Anda di halaman 1dari 54

LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Oleh

Nama: Rizti Febrining Tyas Npm : 09110114 Jurusan : Ilmu Pendidikan Program Study : Bimbingan dan Konseling

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA STKIP-PGRI BANDAR LAMPUNG 2012

ABSTRAK LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK LAPANGAN(PPL) DI SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG Oleh : Rizti Febrining Tyas

Pendidikan di Indonesia bertujuan mentransfer ilmu dan meningkatnkan kualitas manusia sehingga menjadi manusia yang aktif, terampil serta profesional. Dalam rangka pencapaian tujuan tersebut Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia ( STKIP-PGRI ) khususnya pencetak calon-calon guru, melaksanakan PPL, dengan tujuan agar lulusan STIKP-PGRI kelak menjalankan tugas sebagai seorang pengajar dan pendidik yang profesional dalam bidang masing-masing. Program Pengalaman Lapangan (PPL), dilaksanakn untuk membina kualitas mental dan keterampilan yang harus dimiliki oleh calon guru/pendidik yang meliputi kepribadian yang baik, sikap dan pola prilaku bagi sifat profesional sebagai guru tenaga kependidikan yang selalu menjaga kode etik guru. Karena sasaran PPL adalah pribadi calon guru agar memiliki seperangkat keterampilan pengetahuan, sikap, dan tingkah laku yang diperlukan bagi profesinya serta mampu dan tepat penggunaanya dalam penyelenggaraan baik disekolah maupun diluar sekolah. Dalam pelaksanaan PPL, praktikan dibimbing oleh seorang pamong pada program studinya masingmasing. Peran guru pamong sangat berarti bagi praktikan, dikarenakan guru pamong mempunyai tugas-tugas membimbing, memperbaiki, menempatkan dan memberi umpan balik terhadap praktikan. Praktikan diberi tugas untuk memberikan materi pelajaran ( mengajar-mendidik ) beberapa kelas sesuai dengan bidang studinya. Saya sebagai praktikan PPL Program Studi Bimbingan Konseling, diberi tugas mengajar oleh guru pamong saya yaitu Dra. Murni Serapa untuk mengajar Bimbingan Konseling kelas X 3 dan X 4.

SURAT KETERANGAN MELAKSANAKAN PPL

Yang bertanda tangan dibawah ini menjelaskan bahwa : Nama NPM Jurusan Prog. Study : Rizti Febrining Tyas : 09110114 : Ilmu Pendidikan : Bimbingan Konseling

Telah melaksanakan PPL di SMA Negeri 3 Bandar Lampung selama lima puluh satu (51) hari, dari tanggal 26 september 2012 sampai dengan 17 november 2012. Demikian surat keterangan ini dibuat sebagaimana mestinya. Bandar Lampung, 17 November 2012 Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pamong

Dra. Rifnida, M.Pd. NIP. 1963821 199011 2 003

Dra. Murni Serapa NIP. 195506131982032002

Mengetahui : Kepala SMA Negeri 3 Bandar Lampung

Dra. Hj. ROSPARDEWI, M.MPd NIP. 916011151989012001

MENGESAHKAN

Nama NPM Jurusan Ilmu Pendidikan

: Rizti Febrining Tyas : 09110114 : Ilmu pendidikan : Bimbingan Konseling

Bandar Lampung, 17 November 2012 Dosen Pembimbing Lapangan, Koordinator Pamong,

Dra. Rifnida, M.Pd. NIP. 1963821 199011 2 003

N NIP.

A.n. Ketua STKIP_PGRI Bandar Lampung Kepala LPPM,

Kepala SMA Negeri 3 BandarLampung

Dra. Rifnida, M.Pd. NIP. 1963821 199011 2 003

Dra. Hj. ROSPARDEWI, M.MPd NIP. 916011151989012001

KATA PENGANTAR Assalamu alaikum Wr.Wb Alhamdulilahiraobbilalamin, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesakan laporan Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini dalam bentuk yang sederhana. Sebagai mahasiswa Program S1 pendidikan Bimbingan Konseling, diwajibkan untuk mengambil dan menyelesaikan mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini. Oleh karena itu untuk memenuhi persyaratan, penulis mengikuti Progran pengalaman Lapangan di SMP Negeri 7 Bandar Lampung yang telah ditetapkan oleh Fakulttas. Selama menyusun dan menyelesaikan laporan, penulis banyak mendapatkan bantuan baik berupa petunjuk atau bimbingan dan saran serta bantuan moral dari berbagia pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. Tim pengelola Program Pengalaman Lapangan (PPL) STKIP-PGRI Bandar Lampung. 2. selaku Kepala bagian LPPM STKIP-PGRI Bandar Lampung.

3. Ibu Dra. Rifnida, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan. 4. Ibu Dra.Hj. Rospardewi. M.MPd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Bandar Lampung. Beserta jajaran Wakil Kepala Sekolah : Bidang Kurikulum, Bina Prestasi dan SaranaPrasarana. 5. selaku Koordinator PPL SMA Negeri 3 Bandar Lampung.

6. Ibu Dra. Murni Serapa selaku guru pamong bidang studi Bimbingan Konseling yang telah memberikan bimbingan dalam proses pembelajaran. 7. Bapak/ibu pamong bidang studi yang lain yang telah membimbing kami dari Staf TU serta Karyawan SMA Negeri 3 Bandar lampung.

8. Kedua Orang Tua ku, Adik-adik ku beserta Keluarga Besar ku yang tampa henti memberikanku semangat dan selalu mendoakan ku. 9. Seseorang yang selalu mendukung dan memberi semangat. 10. Teman- teman Sejawat 11. Teman seperjuangan ( Shinta Aria Listia ) yang telah memberi masukan, nasehat dan Semangat. 12. Seluruh siswa-siswi SMA Negeri 3 Bandar lampung. 13. Dan semua pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung telah membantu menyelesaikan penulisan laporan ini. Semoga Allah SWT memberikan berkat, rahmat dan hidayah serta kemulian-Nya atas kebaikan dan pengorbanan bagi kita semua. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khusunya dan pembaca umumnya, Amin. Wassalamualaikum Wr. Wb Bandar lampung. 17 Movember 2012 Penulis,

Rizti Febrining Tyas

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ABSTRAK HALAMAN PENGESAHAN SURAT KETERANGAN MELAKSANAKAN PPL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Tujuan 1.3 Ruang Lingkup Materi dan Kegiatan 1.4 Tahap Observasi BAB II PROGRAM LAYANAN KONSELING DALAM SATU SEMESTER 2.1 Penyusunan Program 2.2 Materi Program 2.3 Penjabaran Program BAB III IDENTIFIKASI MASALAH PESERTA DIDIK 3.1 Identifikasi Melalui Aplikasi Instrument BAB IV KEGIATAN LAYANAN KONSELING 4.1 Layanan Orientasi 4.2 Layanan Informasi 4.3 Layanan Penempatan dan Penyaluran 4.4 Layanan Penguasaan Konten 4.5 Layanan Konseling Perorangan BAB V KEGIATAN KHUSUS

5.1 Bimbingan Teman Sebaya BAB VI KEGIATAN PENDUKUNG 6.1 Himpunan Data 6.2 Konferensi Kasus 6.3 Kunjungan Rumah 6.4 Alih Tangan Kasus BAB VII MANAJEMEN PELAYANAN KONSELING DI SEKOLAH 7.1 Pola Manajemen Yang Ada 7.2 Kompetensi Personal Layanan Konseling 7.3 Fasilitas Pendukung Konseling 7.4 Kepengawasan BAB VIII PENUTUP 8.1. Gambaran Tentang Keberhasilan Layanan Bimbingan Dan Konseling 8.2. Faktor Penunjang, Penghambat, dan Upaya Mengatasinya 8.3. Kesimpulan 8.4 Saran LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan Pendidikan merupakan kegiatan yang universal dalam kehidupan manusia, artinya tidak mungkin dijumpai sesuatu kehidupan masyarakat tanpa adanya kegiatan pendidikan. Sejlan dengan itu, STKIP sebagai salah satu lembaga yang mendidik calon-calon pembimbing dan pendidikan yang baik dan profesional, untuk mewujudkan hal itu perlu mempunyai pengalaman nyata yaitu dengan diadakanya program pengalaman lapangan (PPL) yang harus dilaksanakan mahasiswa para calon pembimbing memiliki keterampilan dan kecakapan dalam melaksanakan tugasnya, sehingga setelah menyelesaikan pendidikan mereka telah siap menjadi pembimbing yang berkompetensi, profesional. Berdedikasi tinggi dan berkepribadian yang mantap. Program pengalaman lapangan (PPL) adalah salah satu kegiatan instrakulikuler yang dilaksanakan oleh setiap mahasiswa fakultas keguruan dan ilmu pendidikan yang mencakup seluruh latihan mengajar dan tugas-tugas kependidikan lainnya yang dibimbing secara intensif dan dengan harapan dapat memenuhi profesi pengajar. PPl bagi mahasiswa STKIP merupakan salah satu upaya yang

dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu program semester dalam kurikulum, yang merupakan program pelatihan mahasiswa untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan yang tidak dapat selamanya mengikuti perkuliahan serta pengalaman Lapangan pribadi kepada bidang tugas kependidikan yang sesungguhnya. Program pengalaman lapangan (PPL) terdiri atas dua kegiatan yaitu observasi disekolah yang bertujuan agar mahasiswa mengenal dan memahami lingkungan sekolah, organisasi sekolah dan program sekolah. Kegiatn kedua berupa praktik melaksanakan pengajaran, administrasi sekolah dan ekstrakulikuler. Yang menjadi dasar program pengalaman lapangan (PPL) adalah surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 039/1980 dan surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 013/1980 yang mengarah kepada : 1. Terbuat rencana dan proses pelaksanaan kurikulum lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) diatas satu wawasan kependidikan yang berarti terpadunya teori dan praktek dalam mengatur tenaga kependidikan profesional. 2. Terkoordinasinya dengan mantap kegiatan-kegiatan pembinaan tenaga kependidikan, pejabat, pengangkatan, penempatan,latihan dalam jabatan dan pengembangan karir. 1.2. Pengertian PPL Program pengalaman lapangan (PPL) adalah suatu program yang dimaksudkan untuk memberikan pengalaman praktik lapangan kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP-PGRI) agar menjadi guru profesional, berpotensi dan berdedikasi tinggi serta berkepribadian yang manntap. Untuk mengikuti program ini, bagi mahasiswa s-1 harus memenuhi minimal 100 SKS dan telah LULUS mata kuliah yang disyaratkan 1.3. Maksud dan Tujuan PPL Maksud dan Tujuan Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah :

