Anda di halaman 1dari 26

Bab I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan atarmakhluk hidup dan dengan benda taKomponen-komponen pembentuk ekosistem adalah komponen hidup (biotik dan komponen tak hidup (abiotik . Kedua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. !isalnya, pada suatu ekosistem akuarium, ekosistem ini terdiri dari ikan, tumbuhan air, plankton yang terapung di air sebagai komponen biotik, sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.

"

1.2 ". ". ". ". ".

Rumusan Masalah #agaimanakah pengertian ekosistem$ #agaimanakah satuan-satuan makhluk hidup penyusun ekosistem$ #agaimanakah komponen-komponen ekosistem$ #agaimanakah ketergantungan antarkomponen ekosistem$ #agaimanakah macam-macam ekosistem$

1.3 ". ". ". ". ".

Tujuan %ntuk mengetahui pengertian ekosistem. %ntuk mengetahui satuan-satuan makhluk hidup penyusun ekosistem. %ntuk mengetahui komponen-komponen ekosistem. %ntuk mengetahui ketergantungan antar komponen ekosistem. %ntuk mengetahui macam-macam ekosistem.

&

Bab II Pembahasan
2.1 Pengertian Ekosistem Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. 'lmu yang mempelajari ekosistem disebut ekologi. Ekologi berasal dari dua kata dalam bahasa (unani, yaitu oikos dan logos. )ikos artinya rumah atau tempat tinggal, dan logos artinya ilmu. 'stilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst *aeckel ("+,- - "."- . Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan atarmakhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. /ara ahli ekologi mempelajari hal berikut0 a. /erpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebabkannya. b. /erubahan populasi atau spesies pada 1aktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya c. 2erjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah komponen hidup (biotik dan komponen tak hidup (abiotik . Kedua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. !isalnya, pada suatu ekosistem akuarium, ekosistem ini terdiri dari ikan, tumbuhan air, plankton yang terapung di air sebagai komponen biotik, sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.
,

2.2

Satuan satuan Makhluk !idu" Pen#usun Ekosistem 3i dalam sebuah ekosistem juga terdapat satuan-satuan makhluk hidup yang

meliputi indi4idu,populasi,komunitas da biosfer. #agian-bagian satuan makhluk hidup penyusun ekosistem, yaitu5 a. Indi$idu 'stilah indi4idu berasal dari bahasa latin,yaitu in yang berarti tidak dan dividus yang berarti dapat di bagi. 6adi indi4idu adalah makhluk hidup yang berdiri sendiri yang secara fisiologis bersifat bebas atau tidak mempunyai hubungan dengan sesamanya. 'ndi4idu juga disebut satuan makhluk hidup tunggal. b. Po"ulasi /opulasi berasal ari bahasa latin, yaitu populus yang berarti semua orang yang bertempat tinggal pada suatu tempat. /opulasi sering didefinisikan sebagai sekelompok organisme dari spesies yang sama yang secara kolektif menempati suatu ruang atau tempat tertentu dan 1aktu tertentu. )leh karena itu bila kita membicarakan populasi kita harus menyebutkan jenis indi4idu (spesies yang kita bicarakan dan kita perlu juga menentukan batas-batas 1aktu dan tempat bahkan kuantitas. %ntuk memahami tentang hal-hal yang berkaitan dengan populasi kita harus mengenal istilah-istilah yang dipakai, bahkan karena penelitian tentang populasi menggunakan angka-angka, maka juga harus mengerti tentang matematika. 'stilah-istilah yang dimaksud misalnya yang dijumpai dalam mempelajari karakteristik populasi. 7ontoh karakteristik populasi itu misalnya 0 " %ntuk menyatakan ukuran8besarnya populasi, pengertian kerapatan populasi (population density, densitas populasi banyak dipakai. Kerapatan populasi dapat dinyatakan dalam jumlah indi4idu8satuan ruang (luas atau jumlah indi4idu84olume (liter . & /erubahan-perubahan kepadatan populasi, istilah yang sering digunakan adalah dinamika populasi. 3alam mempelajari perubahan-perubahan populasi, pengertian kecepatan (rate memegang peranan yang sangat penting, misalnya kalau 9: jumlah indi4idu dalam populasi, maka kecepatan pertumbuhan (gro1th rate dari populasi tersebut dapat diumpamakan dalam 98t. ;aktor-faktor yang dapat menyebabkan
-

