Anda di halaman 1dari 9

HDR (Harga Diri Rendah) Situasional

Kelompok IV Ardi Juna Indri Kristanty Nurliansi

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KAMENKES PALANGKARAYA

Kasus
Tn.B,35 thn wiraswasta sukses, 6 bulan yang lalu mengalami kerugian besar dan bangkrut. Sejak saat itu dia sering mengurung diri, nafsu makan tidak ada, sulit tidur, suka mengeluh nyeri di dada dan mengeluh sesak nafas. Dari hasil pemeriksaan dokter Tn.B mengalami guncangan emosi.

Definisi Harga Diri Rendah Situasional (Buku Suku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria Hasil NOC): Perasaan diri/evaluasi diri negatif yang berkembang sebagai respons terhadap hilangnya atau berubahnya perawatan diri seseorang yang sebelumnya mempunyai evaluasi diri positif. Batasan Karakteristik DS: - Mengungkapkan rasa malu/bersalah. - pengungkapan menjelek-jelekan diri. - Mengungkapkan hal-hal yang negatif tentang diri (mis.Ketidak berdayaan dan ketidak bergunaan). DO: - kejadian penyalahkan diri yang episodik segabai respon terhadap permasalahan hidup seseorang yang sebelumnya mempunyai evalusi diri positif. -Mengevaluasi diri seperti tidak mampu untuk mengatasi permasalahan situasi. -Kesulitan dalam pembuatan keputusan.

Identifikasi Data
Hasil pengkajian pada Tn.B didapatkan: DS : - Pasien mengeluh nyeri di dada dan mengeluh sesak nafas. DO: - Pasien tampak sering mengurung diri, tidak ada nafsu makan, dan susah tidur. -Hasil pemeriksaan dokter pasien mengalami goncangan emosi.
Data Tambahan kelompok kami : DS : - Pasien mengatakan malu saat bertemu orang lain. - Pasien mengatakan usahanya bangkrut karena kesalahannya. - Pasien mengatakan tidak ingin bekerja lagi. DO: - Pasien tampak malu dan menunduk saat bertemu dengan orang lain. - Pasien tampak selalu menyalahkan dirinya setiap kali membahas kerugian usahanya. - Pasien tampak pasrah dengan keadaannya sekarang.

Diagnosa Keperawatan : Harga Diri Rendah Situasional berhubungan dengan krisis kondisi

1. Nursing Outcome Classification ( NOC ) Hasil yang di sarankan NOC Pembuatan keputusan : kemampuan untuk memilih antara dua atau lebih alternatif Harga diri : penilaian diri terhadap pengharapan diri. Tujuan /kriteria evaluasi : NOC - Menunjukan harga diri , ditandai dengan indikator: Mengungkapkan penerimaan diri. Komunikasi terbuka . pemenuhan peran yang di signifikasikan. Penerimaan kritikan dari orang lain. Keinginan untuk melawan orang lain. Penjelasan tentang keberhasilan dalam pekerjaan, sekolah dan kelompok social. - Menunjukan pembuatan keputusan , ditandai dengan indicator berikut (sebutkan nilainya 1-5 : tidak pernah , jarang ,kadang-kadang, sering ,dilakukan secara konsisten) - Mengindentifikasi alternatif dan kemungkinan konsekuesi yang mungkin timbul. - Mengidentifikasi sumber-sumber yang diperlukan untuk mendukung setiap alternatif. - Menimbang dan memilih setiap alternatif. - Mengetahui kekuatan pribadi - Melakukan perilaku yang dapat meningkatkan kepercayaan diri - Mengungkapkan perubahan/kehilangan yang episodic.

2. Nursing Intervention Classification ( NIC ) Intervensi prioritas NIC Peningkatan harga diri : bantu pasien untuk meningkatkan peningkatan dirinya terhadap penghargaan diri. Aktivitas keperawatan Pengkajian Peningkatan harga diri ( NIC ): Pantau pernyataan pasien tentang penghargaan diri ;tentukan rasa percaya diri pasien dalam penilaian diri ; Pantau frekuensi pengungkapan diri yang negative. Pendidikan untuk pasien/keluarga Ajarkan keterampilan perilaku yang positif melalui bermain peran , model peran, diskusi dan sebagainya.

Aktifitas kolaboratif Rujuk kesumber sumber di masyarakat yang sesuai. Temukan bantuan dari sumber-sumber rumah sakit (pekerja social, perawat spesialis klinis , dan pelayanan keagamaan ) Aktivitas lain Kaji perubahan-perubahan terbaru pada pasien yang dapat terpengaruh harga diri rendah. Peningkatan harga diri (NIC) Percayakan peningkatan pada kemampuan pasien untuk mengatasi situasi ; dukung peningkatan tanggung jawab diri, jika diperlukan ; kaji alasan-alasan untuk mengkritik atau menyalahkan diri ; dukung pasien untuk menerima tantangan baru.

Terima Kasih