1. Menerapkan dan mempraktikan teori-teori yang telah didapat oleh mahasiswa dibangku kuliah secara langsung kepada anak didik disekolah. 2. Untuk membentuk profesionalisme guru dan enaga pendidik menjalankan tugas-tugasnya disekolah. 3. Untuk membentuk tenaga kerja terdidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai, sikap dan pola tingkah laku, serta menggunakan dalam menyelenggarakan praktik tersebut baik di dalam maupun diluar sekolah. 1.4. Sasaran PPL Adapun sasaran yang hendak dicapai Praktek Pengalaman Lapangan adalah agar pribadi calon guru atau calon pendidik memiliki seperangkat pengetahuan,keterampilan, nilai serta mampu menggunakannya didalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran disekolah ataupun diluar sekolah. 1.5.Status PPL Program Praktik pengalaman Lapangan wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa STKIP-PGRI yang akan menyelesaikan pendidikannya, selain itu status PPl ini juga merupakn bagian integral dari keseluruhan kurikulum pendidikan guru berdasarkan KTSP yang dimiliki bobot 4 sks dengan masa praktek yang lebih kurang tiga bulan. 1.6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan PPL ini bertempat di SMA Negeri 3 Bandar ampung yang berlokasi di Jalan Khairil Anwar No. 30 Durian Payung. PPL ini dilaksanakan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 17 November 2012 1.7. Ruang lingkup PPL 1. 2. 3. 4. 5. Pelaksanaan Proses belajar mengajar Pengelolaan kelas Adminstrasi kelas Pengorganisasian kurikulum Pengorganisasian komponen pendidikan lainnya

1.8 Tahap Observasi 1.8.1 Sejarah Singkat SMA Negeri 3 Bandar Lampung SMAN 3 Bandar Lampung berdiri pada tahun pelajaran 1977 1978, sementara gedung di Jalan Khairil Anwar No. 30 Durian Payung Tanjungkarang Pusat masih dalam proses pembangunan, proses belajar mengajar pada tahun tsb masih bergabung dengan SMAN 2 Tanjung Karang. Pada tahun 1978, pembangunan gedung SMAN 3 Bandar Lampung selesai, maka proses KBM mulai menempati gedung baru. Pejabat Kepala Sekolah SMAN 3 Bandar Lampung sbb: 1. Drs. Rusli 2. A. Djoni Selekap, BA 3. Drs. Dharma Setiawan 4. M. Iskak, BA 5. Hi. M. Said Ilyas, BA 6. Dra. Hj. Lensiana R. 7. Drs. H. Mujiyono DA, MM. 8. Sudarto, SE, S. Pd. 9. Drs. Hi. Ahyauddin 10. Drs. Hernadi 11. Drs. Mahlil, M. Pd. I 12. Dra. Hj. Rospardewi, MM. Pd 1.8.2 VISI dan MISI Perkembangan dan tantangan masa depan seperti : perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi;globalisasi yang sangat cepat;era informasi; dan berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan memicu sekolah untuk merespon tantangan sekaligus peluang itu. SMA Negeri 3 Bandar Lampung memiliki citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang yang diwujudkan dalam visi sekolah berikut: 1.8.2.1 VISI Unggul dalam prestasi akademik, ekstrakulikuler berwawasan global berlandaskan keimanan dan ketaqwaan untuk mewujudkannya, sekolah meneentukan langkah langkah strategis yang dinyatakan dalam misi berikut: 1.8.2.2 MISI 1. Menyelenggarakan program pendidikan berbasis kompetensi; 2. Melaksanakann model pembelajaran yang efektif dan efisien; 3.Mendorong dan membantu siswa dalam mewujudkan cita cita; 4. Meraih prestasi dalam bidang ekstrakulikuler 1977 1978 1978 1979 1979 1981 1981 1990 1990 1997 1997 1999 1999 2003 2003 - 2006 2006 - 2007 2007 - 2011 2011 2011 sekarang definitif pjs definitif definitif definitif definitif definitif definitif definitif defimitif definitif PLT

5. Menerapkan kedisiplinan dalam menegakkan tata tertib sekolah 6. Membentuk warga sekolah yang beriman dan bertaqwa 7. Meningkatkan peran serta orang tua dan masyarakat dalam pendidikan 8. Melengkapi saranan dan prasarana, dan fasilitas pembelajaran 9. Menumbuhkan wawasan tentang tekhnologi informasi kepada seluruh warga sekolah 1.8.3 Letak Geografis SMAN 3 Bandar Lampung SMAN 3 Bandar Lampung terletak di jalan Khairil Anwar No. 30 Durian Payung Tanjungkarang Pusat. SMAN 3 Bandar Lampung dibangun di atas tanah seluas 6266 m2, dengan alokasi pemanfaatan sbb:

3577 m2 bangunan gedung 2689 m2 berupa pekarangan, halaman dan taman yang merupakan satu kesatuan kompleks pekarangan SMAN 3 Bandar Lampung. Sebelah Barat berbatasan dengan : perumahan penduduk Sebelah Timur berbatasan dengan : Jalan Sebelah Utara berbatasan dengan : Jalan Sebelah Selatan berbatasan dengan : perumahan penduduk

Batas batas posisi SMAN 3 Bandar Lampung

1.8.4 Keadaan Sekolah


1.8.4.1 Sarana dan Prasarana. a. Tanah dan Halaman Tanah sekolah sepenuhnya milik negara. Luas areal seluruhnya 6266 m2. Sekitar sekolah dikelilingi oleh pagar

Keadaan Tanah Sekolah SMA Negeri 3 Bandar Lampung


Status Luas Tanah Luas Bangunan : : : Milik Negara 6266 m2 3577 m2

b. Gedung Sekolah Bangunan sekolah pada umumnya dalam kondisi baik. Jumlah ruang kelas untuk menunjang kegiatan belajar memadai.

Keadaan Gedung Sekolah SMA Negeri 3 Bandar Lampung


No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Uraian Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang Wakil Kepala Sekolah Ruang Belajar Ruang Tata Usaha Ruang BP/BK Ruang Perpustakaan Ruang Lab Fisika Ruang Lab Kimia Ruang Lab Biologi Ruang Lab Komputer Ruang UKS Ruang Sekretatiat OSIS Ruang KIR Ruang PMR Ruang Koperasi Ruang Gudang Kantin Mushola Pos Satpam Rumah Penjaga WC Siswa WC Guru WC Kepala Sekolah Jumlah 1 1 1 24 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 1 1 1 8 2 1 Keterangan

1.8.4.2 Anggaran Sekolah. Anggaran sekolah berasal dari dana pemerintah dan dana yang dihimpun dari orang tua peserta didik.

Sumber Dana Pendidikan SMA Negeri 3 Bandar Lampung


Tahun Pelajaran Pemerintah (Rupiah) Komite Sekolah (Rupiah) Jumlah (Rupiah)

2009/2010 2010/2011

1.522.152.000 1.674.254.000

721.362.000 956.340.000

2.243.514.000 2.630.594.000

Alokasi dana terutama diperuntukan untuk menunjang kegiatan-kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, dan juga untuk memenuhi kelengkapan sarana belajar peserta didik.

1.8.5 Personil Sekolah


1. Guru
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Nama Dra. Hj. Rospardewi, MM. Pd Drs. Budiono Pribadi Dra. Yunaida Djalinas Rismawaty Rusdy, S.Pd Z u l k i f l i, S.Pd Rulisa Deltriana, S. Pd Kornelius Ginting,S.Pd Djoko Priyanto, S.Pd Yohanes DN, S.Pd Amrina, S. Pd Drs. Dasmin Dra. Maryati Rusli Dra. Murni Serapa Dra. Hestuti Utami Dra. Sumiati Dra. Hartini Endra Lely. S.Pd Mata Pelajaran Kepala Sekolah Bhs. Indonesia Bhs. Indonesia Bhs. Indonesia Bhs. Indonesia Bhs. Indonesia Biologi Biologi Biologi Biologi BP / BK BP / BK BP / BK BP / BK Ekonomi Ekonomi Ekonomi Keterangan PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS

No 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45

Nama Susilowati, S.Pd Dra. Damriani Dra. Sartinem Arif Santoso, S. Pd. Euis Waliah, S.Pd Zainal Abidin, S.Pd Fera Novrizawati, S.Pd Drs. Amir Syarifuddin Dra. Yenni. AR Dra. Melyana Drs. Edwar Hidayat Siti Noercholies, S.Pd Temuningsih, S.Pd Drs.M.Umar Efendi.S Dra. Pentasti Bintari Dra. Hj. Budiwati Sani Endah Winarni, S.Pd Dra. Hj. Dewi Dalena Devi Perdinasari, S. Pd. Antara Sirait, S.Pd Drs. Hi. Maksum Sri Sukaesih, S.Pd I Wayan Gatru, S.Pd Iyan Ibrani, S.Pd S u w a n t i, Spd Parida Sinambela, S.Pd Dra. Hj. Nurbaiti Dra. Hendrawati

Mata Pelajaran Ekonomi Fisika Fisika Fisika Fisika Fisika Fisika Geografi Geografi Geografi Bhs. Inggris Bhs. Inggris Bhs. Inggris Bhs. Inggris Kimia Kimia Kimia Kimia Kimia Matematika Matematika Matematika Matematika Matematika Matematika Matematika PPKn PPKn

Keterangan PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS

No 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73

Nama Dra.Hj. Marhamah Asnawi Dra. Yuniati H o d i j a h, BA Drs. M a h l i l Upik Rahmani, S.Pd.I Drs. Syaffiuddin Juliono, S.Pd Dra. Suryatini Dra. Rumyani Dra. Indhiyati Triaswatiningsih, S.Pd Drs. Sardjiyo Dra. Muslicha Wiwin Wiati, S.Pd Diana Ruswandari, S.Pd Zamhani, S.Ag Novi Hidayati, M. Kom Darmayanti, S. Kom Ajis Sarwazi, SE Sari Putra Riswan Efani I Wayan Paryati, S.Pd Margaretha Suryani, S.Pd Drs.Dahyono Tjik Kuang Abdulah Qurbi Toni Khaerul P, S.Pd Edy Prayitno

Mata Pelajaran PPKn PPKn PAI PAI PAI Penjaskes Penjaskes Sejarah Sejarah Sejarah Sejarah Sosiologi Sosiologi Sosiologi Sosiologi Bhs. Arab TIK TIK TIK Penjaskes Penjaskes Hindu Katolik Budha Kristen Pend. Seni Pend. Seni Bahasa Jepang

