Anda di halaman 1dari 53

Jodoh Terbaik Untukku

@SyarifBaraja
Pengajian Remaja Islam Sunda Kelapa Jumat, 15 November 2013

Manusia Hidup Berpasangan


Kebahagiaan ada pada pasangan yang pas dan serasi.
Mencari teman sebangku yang pas Apalagi teman untuk hidup.

Suami/Istri adalah teman kita untuk menemani hidup.

Iman Pada Allah


Percaya pada berita-berita tentang Allah.
Percaya bahwa Allah menguasai alam semesta ini. Allah yang menciptakan semuanya.

Allah mengatur segalanya.

Semua Peristiwa Telah Ditulis



)61(

Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarah


(atom) di bumi atau pun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz).

QS Yunus: 61

Semuanya Telah Ditulis


: " :

Dari Amr bin Ash: aku mendengar Rasulullah -Shallallahu Alaihi


Wasallam- bersabda: Allah telah menuliskan takdir seluruh makhluk, 50.000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.

HR Muslim

Semua Telah Ditulis



)59(

6:59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada
yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz).

Semua Telah Ditulis


Jika daun jatuh saja sudah tertulis, apalagi masalah jodoh.
Banyak ayat dan hadits yang menjelaskan tentang takdir.

Iman Pada Takdir


Rukun Iman.
:

Beritahukan padaku tentang iman: Engkau beriman pada Allah, pada MalaikatNya, pada kitab-kitabNya,
pada Rasul-RasulNya, pada Hari Akhir, pada Takdir, yang baik
maupun yang buruk.

Iman Pada Takdir



:

Iman Pada Takdir


Wahai Abu Abdurrahman, telah muncul di negeri Timur orang yang
membaca Al Quran dan mencari ilmu, mereka meyakini bahwa tidak ada takdir, dan segalanya terjadi tanpa ada takdir sebelumnya.

Ibnu Umar menjawab: jika engkau bertemu mereka, kabarkan pada


mereka bahwa aku berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dari diriku. Demi Dzat yang Ibnu Umar bersumpah denganNya:

Jika salah seorang mereka memiliki emas sebesar gunung Uhud,


lalu mereka sedekahkan, Allah tidak akan menerima sampai dia beriman pada takdir.

Iman Pada Takdir


Iman bahwa Allah memiliki Ilmu yang luas.
Iman pada Lauh Al Mahfuzh, semua telah tertulis di situ. Iman bahwa semua yang terjadi adalah kehendak Allah.

Jodoh Sudah Ditakdirkan


Ada yang ditakdirkan cepat.
Ada yang ditakdirkan lambat. Ada yang ditakdirkan berjodoh dengan yang kaya.

Ada yang ditakdirkan berjodoh dengan yang cantik.


Ada yang ditakdirkan untuk berjodoh di akhirat nanti. Persis sama seperti rezeki.

Takdir Allah Yang Maha Rahman dan Rahim


Al Fatehah.
Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah, Rabb Alam Semesta. Tidak ada cela, segala ketentuannya adalah terpuji.

Allah tidak menzhalimi orang lain.


Allah Memilik Rahmat yang banyak. Allah Maha Merahmati hambaNya.

Takdir Pasti Terjadi


Apa yang Allah kehendaki pasti terjadi.
Apa yang terjadi, adalah kehendak Allah. Allah memiliki seribu jalan untuk melaksanakan kehendakNya.

Jika Allah menghendaki, tidak ada yang bisa menghalangi.


Jika Allah tidak menghendaki, tidak akan bisa pernah terjadi.

Takdir Melalui Sarana


Sebagaimana rezeki, pasti melalui sarana.
Ada sarana yang halal, ada yang haram. Jodoh pun ada sarananya.

Takdir kenyang, ada sarananya, yaitu makan.


Menikah adalah sarana untuk mendapatkan keturunan. Jika Allah mentakdirkan keturunan, pasti mentakdirkan pernikahan. Insya Allah bisa dibahas terpisah mengenai takdir.

