Anda di halaman 1dari 17

Safety and Loss Prevention

Muhammad Fiji Endang Supriyatna Hadi Samhudi

pendahuluan

1
Safety

2
Efisiensi

Perusahaan

loss prevention

Safety Legislation

Safety Layers
Intrinsik dan Ekstrinsik

UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan Permen No. 5 Tahun 1996 tentang SMK3 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Legislasi Keamanan

LAPISAN KEAMANAN
Pengendalian proses

Identifikasi

Pengendalian bahaya

Pembatasan kerugian

Respon emergency

Pressure relief system


Shutdown automatis

Alarm kritikal
Kontrol proses dasar Desain pabrik

1. 2. 3. 4. 5.

Bahaya Material

Toksisitas Flammability Inkompatibilitas Radiasi MSDS (Material Safety Data Sheet) 6. Desain

Bahaya Proses

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Tekanan Deviasi temperatur Tingkat kebisingan Loss of containment Sumber api dan ignisi Ledakan Kesalahan manusia

Analisa Keamanan Proses dan Produk

Analisa Efek Failure-mode


Prosedur

Alat

FMEA
Interpretasi nilai

Skala rating

Safety Indices

Kalkulasi perhitungan

Studi operabilitas dan bahaya

Analisa kuantitatif bahaya

1. 2. 3. 4.

Carson and Mumford (1988) Wells (1980) Balemans (1974) Dow (1994)

Safety Checklist

Contoh soal

List the materials incompatibility problems you should be aware of in plants that handle: 1. Hydrogen peroxide: Sedikit reaktif terhadap reaktif dengan reducing agents, bahan mudah terbakar, bahan organik, logam, asam, alkali. 2. Ethylen oxide: Sangat reaktif atau tidak cocok dengan bahan-bahan berikut: oxidizing materials 3. Chlorine: bahan mudah terbakar, basa, logam, halogen, garam logam, zat pereduksi, amina, logam karbida, oksida logam, bahan pengoksidasi, halocarbon, asam 4. Ammonium nitrate: Reaktif dengan reducing agents, bahan mudah terbakar, bahan organik, logam, alkalis. 5. Styrene: -

Thank you for your kind attention.