Keterangan PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer

No 74 75

Nama Dwi Rachmawati, S. Pd. Suhada, S.Pd

Mata Pelajaran Kimia/Laboran Mulok

Keterangan Honorer Honorer

a.Rekapitulasi Keadaan Guru


No 1 2 3 Guru Tetap Guru Bantu Guru Tidak Tetap Jumlah Uraian Jumlah 63 12 75 Ketengan

b. Guru dan Kebutuhan Guru menurut status Kepegawaian tiap mata pelajaran yang diajarakan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Mata Pelajaran Kepala Sekolah Pend. Kewarganegaraan Pend. Agama Islam Pend. Agama Kristen Pend. Agama Katholik Pend. Agama Budha Pend. Agama Hindu Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa Inggris Sejarah Nasional dan Umum Pend. Jasmani Matemtika I P A 13 14 Fsika Biologi 3 3 6 3 3 Kebutuhan 1 2 2 1 1 1 1 4 4 2 2 5 Yang Ada GT 1 4 3 5 4 4 2 6 GTT 1 1 1 1 Kekurangan 1 1 1 1 Kelebihan 2 1 1 2 1

15

Kimia IPS

16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Ekonomi Sosiologi Geografi Sejarah Budaya Tata Negara Antropologi Teknologi Informatika Komputer Pendidikan Seni Suara Pendidikan Seni Tari Pendidikan Seni Rupa Bahasa Asing Lain Bimbingan dan Penyuluhan Muatan Lokal Bahasa Arab

2 2 2 2 2 2 3 1 1

4 4 3 1 4 1

2 1 2 -

1 2 2 1 -

2 2 1 1 -

Jumlah

51

60

10

10

19

c. Karyawan Tata Usaha dan Pegawai Honorer


No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Uraian Karyawan TU tetap Karyawan TU Honor Satpam Pemelihara Taman Laboran Perpustakaan Pemelihara Kebersihan UKS Penjaga Malam Jumlah 7 2 2 1 1 1 2 1 1 Ketengan PNS Honor Honor Honor Honor Honor Honor Honor Honor

Jumlah

18

d.. Keadaan Peserta Didik


1. Jumlah peserta didik Jumlah Peserta Didik Tahun Pelajaran 2010/2011
Jumlah Kelas Laki-laki X XI-IPA XI-IPS XII-IPA XII-IPS JUMLAH 7 5 3 5 2 22 108 69 66 65 41 349 Jumlah Wanita 151 119 45 111 34 460 259 188 111 176 75 809

Kelas

Jumlah

1. Prestasi Akademik TP. 2010/2011


NO NAMA PERGURUAN TINGGI JUMLAH KET

1 2 3 4 5 6 7 8

POLINELA STT TELKOM IPB UNIBRAW UNILA UNILA UNIVERSITAS INDONESIA UGM

17 3 8 4 70 47 4 3

PMKA Tes Seleksi PMKA PMKA PMKA UMPTN PMKA UM-UGM

JUMLAH

156

(56,72 %)

2. Prestasi Non Akademik


NO 1 2 3 4 5 5 6 7 8 9 10 11 JENIS KEGIATAN Lomb. Presentasi Bhs Ind/Inggris Lomb. PBB Diknas Propinsi Lomb. Soft Ball Lomb. Bola Basket Lomb. K I R Lomb. Modern Dance Turnamen Pencak Silat Olimpiade Komputer LCT Bhs. Inggris Turnamen Pencak Silat MP Pekan Konservasi SDA FMIPA Lomb. Lagu Pop Daerah PRESTASI Juara I dan II Juara Harapan II Juara I Putri Juara III Putri Juara I Juara II Juara I Juara II Juara II Juara Umum Juara II Juara III TAHUN 2004 2004 2004 2004 2004 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2005 KETERANGAN Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Kota/Kab. Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi

12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Perkemahan Ilmiah cari data Lomb. Bhs. Inggris FE Unila Lomb. Bhs. Inggris Unv. Malahayati LCT Bhs. Inggris Ganesa Operation LCT Matematika Quick and Smart Presenting Idea Modern Dance Competion Festifal Band Pelajar Cerpen Lampung Islamic Book Fair Karya Ilmiah Biologi Quiz Contest HMJ Modern Dance Softex Libalatri Cheerleader Contest tkt. SMA

Juara I Juara II Juara I dan II Juara II Juara II Juara I dan II Juara II Juara I Juara I Juara I Juara I dan II Juara II Juara harapan II

2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006

Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab. Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi Tkt. Propinsi

NO 25 26 27 28

JENIS KEGIATAN Kejuaraan antar klp Merpati Putih Lomb. Pertlongan Pertama (PMR) Lomb. Mading tkt. SMA Festifal Band Aniversary

PRESTASI Juara Umum Juara I dan III Juara III Juara I

TAHUN 2006 2006 2006 2006

KETERANGAN Tkt. Kota/Kab. Tkt. Nasional Tkt. Kota/Kab. Tkt. Kota/Kab.

PRESTASI NON AKADEMIK/EKSKUL SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009-2009/20010
NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. JENIS KEGIATAN English Speech Contest Lomba Mading English Speech Contest Lomba Mading Lomba Mading Lomba Mading Quick and Smart Contest Lomba Mading English Speech Contest Lomba Mading Lomba Mading Juara Mading English Wall Magazine Quick and Smart contest Lomba Tandu Darurat Lomba Tennis Meja PRESTASI Juara 1 Juara 1 Juara 2 Juara 1 Juara 1 Juara 1 JUara 1 Juara 1 Juara 2 Juara 1 Juara 1 Juara 1 Juara 1 Juara 1 Juara 1 Juara 1 TAHUN 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 KETERANGAN Tk.Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk.Propinsi Tk.Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Kodya Tk.Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Kodya

17. 18. 19. 20. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

Lomba PMR Tingakat Wira Lomba Drama Extravaganza Kabaret Competition Lomba PMR Tingkat WIra Lomba Tandu Darurat Lomba Tandu Darurat Putra Lomba PMR Tingkat Wira Lomba BasketBall Putra LOmba PMR Tk.Wira Putra Lomba liga Softball Pelajar Lomba PERBASI Wall Magazine Competition LOmba Bela Diri Merpati Putih Mathematics English Comp. Mading Contest Kabaret Competition Lomba Beladiri Merpati Putih Wall Magazine Competition Futsall and Cheerleaders Lomba Pidato Bhs.Lampung Lomba Bela Diri Scout Performance Kabaret Konservasi

Juara2 Juara 2 Juara 2 Juara 1 Juara 1 Juara 1 Juara Umum Juara2 Juara 2 Juara 1 Juara 3 Juara 2 Juara 1 Juara 1 Juara 1 Juara 2 Juara 2 Juara 2 Juara2 Juara2 Juara 3 Juara 3 Juara 2

2009 2009 2009 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010 2010

Tk. Propinsi Tk. Kodya Tk. Kodya Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk.Propinsi Kodya Kodya Tk. Propinsi Tk.propinsi Tk. Propinsi Tk. Kodya Tk. Propinsi Tk. Kodya Tk. Kodya Tk. Propinsi Tk. Propinsi Tk.Kodya Tk.Propinsi Tk. Kodya Tk.Propinsi Tk. Propinsi

DATA SISWA YANG DITERIMA DI PTN MELALUI PMKA/NON TES DAN TES SELEKSI SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2007/2008

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

NAMA NITA AGUSTINA EMMA KHAIRUNISA HENGKI HERMAWAN SANDRA NOVA RISKI ARINI NUR'AINI TRI SUCI ASIH RINDA ARYANI PUTRI ROMI ARISTA SAPUTRA TRIANA ARISKALIA RIA ANDESKA PIPIT KINASIH YUDITYA WARDHANA MARIA FRANSISCA MUTIARA CHARAS AYU

DITERIMA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA

JURUSAN AGRONOMI AKUNTANSI AKUNTANSI AKUNTANSI BK BK BUDIDAYA PERAIRAN BUDIDAYA PERAIRAN BUDIDAYA PERAIRAN FISIKA HOLTIKULTURA ILMU ADMINISTRASI NEGARA ADMINISTRASI NIAGA ADMINISTRASI NIAGA AKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

KET. S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1

15

SELLY PERMATA SARI

UNILA

S1

16

RIKA SARTIKA FAJAR AFRILIANTO SOFIAN DWI ESTI PUTRIANA DEVI M. SOSGAN LINDRA SAKTI RISMA RAUETA RR SEKARNINGTYAS TOMY ABDURONI YOLANDA AGUSTINA CITRA ADIGUNA

UNILA

S1

17

UNILA

HUKUM

S1

18

UNILA

HUKUM

S1

19 20 21 22 23 24

UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA

HUKUM MANAJEMEN MANAJEMEN ILMU PEMERINTAHAN ILMU PEMERINTAHAN ILMU TANAH

S1 S1 S1 S1 S1 S1

25 26 27 28 29

BOBBY AFFANDI SEPTIANI ADITYA YULIADI ARYATI FADHILAH MARTIA RAHMAWATI MUTIA AGUSTINA MAHARANI ANGGIA PUTRI KINAN MARYAMAH ARYANTI AZIZAH ANGGUN WIDIARINI AMAR RAMADHAN RININTA DIAH PRAMIS WARI DEVI SAFIRA GUSTINALOVA FAIRUZA SAHNAZ HIDAYAT KADEK SURYA SUMERTA

UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA

MANAJEMEN HUTAN MATEMATIKA KEDOKTERAN KEDOKTERAN KEDOKTERAN

S1 S1 S1 S1 S1

30 31 32 33 34 35

UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA

KEDOKTERAN PENDIDIKAN EKONOMI PPKN PPKN PRODUKSI TERNAK SOSEK

S1 S1 S1 S1 S1 S1

36 37 38

UNILA UNILA UNILA

SOSEK SOSIOLOGI SOSIOLOGI

S1 S1 S1

39

UNILA

TEKNIK ELEKTRO

S1

40

UNILA

TEKNIK SIPIL TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN PRODUKSI TERNAK

S1

41 42

NISA YULIANTY DEWI PUTRI SANTAMI SEPTIAN DWI ARYA NUGRAHA AMAR RAMADHAN HAPPY ADI NUGROHO NURMA RISKIANA PUTRI NURMA RISKIANI PUTRI RIKA SARTIKA ANGGUN FALIA

