Anda di halaman 1dari 9

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.

B 103

TUGAS ASISTENSI SCADA 1. Analisa data beserta tugas modul Jawab : ANALISA DATA Pada percobaan kali ini adalah melakukan kontrol dengan mengunakan SCADA. Praktikum yang dilakukan adalah melakukan pengukuran menggunakan PM 800 dan ION !"0 dengan memberikan beban berupa #ampu dan Motor. $ntuk beban lampu yang digunakan adalah beban lampu pi%ar &ebanyak ' buah. Dan untuk beban motor nya adalah beban motor ' pha&a. 1. arameter !ang di monitor "ada # $%% beban lam"u line to line ab b3 3a P( ) 0* + &olt ' & ( ,$,$4 ,$2 Am"ere ' A ( , , , ower ' )att ( $,./0$$,,/124 $,1/-%2 * ' &A+( 1$-/2 11./4$ 1$,/,0

,armonic Di&tortion

-olt - ab ) ..+ / - bc ) ..0 / - ca ) ..' /

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

Ampere I a ) '+.' / I b ) '8. / I c ) '+.. /

- an ) ..+ / - bn ) .." / - cn ) .. / Pada percobaan . dengan beban lampu* Dari data percobaan dapat dilihat bah3a tegangan line to line pada 4a&a ab* bc* dan ca memiliki nilai yang hampir &ama yaitu 5'8"-. Pada &aat beban lampu nilai po3er 4actor yang muncul adalah &ebe&ar 0* +.. Nilai co&6 cukup bagu& karena beban lampu merupakan beban yang ber&i4at re&i&ti4 murni &ehingga nilai P( nya cukup baik. 4. arameter !ang di monitor "ada # $%% beban motor &olt ' & ( ,4% ,1. ,1. Am"ere ' A ( 4 4 4 ower ' )att ( 1$/14 1$/212 1$/212 * ' &A+( 0,,/0 0,1/04 0,1/04

line to line ab b3 3a P( ) 0*.+'

,armonic Di&tortion

-olt - ab ) ..! / - bc ) ..! /


Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

- ca ) .." /

Ampere I a ) 0.. / I b ) '.8 / I c ) 0.. /

- an ) +.0 / - bn ) +.+ / - cn ) +.' / $ntuk percobaan + adalah percobaan dengan menggunakan beban motor ' pha&a. Dari data percobaan teganganya adalah 5'.7 -. untuk nilai co&6 yang didapat adalah &ebe&ar 0*.+'. Nilai P( pada beban motor lebih kecil daripada pada beban lampu karena motor merupkan beban yang tidak ber&i4at re&i&ti4 murni* melainkan didalamnya terdapat kandungan # yang mana ber&i4at #agging &ehingga po3er 4actor yang diapat adalah kecil. ,. arameter !ang di monitor "ada I5N 10-% beban total &olt ' & ( ,$, ,$4 ,$, Am"ere ' A ( 1 1 1 ower ' )att ( 104/%%. 101/-$0 104/%%. * ' &A+( ,22/1 ,2,/$ ,22/1

line to line Ab 63 Ca P( ) 0*0

,armonic Di&tortion

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

-olt -. 8ab9 ) ... / -+ 8ca 9 ) .. / -' 8bc9 ) ..! /

Ampere I . ) .+ / I + ) .' / I ' ) .0 / Dan yang terakhir adalah percobaan ' dengan melihat parameter pada ION !"0 beban total. Dari data nilai tegangan - line to line 5'8' -. untuk nilai P yang didapat lebih be&ar dari pada &aat beban lampu dan motor karena P ini adalah P keika blm ma&uk ke beban. Monitoring dilakukan dengan meggunakan Po3er Meter ION !"0. $ntuk po3er 4actornya adalah bernilai 0*0 . :$1AS MOD$# .. ;ela&kan &alah &atu contoh &i&tem SCADA di indu&tri< Jawab :

Perancangan SCADA pada Plant Si&tem Pengolahan Air #imbah Salah &atu 4ung&i SCADA pada &i&tem pengolahan air adalah &ebagai media in4orma&i dari pro&e& kontrol pada plant* &eperti nilai kadar p, dalam air* ketinggian air pada tangki* kondi&i tekanan air pada tangki 4ilter dan %uga alarm ketika ada &alah &atu bagian dari plant yang tidak beker%a dengan &e&uai. Pada plant ini dilakukan perancangan &i&tem SCADA 8Supervisory Control and
Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