perubahan pada populasi yaitu angka kelahiran (natalitas , yaitu angka kelahiran yang dapat menambah besarnya populasi, angka kematian (mortalitas , yang dapat mengurangi besarnya populasi. 3isamping itu faktor-faktor lain adalah perpindahan masuk (imigrasi juga dapat menambah populasi dan perpindahan keluar (emigrasi dapat mengurangi populasi. Keempat faktor ini menyebabkan populasi turun naik yang disebut juga dengan fluktuasi populasi. #erdasarkan aliran energi yang digunakan dalam setiap komunitas, maka setiap populasi dapat digolongkan menjadi beberapa macam, yaitu 0 " /rodusen5 yakni jenis makhluk hidup yang berhijau daun yang dapat mengubah energi surya menjadi energi kimia dalam jaringannya atau atau bisa dikatan bah1a produsen adalah semua tumbuhan hijau dalam sebuah ekosistem yang dapat menghasilkan bahan-bahan organik bagi makhluk hidup lainnya. & Konsumen '5 yakni makhluk hidup yg memakan produsen, ini terjadi pada rantai makanan. konsumen tigkat satu umumnya herbi4ora karena produsennya adalah tumbuhan yg autotrof(tumbuhan yg berfotosistesis atau dengan kata lain makhluk hidup yang memperoleh energi langsung dari produsen. , Konsumen ''5 yakni makhluk hidup termasuk juga karni4or, ciri organisme yang memakan herbi4ore atau makhluk hidup yang memperoleh makanan dari konsumen tingkat '. < Konsumen '''5 yakni makhluk hidup karni4or pemakan karni4or lainnya. 9amu ada organisme yang secara fungsional termasuk konsumen ', '' dan ''' misalnya manusia. /arasit5 yakni makhluk hidup yang untuk kelangsungan hidupnya menggantungkan sebagian atau seluruh sumber energinya pada tumbuhan lain (disebut tumbuhan inang dan mengakibatkan inangnya mengalami kekurangan energi = 7 /emakan bangkai5 makhluk hidup yang memakan tubuh makhluk hidup lain yang sudah membusuk. /engurai5 adalah makhluk hidup (bakteri, cenda1an dan mikroba lain yang dapat menguraikan tumbuhan atau he1an yang mati, serta sisa-sisa atau kotoran organisme.

<

%. &omunitas )rganisme dialam ini tidak bisa hidup secara terpisah, sendiri-sendiri. 'ndi4iduindi4idu ini (tumbuhan dan he1an akan berhimpun ke dalam suatu kelompok membentuk populasi. /opulasi-populasi ini disuatu 1ilayah8ka1asan membentuk suatu kesatuan hidup yang disebut dengan komunitas. Komunitas berasal dari bahasa >atin communitas yang berarti ?kesamaan?, kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti ?sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak?. &omunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan yang sama. Komunitas pada prinsipnya terbentuk dari berbagai hasil interaksi di antara populasi-populasai yang ada, sebagaimana telah dijelaskan. 3i alam terdapat bermacam-macam komunitas. Komunitas ini dapat dibagi dalam dua bagian yaiut komunitas akuatik (lautan, danau, sungai dan kolam dan komunitas terestrial (hutan, padang rumput, padang pasir, dll. . 3alam tingkatan komunitas ciri, sifat dan kemampuannya lebih tinggi dari populasi misalnya dalam hal interaksi. 3alam komunitas bisa terjadi interaksi antar populasi, tidak hanya antar indi4idu-spesies seperti pada populasi. *ubungan antar populasi ini menggambarkan berbagai keadaan yaitu bisa saling menguntungkan sehingga ter1ujud sutau hubungan timbal balik yang positif bagi kedua belah pihak (mutualisme . @ebaliknya bisa juga terjadi hubungan salah satu pihak dirugikan (parasitisme . (ang harus diperhatikan bila suatu komunitas sudah terbentuk, maka populasi-populasi yang ada haruslah hidup berdampingan atau bertetangga satu sama lainnya. 3alam biosistem komunitas ini berasosiasi dengan komponen non hidup (abiotik membentuk suatu ekosistem. d. Bios'er @eluruh ekosistem di dunia disebut biosfer. 3alam biosfer, setiap makhluk hidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya. >ebih jelas biosfer adalah bagian luar dari planet #umi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. 3alam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan , hidrosfer (air , dan
=

atmosfer (udara #umi. #umi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. #iosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar ,,< milyar tahun dari -,< milyar tahun usia #umi.

