Anda di halaman 1dari 5

SULFONYLUREA

Sulfonilurea adalah turunan sulfanilamid tetapi tidak mempunyai aktivitas antibakteri. Golongan ini bekerja merangsang sekresi insulin di pankreas sehingga hanya efektif bila sel pankreas masih dapat berproduksi. Sulfonilurea, termasuk dalam golongan Insulin secretagogous. Telah dipakai secara luas sebagai monoterapi maupun kombinasi. Selain itu terapi kombinasi tidak memperlihatkan peningkatan risiko hiperglikemia dibandingkan dengan monoterapi dengan sulfonylurea .(farmakoterapi info !ikenal dua generasi sulfonilurea, yaitu " # Sulfonylurea Generasi $ertama Tolbutamide diarbsorpsi dengan baik namun cepat di metabolisme di hati.%ama kerjanya relatif pendek dengan &aktu paruhh eliminasi '-( jam, dan paling baik diberikan dalam dosis yang terbagi.$aling aman digunakan pada pasien diabetes lansia.

)lorpropamide mempunyai &aktu paruh &aktu *+ jam dan dimetabolisme secara perlahan di hati yang masih memiliki aktivitas biologis,dikirakan +,--*,- diekskresikan dalam bentuk utuh ke dalam urine.

Tola.amide

diserap

lebih

lambat

dibandingakn

dengan

sulfonylureayang lain dan efeknya terhadap kadar gula darah tidak tampak untuk beberapa jam,&aktu paruh tola.amide adalah / jam. + Sulfonylurea Generasi )edua Gliburid berpotensi +,,0 lebih besar dari tolbutamid, masa paruhnya sekitar ' jam. 1etabolismenya di hepar. $ada pemberian dosis tunggal hanya +( metabolitnya diekskresi melalui urin, sisanya melalui empedu. $ada penggunaan dapat terjadi kegagalan primer dan sekunder, dengan seluruh kegagalan kira-kira +#- selama # 2 tahun. Glipi.id, absorbsinya lengkap, masa paruh *-' jam. !alam darah 34terikat protein plasma, potensinya #,,0 lebih kuat dari tolbutamid, tetapi efek hipoglikemik maksimalnya mirip dengan sulfonylurea lain.

1etabolismenya di hepar menjadi metabolit tidak aktif, #, - diekskresi melalui ginjal dalam keadaan utuh.

Glimepirid menurunkan kadar glukosa dalam darah dengan dosis terendah dari sulfonylurea manapun,obat ini mempunyai paruh &aktu ( jam .glimepirid di metabolisme sepenuhnya oleh hati menjadi produk inaktif.(kat.ung

5armakodinamik " $enurunan kadar glukosa darah yang terjadi setelah pemberian sulfonilurea disebabkan oleh perangsangan sekresi insulin di pankreas.Sifat perangsangan ini berbeda dengan perangsangan glukosa,karena ternyata pada saat hiperglikemia gagal merangsang sekresi insulin dalam jumlah mencukupi,obat obat tersebut masih mampu meninggikan sekresi insulin.Itulah sebabnya mengapa obat obat ini sangat bermanfaat pada penderita diabetes de&asa yang pankreasnya masih mampu memproduksi insulin.$ada penderita dengan kerusakan sel 6 pulau langerhans tidak bermanfaat.pada dosis tinggi,sulfonilurea menghambat penghancuran insulin oleh hati. (farmakologi dan terapi bag unud 5armakokinetik "

7bsorpsi 898 sulfonilurea melalui usus baik sehingga dapat diberikan per oral. Setelah absorpsi, obat ini tersebar ke seluruh cairan ekstra sel. !alam plasma sebagian terikat pada protein plasma terutama albumin (/,-3,- . Glikla.id diabsorpsi dengan baik melalui saluran pencernaan, dan mencapai kadar puncak dalam serum pada '-: jam. ;aktu paruh glikla.id sekitar #+ jam. Glikla.id didistribusikan ke seluruh cairan ekstra sel. $ada he&an percobaan, glikla.id konsentrasi tinggi juga ditemukan di jaringan hati, ginjal, paru-paru, jantung,usus, kulit, dan otot rangka. $enetrasi glikla.id ke jaringan otak hampir tidak ada. Glika.id dapat menembus sa&ar plasenta dan masuk ke dalam jaringan fetus. <app (apparent volume distribusi glikla.id cukup rendah (+,-',- berat badan , kemungkinan besar disebabkan tingginya glikla.id yang terikat protein (lebih kurang 3',+- pada konsentrasi plasma sekitar 4 =g>m% . Sebagaimana senya&a obat lainnya, glikla.id dimetabolisme terutama di hati, menghasilkan sedikitnya 4 senya&a metabolit, * diantaranya merupakan metabolit utamametabolit utama. Sebagian besar metabolit merupakan senya&a konjugat asam glukuronat dan hanya satu merupakan turunan ?-toluen sulfonamida. Sebagian besar (sekitar /,- glikla.id diekskresi melalui urin dan sebagian lagi (sekitar ##- melalui feses. @kskresi melalui urin berlangsung lambat, ekskresi maksimum baru tercapai setelah / - #, jam paska

pemberian. $roduk metabolit masih dapat terdeteksi di dalam urin #+, jam setelah pemberian per oral. $roses eliminasi melalui feses biasanya selesai setelah #'' jam pakca pemberian per oral

