Anda di halaman 1dari 53

PENGHITUNGAN UNIT COST DAN PENENTUAN TARIF PELAYANAN

BIAYA ( COST )

Definisi: Pengorbanan (sacrifice) yang dikeluarkan untuk memproduksi atau mengkonsumsi suatu komoditas atau produk tertentu. Bentuk pengorbanan: uang, tenaga, barang, kenyamanan, waktu/kesempatan, dll (diukur dengan nilai moneter)

DASAR KLASIFIKASI BIAYA 1


Hubungan Biaya dg Volume Produksi (Output) tdd: 1. Fixed Cost (FC) 2. Variable Cost (VC) 3. Semi Fixed Cost 4. Total Cost (TC) 5. Annualized Fixed Cost (AFC)

A. Fixed Cost (FC)


Biaya yang tidak terpengaruh besaran output atau besarnya produk Biaya yang tidak berubah dengan berubahnya volume atau jumlah produksi (layanan yang dihasilkan/diberikan) Mis: Gedung, Peralatan medis/non medis, furnitur, alat tulis kantor, dll

B. Variable Cost (VC)


Biaya yang terpengaruh besaran output Biaya berubah sesuai dengan perubahan volume atau jumlah produksi (layanan yang dihasilkan/diberikan) Mis: obat, bahan habis pakai, makan pasien di unit rawat inap, utilitas (air, listrik, telp), jamuan, perjalanan, dll.

C. Semi Fixed Cost


Mis: Biaya Gaji Pegawai terdiri dari gaji pokok PNS + honor/jasa medis Biaya gaji PNS tetap, sedangkan jasa medis diberikan setiap kali petugas memberikan pelayanan kepada pasien.

D. Total Cost
Biaya hasil penjumlahan dari biaya tetap (FC) dan biaya variabel (VC) TC = FC + VC

E. Annualized Fixed Cost (AFC)


Biaya tetap yang disetahunkan Mis: Biaya pembangunan gedung yang bisa digu nakan selama 25 tahun adalah sebesar 100 juta (pd tahun 2000). Berapa biaya gedung tsb pada tahun 2004? Betulkah = 100 juta/25 = 4 juta?

AFC/AIC = Annualized Fixed Cost = Annualized Investment Cost IIC = Initial Investment Cost i = Laju Inflasi t = Masa pakai r = bunga Bank L = Perkiraan masa pakai (Life Time)

DASAR KLASIFIKASI BIAYA 2


Kegunaan/Fungsi Biaya dlm Proses Produksi
Biaya Investasi Biaya Operasional Biaya Pemeliharaan

A. Biaya Investasi

Biaya yang digunakan untuk pengadaan barang modal/kapital, seperti sarana fisik, peralatan medis dan non-medis, dan peralatan lain yang memiliki masa pakai lebih dari 1 tahun Mis: biaya gedung, biaya alat medis & non medis, kendaraan, pendidikan, dll

B. Biaya Operasional
Biaya yang digunakan untuk mengoperasikan barang modal dalam proses produksi Habis dipakai dalam waktu kurang dari 1tahun Mis: biaya obat-obatan, biaya bahan habis pakai, gaji pegawai, dll.

C. Biaya Pemeliharaan
Biaya yang digunakan untuk mempertahankan kapasitas barang modal dalam proses produksi. Mis: biaya pemeliharaan gedung, alat medis & non medis, kendaraan, pelatihan, dll.

DASAR KLASIFIKASI BIAYA


Lokasi Penggunaan Biaya dlm Proses produksi

Biaya langsung (Direct Cost) Biaya tidak langsung (Indirect Cost)

A. Biaya langsung (Direct Cost)

Biaya yang secara langsung terkait dgn pelayanan pasien di unit produksi. Secara jelas dpt ditelusuri penggunaannya dalam suatu unit kegiatan produksi tertentu, seperti unit Ranap, rajal, operasi,radiologi, lab, dll. Mencakup komponen biaya gaji pegawai, biaya alat medik & non medik, biaya bahan habis pakai, biaya obat-obatan, dll

B. Biaya tidak langsung (Indirect Cost)

Biaya yang tidak terkait secara langsung dengan pelayanan pasien di unit produksi. Tidak dapat ditelusuri secara jelas penggunaannya dalam suatu unit kegiatan produksi tertentu, seperti unit administrasi, security, keuangan, dll

Matriks Biaya
Direct Indirect -------------------------------------------------------Investasi Operasional Pemeliharaan

DASAR KLASIFIKASI BIAYA 4


Masa/frekuensi Pengeluaran

Biaya Modal (Capital Cost) Biaya Berulang (Recurrent Cost)

A. Biaya Modal (Capital Cost)

Biaya ini dikeluarkan hanya sekali pada saat permulaan menjalankan usaha, untuk pengadaan barangbarang investasi yang dapat digunakan lebih dari satu tahun Mis: Gedung, kendaraan, dll

B. Biaya Berulang (Recurrent Cost)

Biaya ini dikeluarkan secara berulang-ulang setiap tahun untuk menjalankan usaha Mis: biaya gaji karyawan, bahan habis pakai, pemeliharaan peralatan, dll Karena dikeluarkan secara berulang-ulang dan kontinyu maka sering disebut biaya rutin

Biaya penggantian/ Replacement Cost

Biaya biaya yang harus dikeluarkan sehubungan dengan penggantian suatu alat atau sarana fisik yang dihitung dengan biaya pada saat ini Mis: biaya yang diperlukan pada saat ini untuk mengganti dental unit yang dibeli tahun 1990 atau 2000 yang lalu.

