Anda di halaman 1dari 1

1.

Latar Belakang

Keanekaragaman hayati Indonesia sangatlah meruah. Berbagai jenis tumbuhan dapat tumbuh subur di daerah yang beriklim tropis ini. Selama ini belum banyak diketahui kandungan senyawa yang terdapat dalam tumbuhan. Berbagai penelitian telah dilakukan guna mengetahui kandungan senyawa suatu yang tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan yang memiliki warna khas seperti warna merah pada buah stroberi (Fragaria chiloensis L) bisa dipastikan terdapat senyawa antosianin yang merupakan golongan flavonoid. Antosianin merupakan pewarna yang paling penting dan tersebar luas dalam tumbuhan. Pigmen yang bewarna kuat dan larut dalam air ini adalah penyebab hampir semua warna merah, ungu, dan biru dalam daun, bunga, serta buah pada tumbuhan tingkat tinggi. Antosianin adalah senyawa polifenol yang tersusun atas glikosida antosianidin, yang merupakan garam flavilum tersubtitusi dan memiliki sejumlah gugus hidroksil bebas dan gugus hidroksi konventilasi yang berada pada posisi atom karbon yang berbeda.
Berbagai macam pigmen antosianin yang diekstrak dari buah-buahan tertentu telah banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada produk minuman ringan, susu, bubuk minuman, minuman [3] beralkohol, produk beku, dll. Penggunaan pewarna alami seperti antosinanin semakin diminati karena dapat mengurangi penggunaan pewarna sintetik yang bersifat toksik dan tidak ramah [6] lingkungan. Antosianin juga dimanfaatkan dalam pembuatan suplemen nutrisi karena memiliki [6] banyak dampak positif bagi kesehatan manusia. Selain itu, antosianin juga dimanfaatkan dalam [3] proses penyimpanan serta pengawetan buah, serta pembuatan selai buah. Di Jepang, antosianin tidak hanya digunakan sebagai pewarna makanan, tetapi juga digunakan sebagai pewarna kertas [6] (kertas Awobana).