Sarana Menuju Takdir


Sarana bukan penentu.
Sarana adalah makhluk Allah. Setiap sarana perlu sarana lainnya. Tidak bisa bekerja sendirian.

Allah yang menentukan.

Jodoh Terbaik Untukku


Beriman pada takdir Allah.
Beriman bahwa takdir Allah adalah baik. Beriman bahwa Allah tidak menzhalimi hambaNya.

Mencari dengan sarana yang baik, sarana yang halal.

Jodoh Terbaik Untukku


Tawakkal.
Beriman bahwa Allah yang bisa mendatangkan yang terbaik. Jika Allah berkehendak, maka akan mendatangkan sarananya.

Maka hanya pada Allah kita meminta.


Apakah jodoh terbaik bisa datang dengan maksiat Allah?

Agar Bisa Bertawakkal


Mendapatkan pengetahuan.
Pengetahuan bahwa Allah adalah Maha Kuasa. Yakin bahwa yang terjadi adalah kehendak Allah.

Yakin bukan sekedar tahu.


Yakin, dengan shalat dan dzikir. Bukan sembarang shalat dan dzikir.

Menggapai Jodoh Terbaik dengan Berdoa


Doa, pengakuan kita akan kekuasaan Allah.
Adab-adab berdoa. Sesuai dengan yang diamalkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi
Wasallam-

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam- telah mengajarkan apa yang


perlu diketahui oleh umat manusia.

Menggapai Jodoh Terbaik dengan Berdoa


Penyimpangan-penyimpangan dalam berdoa:
Visualisasi dalam berdoa, percaya bahwa doa harus dengan
visualisasi.

Visualisasi doa akan mempercepat terkabulnya doa. Dari mana asal keyakinan ini? Adakah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam- mengajarkan hal ini?

Asal Keyakinan Visualisasi dalam Doa


Bukan dari referensi Islam. Tidak ada yang mengajarkan untuk
membayangkan apa yang kita minta dari Allah.

Berasal dari ajaran The Secret yang sesat, dan yang mirip. Banyak yang terpesona dengan ajaran ini, lalu mencoba
menjadikannya sebagai ajaran Islam.

Pikiran bisa mengontrol alam semesta. Visualisasi memperkuat


pikiran.

Apakah Kita Bisa Mengontrol Allah dengan Pikiran?


Ketika kita percaya bahwa visualisasi akan mempercepat terkabulnya
doa, maka kita percaya bahwa Allah dapat dikontrol oleh pikiran.

Alam semesta berbeda dengan Allah. Alam semesta adalah ciptaan. Allah Maha Tahu, tidak perlu dikontrol oleh siapa pun. Allah Maha Tahu siapa yang terbaik bagi kita.

Berdoa dengan Penuh Keyakinan


Miliki iman dalam dada, bahwa Allah akan mengabulkan doa kita.
Sikap yakin di sini bukan berarti memastikan, karena kita tidak
pernah bisa mengontrol Allah.

Yakin di sini adalah Allah optimis bahwa Allah akan mengabulkan. Kita tidak bisa memastikan apa pun pada Allah. Hanya bisa berharap. Ada kemungkinan doa tidak terkabul.

Doa yang Terkabul.


: :

Dari Abu Hurairah: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallambersabda:

Berdoalah sedang kalian yakin bahwa Allah akan mengabulkan.

Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.


Sibuk visualisasi doa, akhirnya lupa makna doa itu sendiri.

Berdoa, Menunjukkan Kelemahan.


)3( ) 2( )1( )4(
)5(

19:1. Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad. (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan

tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap umat sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra,

Menunjukkan Kemiskinan
Nabi Musa:
)24(

28:24. Maka Musa mengambilkan air untuk keduanya, kemudian dia


kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku".

Menampakkan kemiskinan di hadapan Allah.

Menampakkan Kemiskinan di Hadapan Allah.


Bukan sekedar pengetahuan, tapi lebih pada perasaan.
Cara menimbulkan perasaan miskin pada Allah: Mengingat-ingat kelemahan diri.

Mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita.


Mengingat-ingat bagaimana kita amat memerlukan bantuan Allah.

