Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan dan karunia-Nya lah kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik, yang kami dapat sadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam makalah ini. Dari cara penulisan-penulisannya maupun materi-materi yang kami sajikan pun masih banyak kekurangannya. Namun demikian, kami telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Oleh karenanya, dengan segala kerendahan hati dan dengan tangan terbuka, kami menerima saran dan usul bagi pembaca demi kesempurnaan dari makalah ini. Demikianlah tugas ini kami susun,kepada para mahasiswa jurusan sosiologi serta dosen yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini, saya ucapkan terima kasih dan kami berharap, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembacanya.

Palu, 02 november 2012 Penyusun

(Kelompok 6)

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 1

DAFTAR ISI
Kata Pengantar...................................................................................................... 1 Daftar Isi................................................................................................................ 2 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang.......................................................................................... 3 B. Pokok-Pokok Pikiran................................................................................. 3 BAB II PEMBAHASAN A. B. C. D. E. F. Ketahanan Nasional Indonesia................................................................. Sifat-Sifat Ketahanan Nasional................................................................ Asas Ketahanan Nasional Indonesia........................................................ Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional............................................ Konsepsi Ketahanan Nasional.................................................................. Pembinaan Ketahanan Nasional.............................................................. 4 5 6 7 7 8

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan............................................................................................... 9 B. Saran........................................................................................................ 9 DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 10

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 2

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Manusia dikatakan makhluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berfikir, akal, dan keterampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual. Oleh karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan agama, ideologi, politik, ekonomi, social, seni/budaya, IPTEK,dan Hankam. Terbentuknya negara dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sejak merdeka negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetpai juga dari dalam. Terbukti, setelah setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI, ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang ideologis. Meski demikian, bangsa indonesia memgang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan indonesia. Indonesia adalah negara yang bersandar pada kekuatan hukum sehingga kekuasaan dan penyelenggaraan hidup dan kehidupan kenegaraan diatur oleh hukum yang berlaku. Dengan kata lain, hukum sebagai pranata sosial disusun untuk kepentingan seluruh rakyat dan bangsa yaitu menjaga ketertiban bagi seluruh rakyatnya. Kondisi kehidupan nasional itu menjadi salah satu kekuatan ketahanan nasional karena adanya jaminan kekuasaan hukum bagi semua pihak yang ada di Indonesia dan lebih jauh daripada itu adalah menjadi cermin bagaimana rakyat Indonesia mampu untuk tumbuh dan berkembang dalam suatu wilayah yang menempatkan hukum sebagai asas berbangsa dan bernegara dengan menyandarkan pada kepentingan dan aspirasi rakyat.

B. Pokok-pokok Pikiran a. Manusia berbudaya Manusia dikatakan makhluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berfikir, akal dan keterampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual. Oleh karena itu, manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan : Agama, Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial Seni/Budaya, IPTEK, dan Hankam.

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 3

b. Tujuan Nasional Falsafah Bangsa dan Idiologi Negara Tujuan nasional menjadi pokok pikiran ketahanan nasional karena sesuatu organisasi dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan akan selalu berhadapan dengan masalahmasalah internal dan eksternal sehingga perlu kondisi yang siap menghadapi.

BAB II PEMBAHASAN
A. KETAHANAN NASIONAL INDONESIA Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia. Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konsepsi pertama yaitu : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia. Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu, maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut : a. Perumusan 1972 bersifat universal, dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain, terutama di Negara-negara yang sedang berkembang. b. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi, sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional.

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 4

c.

Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan , maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan, yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah. d. Secara lengkap dicantumkan tantangan, ancaman , hambatan, serta ganguan. e. Kelangsungan hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas, dan kelangsungan hidup. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa ketahanan nasional ialah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya, menuju kejayaan bangsa dan negara. Bentuk-bentuk ancaman : a. Ancaman di dalam negeri contohnya adalah pemberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat Indonesia. b. Ancaman dari luar negeri contohnya adalah infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invansi dari arat, udara dan laut oleh musuh dari luar negeri. Ketahanan nasional mempunyai aspek utama, yaitu Kesejahteraan dan Keamanan. Kesejahteraan dan Keamanan adalah dua aspek dari Ketahanan Nasional yang dapat dibedakan tetapi tak dapat dipisahkan. Sebab itu, mengusahakan terwujudnya Ketahanan Nasional hakikatnya merupakan satu proses membentuk kesejahteraan dan keamanan buat negara dan bangsa. Ketahanan Nasional hanya dapat terwujud kalau meliputi seluruh segi kehidupan bangsa yang biasnya kita namakan aspek sosial kehidupan, meliputi Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Hankam. Juga meliputi aspek alam, yaitu Geografi, Penduduk dan kekayaan alam. Dilingkuungan lembaga Ketahanan Nasional seluruh segi kehidupan bangsa itu dinamakan Asta Gatra, terdiri Panca Gatra (soial) dan Tri Gatra (Alam). Seluruhnya itu harus selalu diusahakan untuk memberikan perannya dalam perwujudan Kesejahteraan dan Keamanan. B. SIFAT-SIFAT KETAHANAN NASIONAL Beberapa sifat ketahanan nasional yang ada mingkin akan kami jabarkan seperti dibawah ini : 1. Mandiri Ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas, integritas, dan kepribadian bangsa. Kemandirian ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global.
Makalah Pend.kewarganegaraan Page 5