Biaya Depresiasi

Biaya akibat menyusutnya nilai barang modal/ aktiva (untuk perhitungan pajak) Mis: sebuah dental unit memiliki masa pakai 10 tahun, maka biaya depresiasi per tahun adalah 10% (depresiasi garis lurus/linier), bila masa pakai 20 th, maka depresiasi pertahun 5 %.

Biaya Kesempatan/ Opportunity Cost

Biaya yang hilang akibat dari dipilihnya suatu alternatif Mis: Dana 500 juta diinvestasikan membangun klinik maka dengan memilih membangun klinik berarti kehilangan kesempatan mendapatkan bunga deposito. Nilai bunga deposito dipandang sebagai opportunity cost

TAHAP PENGHITUNGAN UNIT COST

Salah satu tujuan analisis UC ---> sebagai dasar usulan tarif, Agar bisa diketahui: besarnya keuntungan, besarnya kerugian (dasar subsidi)

Penggolongan Biaya berdasarkan sesuatu yng dibiayai, karena;

Karakteristik sebuah usaha pelayanan kesehatan yaitu mempunyai banyak jasa layanan memudahkan dalam menganalisis, khususnya dapat langsung dilakukan pengidentifikasian dan pengelompokkan terhadap biaya yang terjadi dan berhubungan dengan produk/jasa.

Biaya dikelompokkan berbasis sesuatu yg dibiayai:

Biaya langsung; biaya yang terjadi karena adanya sesuatu yang dibiayai. Biaya langsung di tiap-tiap unit perawatan adalah semua biaya yang terjadi dalam unit pelayanan tersebut dalam hubungannya dengan pelayanan pasien. Biaya tidak langsung; biaya yang terjadinya tidak harus disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung dalam hubungannya dengan pelayanan jasa yang diberikan adalah biaya produksi tidak langsung atau biaya overhead.

Langkah2 penghitungan UC:


Tentukan unit yang akan menjadi unit analisis, Identifikasi semua produk/jasa yang dihasilkan oleh instalasi/unit, dan tentukan produk/jasa yang akan dianalisis, Identifikasi semua biaya yang timbul di instalasi karena melakukan pelayanan: biaya langsung maupun tdk langsung Tentukan dasar alokasi biaya bersama.

Tahap-tahap analisis biaya:

Telusuri dan hitung semua biaya langsung yang terjadi, Analisis bagian lain yang secara logika biayanya timbul akibat peningkatan aktivitas di instalasi, Telusuri biaya tidak langsung dan hitung alokasi biaya tidak langsung untuk instalasi, Hitung unit cost per pelayanan dengan cara membagi total biaya (biaya langsung maupun biaya tidak langsung) ke setiap jenis pelayanan atau jasa

Biaya langsung

Mencakup komponen biaya gaji pegawai, biaya alat medik & non medik, biaya bahan habis pakai, biaya obat-obatan, Dan lain lain

Biaya Tidak langsung


Honor karyawan bagian keuangan, administrasi, dll, Biaya kebersihan, Biaya air, listrik, dan telpon yang bukan Instalasi, Biaya Pendidikan & pengembangan SDM yang bukan berasal dari Instalasi,

Biaya Tidak langsung

Biaya pemeliharaan Gedung Biaya pemeliharaan alat-alat baik medis maupun non medis Biaya penyusutan alat, gedung dan kendaraan yang digunakan Biaya operasional lainnya yang terjadi bukan di Instalasi.

Dasar alokasi BTL antara lain:

Informasi pendapatan, Informasi pendapatan/jumlah hari rawat atau pendapatan/jumlah pemeriksaan, Informasi Biaya langsung,

Pertanyaan penting
Bagaimana menghitung unit cost dan menentukan tarif pelayanan?

Biaya satuan ( unit cost ) adalah biaya yang dihitung untuk satu satuan produk pelayanan yang dihitung dengan cara membagi total cost dengan jumlah/kualitas output ( UC ( unit cost ) = TC ( total cost ) T/O ( total out put ) ).

Secara sederhana, biaya satuan sering kali disebut dengan rata-rata. Yang merupakan hasil perhitungan dengan membagi biaya total dengan jumlah produksi.

Biaya satuan normatif disusun dengan terlebih dahulu menghitung prediksi beberapa besar biaya tetap dan berapa besar biaya variabel. Untuk mendapat biaya tetap per satuan produksi dihitung dengan membagi total biaya tetap dengan tanpa merubah biaya tetap total atau tanpa perlu penambahan kapasitas.

