Anda di halaman 1dari 5

KETENTUAN DALAM VERIFIKASI INSTRUMEN VALIDASI

DAN REKAPITULASI HASIL VALIDASI

A. PRINSIP PENGAMATAN
1. Pengamatan beberapa pelayanan dapat dilakukan kepada 1 (satu) pasien, misalnya:
a. Pada klien periksa hamil dapat juga dilakukan pengamatan konseling KB (untuk
sesudah melahirkan).
b. Pada pasien akan melahirkan, dapat dilakukan pengamatan pemeriksaan kehamilan,
dan kemudian pelayanan nifasnya.

2. Ada beberapa pengamatan yang bisa merupakan pilihan, yaitu:


a. Pada pengamatan Pencegahan Infeksi:
• DTT dengan Merebus dan atau Merebus
• Sterilisator Panas Kering wajib dilakukan pengamatan jika di BPS Calon Bidan
Delima menggunakan metode ini dalam pemrosesan alat
3. Ada perbedaan jumlah pengamatan antara Klien Baru dan Klien Lama
a. Pada pengamatan pelayanan KB
b. Pada Asuhan Selama Kehamilan

4. Pada pengamatan Pemeriksaan Kehamilan: selain didasarkan pada Jenis Klien (Baru atau
Lama), jumlah pengamatan juga didasarkan pada usia kehamilan klien.

B. ASPEK PENGAMATAN
1. MANAJEMEN & FASILITAS BPS: wajib diamati
2. PENCEGAHAN INFEKSI: wajib diamati
3. PELAYANAN KEPADA PASIEN:
a. YANG WAJIB DIAMATI ADALAH:
• Satu Konseling Klien KB (semua jenis metoda)
• Satu prosedur suntik
• Satu pemeriksaan hamil
• Satu persalinan
• Satu nifas/ kunjungan ulang
b. PELAYANAN TIDAK WAJIB DIAMATI: BILA ADA (MEMBERIKAN PELAYANAN DI
BPS):
• Satu prosedur insersi AKDR + pengamatan Pemeriksaan Dalam & peralatan IUD)
• Satu prosedur Implan
• Khusus pada pelayanan AKDR (IUD), jika pada pengamatan pelayanan (lampiran
1a dan 1.b) dilakukan (diisi), maka pengamatan Peralatan Pemasangan dan
Pencabutan IUD (lampiran 3), juga WAJIB dilakukan (diisi). Demikian juga
sebaliknya.

C. STANDARTD PENILAIAN (Jawaban ”YA”)


1. INFORMASI UMUM DAN PENGETAHUAN BPS
Meskipun tidak dilaporkan ke PP dan tidak menetukan kelulusan dalam validasi, bagian ini
HARUS diisi sebagai data dasar dan acuan pembinaan BPS di masing-masing Cabang.
2. MANAJEMEN BPS: wajib diamati
Jumlah pencapaian: 11
3. INFORMASI FASILITAS DAN PERALATAN BPS: wajib diamati
Jumlah pencapaian: 76

4. PENGAMATAN PENCEGAHAN INFEKSI: wajib diamati


a. Bag. 5.1 Kebersihan ruang perawatan, Jumlah pencapaian: 1
b. Bag. 5.2 Pemerosesan alat, Jumlah pencapaian: 6
c. Bag. 5.3 Proses DTT
 Pilih salah satu saja, Merebus (bag.a) atau Mengukus (bag.b)
 DTT Wadah /Container Plastik: wajib diamati
 Sterilisasi Panas Kering: hanya dilakukan JIKA BPS yang divalidasi
menggunakan Sterilisasi Panas Kering (Streilisator). Jika BPS terkait tidak
menggunakannya, TIDAK HARUS DILAKUKAN PENGAMATAN
 Jumlah pencapaian:
 DTT dengan Merebus: 3
 DTT dengan Megukus: 3
 DTT Wadah /Container Plastik: 3
 Sterilisasi panas kering: 4
d. Bag. 5.4 Penanganan sampah umum, sampah medis dan benda tajam, Jumlah
pencapaian: 9

5. PENGAMAMATAN KONSELING (bagi semua jenis klien: Lama maupun Baru): wajib
diamati
Jumlah pencapaian: 9

6. PENGAMATAN PELAYANAN KB
Pada bagian ini harus diperhatikan JENIS KLIENNYA (Klien Baru atau Klien Lama) dan
METODA KB yang digunakan karena akan mempengaruhi jumlah pencapaian.
a. Bag. 7.1 Jenis Klien: HARUS DIISI (Klien Baru atau Klien Lama)
Pengisian Jenis Klien akan mempengaruhi jumlah pencapaian
b. Bag. 7.2 Informasi yang Dibahas:
 Perhatikan petunjuk pengamatan pada Instrumen Validasi
 Jumlah pencapaian
 Klien KB Baru: 10
 Klien KB Lama: 2
 Bag. 7.3 Penapisan Medis dan Pemberian Informasi Akurat
c. Bag. 7.4 Pelayanan Klinis Depo
Jumlah pencapaian:
• Klien KB Baru: 10
• Klien KB Lama: 9

7. PENGAMATAN TINDAKAN ASUHAN SELAMA KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS


a. Bag. 8.1 Jenis Klien: HARUS DIISI (Klien Baru atau Klien Lama)
b. Bag. 8.2 Informasi yang Dibahas:
 Perhatikan petunjuk pengamatan pada Instrumen Validasi
 Jumlah pencapaian
 Klien Baru: 8
 Klien KB Lama: 3

c. Bag. 8.3 Pemeriksaan Kehamilan


Jumlah pencapaian (didasarkan pada usia kehamilan klien):
• Maksimal : 15
• Minimal :8
d. Bag. 8.4 Asuhan Persalinan Normal
Jumlah pencapaian: 12
e. Bag. 8.5 Asuhan Nifas
Jumlah pencapaian: 10
f. Bag. 8.6 Kunjungan Ulang Ibu setelah Melahirkan
Jumlah pencapaian: 11
g. Bag. 8.7 Kunjungan Ulang Bayi
Jumlah pencapaian: 6