UNILA UNILA

S1 S1

43 44 45

UNILA TELKOM TELKOM

TEKNIK PERTANIAN MANAJEMEN BISNIS MANAJEMEN BISNIS

S1 S1 S1

46 47 48 49

TELKOM TELKOM TELKOM TELKOM

MANAJEMEN BISNIS MANAJEMEN BISNIS MANAJEMEN BISNIS MANAJEMEN BISNIS

S1 S1 S1 S1

NINGRUM 50 51 52 53 RINDA ARYANI PUTRI SEPTIARA PUTRI ZUFIRA ANGGUN WIDIARINI TELKOM UI ITB IPB MANAJEMEN INFORMASI KES. MASYARAKAT MIPA PETERNAKAN KONSERVASI SDH & EKOWISATA TEKNOLOGI HASIL HUTAN PETERNAKAN ILMU KELUARGA & KONSUMEN ILMU KELUARGA & KONSUMEN D3 S1 S1 S1

54 55 56

ANTARI DESUCIANI DEWI PUTRI SANTAMI INESSYA FERONICA

IPB IPB IPB

S1 S1 S1

57

MIRNA YULIANA

IPB

S1

58

INTAN ISLAMIA KADEK SURYA SUMERTA NISA YULIANTY SEKAR DWI RIZKI M. SOSGAN LINDRA SAKTI YUDHI TISNA FERDA RIAN ADITAMA KARINA ARSILYA ANINDYA GITA FIROZA PRASETYO NUGROHO RINDA ARYANI PUTRI MARTIA RAHMAWATI SEPTIARA PUTRI FEBRIANSYAH SAPUTRA CHINTYA SYAHRANI PUTRI NIKKI PUJARWATI

IPB

S1

59 60 61

IPB IPB IPB

TEKNIK KELAUTAN AGRONOMI TEKNIK SIPIL LINGKUNGAN

S1 S1 S1

62 63 64 65 66 67 68 69 70

UGM UGM UGM STT-PLN STT-PLN STT-PLN STT-PLN STT-PLN STT-PLN

PSIKOLOGI TEKNIK ELEKTRO ILMU KOMPUTER TEKNIK ELEKTRO TEKNIK ELEKTRO TEKNIK ELEKTRO TEKNIK INFORMATIKA TEKNIK INFORMATIKA TEKNIK SIPIL

S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1 S1

71

STT-PLN POLITEKNIK POS BSM

TEKNIK INFORMATIKA

S1

72 73

INFORMATIKA MANAJEMEN

D3 S1

74

INESSYA FERONICA NISA YULIANI SUPRAHMAN MARIA FRANSISCA CITRA YULIYANDA PARDILAWATI INTAN ISLAMIA ROLITA BILQIS ULWIAH ARINI NUR AINI RIANTY YUNITA ROMY ARISTA SAPUTRA R.A. NINDYA THAWATI RAKASISWI YUDITYA WARDHANA YUDI ASMARA BAGUS RIZKI PRAMUNINDYO

BSM

MANAJEMEN

S1

75 76

BSM BSM

MANAJEMEN MANAJEMEN

S1 Cad

77 78 79 80 81

BSM BSM POLINELA POLINELA POLINELA

MANAJEMEN MANAJEMEN HORTIKULTURA TEK. PANGAN TEK. PANGAN

Cad Cad D3 D3 D3

82

POLINELA

BUDIDAYA PERIKANAN

D3

83 84 85

POLINELA POLINELA POLINELA

AKUNTANSI MANAJEMEN INFORMATIKA MANAJEMEN INFORMATIKA

D3 D3 D3

86

POLINELA

HORTIKULTURA TEK. SUMBERBAYA LAHAN DAN LINGK TEK. PANGAN TEK. PANGAN

D3

87 88 89

ZICO ANDRIA SUKMA MUTIA NAINGGOLAN INTAN PRATIWI AHADI CHINTHYA PERMATASARI SYAHRANI FEBRIYANSYAH SAPUTRA MIKHA KRISTI AJI

POLINELA POLINELA POLINELA

D3 D3 D3

90

POLINELA

TEK. PRODUKSI TERNAK

D3

91 92

BRAWIJAYA BRAWIJAYA

MANAJ. SB DAYA PERAIRAN ARSITEKTUR TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN ILMU ADMINISTRAI BISNIS TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN MANAJEMEN

S1 S1

93 94

MUHAMAD GESANTIKA SANDRA NOVA RISKI

BRAWIJAYA BRAWIJAYA

S1 S1

95 96

SRI HANDAYANI YOLANDA AGUSTINA

BRAWIJAYA UNY

S1 S1

97 98 99 100

REZA EMILIA F DEWI MUFTICHAH ANGGUN ROMI ANDISTA JEFRI SOPYAN LEKSANA SISKA DWI PUTRI

UNY UNY UNDIP UNDIP

ADMINISTRASI NEGARA PEND. SENI RUPA MANAJEMEN KELAUTAN

S1 S1 S1 S1

101 102

UNILA UNILA

KEDOKTERAN HUKUM

S1 S1

REKAPITULASI SISWA SMAN 3 BANDARLAMPUNG YANG DITERIMA DI PERGURUAN TINGGI NEGERI MELALUI JALUR NON TES TP. 2008/2009 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 UNILA STT TELKOM ITB IPB UI STT-PLN UGM POLITEKNIK POS BSM UNIBRAW POLINELA UNY UNDIP JUMLAH NAMA UNIVERSITAS Jumlah 43 7 1 9 1 7 3 1 3 5 12 3 2 97 4 CADANGAN Ket

DAFTAR SISWA YANG DITERIMA DI PTN TANPA TES

TAHUN PELAJARAN 2009/2010

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

N A M A SISWA Achmad Nur Rizki Mona Adi Tri Wibowo Almira Ardian Firmansyah Alzara Zetiara Dimas Pamuji Wicaksono Imam Firdaus Karina Aprilia R Arnal Novistiara Maya Putri Ria Putri Ramadhani Sisca Clara Cita Nur Septianai Bonar M. Nainggolan Cathrie Apriliani Deasy Charina Dewinta Hani Pasha Dian Ambar Sari Dinasti Hematiara Fandi Maulana Dessy Anggraini Galih Pradinata Putra Rudy Wijaya Psikologi Manajemen

JURUSAN

NAMA PTN UI UI IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB IPB UNDIP POLINELA POLINELA

KET

Arsitektur Lankap Ilmu Gizi Ilmu Statistika Tek Industri Pertanian Teknik Mesin Kimia Teknik Mesin Tek Mesin & Biosistem Sains Komoditi Teknik Prod. Pertanian Fisika Ilmu Keluarga & Konsumen D3 Ilmu Komputer D3 Jaminan Mutu Pangan D3 Manajemen Agribisnis D3 Manajemen Industri D3 Ind. Makanan & Gizi D3 Komunikasi D3 Eko Wisata Tek Hasil Pertanian Teknologi Pembenihan Prod. Manjmn Ind. Perkebn

25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51

Septiani Nadia Aprilia Dania Evirianti Ristiana F. Rakasiwi Rika Damayanti Jaka Bagus Lesmana Rieska Ocktaviani Emir Maharto Bustarosa Feri Putra Pratama Restiana Pitriani Rakasiwi Latifa Nurul Haramain Maharani Tirta Sari Cici Metha Sari Ira Mutia Sari Dania Evirianti Nisa Fatarina Fadillah Makmur Arif Fusfa Dewi Rienita Praneita Yesi Warieska Fajar Indah Sari Indah Suriyana Trisia Putri Eka Restu Nidya Wanda Fina Destria Rahmawati Ayu Jufika Mutiarasari Hani Fitria Anggraini

Tek Pangan Tek Pangan Budidaya Perikanan Akuntansi Tek. Pangan Manajemen Manajemen Ilm. Eko & Studi Pemb Ilm. Eko & Studi Pemb Akuntansi Akuntansi Hukum Hukum Pendik. Kimia Pendd. PKn Pendd. PKn Pendd. Sejarah Pendd. Geografi Pendd. Geografi Pendd. Ekonomi Pendd. Seni Dan Drama Musik PGSD PGSD Agroekoteknologi Agroekoteknologi Agribisnis Agribisnis

POLINELA POLINELA POLINELA POLINELA POLINELA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA

52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75

Diasti Restosari Religia Islamayanda Euis Gesti Rahayu Sera Hadiyanti Winda Rohaila Sari Cita Nur Septiani Fernando Putra Gaming Rissa Iman Sari Aditia Arief Syntia Dwi Utami Devy Wira Buana Meutia Ayu Purbasari Astria Noviana Bunga Janati Wenny Nopriani Puji Lestari Damayanti Marianun Siti Latifa Sonia Rosani Mutiara Thamrin Nanda Putri Pratama Almira N Deassy Charina Bayu Ramadhani

Tek Indstri Pertanian Tek Indstri Pertanian Kehutanan Budidaya Perairan Budidaya Perairan Tek. Geofisika Tek. Elektro Sosiologi Ilmu Pemerintahan lmu Pemerintahan Ilmu komunikasi Ilmu komunikasi Administrasi Negara Administrasi Negara Administrasi Niaga Administrasi Niaga Administrasi Niaga Biologi Matematika Fisika Ilmu Komputer Manajmn. Sumberdaya Air Sastra Inggris

UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA UNILA Unibraw Unibraw

DAFTAR PRESTASI SISWA TP. 2009/2010

NO. 1

N A M A ARDIANSYAH FIRMANSYAH FANDI MAULANA HADIN FADLIN YENDI BISMO AHMAD NUR RIZKI PRASETIA DITA DP

KELAS XII IPA 1 XII IPA 1 XII IPS 1 XII IPA 1 XII IPS 2 XII IPA 4 XII IPS 1 XII IPS 2 XII IPA 4 XII IPA 4 XII IPA 1 XII IPA 1 XII IPA 2 XII IPS 2 XII IPS 3 XII IPS 3 XII IPA 2 XII IPA 3 XII IPA 3 XII IPA 3 XII IPA 3

JENIS LOMBA PMR 2009

JUARA 1

RINDU LARASATI EUIS GESTI SISCA CLARA NANDA SINTHIA

PMR 2009

1&3

ADE AGNESIA BUNGA JANATI

SEC PARODI/SPEECH 09 SEC PARODI/SPEECH 09

1&2 2 2

MARLIN SHEERLY P. DINASTI HERNA

AYU JUFIKA MONA VINDYTIA HANI FITRIA A. SISKA HARITA

MADING

Bandar Lampung, 3 Juli 2011 Kepala SMAN 3 Bandar Lampung

Dra. Hj. Rospardewi, MM. Pd NIP. 19601115 198901 2 001

2.1.3 Pengenalan Keadaan Siswa Jumlah kelas terdiri dari 19 kelas. Kelas X terdiri dari 7 kelas yang baru menerapkan kurikulum Rintisan Sekolah Standar Nasional, kelas XI IPA sebanyak 3 kelas, kelas XI IPS ada 3 kelas, kelas XII IPA sebanyak 3 kelas, dan kelas XII IPS ada 3 kelas.

