Anda di halaman 1dari 2

Pengertian : Terjadi pelebaran ( dilatasi ) vena pada anus maupun rectal ( fleksus haemorrhoidalis superior dan media : haemorrhoid

interna dan fleksus haemorrhoidalis inferior : haemorrhoid eksterna ). Insiden terjadi pada usia 20 !0 tahun. "aktor resiko tinggi adalah : #. $ehamilan. 2. $onstipasi %ang lama. &. 'ipertensi portal. Pathofisiologi a) (ilatasi vena anorectal dan mengembang akibat peningkatan tekanan intra abdominal dan terbendungn%a aliran darah vena daerah anorectal. b) $etegangan vena %ang terjadi pada jaringan lunak akan men%ebabkan prolaps) ini dapat men%ebabkan thrombus atau peradangan) serta terjadi perdarahan. *anifestasi klinik : #. +engkak (bendungan) di dalam atau diluar rectum. 2. ,%eri. &. -atal daerah rectum. .. -angguan mukosa rectum. !. Perdarahan pada saat b.a.b. (iagnostik a) /i0a%at *engkaji n%eri) gatal) atau kemungkinan perdarahan. Pertan%aan kebiasaan buang air besar 1 konstipasi) mengejan saat defekasi. b) Pemeriksaan fisik Inspeksi untuk haemorrhoid eksternal ada prolaps atau internal haemorrhoid. Pemeriksaan rectal toucer ( colok dubur ) c) Proctosigmoidoscop%) untuk menentukan lokasi dan keadaan dari haemorrhoid.

Penatalaksanaan klinis a) Tujuan untuk memberikan rasa n%aman dan menurunkan gejala. b) Intervensi non pharmakologis #) *emberikan posisi recumben untuk mengurangi penekanan) edema dan prolaps. 2) *emberikan makanan %ang mengandung serat untuk memudahkan b.a.b tidak mengedan. &) *eningkatkan pemasukkan cairan sehingga tinja jadi lunak.

.) *elakukan kompres dingin pada saat n%eri di daerah anus) dan lakukan rendam bokong (sit2 baths) secara kontin%u untuk memberi rasa n%aman. c) Intervensi pharmakologis #) *enggunakan obat pelembut tinja untuk memudahkan b.a.b. 2) 3aksative bila terjadi konstipasi &) -unakan obat luar (oles)) cream dan suppositoria untuk mengurangi n%eri sedang maupun berat atau gatal. d) Prosedur khusus medikal surgikal. #) 'emorrhoidectom% : pembedahan pada hemorrhoids. 2) 4clerosing pada hemorrhoid : injeksi pada jaringan sub mukosa. $5*PI3$64I #) Perdarahan %ang men%ebabkan anemia. 2) 4trangulasi (perlengketan). &) Trombosis pada hemorrhoid. Prognosis : berulang kembali !0 7 setelah pengobatan sclerosing. 8ang lebih baik adalah dilakukan ligasi dan hemorroidectom%.