Anda di halaman 1dari 6

A PROPOSED FRAMEWORK FOR BEHAVIORAL ACCOUNTING RESEARCH

Disusun Oleh : 1. Hana Razshinta 2. Aghny Laily H 3. Arsila Eka D 4. Caecilia Ratih A M 5. Devy K Putri F0310038 F0311003 F0311023 F0311031 F0311039

Kelompok 11 Mata Kuliah Akuntansi Perilaku Kelas A

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta 2013

PEMBAHASAN

Penelitian akuntansi keperilakuan banyak dilakukan saat ini baik dari sisi topic, metode, atau sub area dari akuntansi yang telah dilakukan lebih dari sebelumnya. Jurnal ini menyajikan kerangka kerja dari penelitian akuntansi keperilakuan yang dapat dilihat dari berbagai segmen, contohnya dengan sub area akuntansi atau dengan metode penelitian. Kerangka kerja mengklasifikasikan penelitian akuntansi perilaku dengan focus penelitian : individu, grub, organisasi, atau komunitas akuntansi yang ada. Tujuan dari kerangka kerja ini adalah untuk membantu peneliti dalam penelitian akuntansi perilaku, mengapresiasi pertanyaan yang muncul dari penelitian lain dalam akuntnasi keperilakuan, atau studi yang menyajikan masalah yang hampir sama masih dalam area akuntansi. Berbagai penelitian yang ada saat ini memfokuskan pada disiplin ilmu yang dapat berakibat pada akuntansi keuangan dan area yang berpotensi untuk didiskusikan pada penelitian dimasa yang akan datang.

ORGANIZATION AND SCOPE OF THE REVIEW Disini unit perilaku digunakan sebagai obyek penelitian, baik perilaku individu, kelompok, dan lainnya. Ada empat kategori yang akan dikaji, yaitu : 1. individu, berfokus kepada bagaimana individu atau sesorang menanggapi data data terkait dengan akuntansi. Penelitian individu dapat mengetahui bagaimana seorang individu menyelesaikan suatu masalah atau mengambil keputusan. 2. grub, studi ini dilakukan dalam kelompok kecil yang terdiri dari beberapa individu. Dalam kelompok kecil memungkinkan peneliti untuk mempelajari interaksi diantara para anggota 3. organisasi, penelitian ini berfokus pada karakteristik unit, dan 4. kondisi lingkungan, studi ini meneliti peran akuntansi dalam masyarakat, bagaimana interaksi yang terjadi antara akuntansi dan masyarakat

INDIVIDU Shields 2007 menyatakan bahwa 90% dari penelitian mempelajari tentang perilaku individu. Akan ada dua jenis studi disini yaitu : studi pilihan individu dan studi strategi.

Common Issues Metode yang digunakan didominasi dengan eksperimen, dan beberapa menggunakan survey. Peserta dalam studi ini dipilih dari kalangan mahasiswa baik sarjana maupun magister. Dimensi dimensi non ekonomi seperti kepercayaan, kerjasama, dan harapan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan atau perilaku individu. BAR Rose (2007) meneliti bagaimana perilaku manajemen pelaporan keuangan dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan investor. Selain itu kebudayaan, norma social keputusan. juga berpengaruh terhadap pengambilan

Individual Choice Studies Penelitian difokuskan pada perilaku pengambilan keputusan individu. Simplisity dan parcimony sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan seorang individu. Faktor factor yang terkait dengan pengaturan tugas antara lain insentif, partisipasi, akuntabilitas dan sistem interface. Dimensi nonekonomi yang berdampak pada pengambilan keputusan individu antara lain etika, mood, dan keadilan. Ada 13 artikel yang memfokuskan pada penelitian individu. Tiga terkait dengan audit, empat terkait dengan akuntansi manajemen, tiga terkait dengan pelaporan keuangan / pengambilan keputusan, satu terkait pajak, lintas budaya, dan pendidikan.

Studi Strategis Choice Berbeda dengan studi pilihan individu, dalam studi perilaku strategis pengambil keputusan harus mempertimbangkan pilihan yang dibuat. Keperilakuan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas bisnis, perilaku dari setiap individu itu berbeda dari tiap organisasi, tidak seperti hipotesis yang bisa diduga-duga, penelitian ini memungkin peneliti untuk mempelajari macam-macam strategi interaksi antar individu.

GROUP Group didefinisikan sebagai sekumpulan individu yang biasanya terdiri dari 2 4 anggota atau individu didalamnya. Penelitian psikologi pengambilan keputusan kelompok difokuskan pada perbedaan kualitas dan sifat individu dengan kelompok, mana yang membuat keputusan lebih baik dan mana yang membuat keputusan yang lebih beresiko. Namun baru-baru