2. Dinamis Ketahanan nasional tidaklah tetap, melainkan dapat meningkat ataupun menurun bergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara, serta kondisi lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah. Oleh sebab itu, upaya peningkatan ketahanan nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya di arahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. 3. Manunggal Artinya ketahanan nasional memiliki sifat integratif yang diartikan terwujudnya kesatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi, dan selaras di antara seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 4. Wibawa Ketahanan nasional sebagai hasil pandangan yang bersifat manunggal dapat mewujudkan kewibawaan nasional yang akan diperhitungkan oleh pihak lain sehingga dapat menjadi daya tangkal suatu negara. Semakin tinggi daya tangkal suatu negara, semakin besar pula kewibawaannya. 5. Konsultasi dan kerjasama Ketahanan nasional Indoneisa tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih pada sifat konsultatif dan kerja sama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.
C. ASAS KETAHANAN NASIONAL INDONESIA

Asas ketahanan nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasil, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. Asas-asas tersebut adalah (menurut Lemhannas, 2000: 99 11) : Asas kesejahtraan dan keamanan Didalam kehidupan nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya menjadi tolak ukur bagi mantap atau tidaknya ketahanan nasional. Asas menyeluruh terpadu/komprehensif Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang. Asas kekeluargaan

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 6

Bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara. D. KEDUDUKAN DAN FUNGSI KETAHANAN NASIONAL Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Kedudukan Ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional. 2. Fungsi Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak, dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter regional (wilayah), inter sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program. E. KONSEPSI KETAHANAN NASIONAL Adapun konsep ketahanan nasional adalah : 1. Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan, kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya. 2. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. 3. IdentitaS Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk, sejarah, pemerintahan, dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. 4. IntegritaS Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah, baik bersifat potensional maupun fungsional.
Makalah Pend.kewarganegaraan Page 7

5.

Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual, kriminal dan politis. 6. Hambatan dan gangguan Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri. F. PEMBINAAN KETAHANAN NASIONAL Langkah-langkah Pembinaan 1. 2. 3. 4. Peningkatan dan pengembangan pengamalan Pancasila secara objektif dan subjektif. Pancasila sebagai ideologi terbuka perlu terus di relevansikan dan di aktualisasikan. Bhinneka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara bersumber dari Pancasila. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara Republik Indonesia harus dihayati dan diamalkan secara nyata. 5. Pembangunan sebagai pengamalan Pancasila harus menunjukkan keseimbangan fisik material dengan pembangunan mental spirituil untuk menghindari tumbuhnya materialisme dan sekularisme. 6. Pendidikan moral Pancasila ditanamkan pada diri anak didik dengan cara mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain di sekolah.

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 8

BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN Negara indonesia adalah negara yang solid terdiri dari berbagai suku dan bangsa, terdiri dari banyak pulau-pulau dan lautan yang luas. Jika kita sebagai warga negara yang ingin mempertahankan daerah kita dari gangguan bangsa atau negara lain maka kita harus memperkuat ketahanan nasional kita. Ketahanan nasional adalah cara yang paling ampuh, karena mencakup banyak landasan seperti : pancasila sebagai landasan ideal, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan wawasan nusantara sebagai landasan visional, jadi dengan demikian ketahanan nasioanal kita sangat solid. B. SARAN

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 9

DAFTAR PUSTAKA Zubaidi, H. Achmad, dkk.2002.PEBDIDIKAN KEWARGANEGARAAN.Yogyakarta:Paradigma. http://www.tugaskuliah.info/2010/03/makalah-ketahanan nasional pendidikan.html http://www.organisasi.org http://www.naynienay.wordpress.com http://dwiketephyte.wordpress.com/2011/04/30/pengertian-ketahanan-nasional/

Makalah Pend.kewarganegaraan

Page 10