Anda di halaman 1dari 1

Dalam menyusun perhitungan BEP, kita perlu menentukan 3 elemen dari rumus BEP yaitu : Fixed Cost (Biaya

a tetap) yaitu biaya yang dikeluarkan untuk menyewa tempat usaha, perabotan, komputer dll. Biaya ini adalah biaya yang tetap kita harus keluarkan walaupun kita hanya menjual 1 unit atau 2 unit, unit, 1!! unit atau tidak menjual sama sekali Variable cost (biaya variable) yaitu biaya yang timbul dari setiap unit penjualan "ontohnya setiap 1 unit terjual, kita perlu membayar komisi salesman, biaya antar, biaya kantong plasti", biaya nota penjualan

Harga penjualan yaitu harga yang kita tentukan dijual kepada pembeli

#dapun rumus untuk menghitung Break E$en Point ada 2 yaitu : 1. %umus BEP untuk menghitung berapa unit yang harus dijual agar terjadi Break E$en Point : &otal 'i(ed )ost BEP * +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ,arga jual per unit + $ariable "ost )ontoh : 'i(ed )ost : %p.2!!,!!!,+ -ariable "ost %p. ,!!! . unit ,arga jual %p. 1 ,!!! . unit /aka BEP per unitnya adalah %p.2!!,!!! ++++++++++++++++++++++ * 2! units 11,!!! 0 ,!!! #rtinya perusahaan perlu menjual 2! unit agar terjadi break e$en point. Pada pejualan unit ke 21, maka perusahaan mulai memperoleh keuntungan 2. %umus BEP untuk menghitung berapa uang penjualan yang perlu diterima agar terjadi BEP : &otal 'i(ed )ost BEP * ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ( ,arga jual . unit ,arga jual per unit + $ariable "ost Dengan menggunakan "ontoh soal sama seperti diatas maka uang penjualan yang harus diterima agar terjadi BEP adalah %p.2!!,!!! +++++++++++++++++++++ ( %p.1 ,!!! * %p.3!!,!!!,+ 1 ,!!! 0 ,!!! Dengan menggunakan #plikasi /i"roso1t E("el dapat dengan mudah menghitung Break E$en Point dan dibuat dalam bentuk 2ra1ik seperti berikut :

Sumber: http://imanblogakuntansi.blogspot.com