Anda di halaman 1dari 4

Materi I: Introduction BASIS DATA TERSEBAR Paradigma pengolahan data Database System (administrasi data secara sentral dan

dan terintegrasi) merupakan perpindahan dari paradigma File System (data diolah oleh masing-masing aplikasi). Data Independence: Program plikasi sama sekali tidak terpengaruh oleh perubahan yang ter!adi pada data" begitu !uga sebaliknya. #eknologi DD$S (Distributed Database System) merupakan gabungan dari dua pendekatan pengolahan data yang sama sekali berla%anan" yaitu: Database System dan #eknologi &aringan 'omputer. #u!uan utama Database System: Mengintegrasikan data dan sentralisasi" sehingga akses (deskripsi" manipulasi dan kontrol) terhadap data sangat terkontrol Integration, not Centralization #u!uan utama &aringan 'omputer: Membuat mode ker!a yang benar-benar menghindari ter!adinya sentralisasi beban ker!a. #eknologi DD$S mengintegrasikan sistem database yang tersebar" untuk menghasilkan suatu teknologi yang po%er(ul dan men!an!ikan Integration %ithout )entrali*ation.

DISTRIBUTED DATA PROCESSING pa itu Distributed Processing (Distributed )omputing)+ $eberapa sinonim dari Distributed Processing: o Distributed Function: Distribusi (ungsi ()P, atau I-.) meskipun dalam sistem singleprocessor komputer. o Distributed )omputing System: Interkoneksi se!umlah elemen-elemen pengolahan (computing de/ice yang dapat mengeksekusi program di masing-masing) dalam suatu !aringan komputer dan beker!asama dalam men!alankan suatu tugas. o 0et%ork o Multiprocessors o #imeshared systems pa yang didistribusikan+ o Processing logic" seperti de(inisi dari Distributed )omputing System diatas. o Functions" pendelegasian ke bermacam-macam hard%are-so(t%are (tergantung (ungsi komputer) o Data" pendistribusian data ke se!umlah site pengolahan. o )ontrol" kontrol eksekusi se!umlah task secara terdistribusi. 'lasi(ikasi Distributed )omputing Systems (by $ochmann): o $erdasarkan degree o( coupling o $erdasarkan struktur interkoneksi Saling #ergantung o $erdasarkan ketergantungan komponen Modul $asis Data #ersebar

Materi I: Introduction o $erdasarkan sinkronisasi antar komponen $erdasarkan degree o( coupling (dera!at konekti/itas antar elemen pengolahan)" yakni rasio !umlah pertukaran data per !umlah pengolahan lokal suatu task: o 1eak )oupling: )omputer 0et%ork o Strong )oupling: )omputer $erdasarkan struktur interkoneksi: o Point-to-point interconnection o )ommon interconnection channel $erdasarkan ketergantungan komponen: o Saling tergantung saat eksekusi suatu task o 'omunikasi dia%al sebelum eksekusi dan setelah eksekusi pa perlunya Distribusi+ o 2espon terhadap struktur organasi yang mengarah ke distributed enterprise o 3ebih ekonomis" praktis dan terpercaya (reliable)

APA ITU BASIS DATA TERSEBAR $asis Data #ersebar (DD$S: Distributed Database System): 'umpulan se!umlah database yang saling berhubungan secara logis (logically interrelated) diatas suatu !aringan komputer (distributed o/er a computer net%ork). Distributed D$MS adalah sistem so(t%are yang memberikan (asilitas untuk mana!emen DD$S. DD$S bukan koleksi (ile yang secara indi/idual disimpan di setiap node pada suatu !aringan komputer. File tidak hanya saling berhubungan secara logis" tapi (ile-(ile tersebut harus terstruktur dan pengaksesannya harus melalui inter(ace yang sama. Distribusi data yang terpisah secara (isik akan menimbulkan masalah yang tidak di!umpai ketika database ada di komputer yang sama. Inilah yang membedakan antara DD$S dengan Multiprocessor. DD$S bukan merupakan sistem dimana meskipun ada !aringan komputer" tapi databasenya hanya terletak disatu node dari !aringan tsb. Site 4