Keadaan Siswa-siswi di SMA Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2009/2010. Kelas X.1 X.2 X.3 X.4 X.5 X.6 X.7 Jumlah XI. IPA1 XI. IPA2 XI. IPA3 XI. IPS1 XI. IPS2 XI. IPS3 XI. IPS4 Jumlah XII. IPA1 XII. IPA2 XII. IPA3 XII. IPA4 XII. IPS1 XII.IPS2 XII.IPS3 Laki-laki 13 12 15 12 16 17 15 100 9 8 7 16 18 15 14 87 9 11 10 9 17 21 18 Perempuan 19 22 19 22 19 18 20 139 31 32 26 17 13 17 17 153 21 20 20 24 15 15 18 Jumlah 32 34 34 34 35 35 35 239 30 20 34 33 31 32 31 240 30 31 30 33 32 36 36

Jumlah Jumlah Total

95 282

133 425

228 707

BAB II PROGRAM LAYANAN KONSELING DALAM SATU SEMESTER 2.1 Penyusunan Program Ada beberapa program kegiatan yang perlu disusun oleh guru pembimbing, yaitu program kegiatan tahunan, semesteran, bulanan atau minggua. Serta program satuan layanan kegiatan pendukung. Guru pembimbing pertama- tama dan paling utama dituntut untuk mampu menyusun dan menyelenggarakan dengan sebaik- baiknya program program yang tertuang di dalam satuan layanan (SATLAN) dan satuan kegiatan pendukung (SATKUNG). Program program satuan layanan atau pendukung inilah yang disatu segi merupakan wujud nyata dari kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling terhadap peserta didik serta dari segi lain merupakan dasar perhitungan angka kredit bagi jabatan fungsional guru pembimbing. Kegiatan bimbingan dan konseling disekolah sehari hari, sepanjang semester dan bahkan sepanjang tahun diwarnai sepenuhnya oleh diselenggarakannya program program satuan layanan dan kegiatan pendukung itu. Sebagai wujud pelayanan nyata, maka program kegiatan yang dikemas dalam satuan layanan dan kegiatan pendukung itu harus benar benar disesuaikan atau lebih tepat bertitik tolak dari kebutuhan siswa siswa yang dilayani. Terlebih lagi, karena layana bimbingan dann konseling berorientasipada permasalahan dan perkembangan siswa secara individual, maka program satuan layanan dan pendukung itu hendaklah meletakkan aspek aspek individual siswa sebagai fokus kegiatan. Pendekatan kelompok ataupun klasikal pada dasarnya bukanlah untuk kepentingan kelompok atau kelas itu, melainkan untuk kepentingan kepentingan individu siswa yang berbeda didalam kelompok atau kels tersebut. Demikian juga, dimasukkannya tuntutan atau kondisi sekolah lingkungan dan masyarakat yang lebih luas kedalam program program bimbingan dan konseling sebagai isi layanan bukan untuk kepentingan sekolah , atau lingkungan/masyarakat, melainkan untuk kepentingan individu individu siswa agarmemahami, bersikap, bertindak secara positif didalam dan terhadap sekolah, lingkungan dan masyarakat.semua hal itu tidak lain adalah untuk mendorong perkembangan siswa dan mencegah/mengatasi berbagai masalah yang mungkin timbul pada diri siswa. Penyusunan kegiatan tahunan, semesteran,bulanan, atau mingguan perlu dilakukan namun proses penyusunannya dan isinya tidakboleh menghambat pelaksanaaan atau memperkecil arti p rogram program satuan layanan/pendukung. Fungsi program program tahunan dansebagainya itu hanyalah sebagai pola umum atau rambu rambu bagi dikembangkannya program program satuan layanan/pendukung. Oleh karena itu, program program tahunan ( yang kemudian diturunkan/diabarkan menjadi program semesteran, bulanan atau mingguan), itu harus secara mantap

meletakkan bidang bidang bimbingan, jenis layanan, dan kegiatan pendukung sebagai unsur unsur utama program tersebut. Satu unsur lain yang merupakan tambahan dalam tugas pokok guru pembimbing yaitu membimbing siswa dalam kegiatan ekstra-kurikuler, perlu dicantumkan dalam program tahunan. Hal penting yang perlu dicatat ialah program tahunan itu disusun sedemikian rupa sehingga memberikan arah yang tepat bagi penjabarannya menjadi program program yang lebih kecil dan akhirnya memberikan kemudahan bagi disusun dan diselenggarakannya program program satuan layanan dan kegiatan pendukung yang secara langsung diperuntukkan bagi para siswa. Dalam penyusunan program bimbingan konseling menggunakan tahapan kegiatan sebagai berikut : 1. Tahap Persiapan Dengan melakukan survey untuk melakukan inventarisasi tujuan, kebutuhan kebutuhan dan kemampuan sekolah akan program bimbingan konseling beserta kesiapan sekolah akan program bimbingan konseling 2. Pertemuan pertemuan awal/ permulaan Pertemuan antar personal yang tertarik dan mempunyai kemampuan dalam bidang bimbingan konseling. 3. Pembentukan Panitia Sementara Dilakukan dengan maksud untuk merumuskan program bimbingan konseling. Tugas panitia sementara adalah : a. Menentukan tujuan program bimbingan konseling b. Mempersiapkan bagan organisasi program bimbingan konseling c. Membuat kerangka dasar dari program bimbingan konseling 4. Pembentukan Panitia penyelenggara program Panitia penyelenggara program memiliki tugas : a. Mempersiapkan program tes b. Mempersiapkan dan melaksanaakan sistem pencatatan c. Mempersiapkan dan melaksanakan latihan bagi pelaksana program bimbingan konseling

berikut beberapa hal yang melandasi penyusunan program pelaksanaan bimbingan konseling : a. Landasan Formal landasan formal yang menjadi acuan pelaksanaan bimbingan dan konseling ialah: 1. UU No. 2 tahun 1989 tentang pendidkan menengah adalah sebagai berikut:

Pendidikan menengah diselenggarakan untuk melanjutkan dan meluaskan pendidikan dasar serta menyapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar serta dapat mengembangkan kemampuan lebih lanjut dalam dunia kerja atau pendidikan tinggi. 2.Peratuaran Pemerintah RI No. 29 Th. 1990 Bab X Pasal 27 ayat 1 Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan. Bimbingan dalam rangka menemukan pribadi dimaksudkan agar peserta didik mengenal kekuatan dan kelemahan pribadinya serta menerima secara positif dan dinamis sebagai modal pengembangan diri lebih lanjut. Bimbingan dalam rangka mengenal lingkungan dimaksudkan agar peserta didik mengenal secara objektif lingkungan sosial maupun lingkungan fisik dan menerima berbagai kondisi lingkungan itu secara positif dan dinamis pula. Pengenalan lingkungan itu yang meliputi lingkungan rumah, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat juga meliputi lingkungan sekitar. Lingkungan yang lebih luas diharapkan dapat menunjang proses penyesuaian peserta didik dengan lingkungan yang dimaksud serta dapat memanfaatkan sebesar besarnya untuk pengembangan diri secara mantap dan berkelanjutan. Bimbingan dalam merancanakan masa depan dimaksudkan agar peserta didik mampu mempertimbangkan dan mengambil keputusan tentang masa depan dirinya, baik yang menyangkut pendidikan, karir maupun budaya, keluarga dan masyarakat. Bimbingan diberikan oleh guru pembimbing, adapun yang berhak menjadi guru pembimbing adalah bagi mereka yang telah memiliki ijazah sarjana BK, sarjana pendidikan atau guru guru yang telah mengikuti penataran khusus BK sampai memiliki sertifikat penataran tersebut sehingga memiliki kelayakan untuk menjadi guru BK. b. Landasan Konseptual 1. Landasan Filosofi 2. Landasan Agama 3. Landasan social Budaya 4. Landasan Ilmiah dan Tekhnologi 5. Landasan Psikologis 6.Landasan Paedagogik c. Tujuan Bimbingan Konseling Tujuan umum dari pelayanan bimbingan konseling sama dengan tujuan pendidkan nasional, seperti yang diuraikan dalam UU No. 2 sistem pendidkikan Nasional, yaitu terwujudnya manusia indonesia seutuhnya yang cerdas, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian mantap dan mandiri, serta bertanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsa Tujuan khusus pelayanan bimbingan adalah untuk membantu siswa agar dapat mencapai tujuan tujuan perkembangan yang meliputi aspek sosial pribadi, belajar dan karir.

d. Fungsi Bimbingan Konseling berdasarkan pengertian dan tujuan yang ingin dicapai, maka layanan bimbingan dapat berfungsi sebagai berikut: 1. Fungsi Pemahaman, yaitu fungsi bimbingan yang akan menghasilkan pemahaman tentang sesuatu sesuai dengan keperluan pengembangan siswa. Pemahaman itu meliputi pemahaman tentang diri siswa serta lingkungannya. 2. Fungsi Pencegahan, yaitu fungsi bimbingan yang akan menghasilkan tercegahnya atau terhindarnya siswa dari berbagai masalah yang dapat mengganggu, menghambat atau menimbulkan kesulitan kesulitan dalam proses perkembangannya. 3. Fungsi Perbaikan, yaitu fungsi bimbingan yang akan menghasilkan terpecahkannya atau teratasinya berbagai masalah yang dialami siswa e. Layanan Bimbingan Konseling 1. Layanan Orientasi 2. Layanan Informasi 3. Layanan Penempatan dan Penyaluran 4. Layanan Pembelajaran 5. Layanan Konseling Perorangan 6. Layanan Konseling Kelompok 7. Layanan Bimbingan Kelompok

f. Kegiatan Pendukung 1. Instrumentasi Bimbingan 2. Himpuanan Data 3. Konferensi Kasus 4. Kunjungan Rumah 5. Alih Tangan Kasus

g. Prioritas Layanan 1. Siswa yang memiliki prestasi belajar kurang, diberi perhatian khusus serta diusahakan untuk diketahui faktor penyebab kegagalannya sehingga siswa dapat memperbaiki prestasi belajarnya seoptimal mungkin.

