Anda di halaman 1dari 27

Prima Dewi K,S.Kep,Ns.,M.

Kes

Lanjut

usia merupakan suatu bagian dari tahap perjalanan hidup manusia yang keberadaannya senantiasa harus diperhatikan. Pandangan sebagian masyarakat yang menganggap lansia sebagai manusia yang tidak mampu, lemah, dan sakit-sakitan menyebabkan mereka memperlakukan lansia sebagai manusia yang tidak berdaya, sehingga segala aktivitas sangat dibatasi

1. 2.

Latihan fisik Kebugaran Jasmani

Kesegaran

jasmani adalah kemampuan seseorang ugas sehariuntuk melaksanakan tugas sehari hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dg baik

Segala Upaya yang dilaksanakan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan kondisi fisik lanjut usia.

Kesegaran

/kebugaran pada lansia adalah kebugaran yang ber hub dg kesehatan yaitu kebugaran jantung-paru,peredaran darah,kekuatan otot, dan kelenturan sendi Untuk memperoleh hasil yang baik maka harus melatih semua komponen dasar dari kesegaran jasmani ini.

Orang yang sudah lanjut sebaiknya tinggal di rumah dan tidak perlu melakukan aktifitas fisik.

Ditentang lanjut usia sendiri

Intensitas

latihan ini dapat dipantau melalui perhitungan denyut nadi dengan cara meraba pergelangan tangan dengan 3 jai Untuk latihan ini yang perlu dipantau adalah :
Lamanya latihan minimal 15 menit Frekwensi latihan min 3 5 hr/minggu

Umur 55 tahun 56 tahun 57 tahun 58 tahun 59 tahun 60 tahun 115 140 115 139 114 138 113 138 113 137 112 - 136

Denyut nadi

Untuk

lansia yg berusia 55 th harus melakukan latihan sehingga denyut nadinya mencapai lebih dari 115/mnt dan tidak melampaui 140/mnt.Apabila waktu melakukan latihan denyut nadi tidak mencapai 115/mnt,maka latihan tersebut kurang bermanfaat unt memperbaiki kesegaran jasmani.Akan tetapi bila melampaui 140/mnt maka latihan dapat membahayakan kesehatan

Manfaat

fisiologis

Dampak langsung :
Mengatur kadar gula dan darah Merangsang adrenalin dan non adrenalin Peningkatan kualitas dan kuantitas tidur

Dampak jangka panjang dapat meningkatkan


Daya tahan kardiovaskuler Kekuatan otot rangka Kelenturan Keseimbangan dan koordinasi gerak shg dpt mencegah tjdnya kecelakaan (jatuh) Kelincahan gerak

Dampak

langsung

Dampak

Memberi perasaan santai Mengurangi ketegangan dan kecemasan Meningkatkan perasaan senang

jangka panjang

Kesegaran jasmani dan rohani scr utuh Kesehatan jiwa Fungsi kognitif Penampilan dan fungsi motorik Ketrampilan

Dampak langsung Dampak jangka panjang


Pemberdayaan usila Peningkatan integritas sosial dan kultur Hubungan kesetiakawanan sosial Jaringan kerjasama sosial budaya Pertahanan peranan dan pembentukan peran baru Kegiatan antar generasi

Secara

keseluruhan, manfaat kesegaran jasmani bagi kelompok lansia yaitu


Dapat meringankan biaya pemeliharaan

kesehatan Dapat meningkatkan produktivitas Dapat mengangkat derajat dan martabat lansia

Membantu

berfungsi Menaikkan kemampuan daya tahan tubuh Memberi kontak psikologis dg sesama shg tdk merasa terasing Mencegah terjadinya cedera Mengurangi / menghambat proses penuaan

tubuh agar tetap bergerak /

Latihan fisik harus disenangi / diminati Latihan fisik hrs disesuaikan dg kondisi kesehatan Latihan fisik sebaiknya bervariasi Sebaiknya bersifat aerobik yaitu berl langsung lama dan berulang2.mis berjalan kaki,joging,bersepeda Dosis latihan sbb:
lama latihan min 15 45 mnt scr kontinue Frekwensi latihan 3-4 kali/minggu Intensitas latihan : 60 80% dg denyut nadi max (DNM).dimana DMN = 220 - usia

Pada

awal latihan pemanasanperegangan-latihan inti.Pada ahir latihan lakukan pendinginan Sebelum latihan minum dulu untuk mengganti keringat yg hilang Latihan min 2 jam stalh makan agar tidak meng3 pencernaan. Kalau latihan pagi tdk perlu makan sebelumnya. Latihan diawasi oleh seorang pelatih agar tidak terjadi cedera Latihan dilakukan scr lambat dan gerakan tdk boleh menghentak dan memutar terutama unt tulang belakang

Pakaian

yg digunakan terbuat dr bahan yg ringan dan tipis Sepatu yg digunakan py sol/bantalan sebaiknya sepatu lari ato sepatu unt jalan kaki yg py bantalan yg tebal di tumit Waktu latihan sebaiknya pagi dan sore T empat latihan sebaiknya berupa lapangan / taman Landasan temp latihan dianjurkan diatas tanah / rumput bukan di lantai unt mencegah cedera kaki dan tungkai

Komponen2 kesegaran jasmani yg dilatih meliputi ketahanan kardiopulmonal, kelenturan,kekuatan otot,komposisi tubuh,keseimbangan dan kelincahan gerak Selalu memperhatikan keselamatan /menghindari cedera Latihan dilakukan secara teratur dan tdk terlalu berat sesuai kemampuan Latihan dalam bentuk permainan ringan sanagt dianjurkan Latihan dilakukan dg dosis berjenjang/dinaikkan sedikit demi sedikit Hindari Kompetisi dalam bentuk apapun

Dilakukan

terbagi dalam 3 segmen yaitu :

Pemanasan Latihan inti Pendinginan

Pekerjaan

rumah dan berkebun Berjalan jalan Jalan cepat Senam

Sit

up dengan kaki lurus

Sit up dg kaki lurus dan lutut dipegang dapat menyebabkan masalah pada punggung Tetapi bila kita membengkokkan lutut pada waktu latihan sit up,otot2 feksor panggul tidak bergerak.Dengan demikian semua badan bertumpu pada otot perut dan kecil sekali kemungkinan terjadinya trauma pada pinggang bagian bawah

Meraih

ibu jari kaki

Gerakan ini akan menyebabkan lutut menjadi hiperekstensi,sbg konsekwensinya tekanan yg cukup berat akan menimpa vertebra lumbalis yg ahirnya menyebabkan keluhan pada punggung bagian bawah.Kadang2 bisa menyebabkan gangguan pada diskus vertebralis

Mengangkat

kaki

Mengangkat kaki pada posisi tidur terlentang sampai kaki terangkat 15 cm dr lantai,lalu ditahan selama beberapa saat dapat menyebabkan sakit pada punggung bagian bawah (Low back pain) dan menyebabkan lordosis pada punggung

Melengkungkan

punggung

Gerakan hiperekstensi ini banyak dilakukan dengan tujuan meregangkan otot perut agar otot perut menjadi lebih kuat.Hal ini kurang benar karena dg melengkungkan punggung tidak akan menguatkan otot perut,melainkan melemahkan persendian tulang punggung

Terima

kasih.....