8. LAMPIRAN 1
• Pemeriksaan Dalam: bukan hanya dilakukan pada pengamatan Pemasangan IUD
• Insersi IUD: dilakukan pengamatan jika di BPS Calon Bidan Delima memberikan
pelayanan IUD

9. LAMPIRAN 2
Wajib dilakukan pengamatan jika di BPS Calon Bidan Delima memberikan pelayanan
Implan di BPS-nya

10. LAMPIRAN 3
Wajib dilakukan pengamatan dilakukan pengamatan jika di BPS Calon Bidan Delima
memberikan pelayanan IUD/AKDR di BPS-nya

D. PENILAIAN LULUS DAN TIDAK LULUS


1. VALIDASI LULUS (MEMENUHI STANDAR)
• Validasi dikatakan lulus jika semua persyaratan terpenuhi (jawaban “YA”) pada semua
aspek yang harus divalidasi: Manajemen BPS, Fasilitas & Peralatan, Pencegahan
Infeksi, Konseling, Pengamatan Pelayanan KB, Asuhan Kehamilan, Persalinan & Nifas
serta pengamatan yang bersifat Tidak Wajib namun MENJADI WAJIB DIAMATI
(divalidasi) jika di BPS (Calon Bidan Delima) tersebut memberikan pelayanan:
pelayanan AKDR (IUD) dan atau Implan).

2. VALIDASI TIDAK LULUS


• Validasi Tidak Lulus, jika ada jawaban (checklist) di kolom “TIDAK” dan atau TIDAK
DILAKUKAN PENGAMATAN serta TIDAK DIISI oleh Validator (Fasilitator)
• Pencapaian jumlah jawaban ”Ya” dan atau ”TB” harus sesuai dengan jumlah yang
terdapat dalam Instrumen Validasi, misalnya: pada pengamatan Fasilitas & Peralatan
BPS 76 (TIDAK LEBIH tidak TIDAK KURANG dari 76).
• Pencapaian nilai Validasi Kurang Dari dan atau Lebih Dari jumlah yang ditentukan
dalam Instrumen Validasi (meskipun hanya pada 1 poin), maka hasil validasi
dinyatakan TIDAK LULUS dan PPIBI BELUM akan menerbitkan Sertifikat Bidan
Delima (meskipun PC setempat telah menyatakan lulus)
• Dalam hal pencapain nilai Kurang dan atau Lebih dari nilai yang ditentukan dalam
Instrumen Validasi, PPIBI akan melakukan konfirmasi dan feedback kepada PC
terkait.
CONTOH LAPORAN REKAPITULASI HASIL VALIDASI CALON BIDAN DELIMA

Kriteria
Aspek yg Dinilai
Jawaban Ya Risharwati Atik R Nur Hasanah Sri W
Bag 3: manajeman BPS 11 11 11 11 11
Bag 4:Info Fasilitas & Peralatan 76 76 76 76 76
Bag 5: Pencegahan Infeksi
Bag 5.1: Kebersihan ruang 1 1 1 1 1
Bag 5.2: Pemrosesan alat 6 6 6 6 6
Bag 5.3a: DTT dg merebus 3 3 3 3 3
Bag 5.3b: DTT dg mengukus 3 3 3 3
Bag 5.3c: DTT wadah plastik 3 3 3 3 3
Bag 5.3d: DTT dg sterilisasi
panas kering 4
Bag 5.4: Penanganan sampah 9 9 9 9 9
Bag 6: Konseling 9 9 9 9 9
Bag.7: Pengamatan Pelayanan KB
Bag 7.1: Jenis Klien Baru/lama Baru Baru Lama Baru
Bag 7.2: info yg dibahas 10 10 10 10 10
Klien KB Baru 10 10 10 10
Klien KB Lama 2 2
Bag 7.3: Penapisan menurut
metode
Bag 7.3.1: Pil 4
Bag 7.3.1: AKDR 2
Bag 7.3.1: Suntikan 2 2 2 2
Bag 7.3.1: Implan 2
Bag 7.3.1: Kondom 1
Bag 7.3.1: Spermisid 1
Bag 7.3.2: Info akurat 2 2 2 2
Bag 7.4: Pelayanan Klinis Depo 11 11 11 11 11
Klien Baru 10 10 10 10
Klien Lama 9 9
Bag 8: Asuhan kehamilan, Persalinan & Nifas
Bag 8.1: Jenis klien Lama/Baru Baru Baru Lama Lama
Bag 8.2: Info yg dibahas 8 8 8 8 8
Bumil Baru 8 8 8
Bumil Lama 3 3 3
Bag 8.3: Pemeriksaan
kehamilan 15 15 15 15 15
Bag 8.4: APN 12 12 12 12 12
Bag 8.5: Asuhan nifas 10 10 10 10 10
Bag 8.6: Kunjungan ulang ibu 11 11 11 11 11
Bag 8.7: Kunjungan ulang bayi 6 6 6 6 6
Lamp 1.a: Pemeriksaan Dalam 11 11 11 11
Lamp 1.b: Insersi IUD 15 11 15
Lamp 2: Pemasangan Implan 15
Lamp.3: Peralatan IUD 12 12