Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PROGRAM BERMAIN (SAB)

A. Latar Belakang : Anak Amelia umur 7 bulan, kedua kali dirawat di ruang Aster RSUD Prof.Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dengan diagnosa medis gizi buruk, suhu tubuh saat ini 36,7 C, nadi 112 x/menit, RR 20 x/menit, diit cair F100 50 cc setiap 2 jam sekali dalam 24 jam. Setiap dilakukan tindakan keperawatan menangis karena takut dengan orang asing. Anak Amelia juga belum mendapatkan terapi bermain selama dirawat di rumah sakit. Dapat disimpulkan bahwa anak Amelia mengalami kecemasan akibat hospitalisasi. B. Tujuan 1. Tujuan Instruksional Umum Setelah dilakukan tindakan program bermain peserta terapi bermain dapat mencapai tugas perkembangan secara optimal sesuai tahap perkembangan walaupun dalam kondisi sakit. 2. Tujuan Instruksional Khusus Setelah dilakukan terapi bermain selama 30 menit peserta terapi bermain diharapkan: a) Mampu berinteraksi dengan orang lain. b) Mampu mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik. c) Tersenyum ketika melihat permainan atau gambar yang menarik. d) Menggenggam dan menggerakkan Icik-icik. e) Meraih benda yang ada dalam jangkauannya. C. Sasaran 1) Anak usia 6 12 Bulan 2) Anak yang dirawat di ruang Aster RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO 3) Anak yang suhu tubuhnya antara 36 C - 37 C 4) Anak berjenis kelamin perempuan D. Prinsip Bermain Menurut Teori 1. Pengertian bermain. 2. Karakteristik dan jenis permainan pada usia 6- 12 bulan. 3. Pengertian bermain dengan menggunakan alat permainan yang dapat digoyangkan dan menimbulkan suara. 4. Tujuan bermain dengan menggunakan alat yang dapat digoyangkan dan menimbulkan suara.

5. Alat alat / media yang digunakan dalam bermain menggunakan alat permainan yang dapat digoyangkan dan menimbulkan suara. 6. Cara bermain dengan menggunakan alat permainan yang dapat digoyangkan dan menimbulkan suara. 7. Lampiran gambar/ media yang digunakan.

E. Karakteristik permainan sesuai dengan usia 1. 6-9 BULAN VISUAL : Mainan berwarna,bermain depan cermin,ciluk .ba. Beri kertas untuk dirobek-robek. AUDITORI : Panggil nama Mama Papa,dapat menyebutkan bagian tubuh, Beri tahu yang anda lakukan,ajarkan tepuk tangan dan beri perintah sederhana. TAKTIL : Meraba bahan bermacam-macam tekstur,ukuran,main air mengalir Berenang KINETIK : Letakkan mainan agak jauh lalu suruh untuk mengambilnya.

2. 9-12 BULAN VISUAL : Perlihatkan gambar dalam buku. Ajak pergi ke berbagai tempat Bermain bola, Tunjukkan bangunan agak jauh. AUDITORI : Tunjukkan bagian tubuh dan sebutkan, Kenalkan dengan suara binatang TAKTIL : Beri makanan yang dapat dipegang Kenalkan dingin,panas dan hangat. KINETIK : Beri mainan

Mainan yang dianjurkan untuk Bayi 6-12 bulan Blockies warna-warni jumlah,ukuran. Buku dengan gambar menarik Balon,cangkir dan sendok Boneka bayi Mainan yang dapat didorong dan ditarik F. Metode Permainan Menggerakkan alat permainan sehingga menimbulkan bunyi. G. Jenis Permainan Jenis Program Bermain : Meraih benda yang berada dalam jangkauannya

H. Alat Permainan Media : Permainan Icik-icik

I. Strategi Pelaksanaan No 1. Pembukaan a. Menyiapkan peserta dan ruangan b. Menyiapkan alat/media c. Salam pembuka d. Memperkenalkan diri pada orang tua dan peserta terapi bermain 2. Kegiatan inti terapi: a. Menjelaskan pengertian bermain suara, tujuan terapi bermain, cara bermain, alat yang digunakan, waktu yang diperlukan untuk terapi bermain, bertanya 20 menit Si anak memperhatikan perawat, mengikuti gerakan mainan yang diberikan dan si anak tampak senang dengan permainan yang bermain diberikan dalam terapi bermain serta menggerakkan Icikcara icik. Jenis Kegiatan Waktu 10 menit Respon Peserta Orang tua si anak menjawab salam dan anak memperhatikan perawat

memberikan kesempatan sebelum kegiatan dimulai. b. Memulai kegiatan terapi

dengan memberikan contoh terlebih dahulu pada orang tua peserta c. Memulai bermain dengan

menggerakkan

Icik-icik

sehingga

mengeluarkan suara. d. Memberikan reward atas respon yang diberikan dan membangkitkan motifasi jika anak belum bisa menggerakan permainan dengan benar 3. Penutup terapi bermain: a. Menyimpulkan hasil terapi bermain b. Kontrak selanjutnya c. Ucapan terimakasih atas kerjasama selama terapi bermain untuk pertemuan 10 menit Orang tua menjawab salam anak saatperawat berpamitan. penutup dan

tersenyum

d. Salam penutup

J. Waktu dan Tempat Waktu Tempat : Jumat 22 November 2013 pukul 10.00 10.40 WIB ( 40 menit ) : Ruang Aster RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

K. Hal hal yang perlu diwaspadai saat bermain 1. 2. 3. 4. Anak tidak merespon Anak merasa takut dengan lingkungan Saat anak bermain, anak mendapat program pengobatan yang lain Kecemasan pada orang tua

L. Pengorganisasian 1. Leader : Dani Safdinan Tugas : a. Mengkoordinir acara permainan b. Mengatur setting tempat c. Membuka acara, memperkenalkan diri d. Memandu jalannya acara permainan e. Memberi petunjuk atau arahan mengenai kelangsungan permainan f. Menutup kegiatan permainan 2. Co leader : Tendi Danang Jaya Tugas : a. Membantu tugas leader b. Menggantkan posisi leader jika diperlukan 3. Fasilitator : 1. Fitri Lestari 2. Dian Agustina Tugas : a. Memandu jalannya bermain b. Memberi petunjuk mengenai kelangsungan permainan c. Mendampingi bayi dalam melakukan permainan d. Memberi motivasi pada anak yang masih takut 4. Observer : Hesti Sururoh Tugas a. Menilai hasil dari terapi bermain b. Mengobservasi jalannya acara permainan c. Memberi motivasi dan pujian d. Memberi umpan balik pada semua pihak yang telah menjalankan tugasnya mulai dari awal sampai selesainya permainan M. Evaluasi 1) Kriteria a) Anak dapat mengikuti proses terapi bermain menggerakan icik-icik tanpa rewel.

b) Anak mampu mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik. c) Anak dapat tersenyum ketika melihat permainan atau gambar yang menarik. d) Anak dapat menggenggam dan menggerakkan Icik-icik. e) Anak dapat meraih benda yang ada dalam jangkauannya. 2) Prosedur a) Secara Observasi: mengobservasi peserta yang cepat dan benar mengikuti terapi bermain dan anak yang kurang aktif dalam terapi bermain b) - Memberikan rangsangan suara kepada anak apakah anak akan mengikuti arah rangsangan tersebut. - Apabila icik-icik didekatkan pada anak, apakah anak akan berusaha untuk meraih dan menggerakan permainan tersebut. - Apakah anak tersebut akan menggerakan permainan tersebut.