Data A !uisition9 pada &i&tem pengolahan air limbah menggunakan perangkat lunak "isual Basi #.0$ dimana komunika&i data yang digunakan adalah komunika&i &erial yang dimiliki oleh mikrokontroller Atmega8"'" dengan media $SA=: 8%niversal Syn &ronous and Asyn &oronous Serial 'e eiver And Transmitter9. 4. Conto7 a"li8asi SCADA "ada industri minimal 4/ 9elas8an: Jawab : 1. Si&tem Automa&i Pro&e& Produk&i Minuman Dengan Si&tem SCADA Menggunakan P#C

Automati&a&i &i&tem produk&i minuman dilakukan dengan menerapkan teknologi SCADA 8Supervisory Control and Data A !uisition9. Si&tem ini memungkinkan &eorang operator> engineer untuk melakukan (onitoring dan %uga Controlling &ebuah pro&e& pembuatan minuman &irup melalui &ebuah unit control 8P#C9 yang terhubung pada %aringan ?omputer PC. Dalam &i&tem SCADA ini de&ain di4oku&kan pada pembuatan &imulator pembuatan minuman* pengaturan putaran pompa untuk mengontrol debet dari pompa* &elain itu ada 4a&ilita& tambahan yaitu &ebagai penggunaan P#C &ebagai unit Control yang ditempatkan pada &imulator dan konek&i P#C dan PC untuk penerapan -i&uali&a&i SCADA. Pengontrolan dengan SCADA dilakukan dengan meman4aatkan So)t*are Intouch yang dapat mem2@i&uali&a&ikan pro&e& pembuatan minuman di lapangan dengan menghubungkan PC dengan P#C* In@erter* pompa* &en&or dan peralatan lainnya. SCADA mengontrol pompa dan @al@e yang dipergunakan dalam &i&tem ini 3alaupun Operator tidak berada pada loka&i pompa dan @al@e. ,al ini dimungkinkan dengan penerapan logika dalam P#C dan menggunakan &erial port pada ?omputer &ebagai perantara antara so)t*are SCADA yang dibuat oleh manu&ia untuk mengambil data2data tekni& yang ada pada di@ai& 8&eperti @olume* tegangan* aru&* dll pada kondi&i real time9 yang dimonitor oleh PC.

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

4.

Perancangan SCADA pada Plant Si&tem Pengolahan Air #imbah

Salah &atu 4ung&i SCADA pada &i&tem pengolahan air adalah &ebagai media in4orma&i dari pro&e& kontrol pada plant* &eperti nilai kadar p, dalam air* ketinggian air pada tangki* kondi&i tekanan air pada tangki 4ilter dan %uga alarm ketika ada &alah &atu bagian dari plant yang tidak beker%a dengan &e&uai. Pada plant ini dilakukan perancangan &i&tem SCADA 8Supervisory Control and Data A !uisition9 pada &i&tem pengolahan air limbah menggunakan perangkat lunak "isual Basi #.0$ dimana komunika&i data yang digunakan adalah komunika&i &erial yang dimiliki oleh mikrokontroller Atmega8"'" dengan media $SA=: 8%niversal Syn &ronous and Asyn &oronous Serial 'e eiver And Transmitter9.

3. Jelas8an #a3am ; ma3am sistem 8omuni8asi SCADA:


Jawab : <omuni8asi serial +S 4,4 Standar =S+'+ merupakan aturan mengenai le@el tegangan* konektor dan aturan komunika&i. Standar &inyal &erial =S+'+ memiliki ketentuan le@el tegangan &ebagai berikutA 2 #ogika B.C di&ebut BmarkC terletak antara 2' @olt hingga 2+" @olt. 2 #ogika B0C di&ebut Bspa eC terletak antara D' @olt hingga D+" @olt. 2 Daerah tegangan antara 2' @olt hingga D' @olt adalah in@alid le@el* yaitu daerah tegangan yang tidak memiliki le@el logika pa&ti &ehingga haru& dihindari. Demikian %uga le@el tegangan lebih negati4 dari 2+" @olt atau lebih po&iti4 dari D+" @olt %uga haru& dihindari karena dapat meru&ak line driver pada &aluran =S+'+.