2. Siswa lain yang harus diberi perhatian khusus adalah siswa siswi yang memiliki masalah dalam kehadiran, pematuhan tata tertib, hubungan dengan anggota sekolah ( baik dengan guru, sesama siswa ataupun staf tata usaha), hubungan dengan anggota keluarga, pengendalian emosi, pergaulan, keagamaan, lanjutan studi dan pilihan program, karir ( pekerjaan dan jabatan), penyalahgunaan napza dan lain lain. 3. Membantu proses penerimaan beasiswa. 4. Membantu proses pencalonan siswa teladan 5. Memberikan bimbingan pada siswa pindahan

2.2 Materi Program Materi program bimbingan dan konseling didasarkan pada tujuh bidang layanan yang akan berkaitan dengan empat bidang bimbingan. 1. Layanan Orientasi Materi umum layanan orientasi : a. Orientasi Umum sekolah yang baru dimasuki b. Orientasi kelas baru semester baru c. Orientasi kelas terakhir dan semester terakhir

2. Layanan Informasi Materi umum layanan informasi : a. informasi pengembangan pribadi b. informasi kurikulum dan proses pembelajaran c. informasi pendidikan tinggi dan lanjutan ( dunia pendidikan ) d. informasi jabatan (dunia kerja) e. informasi kehidupan keluarga, sosial, kemasyarakatan, keberagamaan, sosial budaya dan lingkungan

3. Layanan Penempatan dan Penyaluran Materi umum layanan penempatan dan penyaluran : a. Penempatan di dalam kelas berdasarkan kondidi dan ciri pribdi dan hubungan sosial peserta didik serta asas pemerataan

b. Penempatan/ penyaluran kedalam kelompok belajar berdasarkan kemampua dan kelompok campuran c. Penempatan / penyaluran kedalam program yang lebih luas

4. Layanan Penguasaan Konten Materi umum layanan penguasaan konten: a. pengenalan peserta didik yang mengalami masalah belajar tentang kemampuan motivasi, sikap dan kebiasaan belajar b. Pengembangan keterampilan belajar, membaca, mencatat, bertanya, menjawab dan menulis c. Pengajaran Perbaikan d. Program Pengayaan

5. Layanan Konseling Perorangan Materi pada layanan konseling perorangan ada berbagai macam dan tidak terbatas. Setiap peserta didik secara perorangan dapat membawa masalah yang dialaminya kepada konselor. Konselor akan melayani semua peserta didik dengan berbagai permasalahannya

6. Layanan Bimbingan Kelompok Melalui dinamika dalam bimbingan kelompok materi yang dapat dibahas yaitu berbagai hal yang amat beragam dan idak terbatas yang berguna bagi peserta didik.

7. Layanan Konseling Kelompok Konseling kelompok merupakan konseling yang diselenggarakan dalam kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok yang terjadi didalam kelompok itu. Masalah maslah yang dibahas merupakan masalah perorangan yang muncul didalam kelompok

2.3 Penjabaran Program Progam bimbingan konseling adalah satuan rencana keseluruhan kegiataingan konseling yang akan dilaksanakan pada periode tertentu seperti pada periode bulanan, semesteran dan tahunan dengan demikian ada program tahunan bimbingan konseling, program semester bimbingan konseling yang selanjutnya dijabarkan dalam program bulanan, mingguan, dan harian. Program tersebut mengandung unsur unsur yang terdapat di dalam berbagai ketentuan tentang pelaksanaan bimbingan konseling dan berorientasikan kepada pencapaian tujuan kegiatan bimbingan konseling disekolah.

BAB III IDENTIFIKASI MASALAH PESERTA DIDIK

3.1 Identifikasi Melaui Aplikasi Instrumentasi Instrumentasi dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling dilakukan melalui 2 cara, yaitu : 1. Instrumentasi tekhnik tes Tes merupakan prosedur dalam mengungkap tingkah laku seseorang dan menggambarkannya dalam bentuk skala angka dan klasifikasi tertentu dalam bentuknya yang nyata tes meliputi serangkaian pertanyaan tertentu (tulisan/lisan) atau tugas yang harus dijawab atau dikerjakan oleh yang di tes, jawaban atas pengerjaan atas pertanyaan atau tugas tersebut di jadikan dasar untuk menentukan tingkat keterampilan, sikap, kemampuan atau kualifikasi orang yang bersangkutan, ada beberapa macam teknik te, diantaranya adalah tes intelegens, tes diagnostic, tes bakat, tes kepribadian, tes hasil belajar. Tetapi dalam pelaksanaannya di SMA Negeri 3 Bandar Lampung belum terlaksana. 2. Instrumentasi Teknik Non Tes Untuk teknis non tes meliputi berbagai prosedur seperti pengamatan, wawancara, catatan anekdot, angket, sosiometri,inventori yang dilakukan. Agar diperoleh hasil yang terandalkan, pengamatan, dan wawancara dilakukan dengan menggunakan pedoman pengamatan atau pedoman wawancara. Dalam pelaksanaan instrumentasi dengan teknik non tes di SMA Negeri 3 Bandar Lampung dilakukan melalui pengamatan dan wawancara Pemahaman tentang diri klieen, tentang masalah klien, dan tentang lingkungan yang lebihluas dapat dicapai dengan berbagai car. Berbagai instrumen dapat membantu melengkapi dan mendalami pemahaman tentang klien dan masalahnya itu, instrumentasi bimbingan konseling merupakan salah satu sarana yang perlu dikembangkan agar pelayanan bimbingan dan konseling terlaksana secara lebih ermat dn berdasarkan data empirik. Selama praktikan berada di SMA 3 Bandar Lampung praktikan menggunakan sosiometri dan daftar cek masalah sebagai alat instrumentasi untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi siswa. a. Sosiometri Tujuan utama penggunaan sosiometri adalah untuk menilai hubungan antar individu yang dipercaya menjadi fungsi kepribadian. Barclay mendefinisikan sosiometri sebagai metode untuk menemukan model analisa persahabatan dalam seting kelompok. b. Daftar Cek Masalah

Identifikasi melalui Analisis himpunan data Secara harfiah himpunan data merupakan berbagai jenis data yang dihimpun untuk keperluan tertentu, digolong golongkan dan dikemas dalam bentuk tertentu, dimana dengan pemberian DCM tersebut konselor sekolah/guru pembimbing dapat mengetahui permasalahan permasalahan dan kebutuhan kebutuhan yang dialami oleh siswa, seluruh data tersebut dihimpun dan disusun menurut sistem yang jelas sehingga pemasukan dan pengeluarannya dapt dilakukan dengan mudah dan tetap terpelihara .himpunan data pribadi tersebut disebut dengan cumulativ rerecord.

BAB IV KEGIATAN LAYANAN KONSELING

Kegiatan layanan konseling ini didalamnya termasuk materi materi yang praktikan sampaikan saat melakukan program layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung

4.1 Layanan Orientasi Layanan orientasi adalah layanan bimbingan yang dilakukan untuk memperkenalkan siswa baru dan atau seseorang terhadap lingkungan yang baru dimasukinya. Layanan orientasi yang praktikan lakukan selama mellaksanakan PPL adalah berupa informasi di dalam kelas secara klasikal ataupun ketika sedang melakukan konseling berupa informasi mengenai fasilitas yang ada disekolah, struktur organisasi sekolah, mengenalkan personel sekolah, informasi visi misi sekolah, denah sekolah dan tata tertib yang ada di SMA Negeri 3 Bandar Lampung. Kegiatan layanan konseling ini di dalamnya termasuk materi-materi yang praktikan sampaikan saat melakukan program layanan bimbingan dan konseling di sekolah SMA Negeri 3 Bandar Lampung. Topik Kegiatan : Mengenal kegiatan sekolah

Kompetensi Dasar : Memiliki kematangan gambaran tentang aspek-aspek sosial dalam kehidupan mandiri secara emosional sosial, intelektual, dan ekonomi Tujuan Layanan : Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, intelektual, dan ekonomi.

4.2 Layanan Informasi Secara umum layanan informasi bermaksud memberikan pemahaman kepada individu-individu yang berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani suatu tugas atau kegiatan, atau untuk menentukan arah suatu tujuan atau rencana yang dikehendaki Layanan informasi yang praktikan lakukan selama melaksanakan PPLdilaksanakan secara klasikal di dalam kelas yang praktikan pegang ketika jam pelajaran kososng atau ketika melaksanakan konseling. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelas Topik Kegiatan :Memahami Perkembangan Fisik yang Sehat

Kompetensi Dasar :Memiliki pemahaman tentang kondisi jasmani yang sehat sesuai dengan jenis kelaminnya sebagai pria dan wanita Tujuan Layanan :Mencapai kemaatangan pertumbuhan jasmani yang sehat

4.3 Layanan Penempatan dan Penyaluran Individu sering mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan sehingga tidak sedikit individu yang bakat, kemampuan dan minat dan hobinya tidak tersalurkan dengan baik maka untuk dapat menyalurkannya diadakannya layanan penempatan dan penyaluran, penempatan dan penyaluran siswa dapat berupa penempatan siswa di dalam kelas, penempatan dan penyaluran kedalam kelompokkelompok belajar ke dalam kegiatan ke/ekstra kurikuler dan kedalam jurusan atau program studi yang sesuai

4.4 Layanan Penguasaan Konten Layanan penguasaan konten merupakan salah satu bentuk layanan yang penting diselenggarakan disekolah. Pengalaman menunjukkan bahwa kegagalan-kegagalan yang dialami siswa dalam belajar tidak selalu disebabkan oleh kebodohan atau rendahnya intelegensi. Layanan penguasaan konten dilaksanakan melalui tahap pengenalan siswa yang mengalami masalah belajar, pengungkapan sebabsebab timbulnya masalah belajar, dan pemberian bantuan pengentasan masalah belajar Topik Kegiatan Kompetensi Dasar Tujuan Layanan :Pengaruh Kegiatan Waktu Luang Terhadap Kesehatan Fisik :Mencapai Pertumbuhan Jasmani yang Sehat :Mencapai kematangan pertumbuhan jasmani yang sehat

4.5 Layanan Konseling Perorangan Pada layanan konseling perorangan dimaksudkan sebagai pelayanan khusus dalam hubungan langsung tatap muka antara konselor dan klien. Layanan konseling perorangan yang dilaksanakan praktikan selama PPL berupa hubungan tatap muka antara praktikan dan peserta didik. Setiap peserta didik yang ingin mengungkapkan masalahnya akan datang menemui praktikan atau praktikan melakukan upaya jemput bola memanggil siswa yang sekiranya perlu mendapat konseling, dan akan praktikan layani dengan membantu peserta didik memecahkan masalahnya secara bersama-sama.

BAB V KEGIATAN KHUSUS

5.1 Bimbingan Teman Sebaya Ada beberapa pengertian konseling teman sebaya: 1.kegiatan saling bantu dan saling dukung dalam menghadapi persoalan hidup ke arah pengentasan persoalan mereka 2.pada dasarnya merupakan suatu wahanabelajar bagaimana saling memperhatikan dan membantu orang lain. 3.Secara kuat menempatkan keterampilan-keterampilan komunikasi untuk memfasilitasi eksplorasi diri dan pembuatan keputusan. 4.memiliki multi playing impact pada berbagai aspek kehidupan anak-anak.