2.3

&om"onen kom"onen Ekosistem Ekosistem merupakan kesatuan dari seluruh komponen yang membangunnya. 3i

dalam suatu ekosisiem terdapat kesatuan proses yang saling terkait dan mempengauhi antar semua komponen./ada suatu ekosistem terdapat komponen yang hidup (biotik dan komponen tak hidup (abiotik . a. &om"onen !idu" ()biotik* !ansia, he1an dan tumbuhan termasuk koomponen biotik yaang terdapat dalamsuatu ekosistem. Komponen biotik di bedakan menjadi , golongan yaitu produsen, konsumen dan dekomposer. 1. Produsen @emua produsen dapat menghasilkan makanannya sendiri sehingga disebut organisme autotrof. @ebagai produsen, tumbuhan hijau mnghasilkan makanan (karbohidrat melalui proses fotosintesis. !akanan dimanfaatkan oleh tumbuhan itu sendiri maupun makhluk hidup lainnya. 3engan demikian produsen merupakan sumber energi utama bagi organisme lain, yaitu konsumen. 2. &onsumen @emua konsumen tidak dapat membuat makanan sendiri di dalam tubuhnya sehingga disebut heterotrof. !ereka mendapatkan Aat-Aat organik yang telah di bentuk oleh produsen,atau dari konsumen lain yang menjadi mangsanya. #erdasarkan jenis makanannya, konsumen di kelompokkan sebagai berikut5 /emakan tumbuhan (herbi4or ,nisalnyakambing,kerbau,kelini dan sapi. /emakan daging (karni4ora ,misalnya harimau,burung elang,dan serigala, /emakan tmbuhan dan daging (omni4or ,misalnya ayam,itik, dan orang hutan.

3. Pengurai (+ekom"oser* Kelompok ini berperan penting dalam ekosistem.6ika kelompok ini tidak ada, kita akan melihat sampah yang menggunung dan makhluk hidup yang mati tetap utuh selamanya. 3ekomposer berperan sebagai pengurai,yang menguraikan Aat-Aat organic (dari bangkai menjadi Aat-Aat organik penyusunnya. b. &om"onen Tak !idu" ()biotik* #agian dari komponen abiotik adalah 5 ". 2anah5 sifat-sifa fisik tanah yang berperan dalam ekosistem meliputi tekstur,kematangan, dan kemapuan menahan air. &. Air5 hal-hal penting pada air yang mempengaruri kehidupan makhluk hidup adalah suhu air,kadar mineral air,salinitas,arus air,penguapan,dan kedalaman air. ,. %dara5 udara merupakan lingkungan abiotik yang berupa gas.Bas itu berbentuk atmosfer yang melingkupi makhluk hidup. )ksigen,karbon dioksida,dan nitrogen merupakan gas yang paling pentung bagi kehidupan makhluk hidup. -. 7ahaya matahari 5 cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di bumi ini. 9amun demikian,penyebara cahaya ddi bumi belum merata.)leh karena itu, organisme harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang intensitas dan kualitas cahayanya berbeda. <. @uhu atau temperatur5 setiap makhluk hidup memerlukan suhu optimum untuk kegiatan metabolisme dan perkembangbiakannya.

2.,

&etergantungan antar &om"onen Ekosistem 2idak ada makhluk hidup yang mampu hidup sendiri.3i antara makhluk hidup

tersebut terjadi hubungan saling membutuhkan,atau dengan kata lain terjadi ketergantungan. Ketergantungan tidak hanya terjadi antar makhluk hidup (komponen biotik , tetapi juga terjadi antara komponen abiotik dan biotik. Ketergantungan antar komponen dalam ekosistem dalam dilihat dari hal-hal berikut. a. Rantai Makanan- .aring .aring Makanan dan Piramida Ekologi 1. Rantai Makanan
+

Cantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yang makan dan yang dimakan atau perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan-herbi4ora-carni4ora . /ada setiap tahap pemindahan energi, +0DE.0D energi potensial hilang sebagai panas, karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas --< langkah saja (lihat Bambar =0 . 3engan perkataan lain, semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia. Ada dua tipe dasar rantai makanan0

Cantai makanan rerumputan (graAing food chain . !isalnya0 tumbuhan-herbi4oracarni4ora. Cantai makanan sisa (detritus food chain . #ahan mati mikroorganisme (detri4ora : organisme pemakan sisa predator.