Site 4

)ommunication 0et%ork

Site 4

Modul $asis Data #ersebar Site 4

Materi I: Introduction

&elas bah%a &aringan 'omputer atau 'olesi File" tidak cukup untuk membentuk DD$S. Site 4

Site 4

)ommunication 0et%ork

Site 4

Site 4 KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BASIS DATA TERSEBAR '535$I6 0: o .tonomi 3okal: 'arena data terdistribusi" kelompok user yang bisa menggunakan data tersebut dapat menyimpannya di site dimana dia beker!a" sehingga masing-masing site mempunyai kontrol lokal. o Per(ormansi #inggi: 'arena data yang digunakan umumnya lebih dekat dengan user" maka per(ormansi akses ke database dapat ditingkatkan. o 'epercayaan: 'arena ada replikasi data di lebih dari satu tempat" maka kemungkinan crashnya satu node-site" atau hilangnya aksessibilitas karena kegagalan link komunikasi" tidak membuat data untuk tidak dapat diakses. o 5konomis: Dari sisi communication cost: 3ebih ekonomis dengan membagi aplikasi dan men!alankannya di beberapa situs lokal" dari pada satu aplikasi dipaksa untuk akses ke database yang tersebar. Dari sisi biaya normal: 3ebih ekonomis membeli komputer kecil-kecil yang kemampuannya sama dengan satu komputer besar. o 5kspansinya Mudah: Dapat disesuaikan dengan mudah seiring dengan berkembangnya ukuran database. Paling sekitar penambahan pengolahan dan kemampuan penyimpanan di !aringan. &elas" bah%a kemampuannya tidak akan bertambah secara linier" tapi paling tidak impro/isasi dapat dimungkinkan. o Shareability: ,ntuk merespon trend organisasi ke arah distributed (ashion '535M 6 0: o 'urangnya Pengalaman: Minimnya percobaan di lingkup ker!a nyata. o 'ompleksitas: Menambah masalah baru dari masalah yang ada pada D$S. o $iaya: Menambah biaya hard%are (hard%are u- mekanisme komunikasi). Memang 6-1 sekarang murah shg biaya tdk terlalu signi(ikan" tapi biaya pengembangan teknologi-so(t%are Modul $asis Data #ersebar

Materi I: Introduction dalam masalah teknis (distributed debuggers dll) sangat diperlukan. Selain itu adalah biaya untuk replikasi usaha-tenaga (manpo%er)" yang dibutuhkan di beberapa site nalisa tradeo(( antara keuntungan dari e(isiensi-e(ekti/itas penggunaan in(ormasi dengan biaya penambahan personel. o 'ontrol yang #erdistribusi: Ini kelebihan yang sudah disebut" tapi sayangnya ini dapat menimbulkan masalah sinkronisasi dan koordinasi o 'eamanan: Sekuriti !aringan lebih kompleks dari sekuriti akses database yang tersentralisasi. o Migrasi yang susah: $elum ada tool atau metodologi yang dapat membantu untuk kon/ersi dari D$S ke DD$S. FAKTOR PENGHAMBAT 'ompleksitas tambahan dengan adanya lingkup ker!a yang terdistribusi o 2eplikasi data (semua atau sebagian) di !aringan" tapi tidak perlu di semua site. 7ang esensial hanya database harus ada di tempat lebih dari satu. Duplikasi ini karena pertimbangan reliability dan e(isiensi..

DD$S harus: DD$S harus: Memilih satu diantara site yang menyimpan data yang dibutuhkan. Mengupdate setiap site yang menyimpan data yang sudah diupdate pabila ada suatu kegagalan (site crash atau link komunikasi putus) selama masa update" sistem harus segera dapat mengupdate site yang tidak tergapai tadi sesegera mungkin (saat sistem tsb kembali normal) o Sinkronisasi transaksi lebih dipertimbangkan lagi dibandingkan sistem yang tersentraliasi (D$S). o

Modul $asis Data #ersebar