Nabi Musa dan Kemiskinannya.


Sekali doa, mendapatkan banyak hal:
Mendapatkan jodoh. Mendapatkan pekerjaan.

Mendapatkan semua yang menjadi pikiran banyak orang.


Nabi Musa tidak bervisualisasi istri yang diinginkan. Tidak berusaha memantaskan diri untuk meraih jodoh yang
diinginkan.

Di Balik Kata Memantaskan Diri


Membuat diri ini pantas, ketika diri ini pantas, maka Allah pasti akan
memberi.

Allah bergerak atas kepantasan diri kita. Ketika sudah merasa pantas, maka merasa bahwa diri ini layak dan
berhak.

Ketika diri ini berhak sesuatu, maka menjadi kewajiban Allah. Para Nabi menunjukkan kelemahan dan kekurangan, kita
menunjukkan kepantasan.

Di Balik Kata Memantaskan Diri


Merasa diri ini berhak, merasa bahwa Allah adalah wajib.
Tidak ditemukan dalam literatur Islam. Ada berbau pemikiran paganisme The Secret, bahwa manusia yang
menarik tindakan Alam Semesta.

Kata alam semesta diganti dengan kata Allah. Tapi tetap tidak
mengubah esensi makna.

Berdoa Tapi Terjebak Keyakinan Kafir


Keyakinan bahwa manusia mengontrol alam semesta dengan pikiran
adalah keyakinan kafir.

Berlawanan dengan keyakinan dasar Islam. Berlawanan dengan ayat yang sering kita baca:
)2(

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam,

Rabb: Pencipta, Pengatur, Pemelihara.

Jodoh Adalah Rezeki


Rezeki: apa yang diperlukan oleh hamba dalam kehidupan.
Ilmu. Akhlak

Sesungguhnya Allah membagi akhlak di antara kalian, sama seperti


membagi rezeki.

Termasuk jodoh juga.

Menjemput Jodoh Terbaik dengan Doa


)17(

Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu


memberikan rezeki kepadamu; maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya lah kamu akan dikembalikan. Al Ankabut : 17

Memintalah kepada Allah. Berdoalah kepadaNya. Tidak pada


selainNya.

Berdoa pada selain Allah, kehilangan Iman. Apa yang datang adalah kehendak Allah, tapi iman sudah hilang.

Menjemput Jodoh Terbaik Dengan Doa


":
".

Allah adalah yang mempermudah. Allah yang menentukan. Allah yang mengabulkan doa dari hambanya, untuk kepentingan
dunia dan akhirat.

Jodoh, salah satu kepentingan dunia bagi hambaNya.

Percaya Diri vs Doa


Semakin percaya pada diri sendiri, kecenderungan untuk berdoa
semakin kecil.

Karena sudah merasa bisa, sudah merasa mampu, maka untuk apa
meminta dan berdoa?

Harus mengingat kelemahan diri. Ketika kita merasa lemah, kita


akan berdoa.

Berlawanan dengan ajakan pengembangan diri, yang melarang kita


untuk mengingat kelemahan.

Istighfar
Memohon ampunan dari Allah.
Memohon agar kesalahan dihapus. Penuh kehinaan dan kemiskinan.

Pengakuan atas kesalahan dan dosa.


Diucapkan dengan penuh kehinaan. Berlawanan dengan ajaran percaya diri dan memantaskan diri.

Istighfar, Mendatangkan Nikmat Allah


Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada


Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungaisungai. QS Nuh: 10-12.

Taqwa, Jalan Keluar Dari Kesulitan.


)2( )3(

Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan

mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. QS At Thalaq 2-3

Taqwa, Jalan Keluar Dari Kesulitan


Mendapatkan jalan keluar dari setiap masalah.
Mendapatkan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Masih ada satu lagi:
)4(

Barangsiapa bertaqwa pada Allah, maka Allah akan membuat


urusannya menjadi mudah. QS At Thalaq: 4.

Taqwa, Jalan Keluar Dari Kesulitan


)5(

dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan
menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya. QS At Thalaq: 5

Taqwa, jalan keluar bagi permasalahan di dunia dan akhirat.