<omuni8asi serial +S 2$-

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

?omunika&i &erial =S08" menggunakan &epa&ang kabel untuk mengirimkan &atu &inyal. :egangan antara kedua kabel &aluran &elalu berla3anan. #ogika ditentukan dari beda tegangan antara kedua kabel ter&ebut.

<omuni8asi modem Eiaya yang mahal dari banyak aplika&i SCADA di&ebabkan oleh penggunaan &arana komunika&i yang khu&u&. Dengan digunakannya &arana komunika&i yang &udah ter&edia &ecara lua&* yaitu pada ka&u& ini adalah %aringan komunika&i bergerak* tidak hanya harga yang bi&a dikurangi* namun %uga akan didapatkan &i4at &kalabilita& dan &i4at generik dari &i&tem ini. ;aringan komunika&i bergerak yang telah beropera&i di Indone&ia umumnya ada dua macam* yaitu yang menggunakan teknologi 1SM yang &udah lebih dulu ada dan yang menggunakan teknologi CDMA yang lebih murah. ?edua teknologi di ata& &ama2 &ama mempunyai empat metode komunika&i yaitu .. ?omunika&i Eit :unggal* +. Data Call* '. SMS* 0. 1P=S > Paket Data. <omuni8asi =ieldbus ?omunika&i dengan Menggunakan beberapa &et kabel utuk menghubungkan beberapa de@ice. ?omunika&i (ield bu& memiliki beberapa topologi dalam menghubungkan perangkat8de@ice9. Pada topologi tipe ini* kabel dihubungkan &ecara berantai* dari output &atu de@ice ke input penghubung de@ice lainnya* Catatan A &atu de@ice a3al menopang de@ice di belakangnya* %di &ebelum men2dis onne t . de@ice pa&tikan tidak akan mempengaruhi de@ice lain yang &edang digunakan. <omuni8asi et7ernet

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

Fthernet yaitu %aringan yang dihubungkan dengan kabel yaitu #ocal Area Net3ork* phy&ical data link layer. 2. A"a sa9a 8om"onen "ada +TU> Jawab :

=:$& 8=emote :elemetry $nit&9. Merupakan unit2unit GkomputerH kecil 8mini9* mak&udnya &ebuah unit yang dilengkapi dengan &i&tem mandiri &eperti &ebuah komputer* yang ditempatkan pada loka&i dan tempat2tempat tertentu di lapangan. =:$ bertindak &ebagai pengumpul data lokal yang mendapatkan datanya dari &en&or2&en&or dan mengirimkan perintah lang&ung ke peralatan di lapangan.

-. Jelas8an 8esim"ulan "ada "er3obaan SCADA:

Jawab :

..

+.

Suatu &i&tem SCADA terdiri dari &e%umlah =:$ 8 'emote Terminal %nit9* &ebuah Ma&ter Station =CC 8'egion Control Center9* dan %aringan telekomunika&i data antara =:$ dan Ma&ter Station. Dalam komunika&i antara Ma&ter Station 8MS9 dengan &etiap =emote :erminal $nit 8=:$9 dilakukan melalui media yang bi&a berupa 4iber optik* P#C 8Po*er Line Carrier9* atau melalui radio* dimana dalam hal ini data dikirimkan dengan protokol tertentu 8bia&anya tergantung @endor SCADA yang dipakai9 mi&alnya Indactic ''* IFC !08 0* dll. Si&tim ini banyak dipakai di lapangan produk&i minyak dan ga& 8$p&tream9* ;aringan #i&trik :egangan

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103

'.

0.

:inggi 8Po3er Di&tribution9 dan beberapa aplika&i &e%eni& dimana &i&tem dengan kon4igura&i &eperti ini dipakai untuk memonitor dan mengontrol areal produk&i yang ter&ebar di area yang cukup lua&. Pada umumnya %arak antara =:$ dengan M:$ cukup %auh &ehingga diperlukan media komunika&i antara keduanya. Cara yang paling umum dipakai adalah +omunikasi 'adio ,'adio Communi ation- dan +omunikasi Serat .ptik ,.pti al /iber Communi ation-. Man4aat SCADA A Memudahkan operator untuk memantau ke&eluruhan %aringan tanpa haru& melihat lang&ung ke lapangan. Memudahkan pemeliharaan* terutama yang memerlukan pemadaman. Mempercepat pemulihan gangguan.

Seme&ter 1a&al +0.'2+0.0