Bambar =0. Cantai !akanan /ara ilmu1an ekologi mengenal tiga macam rantai pokok, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit. Rantai Pemangsa Cantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen. Cantai pemangsa dimulai dari he1an yang bersifat herbi4ora sebagai konsumen ', dilanjutkan dengan he1an karni4ora yang memangsa herbi4ora sebagai konsumen ke-& dan berakhir pada he1an pemangsa karni4ora maupun herbi4ora sebagai konsumen ke-,. Rantai Parasit
.

Cantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. 7ontoh organisme parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu. Rantai Sa"ro'it Cantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. !isalnya jamur dan bakteri. Cantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk jaring-jaring makanan. 2. .aring .aring Makanan Kumpulan dari rantai makanan nantinya akan menjadi sebuah jaring, yang sering disebut dengan jaring-jaring makanan. /ada ekosistem, setiap organisme mempunyai suatu peranan, ada yang berperan sebagai produsen, konsumen ataupun dekomposer. /rodusen adalah penghasil makanan untuk makhluk hidup sedangkan konsumen adalah pemakan produsen. /rodusen terdiri dari organisme-organisme berklorofil (autotrof yang mampu memproduksi Aat-Aat organik dari Aat-Aat anorganik (melalui fotosintesis . Fat-Aat organik ini kemudian dimanfaatkan oleh organisme-organisme heterotrof (manusia dan he1an yang berperan sebagai konsumen. @ebagai konsumen, he1an ada yang memakan produsen secara langsung, tetapi ada pula yang mendapat makanan secara tidak langsung dari produsen dengan memakan konsumen lainnya. Karenanya konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen ', konsumen '', dan seterusnya hingga konsumen puncak. Konsumen '', ''', dan seterusnya tidak memakan produsen secara langsung tetapi tetap tergantung pada produsen, karena sumber makanan konsumen ' adalah produsen. /eranan makan dan dimakan di dalam ekosistem akan membentuk rantai makanan bahkan jaring-jaring makanan (lihat Bambar =" .

"0

Bambar =". 6aring-6aring !akanan 3alam ekosistem rantai makanan jarang berlangsung dalam urutan linier seperti di atas, tetapi membentuk jaring-jaring makanan (food 1eb . /eran dekomposer ditempati oleh organisme yang bersifat saprofit, yaitu bakteri pengurai dan jamur saproba. Keberadaan dekomposer sangat penting dalam ekosistem. )leh dekomposer, he1an atau tumbuhan yang mati akan diuraikan dan dikembalikan ke tanah menjadi unsur hara (Aat anorganik yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan. Akti4itas pengurai juga menghasilkan gas karbondioksida yang penting bagi fotosintesis. /ada hakikatnya dalam organisasi kehidupan tingkat ekosistem terjadi prosesproses sirkulasi materi, transformasi, akumulasi energi, dan akumulasi materi melalui organisme. Ekosistem juga merupakan suatu sistem yang terbuka dan dinamis. Keluar masuknya energi dan materi bertujuan mempertahankan organisasinya serta mempertahankan fungsinya. 3. Piramida Ekologi @truktur trofik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi. Ada , jenis piramida ekologi, yaitu piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.
""

Piramida .umlah )rganisme dengan tingkat trofik masing - masing dapat disajikan dalam piramida jumlah, seperti kita organisme di tingkat trofik pertama biasanya paling melimpah, sedangkan organisme di tingkat trofik kedua, ketiga, dan selanjutnya makin berkurang. 3apat dikatakan bah1a pada kebanyakan komunitas normal, jumlah tumbuhan selalu lebih banyak daripada organisme herbi4ora. 3emikian pula jumlah herbi4ora selalu lebih banyak daripada jumlah karni4ora tingkat ". Kami4ora tingkat " juga selalu lebih banyak daripada karni4ora tingkat &. /iramida jumlah ini di dasarkan atas jumlah organisme di tiap tingkat trofik. Piramida Biomassa @eringkali piramida jumlah yang sederhana kurang membantu dalam memperagakan aliran energi dalam ekosistem. /enggambaran yang lebih realistik dapat disajikan dengan piramida biomassa. #iomassa adalah ukuran berat materi hidup di 1aktu tertentu. %ntuk mengukur biomassa di tiap tingkat trofik maka rata-rata berat organisme di tiap tingkat harus diukur kemudian barulah jumlah organisme di tiap tingkat diperkirakan. /iramida biomassa berfungsi menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu, dan diukur dalam gram. %ntuk menghindari kerusakan habitat maka biasanya hanya diambil sedikit sampel dan diukur, kemudian total seluruh biomassa dihitung. 3engan pengukuran seperti ini akan didapat informasi yang lebih akurat tentang apa yang terjadi pada ekosistem. Piramida Energi @eringkali piramida biomassa tidak selalu memberi informasi yang kita butuhkan tentang ekosistem tertentu. >ain dengan /iramida energi yang dibuat berdasarkan obser4asi yang dilakukan dalam 1aktu yang lama. /iramida energi mampu memberikan gambaran paling akurat tentang aliran energi dalam ekosistem. /ada piramida energi terjadi penurunan sejumlah energi berturut-turut yang tersedia di tiap tingkat trofik. #erkurang-nya energi yang terjadi di setiap trofik terjadi karena hal-hal berikut.
"&