Sedangkan untuk mendaptkan biaya variabel per satuan dihutung dengan menelusur beberapa biaya variabel yang dibutuhkan per satuan produksi atau dengan membgi total biaya variabel dengan jumlah out put yang akan diproduksi dengan total biaya variabel tersebut.

Sedangkan biaya satuan actual merupakan suatu hasil perhitungan berdasarkan atas pengeluaran nyata untuk menghasilkan produk pada kurun waktu tertentu. Biaya satuan actual dapat dijadikan dasar dalam penetapan tarif pelayanan kesehatan, namun perlu mempertimbangkan kemampuan membayar ( ability to pay ) dan ketidakmampuan membayar ( willingness to pay ) dari masyarakat.

Pengertian lain dari unit cost adalah total biaya yang berkaitan dengan unti yang diproduksi dan dibagi dengan jumlah unit yang diproduksi. Untuk mendapatkan informasi biaya per unit, diperlukan definisi biaya produk, pengukuran, dan pembebanan biaya .

Dalam dunia kesehatan, yang notabene biaya kesehatan masyarakat idealnya dijamin oleh Negara melalui berbagai instrument penjaminan kesehatan, seperti asuransi, sering kali ditemui keracunan pemahaman antara tarif dan biaya.

Tarif adalah harga ekonomis sebuah pelayanan yang harus dibayar oleh pasien individu dan / atau oleh penjamin pasien kepada penyedia pelayanan ( rumah sakit, klinik, laboratorium, dll ) atas pelayanan yang telah diterima oleh pasien individu atau pasien jaminan. Bentukbentuk pelayanan di rumah sakit atau sebuah klinik pada umumnya dikenal sebagai service lines.

Beberapa pertanyaan yang dapat menjadi alat bantu identifikasi biaya yang digunakan
Oleh siapa yang melakukan aktivitas tersebut ? Memerlukan Bahan atau material apa saja yang diperlukan untuk melakukan aktivitas tersebut ? Menggunakan peralatan apa aktivitas tersebut dilakukan ? Dimana aktivitas tersebut dilakukan ? Didukung oleh fasilitas apa untuk dapat menjalankan aktivitas ?

Dalam pendirian / pelaksanaan sebuah klinik akan muncul item pembiayaan yang dikatakan sebagai biaya modal adalah sebagai berikut : Biaya modal bangunan / sewa Biaya renovasi ( bila ada ) Biaya pengadaan peralatan medis Biaya pengadaan peralatan non medis Gaji pegawai

Biaya pemeliharaan gedung / alat Biaya kebersihan Biaya keamanan Biaya listrik / air Biaya penyusutan gedung / peralatan

Dalam penentuan tarif pelayanan harus bisa dihitung atau diperkirakan jumlah rerata pasien daam setahun, sehingga akan bisa dihitung biaya modal yang akan dibebankan kepada pemakai jasa yaitu pasien. Item lainnya yang harus diperhitungkan adalah biaya bahan habis pakai.

Tarif pelayanan adalah biaya rerata sarana dan prasarana perpasien ditambah dengan biaya BHP dan jasa medis. Jasa medis bisa ditentukan berdasarkan kemampuan dokter atau berdasarkan kesepakatan organisasi profesi serta memperhitungkan kemampuan masyarakat.

Uang Bukan Segala - galanya, tapi tanpa Uang kita tidak bisa menikmati Segala-galanya

Contoh Penghitungan Unit Cost dan Penentuan Tarif

Seorang dokter gigi akan mendirikan sebuah klinik atau tempat praktek. Tempat yang akan dia gunakan dengan cara menyewa ruko selama 5 tahun dengan biaya 50 juta rupiah dan renovasi sesuai dengan kebutuhan sebesar 5 juta rupiah. Dental unit yang digunakan seharga 50 juta rupiah ditambah dengan pengadaan alat medis lainnya sebesar 20 juta rupiah dan biaya pengadaan alat non medis sebesar 5 juta rupiah. Menurut pabrikan, bila dental unit dan alat medis tersebut dipakai sesuai dengan prosedur dengan pemeliharaan yang baik, diperkiraan layak digunakan selama 10 tahun kedepan.

Biaya lainnya yang muncul dalam operasional klinik adalah biaya pemeliharaan alat diperkirakan sebesar 300 ribu rupiah perbulan, gaji asisten sebesar 750 ribu rupiah perbulan, biaya kebersihan sebesar 300 ribu rupiah perbulan, biaya listrik sebesar 300 ribu rupiah per bulan, biaya air sebesar 300 ribu rupiah perbulan, biaya keamanan sebesar 300 ribu rupiah perbulan. Diperkirakan jumlah pasien perbulan adalah 250 pasien dengan berbagai kasus.

Biaya-biaya tersebut di atas disebut sebagai unit cost apabila bisa dihitung seluruh pembiayaan dalam satu tahun dibagi dengan rerata jumlah pasien dalam satu tahun, sehingga akan muncul rerata biaya modal atau biaya sarana dan prasarana yang akan dibebankan kepada pasien.