INDIKASI :
1emilih sulfonilureayang tepat untuk penderita tertentu sangat penting untuk suksenya terapi.Aang menentukan bukanlah umur penderita &aktu dimulai,tetapi umur penderita &aktu penyakit diabetes melitus mulai timbul.$ada umunya hasil yang baik diperoleh pada penderita yg diabetesnya mulai timbul diatas umur ', tahun.Sebelum keharusan pemakain sulfonilurea,selalu harus dipertimbangkan kemungkinan mengatasi hiperglikemia dan hanya mengatur diet serta mengurangi berat badan penderita )egagalan terapi dengan salah satu derivat sulfonilurea,mungkin juga disebabkan oleh perubahan yang dilami oleh obat tersebut,umppama karna penghancuran yang terlalu cepat.apabila hasil pengobatan yang tidak baik dapat dipertahankan dengan dosis ,,(g klorplorpamide,+g tolbutamide,#,+(g asetohe0amide atau ,,/(g tola.amide,sebaiknya dosis jangan ditambah lagi. Selama pengobatan ,pemeriksaan fisik dan laboratorium harus tetap dilakukan dengan teratur pada keadaan ga&at seperti pada stress,komplikasi,infeksi dan pembedahan insulin tetap merupakan terapi standar. )8BTC7IB!I)7SI " Sulfonilurea tidak boleh diberikan sebagai obat tunggal pada penderita diabetes yuvenil,penderita yang kebutuhan insulinnya tidak stabil,diabetes melitus berat,kehamilan dan keadaan ga&at. 8bat obat tersebut harus dipakai dengan hati hati pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal,insufisiensi endokrin,keadaan gi.i yang buruk dan pada penderita yang mendapat obat tertentu.Selain itu pemberian sulfonilurea juga harus diberikan dengan hati hati pada alkoholisme akut serta penderita yang mendapat diuretik tia.id.

INTERAKSI :
8bat dapat meningkatkan risiko hipoglikemia se&aktu pemberian sulfonilura ialah insulin,alkohol,fenforin,sulfonamid,salisilatdosisbesar,fenilbuta.on,oksifenbuta.on,probene.id, kloramfenikol,penghambat 178,guanetidin,anabolik steroid,fenfluramin dan klofibrat.

EFEK SAMPING "


Golongan sulfonilurea umumnya ringan dan frekuensinya rendah, antara lain gangguan saluran cerna dan gangguan susunan syaraf pusat. Gangguan saluran cerna berupa mual, diare, konstipasi, sakit perut, dan hipersekresi asam lambung. Gangguan susunan syaraf pusat berupa sakit kepala, vertigo, bingung, ataksia dan lain sebagainya. Gejala hematologik termasuk leukopenia, trombositopenia, agranulosistosis dan anemia aplastik dapat terjadi &alau jarang sekali. 9ipoglikemia dapat terjadi apabila dosis tidak tepat atau diet terlalu ketat, juga pada gangguan fungsi hati atau ginjal atau pada lansia. 9ipoglikemia sering diakibatkan oleh obatobat antidiabetik oral dengan masa kerja panjang. Golongan sulfonilurea cenderung meningkatkan berat badan, namun peningkatan berat badan oleh glikuidon tidak signifikan.

$@1D@CI7B !8SIS "


Terapi selalu dimulai dari dosis rendah 1 kali pemberian per hari, setelah itu dosis dapat dinaikkan sesuai dengan respons terhadap obat !osis a"al 1# mg sebelum sarapan, dapat ditingkatkan $%&1'% mg per hari terbagi dalam '&$ kali pemberian !osis maksimal sekali pemberian (% mg, sehari pemberian 1)% mg *+NFOR,ATOR+U, !+NAS -ESE.atan

$@BG7CE9 "
Terhadap Kehamilan : $enggunaan 898 golongan sulfonilurea tidak dianjurkan pada &anita hamil Terhadap Ibu Menyusui : Sebagian kecil glikuidon ditemukan pada air susu ibu yang mengkonsumsi glikuidon. 8leh sebab itu penggunaannya pada ibu menyusui tidak dianjurkan