Kelemahan konseling ini adalah: 1. saran yang diberikan tidak terlalu bonafit 2.Klien kurang menerima saran dan tenaga profesional 3.Ditakutkan terjadi salah pengertian dan mereka tidak bisa menyelesaikan 4.Klien kurang menghargai saran ddari temannya 5.Pemecahan masalah yang terjadi didaam konseling tidak optimal 6.Fungsi tenaga profesional kurang berkenan

BAB VI KEGIATAN PENDUKUNG

6.1 Himpunan Data Secara harfiah himpunan data merupakan berbagai jenis data yang dihimpun untuk keperluan tertentu digolong-golongkan dan dikemas dalam bentuk tertentu. 6.2 Konferensi Kasus Konferensi kasus merupakan forum terbatas yang diupayakan oleh konselor untuk membahas suatu kasus dan arah-arah penanggulangannya. Konferensi kasus direncanakan dan dipimpin oleh konselor dan dihadiri oleh pihak-pihak tertentu yang sangat terkait dalam penanggulangan kasus tersebut. Pihak-pihak yang terkait itu diharapkan memiliki komitmen yang cukup tinggi demi tertanganinya kasus dengan baik dan tuntas. 6.3 Kunjungan Rumah Kunjungan rumah merupakan upaya untuk mendeteksi kondisi keluarga dalam kaitannya dengan permasalahan anak atau individu yang menjadi tanggung jawab konselor dalam pelaksanaan konseling. Dengan kunjungan rumah akan diperolehberbagai informasi atau data yang dapat digunakan untuk lebih mengefektifkan layanan konseling.lebih dari itu dengan kunjungan rumah konselor dapat mendorong partisipasi orang tua (dan anggota keluarga lainnya) untuk sebesarbesarnya memenuhi kebutuhan anak atau individu tersebut. 6.4 Alih Tangan Kasus Kegiatan alih tangan kasus diselenggarakan oleh konselor tidak lain bermaksud agar klien memperoleh pelayanan yang optimal oleh ahli pelayanan profesi yang benar-benar handal. Alih tangan kasus yang dilakukan praktikan selama PPL adalah kasus-kasus siswa yang tidak bisa praktikan tangani sendiri untu itu praktikan mengalih tangankan kasus peserta didik tersebut kepada guru pamong yaitu orang yang berwenang untuk mengambil keputusan dari kasus siswa tersebut.

BAB VII MANAJEMEN PELAYANAN KONSELING DI SEKOLAH

7.1 Pola Manajemen Yang Ada Kegiatan bimbingan dan konseling yang terdiri dari berbagai materi kegiatan dan sumber, serta dilaksanakan oleh petugas yang berbeda perlu dikelola dengan baik, agar pelayanan bimbingan dan konseling itu dapat terlaksana dengan lancar dan hasilnya optimal. Disamping itu pula diupayakan agar kegiatan bimbingan dan konseling menyatu kedalam keseluruhan kegiatan sekolah dan mampu mengembangkan secara optimal pencapaian tujuan pendidikan sekolah. 7.1.1 Personil Pelaksana Dalam pengorganisasiannya setiap personil pelaksana pelayanan bimbingan dan konseling memiliki tugas-tugas sebagai berikut: 1.Kepala Sekolah a. Mengkoordinir segenap kegiatan yang diprogramkan dan berlangsung di sekolah sehingga pelayanan pengajaran, latihan dan bimbingan konseling merupakan suatu kesatuan yang terpadu, harmonis dan dinamis. b. Menyediakan prasarana, tenaga, sarana, dan berbagai kemudahan bagi terlaksananya layanan bimbingan dan konseling yang efektif dan efisien c. Melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap perencanaan dan pelaksanaan program, penilaian dan upaya tindak lanjut pelayanan bimbingan dan konseling d. Mempertanggung jawabkan pelaksanaan bimbingan dan konseling kepada sekolah kepada kanwil atau kandep yang menjadi atasannya e. Kepala sekolah yang berasal dari guru pembimbing wajib menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan konseling untuk 40 orang siswa asuh 2. Wakil Kepala Sekolah a. Sebagai pembantu kepala sekolah, wakil kepala sekolah membantu kepala sekolah dalam melaksanakan tugas-tugas kepala sekolah b. Wakil kepala sekolah yang berasal dari guru pembimbing wajib menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan konseling untuk 75 orang siswa asuh 3. Koordinator Bimbingan dan Konseling

a. Mengkoordinasikan para guru pembimbing dalam melaksanakan tugas pokoknya b. Mengusulkan kepada kepala sekolah bagi terpenuhinya tenaga, prasarana dan sarana, alat dan peralatan bimbingan dan konseling c. Mempertanggung jawabkan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling kepada kepala sekolah 4. Guru Pembimbing a. Memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling b. Merencanakan program bimbingan dan konseling c. Melaksanakan segenap program SATLAN dan SATKUNG d. Menilai proses hasil pelaksanaan SATLAN dan SATKUNG e. Menganalisis hasil penilaian SATLAN dan SATKUNG f. Melaksanakan tindak lanjut berdasarkan hasil penilaian SATLAN dan SATKUNG g. Mengadministrasikan kegiatan SATLAN dan SATKUNG h. Menyusun program semesteran dan tahunan bimbingan dan konseling i. Mempertanggungjawabkan tugas dan kegiatannya dalam pelayanan bimbingandan konseling secara menyeluruh kepada koordinator bimbingan dan konseling serta kepala sekolah. 5. Guru Mata Pelajaran dan Guru Praktek a. Membantu memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling b. Membantu guru pembimbing mengidentifikasi siswa siswi yang memerlukan layanan bimbingan dan konseling, serta pengumpulan data tentang siswa siswi tersebut c. Mengalihtangankan siswa yang memerlukan layanan bimbingan dan konseling kepada guru pembimbing. 6. Wali Kelas a. Membantu memasyarakatkan bimbingandan konseling b. Membantu guru pembimbing melaksanakan tugas-tugasnya khususnya dikelas yang menjadi tanggung jawabnya c. Membantu guru mata pelajaran dan guru praktek melaksanakan perananya dalam pelayanan bimbingan dan konselingkhususnya dikelas yang menjadi tanggung jwabanya. d. Membantu memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siswa khususnya dikelas yang menjadi tanggung jawabnya e. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan khusus bimbingan dan konseling seperti konferensi kasus f. Mengalih tanagnkan siswa yang memerlukan layanan bimbingan dan konseling

7. Tugas guru mata pelajaran dalam bimbingan a. Guru mata pelajaran memberikan data siswa kepada guru pembimbin yang dapat dijadikan bahan untuk pengembangan sikap dan kebiasaan belajar siswa. Data ini antara lain: 1. Nilai nilai dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran 2. Informasi tentang masalah siswa berkenaan dengan mata pelajaran atau praktik dan masalahmasalah siswa lainnya. b. Guru mata pelajaran mendorong dan memberikan kesempatan kepada siswa yang memerlukan bimbingan untuk bertemu dan mendapatkan layanan dari guru pembimbing. c. Dalam konferensi kasus guru mata pelajaran membantu guru pembimbing memberikan informasi dan kemungkinan cara pemecahan kasus yang dibicarakan d. Guru mata pelajaran ikut merahasiakan kasus atau datatentang siswa yang tidak layak diketahui oleh orang lain. 8. Tugas Guru Pembimbing Dalam Proses Pembelajaran a. Guru pembimbing mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik sehingga setiap siswa dapat sepenuhnya aktif dan memperoleh hasil yangsetinggi-tingginya dalam setiap mata pelajaran. b. Guru pembimbing mendorong dan melatih siswa untuk mengembangkan dan menerapkan keterampilan tekhnis belajar seperi keterampilan mencatat materi yang sedang diuraikan oleh guru, bertanya dan menjawab pertanyaan guru, mengerjakan pekerjaan rumah, meringkas bahan tertulis dan membuat makalah, mempersiapkan ulangan dan ujian c. Guru pembimbing membantu guru mata pelajaran dalam merencanakan, menyiapkan dan menyelenggarakan pengajaran, perbiakn dan program pengajaran untuk siswa. d. Guru pembimbing membantuguru mata pelajaran dengan cara-cara yang dapat dilakukan didalam kelas untuk meningkatkan kegiatan siswa mengikuti pelajaran.

7.1.2 Siswa Asuh Siswa asuh adalah sejumlah siswa yang menjadi tanggung jawab seorang guru pembimbing untuk mendapatkan pelayanan bimbingan dan konseling 1. Jumlah siswa asuh a. Jumlah siswa asuh minimal 150 orang untuk setiap guru pembimbing b. Apabila kurangnya guru pembimbing maka dapat membimbing lebih dari 150 siswa c. Apabila siswa yang diasuh kurang maka dapat diambil dari sekolah lain untuk menambah kekurangan tersebut dengan peraturan yang berlaku. 2. Format untuk siswa asuh Format ini untk menanggung jawabi pelayanan bimbingandan konselingg yang dibuat daftar selengkapnya untuk siswa asuh yang beumlah 150 orang

3. Pelayanan Terhadap siswa asuh a. Guru pembimbing wajib menyelenggarakan pelayanan dan bimbingan dan konseling untuk sebanyaksiswa asuhnya untuk menjaditanggungjawabnya dalam keempat bidang bimbingan, ketujuh jenis layanan dan kelima kegiatan pendukung bimbingan dan konseling b. Materi dan jeis layanan serta kegitan pendukung bimbingan dan konseling yang diselenggarakan oleh guru pembimbing disesuaikan dengan kebutuhan nyata siswa asuh baik dilihat secara perorangan maupun kelompok siswa c. Pelayanan bimbingan dan konseling terhadap siswa asuh harus mengacu kepada tugas perkembangan siswa, tujuan dan kurikulum sekolah serta kebijaksanaan sekolah Beban tugas guru pembimbing ialah memberikan layanan bimbingandan konseling secara intensif dan menyeluruh terhadap semua siswa asuh yang menjadi tanggung jawabnya dalam keempat bidang bimbingan melalui tujuh jenis layanan dan lima kegiatan pendukung bimbingan Program bimbingan dan konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung hendaknya disusun atas dasar permasalahan siswa berdasarkan pengamatan dan data-data yang ada bahwa para siswa SMA Negeri 3 Bandar Lampung menunjukkan kecendrungan masalah sebagai berikut: 1. Prestasi Belajar 2. Absen atau kehadiran siswa di sekolah 3. Hubungan dengan guru, staf sekolah serta dengan lingkungannya 4.Masalah Pergaulan Remaja 5. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah 6. Masalah Keluarga 7. Pengendaliaan Emosi 8. Kelanjutan Studi Tujuan Bimbingan dan konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung ada dua yakni : 1. Tujuan Umum: Secara umum tujuan bimbingan konseling SMA Negeri 3 Bandar Lampung adalah membantu siswa untuk: a. Mengembangkan pengertian pemahaman diri dalam kemajuan belajar disekolah b. Mengembangkan kemampuan untuk memilih dan mempertemukan pengetahuan tentang dirinya dengan informasi tentang kesempatan yang ada secara tepat dan bertanggung jawab c. Mewujudkan penghargaan terhadap kepentingan dan harga diri orang lain d. Memperoleh informasi dan pengarahan yang diperlukan untuk memilih bidang akademis atau melanjutkan ke Perguruan Tinggi

e. Mengembangkan pengetahuan tentang Dunia Kerja, kesempatan kerja tertentu sesuai dengan tingkat pendidikan yang dimilikinya