ini lebih focus pada sifat dari proses kelompok, bagaimana komposisi dari group mempengaruhi keputusan, apa efek dari perubahan keanggotaan dalam grub, dan apakah aturan dalam grub mempengaruhi pengambilan keputusan mereka. Partisipan dari penelitian grub ini tergantung pada sub kategori BAR yang dipelajari. Seperti contoh, peneliti akan menggunakan auditor jika ingin meneliti tentang pengauditan. Dalam Becker and Green (1962) dikemukakan bahwa partisipasi dapat mengakibatkan proses kelompok terhadap manajemen, lebih mengarah ke negatif ketimbang positif. Zhang (2008) and Greenberg (1990) menjalaskan bahwa keterlibatan kelompok mungkin memiliki dampak negatif bagi kepentingan organisasi jika gaya pemimpin tersebut dianggap negatif oleh kelompok. Sama seperti pengambilan keputusan individu , grub atau kelompok juga dipengaruhi oleh penggunaan DDS (decision support system). Murthy and Kerr (2003) and Kerr and Murthy (2004) meneliti dampak dari berbagai jenis computer-mediated communication (CMC) dalam pengaturan tugas yang berbeda pada kualitas keputusan kelompok. Biasanya, kondisi-kondisi yang dibandingkan adalah komunikasi secara tatap muka dan CMC. Secara kinerja komunikasi tatap muka lebih bagus daripada menggunakan CMC, namun ide-ide yang dihasilkan antar keduanya sama sama efektif.

Penelitian grub mengalami peningkatan dalam penelitian akuntansi keperilakuan. Hal ini mencerminkan meningkatnya penggunaan grub dalam praktek di bidang akuntansi. Selain itu juga karena banyaknya penelitian tentang bagaimana fungsi dari grub itu sendiri. Penelitian menunjukkan dalam penelitian non BAR anggota kelompok memiliki keyakinan lebih dalam keputusan mereka dibanding individu, grub mencapai kebijakan keputusan yang lebih konservatif, namun Bedard et all (1998) menjelaskan bahwa performa kelompok lebih baik daripada individu.

ORGANISASI Studi BAR menyajikan beberapa masalah dalam mengkaji bagaimana karakteristik khusus lingkungan organisasi mempengaruhi sistem akuntansi / pelaporan. Metode yang digunakan dalam penelitian organisasi antara lain studi lapangan, survey, dan studi arsip. Jenis-jenis masalah yang diteliti dalam BAR, antara lain:

1. dampak dari tugas pada akuntansi atau sistem pelaporan. 2. Pengaruh dari tugas dan ketidakpastian tujuan pada sifat akuntansi 3. Pengaruh kekuatan internal dan eksternal pada inovasi atau perubahan pada sistem pencatatan atau pelaporan 4. Pentingnya akuntansi dibandingkan dengan matrik yang lainnya dalam organisasi tersebut 5. Peran berbagai karakteristik non-task dari organisasi dalam suatu organisasi yang terdapat dalam organisasi akuntansi. Peran akuntansi dalam organisasi, akuntansi merupakan dasar dalam pengambilan keputusan dalam organisasi. Pada tingkat operasi sistem akuntansi difokuskan mengenai biaya dan output, pada tingkat manajemen sistem akuntansi jauh lebih canggih dan terfokus pada perencanaan dan control. Disini terlihat bahwa kekuatan organisasi mempengaruhi preferensi dan penggunaan data akuntansi. Aspek yang paling penting dari fokus akuntansi keperilakuan pada topik tentang organisasi adalah pada disiplin ilmu yang dianut oleh peneliti. Peneliti cenderung untuk mencari sisi lain topik ini, yang tidak dimiliki pada aspek lain yang diteliti. Fokus akuntansi keperilakuan pada organisasi adalah pada aspek sosiologi dan teori organisasi. Data yang dimiliki seringkali bersifat kualitatif, yang membuat peneliti lebih mengandalkan interpretasinya pada sebuah data dan interpretasinya untuk pengambilan keputusan, daripada menyajikan hasil pengujian statistik secara objektif.

KONDISI LINGKUNGAN BAR dalam hal ini berfokus pada interaksi antara masyarakat dan akuntansi. BAR meneliti bagaimana lingkungan organisasi mempengaruhi akuntansi dan bagaimana akuntansi yang dihasilkan mempengaruhi anggota organisasi. Disini akan distudi bagaimana akuntansi mempengaruhi lingkungan dimana suatu organisasi menjalankan aktifitasnya dan mempengaruhi perkembangan sistem yang dihasilkan. Penelitian ini dianggap lebih beragam daripada fokus lainnya, lebih mencerminkan perbedaan teori dasar daripada masalah, topic umum ini meliputi : 1. Cara lingkungan/lingkungan peristiwa telah mempengaruhi akuntansi dalam perusahaan 2. Cara dimana akuntansi telah digunakan untuk mengontrol atau memanipulasi anggota dari sebuah perusahaan/lembaga

3. Dampak dari akuntnsi perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan 4. Simulasi kebijaka makro yang tidak melibatkan pilihan akuntansi termasuk studi mekanisme pasar Kekuatan lingkungan berpengaruh teradap lingkungan organisasi dan sifat dari akuntansi yang berkembang dalam organisasi tersebut. Sistem akuntansi tertentu yang dihasilkan dari kekuatan lingkungan mungkin memiliki efek khusus pada perilaku anggota organisasi. Kontribusi yang paling signifikan dari BAR ini mungkin bukan merupakan temuan spesifik karena hanya sebatas tema sentral yaitu akuntansi tidak eksis dalam ruang hampa dan faktor-faktor serta kekuatan eksternal organisasi mempengaruhi sistem akuntansi. BAR ini melibatkan sebuah studi longitudinal suatu organisasi.