*anya sejumlah makanan tertentu yang ditangkap dan dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya. #eberapa makanan yang dimakan tidak bisa dicemakan dan dikeluarkan sebagai sampah. *anya sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisms, sedangkan sisanya digunakan sebagai sumber energi.

b. )liran Energi Energi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Energi diperoleh organismee dari makanan yang dikonsumsinya dan dipergunakan untuk akti4itas hidupnya. 7ahaya matahari merupakan sumber energi utama kehidupan. 2umbuhan berklorofil memanfaatkan cahaya matahari untuk berfotosintesis. )rganisme yang menggunakan energi cahaya untuk merubah Aat anorganik menjadi Aat organik disebut kemoautotrof. )rganisme yang menggunakan energi yang didapat dari reaksi kimia untuk membuat makanan disebut kemoautotrof. Energi yang tersimpan dalam makanan inilah yang digunakan oleh konsumen untuk akti4itas hidupnya. /embebasan energi yang tersimpan dalam makanan dilakukan dengan cara oksidasi (respirasi . Bolongan organisme autotrof merupakan makanan penting bagi organisme heterotrof, yaitu organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri misalnya manusia, he1an, dan bakteri tertentu. !akanan organisme heterotrof berupa bahan organik yang sudah jadi. Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, konsumen primer, konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba di dalam tanah. @iklus ini berlangsung dalam ekosistem. %. Siklus Biogeokimia !ateri yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi. !ateri yang berupa unsurunsur terdapat dalam senya1a kimia yang merupakan materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. @iklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atau senya1a kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. @iklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme, tetapi jugs
",

melibatkan reaksireaksi kimia dalam lingkungan abiotik sehingga disebut siklus biogeokimia. ;ungsi daur biogeokimia adalah sebagai siklus materi yang mengembalikan semua unsur-unsur kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotik maupun komponen abiotik, sehingga kelangsungan hidup di bumi dapat terjaga.@iklus-siklus tersebut antara lain0 siklus air, siklus oksigen, siklus karbon, siklus nitrogen, dan siklus sulfur. 1. Siklus )ir Air di atmosfer berada dalam bentuk uap air. %ap air berasal dari air di daratan dan laut yang menguap karena panas cahaya matahari. @ebagian besar uap air di atmosfer berasal dari laut karena laut mencapai tigaperempat luas permukaan bumi. %ap air di atmosfer terkondensasi menjadi a1an yang turun ke daratan dan laut dalam bentuk hujan. Air hujan di daratan masuk ke dalam tanah membentuk air permukaan tanah dan air tanah. 2umbuhan darat menyerap air yang ada di dalam tanah. 3alam tubuh tumbuhan air mengalir melalui suatu pembuluh. Kemudian melalui tranpirasi uap air dilepaskan oleh tumbuhan ke atmosfer. 2ranspirasi oleh tumbuhan mencakup .0D penguapan pada ekosistem darat. *e1an memperoleh air langsung dari air permukaan serta dari tumbuhan dan he1an yang dimakan, sedangkan manusia menggunakan sekitar seperempat air tanah. @ebagian air keluar dari tubuh he1an dan manusia sebagai urin dan keringat. Air tanah dan air permukaan sebagian mengalir ke sungai, kemudian ke danau dan ke laut. @iklus ini di sebut @iklus /anjang. @edangkan siklus yang dimulai dengan proses 2ranspirasi dan E4apotranspirasi dari air yang terdapat di permukaan bumi, lalu diikuti oleh /resipitasi atau turunnya air ke permukaan bumi disebut @iklus /endek (lihat Bambar =& .

