal daerah aset tersebut. Pencipta: isikan pencipta aset tersebut. Bahan: isikan bahan utama aset tersebut. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Kondisi: isikan kondisi aset tersebut (baik, kurang baik, rusak berat). Kondisi rusak berat akan dilaporkan terpisah sebagai aset lainnya dalam laporan akuntansi. Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Percepatan: jika terdapat data-data yang rinciannya sama (misal kursi dengan merk, tahun perolehan dan harga sama); gunakan menu percepatan. Isikan banyaknya data yang sama tersebut sesuai kebutuhan. Pada saat disimpan, aplikasi akan membuat entry sebanyak baris sesuai data percepatan tersebut.

Halaman 26 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 27 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

i. Inventarisasi Hewan, Ternak dan Tumbuhan


Pada menu inventarisasi Barang Bercorak Kebudayaan, Anda akan menemui formulir sebagai berikut.

Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait untuk membuka level berikutnya.

Halaman 28 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Ruang: pilih ruang tempat aset tersebut berada, terkait parameter UPB/Ruang sebelumnya. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Jenis: isikan jenis aset tersebut. Ukuran: isikan ukuran aset tersebut. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Kondisi: isikan kondisi aset tersebut (baik, kurang baik, rusak berat). Kondisi rusak berat akan dilaporkan terpisah sebagai aset lainnya dalam laporan akuntansi. Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Percepatan: jika terdapat data-data yang rinciannya sama (misal kursi dengan merk, tahun perolehan dan harga sama); gunakan menu percepatan. Isikan banyaknya data yang sama tersebut sesuai kebutuhan. Pada saat disimpan, aplikasi akan membuat entry sebanyak baris sesuai data percepatan tersebut.

Halaman 29 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 30 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

j. Inventarisasi Konstruksi dalam Pengerjaan


Pada menu inventarisasi Konstruksi dalam Pengerjaan, Anda perlu memilih Golongan barang yang dalam proses pengerjaan tersebut.

Selanjutnya formulir untuk tiap-tiap golongan barang sama dengan formulir inventarisasi, hanya saja hasil data entry di golongan Konstruksi Dalam Pengerjaan akan dikelompokkan dalam laporan tersendiri.

Halaman 31 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

k. Inventarisasi Aset Tetap Lainnya


Pada menu inventarisasi Aset Tetap Lainnya, Anda perlu memilih Bidang aset tetap lainnya tersebut.

Masing-masing bidang tersebut akan tampil dengan antar-muka yang mirip, namun aplikasi akan dengan sendirinya memisahkan masing-masing bidang aset lainnya tersebut.

Halaman 32 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Kode Pemilik: pilih kode pemilik (Pusat, Provinsi, Kab/Kota, Provinsi Lain, Kab/Kota Lain, Non Pemerintah). Kode Aset: pilih kode aset, dengan klik pada tombol berwarna hijau. Lakukan pemilihan kode s.d. jenis, dengan cara double click pada uraian terkait untuk membuka level berikutnya.

Nomor Register terisi otomatis oleh sistem. Ruang: pilih ruang tempat aset tersebut berada, terkait parameter UPB/Ruang sebelumnya. Tanggal pembelian: isikan tanggal perolehan aset. Tanggal pembukuan: isikan tanggal pembukuan aset. Tanggal pembukuan akan digunakan pada cut-off pelaporan akuntansi. Nama: isikan nama aset tersebut. Pencipta: isikan pencipta aset tersebut. Spesifikasi: isikan spesifikasi aset tersebut. Asal-usul: pilih asal usul aset tersebut (pembelian atau hibah). Kondisi: isikan kondisi aset tersebut (baik, kurang baik, rusak berat). Kondisi rusak berat akan dilaporkan terpisah sebagai aset lainnya dalam laporan akuntansi. Harga: isikan harga aset, dalam satuan rupiah, tanpa pemisah ribuan. Jika diperlukan, gunakan titik sebagai pemisah desimal. Masa manfaat: isikan estimasi masa manfaat aset. Estimasi akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Nilai sisa: isikan estimasi nilai sisa aset. Estimasi nilai sisa akan digunakan dalam perhitungan penyusutan; jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Metode penyusutan: isikan metode penyusutan yang akan digunakan; akan digunakan dalam perhitungan jika kebijakan penyusutan telah dijalankan. Keterangan: isikan keterangan untuk memudahkan identifikasi aset di kemudian hari. Kecamatan/kelurahan: pilih kelurahan tempat aset tersebut berada. Simpan setelah selesai. Daftar aset yang telah di-entry akan tampil di sebelah kanan.