Masalah di dunia: rezeki, jodoh, pekerjaan. Masalah akhirat: adzab neraka

Jalan Menuju Taqwa. #ShalatForSuccess


Shalat adalah jalan menuju taqwa.
Shalat menanamkan kebesaran Allah pada jiwa kita. Bacaan shalat berisi makna yang menghidupkan taqwa.

Membaca harus dengan hati yang menyerap makna.


Shalat yang membangun takwa: benar, panjang, sering.

Taqwa: Melakukan Perintah, Menghindar dosa.


Taqwa adalah di dalam dada.
Dorongan yang membuat kita melaksanakan perintah Allah. Dorongan yang membuat kita menjauhi laranganNya.

Dorongan rasa takut.


Arti kata taqwa: takut. Menjaga diri dari adzab dan murka Allah.

Taqwa, Sebuah Kewajiban


Mencari jodoh atau tidak, mau menikah atau tidak, tetap wajib
bertaqwa.

Wajib beribadah pada Allah. Wajib beramal dengan ikhlas, dengan mempersembahkan amal
hanya untuk Allah.
siksaNya.

Bertaqwa karena ingin meraih rahmat Allah, ingin menghindari dari Taqwa adalah jalan menuju sorga. Semua ingin sorga, bukan hanya
ingin jodoh.

Jodoh dan rezeki, adalah manfaat dan akibat.

Balasan Kebaikan.
Allah Maha Berterimakasih.
Salah satu Asmaul Husna adalah As Syakur, Maha Berterimakasih. Membalas amalan hamba meski sedikit.

Membalas dengan yang lebih baik.


)60(

Bukankah balasan kebaikan hanyalah kebaikan?

Istikharah, Memohon Bimbingan


Istikharah adalah memohon bimbingan Allah.
Ketika hendak melakukan suatu urusan, hendaknya mohon
bimbingan Allah.

Ini salah satu bentuk penghambaan kita pada Allah, karena kita ini
lemah, tidak tahu apa yang terjadi di kemudian hari.

Jodoh Terbaik
Apakah dia jodoh terbaikku?
Bisa jadi ya, bisa jadi tidak. Maka jangan kita merasa seperti tahu bahwa dia adalah jodoh
terbaik.

Bisa jadi yang kau minta adalah jodoh terbaik. Bisa jadi tidak. Allah Yang Tahu.

Mohonlah Yang Terbaik.

Petunjuk Islam Dalam Mencari Jodoh


Menikahi wanita karena empat hal:
Karena hartanya. Karena nasabnya.

Karena cantiknya.
Karena baik agamanya.

Jadilah beruntung dengan menikahi wanita yang baik agamanya. HR


Bukhari.

Petunjuk Islam Dalam Mencari Jodoh


Jika datang melamar orang yang kalian sukai agama dan akhlaknya,
maka nikahkanlah. HR Tirmidzi

Bagus agamanya. Bagus akhlaknya.

Kesesuaian Visi Misi

Semakin kuat tujuan yang mendasari terbentuknya sebuah hubungan, maka hubungan itu akan semakin kuat.

Kesesuaian Visi Misi


Ada sesi perkenalan, dan ini tidak harus dengan bertemu, apalagi
pacaran.

Dari situ masing-masing mengenal calon pasangannya. Tapi ini tidak mutlak, ketika tujuan sudah kuat, maka kekuatan ikatan
akan mengalahkan segala hambatan.

Berapa banyak perkawinan terjadi tanpa perkenalan, dan berhasil


sukses.

Mencari Rahmat, Menghindar Adzab



)90(

Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan


kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.

Mencari Rahmat, Menghindar Adzab


Nabi Zakaria tidak bersegera berbuat baik agar mendapatkan anak.
Karena mencari pahala Allah, dan menghindari adzabNya. Allah memberi balasan baginya di dunia dan akhirati.

Allah memperbaiki istrinya.


Apakah tidak mungkin Allah memperbagus jodoh kita karena balasan
amal kita?

Ikhlas, landasan diterimanya amal. Tanpa ikhlas, amal akan tertolak