"-

Bambar =&. @iklus Air 2. Siklus /itrogen 9itrogen bebas dapat ditambat8difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan dan beberapa jenis ganggang. 9itrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat8 petir. 2umbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah berupa amonia (9* , , ion nitrit (9)&- , dan ion nitrat ()0,- .#eberapa bakteri yang dapat menambat nitrogen terdapat pada akar >egum dan akar tumbuhan lain, misalnya Marsiella crenata. @elain itu, terdapat bakteri dalam tanah yang dapat mengikat nitrogen secara langsung, yakni Azotobacter sp. yang bersifat aerob dan Clostridium sp. yang bersifat anaerob. Nostoc sp. dan Anabaena sp. (ganggang biru juga mampu menambat nitrogen. 9itrogen yang diikat biasanya dalam bentuk amonia. Amonia diperoleh dari hasil penguraian jaringan yang mati oleh bakteri. Amonia ini akan dinitrifikasi oleh bakteri nitrit, yaitu Nitrosomonas dan Nitrosococcus sehingga menghasilkan nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. @elanjutnya oleh bakteri denitrifikan, nitrat diubah menjadi amonia kembali, dan amonia diubah menjadi nitrogen yang dilepaskan ke udara. 3engan cara ini siklus nitrogen akan berulang dalam ekosistem (lihat Bambar =, .

"<

. Bambar =,. @iklus 9itrogen 3. Siklus Pos'or /osfor merupakan elemen penting dalam kehidupan karena semua makhluk hidup membutuhkan posfor dalam bentuk A2/ (Adenosin 2ri ;osfat , sebagai sumber energi untuk metabolisme sel. /osfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat (/) -,- . 'on ;osfat terdapat dalam bebatuan. Adanya peristi1a erosi dan pelapukan menyebabkan fosfat terba1a menuju sungai hingga laut membentuk sedimen. Adanya pergerakan dasar bumi menyebabkan sedimen yang mengandung fosfat muncul ke permukaan. 3i darat tumbuhan mengambil fosfat yang terlarut dalam air tanah. *erbi4ora mendapatkan fosfat dari tumbuhan yang dimakannya dan karni4ora mendapatkan fosfat dari herbi4ora yang dimakannya. @eluruh he1an mengeluarkan fosfat melalui urin dan feses. #akteri dan jamur mengurai bahan-bahan anorganik di dalam tanah lalu melepaskan pospor kemudian diambil oleh tumbuhan (lihat Bambar =- .

"=

Bambar =-. @iklus /osfor ,. Siklus &arbon dan 0ksigen 3i atmosfer terdapat kandungan 7)F sebanyak 0.0,D. @umber-sumber 7)F di udara berasal dari respirasi manusia dan he1an, erupsi 4ulkanik, pembakaran batubara, dan asap pabrik. Karbon dioksida di udara dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen yang nantinya akan digunakan oleh manusia dan he1an untuk berespirasi. *e1an dan tumbuhan yang mati, dalam 1aktu yang lama akan membentuk batubara di dalam tanah. #atubara akan dimanfaatkan lagi sebagai bahan bakar yang juga menambah kadar 70& di udara. 3i ekosistem air, pertukaran 7)& dengan atmosfer berjalan secara tidak langsung. Karbon dioksida berikatan dengan air membentuk asam karbonat yang akan terurai menjadi ion bikarbonat. #ikarbonat adalah sumber karbon bagi alga yang memproduksi makanan untuk diri mereka sendiri dan organisme heterotrof lain. @ebaliknya, saat organisme air berespirasi, 7)& yang mereka keluarkan menjadi bikarbonat. 6umlah bikarbonat dalam air adalah seimbang dengan jumlah 7)& di air (lihat Bambar =< .

"7

Bambar =<. 3aur Karbon dan )ksigen 1. Siklus Belerang (Sul'ur* @ulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. @ulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. *idrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati (lihat Bambar == .

. Bambar ==. @iklus #elerang 2umbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (@) - . /erpindahan sulfat terjadi melalui
"+

proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. #eberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain 3esulfomaculum dan 3esulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (*&@ . Kemudian *&@ digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti 7hromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. @ulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti 2hiobacillus.

".