Halaman 33 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

l. Menu Menu Laporan


Untuk melihat hasil entry data, dapat dilakukan dari menu Laporan.

Sebelum preview laporan, pilih terlebih dahulu Bidang Unit /Perangkat Daerah Sub Unit UPB; sesuai dengan UPB yang akan dilihat laporannya. Jika tidak dipilih, akan ditampilkan laporan di level Pemda. KIB-KIR-BI-Label memuat laporan standar yang harus dilakukan oleh pengurus barang.

Halaman 34 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Manajemen memuat laporan yang membantu dalam kontrol barang bagi manajemen.

Gabungan PEMDA memuat laporan rekap di level Pemda.

Halaman 35 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Laporan Akuntansi memuat laporan terkait penyajian barang milik daerah ke dalam neraca.

Preview Laporan mungkin terdiri dari beberapa halaman. Jika terdapat angka /1+ pada indikator nomor halaman (di sebelah kiri atas preview tersebut), menandakan laporan terdiri dari beberapa halaman. Untuk berpindah antar-halaman, klik tanda panah di samping indikator nomor halaman.

Halaman 36 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base

CHEATSHEET
Mengatur penandatangan dokumen penatausahaan BMD dan penanggungjawab ruangan o Parameter > UPB/Ruang o Pilih UPB (dobel klik bidang/sub unit) o Pilih UPB, isikan data penandatangan o Pilih UPB, isikan daftar ruang dan penanggungjawabnya Melakukan entry inventarisasi o Data Entry > Pengadaan > Inventarisasi o Pilih UPB (dobel klik bidang/sub unit) o Pilih Gol.Barang (Tanah s.d. KDP) o Klik Tambah, jika akan menambah barang hasil inventarisasi, lalu lengkapi isiannya o Pilih barang yang akan dilengkapi atributnya di daftar sebelah kanan; Klik Ubah, jika akan mengubah atribut barang, lalu lengkapi atributnya Melakukan pencetakan laporan-laporan o Laporan o Pilih laporan yang diperlukan o Pilih bidang/unit/sub unit yang akan dicetak o Pilih range tanggal jika diperlukan (misal untuk laporan semesteran) o Pilih preview

QUICK TROUBLESHOOTING
Tidak mau mencetak (error view laporan tidak dapat diproses; data laporan tidak ada) o Pastikan bahwa data untuk laporan tersebut memang sudah lengkap di-entry Tidak mau menyimpan (error ... cannot insert null ...) o Pastikan semua kolom sudah terisi. Jika ada kolom yang memang akan dikosongkan, beri tanda strip (-) atau spasi. Tidak mau menyimpan (error ... not in edit mode ...) o Pastikan sebelum mengisi kolom tekan lebih dahulu tombol Tambah

Halaman 37 dari 39

Pedoman Pengoperasian SIMDA BMD versi 2.0 - Cloud Base


Tim Pengembang Aplikasi SIMDA BPKP Pusat Pengarah Iman Bastari Penanggung Jawab Sri Penny Ratnasari Wakil Penanggung Jawab M. A. Rosady Sambas Nyoman Suprayatna Ketua Aisyah Anggota Nur Irsaini Irene Y. K. Wiwik Priyantoro Yan Berhen Sitompul Iwan Ari Sulistiyono Sri Minarni Dwi Iwan Susanto Hanin Widagdo Jati Kusuma Yadi Yose Safari Agus Budi P Minang Firmansyah Agviani Devi Herry Sulistyo Dora Bernadisman

Tim Pengembang Aplikasi SIMDA Gedung BPKP Pusat Lt. 10 Jl. Pramuka No. 33 Jakarta Timur 13120 Telp 021-85910031 ext. 1029 email: timaplikasi@yahoo.com http://www.bpkp.go.id

Halaman 38 dari 39