Anda di halaman 1dari 2

FAKTOR RISIKO KEJADIAN ASCARIASIS DAN TRICHURIASIS PADA ANAK SEKOLAH (Studi Pada Siswa Kelas 4, 5 dan 6 SDN

Trimulyo 01 Kecamatan Genuk Semarang)


1

Nur Syamsiah Tri Handayani1, Rahayu Astuti2, Ratih Sari Wardani2 Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang 2 Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang

ABSTRAK Latar Belakang : Kecacingan merupakan salah satu permasalahan di masyarakat yang mayoritas menyerang anak anak. Hasil observasi di SDN Trimulyo 01, banyak siswa memiliki kuku kotor, kurangnya kebiasaan cuci tangan sebelum makan, menyukai bermain di tanah, ada yang buang air besar tidak di jamban, dan terbiasa jajan. Penelitian awal pada 10 siswa SDN Trimulyo 01 didapatkan 8 siswa positif terdapat telur cacing, 6 siswa positif telur Ascaris dan 2 siswa positif telur Trichuris. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan penelitian tentang faktor risiko kejadian kecacingan. Tujuan : Untuk mengetahui faktor risiko kejadian Ascariasis dan Trichuriasis pada anak sekolah Metode : Jenis penelitian eksplanatory research dengan desain case control. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas 4,5,6 SDN Trimulyo 01. Sampel kasus menggunakan total sampling sebanyak 39 kasus yang positif telur Ascaris dan Trichuris dan sampel kontrol menggunakan random sampling sebanyak 39 kontrol yang negatif telur Ascaris dan Trichuris. Variabel bebas adalah kebersihan kuku, kebiasaan cuci tangan sebelum makan, kebiasaan bermain di tanah, kebiasaan defekasi, kebiasaa jajan. Variabel terikat adalah kejadian Ascariasis dan Ttrichuriasis. Analisis data menggunakan uji chi square dan odd ratio. Hasil : Keadaan kuku yang tidak bersih pada kelompok kasus sebanyak 89,7% dan kelompok kontrol 43,6%. Cuci tangan sebelum makan yang tidak baik pada kelompok kasus sebanyak 97,4% dan kelompok kontrol 69,2%. Kebiasaan bermain di tanah yang tidak baik pada kelompok kasus sebanyak 92,3% dan kelompok kontrol 38,5%. Pada kelompok kasus dan kontrol mempunyai kebiasaan defekasi yang baik sebanyak 97,4%. Kebiasaan jajan yang tidak baik pada kelompok kasus sebanyak 97,4% dan kelompok kontrol 74,4%. Hasil analisis multivariat diperoleh hasil yang signifikan yaitu kebersihan kuku (p=0,009), kebiasaan cuci tangan sebelum makan (p=0,068), kebiasaan bermain di tanah (p=0,003), dan hasil tidak signifikan pada kebiasaan jajan (p=0,628). Simpulan : Faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian Ascariasis dan Trichuriasis adalah kebiasaan cuci tangan sebelum makan (OR: 15,143), kebiasaan bermain di tanah (OR: 9,534), dan kebersihan kuku (OR: 9,201). Kata kunci : Kebersihan kuku, kebiasaan cuci tangan sebelum makan, kebiasaan bermain di tanah, kebiasaan defekasi, kebiasaan jajan, kejadian Ascariasis dan Trichuriasis Kepustakaan : 25 (2000 2010)

RISK FACTORS FOR ASCARIASIS AND TRICHURIASIS INCIDENTS IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS (Study In Grade 4, 5 And 6 Elementary School Students SDN Trimulyo 01,Genuk Semarang)
Nur Syamsiah Tri Handayani,1 Rahayu Astuti,2 Ratih Sari Wardani2 Student of Public Health Faculty in Muhammadiyah University of Semarang 2 Lecturer of Public Health Faculty in Muhammadiyah University of Semarang
1

ABSTRACT Back ground :Worm infection is one problem in public which attack children majority. Observation resulted in SDN Trimulyo 01, a lot child had a dirty nails, had lest habits of hand washed before eat,liked played in the ground, had defecation not in toilet, and had snack habit. Resulted from early research founded 8 from 10 students was worm eggs positive, which 6 student positive in Ascaris eggs and 2 students was positive in Trichuris eggs. From that resulted, it was important to do a risk factors research for Ascariasis and Trichuriasis incident in elementary school students. Objective: To know the risk factors Ascariasis and Trichuriasis incident in elementary school students. Method: Explanatory research with case control design. Population in this research, all students in 4, 5, 6 grade in SDN Trimulyo 01. Case sampling used total sampling as many as 39 cases which positive Ascaris and Trichuris eggs. Control sampling used random sampling as many as 39 controls which negative Ascaris and Trichuris eggs. Independent variables were cleanlinessed of nail, hand washed habit before eat, played in the ground habit, do defecation habit and had snacks habit Dependent variable was Ascariasis and Trichuriasis incident. Data analysis used chi square and odd ratio. Result: Bad cleanlinessed of nail in the case group 89,7% and control group 43,6%. Bad hand washed habit before eat in case group 97,4% and in the control group 69,2%. Played in the ground habit in case group 92,3% and the control group 38,5%. Both case and control groups had a good defecation 97,4%. Had snack habit in case group 97,4% and in the control group 74,4%. The multivariat analisis had significan result there were cleanlinessed of nail (p=0,009), hand washed before eat habit (p=0,068), played in the ground habit (p=0,003), and there was no significan result in snack habits (p=0,628).Conclusion: Risk factors that had influential to Ascariasis and Trichuriasis incident are hand washed before eat habit (OR: 15,143), played in the ground habit (OR: 9,534),and cleanlinessed of nail (OR: 9,201). Key words : Cleanlinessed of nail, hand washed before eat habit, played in the ground habit, defecation habit, snack habits, Ascariasis and Trichuriasis incident References : 25 (2000 2010)