2.1

Ma%am ma%am Ekosistem Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun

yang beragam. 3i bumi ada bermacam-macam ekosistem dan secara garis besar dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air ta1ar dan ekosistem air >aut. a. Ekosistem +arat Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. #erdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya , ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma, yaitu sebagai berikut. 1. Bioma 2urun #eberapa #ioma gurun terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik yang berbatasan dengan padang rumput. 7iri-ciri bioma gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (&< cm8tahun . @uhu slang hari tinggi (bisa mendapai -<G7 sehingga penguapan juga tinggi, sedangkan malam hari suhu sangat rendah (bisa mencapai 0G7 . /erbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. 2umbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. @elain itu, di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. *e1an yang hidup di gurun antara lain rodentia, ular, kadal, katak, dan kalajengking. 2. Bioma Padang Rum"ut #ioma ini terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. 7iri-cirinya adalah curah hujan kurang lebih &<-,0 cm per tahun dan hujan turun tidak teratur. /orositas (peresapan air tinggi dan drainase (aliran air cepat. 2umbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. *e1annya antara lain0 bison, Aebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular. 3. Bioma !utan Basah #ioma *utan #asah terdapat di daerah tropika dan subtropik. 7iri-cirinya adalah,
&0

curah hujan &00-&&< cm per tahun. @pecies pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. 2inggi pohon utama antara &0--0 m, cabang-cabang pohon tinngi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi . 3alam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro (iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme . 3aerah tudung cukup mendapat sinar matahari. Hariasi suhu dan kelembapan tinggi8besar5 suhu sepanjang hari sekitar &<G7. 3alam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan , kaktus, dan anggrek sebagai epifit. *e1annya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu. ,. Bioma !utan 2ugur #ioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang. 7iri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. 2erdapat di daerah yang mengalami empat musim (dingin, semi, panas, dan gugur . 6enis pohon sedikit ("0 s8d &0 dan tidak terlalu rapat. *e1annya antara lain rusa, beruang, rubah, bajing, burung pelatuk, dan rakoon (sebangsa lu1ak . 1. Bioma Taiga #ioma taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik. 7iri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. #iasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dap sejenisnya. @emak dan tumbuhan basah sedikit sekali. *e1annya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. 3. Bioma Tundra #ioma tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. /ertumbuhan tanaman di daerah ini hanya =0 hari. 7ontoh tumbuhan yang dominan adalah Sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu yang pendek, dan rumput. /ada umumnya, tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin. *e1an yang hidup di daerah ini ada yang menetap dan ada yang datang pada musim panas, semuanya berdarah panas. *e1an yang menetap memiliki rambut atau bulu yang tebal, contohnya muscoI, rusa kutub, beruang kutub, dan insekta terutama
&"

nyamuk dan lalat hitam. b. Ekosistem )ir Ta4ar 7iri-ciri ekosistem air ta1ar antara lain 4ariasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. !acam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji. *ampir semua filum he1an terdapat dalam air ta1ar. )rganisme yang hidup di air ta1ar pada umumnya telah beradaptasi. Ekosistem air ta1ar digolongkan menjadi air tenang dan air mengalir. 2ermasuk ekosistem air tenang adalah danau dan ra1a, termasuk ekosistem air mengalir adalah sungai. 1. +anau 3anau merupakan suatu badan air yang menggenang dan luasnya mulai dari beberapa meter persegi hingga ratusan meter persegi. 3i danau terdapat pembagian daerah berdasarkan penetrasi cahaya matahari. 3aerah yang dapat ditembus cahaya matahari sehingga terjadi fotosintesis disebut daerah fotik. 3aerah yang tidak tertembus cahaya matahari disebut daerah afotik. 3i danau juga terdapat daerah perubahan temperatur yang drastis atau termoklin. 2ermoklin memisahkan daerah yang hangat di atas dengan daerah dingin di dasar. 2. Sungai @ungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. @uhu air ber4ariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. Komunitas yang berada di sungai berbeda dengan danau. Air sungai yang mengalir deras tidak mendukung keberadaan komunitas plankton untuk berdiam diri, karena akan terba1a arus. @ebagai gantinya terjadi fotosintesis dari ganggang yang melekat dan tanaman berakar, sehingga dapat mendukung rantai makanan. Komposisi komunitas he1an juga berbeda antara sungai, anak sungai, dan hilir. 3i anak sungai sering dijumpai !an air ta1ar. 3i hilir sering dijumpai ikan kucing dan
&&