2. Tujuan Khusus Secara khusus bimbingan konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung berkaitan dengan upaya membantu siswa dalam: a. Mengatasi kesulitan dan memahami dirinya sendiri b. Mengatasi kesulitan dan memahami lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat c. Mengatasi kesulitan dan meyakinkan kemampuan minat dan bakatnya dalam bidang pendidikan yang sesuai dengan program jurusan (IPA, IPS) yang disajikan sesuai dengan kurikulum dan kemungkinan karir atau pekerjaan yang disajikan sesuai dengan kurikulum dan kemungkinan karir atau pekerjaan yang tepat Secara keseluruhan penanggung jawaban bimbingandan konseling di sekolah SMA Negeri 3 Bandar Lampung adalah kepala sekolah. Secara operasional pelaksanaan bimbingan dikoordinasikan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wali kelas dan guru mata pelajaran dan personal lainnya dalam mengatasi masalah siswa. Ketika dalam hasil pengamatan dan data-data ditemukan ada masalah pada siswa maka oihak pertama yang menanganinya adalah wali kelas tidak langsung kepada wakil kepala sekolah bidang kesiswaan jika tidak terjadi perubahan kepada siswa maka wali kelas akan berkoordinasi kepada wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam usaha menyelesaikan masalah siswa tersebut. Begitu wakil kepala sekolah bidang kesiswaan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain yang terkait dalam upaya penyelesaian masalah siswa tersebut.

7.2 Kompetensi Personal Layanan Konseling Guru pembimbing di SMA Negeri 3 Bandar Lampung berjumlah 4 orang dan memiliki latar belakang pendidikan bimbingan dan konseling, adapun nama guru pembimbing beserta kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing guru pembimbing di SMA Negeri 3 BandarLampung

7.3 Kepengawasan Dalam semua kegiatannya bimbingan dan konseling diawasi langsung oleh kepala sekolah selain sebagai pengawas, kepalasekolah juga berfungsi sebagai penanggung jawabutama, kepengawasan dalam bimbingan dan konseling meliputi 1. Kegiatan Pokok Bimbingan dan Konseling Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, kegiatan pokok bimbingan mencakup kegiatan: Kegiatan pemahaman siswa mencakup: -Pengumpulan data tes maupun non tes

- Analisis data siswa 2. Kegiatan Pemberian Layanan bantuan yang mencakup -Bimbingan Karir -Bimbingan Belajar -Bimbingan Pribadi -Konseling individual/kelompok -Penetapan (dalam kelas, kelompok belajar, pilihan program studi pemilihan program ekstrakurikuler) 3. Kegiatan evaluasi dan tindak lanjut Sejalan dengankegiatan pokok bimbingan dan konseling diatas secara operasional bimbingan ini dapat dijabarkan dengan: 1) Pemahaman siswa dilakukan dengan jalan: a. Menelaah dan melihat latar belakang kehidupan siswa b. Mengidentifikasi masalah-masalah yang dialami siswa c. Mengidentifikasi cita-cita dan harapan orang tua siswa d. Mengidentifikasi kecendrungan perilaku bermasalah dan menyimpangpara siswa e. Menelaah prestasi belajar siswa pada setiap bidang studi dan setiap kali tes semester f. Mengidentifikasi kemampuan/potensi untuk siswa x dan xi g. Menelaah absensi siswa seara terus menerus

2) Pemberian bantuan (baik bersifat pengembangan maupun yang bersifat pemecahan masalah) dalam bentuk kegiatan : Bimbingan karir yang menyangkut kegiatan : -jurusan, program studi di SMA beserta syarat-syaratnya -mengembangkan cara belajar dan kebiasaan belajar -kelanjutan sosial dalam pekerjaan -kehidupan sosial dan nilai-nilai -tata tertib dan kehidupan sekolah -keadaan diri sendiri

BAB VIII PENUTUP 8.1. Gambaran Tentang Keberhasilan Layanan Bimbingan Dan Konseling Dalam melaksanakan proses konselingtentunya harus bermuara pada keberhasilan di dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu perlu adanya partisipasi dari berbagai pihak tentunya untuk membantu keberhasilan proses konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung selain pihak sekolah, seperti guru, wali kelas, kepala sekolah, siswa itu sendiri, dan wali murid. Selama praktikan melaksanakan PPL di SMA Negeri 3 Bandar Lampung semua pihak yang terkait sudah sangat membantu sekali dalam menyelesaikan masalah yang sedang dialami siswa. Upaya mengatasi hambatan dalam mencapai keberhasilan layanan bimbingan dan konseling, yaitu: 1. karena ketidaknyamanan siswa melakukan konseling diruang konseling maka dalam melaksanakan konseling terutama konseling individual dilaksanakan praktikan ditempat yang dirasa siswa nyaman, misalnya halaman sekolah, perpustakaan dan tempat-tempat lainnya 2.setelah beberapa lama melaksanakan praktek bimbingan klasikal di dalam kelas, praktikan telah terbiasa menghadapi siswa dalam suasana yang cukup beragam sehingga dapat mengelola kelas dengan baik. 3. Dibutuhkannya guru pembimbing yang profesional yang dapat secara khusus menangani siswa secara mendalam 4. Pemanfaatan waktu yang ada digunakan dengansemaksimal mungkin 5. Merubah persepsi siswa tentang bimbingan dan konseling dengan melakukan pendekatan terhadap siswa sehingga terlihat bimbingandan konseling bukan hanya diperuntukkan bagi siswa yang bermasalah saja 6. Pemanfaatan sarana dan prasarana yang telah ada dengan semaksimal mungkin

8.2. Faktor Penunjang, Penghambat, dan Upaya Mengatasinya 1. Faktor penunjang/pendukung terlaksanya program layanan bimbingan Keberhasilan layanan bimbingandan konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung ditunjang oleh berbagai faktor yang saling kait mengkait dan menjadi satu unsur yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang praktikan lakukan berikut beberapa faktor yang menunjang terlaksananya layanan konseling di SMA Negeri 3 Bandar Lampung 1.1 Kompetensi Guru Bimbingandan Koneling

Ada beberapa faktor pendukung dalam pelaksanaan program layanan BK di SMA Negeri 3 Bandar Lampung antara lain: a. adanya dukungan pelaksanaan BK dari kepala sekolahdan wakil kepala sekolah serta seluruh guru SMA Negeri 3 Bandar Lampung b. Adanya kerjasama antara guru mata pelajaran, wali kelas, wakil kepeala sekolah dalam menangani siswa yang bermasalah maupun yang berprestasi

2. Faktor Penghambat/Kendala Pelaksanaan Program Layanan Bimbingan Ada beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan program layanan BK di SMA Negeri 3 Bandar Lampung antara lain: a. tidak tersedianya ruangan khusus untuk mengadakan konseling b. siswa masih kurang mengetahui apa sesungguhnya makna dan tugas BK sehingga belum dapat memanfaatkan layanan BK dengan efektif. 3. Upaya Mengatasinya Supaya pelaksanaanBK dapat berjalan dengan baik dan semestinya ada beberapa cara dan upaya mengatasi hal-hal tersebut: a. dibutuhkannya tenaga ahli BK yang dapat khusus menangani siswa secara langsung agar dapat berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan prosedur bimbingan dan konseling b. Adanya pengenalan arti penting BK yang sebenarnya kepada siswa sehingga dapat berjalan dengan baik c. Adanya jam khusus BK untuk masuk kelas agar materi bimbingan dapat terealisasi sepenuhnya d. Mengajukan proposal kepada kepala sekolah untuk memenuhi dan membuat ruangan khusus BK dan melengkapi Fasilitasnya Yang berkaitan tentang BK yang ada.

8.3. Kesimpulan KegiatAN PPL yang dilakukan di SMA Negeri 3 Bandar Lampung tahun ajaran 2012-2013 sudah berjalan dengan baik dan lancar namun masih ada hal-hal yang harus diperbaiki pada saat yang akan datang. Semua ini tidak terlepas dari bantuan semua pihak yang terkait. Dari pengalaman seama mengikuti PPL di SMA Negeri 3 Bandar Lampung selama 51 hari, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: a. Program ini adalah wadah yang baik bagi para calon guru untuk memperoleh pengalaman mengenai lingkungan kerja seorang guru b. PPL sangat bermanfaat bagi mahasiswa khususnya bagi praktikan karena merupakan wadah untuk melatih diri serta ilmu yangs sudah didapat dibangku kuliah dapat diterapkan disekolah, dimana praktikan mengajajar

c. Pemahaman guru terhadap siswanya sangat berperan untuk menunjang keberhasilan KBM serta terjalinnya hubungan yang erat antar perangkat sekolah. d. PPL memberikan kontribusi dan manfaat yang benar bagi pembentukan pribadi calon pendidik karena potensialissme dan keterampilan 8.4. Saran Untuk meningkatkan serta memantapkan mutu dari pelaksanaan PPL bagi mahasiswa yang akan datang, penulis mempunyai saran sebagai berikut : a. Adanya kerja sama yang koordinatif antara pengelola PPL dengan sekolah yang akan dijadikan tempat PPL b. Pendalaman materi yang berhubungan dengan PPL hendaknya dituntaskan sebelum pelaksanaan PPL c. Kedisplinan guru dan siswa henaknya dipertahankan d. Fasilitas-fasilitas yang dimiliki sekolah hendaknya dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa sehingga da[at mengembangkan minat maupun bakat.