gurame. #eberapa sungai besar dihuni oleh berbagai kura-kura dan ular. Khusus sungai di daerah tropis, dihuni oleh buaya dan lumba-lumba. )rganisme sungai dapat bertahan tidak terba1a arus karena mengalami adaptasi e4olusioner. !isalnya bertubuh tipis dorso4entral dan dapat melekat pada batu. #eberapa jenis serangga yang hidup di sisi-sisi hilir menghuni habitat kecil yang bebas dari pusaran air. %. Ekosistem )ir Laut Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang. 1. Laut *abitat laut (oseanik ditandai oleh salinitas (kadar garam yang tinggi dengan ion 7'- mencapai <<D terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar. 3i daerah tropik, suhu laut sekitar &<G7. /erbedaan suhu bagian atas dan ba1ah tinggi. #atas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian ba1ah disebut daerah termoklin. 3i daerah dingin, suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur, maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plankton serta ikan. Berakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air bagian atas turun ke ba1ah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung baik. 2. Ekosistem Pantai Ekosistem pantai letaknya berbatasan dengan ekosistem darat, laut, dan daerah pasang surut. Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut laut. )rganisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras. 3aerah paling atas pantai hanya terendam saat pasang naik tinggi. 3aerah ini dihuni oleh beberapa jenis ganggang, moluska, dan remis yang menjadi konsumsi bagi kepiting dan burung pantai. 3aerah tengah pantai terendam saat pasang tinggi dan pasang rendah. 3aerah ini dihuni oleh ganggang, porifera, anemon laut, remis dan kerang, siput herbi4ora dan karni4ora, kepiting, landak laut, bintang laut, dan ikan-ikan kecil. 3aerah pantai terdalam terendam saat air pasang maupun surut. 3aerah ini dihuni oleh beragam in4ertebrata dan ikan serta rumput laut.
&,

3. Estuari Estuari (muara merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau ra1a garam. @alinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air ta1ar ke laut. @alinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut aimya. 9utrien dari sungai memperkaya estuari. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput ra1a garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas he1annya antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan. #ahkan ada beberapa in4ertebrata laut dan ikan laut yang menjadikan estuari sebagai tempat ka1in atau bermigrasi untuk menuju habitat air ta1ar. Estuari juga merupakan tempat mencari makan bagi 4ertebrata semi air, yaitu unggas air. ,. Terumbu &arang 3i laut tropis, pada daerah neritik, terdapat suatu komunitas yang khusus yang terdiri dari karang batu dan organisme-organisme lainnya. Komunitas ini disebut terumbu karang. 3aerah komunitas ini masih dapat ditembus cahaya matahari sehingga fotosintesis dapat berlangsung. 2erumbu karang didominasi oleh karang (koral yang merupakan kelompok 7nidaria yang mensekresikan kalsium karbonat. Cangka dari kalsium karbonat ini bermacammacam bentuknya dan menyusun substrat tempat hidup karang lain dan ganggang. *e1an-he1an yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. #erbagai in4ertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang. *erbi4ora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karni4ora.

&-

Bab III Penutu"


3.1 &esim"ulan Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. 3i dalam sebuah ekosistem juga terdapat satuan-satuan makhluk hidup yang meliputi indi4idu,populasi,komunitas da biosfer. #agian-bagian satuan makhluk hidup penyusun ekosistem, yaitu5 indi4idu, populasi, komunitas dan biosfer. Ekosistem merupakan kesatuan dari seluruh komponen yang membangunnya. 3i dalam suatu ekosisiem terdapat kesatuan proses yang saling terkait dan mempengauhi antar semua komponen./ada suatu ekosistem terdapat komponen yang hidup (biotik dan komponen tak hidup (abiotik . 2idak ada makhluk hidup yang mampu hidup sendiri.3i antara makhluk hidup tersebut terjadi hubungan saling membutuhkan,atau dengan kata lain terjadi ketergantungan. Ketergantungan tidak hanya terjadi antar makhluk hidup (komponen biotik , tetapi juga terjadi antara komponen abiotik dan biotik. Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. 3i bumi ada bermacam-macam ekosistem dan secara garis besar dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air ta1ar dan ekosistem air >aut.

&<

+a'tar Pustaka
5am"bell.1663.Biology, third ed.Benjamin 5umings.5ali'ornia Tobondo Mintje- dkk.166,.Biology..akarta7Erlangga

&=